Tag: kehilangan

  • Ini Cara Mengembalikan Saldo DANA yang Hilang, Ketahui Ketentuannya!

    Jakarta

    Dompet elektronik menjadi solusi praktis dalam bertransaksi tanpa uang tunai. Salah satu e-wallet yang banyak digunakan adalah DANA.

    Dengan fitur yang memudahkan pembayaran dan transfer, DANA menjadi pilihan banyak orang untuk memenuhi kebutuhan finansial. Meski begitu, ada saja pengguna yang mengalami masalah seperti saldo yang menghilang tiba-tiba.

    Kondisi ini tentu akan membuat khawatir, apalagi jika saldo yang hilang tidak sedikit. Sehingga, mengetahui cara mengembalikan saldo DANA yang hilang begitu penting.


    Cara Mengembalikan Saldo DANA yang Hilang

    Untuk memastikan ada atau tidak ada transaksi yang mencurigakan, periksa riwayat transaksi di aplikasi DANA. Lihat detail mulai dari tanggal, waktu, nominal, dan penerima.

    Laporkan apabila ada transaksi yang tidak kamu kenal. Menurut laman DANA, caranya adalah sebagai berikut:

    1. Kirim Email

    Kirimkan email kehelp@dana.id. Jelaskan kronologi kejadian secara singkat, padat dan jelas serta lampirkan bukti seperti screenshot transaksi yang mencurigakan.

    2. Akses Chatbot Diana

    Jika membutuhkan bantuan terkait DANA, salah satunya mengembalikan saldo yang hilang, asisten virtual DIANA bisa menjadi solusinya. Kamu bisa mengakses DIANA lewat aplikasi DANA.

    3. Call Center

    Terakhir, kamu bisa menghubungi Call Center DANA di 1500 720

    Ketentuan Pengembalian Saldo DANA

    Pengembalian saldo DANA tergantung pada penyebab kehilangan dan apakah akun terdaftar dalam DANA Protection. Sebagai informasi, DANA Protection adalah fitur keamanan yang diberikan kepada pengguna terverifikasi untuk melindungi dari transaksi tidak sah. Perlindungan DANA dapat diklaim oleh pengguna untuk kejadian pengambilalihan akun DANA yang terbukti disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian DANA.

    Adapun bentuk pengembalian akun yang diakui DANA yaitu:

    • Kehilangan saldo DANA saat pengguna kehilangan handphone. Hal ini terbatas pada satu kali kejadian.
    • Serangan brute force, yaitu kehilangan saldo DANA karena pihak lain yang menyalahgunakan akun DANA dan melakukan transaksi yang tidak terotorisasi pemilik akun DANA, yaitu tidak terverifikasi OTP atau PIN

    Saldo Akan Diganti Jika

    Penggantian dana akan diberikan sesuai nilai kerugian yang dialami oleh pengguna. Pengguna yang ingin melakukan klaim perlindungan DANA harus memenuhi syarat sebagai berikut:

    1. Pengguna terverifikasi (DANA Premium)
    2. Pengguna mengaktifkan Verifikasi Wajah (DANA Viz)
    3. Pengguna tidak memberi kode keamanan dan informasi verifikasi

    Saldo Tidak Akan Diganti Jika

    Beberapa penyebab yang tidak termasuk ke dalam cakupan DANA Protection, yaitu:

    1. Kelalaian pengguna, misalnya memberikan informasi akun kepada orang lain
    2. Kasus penipuan, misalnya tertipu tawaran investasi bodong
    3. Phising atau penipuan lain, misalnya, diiming-imingi hadiah, diminta data pribadi, atau diarahkan ke situs web palsu untuk mencuri informasi akun.

    Itulah cara mengembalikan saldo DANA yang hilang. Semoga informasi ini membantumu ya.

    (elk/row)



    Sumber : finance.detik.com

  • 5 Tips Simpan Harta Benda di Rumah Biar Nggak Dicuri Saat Ditinggal Liburan


    Jakarta

    Rumah bukan cuman buat ditinggali, tapi juga tempat untuk menyimpan barang penghuninya. Sayangnya, maling suka mengincar harta benda saat rumah kosong ditinggal penghuninya yang sedang berlibur.

    Ada saja kasus orang pulang dari berlibur melihat rumahnya dibobol maling dan barang-barangnya hilang. Sebagai langkah pencegahan, kamu bisa coba menyembunyikan barang berharga agar nggak ketahuan sama maling.

    Lalu, bagaimana cara menyimpan harta benda dengan aman di rumah? Simak caranya berikut ini dikutip dari Cekaja.


    Tips Aman Simpan Harta Benda di Rumah

    Inilah cara menyimpan harta benda di rumah biar aman dari maling.

    1. Jangan Simpan di Dalam Lemari

    Sebaiknya jangan simpan harta benda di dalam lemari. Dari beberapa contoh kasus yang telah terjadi, menyimpan barang berharga, seperti emas atau surat-surat tanah di dalam lemari lebih berisiko diambil oleh pencuri saat terjadi perampokan.

    Ketika hal itu terjadi, biasanya pencuri akan langsung tertuju ke kamar tidur dan mencari benda-benda berharga korbannya di dalam lemari.

    Maka dari itu, menyimpan barang berharga maupun benda berharga lainnya di dalam lemari sangat tidak disarankan. Apalagi di dalam celah-celah kecil atau lainnya. Sebaliknya, cobalah simpan barang berharga yang dimiliki di tempat-tempat yang sekiranya sulit untuk ditemukan oleh pencuri.

    2. Simpan di Tempat yang Sulit Dijangkau

    Simpan barang berharga kamu di tempat yang sulit dijangkau. Tempat yang sulit dijangkau ini maksudnya tempat yang sekiranya tak akan terpikirkan oleh pencuri. Misalnya di celah-celah laci dapur ataupun ruang makan.

    Pokoknya, jangan sampai tempat yang disiapkan untuk menyimpan barang berharga, mudah ditebak oleh pencuri.

    Kamu harus mengakalinya dengan sebaik mungkin. Jika memungkinkan, selalu ganti posisi penyimpanannya tiap tiga hingga enam bulan sekali. Terlebih lagi jika rumah sering didatangi oleh tamu.

    Perpindahan posisi ini dimaksudkan untuk menghindari segala risiko kehilangan, yang terkadang bisa dialami jika kita terlalu percaya dengan orang lain, apalagi yang baru dikenal.

    3. Simpan di Dalam Brankas Unik

    Selain itu, coba simpan barang di dalam brankas. Untuk keamanan yang lebih lagi sebaiknya jangan gunakan brankas biasa, tetapi yang bentuk unik.

    Kamu bisa saja pakai brankas yang menyerupai buku. Bentuk yang tidak mencolok itu tentu saja akan mengecoh pandangan pencuri.

    Selain itu, hal lainnya yang harus diperhatikan adalah tempat penyimpanan brankas tersebut. Hindari menyimpan brankas atau barang berharga secara langsung di dalam lemari maupun lacinya.

    Sebab, seperti yang sebelumnya sudah dibahas, lemari selalu menjadi sasaran utama pencuri saat mencari barang berharga korbannya. Ada baiknya untuk menyimpan brankas tersebut di ruangan yang lebih aman dan tidak terpikirkan oleh pencuri.

    4. Gunakan Perlindungan Ganda

    Selanjutnya, selalu gunakan perlindungan ganda. Meski sudah menggunakan brankas yang terbuat dari material besi, namun ada baiknya lagi bila kamu menambah perlindungannya.

    Caranya? Tentu saja dengan menyimpannya dalam kotak berlapis. Misal, masukkan brankas ke dalam kotak yang lebih besar dan menggunakan gembok maupun kata sandi. Dengan begitu, pencuri tidak akan mudah untuk bisa membuka kotak tersebut.

    5. Gunakan Trik Menipu Pencuri

    Terakhir, kamu bisa menggunakan trik menipu pencuri. Nah, di sini, kamu bisa menggunakan lemari untuk mengecoh pencuri.

    Misalnya kamu bisa menggunakan brankas untuk menyimpan barang berharga. Di dalam brankas itu, kamu dapat menyimpan berbagai benda yang tidak berguna, namun dalam jumlah yang cukup banyak.

    Dengan begitu, pencuri tentu akan mengira bahwa sebagian besar hartamu ada di dalam brankas tersebut, sehingga pencuri tak perlu lagi mencari ke ruangan lainnya untuk menemukan barang berharga lainnya.

    Itulah cara menyimpan barang berharga di rumah agar tidak dicuri maling. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Trik Atur Uang Biar KPR Lunas buat Korban PHK



    Jakarta

    Kehilangan pekerjaan karena diberhentikan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) pasti akan berdampak pada keadaan finansialnya. Keadaan ini akan lebih sulit apabila orang tersebut masih memiliki cicilan seperti KPR.

    Namun, tenang, kamu tidak perlu pusing atau sedih berkepanjangan. Ada beberapa cara agar pembayaran KPR tidak macet atau hangus. Salah satu caranya adalah kamu bisa mengajukan keringan cicilan kepada bank.

    Menurut Perencana Keuangan dari Alliance Advisors Group Indonesia, Andy Nugroho, sebelum mengajukan keringanan, kamu harus menghitung dulu harta yang tersisa. Apabila korban PHK masih memiliki tabungan atau hasil investasi, kamu bisa melanjutkan KPR seperti biasa, tanpa adanya keringanan.


    “Bila kita masih punya aset atau investasi atau tabungan yang dirasa cukup apalagi berlimpah, maka sebaiknya tidak perlu melakukan restrukturisasi KPR namun cairkan jual dulu aset atau investasi tersebut untuk pembayaran cicilan KPR plus kebutuhan sehari-hari. Bila dirasa nilainya ketika dijual tidak terlalu besar, prioritaskan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya Andy kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Lebih menguntungkan lagi, apabila kamu mendapatkan pesangon. Debitur yang terkena PHK tersebut bisa menggunakan pesangon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan mendesak. Kuncinya adalah kamu perlu menggunakan pesangon tersebut dengan bijak dan prioritaskan untuk keperluan sehari-hari seperti makan, biaya listrik, biaya sekolah, biaya pengobatan, dan lainnya.

    “Ketika pesangon itu cair, gunakan dengan sangat bijak untuk kebutuhan sehari-hari yang sangat penting dan urgent. Mengingat pesangon tersebut adalah pengganti penghasilan kita yang terhenti, namun hanya untuk beberapa waktu ke depan,” pesannya.

    Selagi masih memiliki pegangan uang dari pesangon, disarankan untuk mencari pekerjaan baru atau penghasilan tambahan. Dengan begitu, kamu tetap bisa membayar cicilan KPR dan kebutuhan sehari-hari ke depannya.

    “Sambil mencari pekerjaan yang diinginkan, tidak ada salahnya melakukan pekerjaan-pekerjaan alternatif lain yang memungkinkan kita tetap mendapatkan penghasilan meskipun jumlahnya mungkin seperti yang diharapkan,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Lacak Lokasi Laptop yang Hilang, Bisa untuk Windows dan Mac


    Jakarta

    Banyak orang saat ini memiliki laptop sebagai alat penting untuk pendidikan, hiburan, dan pekerjaan. Kehilangan laptop dapat menyebabkan banyak masalah, mulai dari hilangnya data penting hingga terganggunya produktivitas. Karena itu, mengetahui cara melacak laptop yang dicuri atau hilang sangat penting.

    Kini melacak lokasi laptop yang hilang sudah jauh lebih mudah karena sistem operasi terbaru sudah dilengkapi dengan fitur pendukung. Dengan fitur keamanan tersebut, kita bisa mengetahui lokasi perangkat.

    Laptop yang banyak digunakan masyarakat umumnya menggunakan sistem operasi Windows dan MacOS. Keduanya memiliki cara yang cukup berbeda untuk melacaknya ketika hilang. Mari simak pembahasan lebih lengkapnya berikut ini.


    Cara Melacak Laptop Windows yang Dicuri atau Hilang

    Jika detikers merupakan pengguna laptop Windows, berikut ini adalah cara melacaknya jika dicuri yang dikutip dari laman resmi Windows.

    1. Pastikan Fitur Find My Device Aktif

    Jika ingin melacak laptop Windows menggunakan alamat email, hal pertama yang perlu kita pastikan adalah fitur Find My Device sudah aktif. Jika belum diaktifkan, maka langkah ini mustahil dilakukan. Silakan ikuti tutorial berikut ini untuk mengecek dan mengaktifkannya:

    • Klik Mulai (Start).
    • Pilih Pengaturan (Settings).
    • Klik Privasi & Keamanan (Privacy & Security).
    • Pilih Temukan Perangkat Saya (Find My Device).
    • Jika melihat opsi untuk mengaktifkan fitur ini, klik tombol Aktifkan (Turn On). Pastikan laptop terhubung ke internet dan memiliki daya baterai yang cukup.

    2. Login ke Akun Microsoft

    Untuk melakukan pelacakan laptop Windows yang hilang, Anda bisa menggunakan perangkat berupa laptop atau komputer lain maupun smartphone. Perhatikan tutorial lengkapnya di bawah ini.

    3. Temukan Perangkat

    Jika sudah berhasil masuk ke akun Microsoft, sekarang adalah waktunya untuk menemukan lokasi laptop kamu. Begini langkah-langkah yang harus kita tempuh!

    • Setelah berhasil masuk, cari dan klik pada tab Temukan Perangkat Saya (Find My Device).
    • Kita akan melihat daftar perangkat yang terhubung ke akun Microsoft.
    • Klik pada laptop yang hilang dari daftar tersebut.
    • Klik tombol Temukan (Find).
    • Kita akan melihat peta yang menunjukkan lokasi terakhir laptop tersebut.

    Cara Melacak Laptop Macbook yang Hilang

    Nah, kalau kamu adalah pengguna Macbook yang menggunakan sistem operasi MacOS, pelacakan perangkat juga bisa dilakukan menggunakan email yang terdaftar di iCloud dan login di laptop tersebut. Perhatikan tutorial yang dikutip dari laman resmi Apple berikut ini!

    1. Pastikan Fitur Find My Mac Aktif

    Sebelum MacBook kamu hilang, pastikan fitur Cari Mac Saya sudah diaktifkan. Jika belum diatur, kamu tidak akan bisa melacaknya. Berikut adalah cara untuk mengecek dan mengaktifkannya:

    • Buka Preferensi Sistem (System Preferences).
    • Pilih Apple ID.
    • Klik iCloud.
    • Cari opsi Lacak Mac Saya (Find My Mac) dan pastikan fitur ini diaktifkan.

    2. Buka Aplikasi Find My

    Setelah memastikan fitur Lacak Mac Saya aktif, kamu dapat melacak MacBook dengan langkah berikut:

    • Buka aplikasi Lacak (Find My) di perangkat Apple lain seperti iPhone, iPad, atau Mac.
    • Di dalam aplikasi Lacak (Find My) pada perangkat Apple lainnya, pilih tab Perangkat (Devices).
    • Jika menggunakan browser, masuk ke situs iCloud.com/find, lalu klik Semua Perangkat (All Devices).
    • Pilih MacBook kamu untuk melihat lokasinya di peta. Jika MacBook tidak tercantum, pelajari cara untuk tetap melindungi akun kamu.

    Demikian penjelasan mengenai cara melacak laptop yang hilang atau dicuri. Semoga bermanfaat!

    (fyk/fyk)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Diforsir Main 41 Laga Tanpa Jeda, Pedri Tumbang Akibat Cedera


    Barcelona

    Pedri cedera setelah diforsir tampil dalam 41 laga beruntun tanpa jeda. Ia terancam absen membela Barcelona hingga lima pekan.

    Barcelona mengumumkan cederanya Pedri lewat pernyataan di situs resmi klub, Rabu (29/10/2025). El Barca mengungkap pemain asal Spanyol ini mengalami robek pada otot bisep femoris distal pada paha kirinya.

    Pedri diprediksi bakal menepi empat hingga lima pekan akibat cedera tersebut. Ia berpeluang absen di tiga laga Barcelona sebelum jeda internasional pada pertengahan November.


    Pemain 22 tahun ini cedera setelah bermain dalam 41 laga Barcelona secara beruntun. Ia tak pernah diistirahatkan oleh pelatih Barcelona, Hansi Flick, sejak pertengahan musim lalu.

    Pedri terakhir kali tak bermain untuk Barcelona adalah pada Januari 2025 ketika melawan Valencia. Ia tak bermain karena menderita flu.

    Terakhir, Pedri tampil hingga menit akhir saat Barcelona kalah 1-2 dari Real Madrid akhir pekan lalu. Ia harus keluar lapangan karena mendapat kartu merah sesaat sebelum laga tuntas.

    Mantan pemain Las Palmas ini memang jadi andalan utama Flick di lini tengah. Pada musim ini, ia telah mengemas dua gol dan dua assist dalam 13 laga di semua ajang.

    Absennya Pedri tentu bakal jadi kehilangan besar untuk Barcelona. Apalagi, Barcelona juga sedangn dilanda badai cedera. Gavi, Marc-Andre Ter Stegen, Raphinha, Joan Garcia, Robert Lewandowski, dam Dani Olmo lebih dulu menepi akibat cedera.

    Flick harus lebih bijak menerapkan rotasi agar badai cedera ini tak lagi datang untuk Barcelona. Hal ini juga diperlukan demi menjaga fisik pemain. Memforsir Pedri bermain dalam 41 laga tanpa henti hingga tentu jadi keputusan yang kurang bijak dari pelatih asal Jerman ini.

    (pur/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Doyan Seblak Mercon? Waspadai Risiko Occult Bleeding, Penyebab Anemia Wanita Muda


    Jakarta

    Anemia atau kekurangan darah bisa disebabkan oleh banyak faktor. Dokter mengatakan, kebiasaan makan seblak mercon merupakan salah satu pemicu di kalangan anak muda.

    Hal ini disampaikan oleh praktisi kesehatan dr Rovy Pratama, MBA dalam diskusi di Jakarta Utara, Sabtu (11/10/2025). Menurutnya, anemia bisa terjadi karena kehilangan darah tanpa disadari.

    “Ada makan yang berlevel-level gitu ya, seblak mercon gitu ya, yang level-level lah. Nah itu salah satu penyebab seseorang mengalami kehilangan darah tanpa disadari,” jelasnya.


    “Kita sebut dalam istilah medis itu adalah occult bleeding. Jadi kehilangan darah itu sedikit-sedikit karena perlukaan pada lambung,” lanjut dr Rovy.

    Selain itu, anemia juga bisa terjadi karena terganggunya penyerapan zat besi. Lagi-lagi, tren di kalangan anak muda juga bisa menjadi pemicu, termasuk minuman kekinian seperti kopi dan matcha yang disebutnya mengganggu penyerapan zat besi.

    “Dan tren penjualan di coffee shop itu mostly dikunjungi oleh wanita usia muda,” katanya, menegaskan bahwa kelompok tersebut paling rentan mengalami anemia.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Siapkan Dana Darurat Biar Hidup Nggak Melarat


    Jakarta

    Tak ada yang pernah tahu masalah keuangan apa yang akan dialami seseorang di masa depan. Karenanya memiliki dana darurat menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan kestabilan keuangan.

    Dalam hal ini dana darurat dapat berfungsi sebagai cadangan keuangan atau bantalan ekonomi saat menghadapi berbagai situasi mendesak seperti biaya berobat, kehilangan pekerjaan, kebutuhan perbaikan rumah, atau kebutuhan mendadak lainnya.

    Sehingga kepemilikan dana darurat ini tak lagi sekadar pilihan, namun kebutuhan guna melindungi diri secara finansial dari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika tidak dilakukan, besar kemungkinan uang yang dimiliki bisa habis dalam sekejap saat terjebak masalah keuangan tertentu.


    “Rumah bocor, jadi boncos karena nggak punya dana darurat? Belum lagi kalau sakit, kendaraan rusak, atau masalah lainnya yang tidak terduga. Yuk, jadi Sobat cerdas keuangan yang tanggap mengatasi masalah dengan dana darurat!” imbau OJK dalam unggahan Instagram resminya (@sikapiuangmu), Minggu (19/10/2025).

    Berikut 3 cara menyiapkan dana darurat yang perlu dilakukan segera ‘ala’ Otoritas Jasa Keuangan:

    1. Hitung rata-rata pengeluaran bulanan
    2. Alokasikan 10%-20% dari gaji bulanan selama 10 bulan ke depan untuk ditabung.
    3. Lakukan penghematan dengan memangkas pengeluaran yang tidak perlu.

    Simak juga Video: Dengerin Deh! Alasan Kamu Perlu Serius Siapin Dana Darurat

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Bukan Jodoh yang Datang, Malah Uang yang Hilang!


    Jakarta

    Di era digital, menjalin hubungan secara daring sudah menjadi hal lumrah. Namun, di balik kemudahan itu, ada ancaman serius yang mengintai yakni love scamming.

    Mengutip salah unggahan video akun resmi Bank Indonesia @bank_indonesia, modus penipuan ini menargetkan korban dengan pendekatan emosional, lalu memanipulasi untuk meminta uang atau data pribadi. Modus ini pun tak jarang tidak dilakukan secara seorang diri, melainkan terorganisir.

    Modus ini bisa menyasar siapa saja, belakangan ini kasus love scamming menimpa staf media Presiden Prabowo Subianto. Dalam kasus tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 48 juta. Bahkan ada kasus love scamming yang pernah mencapai miliaran rupiah.


    “Tak jarang korban love scamming yang pernah kehilangan yang hingga Rp 7,8 miliar,” kata narator dalam unggahan tersebut.

    Untuk mencegah banyaknya korban, Bank Indonesia memberikan tips agar terhindar dari praktik love scamming. Berikut tips-nya:

    1. Berhati-hati dalam mengunggah foto, video, atau kata-kata di media sosial.

    2. Para pelaku memanfaatkan informasi dan menargetkan calon korbannya.

    3. Kenali identitas, foto, dan unggahan orang yang mengajak berkenalan di media sosial.

    4. Jangan mudah terpancing kata-kata cinta dari orang baru dikenal.

    5. Jangan mudah terperdaya mengirimkan uang ke orang baru dikenal.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com