Tag: kemdiktisaintek

  • 74,95% Dosen RI Belum S3, Kemdikti Luncurkan Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025


    Jakarta

    Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Periode pendaftaran berlangsung mulai Senin, 2 Juni 2025 sampai 14 Juni mendatang.

    Beasiswa PDDI adalah beasiswa doktor bagi dosen pada perguruan tinggi dalam koordinasi Kemdiktisaintek. Pendanaan beasiswa bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan pada DIPA Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek.

    Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengatakan beasiswa ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas dosen dengan menempuh program doktor. Ia menjelaskan sekitar 74,95 persen dosen di Indonesia belum berkualifikasi pendidikan doktor.


    Brian mengatakan peningkatan kualifikasi dosen turut mendukung naik pangkat dan mendukung kesejahteraan dosen. Untuk itu, ia menyatakan, pihaknya kini juga tengah mengupayakan beasiswa doktor bagi dosen dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan beasiswa dari riset, khususnya pada topik prioritas pemerintah.

    “Barangkali tahun depan dana penelitian langsung kita blok untuk S3,” ucapnya di peluncuran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia 2025 di Grha Kemdiktisaintek, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2025).

    Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025

    Beasiswa doktor untuk dosen Kemdiktisaintek 2025 ini dibuka bagi dosen yang telah diterima pada perguruan tinggi di dalam negeri sesuai skema beasiswa pada prodi yang telah ditetapkan PPPAPT. Usia maksimalnya yakni 51 tahun bagi program doktor 3 tahun dan 2 tahun bagi program doktor 4 tahun.

    Bagi pendaftar program joint degree atau dual degree, maka dosen bersangkutan disyaratkan menyertakan perjanjian kerja sama atau nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) program tersebut. Opsi pola pada program doktor 4 tahun yaitu 2 tahun di dalam negeri dan 2 tahun terakhir di luar negeri (2+2) atau 3 tahun di dalam negeri dan 1 tahun terakhir di perguruan tinggi luar negeri (3+1).

    Pendaftaran beasiswa doktor untuk dosen 2025 dari Kemdiktisaintek ini dibuka secara daring di laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Garuda ACE Diperpanjang sampai 30 Juni 2025, Langsung Daftar di Link Ini!



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Garuda Academic of Excellence 2.0 atau Garuda ACE 2025 Gelombang diperpanjang hingga 30 Juni 2025. Mahasiswa S1 dan S2 serta lulusan S1 bisa mendaftar.

    Beasiswa Garuda ACE adalah program dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk memberikan pelatihan bahasa dan riset bagi mahasiswa sarjana/lulusan sarjana yang ingin melanjutkan program magister di kampus luar negeri.

    Beasiswa diperuntukkan bagi yang ingin mendapatkan pendidikan di bidang ilmu atau teknik komputer dan terkait, seperti ilmu atau teknik informasi, data, elektro, dan telekomunikasi.


    Pada gelombang 2, kuota Beasiswa Garuda ACE sebanyak 50 peserta. Awardee nantinya akan mengikuti pelatihan secara intensif selama enam bulan.

    Para alumni Beasiswa Garuda ACE sebelumnya kini sudah diterima di berbagai kampus luar negeri. Mulai dari University of Virginia, University of Washington, Duke University, Arizona State University, dan masih banyak lagi.

    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Mengutip panduan pendaftaran beasiswa, ini ketentuannya.

    Beasiswa Garuda ACE 2025

    Beasiswa Garuda ACE 2025 meliputi pembiayaan berikut:

    • Biaya pelatihan riset dan Bahasa Inggris
    • Biaya paket data internet
    • Biaya transportasi dan per-diem untuk pertemuan tatap muka
    • Biaya Tes TOEFL dan GRE
    • Biaya masuk program Magister/PhD

    Sasaran Program Studi Peserta Beasiswa Garuda ACE 2025

    Untuk dapat mendaftar beasiswa, calon peserta harus berasal dari program studi berikut:

    • Informatika/teknik informatika/ilmu komputer (computer science)
    • Teknik komputer (computer engineering)
    • Teknik elektro/ilmu elektronika (electrical engineering)
    • Sistem informasi (information systems)
    • Teknik telekomunikasi (telecommunication engineering)

    Syarat Daftar Beasiswa Garuda ACE 2025

    • Mahasiswa sarjana semester 5 pada periode Juli-Desember 2025.
    • Mahasiswa sarjana semester 7 atau sudah/akan diterima di program magister tujuan terkait (perguruan tinggi dalam negeri boleh daftar karena masih ada waktu 1-2 bulan untuk mengubah pilihan kampus).
    • Mahasiswa magister yang baru/akan memasuki semester 1 atau 2.
    • Mempunyai keinginan melanjutkan pendidikan dan riset ke jenjang PhD pada perguruan tinggi terkemuka.
    • Berkeinginan untuk melakukan riset/pelatihan sebagai karir masa depan.
    • Setelah menyelesaikan program pelatihan 6 bulan, yakni dalam periode pascapelatihan, peserta harus mempunyai waktu setidaknya satu tahun dalam kampus untuk melakukan riset sebelum wisuda.
    • Mempunyai kemampuan bahasa yang bagus.
    • Kriteria tambahan dapat dilihat DI SINI.

    Link & Cara Daftar Beasiswa Garuda ACE 2025

    1. Detikers bisa mendaftar lewat link https://pmdsu.kemdiktisaintek.go.id/garuda-ace/. Sebelum daftar, calon peserta bisa melihat petunjuk teknis dan ketentuan lengkap DI SINI agar tidak salah selama proses pendaftaran.
    2. Membuat resume dengan template sesuai dengan ketentuan. Ditulis dalam bahasa Inggris dengan format PDF dan besar file tidak lebih dari 10 MB.
    3. Unggah transkrip nilai dalam bahasa Inggris. Jika pelamar sudah magister, transkrip S1 dan S2 bisa digabungkan.
    4. Mengunggah video presentasi selama 15 menit di YouTube. Isi presentasi bisa tentang proyek magang atau luar kelas yang pernah dikerjakan, terkait dengan bidang yang dituju.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda ACE 2025

    • Pendaftaran: terakhir 30 Juni 2025
    • Tahap seleksi: Juni 2025
    • Wawancara: Juni 2025
    • Pengumuman: diinformasikan kemudian
    • Pelatihan riset : Juli-September 2025
    • Pelatihan bahasa: Oktober-Desember 2025

    Demikian informasi perpanjangan masa pendaftaran Beasiswa ACE Garuda 2025 Gelombang 2. Selamat mencoba!

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Golongan Penerima, Syarat, Berkas Dokumen


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 untuk masyarakat berprestasi sudah dapat dilakukan pada pekan ketiga dan keempat Juli. Sementara, pendaftaran untuk penyandang disabilitas dibuka pada pekan kedua hingga keempat Juli.

    Beasiswa ini diberikan oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

    Lantaran saat ini sudah mendekati pekan kedua Juli, maka detikers yang ingin mendaftar ini bisa melihat kriteria penerima, syarat, dan informasi lainnya tentang Beasiswa Unggulan 2025.


    Golongan Penerima Beasiswa Unggulan 2025

    1. Beasiswa Masyarakat Berprestasi

    • Diperuntukkan bagi masyarakat yang berprestasi pada bidang akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional.
    • Ditujukan bagi masyarakat yang berkontribusi terhadap daya saing bangsa di segala bidang.

    2. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas

    Jenis-jenis disabilitas yang eligible untuk mendaftar adalah:

    • Disabilitas fisik
    • Disabilitas intelektual
    • Disabilitas mental
    • Disabilitas sensorik
    • Ragam disabilitas di atas dapat secara tunggal, ganda, atau multi dalam jangka waktu lama yang ditetapkan.

    Syarat Beasiswa Unggulan 2025

    1. Masyarakat Berprestasi

    Pendaftar merupakan masyarakat berprestasi di bidang akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional, dan/atau mempunyai kontribusi terhadap daya saing bangsa dalam segala bidang. Syarat umumnya adalah sebagai berikut:

    • Memperoleh rekomendasi dari institusi terkait
    • Tidak tengah menerima beasiswa sejenis dari sumber lain
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama
    • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang sudah terakreditasi minimal B/baik Sekali dan pada program studi terakreditasi atau di perguruan tinggi luar negeri yang diakui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
    • Tidak berstatus sebagai guru, dosen, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya
    • Diutamakan untuk kelas reguler
    • Diutamakan mempunyai sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional.

    2. Penyandang Disabilitas

    • Diutamakan mempunyai sertifikat yang membuktikan prestasi akademik atau nonakademik
    • Mempunyai surat keterangan dari dokter, ahli, dan/atau lembaga relevan yang menyatakan sebagai penyandang disabilitas sesuai dengan ragam penyandang disabilitas
    • Memperoleh rekomendasi dari institusi terkait
    • Tidak tengah menerima beasiswa sejenis dari sumber lain
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama
    • Menandatangani surat pernyataan yang menyebutkan dirinya benar masuk dalam mahasiswa berkebutuhan khusus
    • Mempunyai letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi untuk mahasiswa baru, atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pascasarjana untuk mahasiswa on going di perguruan tinggi dalam negeri
    • Berstatus aktif pada tahun akademik 2025/2026
    • Mempunyai surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas atau direktur pascasarjana untuk mahasiswa on going
    • Mahasiswa on going program magister/doktoral mempunyai nilai IPK paling rendah 3,25 untuk program S2 dan 3,40 untuk program S3 pada skala 4.
    • Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan:

    – Judul/tema esai adalah “Dampak Teknologi Terhadap Karakter Pada Era Digital”

    – Esai ditulis pada kolom esai minimal 1.500 kata dan maksimal 2.000 kata.

    Berkas Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025

    Peserta dapat mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah semua dokumen syarat ke laman https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id. Ini berkas-berkas yang perlu diunggah:

    1. Beasiswa Masyarakat Berprestasi

    • KTP
    • NPWP
    • KTM (khusus mahasiswa on going) jenjang S1-S3
    • LoA dari perguruan tinggi (khusus untuk mahasiswa baru)
    • Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan perguruan tinggi (khusus mahasiswa on going)
    • KRS dan/atau kartu rencana studi semester genap[ tahun ajaran 2024/2025 (khusus mahasiswa on going)
    • Ijazah dan rapor terakhir (untuk S1)
    • Ijazah dan transkrip nilai terakhir (untuk S2 dan S3)
    • Sertifikat UKBI yang diterbitkan Badan Bahasa Kemendikdasmen untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri
    • Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri
    • Rencana studi untuk program magister
    • Proposal penelitian disertasi untuk program doktor
    • Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait
    • Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan
    • Sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat nasional dan/atau internasional (apabila ada).

    2. Beasiswa Disabilitas

    • KTP
    • NPWP
    • KTM (khusus mahasiswa on going) jenjang S1-S3
    • LoA dari perguruan tinggi (khusus untuk mahasiswa baru)
    • Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan perguruan tinggi (khusus mahasiswa on going)
    • KRS dan/atau kartu rencana studi semester genap tahun ajaran 2024/2025 (khusus mahasiswa on going)
    • Ijazah dan transkrip nilai terakhir
    • Sertifikat UKBI yang diterbitkan Badan Bahasa Kemendikdasmen untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri
    • Rencana studi untuk program magister
    • Proposal penelitian disertasi untuk program doktor
    • Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait
    • Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan
    • Surat pernyataan sebagai mahasiswa berkebutuhan khusus
    • Surat keterangan dari dokter, ahli, dan/atau lembaga relevan yang menyatakan sebagai penyandang disabilitas sesuai ragam disabilitas yang disandang.
    • Sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat nasional dan/atau internasional (apabila ada).

    Jadwal seleksi administrasi hingga wawancara dapat diakses melalui https://beasiswaunggulan. kemendikdasmen.go.id. Informasi panduan pendaftaran juga bisa didapat di sini.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pre-Doctoral 2025 Dibuka, Bantuan Biaya untuk Persiapan S3



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali menawarkan beasiswa Pre-Doctoral Course Program bagi dosen. Beasiswa ini dapat membantu dosen dalam mempersiapkan pendidikan S3.

    Pre-Doctoral Course Program berlaku selama dua bulan. Penerima akan mendapatkan pelatihan pra-doktoral dan calon pembimbing akademik sesuai dengan sasaran program doktor yang dituju.

    Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Sesuai buku panduan, ini syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi pelamar beasiswa.


    Komponen Pembiayaan Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    1. Biaya pendidikan (satu kali dibayarkan sesuai tagihan)
    2. Biaya hidup (per bulan)
    3. Biaya asuransi kesehatan (satu kali)
    4. Biaya aplikasi visa (satu kali)
    5. Biaya keadaan darurat (satu kali)
    6. Tiket perjalanan dari daerah asal ke bandara internasional (pulang pergi).

    Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Mempunyai kartu tanda kependudukan (KTP) atau paspor
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2025
    • Dosen di kampus binaan Kemdiktisaintek
    • Mempunyai nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi
    • Sudah lulus program magister
    • Belum mempunyai gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan doktor
    • Mempunyai surat izin mengikuti pelatihan beasiswa dari pimpinan instansi
    • Membuat personal statement
    • Mengajukan proposal penelitian untuk studi jenjang doktor sesuai format
    • Melampirkan surat pernyataan pendaftar beasiswa
    • Melampirkan surat keterangan sehat
    • Mempunyai curriculum vitae (CV)
    • Tidak boleh menerima beasiswa lain jika lolos sebagai awardee Pre-Doctoral Course Program.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    • Biodata diri
    • Kartu tanda penduduk (KTP)
    • Surat izin dari atasan langsung
    • Transkrip nilai S2 (asli atau legalisir)
    • Ijazah S2 atau surat keterangan lulus (asli atau legalisir)
    • Proposal penelitian untuk studi doktor dalam bahasa Inggris
    • Curriculum vitae (CV)
    • Dokumen sertifikat bahasa Inggris yang masih berlaku (2 tahun terakhir)
    • Personal statement sesuai format
    • Surat pernyataan sesuai format (bermeterai)
    • Surat keterangan dari dokter.

    Cara Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    1. Penuhi syarat dan dokumen di atas sebelum daftar.
    2. Daftar secara online via laman https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id/
    3. Unggah dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.
    4. pastikan data benar saat finalisasi data.
    5. Setelah melalui seleksi administrasi, kandidat terpilih akan mengikuti wawancara dalam bahasa Inggris.

    Tanggal dan Alur Seleksi Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    • Pendaftaran: Juli-Agustus 2025
    • Seleksi beasiswa: Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi: September 2025
    • Pembekalan: September 2025
    • Pelaksanaan program: Oktober-November 2025

    Demikian informasi penawaran beasiswa Pre-Doctoral 2025 bagi dosen. Selamat mencoba.

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Dapat Berapa? Ini Komponen Bantuan dan Nominal yang Didapat


    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah tahun ini masih berlangsung hingga dua bulan lagi. Siswa yang masuk melalui seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dapat mendaftar hingga 30 September 2025. Sementara, siswa melalui jalur perguruan tinggi swasta (PTS) bisa mendaftar hingga 31 Oktober 2025.

    Berapa nominal KIP Kuliah yang akan didapat?

    Perlu diketahui, ada dua komponen dalam beasiswa KIP Kuliah, yakni biaya pendidikan per semester dan biaya hidup setiap bulan. Cek besarannya!


    KIP Kuliah Dapat Berapa?

    1. Biaya Pendidikan Per Semester

    Dijelaskan dalam panduan KIP Kuliah 2025, biaya pendidikan per semester ditetapkan berdasarkan akreditasi program studi (prodi) dengan ketentuan yaitu:

    • Prodi dengan akreditasi A atau Unggul atau internasional memperoleh maksimal Rp 8 juta. Khusus prodi kedokteran, beasiswa biaya kuliah per semester yang didapat maksimal Rp 12 juta.
    • Prodi terakreditasi B atau Baik Sekali mendapatkan maksimal Rp 4 juta.
    • Prodi terakreditasi C atau Baik memperoleh maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup Per Bulan

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan besaran bantuan biaya hidup berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi masing-masing. Terdapat lima klaster yang ditetapkan yakni:

    • Rp 800 ribu
    • Rp 950 ribu
    • Rp 1,1 juta
    • Rp 1,25 juta
    • Rp 1,4 juta.

    Bantuan biaya hidup KIP Kuliah diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan. Bantuan akan dikirim langsung ke rekening penerima.

    Mahasiswa juga dapat melihat besaran biaya hidup kota atau kabupaten perguruan tinggi yang bersangkutan melalui laman KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

    Kemdiktisaintek Akan Analisis Lagi Nominal KIP Kuliah

    Sebelumnya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan akan menganalisis kembali apakah nilai bantuan KIP Kuliah dapat dinaikkan. Pernyataan ini merespons usulan Komisi X DPR RI dalam rapat bersama antara kedua pihak.

    “Kami akan coba analisis apakah ini bisa dinaikkan, kalau syukur-syukur bisa dinaikkan. Kami juga akan konsultasikan dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan kemungkinan untuk dinaikkan nilai KIP-nya, termasuk penambahannya,” kata Mendiktisaintek dalam raker dengan Komisi X DPR RI di Komplek Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu (2/7/2025).

    Usulan tersebut sebelumnya disampaikan anggota fraksi partai Nasdem, Furtasan Ali Yusuf. Ia menyebut jurusan teknik butuh biaya lebih besar karena mungkin ada tambahan perlengkapan lain dalam perkuliahan.

    “Kalau sekarang dilihat dari kebijakan KIP (Kuliah), mau prodi apa saja kira-kira ya segitu kalau akreditasinya segitu. Padahal kalau biaya unit cost-nya, ya tentu teknik lebih mahal lah kira-kira begitu karena mungkin ada yang lain-lainnya,” jelas Furtasan.

    “Apakah itu hanya UKT saja atau seperti apa, saya nggak paham, tetapi setidaknya di situ ada unit cost yang kita memang harus bisa membedakan antara yang sosial yang modal hanya whiteboard saja kira-kira gitu dengan yang sudah menggunakan alat,” lanjutnya.

    (nah/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 Dibuka, Kuota Capai 25 Ribu Mahasiswa



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka KIP Kuliah Kemenag 2025. Beasiswa ini mirip dengan KIP Kuliah yang dibuka oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

    Seperti diketahui, KIP Kuliah adalah bantuan bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi dan berpotensi untuk melanjutkan studi pada perguruan tinggi. Anggaran bantuan KIP KuliahKemenag tahun ini telah disiapkan untuk 25.964 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).


    “Total anggaran yang disalurkan sebanyak Rp171.362.400.000 untuk mahasiswa PTK binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, dan Bimas Buddha,” terang Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori di Mataram, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (6/9/2025).

    Kuota sebanyak 25.964 mahasiswa itu di antaranya terdiri atas 21.490 mahasiswa PTK Islam (PTKI) negeri dan swasta. Selain itu, ada kuota 2.537 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Kristen, 770 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Katolik, 320 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Buddha, dan 855 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Hindu.

    Mulanya, penanganan Kuota KIP Kuliah dikelola oleh Unit Eselon I yang membidangi Perguruan Tinggi Keagamaan. Namun mulai 2025, program ini ditangani oleh Puspenma Kemenag.

    Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 tergantung dari PTKI penyalur. Sebagai contoh, UIN Sunan Gunung Djati, pendaftaran KIP Kuliah Kemenag akan dibuka pada 2 hingga 11 September 2025.

    Sementara itu, UIN Sultan Thaha Jambi membuka pendaftaran KIP Kuliah Kemenag mulai 4-21 September 2025.

    Oleh karena itu, pelajar bersangkutan perlu menanyakan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran KIP KuliahKemenag 2025 kepada perguruan tinggi masing-masing.

    Syarat KIP Kuliah Kemenag 2025

    Melansir laman UIN Sunan Gunung Djati, berikut syarat KIP Kuliah Kemenag 2025:

    Mahasiswa baru angkatan 2025

    Memiliki keterbatasan ekonomi tetapi memiliki potensi akademik yang baik

    Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan: Kepemilikan Kartu Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Jakarta Pintar (KJP), atau merupakan Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

    Mengumpulkan berkas:
    -Fotokopi KIP/Kartu PKH/KKS/ DTKS/SKTM
    -Surat keterangan penghasilan orang tua
    -Fotokopi surat keterangan kepemilikan rumah
    -Fotokopi KTP mahasiswa dan orang tua
    -Bukti pembayaran listrik
    -Fotokopi bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan
    -Foto rumah
    -Fotokopi ijazah serta transkrip nilai
    -Fotokopi bukti prestasi akademik dan nonakademik
    -Surat keterangan kematian orang tua (opsional).

    Tertarik mendaftar KIP Kuliah Kemenag 2025?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat, Jadwal Pendaftaran, dan Cara Lolos


    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu bantuan pendidikan tinggi bergengsi dari pemerintah Indonesia. Bantuan ini meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dan transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan lainnya untuk kampus dalam dan luar negeri.

    Setiap tahunnya, LPDP membuka 2 tahap pendaftaran. Untuk LPDP 2025 sendiri, kedua tahap pendaftaran sudah rampung dilaksanakan.

    LPDP tahap 1 membuka pendaftaran pada Januari lalu, sedangkan tahap 2 dimulai Juni-Juli lalu. Saat ini, seleksi LPDP tahap 2 tahun 2025 masih berlangsung dan segera memasuki tes Seleksi Bakat Skolastik.


    Meskipun pendaftaran LPDP 2025 pada dua tahap tersebut telah selesai, detikers tetap bisa mempersiapkan diri untuk seleksi tahun mendatang, mengingat beasiswa ini dibuka setiap tahun. Dirangkum dari laman resmi LPDP dan arsip detikEdu, Jumat (12/9/2025), berikut penjelasannya.

    Syarat Pendaftaran LPDP 2025

    Pada dasarnya, LPDP memiliki berbagai program beasiswa di mana setiap program memiliki syarat pendaftaran yang berbeda-beda. Namun, ada syarat umum yang harus dipenuhi seluruh pendaftar LPDP, yaitu:

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Telah menyelesaikan studi D4/S1 untuk program magister dan S2 untuk jenjang doktor

    3. Pendaftar yang menyelesaikan studi D4/S1 langsung doktor diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    4. Pendaftar yang telah menyelesaikan S2/S3 tidak diizinkan mendaftar di jenjang yang sama.

    5. Pendaftar jenjang S3 diutamakan bagi yang melampirkan surat ketentuan tambahan.

    6. Pendaftar jenjang S3 yang merupakan lulusan dokter spesialis atau subspesialis dapat menggunakan transkrip nilainya untuk memenuhi syarat IPK.

    7. Bagi pendaftar lulusan kampus luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kemdiktisaintek.

    8. Mahasiswa on going bisa mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    9. Mahasiswa dokter spesialis/subspesialis yang tengah berkuliah bisa mendaftar program S2/S3 dengan ketentuan tambahan.

    10. Pendaftar yang pernah menempuh studi S2/S3, tapi tidak selesai diperbolehkan mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya.

    11. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.

    12. Pendaftar PNS wajib melampirkan surat usulan atau rekomendasi dari pejabat sekurang-kurangnya setingkat eselon II.

    13. Lulusan sekolah kedinasan bisa mendaftar, asal belum diangkat menjadi CPNS dan mendapatkan izin.

    14. Pendaftar prajurit TNI wajib melampirkan usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.

    15. Pendaftar berstatus POLRI wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES POLRI.

    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP

    17. Beasiswa LPDP hanya diperuntukkan bagi kelas reguler/kelas yang ditetapkan oleh LPDP.

    18. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan

    19. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran

    20. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia

    21. Menulis Proposal Penelitian untuk pendaftar S3

    22. Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi maka harus dilengkapi pada aplikasi pendaftaran.

    Jadwal Pendaftaran LPDP 2025

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, LPDP 2025 dibuka dalam dua tahap. Jadwal dari kedua tahap tersebut yakni:

    Tahap 1

    • Pendaftaran: 17 Januari 2025
    • Seleksi administrasi: 18 Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    • Pengajuan sanggah: 8 Maret 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 14 April 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 6 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025

    Tahap 2

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Cara Lolos Beasiswa Bergengsi LPDP 2025

    Tips untuk lolos beasiswa LPDP biasanya diberikan para awardee. Salah satunya disampaikan oleh Muhammad Arif Raihannur, awardee LPDP yang berhasil menerima tiga letter of acceptance (LoA) dari kampus tersohor dunia.

    Ketiganya yaitu, University of Manchester, University of New South Wales (UNSW) Sydney, dan The University of Auckland. Tips yang diberikan Raihan yakni:

    1. Harus mengerti esai yang dibuat dan belajar wawancara secara mendalam

    2. Percaya diri dan jangan takut untuk mengakui kegagalan yang pernah terjadi di masa lalu

    3. Mengetahui isu terkini di Indonesia akan sangat membantu saat proses wawancara dan penulisan esai

    4. Mematangkan tujuan setelah lulus bahkan dari sebelum mendaftar

    Selain Raihan, ada tips lain yang diberikan oleh awardee LPDP sekaligus alumnus Universitas Airlangga, Umar Syaroni. Menurutnya ada tiga tips utama untuk lolos program LPDP terutama studi S3 di luar negeri, yaitu:

    1. Perencanaan Matang

    Berdasarkan pengalaman Umar, ia memerlukan waktu minimal enam bulan untuk mempersiapkan berbagai berkas pendaftaran beasiswa LPDP.

    Berbagai berkas yang dibutuhkan itu seperti tes bahasa Inggris, transkrip ijazah, surat rekomendasi, commitment essay, proposal penelitian studi S2 dan surat lainnya. Berkas-berkas tersebut wajib diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah.

    2. Surat Rekomendasi

    Surat rekomendasi merupakan salah satu berkas yang disyaratkan dalam pendaftaran beasiswa LPDP. Menurut Umar, mintalah surat rekomendasi dari seseorang yang mengenal kita dari segi pribadi maupun profesional.

    Dari pengalamannya, ia meminta surat rekomendasi dari tiga sosok akademisi yang dekat dengannya. Dari dosen, dosen pembimbing hingga dosen pembimbing akademik.

    3. Promotor

    Promotor adalah dosen di perguruan tinggi yang memiliki kepakaran dengan topik penelitian yang akan diajukan. Kesesuaian pakar dengan topik penelitian ini akan mendukung detikers untuk bisa lolos LPDP dengan mudah.

    Promotor juga akan mendampingi proses riset selama menjalani pendidikan di kampus tujuan. Untuk itu, hal ini juga harus diperhatikan.

    Umar menyebutkan, cara paling mudah untuk mencari promotor adalah melalui Google Scholar. Pertama, cari penelitian yang mirip dengan tema yang akan dilakukan.

    Selanjutnya, lihat dosen serta kepakaran beliau. Lalu kirimkan CV, proposal penelitian dan motivation letter via email dan tunggu balasannya.

    Itulah berbagai serba-serbi pendaftaran LPDP 2025. Semoga bermanfaat untuk menyiapkan pendaftaran di 2026 ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah Mahasiswa On Going Bisa Daftar Beasiswa KJMU? Ini Ketentuannya


    Jakarta

    Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta kembali membuka pendaftaran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap II tahun 2025. Pendaftaran dibuka hingga 22 September 2025 mendatang.

    KJMU merupakan bantuan biaya pendidikan Pemprov Jakarta untuk calon mahasiswa dan mahasiswa aktif yang tengah menempuh pendidikan tinggi baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Kuota yang dibuka untuk tahap ini adalah 3.466 mahasiswa.

    Kriteria utama beasiswa ini adalah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) di Jakarta, memiliki potensi akademik, tetapi kurang mampu secara ekonomi. Tapi apakah mahasiswa on going bisa mendaftar KJMU?


    Dikutip dari postingan Instagram Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (18/9/2025) berikut informasinya.

    Ketentuan Daftar KJMU bagi Mahasiswa On Going

    Bila melihat penjelasan tentang KJMU, pendaftaran dibuka untuk calon mahasiswa dan mahasiswa aktif. Artinya, mahasiswa on going bisa mendaftar KJMU.

    Namun, ada ketentuan lain yang harus dipenuhi oleh mahasiswa on going yang ingin mendaftar KJMU. Ketentuan yang dimaksud adalah:

    1. Mahasiswa dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada satuan pendidikan (sekolah) negeri/swasta di Jakarta paling lama 3 tahun sebelumnya.

    2. Mahasiswa telah dinyatakan lulus pada PTN jalur reguler di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) atau Kementerian Agama (Kemenag). PTN dalam hal ini bisa terletak di seluruh Indonesia.

    3. Mahasiswa dinyatakan lulus pada PTS jalur reguler dengan kampus yang terakreditasi A/Unggul dan program studi yang terakreditasi A/Unggul. Lokasi PTS berada di Jakarta.

    4. Pengajuan KJMU paling lama pada semester 4. Dengan demikian mahasiswa yang saat ini ada di semester 3 bisa mendaftar, sedangkan mereka yang telah menempuh semester 5 dan 7 tidak bisa.

    Syarat Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2025

    1. Berdomisili di DKI Jakarta

    2. Memiliki KTP dan kartu keluarga DKI Jakarta

    3. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau merupakan warga binaan sosial pada panti sosial dinas sosial

    4. Tidak menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan atau APBD

    Cara Daftar KJMU Tahap II Tahun 2025

    Dikutip dari arsip detikEdu, cara mendaftar KJMU tahap II tahun 2025 yaitu:

    1. Mengisi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

    2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

    3. Upload kelengkapan dokumen usulan

    4. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima.

    Jadwal Seleksi KJMU Tahap II Tahun 2025

    • Pendaftaran KJMU khusus pendaftar baru: 18-22 September 2025
    • Verifikasi dan unggah SPTJM sekolah: 18-24 September 2025
    • Verifikasi dan unggah SPTJM perguruan tinggi untuk pendaftar baru dan penerima lanjutan: 18-29 September 2025
    • Verifikasi dinas pendidikan: 30 September-6 Oktober 2025
    • Penetapan penerima melalui keputusan gubernur: 7-16 Oktober 2025

    Itulah informasi tentang pendaftaran KJMU tahap II tahun 2025 bagi mahasiswa on going. Pendaftaran ditutup beberapa hari lagi, jadi jangan sampai ketinggalan ya!

    (det/det)



    Sumber : www.detik.com

  • Prabowo Minta Rp 13 T Uang Sitaan Korupsi CPO buat LPDP, Begini Kata Menkeu-Wamendikti


    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan menambah dana beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Suntikan dana tambahan tersebut disebut akan berasal dari sisa efisiensi hingga uang pengembalian kasus korupsi ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya senilai Rp 13 triliun.

    “LPDP akan saya tambahkan uang-uang dari sisa efisiensi penghematan, uang-uang yang kita dapat dari koruptor-koruptor itu sebagian besar kita investasi di LPDP. Mungkin yang (Rp) 13 triliun disumbangkan atau diambil oleh Jaksa Agung, hari ini diserahkan Menteri Keuangan,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Senin (20/10/2025).

    “Menteri Keuangan, sebagian bisa kita taruh di LPDP untuk masa depan ya,” lanjutnya.


    Jawaban Menteri Keuangan

    Purbaya pada hari yang sama menyampaikan permintaan Prabowo sudah dicatat, tetapi belum ada diskusi rinci soal itu.

    “Saya belum ada diskusi detailnya. Tapi kan diminta ditambahkan dari LPDP,” jelasnya di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta Pusat.

    Ia mengatakan Kemenkeu sudah tidak bisa menganggarkan tambahan LPDP tahun ini, tetapi mungkin dapat dilakukan tahun depan.

    “Kalau tahun depan bisa, kalau sekarang nggak bisa,” kata Menkeu, dikutip dari detikFinance.

    Kemdiktisaintek Akan Tindak Lanjuti

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan menindaklanjuti arahan Prabowo terkait hal ini. Wamendiktisaintek Stella Christie menyebut pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan LPDP.

    “Ya tindak lanjutnya kita akan langsung memetakan bersama dengan LPDP. Karena memang kami selama ini juga bekerja sama tadi misalnya yang saya bilang bahwa dana riset di bawah Bapak Presiden ini bertambah 218 persen itu salah satunya adalah sumbangan terbesar dari LPDP,” ungkap Stella di kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta pada Senin (20/10/2025), seperti dilansir oleh detikNews.

    Menurut Stella, kementeriannya akan memetakan alokasi anggaran beasiswa tersebut bersama LPDP. Ia menuturkan Presiden mempunyai perhatian besar terhadap pengembangan SDM di bidang sains dan teknologi.

    Stella menjabarkan LPDP memiliki dana abadi untuk pendidikan, pendidikan tinggi, dan penelitian. Jadi anggaran akan langsung dipetakan sesuai arahan Prabowo yang menginginkan SDM unggul di bidang sains, teknologi, maupun bidang lain yang sangat dibutuhkan negara.

    Ia turut menggarisbawahi beasiswa pendidikan tinggi tidak hanya untuk mahasiswa, tetapi juga para dosen. Kemdiktisaintek juga akan memanfaatkan dana tambahan LPDP untuk mendukung riset di universitas-universitas.

    “Misalnya tadi kalau misalnya di bidang teknologi masih kurang, kita bisa membangun beasiswa. Beasiswa ini juga ditujukan bukan saja bagi mahasiswa S1 tapi juga bagi para dosen-dosen kita untuk meningkatkan kompetensi mereka. Lalu juga kita bisa menggunakan dana tadi yang diberikan kepada LPDP karena ada juga dana abadi penelitian di bawah LPDP yang yield-nya itu dipakai oleh Kemendikti Saintek disalurkan langsung ke universitas,” beber Stella.

    Untuk riset, Stella mengatakan pihaknya akan memetakan riset apa yang dibutuhkan negara secara strategis. Riset ketahanan pangan, ketahanan energi akan ditingkatkan dan sudah terjadi di Kemdiktisaintek.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Mata Minus 20 Tak Padamkan Semangat Kuliah Tio, Tekadnya Ingin Jadi Dosen


    Jakarta

    Tio Rindu menyimpan cita-cita besar yakni menjadi seorang dosen. Meski lahir dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi di Meulaboh, Aceh, semangatnya untuk menempuh pendidikan tinggi tak pernah surut.

    Sejak kecil, Rindu dikenal tekun belajar dan aktif mengikuti berbagai lomba. Deretan piala pun berhasil ia bawa pulang, termasuk dari ajang tilawatil Qur’an yang kerap diikutinya.

    Semua prestasi itu diraih Rindu di tengah keterbatasan penglihatan yang cukup berat. Ia diketahui mengalami miopi dengan minus 20, kondisi yang membuat jarak pandangnya sangat terbatas.


    Untuk membantu aktivitas sehari-hari, Rindu masih mengandalkan kacamata lamanya yang berkekuatan minus 14. Kendati sudah duduk di bangku paling depan di kelas, terkadang tulisan masih sulit dilihat.

    Penerima KIP Kuliah

    Upaya Rindu untuk mengembangkan diri melalui pendidikan dan prestasi di luar sekolah berbalas. Ia diterima kuliah sebagai mahasiswa baru 2025 Program Studi Sosiologi, Universitas Teuku Umar (UTU), sebagai penerima bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).

    Ibu Rindu, Winaria, mendukung kemauan sang anak untuk mengenyam pendidikan. “Karena anak saya semangat kuliah, saya dukung dia,” tuturnya, dikutip dari akun Instagram @ditjen_dikti, Kamis (16/10/2025).

    Winaria adalah ibu rumah tangga yang sesekali membantu suaminya di ladang. Namun karena usia dan kesehatan, ia kini fokus mengurus rumah.

    Ayah Rindu, Sulaiman S, adalah seorang buruh tani di lahan orang lain. Menginjak usia 64 tahun, ia masih menafkahi keluarga dan membiayai anaknya.

    “‘Aku harus kuliah’ katanya. ‘Aku kuliah Pak, dari KIP prestasi Pak ini’,” tutur Sulaiman menirukan Rindu saat mengutarakan hendak lanjut kuliah.

    “Memang jenius otaknya, aku akui jenius otaknya,” imbuhnya memuji sang anak.

    Ingin S2

    Rindu menuturkan, ia punya mimpi untuk mengubah nasib keluarganya dan membelikan rumah untuk ayahnya saat sudah sukses. Sementara, ia ingin menekuni pendidikan tinggi hingga jenjang S2.

    “Saya pengen lanjut S2, pengen kali. Saya ingin jadi dosen. Itu cita-cita dari dulu. Pengen kali, Pak. Makanya pengen kuliah,” tuturnya.

    Pengen jadi dosen sosiologi,” imbuh Rindu.

    Dalam kunjungan ke rumah Rindu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Khairul Munadi membawa Rindu untuk pemeriksaan mata. Ia juga mendapat kacamata baru serta laptop titipan Mendiktisaintek Brian untuk menunjang kegiatan belajar.

    “(Agar) Rindu bisa belajar dengan sebaik-baiknya. Semangat, semangat,” ucapnya.

    Khairul menuturkan, KIP Kuliah merupakan program prioritas untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi pelajar dengan keterbatasan ekonomi agar potensinya tidak terhenti lantaran persoalan biaya. Ia berharap Tio kini terus berani bermimpi setinggi-tingginya dalam menjalani pendidikan tinggi.

    Rektor Universitas Teuku Umar, Ishaq Hasan, berharap mahasiswanya tersebut nyaman belajar dan berkembang di kampus secara adil.

    “Kami ingin memastikan setiap mahasiswa, terutama dari keluarga kurang mampu, mendapatkan ruang untuk berkembang. KIP Kuliah bukan sekadar bantuan biaya, tetapi dorongan agar mereka bisa menatap masa depan dengan lebih percaya diri,” tuturnya.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com