Tag: kejuaraan

  • Kemdiktisaintek Sediakan Beasiswa S1 Khusus Atlet, Tahap Awal untuk 200 Penerima



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan Beasiswa S1 Atlet Berprestasi 2025. Beasiswa ini berada di bawah naungan Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT).

    Wamendiktisaintek Fauzan menyebut, beasiswa ini hadir untuk memfasilitasi para atlet agar dapat berprestasi tanpa mengorbankan karier olahraga mereka. Sehingga, mereka bisa berprestasi sekaligus memiliki kematangan secara sains dan teknologi.

    “Inilah salah satu cara negara hadir untuk mengapresiasi dan merekognisi kemampuan talenta muda,” tutur Wamen Fauzan dalam acara Peluncuran Program Beasiswa Atlet Berprestasi Tahun 2025 di Graha Diktisaintek Gedung D Lantai 2, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025) ditulis Jumat (24/10/2025).


    Tahap Awal Diberikan untuk 200 Atlet

    Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan, Syska Hutagalung menjelaskan beasiswa atlet merupakan amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden-Wapres Poin 4 Butir 58, yang berbunyi:

    “Sekolah negeri dan perguruan tinggi menyediakan minimal 5%. Beasiswa bagi peserta didik berprestasi, termasuk atlet nasional.”

    Selain itu, kebijakan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang menekankan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, sehat, dan produktif.

    Pada tahap awal di 2025, beasiswa ini sudah disalurkan kepada 200 atlet berprestasi menggunakan anggaran Kemdiktisaintek sebesar Rp 3,8 miliar. Syska mengakui bahwa tahap pertama ini belum begitu masif, tapi ia berharap tahun berikutnya penerima akan meningkat.

    “InsyaAllah di tahun-tahun berikutnya perhatian Bapak Presiden kepada atlet berprestasi yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi itu akan diakomodir dan dicover oleh pemerintah,” paparnya.

    Saat ini, pemerintah telah menyediakan secara lengkap terkait beasiswa untuk atlet berprestasi. Jenjang S1 akan diakomodir oleh Kemdiktisaintek dengan beasiswa full hingga lulus.

    Sedangkan jenjang S2 dan S3 akan berada di wewenang beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

    Hadir di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat mengaku sulit untuk memilih 200 penerima beasiswa atlet pertama. Mengingat, atlet berprestasi di Indonesia sangatlah banyak.

    Kendati demikian, ia bersyukur bila ada ruang beasiswa khusus atlet. Hal ini akan semakin memperkuat sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

    Syarat dan Pembiayaan Beasiswa Atlet

    Beasiswa ini bisa didapatkan oleh seluruh atlet dari cabang olahraga apapun dan diberikan secara penuh hingga lulus. Atlet bisa menempuh pendidikan S1 di seluruh program studi (prodi) tidak hanya keolahragaan.

    Sekretaris Jendral Kemdiktisaintek Togar Magihut Simatupang menegaskan pembiayaan beasiswa ini berasal dari APBN Kemdiktisaintek. Setiap atlet mendapat beasiswa sebesar Rp 9,5 juta per semester yang mencakup dua komponen utama, yaitu:

    1. Biaya pendidikan, untuk mendukung kegiatan belajar di perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemdiktisaintek.

    2. Bantuan biaya hidup, guna menunjang kebutuhan dasar mahasiswa selama masa studi.

    Untuk bisa mendaftar beasiswa ini ada berbagai kriteria yang ditetapkan. Namun, syarat utama yang harus dipenuhi yaitu meraih juara 1, 2, atau 3 pada ajang olahraga nasional maupun internasional.

    Contoh ajang olahraga tersebut, seperti Olimpiade, Asian Games, South East Asian (SEA) Games, Pekan Olahraga Nasional (PON), dan kejuaraan resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) atau induk organisasi cabang olahraga.

    (det/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Atlet, Pelatih, hingga Fisioterapis Boleh Daftar!


    Jakarta

    Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran Beasiswa Keolahragaan mulai 22 Juli-12 Agustus 2025. Pelamar bisa kuliah jenjang S2 atau S3.

    Ada dua jalur beasiswa LPDP-Kemenpora yang dibuka. Jalur Peningkatan Prestasi dibuka sebagai beasiswa targeted untuk olahragawan, mantan olahragawan, maupun tenaga keolahragaan seperti pelatih, fisioterapis, ahli gizi, sport scientist, dan lain-lain, dikutip dari laman LPDP Kemenkeu.

    Sementara itu, Jalur Penghargaan Prestasi dibuka untuk olahragawan dan mantan olahragawan dengan minimal satu prestasi tingkat internasional. Jalur yang termasuk beasiswa afirmasi ini tak mengenakan syarat minimal IPK dan sertifikat kemampuan bahasa saat pendaftaran.


    Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo mengatakan Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora ini bertujuan untuk memperkuat fondasi ekosistem olahraga nasional, yang juga terbentuk dari unsur sains, gizi, manajemen, dan teknologi.

    Beasiswa ini diharapkan juga dapat memastikan keberlanjutan kesejahteraan para insan olahraga. Ia menambahkan, beasiswa ini juga menjadi bekal bagi mantan atlet usai tak aktif bertanding.

    Penerima beasiswa LPDP-Kemenpora diharapkan berkontribusi dalam pengembangan sport science, manajemen olahraga, hingga kebijakan olahraga nasional.

    Beasiswa LPDP-Kemenpora 2025

    Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora berupa beasiswa fully funded atau pendanaan penuh. Berikut komponen pendanaannya:

    • Dana pendaftaran
    • Dana SPP/tuition fee/uang kuliah tunggal
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis/disertasi
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional
    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana lomba internasional
    • Dana tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Dana keadaan darurat (jika diperlukan)

    Syarat Beasiswa LPDP-Kemenpora Jalur Peningkatan Prestasi

    • WNI dengan salah satu profesi berikut:
      • Olahragawan/mantan olahragawan
      • Tenaga keolahragaan:
        • Pelatih olahraga/pelatih olahraga disabilitas/pelatih fisik/pelatih fisik olahraga disabilitas/pelatih mental olahraga
        • Asisten pelatih olahraga/asisten pelatih olahraga disabilitas
        • Dokter olahraga/dokter pertandingan kejuaraan olahraga
        • Psikolog olahraga
        • Fisioterapis
        • Sport masseur
        • Perawat/tenaga medis
        • Ahli gizi/nutrisionis olahraga
        • Dosen ilmu olahraga
        • Konsultan di bidang olahraga
        • Administrator olahraga pada instansi pemerintah/administrator keolahragaan di cabang-cabang olahraga
        • Pengembang kebijakan olahraga prestasi
        • Peneliti keolahragaan/sport scientist
        • Fisiolog olahraga
        • Analis performa
        • Presenter education doping
        • Doping control officer
        • Classifier
        • Sport management
        • Sport entrepreneur.
    • Usia maksimal 40 tahun bagi pendaftar S2 dan 45 tahun bagi pendaftar S3 per 31 Desember 2025
    • IPK minimal 2,50 dari 4,00 bagi pendaftar S2 dan 3,00 dari 4,00 bagi pendaftar S3, dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau yang sudah dilegalisasi
    • Pendaftar S3 lulusan S2 yang programnya tidak menerapkan IPK wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku per 8 September 2025, dengan skor minimal:
      • Pendaftar S2 dalam negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0.
      • Pendaftar S2 luar negeri: TOEFL iBT 80; PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
      • Pendaftar S3 dalam negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0.
      • Pendaftar S3 luar negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
    • Memperoleh dan mengunggah surat rekomendasi dari Kemenpora keluaran dari SITENOR – Sistem Tenaga dan Organisasi Keolahragaan (https://sitenor.id) atau surat rekomendasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang menyatakan pendaftar adalah olahragawan, mantan olahragawan, atau tenaga keolahragaan yang sesuai dengan kriteria LPDP.

    Syarat Beasiswa LPDP-Kemenpora Jalur Penghargaan Prestasi

    • Memenuhi salah satu capaian berikut:
    1. Juara 1-3 pada kejuaraan olimpiade atau paralimpiade olahraga dunia
    2. Juara 1-3 pada kejuaraan dunia resmi dari federasi internasional
    3. Juara 1-2 pada kejuaraan Asian Games atau Asian Para Games
    4. Juara 1 pada kejuaraan SEA Games atau ASEAN Para Games
    5. Juara 1-3 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat dunia,
    6. Juara 1-2 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat benua
    7. Juara 1 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat regional
    8. Juara 1 olahraga internasional yang diberikan penghargaan oleh presiden RI
    9. Juara 1 pada sebuah kejuaraan olahraga internasional yang tidak diutus oleh negara, tetapi mewakili Indonesia.
    • Prestasi nomor 5-9 di atas harus diraih pendaftar pada usia 17 tahun ke atas
    • Pendaftar S2 berusia maksimal 45 tahun dan S3 50 tahun per 31 Desember 2025
    • Tidak disyaratkan IPK minimal
    • Tidak disyaratkan skor bahasa Inggris minimal, tetapi akan mengikuti kelas pengayaan
    • Memperoleh dan mengunggah surat rekomendasi dari Kemenpora keluaran dari SITENOR – Sistem Tenaga dan Organisasi Keolahragaan (https://sitenor.id) atau surat rekomendasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang menyatakan pendaftar adalah olahragawan, mantan olahragawan, atau tenaga keolahragaan yang sesuai dengan kriteria LPDP.

    Jadwal Beasiswa LPDP-Kemenpora 2025

    • Pendaftaran: 22 Juli-12 Agustus 2025
    • Pengajuan surat rekomendasi: 8 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil rekomendasi: 5-10 Agustus 2025
    • Seleksi administrasi: 13-21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Masa sanggah: 23-25 Agustus 2025
    • Pemrosesan sanggah: 26 Agustus-4 September 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober-19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Mulai kuliah: Januari 2026

    Beasiswa LPDP-Kemenpora Jenjang S1 Akan Dibuka

    Dito mengatakan, beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora ke depannya akan diperluas untuk jenjang S1 dan mendorong kembalinya sekolah-sekolah olahraga se-Indonesia.

    “Melalui pendekatan pendidikan, pemerintah ingin membentuk generasi unggul yang punya sportivitas tinggi, dari hulu ke hilir,” kata Dito pada peluncuran beasiswa, Rabu (9/7/2025) lalu, dikutip dari laman Kemenpora.

    Plt Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengatakan beasiswa ini memastikan insan olahraga dapat berkembang.

    “Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci sukses. Beasiswa Keolahragaan ini adalah bentuk inklusi strategis dalam sistem pembiayaan pendidikan nasional yang memberikan ruang bagi para insan olahraga untuk terus berkembang dan menginspirasi,” ucapnya.

    Informasi beasiswa LPDP-Kemenpora 2025 dapat diakses pada laman https://lpdp.kemenkeu.go.id dan akun Instagram @kemenpora. Selamat mendaftar, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Olahraga Hits yang Lagi Naik Daun di Indonesia

    Jakarta

    Belakangan ini, padel menjadi olahraga hits yang tengah naik daun di Indonesia. Berbagai kalangan menyukai olahraga ini, mulai dari remaja, karyawan, hingga publik figur.

    Ketenaran padel sudah naik semenjak banyak para selebriti dan influencer menyenangi olahraga ini dan membagikannya di media sosial. Hingga kini, olahraga hits tersebut masih digemari masyarakat dengan banyaknya komunitas dan lapangan padel yang berdiri di berbagai daerah. Namun, tahukah detikers, apa sebenarnya olahraga padel?

    Berdasarkan sejarahnya, olahraga ini sudah populer di kalangan masyarakat Meksiko pada tahun 1980-1990.


    Padel sering dinilai mirip dengan olahraga lainnya seperti tenis dan squash. Meskipun begitu, olahraga yang tengah booming ini ternyata memiliki kekhasannya sendiri, terutama pada alat dan perlengkapan yang digunakan.

    Apa Itu Olahraga Padel?

    Padel adalah sejenis olahraga raket yang berupa gabungan antara tenis dan squash. Olahraga ini biasanya dimainkan secara doubles atau dua pasangan dengan lokasi bermain berupa lapangan tertutup yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis.

    Mengutip dari Lawn Tennis Association (LTA), persamaan antara tenis dan padel hanya pada penilaiannya saja, sisanya banyak terdapat perbedaan. Lapangan padel dirancang untuk 4 pemain dengan ukuran sekitar 25% lebih kecil dari lapangan tenis.

    Tempo permainan olahraga ini juga disesuaikan dengan ukuran lapangannya yang lebih kecil. Oleh karenanya, padel akan sulit jika dimainkan secara tunggal.

    Sejarah Singkat Terbentuknya Olahraga Padel

    Mengutip dari detikEdu. Olahraga padel pertama kali ditemukan di Meksiko dengan seorang penggemar tenis bernama Enrique Corcuera pada 1969.

    Pada masa itu, Enrique bersama istrinya tidak mempunyai lahan yang cukup luas untuk membangun lapangan. Oleh karenanya, ia mulai merancang lapangan tenis versi kecil dengan ukuran 20 x 10 meter di belakang rumahnya, di Puerto de Acapulco, Guerrero, Meksiko.

    Lapangan yang dibuat Enrique ini kini dianggap sebagai lapangan padel pertama. Olahraga tersebut pun dinamai “paddle Corcuera” yang dalam bahasa Spanyol berarti dayung atau raket Corcuera.

    Pada awal 1970-an, olahraga padel sudah tersebar di beberapa negara seperti Spanyol, Argentina, Uruguay, Prancis, Kanada, dan Amerika Serikat. Olahraga ini dipopulerkan oleh Pangeran Alfonso dari Hohenlohe-Langenburg, Spanyol yang menghabiskan waktu liburannya bermain padel bersama Enrique.

    Pada 1998, terbentuklah asosiasi padel nasional pertama bernama “Asociación Padel Argentino” yang kemudian mengadakan kompetisi pada Januari 1998 di Mar del Plata, Buenos Aires.

    Selang beberapa tahun kemudian, asosiasi internasional padel didirikan dengan nama International Pdel Federation (IPF) di Madrid, 21 Juli 1991.

    Pada tahun 2000-an, kejuaraan padel mulai digelar di berbagai negara dengan kelompok umur yang berbeda-beda. Hingga kini, padel sudah dimainkan oleh puluhan juta orang dari ratusan negara di seluruh dunia.

    Aturan Cara Bermain Padel

    Sebelum detikers mulai bermain padel, perlu dipahami terlebih dahulu aturan sistem permainan padel, berikut beberapa hal yang perlu diketahui.

    • Jumlah pemain pada olahraga padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing diisi oleh dua orang.
    • Lapangan padel berukuran 20 x 10 meter.
    • Permainan diawali dengan memukul bola ke area servis lawan melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.
    • Jika bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka pihak lawan mendapatkan poin.
    • Sistem penilaian padel menggunakan skema 15-30-40.
    • Apabila terjadi deuce, setiap tim perlu merebut dua poin untuk menang.

    Demikianlah ulasan lengkap mengenai olahraga padel, mulai dari sejarah hingga aturan bermainnya. Semoga membantu detikers yang mulai menekuni olahraga hits ini, ya!

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga padel yang lagi naik daun di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Menpora Buka Liga Padel 2025, Harapkan Bisa Unggul seperti Badminton


    Jakarta

    Menpora Dito Ariotedjo membuka Liga Padel 2025 pada hari Minggu (20/7). Dia juga berharap padel Indonesia bisa unggul seperti badminton.

    Seperti diketahui, pertumbuhan padel di Indonesia terbilang pesat seiring turnamen-turnamen yang diselenggarakan, juga ketersediaan lapangan. Olahraga ini pun tengah didorong agar bisa dipertandingkan di Olimpiade 2032.

    Nah, untuk menjaring talenta-talenta atlet padel potensial, Liga Padel dihadirkan selam 15 minggu ke depan. Menpora Dito Ariotedjo secara resmi membuka rangkaian kompetisi padel tersebut.


    Bertempat di Smash Padel Tb Simatupang, Dito tak hanya membuka, tapi juga menyampaikan pesan dan harapan dengan diselenggarakan kompetisi yang diikuti 32 komunitas itu.

    “Ya saya sangat senang karena adanya liga padel. Pertama ini dilaksanakan selama 15 minggu, (menggunakan) sistem liga, dan yang ikut ada 32 komunitas. Jadi komunitas ini yang banyak awalnya hobi, tapi karena ada liga ini, tingkat ambisiusnya akan tinggi,” kata Dito.

    Menpora menilai, Liga Padel ini searah dengan asa Kemenpora yang ingin meningkatkan budaya olahraga. Selain tentunya berpengaruh dengan prestasi padel itu sendiri.

    “Pastinya dengan Liga Padel ini federasi (Pengurus Besar Padel Indonesia/PB PI) bisa melihat potensi kawan-kawan pecinta padel. Karena padel sekarang tak hanya di Indonesia, di dunia ini pergerakannya sangat masif dan cepat,” ujar Menpora berusia 35 tahun pada 25 September mendatang ini.

    “Ini juga seiring dengan federasi dunianya (International Padel Federation) sedang menyiapkan bagaimana (padel) bisa masuk ke olimpiade 2032, bisa bikin modul kejuaraan yang merata di seluruh dunia.”

    “Begitu pun dengan Asia untuk di Asian Games. Prinsipnya karena ini olahraga raket, olahraga yang sangat mudah dipopulerkan di Indonesia. Maka kami ingin jemput bola dan menyiapkan potensi-potensi atlet. Jadi kalau sudah ada di multievent, semoga kita bisa menjadi unggul juga seperti badminton,” ucap Menpora Dito.

    Pedel League 2025 dijadwalkan berlangsung setiap hari Minggu di berbagai venue padel terkemuka di Jakarta (Smash Padel, Republic Padel, dan lainnya) secara bergiliran dengan tujuan memperluas semangat olahraga ini ke berbagai penjuru kota.

    Adapun format yang digunakan 5 partai, yaitu 3 ganda putra, 1 ganda putri, dan 1 ganda campuran, untuk setiap pertandingan antarkomunitas. Ajang bertajuk BRImo SIP Padel League 2025 ini menjadi kompetisi inklusif yang menonjolkan kekuatan kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam komunitas padel.

    (mcy/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Sirnas Padel 2025 Berlangsung di 3 Kota


    Jakarta

    Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) akan menggelar Sirkuit Nasional (SIRNAS) Padel 2025. Rencananya, kejuaraan ini digelar di tiga kota besar.

    PBPI menggelar Sirnas Padel 2025 di 3 kota. Rencananya, Bandung menggelarnya pada 25-27 Juli 2025, Surabaya pada 28-31 Agustus, dan puncaknya di Bali pada 11-14 September 2025.

    Ajang ini digelar di tengah hype padel yang lagi menanjak di Indonesia. Sirnas Padel 2025 juga menggandeng GoFood sebagai mitra resminya.


    “Padel bukan sekadar olahraga, ia merepresentasikan semangat baru dalam gaya hidup aktif dan modern, serta mencerminkan transformasi gaya hidup masyarakat urban saat ini,” kata Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita dalam rilis yang diterima detikSport.

    “Oleh karena itu, kami sangat senang GoFood, yang memang sudah tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, mendukung penuh inisiatif PBPI.”

    “Ditambah lagi dengan kehadiran para merchant andalan GoFood di setiap turnamen, kami harap dapat meningkatkan antusiasme baik para atlit maupun para pengunjung, sehingga mengakselerasi pertumbuhan olahraga Padel di seluruh penjuru tanah air,” katanya.

    Sementara Head of Marketing Food & Ads Gojek Ignatius Satrio mengatakan, “Seiring dengan gaya hidup urban yang terus berkembang, GoFood juga terus berinovasi untuk menjawab berbagai kebutuhan pelanggan. Salah satunya melalui peluncuran kurasi Menu Sehat, menjawab tingginya permintaan akan solusi praktis dalam menemukan dan menikmati makanan sehat,” ungkapnya.

    “Kini, di mana pun Anda berada, baik di rumah, kantor, gym, hingga lapangan Padel, kini menikmati menu sehat cukup lewat satu aplikasi saja,” jelasnya.

    (yna/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • 5 Fakta Menarik Yuki Kawauchi, Pelari Jepang dengan Segudang Prestasi


    Jakarta

    Nama Yuki Kawauchi mungkin tidak sepopuler bintang atletik lain, namun kiprahnya di lintasan maraton dunia begitu menginspirasi. Lahir pada 5 Maret 1987 di Setagaya, Tokyo, Jepang, Kawauchi dikenal sebagai sosok pelari tangguh yang membuktikan dedikasi mampu mengalahkan keterbatasan.

    Berikut lima fakta menarik tentang Yuki Kawauchi, pelari yang mendunia. Sosoknya kerap mencuri perhatian berkat prestasi, gaya unik, hingga filosofi hidupnya.

    1. Identitas dan Julukan


    Yuki Kawauchi sempat bekerja penuh waktu sebagai pegawai pemerintah di Prefektur Saitama, sembari membiayai sendiri kebutuhan lomba dan pelatihannya tanpa sponsor. Dari keteguhannya itu, ia kemudian mendapat julukan ‘Professional Runner’, simbol kerja keras dan kemandirian.

    2. Prestasi dan Rekor Dunia

    Ia mencatat rekor personal best marathon 2:07:27 pada Lake Biwa Marathon 2021 dan half marathon 1:02:18. Kawauchi juga memegang rekor dunia Guinness sebagai pelari pertama yang menuntaskan lebih dari 100 maraton di bawah 2 jam 20 menit. Selain itu, ia tercatat paling sering mencetak waktu sub-2:20 lebih dari 100 kali, dan lebih dari 25 kali finish sub-2:12.

    3. Boston Marathon 2018 yang Ikonik

    Kemenangan Kawauchi di Boston Marathon 2018 dengan waktu 2:15:58 menjadi momen bersejarah. Ia adalah orang Jepang pertama yang memenangi ajang ini sejak 1987.

    Lomba yang digelar dalam cuaca ekstrem hujan deras, dingin, dan angin kencang justru memperlihatkan daya juang luar biasa Kawauchi. Adapun strategi cerdas yang ia kerahkan adalah berhasil menyalip pemenang bertahan Geoffrey Kirui di mil terakhir.

    4. Unik dan Ekstravaganza

    Selain prestasi, Kawauchi juga dikenal dengan aksi nyentrik. Ia pernah berlari half marathon dengan setelan jas dan mencatat waktu 1:06:42, meski bukan rute resmi. Tak hanya itu, ia juga pernah mengenakan kostum panda dalam lomba half marathon lokal sebagai pemanasan Boston.

    5. Filosofi dan Motivasi

    Bagi Kawauchi, konsistensi, pengalaman, dan kegigihan lebih penting daripada sekadar fasilitas mahal. Ia pernah mewakili Jepang di Kejuaraan Dunia 2011, 2013, dan 2017, sekaligus menikmati pengalaman berlari di berbagai negara. Filosofinya menginspirasi pelari amatir di seluruh dunia: bahwa semangat tak kalah penting dari dukungan finansial.

    Tahun ini, Yuki Kawauchi akan ambil bagian dalam Maybank Marathon 2025. Ajang maraton internasional berlabel Elite Label Road Race dari World Athletics ini digelar di Bali pada 24 Agustus. Kehadirannya diperkirakan akan memberikan motivasi tambahan bagi sekitar 13 ribu peserta yang akan mengikuti lomba.

    Maybank Marathon sendiri telah rutin digelar sejak 2012 dengan beberapa kategori, yakni maraton penuh 42,195 km, half marathon 21,0975 km, dan 10K. Event ini juga diakui sebagai ajang kualifikasi resmi untuk Boston Marathon dan Abbott WMM Wanda Age Group World Rankings, serta meraih berbagai penghargaan, termasuk Best Marathon 2016 dan Most Popular Sport Event 2018.

    Dengan kehadiran Yuki Kawauchi, Maybank Marathon 2025 diyakini akan semakin bergengsi dan menegaskan posisinya setara dengan maraton kelas dunia lainnya.

    (akn/ega)



    Sumber : sport.detik.com

  • Sejarah Padel: Dari Spanyol ke Dunia

    Jakarta

    Padel menjadi salah satu olahraga yang populer di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Olahraga ini cukup diminati berbagai kalangan sebab teknik bermainnya yang tidak terlalu rumit dan menyenangkan.

    Meskipun sekilas terlihat seperti tenis, padel memiliki keunikan sendiri, mulai dari aturan hingga peralatan yang digunakan.

    Bagi detikers yang penasaran asal mula olahraga padel, berikut detikSport telah merangkum sejarah terbentuknya. Yuk, disimak sampai selesai!


    Sejarah Berkembangnya Olahraga Padel

    Melansir dari situs padelflip, padel pertama kali diciptakan oleh Enrique Corcuera, seorang penggemar tenis. Pada tahun 1969, Enrique berencana membuat lapangan tenis di rumahnya namun tidak memiliki lahan yang cukup. Oleh karenanya, ia membuat lapangan versi yang lebih kecil, yaitu berukuran 20 x 10 meter yang dikelilingi dinding setinggi 3 meter dan net di antaranya.

    Pada tahun 1970-an, Pangeran Alfonso dari Hohenlohe menghabiskan liburan musim panasnya di rumah Corcuera di Acapulco dan memutuskan untuk membangun lapangan padel di Andalusia.

    Selanjutnya, Julio Menditeguy memutuskan untuk mengimpor olahraga ini ke Argentina dan menjadi membangun lapangan padel pertama di Argentina.

    Pada tahun 1980-an, lapangan-lapangan padel mulai banyak di bangun di Brasil, Uruguay, Chili, Prancis, Amerika Serikat, dan Kanada. Pada tahun 1988, asosiasi nasional pertama di dunia, “Asociacion Padel Argentino didirikan.

    Pada tahun 1990-an, Federasi Padel Internasional (FIP) didirikan di Madrid oleh Asosiasi Padel Argentina, Asosiasi Padel Spanyol, dan Asosiasi Padel Uruguay. Pada tahun 1997, di Barcelona, Spanyol, dan Argentina disepakati bahwa olahraga ini disebut Padel, dimana sebelumnya disebut Paddle.

    Pada tahun 2000, Kejuaraan Dunia Junior diadakan di La Plata, Argentina. Selama tahun-tahun tersebut, 7 federasi lainnya dibentuk, 6 federasi Eropa dan 6 federasi Australia. Pada tahun 2005, sirkuit padel profesional pertama lahir, yaitu Padel Pro Tour (PPT).

    Pada tahun 2013, PPT digantikan oleh World Padel Tour (2014-2023). Pada tahun 2018, Kejuaraan Dunia Senior pertama diadakan di Estepona, Malaga (Spanyol).

    Pada tahun 2021, FIP meluncurkan sirkuit Promises untuk putra dan putri kategori di bawah 14, 16, dan 18. Pada tahun 2024, sirkuit Premier Padel yang dikelola oleh FIP menjadi sirkuit profesional teratas di dunia dengan 24 turnamen di 16 negara. Dan hingga kini terdapat 87 federasi yang terafiliasi dengan FIP dan padel sudah dimainkan lebih dari 140 negara.

    Di Indonesia sendiri, padel sudah dikenal sejak tahun 2021. Olahraga ini semakin populer dan mendapat perhatian pada tahun 2024. Ketenaran padel bisa dilihat dari banyaknya lapangan padel di kota-kota besar hingga berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, dan Bali.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Cerita 5 Hijabers Berbakat yang Terpilih Jadi Pemenang Emeron Hijab Hunt 2024

    Jakarta

    Grand final Emeron Hijab Hunt 2024 berlangsung sukses dan meriah pada Sabtu (31/8/2024) di P7 Ballroom Kuningan City Mall, Jakarta Selatan. Saat grand final dda yang menampilkan tarian tradisional, modern dengan aksi yang spektakuler, aksi dalang dan nyinden, bermain drum, bernyanyi hingga akting. Penampilan mereka mampu memukau penonton hingga mendapatkan standing applause dari juri.

    Penampilan 14 finalis dinilai oleh para juri Emeron Hijab Hunt 2024 yaitu Anang Hermansyah, Indah Nada Puspita dan Intan Nuraini. Mereka takjub saat menyaksikan beragam bakat dan talenta yang dimiliki oleh finalis Emeron Hijab Hunt 2024.

    Lima hijabers berbakat terpilih sebagai juara Emeron Hijab Hunt 2024, juara pertama Nakeisha Syifa, juara kedua Shasyelfa Setyaning Haryoseno dan juara ketiga Palupi Krakatao. Kemudian juara favorit Dinda Amalia Gumay dan juara inspiratif Az Zahra Tania Arifani.


    Para pemenang Emeron Hijab Hunt 2024 mengungkapkan perasaan haru dan bahagia usai mengikuti rangkaian acara Emeron Hijab Hunt 2024. Seperti apa?

    1. Juara 1 : Nakeisha Syifa (@nakeishasyifa)

    Nakeisha Syifa di final hijab hunt 2024Penampilan Nakeisha Syifa saat grand final Emeron Hijab Hunt 2024 (31/8/2024) di P7 Ballroom Kuningan City Mall, Jakarta. Foto: Andhika Prasetia.

    Nakeisha Syifa terpilih sebagai juara pertama Emeron Hijab Hunt 2024. Ia menceritakan masa karantina Emeron Hijab Hunt 2024 yang tak akan terlupakan baginya.

    “Acaranya seru banget, dari kegiatan-kegiatan karantinanya yang bikin kita dapat knowledge baru. Beauty class, photoshoot, sharing tentang cara membranding diri kita di social media, dan masih banyak lagi kegiatan serunya. Bahkan saat GR aku ngggak ngerasa capek sama sekali karena memang se-seru itu. Overall aku sangat puas dengan acara kemarin,” ungkap Nakeisha kepada Wolipop.

    Ketika namanya dipanggil maju sebagai pemenang, dara berusia 16 tahun ini menangis haru dan merasa bersyukur. Persiapan menjelang grand final, Nakeisha menjalani puasa makan makanan manis.

    “Saat namaku disebut sebagai juara pertama aku benar-benar speechless bahkan aku sempat nangis di atas panggung. Effort aku selama latihan keras, puasa makanan manis, gorengan dan es, demi bisa menampilkan yang terbaik sebagai penutup dari 14 peserta. Rasanya semua terbayarkan dengan aku dipanggil sebagai juara pertama Emeron Hijab Hunt 2024 ini,” kata Nakeisha.

    2. Juara 2 : Shasyelfa Setyaning Haryoseno (@shasyelfa)

    Shasyelfa Setyaning Haryoseno di final Emeron Hijab Hunt 2024Shasyelfa Setyaning Haryoseno saat grand final Emeron Hijab Hunt 2024 (31/8/2024) di P7 Ballroom Kuningan City Mall, Jakarta. Foto: Rafida Fauzia.

    Juara kedua Emeron Hijab Hunt 2024 adalah Shasyelfa Setyaning Haryoseno. Dara yang berusia 15 tahun ini mengungkapkan baru pertama kali ikut ke ajang pencarian bakat.

    “Jadi ini pertama kali Shasyel ikutan Hijab Hunt. Sungguh ini di luar ekspektasi Shasyel. Luar biasa bagus dari tim kreatif, crew Detik, Transcorp dan Wolipop yang bekerja untuk acara ini. Shasyel merasa disayang sama semua panitia Hijab Hunt selama karantina bahkan sampai selesai tampil,” ujarnya haru.

    Bakat menyanyi Shasyelfa yang luar biasa hingga membuat penonton dan juri ‘tersihir’ dengan penampilannya bak pentas Broadway.

    “Waktu tampil perasaan aku benar-benar deg-degan tapi juga excited karena dinilai oleh para juri yang benar-benar luar biasa. Seneng banget dan bersyukur bisa jadi pemenang kedua di Hijab Hunt tahun ini, jujur aku nggak expectation bakal juara karena semua finalis yang bagus-bagus dan keren banget,” ujarnya terharu.

    3. Juara 3 : Palupi Krakatao (@palupikrakatao)

    Palupi Krakatao di final Emeron Hijab Hunt 2024Aksi Palupi Krakatao saat grand final Emeron Hijab Hunt 2024 (31/8/2024) di P7 Ballroom Kuningan City Mall, Jakarta. Foto: Rafida Fauzia.

    Selanjutnya ada Palupi Krakatao keluar sebagai juara ketiga Emeron Hijab Hunt 2024. Perjuangan Palupi Krakatao yang sudah mengikuti lima kali audisi Hijab Hunt, berbuah manis.

    Emeron Hijab Hunt 2024 menjadi rezeki Palupi. Tidak hanya lolos tahap audisi, Palupi dengan bakat dramatisasi puisinya berhasil menjadi juara ketiga Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Menurut aku acara Emeron Hijab Hunt 2024 ini sangat meriah. Mulai dari bintang tamu, dewan juri bahkan hingga finalis semua benar-benar fresh yang bertalenta. Ditambah tim crew yang sigap dan ramah, help full semua untuk acara ini,” tutur Palupi.

    Wanita yang berusia 28 tahun ini mahir membuat puisi karangannya sendiri. Dia juga aktif menerima tawaran sebagai pembawa acara di berbagai kesempatan. Palupi terpilih menjadi juara ketiga, ia mengaku bersyukur.

    “Ketika tampil puas banget karena aku sudah berlatih berbulan-bulan untuk sampai di grand final. Ketika tahu dapat juara 3 jujur kaget dan nggak menyangka tapi aku bersyukur banget untuk kesempatan ini nggak akan aku lupain,” lanjut Palupi.

    4. Juara Inspiratif : Az Zahra Tania Arifani (@zahrataniaa)

    Az Zahra Tania Arifani di final emeron hijab hunt 2024Aksi panggung Az Zahra Tania Arifani saat grand final Emeron Hijab Hunt 2024 (31/8/2024) di P7 Ballroom Kuningan City Mall, Jakarta. Foto: Andhika Prasetia.

    Az Zahra Tania Arifani dinobatkan sebagai juara inspiratif Emeron Hijab Hunt 2024. Zahra sendiri sudah memiliki 34 prestasi kejuaraan sedari sekolah pada cabang lomba solo vokal, rebana, band, vokal grup, olimpiade ekonomi, got talent, public speaking, hingga siswa berprestasi.

    Wanita kelahiran 2 Oktober 2000 ini tak henti mengucap rasa syukur bisa terpilih menjadi finalis lewat audisi online Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Alhamdulilah bersyukur banget, sebenarnya dikasih kesempatan buat karantina dan ketemu sama 14 finalis yang keren-keren banget sudah jadi pengalaman yang paling berkesan banget buat aku. Jadi nambah saudara juga dan tentunya saling nularin ilmu satu sama lain,” jelas Zahra.

    Saat grand final Emeron Hijab Hunt 2024, Zahra pun mengungkapkan persiapannya hingga terpilih sebagai juara inspiratif lewat aksi dalang dan sinden yang memukau.

    “Alhamdulilah juga pas tampil lancarr, timing buat ngepasin ketukan sama properti wayang dan gununganku juga nggak ada yang miss. Menurut aku 14 finalis itu memang sudah juara dari berbagai macam talenta yang luar biasa, apalagi sudah diambil 14 dari 7.000 peserta yang daftar, pokoknya best of the best. Aku berharap teman-teman dan tim sukses selalu dan bisa dipertemukan kembali di kesempatan baik ke depannya,” ujarnya.

    5. Juara Favorit : Dinda Amalia Gumay (@gumaydinda)

    Dinda Amalia Gumay tampil dalam Grand Final Emeron Hijab Hunt 2024 di Kuningan City, Jakarta, (Sabtu/8/2024)Aksi Dinda Amalia Gumay dalam Grand Final Emeron Hijab Hunt 2024 di Kuningan City, Jakarta, (31/8/2024). Foto: Andhika Prasetia.

    Terakhir ada Dinda Amalia Gumay yang menjadi juara favorit Emeron Hijab Hunt 2024 melalui jumlah voting tertinggi. Wanita kelahiran Temanggung, 29 November 1999 ini juga mempunyai segudang prestasi, antara lain Puteri Padi Berbakat Indonesia 2020, Duta Genre Persahabatan Kabupaten Temanggung 2021, Awardee LPDP tahun 2023 dan Winner Miss Hijabie DIY 2023.

    Dinda Amalia Gumay, finalis Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo ini mengucapkan momen seru saat menjalani masa karantina Emeron Hijab Hunt 2024 di Aryaduta Suites Semanggi. Hingga menjadi juara favorit Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Acaranya seru dan pecah banget, pokoknya luar biasa dengan segala ciri khas Emeron Hijab Hunt tahun ini. Waktu tampil jujur deg-degan banget karena tampil menari tradisional Solo itu menurut aku sangat challenging karena aku harus bisa membawa diri bagaimana bisa menarik walau pun menari sendiri. Tapi aku yakin saja untuk bisa tampil maksimal. Alhamdulillah bersyukur banget bisa jadi juara favorit. Tentunya selain dari usahaku juga berkat dukungan dan doa orang-orang sekitar,” pungkasnya.

    Pemenang Emeron Hijab Hunt 2024Juri Indah Nada Puspita, Anang Hermansyah dan Intan Nuraini yang menilai penampilan dan bakat finalis Emeron Hijab Hunt 2024 (31/8/2024). Foto: Rafida Fauzia, Andhika Prasetia/Detikcom

    Selamat kepada kelima pemenang dan seluruh finalis Emeron Hijab Hunt 2024 yang sudah berpartisipasi! Semoga semakin menginspirasi lewat bakat yang kamu miliki dan terus berkarya.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah, Casio dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda. Official Hospitality Partner Aryaduta Suites Semanggi.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Mengenal Hijabers 16 Tahun Asal Yogyakarta yang Tembus Piala Dunia Catur 2025

    Jakarta

    Sosok hijabers muda asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini sukses mencuri perhatian publik berkat prestasi luar biasa di dunia catur. Dialah Shafira Devi Herfesa, pecatur berbakat yang berhasil menembus ajang bergengsi Piala Dunia Catur 2025 yang akan digelar di Batumi, Georgia, pada Juli mendatang.

    Shafira akan tampil di panggung dunia pada 5-29 Juli 2025, mewakili Indonesia dan DIY dalam kompetisi penuh gengsi itu. Ia menjadi pecatur pertama dari DIY yang berhasil melaju ke ajang Piala Dunia dan kini menargetkan pencapaian berikutnya yakni gelar Women Grandmaster (WGM).

    Menjelang keberangkatannya, Shafira sempat berkunjung ke Kantor Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X. Didampingi pengurus Percasi DIY dan perwakilan KONI, Shafira menerima pesan khusus dari Wakil Gubernur agar menjaga kesehatan dan tetap tampil lepas saat bertanding.


    Shafira Devi Herfesa asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menembus ajang bergengsi Piala Dunia Catur 2025 yang akan digelar di Batumi, Georgia, pada Juli mendatang.Shafira Devi Herfesa asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menembus ajang bergengsi Piala Dunia Catur 2025 yang akan digelar di Batumi, Georgia, pada Juli mendatang. Foto: Dok. Instagram @shafiradeviherfesa.

    “Pesan Pak Wagub jaga kesehatan,” ujar pecatur 16 tahun itu saat ditemui di Kantor Gubernur Kepatihan, Kota Jogja, Selasa (10/6/2025) dikutip dari detikJogja.

    Meski usianya masih belia, Shafira menunjukkan kedewasaan dalam persiapan. Ia menjalani latihan intensif selama sebulan terakhir di Pelatnas Jakarta sebagai bagian dari upayanya tampil maksimal di Piala Dunia.

    “Saya berlatih keras dan mohon doa serta dukungan dari semua pihak agar bisa tampil maksimal,” ujarnya dengan penuh semangat.

    Pintu menuju Piala Dunia terbuka lebar setelah Shafira menorehkan kejutan besar di Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 di Ulaanbaatar, Mongolia. Meski hanya berstatus unggulan ke-20 dari puluhan peserta, ia tampil luar biasa, bahkan berhasil mengalahkan pecatur-pecatur unggulan, termasuk Grand Master asal Filipina yang menempati peringkat tiga besar.

    Pecatur DIY Shafira Devi Herfesa di kantor Gubernur Kepatihan, Kota Jogja, Selasa (10/6/2025).Pecatur DIY Shafira Devi Herfesa di kantor Gubernur Kepatihan, Kota Jogja, Selasa (10/6/2025). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja.

    Tak ada yang menyangka pecatur asal Kabupaten Sleman ini bakal keluar sebagai juara. Namun, dengan strategi yang matang dan ketenangan luar biasa, Shafira justru membalikkan prediksi banyak pihak. Kemenangan ini tak hanya mengantar dirinya ke Piala Dunia, tapi juga memberinya gelar Master Internasional, sebuah pencapaian bersejarah untuk pecatur asal DIY itu.

    “Belum ada pecatur DIY yang pernah lolos Piala Dunia sebelumnya. Shafira ini yang pertama. Gelar Master Internasional yang disandang Shafira juga yang pertama untuk DIY,” ungkap Jumariyanto, Sekretaris Umum Pengda Percasi DIY.

    “Nah pada kejuaraan catur ini Shafira itu cuma unggulan ke-20, tapi dalam perjalanannya dia berhasil mengalahkan lawan-lawannya termasuk Grand Master asal Filipina yang unggulan ketiga,” jelas Jumariyanto.

    Tiket ke Piala Dunia benar-benar diraih melalui perjuangan dramatis. Di babak terakhir, Shafira menghadapi lawan tangguh, yakni pemuncak klasemen asal Mongolia, Women Grand Master Turmunkh Munkhzul (rating 2301). Dalam pertandingan penuh tekanan, ia berhasil menang dan mengunci tiket ke Batumi.

    Pecatur asal Sleman, Shafira Herfesa Devi.Pecatur asal Sleman, Shafira Herfesa Devi. Foto: Dok Pribadi Shafira.

    Lebih dari sekadar torehan prestasi, Shafira menjadi inspirasi nyata bagi hijabers muda dan generasi muda Indonesia. Ia membuktikan bahwa hijab bukanlah batasan untuk berkarya dan berprestasi, bahkan di dunia catur yang dikenal penuh tekanan dan persaingan ketat.

    Kini, Shafira bersiap mengejar target berikutnya untuk mendapatkan gelar Women Grandmaster, pencapaian bergengsi di dunia catur wanita.
    Dengan segudang prestasi dan sikap rendah hati yang ditunjukkannya, Shafira Devi Herfesa telah membuktikan bahwa hijabers muda pun bisa mencetak sejarah dan menjadi inspirasi, tak hanya lewat penampilan, tapi juga melalui dedikasi, kerja keras, dan karakter kuat.

    (gaf/kik)



    Sumber : wolipop.detik.com