Tag: kembung

  • 7 Jenis Teh Ini Ternyata Cocok untuk Turunkan Berat Badan, Ada Matcha

    Jakarta

    Diet yang seimbang merupakan diet yang kaya serat, protein, dan lemak sehat. Hal ini dapat membantu mengatur metabolisme, menahan rasa lapar, dan mencegah makan berlebihan.

    Makanan dengan indeks glikemik rendah dapat mencegah lonjakan gula darah, sehingga mengurangi penyimpanan lemak. Minuman seperti teh juga mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme, mendorong oksidasi lemak, dan mengurangi nafsu makan.

    Beberapa teh mengandung senyawa, seperti katekin dan polifenol, yang meningkatkan pembakaran lemak dan melancarkan pencernaan. Ini yang akan mendukung penurunan berat badan.


    Dikutip dari laman NDTV, berikut beberapa jenis teh yang dapat meningkatkan penurunan berat badan:

    1. Teh Hijau

    Teh hijau adalah salah satu teh yang paling banyak diteliti untuk menurunkan berat badan karena kandungan katekin yang tinggi. Antioksidan ini meningkatkan oksidasi lemak dan laju metabolisme, sehingga membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Jenis teh ini juga mengandung kafein, yang bekerja bersama katekin untuk meningkatkan pengeluaran energi.

    2. Teh Oolong

    Teh Oolong adalah teh yang difermentasi sebagian yang menggabungkan manfaat teh hijau dan teh hitam. Teh ini terbukti meningkatkan oksidasi lemak dan memperbaiki metabolisme karena kandungan polifenolnya.

    Penelitian menunjukkan bahwa teh oolong dapat meningkatkan pengeluaran energi selama berjam-jam setelah dikonsumsi, yang menyebabkan pembakaran kalori lebih besar.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam kaya akan flavonoid yang disebut theaflavin, yang meningkatkan pemecahan lemak dan mengurangi peradangan. Minum teh hitam tanpa gula atau susu dapat membantu mengatur kadar gula darah, mencegah keinginan makan, serta meningkatkan pembakaran lemak seiring berjalannya waktu.

    4. White tea

    White tea atau teh putih adalah teh yang paling sedikit diproses dan mengandung katekin serta polifenol yang tinggi. Kandungan ini mencegah terbentuknya sel-sel lemak baru.

    Teh ini juga meningkatkan lipolisis, proses pemecahan lemak yang tersimpan di dalam tubuh.

    5. Teh Peppermint

    Teh peppermint membantu pencernaan dan menekan nafsu makan, sehingga bermanfaat bagi mereka yang sedang diet atau mencegah makan berlebihan. Menthol alami dalam peppermint dapat merilekskan saluran pencernaan dan mengurangi kembung, yang dapat membuat perut terasa lebih rata.

    6. Teh Jahe

    Teh jahe memiliki sifat termogenik yang kuat, yang dapat meningkatkan suhu dan mempercepat pembakaran lemak. Jenis teh ini juga membantu mengatur kadar gula darah, mencegah lonjakan dan penurunan yang menyebabkan keinginan makan.

    Jahe mendukung pencernaan dan mengurangi peradangan, sehingga tubuh lebih mudah menyerap nutrisi sekaligus mendorong pembakaran lemak.

    7. Matcha

    Matcha adalah bentuk konsentrat teh hijau yang terbuat dari daun teh utuh yang dihaluskan. Asupan ini memiliki dosis katekin dan kafein yang lebih tinggi.

    Kombinasi matcha secara signifikan meningkatkan metabolisme, meningkatkan oksidasi lemak, dan meningkatkan daya tahan selama berolahraga. Matcha mengandung lebih banyak antioksidan daripada teh hijau biasa, yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan.

    Dengan memasukkan salah satu dari jenis teh ini ke dalam pola makan seimbang dan gaya hidup aktif, penurunan berat badan dapat lebih efektif. Selain itu, tubuh dapat memperoleh manfaat kesehatan tambahan, seperti pencernaan yang lebih baik, mengurangi stres, dan metabolisme yang lebih baik.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Daftar Makanan Pantang Dikonsumsi Sebelum Bercinta, Gairah Auto Ngedrop

    Jakarta

    Makanan ternyata sangat berperan dalam urusan gairah seksual. Beberapa makanan berfungsi sebagai afrodisiak karena dapat membantu meningkatkan gairah seksual.

    Ahli diet Kaitlin Dresser mengungkapkan pola makan yang sehat dapat meningkatkan kehidupan seks. Mulai dari mendukung peningkatan fungsi seksual, dorongan seks, keseimbangan hormon, tingkat energi, kesuburan, dan kesehatan secara keseluruhan.

    “Diet buruk yang tinggi makanan olahan, gula tambahan, dan serat terbatas dapat menyebabkan hasil seksual yang lebih buruk dengan meningkatkan obesitas, tekanan darah tinggi, atau gangguan GI (gastrointestinal),” tambah Dresser yang dikutip dari The Healthy.


    Namun, beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa beberapa makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat mempengaruhi gairah seksual. Berikut beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum bercinta.

    1. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan, lentil, buncis, dan jenis kacang lainnya terkenal dapat memicu ketidaknyamanan pencernaan. Itu karena kacang-kacangan mengandung serat dan gula yang tidak dapat dicerna tubuh manusia dengan cara normal.

    “Sebaliknya, bakteri dalam usus kita memecah semuanya, menyebabkan fermentasi, yakni proses yang membuat bir atau kombucha bersoda dan membuat kita merasa kembung dan bergas,” kata Dresser.

    2. Makanan ‘karbo’

    Makanan dengan kandungan karbohidrat dalam roti, pasta, dan kentang juga mengandung gula sederhana, umumnya memgirimkan lonjakan energi langsung ke dalam sistem tubuh. Namun menurut American Heart Association, peningkatan ini tidak berlangsung lama.

    Karbohidrat sederhana ini cenderung membuat kita kelelahan setelah lonjakan energi yang cepat.

    3. Daging merah

    Beberapa daging merah mungkin bisa membuat gairah seks anjlok. Ini karena lemak adalah nutrisi yang paling sulit dicerna tubuh kita.

    Untuk membantu proses tersebut, tubuh mengarahkan lebih banyak energi kita ke sistem gastrointestinal, dan terlalu banyak lemak dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

    Carilah potongan daging yang lebih ramping seperti steak sirloin tip, dan hindari pilihan yang lebih berlemak seperti steak rib eye atau roti burger sapi.

    4. Produk susu

    Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal menemukan bahwa produk susu dapat memicu gejala IBS (sindrom iritasi usus besar) atau keluhan mulas.

    Selain itu, produk susu juga cenderung memiliki kandungan lemak yang tinggi. Itulah sebabnya seseorang dapat merasa lesu saat tubuh berusaha mencernanya.

    5. Goreng-gorengan

    Menurut pakar, makanan yang digoreng dan berminyak dapat membuat orang merasa kembung atau dalam beberapa kasus memicu diare.

    “Sebaiknya hindari jenis makanan ini dan pesan makanan yang dipanggang atau dibakar sebagai gantinya,” sambungnya.

    Selain itu, makan dalam porsi besar cenderung membuat seseorang merasa kembung. Jadi, pastikan untuk mengunyah makanan dengan baik dan berhenti saat sudah kenyang.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Makanan yang Bisa Bikin ‘Turn Off’, Wajib Dihindari Sebelum Bercinta

    Jakarta

    Makanan yang kita konsumsi sehari-hari dapat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap libido atau gairah seks. Jika ada makanan yang bisa meningkatkan gairah, tentu ada pula makanan yang dapat membuat gairah seks menurun.

    Karenanya, mengonsumsi makanan tersebut sebelum berhubungan seks tidak dianjurkan. Selain menurunkan gairah, makanan-makanan ini juga dapat memicu gejala tidak nyaman, seperti begah, gas, nyeri perut, dan lain-lain.

    Lantas, apa saja makanan yang dapat menurunkan gairah seks tersebut? Dikutip dari Good Housekeeping dan Healthshots, berikut pembahasannya.


    1. Makanan yang terlalu asin

    Mengonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi dapat menyebabkan terjadinya retensi cairan dan kembung. Selain itu, asupan garam yang berlebihan juga dapat memengaruhi sirkulasi darah. Jika sirkulasi darah ke alat vital terganggu, baik pria maupun wanita akan kesulitan mencapai orgasme saat bercinta.

    2. Kacang kedelai

    Kacang kedelai memang menyehatkan, namun makanan ini sebaiknya dihindari sebelum bercinta. Pasalnya, kacang kedelai dan produk olahannya dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang kemudian membuat libido turun.

    3. Makanan pedas

    Jika ingin membuat sesi ranjang makin ‘panas’, sebaiknya hindari makanan pedas atau yang mengandung cabai. Makanan pedas dapat menyebabkan refluks, gangguan pencernaan, hingga merangsang keinginan untuk BAB. Tentunya detikers tidak mau tiba-tiba ke kamar mandi saat ‘momen penting’ bersama pasangan bukan?

    4. Keju

    Bagi orang yang memiliki intoleransi terhadap laktosa, sebaiknya hindari mengonsumsi keju sebelum bercinta. Sebab, keju mengandung laktosa tinggi yang dapat memicu rasa tidak nyaman di perut. Jauhi pula makanan yang menggunakan keju, seperti burger, pizza, dan pasta.

    5. Bawang

    Mengonsumsi bawang sebelum bercinta memang tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan. Namun, bawang dapat membuat mulut dan tubuh memiliki bau yang tidak mengenakkan. Hal ini tentu dapat menurunkan gairah seks pasangan.

    6. Minuman soda

    Minuman bersoda adalah salah satu hal terburuk untuk dikonsumsi sebelum bercinta. Pasalnya, minuman ini bisa membuat perut kembung dan bergas, sehingga memicu seseorang lebih sering kentut dan sendawa.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy