Tag: kebudayaan

  • Potong Dana PIP akan Dikenai Sanksi Pidana



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Dasar, dan Menengah (Kemendikdasmen) mengingatkan sekolah agar mematuhi aturan dalam pencairan bantuan PIP. Apabila melakukan pemotongan, maka akan mendapat sanksi pidana.

    “Satuan pendidikan harus menjaga mematuhi Panduan PIP. Sebab, akan ada sanksi pidana kepada pelaku jika ternyata diketahui memotong dana PIP,” tegas Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Kapuslapdik) Kemendikdasmen, Adhika Ganendra, dalam keterangan resmi yang diterima detikEdu, Rabu (5/2/2025).

    Apabila ada hal yang tidak sesuai dalam penyaluran PIP, masyarakat dapat melakukan pengaduan melalui:


    1. Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikdasmen melalui Telepon: Hotline 777, surel: pengaduan@kemdikbud.go.id, laman : ult.kemdikbud.go.id
    2. Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen melalui laman https: //posko-penqaduan. itjen.kemdikbud.go.id, https://www.lapor.go.id, www.dikdasmen.go.id
    3. Puslapdik melalui SIPINTAR pada menu pengaduan
    4. Dinas Pendidikan Provinsi melalui tim Pelaksana PIP tingkat provinsi
    5. Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota melalui tim Pelaksana PIP tingkat kabupaten/Kota
    6. Satuan pendidikan melalui tim Pelaksana PIP tingkat satuan pendidikan
    7. Bank/lembaga penyalur di tingkat pusat atau di tingkat wilayah/cabang.

    Minta Sekolah Koordinasi dengan Disdik

    Terkait pemutakhiran data penerima, Adhika meminta sekolah agar berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat jika mengalami kendala. Sebab, keterisian data siswa di Dapodik dalam rangka pengusulan PIP ini menjadi titik awal pemrosesan data sampai ke penetapan.

    “Data yang tertinggal atau belum dimutakhirkan sebelum batas waktu 10 Februari, maka baru akan diolah pada cut off kedua tahun penyaluran yaitu 31 Agustus 2025,” katanya.

    Adhika juga berpesan bahwa pihak satuan pendidikan untuk terus meningkatkan transparansi dan sekolah harus mengumumkan daftar penerima sebagaimana informasi SK PIP yang terpublikasi di Aplikasi Si Pintar.

    Informasi Mengenai Pengusulan PIP

    Adhika meminta sekolah agar memperhatikan variabel-variabel penting terkait dalam pengusulan PIP. Untuk memperoleh informasi terkini seputar PIP, mulai dari panduan, peraturan, SK Pemberian, SK Nominasi dan KIP Digital, sekolah bisa langsung mengakses Si Pintar dengan melalui alamat pip.kemdikbud.go.id.

    “Bila ada aspek yang janggal, bapak ibu dapat melapor kepada daftar lembaga yang termaktub dalam Lampiran Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 19 Tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah,” ujar Adhika.

    Sebagai informasi, penyaluran dana PIP setiap tahunnya mencapai jumlah target sejak tahun 2015 yaitu sebanyak 17.927.992 siswa dan tahun 2024 naik menjadi 18.594.627 siswa. Total anggaran Rp9.628.223.300.000,-, naik menjadi Rp13.447.710.600.000,-

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP Pastikan Dana Riset & Beasiswa Tak Berhenti Meski Ganti Tahun Anggaran



    Jakarta

    Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Mohammad Lukmanul Hakim menegaskan dana riset dan beasiswa yang bersumber dari LPDP akan terus digelontorkan setiap tahunnya. Termasuk saat pergantian tahun anggaran.

    “Salah satu yang sebenarnya sudah disimpul oleh Bu Menteri (Menteri Keuangan Sri Mulyani) bahwa LPDP dengan format badan layanan umum itu bisa mendanai multi years dengan fleksibel sekali. Sehingga saat ini ketika para riset itu mendapatkan dana LPDP, dia tidak harus akhirnya terhenti di akhir tahun anggaran,” katanya dalam konferensi pers Konvensi Sains dan Teknologi Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB pada Sabtu (9/8/2025).


    Lukmanul mengatakan riset yang didanai LPDP punya cakupan berbagai sektor. Terutama pada bidang saintek, penelitian dapat bergantung pada musim hingga cuaca.

    “Padahal karakter penelitian, apalagi misalnya penelitiannya penelitian pangan yang bergantung pada musim tanam gitu, tentu tidak bisa akhirnya terpotong pada tahun anggaran. Dia harus melintasi tahun anggaran dan juga waktunya bisa difleksibelkan,” tuturnya.

    Sumber Beasiswa dan Riset dari Dana Abadi

    Kemudian Lukmanul mengatakan alasan tidak ada cut off dana riset dan beasiswa karena bersumber dari dana abadi. Adapun dana abadi yang dikelola LPDP saat ini mencapai Rp 154,11 triliun.

    “Ya, demikian juga beasiswa. Dan salah satu juga yang kita harapkan dengan memilih dana abadi adalah adanya kesinambungan pendanaan. Jadi kemarin sudah dipaparkan Bu Menteri bahwa total sekarang LPDP mengelola Rp 154 triliun,” katanya.

    LPDP Punya 4 Jenis Dana Abadi

    Dana abadi tersebut digunakan untuk membiayai dana abadi pendidikan (DAP) Rp 126,12 triliun, dana abadi penelitian (DAPL) Rp 12,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi (DAPT) Rp 10 triliun, dan dana abadi kebudayaan (DAKb) Rp 5 triliun.

    “Nah, sekarang LPDP itu sudah punya pengelolaan 4 dana abadi. Dana abadi pendidikan, dana abadi penelitian, dana abadi kebudayaan, dan dana abadi perguruan tinggi. Dana abadi pendidikan ini dikhususkan untuk mendanai utamanya beasiswa,” jelas Lukmanul.

    “Rp 154 triliun yang itu dikelola dengan skema dana abadi. Diharapkan dengan skema dana abadi, kebijakan berkaitan dengan riset maupun biasiswa itu tidak terganggu dengan hal-hal lain di luar itu,” sambungnya.

    Kemudian dana abadi penelitian sesuai dengan namanya ini juga dikhususkan untuk mendanai penelitian program riset. Kemudian dana abadi kebudayaan merupakan aspirasi dari pelaku budaya yang menginginkan dana abadi secara khusus.

    “Ini yang akhirnya hasil pengembangan investasinya digunakan untuk mendanai program-program kebudayaan. Kemudian dana abadi perguruan tinggi, dana abadi perguruan tinggi ini dikelola untuk menaikkan level atau ranking perguruan tinggi yang ada di Indonesia,” ucapnya.

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran BPI 2025 Diperpanjang hingga 29 September, Cek Lagi Syaratnya!



    Jakarta

    Kabar gembira bagi para calon penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi memperpanjang masa pendaftaran BPI jenjang D4/S1 hingga 29 September 2025 pukul 23.59 WIB.

    Mengutip unggahan Instagram @puslapdik_kemdikbud, Minggu (28/9/2025), perpanjangan ini dilakukan untuk membuka kesempatan lebih luas bagi guru maupun calon guru yang belum sempat mendaftar pada jadwal sebelumnya, yakni 18-27 September 2025.

    BPI adalah salah satu beasiswa dari pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik di Indonesia. Tahun ini, BPI dibuka untuk dua kategori utama, yaitu calon guru dan guru aktif.


    Pada kategori calon guru, beasiswa ditujukan kepada mahasiswa baru di bidang pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, pendidikan luar biasa, pendidikan jasmani, hingga bimbingan konseling. Sedangkan kategori guru menyasar pendidik SMA/SMK, guru kejuruan, dan guru pendidikan luar biasa yang ingin melanjutkan studi melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

    Pendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari batas usia, status kepegawaian, hingga akreditasi program studi. Apa saja syarat daftarnya?

    Kriteria Program Studi yang BPI 2025

    1. Beasiswa BPI D4/S1 Calon Guru

    Diperuntukkan bagi peserta yang akan menjadi calon guru pada program studi:

    – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
    – Pendidikan Sekolah Dasar (SD)
    – Pendidikan Khusus/Pendidikan Luar Biasa
    – Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
    – Mata Pelajaran Kejuruan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
    – Bimbingan dan Konseling

    2. Beasiswa BPI D4/S1 untuk Guru

    Ditujukan bagi pendidik aktif dengan kategori:

    – Mata Pelajaran Umum di jenjang SMA/SMK
    – Mata Pelajaran Kejuruan
    – Pendidikan Luar Biasa

    Syarat Umum Daftar BPI 2025

    Persyaratan D4/S1 Calon Guru

    – Warga Negara Indonesia (dibuktikan dengan KTP atau KK)
    – Usia maksimal 30 tahun saat mendaftar
    – Telah diterima sebagai mahasiswa baru pada program studi sesuai kategori
    – Memiliki ijazah/SKL dan transkrip pendidikan sebelumnya
    – Belum pernah atau tidak sedang menempuh pendidikan tinggi jenjang S1/D4
    – Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain

    Persyaratan D4/S1 Guru

    – Warga Negara Indonesia (dibuktikan dengan KTP atau KK)
    – Maksimal 47 tahun untuk guru SMA/SMK (mapel umum)
    – Maksimal 50 tahun untuk guru mata pelajaran kejuruan
    – Maksimal 55 tahun untuk guru Pendidikan Luar Biasa
    – Terdaftar sebagai guru minimal 3 tahun dalam sistem Dapodik
    – Diterima di program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada perguruan tinggi dengan akreditasi minimal B/Baik Sekali, yang tercatat di sistem Sierra Kemendikbudristek
    – Menempuh pendidikan pada program studi sesuai mata pelajaran/jurusan yang diampu
    – Memiliki ijazah/SKL dan transkrip pendidikan sebelumnya
    – Belum pernah atau tidak sedang kuliah jenjang S1/D4
    – Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain

    Jadwal Seleksi BPI 2025

    • Pendaftaran:18-29 September 2025
    • Seleksi administrasi & substansi: melalui situs https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Pengumuman hasil administrasi & substansi: melalui situs resmi
    • Seleksi wawancara: melalui situs resmi
    • Pengumuman hasil seleksi substansi/wawancara: melalui situs resmi
    • Pembekalan & penjelasan teknis penandatanganan kontrak: melalui situs resmi

    Demikian informasi perpanjangan pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2025. Ayo calon Ibu Bapak Guru dan Ibu Bapak Guru buruan daftar!

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Pameran Seni Budaya China yang Menawan di Galeri Nasional



    Jakarta

    Pameran seni China digeber di Gedung D Galeri Nasional Indonesia, Jakarta mulai 6 September hingga 7 Oktober 2024. Beragam karya seni dipamerkan di sana.

    Pameran seni tradisional China itu diselenggarakan oleh Shanghai Art Collection Museum bersama Indonesia Heritage Agency (IHA), Badan Layanan Umum (BLU) di bawah naungan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

    Pameran itu bertajuk ‘Irama Baru Jalur Sutra Maritim’. Sebanyak kurang lebih 80 karya dari sekitar 50 seniman asal China ambil bagian dalam pameran tersebut.


    detikTravel menilik satu per satu karya tersebut pada Rabu (11/9/2024). Karya seni yang dipajang di galeri itu bukan hanya lukisan, tetapi juga terdapat karya seperti patung, paper cut hingga kerajinan sulam.

    Gallery sitter, Divan, menjelaskan pameran di Galeri Nasional itu menjadi titik keempat yang disinggahi Shanghai Art Collection Museum. Dia mengatakan pameran itu untuk memperkenalkan lebih luas lagi seni asli yang berangkat dari tradisi di sana.

    “(Tujuannya) untuk mengenalkan seni rupa China kepada dunia terutama yang berangkat dari kerajinan atau keahlian asli dari China itu sendiri, terutama di Shanghai. Ini adalah pameran stop keempat setelah sebelumnya merek dari Mesir, Turki, dan Slovakia jadi ini adalah sebuah tur global besar,” ujarnya kepada detikTravel.

    Pameran Seni Budaya China di Galeri NasionalPameran Seni Budaya China di Galeri Nasional (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

    Sebanyak 80 karya yang dipamerkan di sana terbagi menjadi empat bagian. Divan menerangkan dari empat bagian tersebut memiliki keunikannya masing-masing, salah satunya distrik di Shanghai yang bernama Jinzhan.

    Warga di sana memiliki kebiasaan untuk melukis sehingga karya dari warga distrik tersebut mempunyai ciri khas tersendiri.

    “Bagian pertama ada karya-karya yang berangkat dari kerajinan China secara keseluruhan, kemudian karya dari Shanghai secara spesifik. Ada yang terinspirasi dari Peking Opera, dan karya dari salah satu distrik di Shanghai yaitu Jinzhan, di mana para petani di sana memiliki kebiasaan atau culture melukis,” kata dia.

    Pameran Seni Budaya China di Galeri NasionalPameran Seni Budaya China di Galeri Nasional (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

    Sembari berkeliling terdapat salah satu karya yang sangat indah dan berbeda, dari jauh terlihat seperti lukisan biasa. Namun ketika ditelisik lebih dekat lukisan itu tak menggunakan cat, melainkan disulam menggunakan benang di medium kertas.

    Divan menerangkan karya tersebut juga jadi satu dari beberapa favoritnya di pameran ini. Karya yang bergambar bunga teratai itu merupakan hasil tangan seniman bernama Gu Yuchun dan Gu Zipeng.

    “Menurut saya yang paling berkesan itu adalah karya berjudul ‘Bunga Teratai dan Embun’ karya Gu Yuchun dan Gu Zipeng, itu adalah keluarga marga Gu yang mengembangkan teknik menyulam di atas kertas,” ujarnya.

    “Jadi kertasnya mereka sudah buat sendiri dan mereka sudah tahu keahlian khusus yang dibutuhkan untuk membuat karya yang benar-benar masif dan berimbas,” dia menambahkan.

    Pameran seni tradisional China ini berlangsung sejak 6 September hingga 7 Oktober 2024 mendatang. Buka setiap hari dari jam 09.00 sampai 19.00 WIB. Untuk bisa menyaksikan pameran ini, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp 20.000 per orang.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mau Museum Date di Kebumen? Ini Hidden Gem yang Patut Didatangi



    Kebumen

    Traveler mau museum date di Kebumen? Tempat satu ini patut untuk didatangi karena bisa dibilang Hidden Gem. Penasaran?

    Di Kebumen, ada Roemah Martha Tilaar yang cocok dijadikan sebagai lokasi museum date. Seperti namanya, Roemah Martha Tilaar diambil dari sosok bernama Martha Tilaar yang merupakan pengusaha di bidang kecantikan yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia.

    Roemah Martha Tilaar merupakan sebuah bangunan yang berwujud museum dan berisikan galeri hingga ruang terbuka yang bisa diakses oleh para pengunjung. Tidak hanya itu saja, ada berbagai daya tarik yang dapat ditemukan oleh pengunjung.


    Sejarah Roemah Martha Tilaar

    Dikutip dari laman resmi Museum Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Roemah Martha Tilaar pertama kali diresmikan pada 6 Desember 2014.

    Museum tersebut dimiliki oleh Martha Tilaar Group. Namun demikian, pengelolaan Roemah Martha Tilaar melibatkan Yayasan Warisan Budaya Gombong.

    Sebelum dijadikan sebagai museum yang berisikan galeri hingga ruang terbuka, Roemah Martha Tilaar merupakan kediaman milik keluarga besar Liam Siaw Law yang telah dibangun sejak tahun 1920 silam.

    Keluarga Liam Siaw Law atau yang lebih dikenal sebagai Baba Solam merupakan orang-orang yang menekuni bidang usaha. Bahkan keluarga tersebut dikenal sebagai pengusaha Tionghoa yang berhasil di wilayah Gombong, Kebumen.

    Rumah ini pun menjadi saksi Martha Tilaar untuk tumbuh sebagai pengusaha yang bergerak di bidang kecantikan. Tidak hanya itu saja, pengunjung juga dapat melihat lebih dekat berbagai pernak-pernik dan benda antik yang dipajang dengan kondisi baik di dalam museum ini.

    Memiliki Arsitektur Eropa

    Roemah Martha Tilaar menampilkan arsitektur Eropa yang kental yang dipadukan dengan gaya Jawa sekaligus Tionghoa. Inilah yang membuat Roemah Martha Tilaar terlihat sangat artistik dan klasik yang sangat cocok untuk diabadikan di dalam sebuah jepretan foto.

    Saat masuk ke dalam bangunan museum, mata pengunjung juga akan dimanjakan dengan berbagai pernak-pernik hingga barang antik yang masih terjaga dengan baik.

    Sebut saja tempat tidur, lemari rias, toilet, hingga alat musik gramophone yang digunakan pada zaman dahulu. Tidak hanya itu saja, pada beberapa sudut ruangan juga dipajang beberapa foto keluarga Martha Tilaar dari masa ke masa.

    Ingin menikmati keindahan Roemah Martha Tilaar sembari makan maupun minum? Pengunjung tidak perlu khawatir karena terdapat beberapa kafe yang dapat dijumpai di dalam bangunan ini.

    Oleh karena itu, pengunjung dapat berlama-lama untuk menikmati berbagai daya tarik yang ditawarkan oleh Roemah Martha Tilaar sembari menikmati minuman maupun makanan yang dapat dipesan di kafe.

    Harga Tiket dan Jam Buka Roemah Martha Tilaar

    Untuk mengunjungi Roemah Martha Tilaar, pengunjung hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Roemah Martha Tilaar tidak buka setiap hari.

    Museum ini buka pada hari Selasa hingga Minggu saja, sehingga hari Senin tutup. Jam buka Roemah Martha Tilaar mulai dari pukul 09.00 WIB dan tutup pada pukul 16.00 WIB.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ide Pakai ChatGPT Buat Tugas Kuliah Mahasiswa, Ingat Ini Caranya


    Jakarta

    Pemanfaatan teknologi AI seperti ChatGPT atau lainnya bisa membantu dalam banyak hal, jika digunakan dengan tepat dan bijaksana. Salah satunya adalah untuk membantu dalam menyusun tugas kuliah mahasiswa.

    Nah, etika penggunaan kecerdasan buatan generatif (generative AI/GenAI) di perguruan tinggi Indonesia sudah tertuang dalam panduan resmi yang dirilis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Panduan ini berlaku bagi mahasiswa maupun dosen.

    Ada empat bidang etika penggunaan GenAI di dunia kampus, yaitu memerhatikan integritas akademik, keamanan dan keselamatan dalam pemanfaatannya, kesetaraan dan transparansinya, serta memerhatikan dampaknya pada lingkungan.


    Integritas Akademik

    Integritas akademik meliputi nilai kejujuran, kepercayaan, keadilan, sikap terhormat, tanggung jawab, dan keberanian, seperti dikutip dari Panduan Penggunaan Generative Artificial Intelligence (GenAI) pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi oleh Kemendikburistek.

    Kejujuran dalam setiap interaksi pembelajaran memicu kepercayaan atas seseorang dan sesuatu di lingkungan akademik, rasa keadilan, perilaku saling menghormati, dan keberanian dalam mempertanggungjawabkan setiap perilaku dan tindakan pada civitas akademika.

    Simak rangkuman etika memakai AI di bawah ini di bidang menjaga integritas atau kejujuran secara akademik.

    Etika Memakai AI untuk Mahasiswa dan Dosen Bidang Integritas Akademik

    Sejumlah tools berfungsi untuk mendeteksi ketidakjujuran dalam menggunakan generative AI. Contohnya seperti Turnitin AI Detection, Copyleaks, GPTZero, dan lain-lain. Berikut cara menghindari ketidakjujuran dan lolos dari detector tools:

    • Tulis ulang setiap judul (kerangka tulisan) yang dihasilkan oleh generative AI dengan bahasa sendiri.
    • Pakai GenAI sebagai alat bantu penelusuran dan riset, bukan sebagai penghasil konten semata, sehingga mahasiswa tetap menjadi pemilik dan pengatur ide dan hasil pemikirannya sendiri.
    • Pertahankan gaya tulisan sendiri dan pertahankan sentuhan manusia dalam karya tulis dengan tidak sepenuhnya bergantung pada struktur kalimat yang dihasilkan oleh aplikasi seperti Grammarly.
    • Hindari aplikasi parafrase seperti Quillbot, susun kata-kata sendiri sehingga alur tulisan lebih terjaga, jelas dan koheren.
    • Pastikan struktur tulisan jelas, mulai dari pendahuluan, sitasi dan kesimpulan.
    • Pastikan sitasi benar saat mengutip argumentasi karya tulis lain agar tidak dianggap dan terdeteksi sebagai konten GenAI.
    • Hindari istilah, kata-kata kunci, maupun kata ganti yang sering dipakai generative AI.
    • Gunakan tools detector untuk cek manual dan menulis ulang bagian yang terdeteksi sebagai hasil GenAI itu sendiri.

    Etika Penggunaan AI oleh Mahasiswa untuk Dosen Bidang Integritas Akademik

    Sementara itu, terkait tugas mahasiswa dan pembelajarannya, dosen perlu:

    • Minta mahasiswa menggambarkan cara mereka menggunakan generative AI dalam menyelesaikan tugas, lalu tantangan, cara mengatasi, serta pengalaman penting yang didapat.
    • Minta mahasiswa berlatih membuat prompt yang efektif.
    • Minta mahasiswa kritis mengevaluasi hasil jawaban (output) generative AI dari sisi akurasinya, apakah dapat dipercaya atau ada bias, serta kualitasnya, dan lain-lain.
    • Wajibkan mahasiswa mengecek fakta, mengkritisi, menginvestigasi, dan mengedit/tulis ulang hasil jawaban generative AI.
    • Minta mahasiswa membandingkan hasil kerja mandiri dan hasil bantuan generative AI sehingga mereka dapat mengenali kelebihan, kecenderungan, dan perspektifnya sendiri, serta merefleksikan peran AI: gagal atau sukses berkontribusi dalam melengkapi pemikirannya.
    • Jelaskan ekspektasi atas tugas atau kegiatan yang diberikan secara tertulis, serta relevansinya.
    • Jelaskan kapan penggunaan generative Ai dibolehkan dan dilarang; saat dibolehkan, mahasiswa wajib mendokumentasikannya, mencantumkan atribusi, dan menunjukkan proses kritisnya dalam memverifikasi hasil jawaban generative AI.
    • Izinkan mahasiswa bersama-sama mengidentifikasi kesalahan, mengoreksi/revisi, dan merepresentasikan proses berpikirnya.
    • Buka kesempatan bagi mahasiswa untuk merevisi dan mengirim ulang tugasnya sehingga mendorong tumbuh-kembangnya.
    • Dorong komunikasi/penyampaian hasil tugas yang multimodal dan kreatif, misalnya berbentuk suara, memo, podcast, video, infografis, website, presentasi dan lain-lain.
    • Dorong mahasiswa untuk menghubungkan materi pembelajarannya dengan kehidupan nyata sehingga dapat lebih memotivasi mahasiswa untuk belajar dengan konteks personal.
    • Bangun “growth mindset” dengan melatih mahasiswa untuk menentukan sendiri sasaran belajarnya dan merefleksikan progres yang mereka capai sepanjang semester.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com

  • Spot Jakarta Versi Lebih Tenang dan Nyastra, di Perpus HB Jassin Tempatnya



    Jakarta

    Jakarta Pusat memiliki spot yang pas buat berburu koleksi karya sastra sekaligus begitu tenang. Adalah Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini.

    PDS HB Jassin berada di lantai 5 Gedung Panjang, TIM. Di sini, traveler bakal dilempar ke vibe yang tenang, sepi, dan nyastra. Itulah yang dirasakan detiktravel saat mengunjungi PDS HB Jassin pada Selasa (16/9/2025) sore selepas azan Salat Asar.

    Di dalam ruangan itu terdapat begitu banyak rak buku dengan beragam karya sastra modern lintas zaman. PDS HB Jassin ini menyimpan manuskrip asli dan dokumen tulisan tangan karya sastrawan besar Indonesia seperti Chairil Anwar dan WS Rendra, ribuan karya sastra (puisi, cerpen, novel), biografi pengarang, Sastra Melayu Tionghoa, berbagai macam majalah, naskah kuno, serta kumpulan surat-surat korespondensi sastrawan.


    Ya, ruangan itu lekat sastrawan, baik dalam bentuk foto atau kutipan. Termasuk, foto HB Jassin, yang memiliki nama lengkap Hans Bague Jassin. Beliau wafat pada 11 Maret 2000 dalam usia 83 tahun.

    Dikutip dari antara, budayawan sekaligus Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2015-2024) Hilmar Farid menilai HB Jassin sebagai sosok penulis kritik sastra yang tekun melahirkan berjilid-jilid karya tulis sehingga dikenal dengan julukan Paus Sastra.

    HB Jassin berperan sebagai seorang arsiparis. Menurut catatan, dia sudah mulai mengumpulkan arsip sejak awal tahun 1930-an. Dia menyimpan penerbitan sastra dalam berbagai bentuk, berupa surat dan dokumen pribadi, makalah seminar, makalah diskusi yang tidak diterbitkan dan berbagai macam bentuk dokumentasi lainnya.

    Perpustakaan ini adalah pusat dokumentasi sastra terbesar di Indonesia dan menjadi rujukan vital bagi penelitian sastra dan humaniora nasional maupun internasional.

    PDS HB JassinPDS HB Jassin (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    detiktravel menelusuri rak demi rak di perpus yang berawal dari inisiatif Sang Paus Sastra–julukan untuk HB Jassin–dan menemukan banyak pengunjung duduk di lantai. Mereka sibuk membaca, bekerja dengan laptop, atau melihat-lihat aneka koleksi ari dataran Eropa, Asia, dan Amerika.

    Di seputar area PDS HB Jassin memang tidak terdapat tempat duduk atau meja kerja. Pengunjung yang ingin membaca, menulis, atau bekerja dengan laptop duduk di lantai dan melakukan kegiatannya. Nah, mereka yang ingin duduk mau tidak mau harus keluar ruangan PDS HB Jassin lebih dulu.

    Dengan koleksi buku-buku sastra itu, PDS HB Jassin cukup emnjadi oase bagi pencari ketenangan dan ilmu di jantung kota Jakarta. Untuk sementara, pengunjung diajak menyelami pemikiran dan wawasan para pegiat sastra. Paduan diksi yang tepat adalah pemandangan indah bagi pecinta sastra.

    Koleksi lain PDS HB JassinKoleksi lain PDS HB Jassin (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Buat traveler yang ingin memuaskan hobi baca, sekadar ingin meningkatkan pengetahuan, atau memang mendalami sastra, PDS HB Jassin adalah pilihan yang tepat. Traveler dijamin menemukan dunia baru yang sangat memukau dan bisa jadi menimbulkan ketagihan literasi.

    (fem/row)



    Sumber : travel.detik.com