Tag: kecepatan

  • Lamborghini Club Indonesia Rayakan Kebersamaan Seru di Barcode Gokart


    Jakarta

    Aroma kecepatan dan tawa keluarga mewarnai akhir pekan seru di Barcode Gokart, Kelapa Gading, Jakarta. Kali ini, arena balap elektrik modern tersebut menjadi tempat berkumpulnya komunitas otomotif bergengsi Lamborghini Club Indonesia (LCI) dalam kegiatan bertajuk Fast & Fun Karting yang diadakan pada 4 Oktober 2025 lalu.

    Tak hanya sekadar adu cepat di lintasan, suasana akrab dan penuh kehangatan terasa sejak pagi. Para anggota LCI bersama keluarga menikmati sarapan santai, sebelum akhirnya memacu adrenalin di dua lintasan andalan Barcode Gokart di track Adult Track dan Kids Track.

    Barcode Gokart memang dirancang untuk memberikan pengalaman balap yang aman, seru, dan ramah keluarga. Sebelum memulai balapan, seluruh peserta wajib mengikuti sesi briefing keselamatan dan memulai dari Beginner Boost Class agar terbiasa dengan sistem gokart elektrik.


    Yang membuat semakin seru, Barcode Gokart punya fitur unik bernama Boost Mode, tombol ajaib yang membuat gokart melesat lebih cepat dari kecepatan normalnya. Sensasi ini tetap aman untuk pemula, namun juga tetap menegangkan untuk para pecinta kecepatan!

    Dalam kompetisi fun karting kali ini, peserta dibagi menjadi tiga kategori yaitu Male, Female, dan Junior. Grup pria beraksi di Advanced Boost Class, sementara grup wanita dan junior bermain di kelas pemula. Tak hanya pemenang tercepat, peserta dengan waktu paling lambat pun mendapat apresiasi, karena di Barcode Gokart, yang terpenting adalah bersenang-senang melewati lintasan.

    Deretan supercar LCI yang berjejer rapi di area venue menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung mal. Suasana makin semarak dengan tawa, sorak, dan sesi foto bersama di akhir acara.

    Barcode Gokart sekali lagi membuktikan diri sebagai destinasi gokart terbaik di Jakarta menjadi tempat dimana kecepatan, keseruan, dan kebersamaan keluarga berpadu sempurna.

    Rasakan langsung sensasi Boost Mode dan pengalaman balap elektrik yang seru, aman, dan cocok untuk semua usial.

    Yuk, pesan tiket Barcode Gokart sekarang juga di detikevent dan jadikan akhir pekanmu penuh adrenalin dan tantangan seru!

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Begini Cara Memaksimalkan Jarak Tempuh Mobil Listrik



    Jakarta

    Sebuah mobil listrik saat ini diklaim oleh pabrikannya memiliki jarak tempuh yang jauh saat baterai terisi penuh. Namun, jarak tempuh itu akan lebih maksimal kalau pengendaranya menerapkan teknik berkendara yang benar.

    Product Expert Hyundai Motors Indonesia Bonar Pakpahan mengatakan, ada beberapa tips untuk memaksimalkan daya jangkau mobil listrik. Pertama, hindari akselerasi dan deselerasi mendadak.

    “Selain dari aspek keselamatan, dengan menghindari akselerasi maupun deselerasi mendadak, itu kita bisa memberikan kesempatan kepada si mobil untuk bisa menghemat penggunaan energinya. Jadi ketika kita akselerasi, kalau kita menekan pedal akselerator dengan cepat dan dalam, tentu aja motor listriknya akan meminta energi listrik dari baterainya dalam jumlah yang besar,” kata Bonar di sela-sela media test drive Hyundai Kona Electric ke Semarang, Rabu (2/10/2024).


    “Begitu juga pada saat deselerasi, ketika deselerasi itu dilakukan dalam tempo yang cepat, mobil menjadi tidak memiliki kesempatan untuk melakukan regeneratif braking. Regeneratif braking adalah sebuah kondisi di mana mobil itu bisa meng-capture atau menangkap kembali energi yang harusnya terbuang dikonversi menjadi energi listrik untuk bisa disimpan ke dalam baterai,” sambungnya.

    Selain itu, pengendara juga harus memanfaatkan momentum. Selalu perhatikan arus lalu lintas. Dengan begitu, kita harus tahu kapan harus mengerem dan menambah kecepatan sehingga tidak melakukan akselerasi atau deselerasi mendadak.

    “Jadi dengan kita memperhatikan traffic flow atau arus lalu lintas di sekitar kita, driving management atau manajemen mengemudi kita itu bisa kita atur sedemikian rupa untuk memaksimalkan jarak tempuh atau meminimalkan penggunaan energi listrik,” kata Bonar.

    Berikutnya, hindari melakukan pengisian daya gadget atau alat elektronik yang tidak perlu. Memang, di Kona Electric ini sudah dilengkapi dengan fitur Vehicle 2 Load (V2L) sehingga daya listriknya bisa dimanfaatkan untuk beragam kegunaan.

    “Tapi kalau misalnya (baterai) laptop masih penuh, tidak perlu di-charge. Ya, karena bagaimanapun juga meskipun kita menghadirkan fitur-fitur di dalam kendaraan seperti USB charger dan seterusnya, pada akhirnya mereka tetap menggunakan energi listrik yang ujung-ujungnya akan terambil dari baterainya,” jelas Bonar.

    Kemudian, tutup jendela agar meminimalkan hambatan udara. Gunakan mode sirkulasi AC sehingga AC tidak terlalu kerja berat.

    “Karena kalau kita mengambil udara dari luar berarti kita nanti juga akan meminta sistem AC untuk mendinginkan atau memanaskan udara dari luar tersebut. Dan itu juga membutuhkan energi,” katanya.

    Untuk memaksimalkan daya tempuh mobil listrik, lebih disarankan menggunakan Eco Mode, kecepatan maksimal 90 km/jam, dan menggunakan AC dengan temperatur 17 derajat celcius dengan fan speed atau kecepatan kipas 1. Penggunaan AC dengan fan speed 1 diyakini lebih irit energi ketimbang fan speed di atasnya.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com