Tag: kebugaran

  • Apa Itu Pilates yang Masuk Porsi Latihan Cristiano Ronaldo?

    Jakarta

    Pilates merupakan bagian dari porsi latihan pesepakbola Cristiano Ronaldo. Pilates penting pula bagi rider-rider MotoGP. Apa itu Pilates? Apa saja manfaatnya? Yuk Simak.

    Cristiano Ronaldo, Emiliano Martinez, dan Pilates

    Lahir di Portugal 5 Februari 1985, usia Cristiano Ronaldo saat ini sudah genap 40 tahun. Bagi pesepakbola, terbilang jarang yang masih aktif seperti CR7 di usianya tersebut.

    Namun, sejauh ini Ronaldo bukan cuma masih aktif bermain di level klub bersama Al Nassr dan di Timnas Portugal, tapi juga masih terus mengukir beragam pencapaian.


    Salah satu kunci dari panjangnya karier Cristiano Ronaldo itu adalah kerja kerasnya dalam menjaga fisik. Ia bukan cuma dikenal sebagai salah satu pemain yang rutin datang duluan di sesi latihan tim, tapi juga punya porsi ekstra.

    Dalam beragam postingan di media sosialnya, Ronaldo acapkali memamerkan latihan-latihan ekstra yang ia lakukan secara khusus pada saat jeda kompetisi.

    Semasa Ronaldo membela Juventus, Joaquin Maroto dari AS pernah menyebut bahwa Cristiano Ronaldo memiliki program latihan sendiri dalam sepekan. Di antaranya lima sesi nge-gym, renang, dan pilates.

    Olahraga gym dan renang boleh jadi lebih familiar. Tapi pilates?

    Eits, jangan salah. Bukan cuma Cristiano Ronaldo pesepakbola yang rutin melakukan pilates. Simak penuturan Emiliano Martinez, kiper Timnas Argentina yang kini main di Aston Villa.

    “Saya menjalankan rutinitas yang sama: Saya memastikan saya melakukan pilates dan yoga dua hari sebelumnya, saya berdoa sebelum pertandingan dan mengadakan pertemuan dengan psikolog,” ujar Martinez medio 2024 lalu.

    Ucapan itu dilontarkan pesepakbola 32 tahun tersebut ketika ditanya soal rutinitas yang dilakukannya sehingga bisa tetap tenang dan siap-siaga di bawah mistar tawang, khususnya jika laga harus dituntaskan lewat adu penalti.

    Pilates di MotoGP

    Bukan cuma di dunia sepakbola, pilates juga penting bagi para rider MotoGP. VR46 Master Camp, dalam sebuah aktivitas di tahun 2017, diketahui menjadikan pilates sebagai salah satu menu latihan.

    Faktanya, situs resmi MotoGP menyebut bahwa Pilates memang menjadi salah satu aspek penting dalam proses recovery penangkal cedera bagi para rider.

    “Recovery penting untuk menjaga kondisi, kembali bugar usai cedera, dan juga mencegah potensi cedera,” demikian situs MotoGP, dilanjutkan poin demi poin pendukung recovery termasuk, “latihan Yoga dan Pilates.”

    Apa itu Pilates?

    Pada dasarnya pilates adalah metode olahraga untuk melatih fisik, berfokus pada rehabilitasi, dan penguatan tubuh.

    Pilates didasarkan pada enam prinsip utama: Centering, Control, Arus, Nafas, Precision, dan Konsentrasi. Prinsip-prinsip ini menekankan pentingnya kualitas latihan daripada kuantitas, sehingga setiap gerakan dilakukan dengan tepat dan efektif.

    Latihan pilates dilakukan agar tercipta harmonisasi tubuh dan pikiran. Termasuk di dalamnya adalah teknik pernapasan, latihan keseimbangan, latihan mengontrol gerakan dan kekuatan otot, postur tubuh, dan pemusatan konsentrasi.

    Dengan ciri utama penggunaan gerakan ringan dan berulang, pilates relatif tidak membebani atau mencederai persendian. Gerakan juga dilakukan di lantai, bertumpu pada satu kaki pada satu waktu, tanpa tekanan besar pada otot dan sendi.

    Manfaat Pilates

    Bagi atlet, salah satu manfaat pilates adalah usaha meningkatkan keseimbangan tubuh secara keseluruhan. Teknik pernapasan pilates juga bisa mendukung kebugaran selama kompetisi.

    Selain itu, gerakan-gerakan dalam pilates yang melibatkan peregangan otot-otot tubuh dan persendian juga diyakini membantu meningkatkan fleksibilitas, memungkinkan tubuh bergerak lebih bebas, dan mengurangi risiko cedera.

    Bagi pesepakbola seperti Cristiano Ronaldo, yang sudah tidak lagi muda, pilates memberikan manfaat-manfaat semacam itu. Apalagi Ronaldo juga dikenal terbilang jarang cedera panjang.

    Latihan pilates yang melibatkan pengaturan napas dan konsentrasi, juga bisa mengasah fokus. Hal ini pula yang disebut Emiliano Martinez ikut membantunya saat mengawal gawang di pertandingan sepakbola.

    (krs/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Aplikasi Lari Terbaik 2025 buat Android dan iOS

    Jakarta

    Buat detikers yang lagi hobi lari dan ingin merekam aktivitas itu lewat aplikasi lari terbaik saat ini, simak informasi berikut!

    Dengan bantuan teknologi, pengalaman berlari detikers bisa menjadi lebih menyenangkan. Data yang tercatat di aplikasi lari ini pun bisa membuat aktivitas larimu menjadi lebih efektif.

    Berikut aplikasi lari yang bisa menemani detikers saat berlari, yang bisa di-install di HP berbasis Android dan iOS-nya iPhone.


    1. Strava: Run, Bike, Hike

    Seperti terindikasi dari namanya, aplikasi Strava tidak cuma bisa dipakai untuk berolahraga lari tapi juga buat aktivitas lain. Aplikasi ini memungkinkan detikers untuk melacak rute, kecepatan, dan jarak.

    Yang bikin Strava ini kian populer adalah fitur sosial yang memungkinkan penggunanya berbagi pencapaian dan mengikuti pengguna lain, termasuk atlet professional, untuk melihat perkembangan latihan mereka.

    2. Relive, Run, Ride, Hike & More

    Seperti halnya Strava, Relive juga tidak semata ditujukan untuk pengguna lari. Pelaku aktivitas olahraga lain juga bisa memaksimalkan aplikasi ini.

    Salah satu hal yang membuat Relive jadi buah bibir adalah kemampuannya untuk membuat video 3D dari aktivitas lari. Video ini menampilkan rute yang detikers tempuh, lengkap dengan foto dan video yang ambil selama berlari.

    3. Map My Run GPS Running Tracker

    Lewat aplikasi Map My Run, detikers bisa melacak dan memetakan rute lari. Tersedia pula analisis soal kecepatan lari dan elevasi.

    Ada pula fitur rencana pelatihan yang dapat disesuaikan dengan tingkat kebugaran dan tujuan pengguna, tip pelatihan yang dipersonalisasi dan pelatihan audio real-time.

    4. Running App – GPS Run Tracker

    Sesuai namanya, aplikasi lari ini memakai teknologi GPS untuk melacak rute, jarak, kecepatan, dan elevasi aktivitas lari penggunanya.

    Data itu disediakan untuk membantu para pelari dalam memahami performa mereka dan membuat penyesuaian yang diperlukan untuk mencapai target.

    5. Google Fit: Activity Tracking

    Lewat aplikasi Google Fit, detikers bisa memantau statistik larimu dengan memaksimalkan sensor pada HP (seperti akselerometer dan penghitung langkah).

    Bahkan setiap aktivitas dalam keseharian juga bisa terdeteksi secara otomatis, sehingga detikers bisa menambahkannya ke dalam jurnal Google Fit demi memastikan pergerakanmu tercatat.

    6. Nike Run Club – Running Coach

    Aplikasi lari dari perusahaan alat olahraga populer ini menawarkan sejumah fitur untuk para penggunanya. Mulai dari melacak rute, jarak, kecepatan, dan elevasi selama lari.

    Ada pula fitur komunitas yang memungkinkan interaksi antar pengguna Nike Run Club – Running Coach, atau membandingkan performa satu sama lain di papan peringkat.

    7. Adidas Running – Run Tracker

    Satu lagi aplikasi lari dari sebuah nama yang sebelumnya sudah kondang sebagai perusahaan alat olahraga, kali ini dari Adidas. Seperti aplikasi lain, ada fitur pencatat yang memaksimalkan teknologi di HP pengguna.

    Selain itu, Adidas Running – Run Tracker juga memiliki fitur tantangan dan komunitas, yang bukan cuma ditujukan demi memotivasi penggunanya tetap konsisten, tetapi juga menambahkan elemen kesenangan dan kompetisi sehat.

    (krs/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rayakan Kemerdekaan, Ikut Charity Fun Run Sleman Merdeka Fun Run 2025!


    Jakarta

    Di tengah padatnya aktivitas dan gaya hidup cepat yang sering membuat kamu lupa menjaga kebugaran, hadir sebuah acara yang bisa jadi momen menyenangkan sekaligus bermakna: Sleman Merdeka Fun Run 2025. Bukan sekadar ajang lari santai, event ini mengusung konsep Charity Fun Run, di mana setiap langkahmu bukan hanya untuk kesehatan diri, tapi juga jadi bagian dari aksi sosial untuk pengentasan stunting di Sleman.

    Fun run sendiri dikenal sebagai aktivitas olahraga ringan yang menyenangkan. Tanpa tekanan kompetisi atau kecepatan, kamu bisa menikmati waktu berkualitas sambil tetap aktif bergerak. Tapi di Sleman Merdeka Fun Run 2025, keseruannya naik level! Karena setiap langkah yang kamu ambil hingga garis finish akan dikonversi menjadi donasi satu rupiah yang disalurkan untuk membantu anak-anak yang terdampak stunting di Sleman.

    Acara ini akan digelar pada 24 Agustus 2025, pukul 05.00 – 11.00 WIB, dengan berbagai pilihan kategori sesuai kemampuanmu di Fun Walk 3K, Fun Run 5K, dan Challenge Run 10K. Apapun jarak yang kamu pilih, satu hal yang pasti: kamu akan disambut dengan semangat kemerdekaan dan budaya lokal yang kental.


    Setiap peserta akan mendapatkan BIB Number, E-Certificate, akses ke Water Station, Refreshment, Kupon Doorprize, Photo Booth, dan juga gratis dokumentasi resmi dari panitia. Jadi, bukan cuma lari, kamu juga bisa mengabadikan momen-momen terbaikmu selama acara berlangsung.

    Uniknya, di sepanjang rute akan ada panggung seni tradisional setiap satu kilometer! Kamu bisa menikmati berbagai pertunjukan khas Sleman sambil terus melangkah menuju garis finish. Ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga perayaan budaya dalam balutan semangat kemerdekaan Indonesia.

    Masih belum cukup? Tenang, ada banyak hadiah menarik, sesi zumba bareng, hingga lomba foto on the spot yang bikin acara ini makin seru. Dan yang paling spesial, kamu juga bisa mengikuti berbagai kegiatan hiburan dari Mufon Fest hasil kolaborasi dengan Mandiri Utama Finance. Di sana, kamu bisa menikmati pameran, pertunjukan musik, games interaktif, dan aktivitas seru lainnya.

    Kalau kamu mencari Charity Fun Run yang nggak cuma sehat tapi juga berdampak, Sleman Merdeka Fun Run 2025 adalah jawabannya. Satu tiket, satu aksi nyata, satu pengalaman tak terlupakan.

    Setiap langkah kecilmu, bisa membawa perubahan besar bagi masa depan anak-anak di Sleman! Daftar sekarang juga melalui detikevent!

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Event Lari yang Wajib Masuk List Kamu di Bali: KedokteRUN 2025

    Jakarta

    Olahraga lari kini bukan hanya soal menjaga kesehatan, tapi juga sudah menjadi tren gaya hidup yang digemari banyak orang. Dari komunitas pelari di kota besar hingga event maraton berskala internasional, setiap ajang lari selalu menghadirkan cerita dan pengalaman baru.

    Di antara banyak pilihan, hadir satu kegiatan spesial yang siap menyemarakkan kalender olahraga tahun ini, yaitu KedokteRUN 2025, ajang lari sejauh 7 km yang akan berlangsung di Singaraja, Bali, pada Minggu, 14 September 2025.

    KedokteRUN 2025 digelar dalam rangka merayakan ulang tahun Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Selain menghadirkan kompetisi yang menantang, event ini juga ingin menyampaikan pesan penting tentang gaya hidup sehat, kebersamaan, dan sportivitas. Bukan hanya sekadar lomba lari, KedokteRUN adalah momen untuk menyatukan energi positif dari para peserta.


    Kenapa Harus Ikut KedokteRUN 2025?

    Ada beberapa alasan kenapa kamu wajib ikut ajang lari sejauh 7 km ini

    Rute Unik di Singaraja

    Berlari di KedokteRUN bukan hanya soal menguji fisik, tapi juga pengalaman menikmati keindahan kota Singaraja. Rute yang dipilih melewati kawasan yang sarat dengan nilai budaya lokal, memberikan nuansa berbeda dari ajang lari lainnya.

    Momen Perayaan Ulang Tahun Fakultas Kedokteran Undiksha

    KedokteRUN menjadi bagian dari perayaan ulang tahun, sehingga atmosfernya akan lebih meriah. Kamu bisa merasakan semangat kebersamaan dari mahasiswa, dosen, alumni, dan masyarakat yang ikut terlibat.

    Olahraga yang Menyehatkan

    Lari sejauh 7 km termasuk kategori jarak menengah yang ideal untuk semua level, baik pemula maupun pelari berpengalaman. Selain melatih stamina, lari juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, pernapasan, hingga menjaga kebugaran tubuh.

    Kompetisi dengan Podium Pemenang

    Untuk kamu yang ingin menantang diri, tersedia podium bagi peserta tercepat. Ini menjadi kesempatan untuk unjuk kemampuan sekaligus membawa pulang kebanggaan.

    Detail Acara KedokteRUN 2025

    • Hari, Tanggal: Minggu, 14 September 2025
    • Waktu: 04.30 – 08.45 WITA
    • Lokasi: Gedung Fakultas Kedokteran Undiksha (Jl. Udayana No. 11, Singaraja, Buleleng, Bali)

    Untuk kamu yang mencari ajang lari sejauh 7 km yang seru, sehat, dan penuh makna, KedokteRUN 2025 adalah pilihan tepat.

    Daftar segera agar kamu tidak melewatkan kesempatan untuk merayakan momen istimewa ini bersama komunitas pelari dan masyarakat Singaraja. Yuk, persiapkan sepatu terbaikmu dan jadilah bagian dari perayaan sehat penuh energi! Daftar sekarang juga melalui detikEvent.

    (krs/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • East Kemang Padel, Lapangan Strategis & Privat di Kawasan Jaksel

    Jakarta

    Sedang cari lapangan padel yang berlokasi strategis dan bisa menjadi tempat berolahraga yang nyaman? East Kemang Padel Court bisa jadi pilihan!

    East Kemang Padel Court bisa menjadi pusat energi positif yang mengedepankan kesehatan, kebersamaan, dan gaya hidup sehat buat detikers yang sedang mencari lapangan padel.

    Peresmian lapangan ini sendiri dipimpin oleh Ir. Dewi Arimbi Soeharto H. Alamsjah RPN, Wakil Ketua Umum Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya. Ia memperkenalkan East Kemang Padel Court sebagai destinasi olahraga privat dengan fasilitas modern di kawasan Kemang.


    Menurut Dewi Arimbi, padel bukan sekadar tren melainkan wadah penting untuk menjaga kesehatan jasmani, ketenangan rohani, sekaligus mempererat interaksi sosial.

    Fasilitas Lengkap untuk Keluarga dan Komunitas

    East Kemang Padel Court dirancang sebagai pusat gaya hidup sehat. Fasilitas yang tersedia antara lain:

    • Lapangan padel dengan standar internasional
    • Restoran sehat dengan menu bergizi
    • Studio yoga untuk relaksasi dan kebugaran

    Rencana pembangunan playground anak agar seluruh anggota keluarga bisa ikut menikmati waktu bersama
    Konsep ini menjadikan East Kemang Padel Court sebagai ruang aman bagi figur publik, masyarakat urban, maupun komunitas yang ingin berolahraga dengan nyaman tanpa gangguan.

    Daya tarik utama dari East Kemang Padel Court adalah konsep privat yang memberikan kenyamanan lebih, terutama bagi pengunjung dari kalangan figur publik yang mencari ruang aman untuk berolahraga.

    Keseruan Padel Connect juga hadir berkat dukungan partner dari Penerbit Erlangga yang membawa semangat edukasi, Fraser Residence dengan kenyamanan modern untuk gaya hidup aktif, dan juga Peanut Coffee yang siap jadi teman ngopi penuh energi setelah main padel.

    (krs/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Yoga in the City untuk Kampanye Hidup Sehat


    Jakarta

    Ada banyak cara untuk mengampanyekan hidup sehat di era modern saat ini. Salah satunya lewat Yoga in the City, apa itu?

    Yoga in the City adalah salah satu perayaan tahunan yang hadir sejak 2023, digagas oleh Evolution Wellness yang membawahi tiga brand pusat kebugaran ternama di Indonesia.

    Acara ini digelar untuk merayakan World Wellness Weekend, sebuah gerakan global yang dirayakan di lebih dari 150 negara. Di Indonesia sendiri, ada tiga acara.


    Selain Yoga in the City yang digelar di Jakarta, ada juga Yoga in the Park di Bandung dan Surabaya, serta festival kebugaran yakni Fitness for Fame di Yogyakarta, Semarang, dan Bali.

    Untuk tahun ini, Yoga in the City digelar di pinggir pantai Ancol, Minggu (21/9) dengan dihadiri lebih dari 250 peserta, menjadikannya salah satu event yoga terbesar di Jakarta.

    Tidak hanya rangkaian gerakan yoga, peserta juga merasakan pengalaman sound healing yang menghadirkan relaksasi tubuh dan pikiran. Sesi yoga di tepi pantai saat matahari terbenam semakin menambah ketenangan, menciptakan momen yoga yang lebih intim dan penuh makna.

    Di saat bersamaan, Yoga in the Park juga digelar di Bumi Surabaya City Resort Surabaya 20 September, yang diikuti lebih dari 100 peserta. Selanjutnya, Yoga in the Park hadir di InterContinental Bandung, juga dengan 100 peserta yang antusias mengikuti sesi yoga outdoor.

    Lalu, Fitness for Fame yang digelar di Yogyakarta, Semarang, dan Bali, menghadirkan beragam aktivitas kebugaran seperti BodyCombat, Core Motion (cardio dance), Saltar (trampoline), hingga Hyrox yang menggabungkan keseruan, energi, dan komunitas dalam satu perayaan kebugaran yang inklusif.

    “Melalui rangkaian acara ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak orang untuk memulai, menjaga konsistensi, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya melalui aktivitas olahraga. Dengan begitu, setiap individu dapat merasakan peningkatan kualitas hidup, baik dari sisi kesehatan, kebugaran fisik, maupun kesejahteraan mental,” ujar Triesca Ariesandy selaku Head of Fitness Celebrity Fitness, Fitness First Indonesia dan GoFit Indonesia dalam rilis kepada detikSport.

    Untuk mengikuti perkembangan World Wellness Weekend, dapat mengunjungi akun instagram @celebrityfitnessindonesia dan @fitnessfirst_id.

    (mrp/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Yuk Ikutan Halloween Run Virtual 2025, Sehat dan Seru!


    Jakarta

    Di tengah tren hidup sehat yang makin digemari, olahraga kini jadi cara seru untuk menjaga kebugaran sekaligus melepas stres. Nggak cuma soal rutinitas, tapi juga soal gaya hidup dan kesenangan.

    Bertepatan dengan momen Halloween tahun ini, kamu bisa gabungkan dua hal itu sekaligus, antara semangat olahraga dan keseruan bertema spooky lewat Halloween Run Virtual 2025!

    Event lari virtual ini dirancang buat kamu yang ingin merasakan nuansa Halloween dengan cara yang unik dan fleksibel. Mengusung konsep Open Distance Run, kamu bebas menentukan sendiri jarak tempuh dan waktu lari selama periode acara berlangsung. Serunya lagi, kamu bisa ikut dari manapun dan kapanpun antara 26 Oktober hingga 9 November 2025.


    Cukup gunakan aplikasi Strava untuk mencatat setiap langkah, lalu unggah hasil lari kamu ke link yang akan dibagikan saat event dimulai. Mau lari di taman, di sekitar rumah, atau bahkan di treadmill, semua bisa! Kamu yang atur ritmemu sendiri sesuai kenyamanan dan keseruan yang kamu mau.

    Yang bikin Halloween Run Virtual 2025 makin spesial, setiap peserta bisa memilih race pack eksklusif bertema Halloween dengan desain yang keren dan koleksi merchandise yang pastinya sayang untuk dilewatkan. Kamu akan mendapatkan T-shirt finisher, medali eksklusif, sertifikat digital, dan merchandise bertema Halloween yang bikin pengalaman larimu makin berkesan.

    Event ini cocok untuk siapa pun, baik kamu yang baru mulai berlari maupun pelari pro yang suka tantangan. Kamu bisa ikut sendiri untuk me time sambil berolahraga, atau bareng komunitas biar makin seru dan semangat. Bahkan kalau kamu nggak sempat lari sekalipun, kamu tetap bisa berpartisipasi dan ikut merasakan atmosfer keseruan Halloween Run Virtual 2025.

    Halloween kali ini bukan cuma soal pesta kostum atau dekorasi seram, tapi juga tentang bagaimana kamu bisa menikmati momen dengan cara yang lebih sehat dan menyenangkan.

    Yuk, daftar sekarang dan jadi bagian dari Halloween Run Virtual 2025 hanya di detikevent!

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Wow! Ada Kosmonaut Rusia di Taman Mataram



    Jakarta

    Taman Mataram di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini tidak hanya memberikan kesejukan dari banyaknya pepohonan, tapi memiliki pembeda dibandingkan taman lain di Jakarta. Ada sosok kosmonaut atau astronot asal Uni Soviet (Rusia).

    Patung kosmonaut itu bernama Yuri Alekseyevich Gagarin. Dia merupakan orang pertama di ruang angkasa selama 108 menit dan berhasil satu kali mengelilingi orbit bumi pada medio 1960-an.

    Nah, patung Yuri berdiri di Taman Mataram ini sebagai pengingat hubungan antara Indonesia dan Rusia. Patung itu diresmikan pada tahun 2021 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu yakni Anies Baswedan.


    “Kehadiran Patung Yuri Gagarin di Taman Mataram memaknai keeratan warga Jakarta dengan Rusia, khususnya dalam mendukung sejarah 70 tahun hubungan bilateral kedua negara serta menciptakan ruang terbuka hijau yang sejuk dan nyaman bagi publik Jakarta,” kata Anies, dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri.

    Saat berkunjung ke Taman Mataram ini, Sabtu (28/9/2024), detikTravel melihat banyak pengunjung yang menikmati hari dengan berbagai aktivitas, ada yang berolahraga hingga sekadar bersantai. Suasana yang sejuk dan nyaman melekat pada taman yang luasnya kurang lebih 3 hektar itu.

    Taman Mataram di Kebayoran Baru, JakselTaman Mataram di Kebayoran Baru, Jaksel (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Bunga-bunga yang mulai bermekaran di taman ini membuat pandangan sekeliling begitu dimanjakan. Traveler bisa menjumpai Patung Yuri Gagarin tepat di ujung taman mengarah ke Jalan Sisimangaraja.

    Di dekat patung itu juga banyak pengunjung yang beraktivitas, tak banyak pengunjung yang mengetahui siapa sosok dari patung tersebut. Salah satunya adalah Dandi, ia tak pernah tahu Yuri Gagarin siapa dan kontribusinya sebagai kosmonaut asal Rusia.

    “Jujur sih nggak tahu juga siapa patung itu, yang saya tahu yang ke luar angkasa cuma yang orang Amerika itu,” ujarnya kepada detikTravel kemudian tertawa.

    Taman Mataram ini sering Dandi jadikan tempat beristirahat sehabis bersepeda dengan kawan-kawannya. Baginya tempat yang strategis jadi mudah untuk mengaksesnya.

    “Iya sekalian istirahat tadi abis muter-muter di GBK jadi ke sini sekalian arah balik,” ujarnya.

    Taman Mataram di Kebayoran Baru, JakselTaman Mataram di Kebayoran Baru, Jaksel (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Di taman itu selain tersedia bangku-bangku taman, juga tersedia wahana kebugaran dan wahana permainan anak seperti ayunan. Tempatnya yang berada di area komplek membuat taman ini nyaman untuk dinikmati pagi maupun sore hari karena tidak terlalu ramai.

    Taman Mataram itu terbagi dua yang dipisah oleh Jalan Patimura, di kedua taman ini juga terdapat beberapa area bangku taman dan bayak pepohonan. Untuk operasional taman biasa dibuka mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 9 Taman yang Tersebar di Jakarta, Bisa Buat Piknik sampai Olahraga


    Jakarta

    Siapa bilang Jakarta hanya penuh dengan kemacetan dan gedung-gedung tinggi? Di antara padatnya aktivitas kota, Jakarta punya banyak taman yang bisa jadi tempat istirahat sejenak dari kesibukan.

    Entah untuk sekadar duduk santai di bawah pohon rindang, piknik bersama keluarga, atau berolahraga di pagi dan sore hari, taman-taman ini siap menyambut siapa saja yang ingin menikmati udara segar di tengah kota.

    9 Taman yang Tersebar di Jakarta

    Sebagai kota metropolitan, Jakarta tentu membutuhkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berfungsi sebagai ‘paru-paru’ kota, sekaligus ruang untuk beraktivitas masyarakat. Disadur dari laman resmi Provinsi DKI Jakarta, pemerintah menghadirkan berbagai ruang terbuka seperti Taman Kota, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), dan Hutan Kota.


    Taman Kota menjadi salah satu ruang publik yang dibangun secara masif oleh Pemprov DKI Jakarta. Taman ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu Taman Maju Bersama (TMB) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

    TMB merupakan bagian dari pengembangan RPTRA yang sudah ada sebelumnya. Sementara itu, RTPRA dirancang sebagai taman atau area terbuka yang dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari permainan anak, kamera pengawas (CCTV), hingga ruangan pendukung seperti perpustakaan, PKK Mart, ruang laktasi, dan area komunitas lainnya.

    Berikut beberapa taman terbaik yang tersebar di Jakarta, bisa jadi tempat wisata menghabiskan waktu akhir pekanmu untuk piknik, sampai olahraga:

    1. Taman Suropati (Menteng, Jakarta Pusat)

    Taman Suropati, Menteng, JakartaFoto: Natasha Kayla Ananta/detikcom

    Taman Suropati berlokasi di Jl Taman Suropati No.5, RT 5/RW 5, Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Taman ini sudah lama menjadi salah satu ruang hijau favorit warga Jakarta. Lokasinya yang strategis di tengah kota membuat taman ini mudah dijangkau.

    Suasana yang teduh berkat deretan pepohonan besar, area jogging track, bangku taman, dan kehadiran komunitas yang sering berkumpul, membuat Taman Suropati cocok untuk sekadar piknik santai atau berolahraga ringan di pagi dan sore hari.

    Dengan fasilitas yang lengkap, Taman Suropati adalah salah satu taman yang sangat direkomendasikan di Jakarta. Selain suasana yang nyaman, taman ini punya fasilitas internet gratis, banyak spot kuliner, dan buka 24 jam.

    2. Taman Menteng (Menteng, Jakarta Pusat)

    Taman Menteng, Jakarta PusatFoto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom

    Tak jauh dari Taman Suropati, ada Taman Menteng yang tak kalah menarik. Taman Menteng berlokasi di Jl HOS. Cokroaminoto, RT.3/RW.5, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

    Taman Menteng merupakan ruang terbuka hijau yang sebelum diubah menjadi taman, area ini sebelumnya adalah lokasi Stadion Menteng. Taman ini berdiri di atas lahan seluas 2,9 hektar dan dihiasi oleh beragam jenis tanaman, setidaknya ada sekitar 30 spesies yang tumbuh.

    Taman Menteng juga dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari area olahraga, jogging track, lapangan basket, hingga rumah kaca yang kerap dijadikan tempat pameran seni. Salah satu keunikan taman ini adalah adanya 44 sumur resapan yang berfungsi untuk membantu menyerap air hujan ke dalam tanah.

    3. Taman Tabebuya (Jagakarsa, Jakarta Selatan)

    Taman Tabebuya di JakselFoto: Fitraya Ramadhanny

    Taman Tabebuya merupakan salah satu taman yang wajib untuk dikunjungi karena di momen-momen tertentu, bisa muncul pohon tabebuya yang cantik. Pohon tersebut jika tengah berbunga memiliki beragam keindahan warna seperti merah, merah muda, hingga kuning.

    Taman ini terletak di Jalan Moh. Kahfi No. 1 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan luas 9.626 meter persegi. Area rerumputan yang cukup luas di sana digunakan masyarakat sebagai tempat untuk piknik dan bersantai.

    Taman ini punya danau buatan dan jalur pejalan kaki yang asri, sangat cocok untuk piknik santai atau sekadar berfoto-foto dengan latar pohon tabebuya yang bermekaran di musim tertentu.

    4. Taman Langsat (Kebayoran Baru, Jakarta Selatan)

    Taman Langsat di Jalan Barito, Jaksel, bakal dibuka 24 jam. Yuk lihat kondisi terkini taman yang menawarkan suasana asri tersebut.Foto: Pradita Utama

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggulirkan wacana empat taman yang direncanakan beroperasi 24 jam. Di antaranya Taman Langsat, Taman Ayodya, Taman Lapangan Banteng, Taman Menteng, dan Taman Literasi Martha Tiahahu.

    Taman Langsat menjadi salah satu yang letaknya berdekatan dengan Sekretariat ASEAN bakal jadi ikon baru ruang terbuka ibu kota. Lokasinya ada di Jl Barito, RT.1/RW.1, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.

    Taman Langsat kerap menjadi daya tarik bagi warga Jakarta berkat area lahannya yang luas serta nuansa hijau yang sejuk dan rindang. Berbagai kegiatan sering dilakukan di taman ini, mulai dari berolahraga, berkumpul sambil menikmati hidangan, hingga sekadar bersantai dan meresapi suasana tenang di sekitarnya.

    Taman yang bakal dibuka 24 jam ini memiliki luas 3,6 hektare, dilengkapi dengan fasilitas jogging track sepanjang 750 meter, lapangan tenis, area koleksi tanaman dan pembibitan pohon palem raja, kolam teratai dan sungai buatan, arena bermain anak (ayunan & perosotan), danau mungil dengan taman teratai, toilet umum, mushola, dan area parkir.

    Taman Langsat cocok untuk yang ingin lari pagi, yoga, atau sekadar duduk menikmati suasana hijau. Jalur setapak yang luas memudahkan pengunjung berolahraga atau membawa anak-anak berjalan-jalan santai.

    5. Taman Ayodia (Barito, Jakarta Selatan)

    Taman ini terletak di Jl Lamandau III No.RT.4, RT.4/RW.7, Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan dengan luas sekitar 8.000 meter persegi. Taman ini memiliki sebuah kolam di bagian tengah, lengkap dengan air mancur yang menyala setiap dua jam sekali.

    Area di sekitar kolam sering dimanfaatkan oleh anak-anak untuk memberi makan ikan. Berbeda dengan taman lain yang biasanya dipadati pengunjung di pagi dan sore hari, Taman Ayodia justru mulai ramai saat sore menjelang malam.

    Meski jam operasional resminya dimulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, tak jarang pengunjung betah bersantai hingga pukul 21.00 WIB. Tak heran jika taman ini menjadi salah satu taman yang diwacanakan akan beroperasi 24 jam.

    Salah satu alasan taman ini cukup diminati adalah lokasinya yang berdekatan dengan pusat keramaian dan tempat nongkrong anak muda. Tersedianya banyak bangku membuat taman ini nyaman untuk bersantai, bahkan beberapa pengunjung memilih duduk di area rerumputan atau di tepi beton di pinggiran kolam.

    Meski tak dilengkapi wahana bermain anak, taman ini menyediakan beberapa fasilitas kebugaran. Selain itu, Taman Ayodia juga menjadi tempat yang pas untuk berolahraga, baik pagi maupun sore, karena tersedia alat-alat kebugaran dan jalur jogging yang bisa digunakan untuk berjalan santai.

    6. Taman Lapangan Banteng (Jakarta Pusat)

    Para pegiat literasi dari komunitas 'Kumpul Baca' membaca buku bersama di taman kota Lapangan Banteng, Jakarta. Kegiatan ini untuk menumbuhkan minat baca.Para pegiat literasi dari komunitas ‘Kumpul Baca’ membaca buku bersama di taman kota Lapangan Banteng, Jakarta. Kegiatan ini untuk menumbuhkan minat baca. Foto: Ari Saputra

    Lapangan Banteng berlokasi di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Dirangkum dari laporan detikTravel dan laman resmi DPRD DKI Jakarta, alun-alun bersejarah ini punya Monumen Pembebasan Irian Barat, yang dibangun pada tahun 1963.

    Di sisi utara lapangan, tersedia fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola dan lintasan atletik. Sedangkan di bagian selatan, pengunjung bisa menikmati taman yang dilengkapi kolam setengah lingkaran, air mancur dengan pertunjukan cahaya, serta area teater terbuka.

    Lapangan Banteng juga dikelilingi oleh sejumlah bangunan penting, antara lain bekas Istana Daendels atau yang dikenal sebagai Witte Huis (Gedung Putih) yang kini menjadi kantor Kementerian Keuangan RI di sisi timur. Di bagian utara berdiri Kantor Pos Pusat Jakarta, sementara Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal berada di sudut barat laut.

    Di sudut barat daya terdapat gedung Kementerian Agama RI, dan sisi selatannya diisi oleh Hotel Borobudur. Akses menuju taman ini juga sangat mudah, karena bisa dijangkau dengan berbagai moda transportasi umum, mulai dari bus TransJakarta, Stasiun KRL Juanda, hingga MRT dari arah Bundaran HI.

    7. Taman Literasi Martha Tiahahu (Melawai, Jakarta Selatan)

    Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (2/2/2025).Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (2/2/2025). Foto: (Adrial Akbar/detikcom)

    Taman ini terletak di Jl Sisingamangaraja, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Taman Literasi terletak di kawasan Blok M, yang selalu ramai dengan pengunjung karena banyaknya tempat kuliner yang sedang viral.

    Di sini, kamu dapat membaca buku atau mengerjakan tugas di perpustakaan yang ada. Bisa juga sekadar duduk di pinggir kolam atau area atasnya sambil nongkrong bersama teman serta menikmati night vibesnya yang ramai.

    Ada banyak tenant makanan dan minuman hingga photobooth yang dapat dijajal di sini. Kolam Taman Literasi menjadi daya tarik bagi anak-anak.

    8. Taman Leuser (Jakarta Selatan)

    Taman Leuser berada di Jl Lauser No.4 8, RT.8/RW.4, Gunung, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan. Taman ini memiliki luas sekitar 12.000 m² dan menawarkan berbagai fasilitas, seperti jogging track, area bermain anak, serta taman dengan berbagai jenis tanaman.

    9. Taman Cattleya (Tanjung Duren, Jakarta Barat)

    Salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta terletak di kawasan Tomang. Ruang terbuka hijau itu bernama Taman Cattleya.Foto: Rifkianto Nugroho

    Lokasinya berada di Jalan Letjen S. Parman, RT.15/RW.1, Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Taman yang satu ini berada tak jauh dari jalur tol Jakarta-Merak.

    Meski lokasinya dekat dengan jalan besar, begitu melewati gerbang masuk, suasana asri dan ruang terbuka yang luas langsung terasa. Area dalam taman ini cukup nyaman bagi siapa pun yang ingin berolahraga, terutama jogging, karena tersedia jalur jogging yang dikelilingi oleh pepohonan rindang sehingga pengunjung bisa berlari dengan aman dan teduh.

    Taman ini dirancang dengan pembagian area yang jelas, mulai dari zona khusus jogging, area untuk bersantai, hingga tempat bermain bagi anak-anak. Fasilitas di taman ini juga cukup lengkap, tersedia lahan parkir untuk sepeda, motor, maupun mobil, sehingga pengunjung tak perlu khawatir soal tempat parkir.

    Bagi yang datang menggunakan transportasi umum, taman ini mudah diakses dan jaraknya cukup dekat dari beberapa titik pemberhentian. Hanya sekitar tujuh menit berjalan kaki dari halte TransJakarta Kota Bambu Arah Utara, atau sekitar 14 menit berjalan kaki dari Wisma Rimadi Kemanggisan yang dilintasi JakLingko.

    Itulah beberapa taman menarik yang bisa ditemukan di Jakarta. Jadi, kalau ingin cari tempat santai atau olahraga tanpa keluar biaya, taman-taman ini bisa jadi pilihan.

    (aau/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Terungkap Rahasia Body Goals dan Umur Panjang Ala Wanita Jepang, Mudah Ditiru

    Jakarta

    Wanita Jepang dianggap sebagai salah satu yang tercantik di dunia. Kebanyakan wanita di sana memiliki bentuk tubuh yang langsing dan juga sehat.

    Di usia 30 tahun, mereka terlihat seperti berusia 18 tahun karena awet muda. Bahkan, kebanyakan dari mereka berumur panjang.

    Ternyata rahasia dari kecantikan dan kebugaran wanita Jepang ada pada kebiasaan makannya. Ada beberapa kebiasaan yang membuat berat badan wanita di Jepang tetap ideal.


    Kebiasaan Makan Wanita di Jepang

    Berikut kebiasaan makan yang membuat mereka tetap langsing yang dikutip dari Bright Side.

    1. Metode Memasak

    Kebiasaan makan yang membuat berat badan wanita Jepang tetap ideal terletak pada metode memasak yang diterapkan. Mereka masih menggunakan cara masak yang tradisional.

    Sebagian besar dari mereka memasak dengan cara direbus, memanggang, mengukus, atau menggoreng dengan sedikit minyak. Metode tersebut dipercaya dapat mempertahankan kandungan nutrisi dari makanan yang diolah.

    Wanita di Jepang juga cukup berhati-hati dalam menambahkan rempah-rempah. Hal ini untuk menjaga makanan agar tetap ringan tanpa membebani perut, hati, dan ginjal.

    2. Budaya Makan

    Budaya makan di Jepang juga memiliki keunikan. Mereka cenderung makan perlahan dengan potongan-potongan kecil, porsi, dan piringnya kecil.

    Selain itu, mereka tidak pernah mengisi makanan sampai penuh di piring. Hal ini untuk menghindari makan makanan secara berlebihan.

    3. Nasi Sebagai Pengganti Roti

    Nasi merupakan bagian penting dari setiap makanan. Biasanya, orang di Jepang memasak nasi tanpa garam atau mentega.

    Jadi, tidak adanya makanan bertepung membantu menjaga bentuk tubuh mereka tetap langsing.

    4. Diet yang Seimbang

    Meski menjalani diet, makanan yang dikonsumsi orang Jepang cukup beragam. Mereka lebih menyukai ikan, rumput laut, sayuran, kedelai, nasi, buah, dan teh hijau. Diat orang Jepang sangat beragam dan seimbang, bahkan hampir tidak mengkonsumsi makanan yang berkalori tinggi.

    5. Pentingnya Sarapan

    Sarapan merupakan makanan paling mengenyangkan di Jepang. Ini menjadi makanan utama yang terdiri dari beberapa hidangan, seperti ikan, nasi, telur dadar, sup miso, hidangan kedelai dengan sayuran hijau, rumput laut, dan teh.

    6. Hampir Tak Ada Makanan Manis untuk Hidangan Penutup

    Orang Jepang jarang mengkonsumsi hidangan penutup. Makanan penutup di Jepang umumnya rendah lemak, rendah gula, dan mungkin tidak sesuai dengan selera orang Barat.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto