Tag: kelas

  • Monash University Indonesia Bakal Buka Beasiswa S2-S3, Bisa Belajar sampai Aussie!



    Jakarta

    Monash University akan membuka beasiswa kemitraan jenjang S2 dan S3. Tidak terbuka untuk semua, beasiswa tersebut hanya ditujukan untuk sembilan kampus ini.

    Monash University merupakan salah satu kampus terbaik di Australia. Termasuk dalam top 100 universitas terbaik dunia menurut QS World Ranking, Monash juga merupakan salah satu member dari Group of Eight, kumpulan universitas riset terkemuka di Australia.

    Pada 2021, Monash University membuka cabangnya di Indonesia. Setelah meluluskan dua angkatan, Monash akan menjajaki kerja sama dengan sembilan kampus Indonesia untuk bermitra dan memberikan kesempatan berkuliah di Monash University Australia.


    “Visi kami yang diimplementasikan dengan sembis mitra universitas akan menciptakan akses prioritas ke universitas kelas dunia,” ujar Matthew Nicholson selaku President Monash University Indonesia dalam acara Monash University, Indonesia and Alliances: Pathways to the Future di Pullman Hotel, Jalan MH Thamrin No 59 Gondangdia, Jakarta, Rabu (14/8/2024).

    Program ini dibuka untuk jenjang magister/S2 bagi mahasiswa di kampus mitra dan jenjang doktor/S3 bagi anggota fakultas. Adapun program berupa studi di Monash University Indonesia selama 1 tahun kemudian studi di Monash University Australia selama 6 bulan.

    “Ini termasuk akses penerimaan prioritas ke program ini serta belajar 1 tahun di Indonesia dan 6 bulan di Australia,” jelasnya.

    9 Kampus Mitra Beasiswa Kemitraan Monash University

    Untuk saat ini, program beasiswa masih dibuka pada sembilan kampus mitra di Indonesia. Adapun kampus-kampus tersebut termasuk:

    1. Universitas Bunda Mulia
    2. Universitas Ciputra Surabaya
    3. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
    4. Universitas Kristen Maranatha
    5. Universitas Kristen Petra
    6. Universitas Pelita Harapan
    7. Universitas Multimedia Nusantara
    8. Universitas Pembangunan Jaya
    9. Universitas Pradita.

    Baik mahasiswa aktif maupun mahasiswa yang sudah lulus dari kampus mitra dapat mendaftarkan diri pada program tersebut. Lalu, kapan beasiswa kemitraan Monash University ini akan dibuka?

    Kapan Beasiswa Kemitraan S2 dan S3 Monash University Dibuka?

    Tantia Dian Permata Indah selaku Chief Operations Officer Monash University Indonesia mengatakan program ini akan segera dibuka. Setelah penandatanganan memorandum of understanding (MOU), kampus mitra akan meluncurkan program ini secara resmi.

    “Kapan program ini dimulai, secepatnya. Kita dengan penandatanganan MoU kemudian peluncuran secara official sehingga berlaku bagi semua mahasiswa yang berkuliah di masing-masing [universitas mitra],” papar Tantia dalam kesempatan yang sama.

    Untuk saat ini, beasiswa yang disebut sebagai “special scholarship” hanya dibuka untuk universitas mitra. Namun, menurut Tantia, tidak menutup kemungkinan jika cakupan beasiswa akan diluaskan ke universitas lain.

    “Apakah terbuka untuk PTN di kemudian hari? Kami berharap bahwa semangat yang kami jalankan seperti yang tadi kita lihat tidak hanya untuk PTS tapi tentunya ini adalah sebuah effort berkelanjutan,” ujarnya.

    Informasi lebih lanjut mengenai Monash University Indonesia dapat detikers akses melalui monash.edu/indonesia atau kontak +6281359949890

    (nah/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Mau Kuliah Gratis di Universitas Terbuka? Coba Daftar 4 Beasiwa Ini



    Jakarta

    Pendaftaran calon mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) masih dibuka hingga 7 Agustus 2024. Selain punya banyak cabang kampus, UT juga memiliki beragam beasiswa bagi mahasiswa baru.

    UT mempunyai jenis beasiswa baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Pada beberapa tahun sebelumnya, alumni UT juga turut memberikan beasiswa bagi adik-adik mahasiswa.

    Tahun 2022, UT telah menyalurkan beragam beasiswa kepada 11.473 mahasiswa. Jumlah tersebut meningkat 16% karena pada 2021 jumlah penerima beasiswa hanya 9.825 orang.


    Mengutip laman UT, berikut adalah beberapa jenis beasiswa yang disediakan UT bagi mahasiswa baru:

    Jenis Beasiswa di UT bagi Mahasiswa Baru

    1. KIP Kuliah

    Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. KIP Kuliah tersedia di beberapa PTN juga PTS termasuk UT.

    Dulu, nama lain dari bantuan ini adalah Bidikmisi. Dana yang diperoleh mahasiswa lewat beasiswa ini berupa pembebasan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan biaya hidup per bulan.

    Pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur mandiri PTS masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Bagi yang ingin mendapatkan KIP Kuliah di UT, maka bisa mendaftarkan diri pada saat registrasi kampus.

    2. Beasiswa CSR

    Beasiswa CSR atau Corporate Social Responsibility adalah bantuan yang berasal dari perusahaan bank mitra dari UT. Adapun beberapa bank mitra UT antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

    Penerima beasiswa ini akan memperoleh pembebasan UKT dan dana untuk bahan ajar atau modul. Untuk biaya hidup, beasiswa ini tidak meng-covernya.

    Syarat bagi calon mahasiswa UT yang ingin dapat beasiswa CSR yakni masuk 10 besar kelas saat SMA/sederajat, mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan surat keterangan tidak mampu ekonomi dari pemerintah kelurahan/desa.

    3. Beasiswa PPA

    Jenis beasiswa lain di UT adalah beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Bantuan ini ditujukan kepada mahasiswa D3, D4, dan S1 yang disediakan oleh Kemendikbudristek.

    Besaran beasiswa PPA ini Rp 400 ribu per bulan. Pemberian dana dilakukan per semester atau enam bulan sekali.

    Sama seperti dua beasiswa sebelumnya, beasiswa PPA mensyaratkan mahasiswa penerima berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini bisa dicoba bagi mahasiswa dengan kondisi demikian, tetapi memiliki IPK yang cukup bagus.

    4. Bantuan UKT

    Jika detikers punya prestasi nonakademik di bidang olahraga atau seni, bisa mencoba bantuan UKT ini. Mahasiswa yang baru menorehkan prestasi bidang tersebut di kancah nasional, bisa mengajukan bantuan UKT.

    Bagi peraih juara 1 tingkat nasional, akan diberikan pembebasan UKT selama tiga semester. Kemudian untuk juara 2 selama dua semester, dan juara 1 selama satu semester.

    Cara Daftar Beasiswa di Universitas Terbuka

    1. Cari tahu syarat lengkap beasiswa yang ingin dicoba pada laman https://www.ut.ac.id/ atau lewat postingan media sosial UT
    2. Siapkan berkas-berkas persyaratan yang diperlukan
    3. Bagi pendaftar KIP Kuliah, pendaftaran bisa dilakukan setelah mendaftarkan diri di jalur mandiri UT
    4. Ketentuan daftar beasiswa setiap cabang UT berbeda sehingga informasi lengkapnya harus ditanyakan langsung ke bagian kemahasiswaan UT daerah masing-masing
    5. Pendaftar KIP Kuliah akan diverifikasi oleh UT pusat, lalu akan disampaikan kepada UT daerah

    Demikian informasi seputar beasiswa yang disediakan Universitas Terbuka bagi mahasiswa baru. Coba yuk!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa BCA 2025 untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat Masih Dibuka hingga September!


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa BCA tahun ajaran 2025 untuk lulusan SMA/SMK/sederajat masih dibuka hingga 13 September 2024.

    Beasiswa ini diberikan dalam bentuk Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan atau PPBP serta Program Pendidikan Teknik Informatika atau PPTI.

    Program beasiswa ini berlangsung selama 2,5 tahun, bertempat di BCA Learning Institute. Pelaksanaan program beasiswa berlangsung mulai Senin hingga Jumat pukul 08.00-17.00 WIB.


    Syarat Beasiswa BCA

    Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan

    Program ini berlangsung selama 30 bulan dan ditujukan untuk lulusan SMA/SMK/sederajat yang berprestasi dari seluruh jurusan dan berminat di bidang bisnis dan perbankan.

    Selain kegiatan belajar di kelas, peserta beasiswa juga wajib mengikuti program on the job training di unit kerja BCA.

    Perlu diketahui, program ini tak memiliki ikatan dinas, meski peserta diberi kesempatan untuk bekerja di BCA setelah menyelesaikan program.

    Dikutip dari Karir BCA, ini persyaratannya:

    • Warga Negara Indonesia
    • Siswa/siswi kelas XII/lulusan SMA/SMK
    • Usia maksimal 19 tahun ketika mendaftar
    • Rata-rata nilai rapor kelas X, XI, dan XII minimal 7,5
    • Rata-rata nilai matematika kelas X, XI, dan XII (IPA/IPS) atau nilai produktif kelas X, XI, dan XII (khusus SMA) minimal 7,5
    • Tidak pernah tinggal kelas sejak jenjang SD hingga SMA/SMK
    • Tidak pernah terlibat narkoba maupun pelanggaran hukum lainnya
    • Lulus seleksi.

    Program Pendidikan Teknik Informatika

    Sama halnya dengan Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan, Program Pendidikan Teknik Informatika BCA berlangsung selama 30 bulan.

    Program ini diperuntukkan bagi lulusan SMA dari jurusan IPA atau SMK dari jurusan yang berkaitan dengan teknik informatika yang berprestasi dan mempunyai minat di bidang teknik informatika. Seperti ini persyaratannya:

    • Warga Negara Indonesia
    • Siswa kelas XII atau lulusan SMA jurusan IPA atau SMK jurusan yang berkaitan dengan teknik informatika
    • Usia maksimal 19 tahun ketika mendaftar
    • Rata-rata nilai rapor kelas X, XI, dan XII minimal 7,5
    • Rata-rata nilai matematika kelas X, XI, dan XII (SMA IPA) atau nilai produktif kelas X, XI, dan XII (khusus SMK) minimal 7,5
    • Tidak pernah tinggal kelas, sejak jenjang SD hingga SMA/SMK
    • Tidak pernah terlibat narkoba maupun pelanggaran hukum lainnya
    • Lulus seleksi.

    Manfaat Beasiswa BCA

    • Disediakan buku pelajaran sepanjang program belajar, serta laptop khusus untuk Program Pendidikan Teknik Informatika.
    • Bebas biaya pendidikan dan memperoleh uang saku bulanan
    • Kesempatan magang dan penawaran kerja
    • Asrama, shuttle bus, dan makan siang.

    Demikian informasi Beasiswa BCA. Selamat mencoba!

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kuliah S2 & Riset di Jepang, INPEX Scholarship 2025 Dibuka!



    Jakarta

    INPEX Scholarship Foundation membuka pendaftaran beasiswa INPEX 2025 hingga 31 Oktober 2024. Beasiswa fully funded (penuh) ini terbuka bagi calon mahasiswa pascasarjana yang ingin kuliah S2 dan riset di Jepang.

    Yayasan beasiswa ini didirikan di Jepang pada 1981 dengan donasi dari Indonesia Petroleum, Ltd. (kini INPEX Corporation). Beasiswa INPEX diharapkan mendorong persahabatan dan aksi baik melalui awardee dan program beasiswa ini sendiri.

    Beasiswa INPEX meliputi biaya ujian masuk, biaya kuliah, dan uang saku bulanan sebesar 160 ribu yen (Rp 16,8 juta). Uang bulanan ini dapat digunakan untuk mencukupi biaya hidup seperti biaya sewa tempat tinggal, biaya kesehatan, biaya transportasi, biaya internet, dan lain-lain.


    Dikutip dari panduan resminya, beasiswa INPEX 2025 juga meliputi biaya commuter pass dan biaya tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang Indonesia-Tokyo, Jepang. Saat tiba di Jepang, awardee juga akan mendapat tunjangan kedatangan 60 ribu yen (Rp 6,3 juta). Sedangkan biaya paspor dan visa ditanggung penerima beasiswa.

    Beasiswa Kuliah di Jepang, INPEX Scholarship 2025

    Syarat Beasiswa

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).
    2. Usia kurang dari 30 tahun saat mendaftar.
    3. Sarjana natural science (rumpun IPA) seperti teknik, pertanian, fisika, matematika, biologi, kimia, ilmu komputer dan lainnya.
    4. Lulusan perguruan tinggi bereputasi sangat baik.
    5. Sudah menyelesaikan studi minimal 16 tahun pendidikan, atau latar akademik yang setara.
    6. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang S1 minimal 3.00
    7. Mendapat izin untuk menerima beasiswa oleh institut, universitas, atau perusahaan asal.
    8. Memiliki minat di bidang hubungan Republik Indonesia-Jepang dan siap berkontribusi pada bidang tersebut.
    9. Belum pernah mendapat beasiswa senada di Jepang.

    Tahap Seleksi

    • Primary Selection: Tahap seleksi awal dengan meninjau formulir pendaftaran, rekam jejak pendidikan, rencana riset, surat rekomendasi, surat penerimaan dari kampus tujuan, skor kemahiran berbahasa Inggris, dan dokumen lain; serta wawancara.
    • Final Selection: Tahap seleksi berdasarkan keputusan dewan direksi yayasan.

    Pengumuman hasil Primary Selection akan disampaikan pada Februari 2025. Sedangkan pengumuman Final Selection akan diinformasikan pada akhir Maret 2025.

    Cara Mendaftar

    1. Mengirimkan formulir pendaftaran format PDF yang telah diisi serta foto diri sebahu terbaru tanpa topi format JPG, PDF, atau GIF ke isf-foundation@inpex.co.jp.
    2. Membawa atau mengirimkan dokumen pendaftaran dengan deskripsi APPLICATION FOR SCHOLARSHIP di amplop ke alamat INPEX Masela, Ltd. Jakarta Office, Sentral Senayan 1 Building 13th Floor, Jl. Asia Afrika No 8, Jakarta Pusat, 10270, Indonesia.

    Dokumen Pendaftaran

    1. Formulir cetak dengan tanda tangan di halaman akhir.
    2. Transkrip akademik dari perguruan tinggi asal.
    3. Surat rekomendasi dari rektor atau dosen pembimbing kampus asal, dan/atau pemberi kerja saat ini (jika sedang bekerja).
    4. Ijazah.
    5. Letter of Acceptance dari dosen pembimbing di kampus tujuan.
    6. Curriculum vitae (CV)
    7. Surat keterangan kesehatan dari dokter yang menyatakan pelamar dapat menjalani kuliah di Jepang (dapat dalam bahasa Indonesia).
    8. Sertifikat TOEFL iBT, TOEFL ITP, TOEIC, IELTS yang diperoleh dari tes setelah Oktober 2022.
    9. Sertifikat kemahiran berbahasa Jepang JLPT jika ada.

    Jadwal Beasiswa

    • Batas waktu pendaftaran: 31 Oktober 2024
    • Wawancara dengan kandidat terpilih: Awal Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi awal: Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi akhir: Maret 2025
    • Pengiriman aplikasi sebagai research student: April/Mei 2025
    • Kedatangan di Jepang: September 2025
    • Awal studi mahasiswa riset: Oktober 2025
    • Ujian masuk S2: Kuartal 4 2025-kuartal 1 2026
    • Awal studi mahasiswa S2: April 2026

    Beasiswa S2 dan riset di Jepang ini akan berakhir 30 hari setelah tanggal penyelesaian studi atau riset, tanggal meninggalkan Jepang, atau tanggal dalam durasi 2 tahun 8 bulan. Berakhirnya beasiswa dipilih menurut tanggal tercepat dari salah satu di antara tiga opsi tersebut.

    Informasi INPEX Scholarship 2025 untuk kuliah di Jepang lebih lanjut bisa dicek di laman https://www.inpex-s.com atau klik panduan resminya di sini.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 Dibuka, Siswa Bisa ke Amerika Gratis!



    Jakarta

    Program pertukaran pelajar KL-YES 2025 telah dibuka hingga 23 Agustus 2024 mendatang. Siswa bisa ke Amerika Serikat gratis!

    Program KL-YES atau KL Kennedy Lugar Youth Exchange and Study adalah beasiswa pemerintah Amerika Serikat berbasis prestasi di mana siswa SMA mengikuti satu tahun akademik di Amerika Serikat dengan tinggal bersama keluarga angkat, belajar di sekolah, membangun keterampilan kepemimpinan, dan berkontribusi pada masyarakat.

    Beasiswa ini dibuat oleh Senator Amerika Serikat Kennedy dan Lugar untuk mempertemukan kaum muda dari negara-negara dengan populasi Muslim yang signifikan, termasuk Indonesia, ke Amerika Serikat. Program yang diluncurkan mulai 2003 ini telah mengirimkan hampir 2.000 siswa Indonesia.


    Tahun ini, Pertukaran Pelajar KL-YES ditujukan siswa kelas 10-11 yang lahir antara tanggal 15 Januari 2008-15 Agustus 2009. Tertarik mendaftar? Berikut syarat-syarat Pertukaran Pelajar KL-Yes seperti dilansir dari laman resminya.

    Syarat Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Siswa SMA di Indonesia kelas 10-11 (SMA/SMK/MA/sederajat)
    2. Lahir antara 15 Januari 2007 – 1 Agustus 2008
    3. Warga Negara Indonesia (bukan pemegang paspor AS, tidak lahir di AS, salah satu orang tua bukan warga negara Amerika)
    4. Mendapat persetujuan dan izin dari orang tua dan sekolah
    5. Tidak memiliki anggota keluarga yang bekerja sebagai staf Kedutaan Besar AS atau Organisasi Bina Antarbudaya
    6. Tidak memiliki anggota keluarga yang sebelumnya mengikuti Program YES (orang tua, saudara kandung)
    7. Sehat secara fisik dan mental untuk program ini (program YES mendorong siswa penyandang disabilitas untuk mendaftar)
    8. Memiliki prestasi akademik atau non-akademik, yang dapat dibuktikan dengan sertifikat atau Surat Keterangan:
    9. Prestasi akademik dan non akademik minimal skala kota/kabupaten, atau
    10. Pengurus OSIS dan/atau MPK (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara)

    Syarat Akademik Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Kelas 10 dan kelas 11 SMA/SMK/MA
    2. Nilai rata-rata rapor minimal 80 untuk semua mata pelajaran

    Cara Mendaftar Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    Pendaftaran Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 dibuka secra online melalui https://seleksibinaantarbudaya.or.id/. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, detikers bisa menghubungi Instagram @binaantarbudaya dan nomor telepon +6221 7222291, +6221 7235832.

    Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Kominfo Buka Beasiswa Kelas Khusus S2, Cek Program yang Dibuka & Syaratnya!


    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) RI membuka dua beasiswa S2 dalam negeri. Ada program beasiswa kelas khusus magister multidisiplin smart system (SMART-X)-ITB dan beasiswa kelas khusus magister keamanan siber dan forensik digital Universitas Telkom.

    Pendaftaran gelombang pertama untuk beasiswa kelas khusus magister multidisiplin smart system (SMART-X)-ITB dibuka pada 7-21 Oktober 2024. Sementara, pendaftaran gelombang pertama untuk beasiswa kelas khusus magister keamanan siber dan forensik digital Universitas Telkom dibuka dari 7-31 Oktober 2024.

    Persyaratan Beasiswa

    Dikutip dari situs resmi Beasiswa Kominfo, berikut ini persyaratan beasiswa kelas khusus magister yang dibuka di ITB dan Universitas Telkom:


    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Pernah/sedang bekerja dan mempunyai masa kerja minimum 2 tahun (kumulatif) ketika melamar (dengan dibuktikan melalui SK CPNS/PNS/dokumen serupa lainnya untuk PNS/TNI/POLRI atau surat keterangan kerja bagi pelamar umum
    • Tidak untuk pelamar yang berprofesi sebagai dosen
    • Termasuk golongan minimal IIIA (3A) bagi PNS
    • Berusia maksimal 42 tahun ketika mendaftarkan diri
    • Belum mempunyai gelar magister dan tidak tengah mengikuti program pendidikan magister
    • Lulusan S1/DIV dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,80 dari skala 4,00
    • Menyusun rencana tugas akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500 – 1000 kata)
    • Menyusun esai yang berisi personal statement dan rencana kontribusi pasca studi, khususnya kontribusi untuk pengembangan transformasi digital nasional (500 – 1000 kata)
    • Menyerahkan surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang mempunyai kredibilitas dan diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran (template surat rekomendasi bisa diunduh pada tautan https://komin.fo/template_bk2024;)
    • Memperoleh surat izin dari pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan
    • Diutamakan untuk yang sudah memiliki letter of acceptance (LoA) dari perguruan tinggi mitra Kominfo
    • Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, melampirkan:

    – Hasil penyetaraan ijazah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama (Kemenag) melalui https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah

    – Hasil konversi IPK dari Kemendikbudristek melalui https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kemenag melalui https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/

    – Tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kemendikbudristek atau Kemenag mengenai penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK bagi pendaftar yang hasil penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.

    – Pelamar tetap harus memenuhi syarat mendaftar yang ditetapkan oleh mitra perguruan tinggi yang dipilih.

    Bagi detikers yang tertarik mendaftar beasiswa di atas, kalian dapat klik link berikut ini https://beasiswa.kominfo.go.id/.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Cerita Nasa, Siswa Beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri yang Programnya Diputus


    Jakarta

    Muhammad Fazil Ihsan Lanasa ingin kuliah teknik dirgantara di luar negeri seperti idolanya, BJ Habibie. Peraih medali emas World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2023 ini sudah mengantongi skor IELTS dan SAT untuk bekal mendaftar di perguruan tinggi luar negeri.

    Nasa, begitu ia akrab dipanggil, merupakan salah satu dari 350 siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4. Sejak awal tahun, siswa kelas 12 MAN 4 Jakarta ini mengikuti rangkaian program beasiswa, mulai dari webinar series untuk kuliah luar negeri, kursus IELTS dan SAT, summer program, dan proyek sosial.

    Namun pada 3 November 2024, Surat Puspresnas Nomor 1645/J3/PN.06/2024 menyatakan beasiswa persiapan kuliah di luar negeri ini tidak lagi menyelenggarakan college counseling. Penggantian biaya pendaftaran universitas luar negeri juga ditiadakan.


    College counseling ini penting karena selain yang di-planning tadi, seharusnya juga ada pendampingan soal esai, terutama untuk universitas di Amerika Serikat ataupun buat scholarships,” tuturnya pada detikEdu jelang penyampaian petisi keberlanjutan BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 di Kantor Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).

    Tak Ada Konseling, Pembiayaan Ditiadakan

    Dikutip dari laman BIM Puspresnas, college counseling merupakan bimbingan pendidikan tinggi untuk memilih perguruan tinggi dan prodi tujuan, penulisan esai, hingga persiapan wawancara.

    College counseling sedianya digelar sekitar September-Oktober, tetapi tidak kunjung diadakan sampai terbit surat Puspresnas tentang peniadaan bimbingan pendidikan tinggi dan reimbursement biaya pendaftaran ke kampus luar negeri bagi awardee BIM Persiapan S1 Luar Negeri.

    Sedangkan peniadaan reimbursement biaya pendaftaran universitas luar negeri menurut Nasa berdampak pada teman-teman sesama penerima beasiswa dengan keterbatasan ekonomi.

    Ia mencontohkan, salah satu rekannya yang peraih medali olimpiade sains nasional (OSN) mengalami keterbatasan finansial. Akibatnya, awardee tersebut tak mampu membayar biaya pendaftaran di universitas luar negeri tujuannya.

    “Karena saya tahu sendiri, nggak semua awardee BIM Persiapan ini yang punya kapabilitas finansial bagus, karena mereka dinilai dari merit (prestasi),” tuturnya.

    Nasa sendiri membayar CAD 170 atau sekitar Rp 1,9 juta untuk mendaftar ke University of British Columbia (UBC), Kanada. Sedangkan rencana untuk mendaftar ke University of California (UC) Berkeley dan University of Rhode Island ia urungkan.

    “UC Berkeley kemungkinan saya drop, karena harganya lumayan mahal 85 dolar (USD, sekitar Rp 1,3 juta). Dan juga University of Rhode Island 65 dolar (USD, sekitar Rp 1,03 juta),” tuturnya.

    Tak hanya dirinya, Nasa menuturkan siswa sesama penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 dari madrasahnya pun mengalami kendala biaya pendidikan tinggi yang sama.

    “Teman saya itu nilai IELTS-nya udah jauh di atas kualifikasi BIM, dan juga ada SAT-nya yang jauh di atas kualifikasi BIM. tapi karena keputusan itu (tidak ada lagi reimbursement biaya pendaftaran), dia sering drop beberapa universitas gara-gara biaya,” ucapnya.

    Mencari Kuliah Gratis di Luar Negeri

    Ia kini pikir-pikir lagi untuk mengeluarkan biaya pendaftaran ke universitas di luar negeri. Bersama empat teman awardee BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 di MAN 4 Jakarta, Nasa bagi-bagi tugas mencari peluang beasiswa di berbagai negara dan benua. Khususnya pada kampus yang menyediakan biaya pendaftaran gratis.

    “Salah satu teman saya nyari semua universitas yang ada beasiswanya di Australia. Satu yang di Eropa, satu yang di Amerika,” tuturnya.

    “Kita buat kategori, dan apa-apa cari sendiri,” imbuhnya.

    Nasa juga mendaftar ke International Scholars Program, sejenis BIM untuk mahasiswa internasional di Kanada. Beasiswa ini menyediakan gratis uang kuliah dan uang saku per tahun.

    “Pengumumannya sendiri, kalau tidak salah, Maret. Jadi pas tahu pengumuman ini, bisa lanjut ke BIM (reguler S1) atau scholarship ini,” imbuhnya.

    Ia semula ingin masuk Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, perguruan tinggi terbaik di dunia versi QS World University Ranking (WUR) 2025. Namun, beasiswa di kampus-kampus AS lazimnya bersifat parsial, tidak menyediakan tempat tinggal dan tunjangan hidup per tahun.

    “Saya jadi nge-rescale tujuan saya. Jadi kalau universitasnya nggak ada kepastian soal beasiswa atau apapun, saya drop,” ucapnya.

    Kini, Nasa menarget Monash University, National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), hingga Korea Advanced Institute of Science Technology (KAIST). Kampus terakhir terkenal dengan pendidikan gratis, uang saku, plus asrama bagi mahasiswanya.

    Melanjutkan Riset

    Tak berdiam diri, Nasa juga kini melanjutkan proyek risetnya. Sebelumnya, ia harus berpandai-pandai membagi waktu sekolah, persiapan IELTS dan SAT, serta kompetisi riset.

    Minatnya di bidang riset sains dan teknologi terutama diasah sejak menginjak kelas 10 madrasah. Saat itu, dia membuat kompensator energi dari barang rongsokan. Kompensator daur ulang ini dapat menghemat listrik rumah tangga hingga 1.000 Watt.

    Gagasannya terinspirasi dari flywheel alias roda gila yang digunakan Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) yang komponennya relatif jarang ditemukan secara umum. Berkonsultasi dengan kepala sekolah SMK PGRI Telagasari, Karawang, Jawa Barat, ia pun berinovasi memanfaatkan flywheel dari bearing truk diesel dan generator bekas hydro generator.

    Risetnya itu kelak diganjar dengan medali emas International Research Competition for Young Scientist (IRCYS) 2022.

    Kini, Nasa berencana membuat inovasi yang berdampak untuk membantu krisis kemanusiaan. Ia menuturkan, proyek ini berangkat dari kondisi di Palestina.

    “Situasi di lapangannya nggak ada jalur. Misal ada camp refugee di sini, tapi jalur logistik ke camp-nya udah hancur banget. Kaya truk yang didesain buat off-road pun susah ke sananya,” tuturnya.

    “Jadi inginnya, inovasinya nanti bisa diaplikasikan di tempat-tempat yang lagi krisis,” pungkasnya.

    Terkait petisi keberlanjutan BIM Persiapan S1 Luar Negeri untuk Nasa dan kawan-kawannya, Sekretaris Puspresnas Nancy Rahmawati mewakili Kepala Puspresnas menerima petisi orang tua siswa. Ia mengatakan pihaknya mengagendakan pertemuan selanjutnya dengan orang tua siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 pada Jumat (22/11/2024).

    “Mereka menyampaikan petisi untuk melanjutkan BIM 4 yang saat ini masih tertunda,” ucapnya di Kantor Puspresnas, Jakarta Selatan.

    “Kelanjutannya nanti ada pertemuan lagi selanjutnya, mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk anak-anak semua. Pertemuannya hari Jumat besok. Ibu Kepala nanti menemui Bapak-Ibu Jumat nanti, sudah kita jadwalkan,” sambungnya.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa SMA BATI 2025 Yasbil, Siswa SMP dan MTs Cek Ya!


    Jakarta – Beasiswa Anak Teladan Indonesia (BATI) 2025 dibuka Yayasan Solidaritas Bina Insan Kamil (Yasbil) sampai 1 Desember 2024. Siswa kelas 9 SMP dan MTs bisa mendaftar.

    BATI 2025 adalah beasiswa pendidikan menengah untuk melanjutkan studi di SMA mitra Yasbil selama 3 tahun. Beasiswa ini diperuntukkan untuk siswa laki-laki dengan keterbatasan ekonomi yang bersekolah di Aceh, Lampung, Depok, Tangerang, Bogor, Bandung Yogyakarta, dan Semarang.

    Komponen Beasiswa Yasbil BATI 2025

    • Sekolah gratis di SMA negeri/swasta, dan kesempatan belajar di sekolah bertaraf Cambridge School/yang setara.
    • Akomodasi/tempat tinggal selama 3 tahun.
    • Uang saku per bulan.
    • Program pengembangan diri, karakter, dan soft skills.

    Syarat Beasiswa BATI 2025

    • Warga Negara Indonesia.
    • Laki-laki.
    • Kelas 9 SMP/MTs.
    • Berperilaku jujur.
    • Rata-rata nilai rapor 9.0.
    • Berprestasi akademik atau nonakademik.
    • Surat rekomendasi guru atau kepala sekolah.
    • Karakter dan akhlak mulia.
    • Bercita-cita menjadi seorang guru.
    • Bersedia ditempatkan di sekolah yang ditunjuk oleh penyedia beasiswa.

    Jadwal Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2025

    • Pendaftaran beasiswa: Diperpanjang hingga 1 Desember 2024
    • Pengumuman seleksi berkas: 2 Desember 2024
    • Ujian tertulis: 3 Desember 2024
    • Pengumuman hasil ujian tertulis: 4 Desember 2024
    • Wawancara calon penerima beasiswa: 5-8 Desember 2024
    • Pengumuman hasil wawancara: 10 Desember 2024
    • Kamp seleksi pembinaan: 12 Desember 2024-2 Januari 2025

    Pendaftaran Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2025 Yasbil dibuka di https://bit.ly/BATI2025. Informasi lebih lanjut bisa diakses di akun Instagram @yasbil.id dan kontak administrator Yasbil 0878-8492-6874 atau 0882-2342-0531 (Ihsan).

    (twu/nwk)





    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2-S3 BRIN Ini Dibuka Sepanjang Tahun, Cek Ya!


    Jakarta

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memiliki program beasiswa Degree by Research jenjang S2 dan S3. Beasiswa ini dibuka untuk PNS maupun non-PNS yang berminat kuliah sambil riset.

    Berbeda dengan beasiswa pemerintah pada umumnya, beasiswa S2 dan S3 BRIN ini dibuka untuk program kuliah online agar pesertanya tidak meninggalkan tugas kedinasan. Pelamar bisa memilih perguruan tinggi dalam dan luar negeri mitra BRIN, yang telah menyiapkan kurikulum pendidikan jarak jauh penuh (PJJ) dan prodi penyelenggara kelas riset.

    Beasiswa Degree by Research BRIN meliputi uang kuliah tunggal (UKT) dan bantuan riset. Per 29 April 2024, peminat beasiswa ini bisa melamar sepanjang tahun di situs resminya.


    Namun, peminat beasiswa juga perlu memantau sejumlah jenis beasiswa Degree by Research yang ditawarkan dengan batas waktu pendaftaran tertentu. Contohnya seperti beasiswa University Polytechnic Hauts-De-France dan Tomsk Polytechnic University Degree by Research 2025 yang tutup pendaftaran pada 22 November 2024.

    Sebelum mendaftar, simak alur beasiswa Degree by Research BRIN dan daftar kampusnya di bawah ini seperti dikutip dari panduan resminya.

    Alur Pendaftaran Beasiswa BRIN Degree by Research (DBR)

    1. Memiliki Topik Riset

    Peserta mengajukan topik riset yang sedang atau akan dikerjakan kelompok-kelompok riset di BRIN

    2. Memperoleh Kopromotor dari BRIN

    Kopromotor harus sesuai dengan bidang kepakaran topik riset yang dipilih. Ia wajib melibatkan penerima beasiswa pada riset yang sedang dilakukan bersama periset lainnya. Ia juga bertanggung jawab menjamin keberlangsunga topik riset tersebut selama penerima beasiswa menjalani program.

    3. Mendaftar di Sistem Informasi Degree by Research

    Pendaftar yang merupakan tenaga BRIN dan luar BRIN sama-sama mendaftar di laman https://byresearch.brin.go.id. Bedanya, tenaga BRIN mendaftar dengan akun SSO Intra BRIN, sedangkan pelamar non-BRIN menggunakan akun email pribadi.

    Setelah mendaftar, unggah surat pengantar dari kepala unit kerja instansi asal, unduh format di laman DbR BRIN. Surat wajib sesuai dengan format agar tidak dikembalikan untuk direvisi.

    4. Unggah Dokumen Persyaratan

    Jika sudah terverifikasi, buka kembali akun pendaftaran untuk mengunggah dokumen berikut:

    • Proposal riset yang sudah ditandatangani kopromotor asal BRIN serta kepala pusat riset dan kolaborator riset dari
      universitas
    • Surat kesediaan menjadi kopromotor
    • Biodata kopromotor
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan kerja (satker) BRIN
    • Surat pernyataan menyelesaikan studi
    • CV pengusul
    • Ijazah
    • Transkrip akademik terakhir

    Format dokumen di atas dapat diunduh di laman resmi DbR BRIN.

    5. Verifikasi Dokumen dan Review Proposal Riset

    Proposal riset yang sudah lolos verifikasi akan ditinjau tim reviewer. Jika sudah disetujui, proposal riset dinyatakan berstatus direkomendasikan.

    Berkas pendaftaran lainnya juga akan menjalani verifikasi. Pelamar beasiswa wajib memantau secara berkala pemberitahuan keperluan revisi jika ada.

    6. Seleksi Wawancara

    Peserta yang lolos verifikasi dokumen dan review proposal akan diundang untuk menjalani seleksi wawancara dengan tim reviewer dan kopromotor dari BRIN. Peserta dapat memaparkan proposal riset maksimal 10 menit.

    Pastikan untuk mengecek undangan seleksi wawancara di email dan sistem informasi DbR.

    7. Memperoleh Surat Jaminan Pembiayaan

    Peserta yang lolos tahap wawancara berhak atas surat jaminan pembiayaan dari Deputi Sumber Daya Manusia dan Iptek (SDMI) BRIN. Surat jaminan ini berlaku 12 bulan sejak surat diterbitkan.

    Surat jaminan pembiayaan bisa digunakan untuk memperoleh LoA dari perguruan tinggi mitra DbR BRIN. Surat ini berlaku sesuai kampus kolaborator proposal riset. Dokumen ini bisa diunduh di sistem informasi DbR.

    8. Unggah LoA, Proposal Riset, dan Surat Pengantar

    Peserta yang sudah mendapat surat jaminan pembiayaan diminta mengunggah dokumen sesuai batas waktu yang ditentukan:

    • LoA prodi kelas riset dari perguruan tinggi mitra DbR BRIN
    • Surat pengantar penetapan peserta DbR
    • Proposal riset yang sudah disetujui promotor dari perguruan tinggi, kopromotor dari BRIN, dan kepala satker BRIN.

    Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa DbR BRIN

    • Universitas Indonesia (UI)
    • Institut Teknologi Bandung (ITB)
    • Universitas Gadjah Mada (UGM)
    • Universitas Padjadjaran (Unpad)
    • IPB University
    • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    • Universitas Diponegoro (Undip)
    • Universitas Hasanuddin (Unhas)
    • Universitas Sebelas Maret (UNS)
    • Universitas Andalas (Unand)
    • Universitas Airlangga (Unair)
    • Universitas Brawijaya (UB)
    • Universitas Sumatera Utara (USU)
    • Universitas Syiah Kuala (USK)
    • Technische Universität Berlin
    • Deakin University
    • University of Twente
    • Tomsk Polytechnic University
    • Suranaree University of Technology
    • Universitas Sains Malaysia
    • Université Polytechnique Hauts-de-France
    • Swinburne University of Technology
    • Universiti Teknologi Malaysia

    Informasi lebih lanjut tetang pendaftaran beasiswa BRIN Degree by Research (DBR) bisa diakses lebih lanjut di laman https://byresearch.brin.go.id, https://bit.ly/SkemaBaruDbR2024, dan akun Instagram @brin_talentarisetinovasi. Semoga bermanfaat!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com