Tag: keahlian

  • Beasiswa Pertukaran ke Jerman Buka Pendaftaran, Uang Saku Rp 12,5 Juta


    Jakarta

    Institut für Auslandsbeziehungen (IFA) Jerman membuka pendaftaran fellowship CrossCultural Programme (CCP) bagi profesional dan sukarelawan dari 40 negara, termasuk Indonesia. Pendaftaran sedang dibuka akhir tahun ini sampai 10 Desember 2025.

    Program pertukaran ini memungkinkan para fellow untuk mengasah keahlian, berjejaring, dan mengembangkan keterampilan lintas budaya bersama organisasi-organisasi tuan rumah selama 2-3 bulan di Jerman. Simak syarat dan komponen pendanaannya di bawah ini, seperti dikutip dari laman IFA.


    Beasiswa Pertukaran ke Jerman CCP Fellowship

    German Federal Foreign Office membiayai beasiswa pertukaran berikut:

    • Tunjangan bulanan 650 euro (sekitar Rp12,5 juta)
    • Penerbangan pergi-pulang
    • Akomodasi
    • Tiket transportasi publik bulanan di kota residensi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya penggantian biaya-biaya visa
    • Sebagai catatan, program ini tidak menyediakan dana dukungan bagi tanggungan seperti pasangan atau anak peserta pertukaran.

    CCP Fellowship juga meliputi manfaat berikut:

    • Kolaborasi dengan organisasi tuan rumah dari jejaring CCP
    • Mentoring selama durasi fellowship
    • Kesempatan pengembangan profesional secara daring dan luring di bidang kerja masing-masing
    • Lokakarya lintas budaya 3-4 hari
    • Berjejaring dengan peserta dan alumni CCP fellowship

    Syarat Beasiswa Pertukaran CCP ke Jerman

    • Usia minimal 23 tahun
    • Memiliki pengalaman profesional atau kerja sukarela di organisasi masyarakat sipil di negara asal minimal 2 tahun yang dapat dibuktikan
    • Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik
    • Sehat dan mampu tinggal dalam jangka panjang di luar negeri
    • Tidak sedang berstatus sebagai pelajar
    • Diutamakan yang memiliki:
      • Komitmen sosial dan komunitas jangka panjang
      • Memiliki atau akan memiliki kolaboasi dengan organisasi di negara tuan rumah
      • Memiliki keterampilan bahasa tambahan, khususnya bahasa Jerman
    • Diutamakan bagi orang-orang yang bekerja di subjek dan bidang profesional berikut:
      • Kebijakan dan masyarakat
      • Media dan budaya
      • Hak asasi manusia dan kebudayaan
      • Pembangunan berkelanjutan dan keadilan iklim
      • Budaya mengingat sejarah (mulai 2026)
      • Ketahanan demokrasi (mulai 2026)

    Jadwal Seleksi Pertukaran CCP ke Jerman

    • Pendaftaran: hingga 10 Desember 2025
    • Seleksi pendaftar: Januari-April 2026
    • Penugasan dan pengenalan awal dengan organisasi tuan rumah: Mulai April 2026
    • Implementasi beasiswa CCP: Mei-November 2026 (dalam 2-3 bulan)

    Berminat mendaftar, detikers? Cek informasi lebiih lanjut di https://www.ifa.de atau klik https://www.ifa.de/en/funding/ccp-fellowships/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Hijabers Bandung, Yuk Ikut Emeron Hijab Hunt, Bisa Ketemu Salma Salsabila

    Jakarta

    ‘Bagi kamu hijabers Bandung yang mempunyai bakat unik, menarik dan bisa memberikan inspirasi bisa langsung mendaftarkan diri di Emeron Hijab Hunt 2024. Kamu bisa meraih hadiah berupa puluhan Juta dan umrah gratis dan bonusnya ketemu dengan penyanyi muda Salma Idol.

    Kamu mempunyai bakat bernyanyi, bermain alat musik, menari, fashion dan keahlian lainnya bisa tunjukkan di depan para juri. Setelah mendaftarkan diri, kamu akan mengikuti rangkaian audisi di Trans Studio Bandung dan menjalani karantina dengan finalis lainnya.

    Dengan mengikuti Emeron Hijab Hunt 2024 kamu bisa menambah pengalaman, ilmu dan jaringan dengan finalis lainnya. Acara akan semakin meriah dengan penampilan Salma Idol yang merupakan alumni Hijab Hunt 2017.


    Salma Salsabila Tampil di Grand Final Emeron Hijab Hunt 2023Salma Salsabila Tampil di Grand Final Emeron Hijab Hunt 2023. Foto: Rifkianto Nugroho

    Tahun lalu, Salma berhasil memukau para penonton, finalis dan dewan juri lewat suaranya yang merdu pada saat acara grand final. Berbeda dengan tahun ini, tak hanya tampil di grand final saja, Salma akan hadir di tiga kota audisi Emeron Hijab Hunt 2024. Mulai dari Bandung, Jakarta dan Solo!

    Jadi, tunggu apa lagi! Segera daftarkan diri kamu di www.hijabhunt.com. Kamu bisa meraih hadiah umrah gratis dan uang tunai puluhan Juta. Berikut hadiah yang bisa kamu bawa pulang:

    • Pemenang pertama mendapatkan hadiah sebesar Rp 50.000.000 & Paket Umrah.
    • Pemenang kedua mendapatkan hadiah sebesar Rp 25.000.000 & Paket Umrah.
    • Pemenang ketiga mendapatkan hadiah sebesar Rp 15.000.000 & Paket Umrah.
    • Pemenang terfavorit mendapatkan hadiah sebesar Rp 5.000.000.
    • Pemenang inspiring mendapatkan hadiah sebesar Rp 5.000.000.

    Emeron Hijab Hunt 2024 didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Social Media KipasKipas dapatkan aplikasinya di AppStore dan PlayStore, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Jago Seni Bela Diri hingga Bermusik, Bisa Ikut Audisi Online Emeron Hijab Hunt

    Jakarta

    Emeron Hijab Hunt 2024 membuka kesempatan kamu untuk hijabers seluruh Indonesia, untuk ikut audisi secara online. Audisi kali ini melalui aplikasi konferensi online, pastikan koneksi internet kamu stabil ya.

    Selama audisi online berlangsung, keluarga dan kerabat kamu bisa menyaksikan proses audisi melalui situs resmi Emeron Hijab Hunt 2024 www.hijabhunt.com.

    Bagi kamu yang mempunyai keahlian dan bakat dalam bidang seni bela diri, menari tradisional, hiburan hingga bermain alat musik. Kamu bisa mendaftarkan diri melalui www.hijabhunt.com.


    Peserta audisi online akan dinilai oleh para juri, yaitu Redaktur Pelaksana Wolipop yaitu Eny Kartikawati, aktris dan bintang sinetron Intan Nuraini dan penyanyi berbakat alumni Hijab Hunt 2017, Ayuenstar.

    Audisi online juga akan dipandu oleh Elwina Wilianto dari @ceritaibun__, ia juga merupakan pemenang ketiga Emeron Hijab Hunt 2023. Melalui audisi Bandung, Jabodetabek dan Solo telah terpilih tiga finalis dari perwakilan masing-masing kota.

    Kamu ingin menjadi salah satu finalis? Jangan lupa catat jadwal dan proses audisinya:

    1. Pendaftaran hingga 13 Agustus 2024.

    2. Audisi online : 14 Agustus 2024 melalui aplikasi konferensi online.

    3. Registrasi hanya melalui www.hijabhunt.com.

    4. Peserta yang lolos akan mendapatkan email dan jadwal audisi secara spesifik (tanggal dan jam).

    5. Audisi Online akan dilakukan pada Senin, 12 Agustus 2024 dari jam 10.00 WIB- selesai.

    6. Masing – masing juri akan mendapatkan link aplikasi konferensi online yang berbeda.

    7. Setiap peserta diberikan waktu maksimal 5 menit untuk menunjukkan bakatnya di depan juri.

    8. Juri akan memberikan komentarnya dan memilih peserta yang berhak melaju ke babak grand final.

    Menangkan hadiah umrah bersama GIS Travel dan uang tunai total puluhan juta rupiah! Segera daftarkan dirimu hingga 13 Agustus 2024.

    Kamu bisa kunjungi www.hijabhunt.com untuk langsung mengisi formulir registrasi. Isi identitas diri, wajib melampirkan foto close up tampak depan, jelaskan bakat dan prestasi kamu.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Audisi Online Emeron Hijab Hunt 2024, Peserta Pamer Suara Merdu Bikin Kagum

    Jakarta

    Peserta audisi online Emeron Hijab Hunt 2024 satu per satu mulai tampil di depan juri. Kali ini ada peserta yang unjuk bakat melalui suaranya yang merdu dan juga bermain ukulele.

    Penasaran dengan suasana audisinya? Kamu bisa menyaksikan live streaming di www.hijabhunt.com dan www.wolipop.com, siang ini mulai pukul 13.00 WIB.

    20 peserta audisi menampilkan bakatnya masing-masing di depan juri aktris @intan_nuraini23, penyanyi berbakat sekaligus alumni Hijab Hunt 2017 @ayuenstar dan Redaktur Pelaksana Wolipop @enymuhidin. Kamu ingin mengetahui penampilan peserta lainnya?


    Peserta Audisi Online Emeron Hijab Hunt 2024:

    6. Haifa Azzura

    Penampilan Haifa Azzura yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024.Penampilan Haifa Azzura yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024. Foto: Dok. Hijab Hunt.

    Haifa Azzura unjuk bakat dengan menyanyikan lagu milik Lyodra yang berjudul Pesan Terakhir. Ia mengungkapkan pertama kali tampil secara online.

    Aksi wanita yang berusia 24 tahun ini membuat Ayuenstar kagum,”Dengan bajunya kamu prepare, aku boleh mendengarkan bagian di nada tinggi ya tidak usah pakai lagu ya. Tone suaranya bagus banget, mungkin next kalau bernyanyi bisa berdiri lebih oke, jadi kita bisa melihat busana kamu,” ungkap Ayuenstar.

    7. Derra Afra Amirah

    Penampilan Derra Afra Amirah yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024.Penampilan Derra Afra Amirah yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024. Foto: Dok. Hijab Hunt.

    Peserta selanjutnya ada Derra Afra Amirah yang berasal dari Cimahi, Jawa Barat. Derra mengungkapkan rasa syukur bisa terpilih untuk unjuk bakat di audisi online Emeron Hijabb Hunt.

    Kembali menampilkan aksi nyanyi, Derra Afra Amirah membawa mic. Derra juga bernyanyi lagu Dewa 19 berjudul Kangen. “Jujur ini lagunya tingkat kesulitannya tinggi, nadanya ada yang tinggi tiba-tiba rendah dan meliuknya juga butuh seseorang yang banyak latihan untuk membawakan lagu ini, aku kepengen dengar Derra nyanyi lagu yang lain,” ujar Derra.

    8. Riri Robiani

    Penampilan Riri Robiani yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024.Penampilan Riri Robiani yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024. Foto: Dok. Hijab Hunt.

    Ibu satu orang anak ini juga unjuk bakat bernyanyi. Riri Robiani membawakan lagu Vierra berjudul Bersamamu. Ketika audisi, ia sedang berada di bandara. Suaminya sedang menjalani pengobatan cuci darah.

    “Suami aku yang mendaftarkan aku. Banyak yang suka underestimate aku yang tidak kuat dan melalui audisi ini aku membuktikan jika aku bisa kuat melalui lagu dari Vierra ini,” ujar Riri.

    9. Az Zahra Tania Arifani

    Az Zahra Tania Arifani sehari-hari bekerja di Kementerian Keuangan. Zahra membawakan lagu milik Celine Dion berjudul The Prayer. Kemudian ia juga unjuk kemampuannya dalam sinden yang membuat juri kagum.

    Zahra mengaku sudah bernyanyi sejak SD. Ayuenstar memuji keahlian Zahra dalam sinden. Ia terbiasa ikut vokal grup, paduan suara hingga karawitan.

    10. Firdaus Dwi Setianingtiyas

    Firdaus Dwi Setianingtiyas juga menampilkan suara merdunya dengan membawakan lagu berjudul Dawai, suaranya Firdaus merdu dan menggelegar banget!

    Akan ada 10 peserta lainnya yang akan unjuk bakat di audisi online Emeron Hijab HUnt 2024. Simak artikel Wolipop selanjutnya!

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Itinerary Keliling Jakarta Seharian dengan Transportasi Umum



    Jakarta

    Traveler yang sedang mencari ide liburan untuk mengisi Natal dan tahun baru, detikTravel punya rekomendasinya, nih. Destinasi ini bisa digapai dengan naik transportasi umum.

    Traveler mau liburan dengan tema apa nih? Memperkaya edukasi anak, me time atau seru-seruan bersama bestie? detikTravel telah menyusun rangkaian tempat yang bisa kamu kunjungi seharian di Jakarta dengan transportasi umum.

    Pagi (08.00 WIB-12.00 WIB)

    1. Monas

    Destinasi pertama yang bisa kamu kunjungi untuk membuka petualangan kamu adalah Monumen Nasional alias Monas. Traveler bisa nih menikmati indahnya kota Jakarta dengan naik ke puncak Monas atau melihat-lihat di museumnya.


    Untuk bisa naik ke Puncak Monas, harga tiketnya Rp 24 ribu untuk dewasa, Rp 13 ribu untuk mahasiswa, dan Rp 6.000 untuk anak-anak. Operasionalnya mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

    Sedangkan harga tiket ke Museum Sejarahnya Rp 8.000 untuk orang dewasa, Rp5.000 untuk mahasiswa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

    Cara menuju Monas dengan transportasi umum adalah dengan naik Transjakarta dan berhenti di Halte Monas.

    2. Museum Nasional

    Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024).Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024). (Weka Kanaka/detikcom)

    Setelah puas bermain di Monas, kamu bisa lanjut ke Museum Nasional yang berada di seberangnya. Kamu harus tahu nih, Museum Nasional makin cantik dan kekinian lho. Dijamin berkeliling museum tidak membosankan!

    Untuk harga tiket anak-anak (usia 3-12 tahun) Rp 15 ribu/orang, pengunjung dewasa Rp 25 ribu/orang, tikey Imersifa Rp 35 ribu dan untuk turis asing Rp 50 ribu per orangnya. Untuk jam operasionalnya Selasa-Kamis 08.00-16.00 WIB, Jumat-Minggu 08.00-20.00 WIB dan hari Senin tutup.

    Di sini, kamu bisa menjelajahi koleksi arkeologi, etnografi, seni rupa, dan ragam pameran. Dan yang sedang digemari sekarang adalah pameran wajah nusantara. Di sini kamu bisa melihat dan mencari tahu keturunan suku menggunakan Augmented Reality, berdasarkan lukisan karya RM Pirngadie. Keren, kan?

    Siang (12.00-15.00 WIB)

    3. Kota Tua

    Sebelum berkeliling Kota Tua, kamu bisa nih mencari makan siang di sekitaran sana. Banyak pilihan kok, mulai dari Cafe Batavia, Taman Fatahillah Food Court, Kedai Kopi Taman Fatahillah dan lainnya. Namun bila ingin makan hemat, banyak pedagang kaki lima yang bisa kamu temui di pinggiran Kota Tua kok.

    Setelah makan siang, kamu bisa nih menikmati Kota Tua dengan mendatangi museum-museumnya. Ada Museum Keramik, museum Fatahilla, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, dan lainnya.

    4. Ikut workshop di Museum Seni Rupa dan Keramik

    Banyak cara untuk melepas penat keseharian. Salah satu caranya dengan mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta.Mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Salah satu kegiatan yang bisa kamu coba untuk me time adalah mengikuti workshop membuat gerabah di Mudeum Seni Rupa. Harganya Rp 50 ribu untuk sekali sesi dan kamu akan mendapatkan pemandu, tanah liat, serta box pembungkus agar bisa dibawa pulang.

    Sore (15.00-18.00 WIB)

    5. M Blok Space

    Destinasi terakhir yang bisa kamu kunjungi adalah kawasan Blok M yang memang sedang hits di tengah anak muda. Menuju kawasa Blok M juga mudah dengan transporrasti umum kok.

    Bila naik Transjakarta, kamu bisa turun di beberapa halte, diantaranya Halte CSW, Halte Kejaksaan, dan Halte Blok M.

    Bila naik MRT, kamu turun saja di Stasiun MRT Blok M.

    Tempat pertama yang bisa kamu kunjungi adalah M Blok Space. Di sini tak hanya untuk kulineran di berbagai kedai saja, namun banyak pameran menarik yang bisa kamu lihat lho.

    M Blok Space sering mengadakan bazaar atau pop-up market yang menampilkan berbagai produk kreatif karya lokal. Kadang juga ada konser mini atau live musik dari seniman lokal.

    Kamu yang ingin menambahkan keahlian visa juga mengikuti ragam workshop kreatif dan cari saja jadwalnya di medsos M Blok Space ya.

    6. Berburu kuliner viral

    Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

    Setelah puas di M Blok Space, kita bergeser ke kawasan Blok M Square. Di sini kamu bisa menemui ragam makanan dan minuman viral.

    Sebut saja Haka Dimsum, Claypot Popo, Uma Oma Cafe, Fitago Ya, Bakmi Tjo Kin, London Layers, Little Salt Bread, Kopi Tuku, Filosofi Cafe, Fumo Chicken Bar, RM Loklin dan banyak lainnya.

    7. Taman Literasi

    Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M.Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M. (Muhammad Lugas Pribady)

    Setelah seharian berkegiatan, kamu bisa nih menikmati sore di Taman Literasi. Banyak juga kafe-kafe yang bisa kamu pilih untuk lokasi ngobrol, bertemu teman atau sekedar me time.

    Namun banyak kok kawasan gratis yang bisa kamu duduki di Taman Literasi. Biasanya yang sering dilakukan di sini adalah duduk menghadap ke arah jalur MRT. Bila kamu beruntung, bisa mendapatkan pemandangan kereta MRT lewat dengan latar ciamik langit Jakarta berwarna jingga.

    Malam (19.00-20.00 WIB)

    8. Makan gultik

    Gultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per HariGultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per Hari (Andi Annisa DR/detikcom)

    Menutup hari ini kamu bisa menikmati kuliner gultik yang begitu identik dengan kawasan Blok M. Beberapa rekomendasi diantaranya Gultik Agus Budi (Bulungan), Gultik Barito (Depan Gereja Barito), Gultik Sticker, Gultik Mas Tri, Gultik Pak Roni dan Gultik Mas Adit.

    Harga kuliner hits ini mulai Rp 10 ribuan.

    (sym/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Cara Membuat Google Sites, Ini Panduan Lengkapnya

    Jakarta

    Mau membuat situs, tanpa memerlukan keahlian desain atau pemrograman? Google Sites adalah solusinya!

    Google Sites adalah platform milik Google yang dapat membuat website secara gratis. Selain itu, Sites juga memberikan akses yang mudah untuk kerja sama tim.

    Jika dibandingkan dengan platform lain, fitur dalam Google Sites sebenarnya terbatas. Namun, sites memiliki kelebihan, yaitu tampilan yang simpel dan sudah terintegrasi dengan produk Google lainnya. Dilansir dari situs resmi Google, berikut merupakan panduan lengkapnya.


    Cara membuat Google Sites

    1. Membuat situs

    Saat membuat situs baru, Anda harus memberi nama situs tersebut dengan cara:

    • Pilih opsi: pada halaman beranda Sites, klik kosong, atau untuk memilih template, klik Galeri template lalu pilih template. Dari Google Drive, klik Baru > Lainnya > Google Sites.
    • Di kiri atas, masukkan nama dokumen untuk situs Anda, lalu tekan Enter.

    Judul situs muncul di header dan di kolom judul jendela web atau seluler setelah Anda memublikasikan situs. Anda harus memiliki 2 halaman atau lebih di situs agar judul situs Anda muncul. Ini caranya:

    • Di komputer, buka situs di Google Sites baru.
    • Di kiri atas, klik Masukkan nama situs.
    • Masukkan nama situs Anda.
    • Tekan Enter atau Return.

    2. Menambahkan dan mengatur halaman di situs Anda

    Menambahkan halaman:

    • Buka situs di Google Sites baru.
    • Klik Halaman, di sebelah kanan.
    • Arahkan kursor ke Tambah Halaman Baru, di bagian kanan bawah.
    • Klik Tambah halaman baru.
    • Masukkan nama halaman.
    • Klik Selesai.
    • Untuk mempublikasikan perubahan Anda, klik Publikasikan di bagian kanan atas.

    Membuat sub halaman baru

    • Untuk membuat sub halaman baru, klik Halaman
    • Pilih halaman dan klik Lainnya lalu Tambahkan sub halaman
    • Tips: Anda dapat membuat hingga 5 tingkat sub halaman.

    Menyalin atau menghapus halaman

    • Buka situs di Google Sites baru.
    • Klik Halaman di sebelah kanan.
    • Pada halaman yang ingin Anda salin atau hapus, klik Lainnya.
    • Untuk menyalin halaman, pilih Salin halaman.
    • Untuk menghapus halaman, pilih Hapus. Tips: Anda dapat memulihkan halaman yang dihapus dengan memulihkan ke versi sebelumnya.
    • Untuk mempublikasikan perubahan Anda, di bagian kanan atas, klik Publikasikan.

    3. Menambahkan teks dan gambar ke halaman

    • Tambahkan teks atau judul
    • Tambahkan gambar
    • Tambahkan tata letak bagian
    • Mendesain halaman

    4. Mengubah tampilan situs Anda

    Menambahkan tema siap pakai

    • Buka situs di Google Sites baru.
    • Klik Tema di sebelah kanan.
    • Di bawah ‘Dibuat oleh Google’, pilih tema yang telah dibuat sebelumnya.

    Menambahkan tema kustom

    • Buka situs di Google Sites.
    • Klik Tema di panel kanan.
    • Di bawah ‘Kustom’, pilih Buat tema Plus.
    • Masukkan nama untuk tema Anda.
    • Pilih Berikutnya.
    • Anda juga dapat menambahkan logo dan gambar spanduk.
    • Pilih palet warna lalu Berikutnya.
    • Untuk memilih warna tertentu untuk berbagai bagian situs Anda, pilih Sesuaikan warna.
    • Pilih jenis huruf Anda.
    • Pilih Buat tema.
    • Di panel kanan, Anda dapat terus menyesuaikan tema Anda.
    • Mengimpor tema dari situs lain

    Di komputer, buka situs di Google Sites baru.

    • Di sebelah kanan, klik Tema.
    • Pilih Impor tema di bawah ‘Kustom’.
    • Pilih situs mana saja lalu Pilih tema.
    • Klik Impor tema.

    5. Melihat pratinjau situs

    • Buka situs di Google Sites baru.
    • Klik pratinjau di bagian atas.
    • Pilih opsi tata letak di bagian kanan bawah.
    • Jika sudah selesai, klik keluar dari pratinjau di kanan bawah.

    6. Mengizinkan orang lain meninjau situs Anda

    • Buka situs di Google Sites baru.
    • Klik Bagikan dengan orang lain di bagian atas.
    • Bagikan dengan orang dan grup, serta masukkan alamat email di bagian bawah.
    • Klik Editor.
    • Editor dengan akun non-Google dapat melihat draf situs Anda, namun tidak dapat mengeditnya.
    • Untuk melihat draf, Editor dengan akun non-Google harus memasukkan kode verifikasi. Anda akan menerima email berisi kode ini saat diundang menjadi editor.
    • Editor dengan akun Google dapat melihat dan mengedit situs Anda tanpa kode verifikasi.
    • Klik Selesai.

    Itulah panduan membuat Google Sites. Untuk info lebih lanjut, detikers dapat mengunjungi Pusat Bantuan Google Sites. Selamat mencoba!

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fay/agt)



    Sumber : inet.detik.com

  • Orangutan Sumatera Kuasai Teknik Bangun Sarang dengan Amati-Tiru-Modifikasi



    Jakarta

    Tak hanya manusia yang belajarnya dengan teknik ‘ATM’ alias amati-tiru-modifikasi. Orangutan Sumatera (Pongo abelii) pun ternyata ‘ATM’ juga buat menguasai teknik membangun sarang, menurut riset selama 17 tahun ini.

    Keahlian Orangutan Dirikan Sarang

    Para ahli primata dari Universitas Warwick Inggris bersama Institut Max Planck Jerman mengemukakan bahwa keahlian orang utan muda untuk membuat sarang merupakan hasil dari mengamati secara dekat orang utan lain dan kemudian mempraktikkannya. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan orang utan dalam membangun sarang bukan sekadar naluri saja melainkan kemampuan mereka dalam observasi atau mengamati.

    Bagi spesies hewan yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di pepohonan atau arboreal, sarang yang kokoh sangatlah penting untuk bertahan hidup serta melindungi diri dari predator. Dengan membangun sarang di tempat yang tinggi dapat membantu mereka memperoleh kehangatan bahkan dapat terhindar dari gigitan nyamuk. Bagaimana tepatnya orangutan bisa menguasai kemampuan rumit ini, selama ini masih menjadi tanda tanya.


    Rahasia di Balik Sarang Orangutan

    Para peneliti dari Universitas Warwick telah mengkonfirmasi bahwa orangutan Sumatera yang masih muda mempelajari teknik membangun sarang yang rumit dengan ‘mengintip’ hasil karya induk mereka dengan cermat dan saksama.

    “Membangun sarang sangat penting untuk kelangsungan hidup orangutan, tetapi anehnya tidak menjadi fokus banyak penelitian. Kami sebelumnya melaporkan bahwa butuh beberapa tahun bagi orangutan muda untuk belajar membuat sarang, tetapi berdasarkan 17 tahun data observasi, makalah ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran ini sangat bergantung pada hewan muda yang dengan cermat memperhatikan pembuatan sarang oleh individu lain,” ujar penulis utama dalam studi tersebut Dr Ani Permana dari Departemen Psikologi dari Universitas Warwick dikutip Senin (20/10/2025).

    Di alam liar, orangutan Sumatera membangun dua jenis sarang. Sarang siang cenderung berupa kerangka praktis dasar, tetapi sarang malam berupa platform tidur yang rumit yang sering kali dibangun setinggi 20 meter di tajuk pohon dan dilengkapi elemen kenyamanan seperti ‘bantal’, ‘selimut’, kasur (pelapis), dan atap untuk melindungi dari kondisi buruk cuaca.

    Dengan mengamati orangutan dalam jangka waktu yang lama selama bertahun-tahun, kelompok peneliti berhasil menunjukkan bahwa orangutan muda mengamati (sengaja mengamati) induk mereka membuat sarang untuk mempelajari cara melakukannya. Ketika pengamatan dilakukan, orangutan yang belum dewasa lebih cenderung menindaklanjuti dengan berlatih membangun sarang sendiri.

    Jika orangutan yang belum dewasa berada di dekat induk mereka ketika membangun sarang tetapi tidak mengamati, misalnya karena teralihkan, mereka umumnya tidak melanjutkan berlatih sendiri. Hal ini berarti pengamatan aktif kemungkinan penting untuk mengembangkan keterampilan tersebut, yang sangat mendukung gagasan bahwa ini adalah pembelajaran sosial observasional.

    Orangutan yang belum dewasa juga terbukti memberikan perhatian khusus pada bagian-bagian yang lebih rumit dari konstruksi sarang. Seperti menambahkan elemen kenyamanan atau membangun di atas beberapa pohon, dan berlatih lebih banyak setelah mengamati tindakan-tindakan ini.

    Seiring bertambahnya usia orangutan, mereka mulai mengamati dan belajar dari individu lain selain induk mereka, memilih panutan baru yang dapat membantu mendiversifikasi pengetahuan mereka tentang pohon mana yang akan digunakan, menunjukkan bahwa baik cara membangun, maupun dengan apa membangun, dipelajari secara sosial.

    “Orangutan muda tidak hanya belajar cara membuat sarang, tetapi juga tahu bahan apa yang paling cocok. Mereka belajar memilih jenis pohon dari induknya dan cenderung menggunakan jenis yang sama,” ucap penulis senior studi Dr Caroline Schuppli dari Max Planck Institute of Animal Behavior.

    Uniknya, orangutan dewasa justru ‘balik lagi’ menggunakan bahan sarang yang sama seperti induknya. Seolah ada tradisi turun-temurun, pola ini jadi bukti adanya budaya dalam kehidupan orangutan liar. Tapi hati-hati, budaya unik ini bisa lenyap kalau spesies dan habitatnya tak dilindungi.

    Riset selama 17 tahun ini sudah diterbitkan dalam jurnal Nature Communications Biology dengan judul ‘Observational social learning of “know-how” and “know-what” in wild orangutans: evidence from nest-building skill acquisition’ yang diterbitkan 7 Juni 2025.

    *) Siti Nur Salsabilah Silambona, adalah peserta Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama di detikcom

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com