Tag: kemang

  • 8 Kode Chat di WhatsApp, Bisa Bikin Teks Tebal hingga Coret

    Jakarta

    Saat berkirim pesan di WhatsApp, kamu bisa menggunakan sejumlah format pada penulisan teks, lho. Misalnya, kamu ingin menuliskan pesan dengan teks tebal (bold), miring (italic), hingga daftar berpoin (bullet list).

    Untuk bisa membuat pesan teks tersebut, ada sejumlah kode yang harus dimasukkan. Tenang, kode yang dimaksud bukan deretan angka yang bikin ruwet, justru sangat sederhana dan cara pakainya gampang sekali.

    Ingin tahu kode chat di WhatsApp agar berkirim pesan semakin seru? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Kode Chat di WhatsApp yang Bisa Dicoba

    Ada sejumlah kode atau instruksi untuk tipografi yang bisa dicoba oleh pengguna WhatsApp. Mengutip laman Pusat Bantuan WhatsApp, berikut daftar kodenya:

    1. Tebal (Bold)

    Ingin membuat teks tebal di WhatsApp? Ternyata caranya sangat mudah. Cukup menambahkan tanda bintang (*) di awal dan akhir kalimat, lalu kirim pesan. Secara otomatis, pesan yang diketik akan berubah menjadi tebal.

    Contoh: *Segera hadir! Festival bazar Ramadan 2025 di Kemang, Jakarta Selatan*

    2. Miring (Italic)

    Membuat tulisan miring di WhatsApp juga sangat mudah. Cukup menambahkan tanda garis bawah (_) di awal dan akhir tulisan, kemudian otomatis pesan yang diketik akan berubah menjadi miring.

    Contoh: _Harga yang tertera di atas dapat berubah kapan saja_

    3. Coret (Strikethrough)

    Untuk membuat tulisan yang terdapat coretan di kalimatnya, cukup menambahkan tanda baca tilde (~) di awal dan akhir kalimat.

    Contoh: Kalau pergi ke ~Surabaya~ Jakarta, jangan lupa membawa oleh-oleh bir pletok.

    4. Monospace

    Untuk membuat teks dengan tipografi monospace, detikers bisa menggunakan tiga tanda kutip terbalik (“`) di awal dan akhir teks.

    Contoh: “`selamat siang dan sampai berjumpa lagi“`

    5. Daftar Berpoin (Bulleted List)

    Kamu juga bisa membuat daftar berpoin saat berkirim pesan di WhatsApp. Hal ini sangat membantu ketika ingin menuliskan langkah-langkah.

    Cara menggunakan bulleted list di WhatsApp adalah dengan menambahkan tanda garis sambung (-), kemudian tulis teksnya, lalu ketik spasi. Ulangi cara tersebut hingga selesai.

    Contoh: Berikut cara membuat teh manis hangat

    • Panaskan air menggunakan teko
    • Siapkan segelas cangkir, lalu tuangkan gula pasir secukupnya
    • Masukkan satu kantung teh
    • Jika air sudah mendidih, tuangkan air panas ke dalam cangkir.

    6. Daftar Bernomor (Numbered List)

    Selain daftar berpoin, kamu juga bisa membuat daftar bernomor di WhatsApp. Cara buatnya juga mudah, cukup tambahkan angka, titik, dan spasi pada setiap baris teks.

    Contoh: Berikut nama anggota yang akan mengikuti acara festival 17 Agustus

    1. Budi
    2. Ahmad
    3. Rita
    4. David
    5. Vina.

    7. Block Quotes

    Block quotes atau tanda kutip dapat membantu saat menyampaikan pesan yang lebih menonjol. Cara pakainya dengan mengetik tanda baca kurung sudut (>) dan spasi sebelum teks.

    Contoh: > Ketua RT 05 mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin.

    8. Inline Code

    Inline code atau kode berderet yang berfungsi untuk membedakan informasi spesifik dalam sebuah kalimat. Cara pakainya adalah dengan menambahkan tanda baca kutip terbalik (`) di awal dan akhir teks.

    Contoh: Diharapkan kepada masyarakat `membawa perlengkapan sholat sendiri` ketika sholat Idul Fitri dilaksanakan.

    Demikian delapan kode chat di WhatsApp yang bisa dicoba saat berkirim pesan. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Dulu Jadi Area Paling Keren, Kampung Kemang Kini Sepi dan Terlupakan



    Jakarta

    Kawasan Kemang di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan terpilih sebagai salah satu area paling keren di dunia 2025. Deretan pertokoan elite berjajar sepanjang jalan yang hidup sepanjang malam. Gaya hidup urban berpadu dengan kesederhanaan dan kehangatan khas Jakarta.

    Di balik gemerlap Kemang, terselip area yang sempat hype namun kini seolah terlupakan. Dulu Kampung Kemang sempat ramai disebut sebagai salah satu spot kuliner kekinian. Jejak kejayaannya masih bisa disaksikan di media sosial dan berbagai unggahan di internet.

    Namun kenyataannya sangat berbeda ketika detikTravel mengunjungi Kampung Kemang pada Minggu (19/10/2025). suasana di kawasan food court yang berlokasi di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan itu tampak sepi. Alih-alih dipenuhi pengunjung, hanya terlihat dua orang di bagian depan.


    Kampung Kemang yang sepi di 2025.Kampung Kemang yang sepi di 2025 (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Kayu pagar pintu masuk sudah mulai usang dan kursi kayu yang dulu jadi spot favorit pengunjung tampak mengeropos. Kendati tak lagi ramai seperti dulu, Kampung Kemang masih dibersihkan dan dirawat sehingga masih terlihat rapi walau nyaris tak ada kehidupan.

    “Untuk perawatannya kami hanya membersihkan biasa, tidak ada perawatan khusus, dibersihkan dan disapu,” kata Rizki yang bertindak sebagai Supervisor Kampung Kemang.

    Hanya 5 tenant yang terlihat buka sore itu, dari total 12 lokasi dengan 7 di bagian depan dan 5 di belakang area. Selebihnya tutup dan sebagian bahkan dijadikan tempat penyimpanan meja serta kursi. Beberapa ruangan tampak seperti ruang rapat kosong.

    “Tempat yang tutup itu terkendala dengan harga, harga sewa tenant food court dihitungnya per tahun,” jelas Rizki.

    Saat sedang ramai, sekitar 50 pengunjung bisa keluar masuk Kampung Kemang. Jumlah ini jelas berbeda dengan ketika Kampung Kemang baru buka di tahun 2023. Nuansa Kampung Kemang yang dulu jadi tempat nongkrong, paling update, dan punya banyak pilihan kuliner perlu sentuhan baru agar bisa kembali ramai dikunjungi.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ngulik Seni dan Desain di Tengah Kawasan Keren, Yuk Main ke ICAD 2025



    Jakarta

    Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD) kembali digelar pada 10 Oktober-9 November 2025 di Kemang, Jakarta Selatan. Di gelaran yang ke-15 ini, detikTravel sempat berkunjung pada Jumat (17/10/2025) untuk menjelajahi dunia seni kontemporer dan kreatif yang menawarkan ide segar.

    Vibe nyeni sudah terasa ketika memasuki lobi pelaksanaan acara di Grand Kemang, yang penuh instalasi seni. Beragam warna dan bentuk seperti menarik perhatian pengunjung untuk sekadar melihat, menyentuh, atau tenggelam bersama pemikiran para senimannya.


    ICAD 2025 ini bukan hanya memamerkan karya seni keren, tetapi juga ikut merasakan atmosfer kreatif tepat di jantung Kemang. Saat ini, Kemang adalah kawasan yang baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu kawasan terkeren di dunia.

    Sejak dimulai pada tahun 2009, ICAD telah menjadi wadah bagi para seniman, desainer, dan profesional industri kreatif untuk berkolaborasi. Melalui program Kemang 12730 yang dimulai pada tahun 2021, ICAD juga bermitra dengan pelaku industri lokal, mulai dari kuliner, fashion, hingga gaya hidup, untuk menampilkan sisi Kemang yang lebih semarak dan berwarna.

    Banyak ide fresh yang ditawarkan dalam ICAD 2025 seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Saking freshnya ide kreatif para seniman, ada saja yang meluangkan waktu untuk nonton tiap tahun.

    “Saya selalu datang ke ICAD setiap tahun, jadi ini seperti acara yang wajib diikuti dan tidak perlu registrasi, cukup pakai gelang ini,” kata Richard.

    Saat memasuki area pameran, detikers akan menemukan beragam karya seni yang unik dan interaktif. Salah satunya terbuat dari barang-barang daur ulang yang disulap menjadi karya seni futuristik.

    “Keren banget, banyak banget karya seni unik yang terbuat dari barang bekas di sini. Aku datang untuk jalan-jalan juga. Suasananya sangat menyenangkan dan ada banyak kafe dan toko lokal yang bisa dikunjungi,” ujar Emely, seorang pengunjung yang mengetahui ICAD 2025 melalui media sosial.

    Di Kemang, lokasi pelaksanaan ICAD 2025, suasana urban berpadu dengan sentuhan artistik menjadikan agenda dan kawasan ini ideal bagi detikers yang ingin menikmati pengalaman kreatif. Kalau detikers mencari inspirasi artistik atau sekadar ingin menyaksikan pameran seni, Kemang dan ICAD 2025 wajib detikers kunjungi tahun ini.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rute Transjakarta ke Tempat Elite Paling Keren Sedunia, Kemang Raya


    Jakarta

    Buat detikers yang ingin menjelajahi kawasan hits Kemang tanpa repot bawa kendaraan pribadi, busway Transjakarta bisa jadi pilihan yang nyaman dan praktis. Ada beberapa rute yang melintasi kawasan ini dan berhenti di titik-titik strategis di sepanjang Jalan Kemang Raya.

    Rute Busway dari dan ke Kemang, Jaksel

    detikTravel sempat menelusuri jalan-jalan di Kemang, Jaksel pada Kamis (16/10/2025). Berikut rute Tranjakarta di salah satu kawasan paling keren di dunia tahun 2025 ini


    1. Koridor 6N (Blok M-Ragunan via Kemang)

    Rute ini jadi salah satu yang paling mudah diakses jika detikers berangkat dari arah Blok M. Bus 6N akan melewati sejumlah titik penting di kawasan Kemang, di antaranya:

    • Taman Kemang Raya
    • Jalan Kemang II
    • Jalan Kemang III
    • Jalan Kemang Selatan I
    • Jalan Kemang Selatan VIII
    • Plaza Kemang 88
    • Simpang Kemang Selatan II.

    Sementara jika detikers datang dari arah Ragunan, bus 6N juga berhenti di beberapa titik berbeda, yaitu:

    • Simpang Kemang Selatan I
    • Plaza Kemang 88
    • Kemang 8
    • Kemang Raya 40
    • Kemang 4
    • Simpang Kemang I
    • Jalan Kemang I
    • Jalan Taman Kemang.

    2. Koridor 5N (Tanah Abang-Kemang Utara)

    Alternatif lainnya adalah rute 5N. Bus ini melewati sisi utara Kemang dengan beberapa titik pemberhentian, seperti:

    • Simpang Kemang Utara IX
    • Simpang Kemang Timur Utara
    • Jalan Kemang Timur Utara XI
    • Jalan Kemang Timur XVII
    • Kemang Utara I.

    3. Koridor 6W (Duren Tiga-Blok M via Bangka Raya)

    Kalau detikers berangkat dari Duren Tiga atau Imigrasi, rute 6W bisa jadi pilihan yang pas.

    Busway koridor 6W dari arah Blok M akan berhenti di:

    • Jalan Kemang II
    • Jalan Kemang Utara IA
    • Jalan Kemang Utara I
    • Jalan Kemang Utara V
    • Simpang Kemang Utara IX.

    Pemberhentian yang dilalui dari arah Imigrasi adalah:

    • Simpang Kemang Utara
    • Jalan Kemang Utara V
    • Jalan Kemang Utara I
    • Jalan Kemang I
    • Jalan Kemang Raya.

    Dengan banyaknya pilihan rute ini, detikers bisa turun di titik mana pun sesuai tempat tujuan, mulai dari deretan kafe estetik, restoran Korea, sampai pusat kuliner kaki lima yang tersebar di sepanjang Kemang Raya.

    Jadi, tak perlu khawatir soal transportasi. Naik TransJakarta, kamu bisa menjelajah kawasan Kemang yang hype dan berkelas dengan cara yang praktis, nyaman, dan terjangkau.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com