Tag: kelompok

  • Trump Umumkan 5 Mata Uang Kripto Jadi Cadangan Strategis AS


    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan lima mata uang kripto yang akan masuk dalam cadangan strategis negara. Menurutnya aset kripto akan menambah persediaan mata uang berbentuk kripto.

    Dalam media sosialnya, awalnya Trump menyebutkan 3 mata uang kripto yang akan masuk Cadangan Strategis Kripto AS, yakni Ripple (XRP), Solana (SOL), dan Cardano (ADA). Usai pengumuman, nilai mata uang itu pun melonjak hingga 62% dalam perdagangan pada hari Minggu.

    “Kelompok Kerja Presiden untuk bergerak maju pada Cadangan Strategis Kripto yang mencakup XRP, SOL, dan ADA. Saya akan memastikan AS adalah Ibu Kota Kripto Dunia,” kata Trump dikutip dari CNN yang melansir dari Reuters, Senin (3/3/2025).


    Satu jam kemudian, Trump menambahkan mata uang kripto lain yang akan masuk cadangan strategis AS yakni Bitcoin dan Ethereum.

    “Dan, jelas, BTC dan ETH, seperti mata uang Kripto berharga lainnya, akan menjadi inti dari Cadangan,” tambahnya.

    Untuk diketahui, Donald Trump selama masa kampanye pemilihan Presiden AS telah memperoleh dukungan dari industri kripto. Trump pun dengan cepat bergerak untuk mendukung prioritas kebijakan mereka.

    Ini berbalik dari kebijakan yang dilakukan oleh Presiden AS di bawah pemerintahan Joe Biden. Sebelumnya pemerintahan Joe Biden menindak industri kripto dalam upaya untuk melindungi warga Amerika dari penipuan dan pencucian uang.

    (ada/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Heboh! Ribuan Orang Diduga Sengaja Tak Bayar Pinjol, Diajari dari Medsos


    Jakarta

    Tren masyarakat yang sengaja untuk gagal bayar (galbay) utang fintech peer-to-peer lending (P2P) atau pinjaman online (pinjol) kembali menjamur di tengah masyarakat. Ribuan orang diduga sengaja mengikuti tren ini dan menghindari kewajiban pembayaran utang.

    Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan (AFPI) Entjik S Djafar mengatakan fenomena ini muncul karena ada kelompok-kelompok tertentu yang secara sengaja mendorong masyarakat untuk tidak membayar utang pinjol di media sosial, termasuk bagaimana cara menghindari pembayaran pinjaman tersebut.

    “Jadi ada kelompok gagal bayar itu ada di Youtube, Instagram, Facebook, dan lain-lain di sosial media. Bahkan di TikTok juga ada. Nah, ini sangat mengganggu kita dan sangat merugikan tentunya, merugikan industri kami,” kata Entjik kepada detikcom, Senin (16/6/2025).


    Masalahnya dorongan untuk tidak membayar utang pinjol dari kelompok-kelompok ini ternyata cukup banyak diikuti masyarakat. Membuat ribuan orang diduga sengaja untuk tidak membayangkan utang mereka ke perusahaan pemberi pinjaman.

    “Ada, akhirnya banyak. Bukan ada lagi, banyak. Karena kalau kita lihat di Facebook, member mereka itu ribuan, bahkan ratusan ribuan yang menjadi member di sosial media itu, baik Instagram maupun Facebook dan beberapa sosial media yang lain. Jadi ada beberapa,” ucapnya.

    Parahnya lagi dorongan ini tidak hanya membuat sejumlah oknum sengaja untuk melakukan pinjaman online kemudian tak dibayarkan, namun juga membuat orang yang sudah memiliki utang ikut sengaja melakukan gagal bayar.

    “Yang lebih banyak lagi sebenarnya bukan sengaja pinjam. Memang sudah pinjam, tetapi sengaja tidak mau bayar,” terangnya.

    Menurut Entjik, kondisi masyarakat yang sengaja untuk tidak membayangkan utang mereka itu semakin terlihat saat pemberi pinjaman melakukan penagihan. Sebab tak sedikit di antara para peminjam dana online ini yang mengikuti cara-cara menghindari pembayaran sesuai ajakan kelompok-kelompok tersebut dari media sosial.

    “Memang kelihatannya waktu kita tagih, apa yang ajakan dari mereka (kelompok gagal bayar) itu mereka (peminjam) lakukan. Yaitu salah satunya ganti nomor, nomor yang nggak aktif. Menghindar, kalau ditelepon langsung di-block. Itu kan salah satu ajakan dari mereka,” jelas Entjik.

    Simak juga Video: Utang Pinjol Warga +62 Tembus Angka Rp 80 T!

    (igo/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Tukang Harian VS Borongan, Mana yang Lebih Cocok buat Proyek Kita?


    Jakarta

    Saat membangun rumah, pasti membutuhkan tukang untuk mengerjakannya. Namun, masih banyak yang bingung untuk memilih antara tukang harian dan borongan.

    Jika melihat dari sebutannya, kedua kelompok tukang ini dibedakan dari cara penghitungan upahnya. Menurut unggahan media sosial Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tukang harian merupakan pekerja konstruksi yang dibayar per hari kerja atau harian. Pembayarannya dihitung dengan menjumlahkan hari kerja per orang dan per tugas.

    Sementara itu, tukang borongan adalah pekerja konstruksi yang dibayar berdasarkan proyek yang diselesaikan dalam jangka waktu tertentu dengan biaya tetap yang telah disepakati di awal.


    Dari pengertiannya sudah tergambar jelas apabila tukang harian pemberian upahnya sesuai dengan lama kerjanya dan sesuai tugas. Semakin lama waktu pengerjaannya, upah yang harus diberikan juga semakin banyak. Sementara itu, tukang borongan telah memiliki ketentuan yang jelas yakni besar upah dan lama pengerjaannya.

    Perbedaan lagi di antaranya keduanya masih banyak, berikut rinciannya.

    1. Tugas

    • Tukang harian: Lebih fokus karena dipekerjakan berdasarkan keahlian spesifik.
    • Tukang borongan: Lebih besar karena berkaitan dengan pengelolaan proyek secara keseluruhan.

    2. Jenis Pekerjaan yang Bisa Diambil

    • Tukang harian: Relatif kecil dan sederhana, seperti renovasi ruangan atau perbaikan rumah.
    • Tukang borongan: Umum digunakan pada proyek yang lebih besar, seperti hunian baru atau bangunan komersial.

    3. Efisiensi

    • Tukang harian: Biasanya biaya lebih tinggi karena membutuhkan keahlian spesifik.
    • Tukang borongan: Efisiensi biaya dan waktu karena menerapkan strategi tertentu. Contohnya dari penggunaan bahan bangunan.

    4. Waktu Penyelesaian

    • Tukang harian: lebih fleksibel, bisa lebih cepat dan lebih lama.
    • Tukang borongan: Lebih cepat karena mengerahkan lebih banyak tukang dengan jadwal yang pasti.

    5. Kualitas Pekerjaan

    • Tukang harian: Umumnya lebih detail dalam menyelesaikan pekerjaan.
    • Tukang borongan: Jika dikerjakan terburu-buru berpotensi berpengaruh pada kualitas bangunan.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membuat Waiting Room di Grup WA Biar Tak Sembarang Orang Masuk

    Jakarta

    Cara membuat waiting room di grup WA sangat mudah. Tahapannya bisa diterapkan pada grup yang sudah ada, atau saat membuat kelompok baru.

    Peran waiting room cukup penting, karena WhatsApp kini memungkinkan tiap akun masuk ke dalam grup melalui link grup maupun QR. Waiting room menyediakan filterisasi sehingga tidak sembarang akun bisa masuk ke dalam grup.

    Dengan adanya waiting room, admin harus meninjau setiap permintaan akun yang ingin bergabung ke dalam grup. Pengaturan waiting room dinonaktifkan secara default. Sehingga, detikers harus mengaktifkan lebih dulu jika ingin menggunakannya.


    Cara Membuat Waiting Room di Grup WA

    Di bawah ini akan diulas cara membuat waiting room di grup WA yang sudah ada maupun grup baru. Tulisan dilengkapi dengan cara menyetujui permintaan anggota baru dan membuat member tidak bisa berkomentar. Cara ini telah dicoba tim detik.com sebelumnya.

    1. Cara Membuat Waiting Room di Grup WA Lama

    Pada grup lama atau grup yang sudah ada, admin bisa membuat waiting room di grup WA dengan langkah-langkah sebagai berikut:

    • Buka aplikasi WhatsApp.
    • Masuklah ke grup lama yang ingin diberi fitur waiting room.
    • Klik Group Info atau tekan nama grup di bagian atas.
    • Klik bagian Group Permission.
    • Aktifkan toggle ‘Approve new member’ untuk menggunakan fitur waiting room. Artinya, orang yang akan menjadi anggota grup harus berada di ruang tunggu terlebih dahulu sampai admin mengizinkan dia masuk.

    2. Cara Membuat Waiting Room di Grup WA Baru

    Saat membuat grup baru, admin bisa membuat waiting room di grup WA dengan langkah-langkah sebagai berikut:

    • Buka aplikasi WhatsApp
    • Klik tanda titik tiga di pojok kanan atas, lalu pilih New Group atau tanda (+) di iPhone.
    • Tambahkan beberapa anggota grup.
    • Klik Next atau tanda panah kanan.
    • Tuliskan nama grup, lalu klik bagian Group Permission.
    • Aktifkan toggle ‘Approve new member’ untuk menggunakan fitur waiting room. Artinya, orang yang akan menjadi anggota grup harus berada di ruang tunggu terlebih dahulu sampai admin mengizinkan dia masuk.

    Bagaimana Jika Ada Permintaan Anggota Baru?

    Lantas bagaimana jika ada permintaan masuk grup dari anggota baru? Berikut ini langkah-langkah sebagai orang yang mengajukan diri masuk grup dan sebagai admin grup.

    1. Sebagai Akun/Orang yang Ingin Masuk Grup

    Detikers bisa mengajukan masuk grup lewat link maupun QR. Namun ketika grup menerapkan fitur waiting room, maka calon anggota akan melihat pesan ‘An admin must approve your request’ di atas tombol ‘Request to join’.

    Calon anggota akan dapat menyampaikan alasan masuk grup lewat ‘Reason for the request’ kepada admin grup. Jika batal masuk grup, calon anggota grup bisa klik ‘Cancel Request’. Permintaan yang telah disetujui akan terlihat di layar chat, dengan menampilkan nama anggota baru.

    2. Sebagai Admin Grup

    Sementara jika detikers adalah admin grup, maka kamu akan diberi tahu jika ada permintaan anggota baru yang ingin masuk. Admin grup bisa melihat dari mana sumber permintaan tersebut.

    Langkahnya adalah sebagai berikut:

    • Buka obrolan grup, klik ‘Review’ di banner atau masuk ke ‘Group Info’ untuk melihat ‘Pending members’.
    • Pilih ‘Approve a request to join the group’. Untuk menyetujui, sentuh ikon centang hijau. Atau batalkan permintaan dengan mengetuk tanda silang.

    Cara Menonaktifkan Kolom Chat Bagi Anggota Grup

    Karena alasan tertentu, admin grup mungkin tidak menginginkan anggotanya memberi tanggapan. Admin bisa menonaktifkan kolom chat bagi anggota, sehingga hanya admin yang bisa mengirim pesan. Caranya adalah sebagai berikut:

    • Buka WhatsApp.
    • Masuk ke dalam grup yang diinginkan.
    • Masuk ke Group Info, pilih menu Group Permission.
    • Nonaktifkan toggle ‘Send messages’.
    • Anggota tak dapat lagi mengirimkan pesan ke grup.

    Demikian tadi cara membuat waiting room di grup WA, sehingga admin bisa mengatur agar tidak sembarangan orang bisa masuk ke grup. Selamat mencoba!

    (row/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Pisahkan Chat Kerja dan Pribadi di WhatsApp


    Jakarta

    Lists adalah fitur baru WhatsApp yang berfungsi untuk mengelola daftar chat. Jadi, ini adalah solusi utama jika kamu merasa tidak nyaman dengan chat yang tercampur di aplikasi WhatsApp.

    Pada dasarnya, Lists memungkinkan pengguna menyaring chat berdasarkan kategori yang diinginkan. Kategori tersebut akan muncul di samping filter ‘Semua’, ‘Belum Dibaca,’ dan ‘Kelompok’.


    Cara menambahkan daftar cukup mudah:

    • kamu hanya perlu menekan tombol khusus kustomisasi daftar ‘+’, yang berada di bagian atas chat
    • Setelah itu, kamu dapat memilih percakapan yang akan ditambahkan dan memasukkan nama untuk kategori tersebut.
    • Pengguna dapat menambahkan obrolan grup dan percakapan pribadi.
    • Jika memiliki beberapa daftar, kamu dapat melihat semua kategori yang sudah dibuat dengan cara menggulirkan layar.

    Mengutip The Verge, fitur ini mulai diluncurkan pada, Jumat, (1/11/2024). Jangan khawatir jika fitur ini belum muncul pada perangkat kamu. WhatsApp mengatakan fitur ini akan tersedia secara bertahap untuk seluruh pengguna dalam beberapa minggu mendatang.

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fyk/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Hiu Vs Lumba-lumba, Menang Siapa?



    Jakarta

    Lautan dipenuhi oleh ikan dan sebagian mamalia. Dua yang mencolok yaitu spesies hiu dan lumba-lumba. Jika bertemu untuk bertarung, siapa yang menang antara hiu dengan lumba-lumba?

    Secara singkat, pertarungan satu lawan satu antara hiu dan lumba-lumba bisa diprediksi dengan ukuran hiu yang lebih besar dan kekuatan gigi yang mengerikan. Namun, dalam kondisi tertentu, sekelompok lumba-lumba bisa menakuti satu hiu.

    Untuk membedah perbandingan hiu dan lumba-lumba, berikut ini penjelasannya, dikutip dari AZ Animals.


    Fisik Hiu vs Lumba-lumba

    Hiu dapat memiliki berat lebih dari 450 kg dan tumbuh hingga 6 meter. Hiu putih besar, bahkan beratnya dapat mencapai 2.200 kg.

    Sementara lumba-lumba memiliki berat sekitar 280 kg dan dapat tumbuh hingga 4,5 meter. Spesies lumba-lumba terbesar (tidak termasuk paus pembunuh) adalah paus pilot, yang juga dapat tumbuh hingga 2.200 kg.

    Secara rata-rata, hiu putih besar memiliki berat lebih dari rata-rata lumba-lumba hidung botol. Ini artinya, hiu lebih unggul dari lumba-lumba soal ukuran.

    Meski secara ukuran lebih besar, hiu bisa mengimbangi lumba-lumba soal kecepatan. Lumba-lumba dapat mencapai kecepatan 32,18 km/jam dalam situasi yang tepat.

    Tak kalah gesit, hiu bisa bergerak dengan kecepatan antara 32,18 sampai 56,3 km/jam. Hiu menggunakan gerakan ekor dan tubuh yang bergelombang dan menyamping.

    Kekuatan Gigitan Hiu vs Lumba-lumba

    Hiu dan lumba-lumba sama-sama menggunakan gigi mereka untuk menyerang mangsa. Hiu memiliki gigitan terkuat yang pernah diukur di planet ini, yaitu pada tekanan 4.000 PSI atau lebih.

    Kekuatan itu tercipta dari gigi hiu yang panjangnya mencapai 15 cm dan totalnya terdapat 300 gigi yang dapat merobek daging.

    Sementara lumba-lumba memiliki hingga 268 gigi tajam yang digunakan untuk merobek daging mangsanya. Namun, daya gigitannya sangat rendah dibandingkan dengan mangsa lainnya.

    Meski begitu, lumba-lumba memiliki indra pendengaran yang menakjubkan, penglihatan yang baik, dan kemampuan memanfaatkan ekolokasi yang mendeteksi makhluk lain dengan ketepatan yang menakjubkan.

    Hiu juga memiliki indra yang kuat. Terutama penglihatan yang tajam, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Selain itu, juga indra penciuman yang sangat tajam, yang mampu mendeteksi 1 bagian per 10 miliar bagian zat dalam air.

    Jika Bertarung, Siapa yang Akan Menang antara Hiu dan Lumba-lumba?

    Meskipun sama-sama hidup di air, lumba-lumba adalah mamalia dan hiu adalah ikan bertulang rawan. Hiu lebih berat, lebih panjang, dan lebih mematikan daripada lumba-lumba.

    Dalam pertarungan satu lawan satu, hiu akan menang melawan lumba-lumba. Ini karena hiu lebih kuat, lebih besar, dan lebih peka terhadap predator dibandingkan hiu lainnya.

    Lumba-lumba, meskipun cerdas, tidak memiliki kemampuan fisik untuk menangkis serangan hiu dan tidak dapat menimbulkan kerusakan yang cukup untuk membunuh hiu sendirian. Kecuali, jenis orca yang bisa menang melawan hiu.

    Jadi, jika di wilayah yang sama, hiu kemungkinan besar akan merasakan kehadiran lumba-lumba terlebih dahulu. Kecuali jika lumba-lumba tersebut menggunakan ekolokasi.

    Setelah hiu menyerang, hanya perlu satu atau dua gigitan bagi hiu untuk menimbulkan kerusakan yang cukup parah, sehingga lumba-lumba tersebut akan lumpuh total. Namun, akan berbeda jika lumba-lumba tidak sendirian.

    Sebab, lumba-lumba hidup dalam kelompok yang bisa beranggotakan lebih dari 1.000 ekor. Sementara hiu cenderung lebih mandiri.

    Lumba-lumba juga lebih cerdas daripada hiu, sehingga mereka bisa mengatur strategi dalam kelompok untuk menyerang hiu yang sendirian. Dengan kecerdasan dan kerja sama kelompoknya, lumba-lumba bisa menakuti hiu dan membuatnya menghindar dari area mereka.

    (faz/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Inilah Golongan Manusia yang Paling Iblis Sukai dan Benci


    Jakarta

    Keberadaan iblis disebutkan dalam sejumlah ayat suci Al-Qur’an. Sebagaimana diketahui, iblis merupakan makhluk yang sombong dan enggan sujud kepada Nabi Adam AS.

    Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 34,

    وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اَبٰى وَاسْتَكْبَرَۖ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ ٣٤


    Artinya: “(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka, mereka pun sujud, kecuali Iblis. Ia menolaknya dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan kafir.”

    Iblis tergolong sebagai jin. Diterangkan dalam buku Mengungkap Rahasia Iblis susunan Muhammad Abduh Mughawiri, iblis menaungi tempat yang bernama Al Jazair dan letaknya di atas permukaan bumi.

    Meski dikenal sebagai makhluk yang sangat membenci manusia, ada sejumlah golongan manusia yang paling disukai. Ada juga sejumlah manusia yang ia benci, siapa saja mereka?

    Iblis Suka Manusia yang Kikir dan Benci Manusia yang Pemurah

    Melalui sebuah dialog dengan Nabi Yahya AS, iblis mengungkap golongan manusia yang ia sukai dan benci. Dialog ini tercantum dalam kitab Ihya Ulumuddin susunan Imam Al Ghazali.

    Nabi Yahya AS pernah bertemu dengan iblis dalam bentuk aslinya. Kemudian Yahya AS bertanya, “Hai iblis, terangkan kepadaku tentang manusia yang paling kau sukai dan manusia yang paling kaubenci.”

    Iblis menjawab, “Manusia yang paling kusukai adalah orang mukmin yang kikir dan manusia yang paling kubenci adalah orang fasik yang pemurah,”

    Nabi Yahya AS pun kembali bertanya mengenai alasan mengapa iblis menyukai dan membenci kelompok manusia tersebut, “Mengapa demikian?”

    Lalu, iblis menjawab, kekikiran manusia sudah cukup memuaskan baginya dan sebaliknya, orang dermawan membuatnya takut.

    “Apabila orang yang dermawan (meskipun fasik) melakukan perbuatan dosa, aku takut Allah memperlihatkan kasih sayang-Nya kepada orang itu karena kedermawannnya.”

    Setelahnya, iblis pergi dan berkata lagi, “Jika bukanlah kamu Yahya, niscaya aku tidak akan memberitahukan kepadamu.”

    Bahaya Sifat Kikir bagi Muslim

    Menurut buku Ad Daulah Al Haditsah Al Muslimah; Da’a’imuha wa Wazha ‘ifuha susunan Muhammad Ash Shallabi terjemahan Ali Nurdin, ada sejumlah bahaya sifat bakhil atau kikir bagi muslim.

    1. Rezekinya Sempit

    Manusia yang kikir maka rezekinya akan disempitkan oleh Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda,

    “Janganlah kamu bakhil yang menyebabkan kamu disempitkan rezekimu.” (HR Bukhari)

    2. Jadi Pemutus Silaturahmi

    Kikir adalah sifat yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang sekitar. Jika seseorang mempertahankan sifat kikirnya, maka banyak orang atau saudaranya yang memutus tali silaturahmi dengannya.

    3. Penghalang Seseorang Masuk Surga

    Sifat kikir juga menjadi penghalang seseorang masuk surga. Rasulullah SAW bersabda dalam haditsnya,

    “Tidak akan masuk surga orang yang menipu, bakhil, dan orang yang buruk.” (HR At Tirmidzi)

    Naudzubillah min dzaalik.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Witan Sulaeman Jadi Korban Pesawat Haji Garuda Delay 28 Jam



    Madinah

    Fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda Indonesia kembali mengalami keterlambatan atau delay. Kali ini delay berlangsung hingga 28 jam atau tertunda satu hari, terparah dalam catatan penerbangan haji tahun ini.

    Jemaah yang mengalami penundaan penerbangan itu berasal dari kelompok terbang (kloter) 9 Embarkasi Balikpapan (BPN-9). Mereka berjumlah 324 orang yang berasal dari Palu, Sulawesi Tengah.

    Salah seorang jemaah yang ada di rombongan itu yakni punggawa Timnas Indonesia, Witan Sulaeman. Witan menunaikan ibadah haji bersama istrinya yang tergabung dalam rombongan kloter BPN-9 Embarkasi Balikpapan.


    Berdasarkan jadwal, rombongan jemaah Kloter BPN-9 sedianya akan terbang dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada Sabtu (6/7/2024) pukul 13.40 Waktu Arab Saudi (WAS). Namun informasi mendadak didapat jemaah saat berada di bus, bahwa pesawat Garuda yang akan membawanya dijadwalkan tertunda hingga Minggu (7/7/2024) sekitar pukul 17.40 WAS.

    Akhirnya Witan bersama ratusan jemaah lainnya kembali bermalam di Madinah tepatnya di Andalus Golden Hotel. Mereka pun kembali membawa koper dari bus menuju hotel.

    Witan Sulaeman bersama istri tergabung dalam rombongan jemaah haji yang pesawatnya delay 28 jam.Witan Sulaeman bersama istri tergabung dalam rombongan jemaah haji yang pesawatnya delay 28 jam. Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom

    Sementara pantauan detikHikmah pada Minggu (7/7/2024) pagi, Witan bersama istrinya mengenakan seragam batik jemaah haji Indonesia berwarna ungu lengkap, tak lupa Witan juga mengenakan peci berwarna hitam. Keduanya keluar dari hotel dan menuju ke bus yang akan membawanya ke Bandara AMAA, Madinah.

    “Pelayanan petugasnya bagus. Selama ini tidak ada kendala (saat di Tanah Suci),” ujar Witan singkat saat menuju bus.

    Diketahui, fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda Indonesia ke Tanah Air lagi-lagi mengalami penundaan. Tak tanggung-tanggung, delay ini berlangsung hingga 28 jam atau tertunda satu hari.

    Garuda pun memberi kompensasi berupa uang pengganti yang masing-masing jemaah diberikan 150 riyal.

    (nla/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 404 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Ini Rincian Lengkapnya



    Jakarta

    Jumlah jemaah haji yang wafat terus bertambah. Sebanyak 404 orang dilaporkan wafat menurut data hingga sore tadi.

    Data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) per Senin (8/7) pukul 15.37 WIB mencatat ada 404 jemaah wafat, namun baru tersedia 403 identitas jemaah yang dipublikasikan dalam sistem.

    Data jemaah wafat ini terdiri dari jemaah reguler dan sedikit jemaah khusus. Mayoritas dari mereka adalah jemaah dengan risiko tinggi (risti). Total ada 370 jemaah risti yang meninggal dunia.


    Berdasarkan kelompok umur, jemaah termuda yang wafat berusia 31 tahun dan tertua 96 tahun. Mayoritas jemaah yang wafat ini adalah lansia dengan usia 65 tahun ke atas. Total ada 253 orang.

    Dilihat dari lokasi wafat, mayoritas jemaah haji meninggal dunia di Tanah Suci Makkah, sebanyak 319 jemaah. Kemudian disusul Madinah 40 orang, Mina 32 orang, Jeddah 6 orang, Arafah 6 orang.

    Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kumulatif jemaah wafat pada hari yang sama tahun ini lebih rendah. Tahun lalu sebanyak 691 orang wafat pada hari ke-57, sedangkan tahun ini 404 jemaah.

    Saat ini, operasional penyelenggaraan haji 2024 telah memasuki fase pemulangan jemaah gelombang II. Total jemaah yang sudah diterbangkan ke Tanah Air pada Minggu (7/7/2024) pukul 21.00 WAS atau Senin (8/7) pukul 1.00 WIB dini hari tadi sebanyak 115.181 orang. Mereka tergabung dalam 293 kelompok terbang (kloter).

    Jemaah yang masih di Tanah Suci Makkah juga telah bergeser ke Madinah secara bertahap. Mereka akan menjalani ibadah sunnah dan kunjungan-kunjungan ke tempat bersejarah yang ada di Kota Nabi.

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com