Tag: kebiasaan ngemil

  • Ngemil Sebelum Tidur Aman untuk Kadar Gula Darah? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Kadar gula darah penting dijaga agar tubuh tetap sehat. Disebutkan kalau ngemil sebelum tidur dapat mencegah lonjakan gula darah. Benarkah? Ini kata ahli.

    Penderita diabetes harus memperhatikan pola makan setiap harinya agar lonjakan gula darah tak terjadi. Beberapa pantangan makanan dan minuman yang terlalu manis harus diikuti.

    Dilansir dari Mirror (25/2), untuk mencegah terjadinya lonjakan gula darah, salah satunya bisa dengan ngemil sebelum tidur. Ngemil yang dimaksud tentunya bukan dengan makan sembarangan, melain harus tetap yang sehat.


    Lapar Tengah Malam? Ini 7 Camilan Sehat yang Tak Bikin Gendutcamilan sehat Foto: Getty Images/Rouzes

    Camilan manis harus dihindari saat malam hari. Abbas Kanani, seorang ahli farmasi menjelaskan kalau sebaiknya beralih ke camilan sehat, seperti kacang-kacangan dan buah berry.

    “Jika ingin ngemil sebelum tidur, harus tetap mengonsumsi makanan sehat dan menjauhi makanan apapun yang menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Kamu bisa ngemil kacang-kacangan, berry, wortel, atau biskuit gandum utuh,” jelas Kanani.

    “Sebaiknya juga hindari minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan minuman manis lainnya,”” lanjutnya.

    Camilan yang disebutkan oleh Kanani itu memiliki kesamaan, yaitu sumber serat makanan yang baik. Serat adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna, sehingga membantu memperlambat kenaikan gula darah setelah makan.

    Menurut NHS, asupan makanan berserat kerap dikaitkan dengan rendahnya risiko terkena penyakit kronis. Seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe-2, hingga kanker usus.

    Oleh karena itu, setiap orang disarankan untuk mengonsumsi sekitar 30 gram serat per hari. Asupan ini merupakan bagian dari pola makan sehat dan seimbang.

    Selain kacang-kacangan dan buah berry, asupan serat ini juga bisa berasal dari roti gandum. Makanan berserat tinggi juga bisa ditemui pada sajian kentang wedges. Kamu bisa memanggang kentang wedges sebagai camilan.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Pria Inggris Sukses Pangkas BB 90 Kg, Caranya Mudah Banget Ditiru


    Jakarta

    Laki-laki dari Southampton, Inggris, Harry Spacagna (24) mengungkapkan bahwa dirinya berhasil memangkas berat badannya sebanyak 90 kg dalam waktu dua tahun. Kunci sukses dari penurunan berat badan Spacagna adalah dirinya yang menghentikan kebiasaan ngemilnya.

    Spacagna dikenal sebagai pecandu makanan siap saji, bahkan dirinya punya kebiasaan untuk tetap ngemil di luar waktu makan. Makanan cepat saji berkalori tinggi seperti burger dan kentang menjadi menu ‘ngemil’-nya.

    “Makanan saya cukup sehat, tetapi saya makan banyak (ngemil) di sela-sela waktu makan karena bosan,” kata Spacagna dikutip dari Dailymail UK, Minggu (23/3/2025).


    Dirinya juga mengaku sebagai sosok yang gemar berolahraga. Namun, kebiasaan sehat tersebut menjadi terganggu karena berat badannya yang sebelumnya terus meningkat.

    “Saya kehabisan napas dan tidak dapat mengikuti teman-teman saya,” katanya.

    Dirinya pun bertekad untuk menjalani diet pada April 2023, berawal dari sebuah komentar temannya saat berlibur di Jerman.

    “Kami pergi ke luar malam dan kami merasa sangat lelah. Temanku yang biasanya tidak sentimental menoleh padaku dan berkata ‘kawan, kamu benar-benar harus membenahi diri, kami semua khawatir padamu’,” ungkapnya.

    Kata-kata tersebut langsung menyentuh hati Spacagna. Dirinya bertekad untuk berubah menjadi sosok yang lebih sehat. Di sisi lain, ia juga punya mimpi bahwa lima tahun ke depan ingin memiliki anak dan dapat bermain bola bersamanya.

    Di bulan berikutnya setelah perkataan tersebut, Spacagna mulai bermain sepak bola dan mengubah pola makannya secara radika. Beruntung, dirinya juga mendapatkan motivasi dan dukungan dari para rekannya.

    “Awalnya, saya melakukan latihan angkat beban untuk membangun otot karena pelatih saya mengatakan jika saya memiliki lebih banyak otot, saya akan membakar lebih banyak kalori,” katanya.

    “Saya juga melacak kalori dan karena olahraga, saya mengonsumsi 2.500 kalori sehari dan tetap menurunkan berat badan,” sambungnya.

    Meskipun begitu, Spacagna juga masih ngemil, tapi bukan dengan makanan olahan. Hasil usahanya tersebut membuat dirinya lebih baik dalam mengontrol emosi karena tingkat kepercayaan diri yang ikut meningkat.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Hati-hati! 4 Kebiasaan Ngemil Ini Bisa Picu Risiko Diabetes


    Jakarta

    Beberapa kebiasaan ngemil ternyata tidak menyehatkan dan justru membuat lonjakan gula darah. Seperti kurang asupan protein hingga kelebihan karbohidrat.

    Banyak orang tak bisa menghindari ngemil, apalagi ketika sedang bersantai. Agar tak mendapatkan masalah kesehatan, kamu bisa memiliki camilan yang sehat, seperti buah atau sayuran.

    Dilansir dari Food NDTV (22/8), penting untuk menghindari makanan manis saat ngemil. Karena, makanan manis yang dikonsumsi berlebihan bisa membuat lonjakan gula darah yang memiliki risiko diabetes.


    Selain makanan manis, kebiasaan ngemil lain juga bisa menjadi pemicu lonjakan gula darah. Seperti terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat hingga tidak menyertakan asupan protein.

    Berikut 4 kebiasan ngemil yang memicu diabetes:

    1. Terlalu Banyak Karbohidrat

    Beragam jenis camilan juga banyak yang mengandung karbohidrat. Terlebih jika camilan itu terbuat dari campuran beras ketan, tepung, kentang, dan lainnya.

    Kandungan karbohidrat yang tinggi ini sebaiknya jangan terlalu banyak dikonsumsi, karena dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Lonjakan gula darah inipun bisa terjadi cepat.

    Hal ini diungkapkan oleh American Diabetes Association (ADA), bahwa mengonsumsi karbohidrat berlebihan dapat menyebabkan hiperglikemia. Sebaiknya hindari karbohidrat sederhana dan pilih karbohidrat kompleks sebagai gantinya.

    2. Tidak Mengonsumsi Protein

    kebiasaan ngemil yang dapat memicu lonjakan gula darahkebiasaan ngemil yang dapat memicu lonjakan gula darah Foto: Getty Images/iStockphoto

    Protein penting sekali dikonsumsi dalam asupan makanan harian. Apalagi ketika sedang diet, protein bisa membantu proses metabolisme yang dapat melunturkan lemak.

    Diet ramah diabetes juga harus mencakup protein yang cukup, dan ini berlaku juga untuk ngemil. Daripada menikmati makanan dengan kandungan minyak tinggi, lebih baik memiliki makanan berprotein tinggi.

    Camilan yang mengandung protein ini di antaranya ada tempe, tahu, hingga olahan beragam kacang. Bisa juga menikmati yogurt, puding biji chia atau telur rebus.

    3. Waktu Ngemil Tidak Tepat

    Ngemil yang baik juga memiliki waktu tertentu. Penting untuk menetapkan waktu yang tepat untuk ngemil, sama seperti waktu makan yang biasa.

    Waktu terbaik untuk ngemil adalah malam hari saat keinginan makan memuncak. Namun, hindari waktu larut malam, karena penelitian menunjukkan hal ini dapat mengganggu kadar gula darah dan meningkatkan risiko diabetes tipe-2.

    4. Tidak Mengontrol Porsi Camilan

    kebiasaan ngemil yang dapat memicu lonjakan gula darahkebiasaan ngemil yang dapat memicu lonjakan gula darah Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kebiasaan ngemil yang harus dihindari lainnya adalah tidak mengontrol porsi camilan. Meskipun camilan yang dikonsumsi sehat, harus tetap mengatur porsinya.

    Konsumsi camilan yang berlebihan justru bisa membuat rugi. Jadi, ambil camilan sesuai kebutuhan saja. Ingat, sedikit saja sudah cukup untuk mengontrol kadar gula darah tetap stabil.

    (yms/yms)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse