Tag: kemenag

  • Penerima Beasiswa LPDP Mau Diarahkan ke Industri Strategis, Begini Rencananya



    Jakarta

    Direktur Utama (Dirut) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto mengatakan pihaknya akan melakukan reformasi skema beasiswa sesuai kebutuhan pembangunan bersama Kemdiktisaintek, Kemendikdasmen, dan Kemenag. Salah satunya yakni akselerasi pengembangan SDM unggul dan industri strategis masa depan.

    Rencana peningkatan dampak LPDP 2026 ini disampaikan Sudarto pada Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR dengan Dirut LPDP dan Dirut BLU PKN STAN di Jakarta, Selasa (16/9/2025), disiarkan pada kanal YouTube TVR Parlemen.

    “Kalau saat ini LPDP hanya fokus di proses penerimaan, nanti kami bersama (Kementerian) Diktisaintek, Dikdasmen, dan juga Kemenag untuk mulai grooming dari awal sehingga nanti peserta atau calon pendaftar tadi sudah akan tahu kaitannya dengan industri strategisnya, termasuk dengan universitasnya nanti dan sebagainya,” kata Sudarto.


    Sudarto mengatakan, langkahnya antara lain beasiswa LPDP akan fokus pada science, technology, engineering, and mathemathics (STEM) dan non-STEM with STEM adjective untuk mendukung delapan industri prioritas nasional. Kedelapannya yaitu pangan, energi, maritim, kesehatan, digitalisasi, pertahanan, hilirisasi, dan manufaktur maju.

    Kemudian, penetapan prioritas program studi (prodi) dan universitas kelas dunia sesuai dengan kepentingan nasional, termasuk lewat program joint, dual, atau double degree prioritas (co-funding) sehingga meningkatkan kapasitas penerima manfaat.

    Sudarto menambahkan, beasiswa LPDP juga dialokasikan secara tematik sesuai kebutuhan industri prioritas nasional. Kemudian, lulusan LPDP dalam dan luar negeri disinergikan agar sesuai dengan kebutuhan stakeholder industri.

    Beasiswa LPDP ke depannya juga memungkinkan pengembangan keahlian prioritas, termasuk melalui program nondegree.

    Sudarto mengatakan pengelolaan beasiswa LPDP ke depan akan meliputi sosialisasi, seleksi, pembekalan, pelayanan, dan pengelolaan alumni.

    Di samping itu, kontribusi alumni pada sektor industri strategis juga akan dimaksimalkan agar optimal mendukung peningkatan PDB.

    Sudarto menambahkan, alumni LPDP juga akan didayagunakan melalui kerja sama pada tahap yang lebih awal dengan industri, Danantara atau BUMN, dan kementerian atau lembaga. Contohnya melalui ikatan dinas.

    Di samping itu, pendayagunaan alumni LPDP menurut Sudarto rencananya juga akan merangkul alumni beasiswa LPDP Putra-Putri Papua dan daerah afirmasi lain.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Kemenag-LPDP Siapkan Beasiswa Riset untuk Dosen PTK, Ini Syarat Ajukannya



    Jakarta

    Kabar gembira bagi para dosen perguruan tinggi keagamaan (PTK) dan ma’had aly di seluruh Indonesia. Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan akan membuka program beasiswa riset kolaboratif MoRA The Air Funds untuk 2025.

    Beasiswa ini secara resmi disampaikan oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Ruchman Basori saat kegiatan sosialisasi di UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Jumat (29/8/2025).

    “Selain menangani Program Indonesia Pintar (PIP) pada pendidikan dasar dan menengah keagamaan, Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah), Bantuan beasiswa non gelar dan investasi dan pembiayaan pendidikan, Puspenma juga menangani Bantuan Riset Kolaboratif (MoRA The Air Funds),” ujar Ruchman dikutip dari laman Kemenag, Senin (1/9/2025).


    Program MoRA The Air Funds tak hanya sekadar dana hibah. Menurut Ruchman, program ini bertujuan mendorong riset-riset inovatif yang bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan hingga peningkatan daya saing bangsa.

    “(Tujuan lainnya) meningkatkan dan mengembangkan keilmuan pada perguruan tinggi keagamaan, berbasis riset, sehingga lebih inovatif dan berdampak pada kehidupan masyarakat dan kebangsaan,” jelasnya.

    Anggaran MoRA The Air Funds Capai Rp 50 Miliar

    Anggaran untuk beasiswa ini mencapai Rp 50 miliar. Penerima beasiswa berlaku juga untuk dosen di kampus di bawah Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu dan juga entitas ma’had aly.

    Untuk riset bertema sosial humaniora, ekonomi dan lingkungan, kebijakan layanan dan keagamaan, diberi anggaran maksimal Rp 500 juta. Sementara untuk tema sains, anggaran maksimal Rp 2 miliar.

    Fokus Bidang Riset yang Dibiayai

    Riset yang diajukan akan difokuskan pada empat tema utama, yakni:

    • Sosial humaniora
    • Ekonomi dan lingkungan
    • Kebijakan layanan pendidikan dan keagamaan
    • Sains dan teknologi

    Syarat Daftar MoRA The Air Funds 2025

    Dosen PTK

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Berasal dari perguruan tinggi keagamaan (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu)
    • Memiliki rekam jejak akademik yang baik
    • Lulusan program doktoral (S3)
    • Berpangkat minimal Lektor
    • Memiliki skor SINTA overall minimal 50
    • Diutamakan menggandeng kolaborator dari perguruan tinggi dalam atau luar negeri yang masuk 500 besar dunia versi QS World University Rankings.

    Dosen Ma’had Aly

    • Warga Negara Indonesia
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Minimal berpendidikan S2 dan memiliki SK pengangkatan dari Mudir Ma’had Aly
    • Membuat pakta integritas
    • Mendapat rekomendasi dari Majelis Masyayikh
    • Memiliki karya ilmiah berbahasa Arab yang sesuai dengan bidang keilmuan.

    Menurut Rektor UIN SATU Tulungagung, Abdul Aziz program ini dapat mendorong para dosen dalam melakukan riset. Selain itu, kapasitas riset mereka pun akan bertambah.

    “Program MoRA The Air Fund merupakan program strategis, para dosen harus memanfaatkan dana riset ini, untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas riset”, katanya.

    Pendaftaran MoRA The Air Funds dibuka mulai awal September 2025. Ikuti terus informasi pendaftarannya di https://kemenag.go.id/

    (cyu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Beasiswa Indonesia Bangkit Masih Buka hingga 31 Mei, Cek Lagi Golongan Penerimanya


    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025 masih membuka pendaftaran hingga 31 Mei 2025 mendatang. Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi Beasiswa Kementerian Agama (Kemenag) pada tautan https://beasiswa.kemenag.go.id/.

    Sebagai informasi, BIB merupakan program beasiswa hasil kerja sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Agama. Beasiswa yang diberikan bertujuan untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke jenjang S1, S2, dan S3.

    Pada dasarnya beasiswa ini ditujukan untuk siswa, alumni, tenaga pendidik, hingga pegawai lembaga yang berada di bawah Kementerian Agama. Namun, setiap jenis beasiswa memiliki syaratnya sendiri-sendiri.


    Dikutip dari postingan Instagram Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Jumat (23/5/2025) berikut informasi tentang golongan penerima BIB 2025 selengkapnya.

    Golongan Penerima BIB Kemenag 2025

    1. Beasiswa Umum S1 Dalam Negeri

    • Lulusan satuan pendidikan menengah di bawah binaan Kemenag
    • Lulusan SMA/SMK yang dikelola oleh Pondok Pesantren

    2. Beasiswa Prestasi S1 Dalam Negeri

    • Lulusan satuan pendidikan menengah di bawah binaan Kemenag atau SMA/SMK yang dikelola oleh Pondok Pesantren
    • Juara 1, 2, 3 Olimpiade Sains Internasional, MTQ atau sejenis
    • Juara 1, 2, 3 Olimpiade Sains Nasional (OSN), Kompetisi Sains Madrasah (KSM), MTQ, dan ajang kompetisi sejenis tingkat nasional
    • Finalis Nasional OSN dan KSM
    • Juara 1, 2, 3 Utsawa Dharma Gita dan Jambore Pasraman
    • Juara 1, 2, 3 Sippa Dhamma Samajja tingkat nasional
    • Penghafal Al-Qur’an (Tahfidz) minimal 10 Juz

    3. Beasiswa S1 PJJ Keagamaan

    • Guru madrasah di lingkungan Kemenag.
    • Guru madrasah Diniyyah Takmiliyah Awaliyah.
    • Guru pada Pondok Pesantren.

    4. Beasiswa S1 Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)

    • Santri asal dari pesantren dari satuan pendidikan PDF/SPM/PKPPS/Ma’had Aly dan/atau MAS/MAN/SMA/SMK yang diselenggarakan dan/atau terintegrasi dan/atau berada di lingkungan pesantren.
    • Santri mukim minimal 3 tahun berturut-turut.

    5. Beasiswa Umum S2 Dalam Negeri

    • Lulusan S1 perguruan tinggi keagamaan
    • Lulusan S1 Ma’had Aly
    • Lulusan S1 PBSB
    • Tenaga kependidikan perguruan tinggi keagamaan
    • Guru/pendidik di Kemenag
    • PNS Kemenag

    6. Beasiswa Umum S2 Luar Negeri

    • Lulusan S1 perguruan tinggi keagamaan
    • Lulusan S1 Ma’had Aly
    • Lulusan S1 PBSB
    • Tenaga kependidikan perguruan tinggi keagamaan
    • Guru/pendidik di Kemenag
    • PNS Kemenag

    7. Beasiswa Umum S3 Dalam Negeri

    • Dosen perguruan tinggi keagamaan (PTK)
    • Dosen fakultas agama islam (FAI) pada perguruan tinggi umum (PTU)
    • Dosen Ma’had Aly
    • PNS Kemenag

    8. Beasiswa Umum S3 Luar Negeri

    • PNS Kemenag
    • Dosen ASN/dosen non-ASN
    • Alumni perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI)
    • Tenaga kependidikan di bawah binaan Kemenag

    9. Beasiswa Double Degree

    • Lulusan S1 PTK
    • Lulusan S1 FA pada PTU
    • Lulusan S1 PBSB.

    Jadwal BIB Kemenag 2025

    1. Pendaftaran: Hingga 31 Mei 2025
    2. Seleksi administrasi: 1-7 Juni 2025
    3. Seleksi skolastik: 11-25 Juni 2025
    4. Seleksi wawancara: 28 Juni-15 Juli 2025
    5. Pengumuman hasil seleksi: 31 Juli 2025

    Informasi lain bisa detikers ketahui melalui laman resmi BIB Kemenag pada tautan https://beasiswa.kemenag.go.id/. Jangan lewatkan kesempatan ini ya detikers!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, Tak Hanya untuk Warga Kampus Islam


    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) akan dibuka bagi civitas academica perguruan tinggi keagamaan (PTK), termasuk dosen. Beasiswa ini disiapkan untuk calon mahasiswa S2 dan S3.

    Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori menyatakan civitas academica dan dosen sekolah tinggi Khonghucu juga bisa mendaftar, baik untuk lanjut kuliah di dalam maupun luar negeri. Termasuk di antaranya studi di China.

    “Boleh para dosen mengambil studi ke Tiongkok dan negara-negara yang dikehendaki para dosen, agar setidaknya lima dosen dalam setiap program studi bergelar doktor,” kata Ruchman saat sosialisasi beasiswa dan pengembangan sumber daya manusia perguruan tinggi keagamaan (PTK) di Sekolah Tinggi Khonghucu Indonesia (STIKIN) Purwokerto, di Purwokerto, Sabtu (22/2/2025), dilansir Kemenag.


    Berdasarkan catatan kementerian, ada sekitar 6.000 awardee BIB sejak 2022 yang didanai lewat kerja sama Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa merupakan kebijakan strategis untuk meningkatkan SDM perguruan tinggi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

    Ruchman berharap dosen dan tenaga kependidikan dapat lanjut kuliah di kampus terbaik di dalam negeri dan di luar negeri dengan BIB.

    “Adagium orang miskin dilarang kuliah, harus kita patahkan dengan beasiswa, sehingga akan muncul perubahan paradigma orang miskin harus kuliah,” kata Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) teresebut.

    Syarat BIB Kemenag 2025

    Ruchman mengatakan, syarat BIB Kemenag antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), serta memiliki kemampuan bahasa Inggris, indeks prestasi kumulatif (IPK), persiapan akademik, daya juang dan daya tahan. Peserta juga harus lolos seleksi beasiswa.

    “Persiapkan sejak dini TOEFL ITP, kesiapan studi, dan juga mendapatkan LoA dari PT pilihan,” kata Ruchman.

    Berdasarkan penerimaan BIB sebelumnya, berikut syarat umum beasiswa yang bisa disiapkan dari sekarang:

    • KTP
    • Ijazah atau surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi jika melamar S2/S3
    • Bukti korespondensi dengan calon supervisor bagi pelamar S3
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris seperti TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS, Duolingo English Test, atau sertifikat dari PTKIN/PTN bersangkutan (cek kembali syarat spesifik bahasa Inggris yang ditentukan kampus tujuan masing-masing)
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Bagi pelamar S2, siapkan rencana studi 1.500-2.000 kata berisi:
      • – Alasan pemilihan prodi
      • – Topik yang akan ditulis pada tesis/bentuk lain
      • – Rencana studi awal-akhir semster
      • – Aktivitas nonakademik yang akan dilakukan
      • – Tulisan dalam bahasa Indonesia bagi yang hendak melamar S2 dalam negeri
    • Personal statement/motivasi diri sesuai format
    • Jika sudah bekerja, sertakan surat izin pimpinan, surat keterangan masa kerja, dan surat pernyataan bebas tugas dari pimpinan yakni:
      • – Pimpinan perguruan tinggi asal, dekan atau rektor bagi peserta dosen perguruan tinggi
      • – Pimpinan bidang SDM di perguruan tinggi atau kepala biro SDM bagi peserta tenaga kependidikan perguruan tinggi
      • – Pejabat eselon 1 atau 2 untuk tenaga kependidikan di Kemenag
      • – Kepala Kanwil Kemenag setempat untuk ASN nonperguruan tinggi
      • – Ketua instansi tempat bertugas
    • Pelamar S3 menyertakan rencana penelitian atau karya akademik lain sesuai format

    Komponen Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berikut komponen Beasiswa Indonesia Bangkit program gelar berdasarkan rekrutmen beasiswa penuh program gelar sebelumnya:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (tuition fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Dana darurat

    Biaya Tambahan Disabilitas

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan

    Semoga berhasil di Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, detikers!

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Akan Dibuka, Siapkan Syarat Ini dari Sekarang!


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) akan membuka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Peminat beasiswa ini dapat menyiapkan syarat sertifikat bahasa Inggris TOEFL dari sekarang.

    Kabar tersebut disampaikan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Ruchman Basori dalam sosialisasi beasiswa Kemenag pada dosen dan pejabat akademik Institut Bakti Negara (IBN) Tegal.

    “BIB Kemenag 2025, insya Allah akan ada rekrutmen baru, dalam dua bulan mendatang,” ucap Ruchman pada Jumat (31/1/2025), dikutip dari laman Kemenag, Senin (3/2/2025).


    “Persiapkan diri para dosen dan tenaga kependidikan, seperti TOEFL, daya juang, dan daya tahan. Dan tak kalah pentingnya adalah lulus tes seleksi, salah satunya wawancara,” imbuhnya.

    Beasiswa Indonesia Bangkit adalah program kolaborasi Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Beasiswa BIB sejak 2022 antara lain dibuka untuk kuliah di dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktoral, dan nongelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.

    “Sampai 2025, kurang lebih 6.000 orang keluarga besar Kemenag telah ambil bagian mendapatkan beasiswa BIB dan Dana Abadi Pesantren Kemenag RI,” kata Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut.

    Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berikut komponen Beasiswa Indonesia Bangkit program gelar berdasarkan rekrutmen beasiswa penuh program gelar sebelumnya:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (tuition fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Dana darurat

    Biaya Tambahan Disabilitas

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan

    Syarat Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berdasarkan penerimaan BIB sebelumnya, berikut syarat umum beasiswa yang bisa dilengkapi dari sekarang:

    • KTP
    • Ijazah atau surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi jika melamar S2/S3
    • Rapor bagi pelamar S1/D4
    • Bukti korespondensi dengan calon supervisor bagi pelamar S3
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris seperti TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS, Duolingo English Test, atau sertifikat dari PTKIN/PTN bersangkutan (cek kembali syarat spesifik bahasa Inggris yang ditentukan kampus tujuan masing-masing)
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Bagi pelamar S2, siapkan rencana studi 1.500-2.000 kata berisi:
      – Alasan pemilihan prodi
      – Topik yang akan ditulis pada tesis/bentuk lain
      – Rencana studi awal-akhir semster
      – Aktivitas nonakademik yang akan dilakukan
      – Tulisan dalam bahasa Indonesia bagi yang hendak melamar S2 dalam negeri
    • Personal statement/motivasi diri sesuai format
    • Jika sudah bekerja, sertakan surat izin pimpinan, surat keterangan masa kerja, dan surat pernyataan bebas tugas dari pimpinan yakni:
      – Pimpinan peguruan tinggi asal, dekan atau rektor bagi peserta dosen perguruan tinggi
      – Pimpinan bidang SDM di perguruan tinggi atau kepala biro SDM bagi peserta tenaga kependidikan perguruan tinggi
      – Pejabat eselon 1 atau 2 untuk tenaga kependidikan di Kemenag
      – Kepala Kanwil Kemenag setempat untuk ASN nonperguruan tinggi
      – Ketua instansi tempat bertugas
    • Pelamar S3 menyertakan rencana penelitian atau karya akademik lain sesuai format

    Informasi BIB 2025 bisa dipantau di https://beasiswa.kemenag.go.id. Selamat menyiapkan diri untuk mendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, detikers!

    (twu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani Diperpanjang, Tendik Cek!


    Jakarta

    Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi memperpanjang masa pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani sampai 11 Agustus 2024. Beasiswa ini dibuka untuk kuliah di dalam maupun luar negeri.

    Beasiswa Tut Wuri Handayani jenjang magister dan magister terapan diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) tenaga kependidikan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU), dan PTN Satuan Kerja (PTN-Satker).

    Sementara beasiswa jenjang S3 hanya dibuka untuk PNS Ditjen Diktiristek dan LLDikti. Berminat mendaftar, detikers? Berikut informasinya seperti dikutip dari laman Dikti Kemdikbud.


    Beasiswa Tut Wuri Handayani

    Komponen Beasiswa

    – Biaya pendaftaran
    – Biaya pendidikan
    – Biaya buku
    – Biaya penelitian
    – Tiket pergi-pulang (PP)
    – Aplikasi visa
    – Asuransi kesehatan
    – Biaya hidup
    – Biaya keadaan darurat
    – Tunjangan keluarga (mulai berlaku pada tahun ke-2).

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2

    1. Tendik PNS pada Ditjen Diktiristek, LLDikti, PTN-BLU, atau PTN-Satker.

    2. Batas usia pendaftar:
    – Sebelum 47 tahun untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional jenjang pertama serta jenjang muda
    – Sebelum 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya
    – Sebelum 51 tahun bagi jabatan fungsional jenjang utama.

    3. Sudah selesai studi D4 atau S1 dari kampus di bawah Kemendikbudristek, Kemenag, kementerian/lembaga lain yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

    4. Kampus dan prodi asal terakreditasi minimal B atau Baik Sekali.

    5. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di kampus tujuan.

    6. Belum menempuh studi di jenjang yang sama, baik di kampus luar negeri maupun dalam negeri.

    7. Pelamar on-going telah menempuh 2 semester dan akan menempuh semester 3.

    8. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditandatangani pejabat berwenang.

    9. Personal Statement.

    10. Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

    11. Surat Keterangan Sehat dari RS pemerintah.

    12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

    13. Pendaftar kampus dalam negeri wajib mendaftar ke kelas reguler, bukan kelas eksekutif, khusus, jarak jauh, atau kelas karyawan.

    14. Tidak boleh menerima beasiswa lain (double funding).

    15. IPK minimal:
    – 2,75 bagi PNS dengan masa kerja 2-6 tahun
    – 2,50 bagi PNS dengan masa kerja di atas 6 tahun
    – IP smester 2 minimal 3,25 bagi mahasiswa on-going

    16. Skor TOEFL iBT minimal 80, IELTS 6,5, atau yang setara dari sertifikat lain yang diakui secara internasional bagi pelamar beasiswa luar negeri, sedangkan pelamar dalam negeri menyesuaikan ketentuan kampus/prodi tujuan.

    Pilihan Prodi

    Cara Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani

    1. Mendaftar di https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id.

    2. Lengkapi dan unggah dokumen persyaratan pada aplikasi pendaftaran.
    3. Pastikan memperoleh kode registrasi/pendaftaran

    Jadwal Beasiswa

    Pendaftaran: Diperpanjang sampai 11 Agustus 2024
    Seleksi: Agustus 2024
    Pengumuman hasil seleksi: September 2024
    Pencairan dana: September 2024
    Monitoring: Juli 2025

    Informasi pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani lebih lanjut dapat diakses di laman http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id dan https://dikti.kemdikbud.go.id. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 5 Beasiswa dari Pemerintah yang Bisa Kamu Coba, Buat Siswa-Pekerja


    Jakarta

    Beasiswa bisa jadi pilihan untuk kamu yang ingin menempuh pendidikan tanpa memikirkan biaya. Untungnya, berbagai lembaga pemerintah menyediakan beasiswa yang bisa kamu ikuti.

    Beasiswa dari pemerintah pusat ini membuka berbagai jenis program. Ada yang ditujukan untuk sekolah SMP/SMA, studi S1, pascasarjana, hingga riset.

    Tak hanya biaya pendidikan, beasiswa juga menyediakan tunjangan hidup hingga transportasi. Penasaran apa saja beasiswa dari pemerintah yang bisa kamu coba? Cek berikut ini.


    5 Beasiswa dari Pemerintah yang Bisa Kamu Coba

    1. LPDP

    LPDP atau Lembaga Pengelola Dana Pendidikan merupakan lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan. LPDP juga membuka beasiswa yang kerap kali menjadi incaran pelajar Indonesia.

    Dibuka dalam dua tahap setiap tahunnya, LPDP membuka beasiswa reguler, beasiswa khusus PNS, TNI, dan POLRI, beasiswa khusus penyandang disabilitas, dan beasiswa afirmasi.

    Beasiswa khusus studi pascasarjana ini akan memberikan biaya pendidikan secara penuh plus biaya tunjangan hidup. Jika kamu ingin menempuh studi ke luar negeri, maka selesai studi kamu wajib mengabdi kembali ke Tanah Air.

    Informasi mengenai beasiswa LPDP bisa kamu cek di https://lpdp.kemenkeu.go.id/

    2. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) juga membuka beragam beasiswa. Ada empat beasiswa yang dibuka oleh kementerian ini, yaitu:

    Beasiswa Unggulan

    Beasiswa Unggulan merupakan beasiswa yang ditujukan bagi pelajar berprestasi atau pegawai Kemendikbud untuk menempuh pendidikan tinggi jenjang S1, S2, dan S3. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa ini bisa kamu cek melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/

    KIP Kuliah

    Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah merupakan beasiswa yang ditujukan bagi siswa berprestasi dan berasal dari keluarga ekonomi kurang mampu untuk menempuh pendidikan S1. Penerima KIP Kuliah harus termasuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan memenuhi syarat yang tertera pada https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

    Beasiswa Pendidikan Indonesia

    Beasiswa Pendidikan Indonesia diluncurkan pada 2021 untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Beasiswa ini dibuka bagi pelajar berprestasi, guru, hingga pelaku budaya. Cek pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia melalui laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/

    Beasiswa Indonesia Maju

    Beasiswa Indonesia Maju (BIM) diluncurkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) untuk menyiapkan dan memberikan pembiayaan bagi pelajar berprestasi. BIM membuka program beasiswa persiapan bagi pelajar kelas XI dan beasiswa studi S1 dan S2. Informasi lebih lanjut mengenai BIM bisa cek di https://bim-pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/

    3. Kementerian Agama (Kemenag)

    Kementerian Agama (Kemenag) membuka peluang lebar bagi alumni pesantren, lulusan perguruan tinggi Islam, dan tenaga kependidikan Pendidikan Agama Islam untuk melanjutkan studi. Beasiswa yang ditawarkan oleh Kemenag adalah Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB).

    BIB adalah beasiswa kolaborasi antara Kemenag dengan LPDP dengan cakupan beasiswa jenjang S1, S2, S3, dan studi non gelar. Jika tertarik mendaftar, cek informasi tentang BIB pada https://beasiswa.kemenag.go.id/

    4. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menawarkan dua beasiswa yang bisa diikuti oleh pelajar maupun masyarakat umum. Beasiswa tersebut ialah Digital Talent Scholarship dan Beasiswa Kominfo.

    Digital Talent Scholarship

    Digital Talent Scholarship merupakan beasiswa pelatihan di bidang informasi dan teknologi yang telah dirilis Kominfo sejak 2018. Beasiswa ini dibuka untuk pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Informasi mengenai Digital Talent Scholarship bisa dicek dalam https://digitalent.kominfo.go.id/

    Beasiswa Kominfo

    Beasiswa Kominfo menawarkan beasiswa mengembangkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia bidang komunikasi dan informatika melalui pendidikan formal jenjang S2 baik dalam maupun luar negeri. Program ini terbuka luas bagi PNS, anggota TNI/POLRI, dan masyarakat umum yang telah bekerja. Pendaftaran Beasiswa Kominfo bisa dicek melalui https://beasiswa.kominfo.go.id/

    5. Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN)

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka Beasiswa Doktor Talenta Riset bekerja sama dengan LPDP. Beasiswa ini dibuka untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam riset nasional di bidang keanekaragaman hayati, nuklir, penerbangan dan antariksa, serta maritim.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Doktor Talent Riset bisa dicek melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa/targeted/beasiswa-doktor-talenta-riset-dan-inovasi-nasional-tahun-2024

    Itu dia lima beasiswa dari pemerintah yang bisa kamu coba. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Kuota Beasiswa Al Azhar Kairo Ditambah untuk Pelajar RI



    Jakarta

    Jumlah mahasiswa asal Indonesia yang menjadi penerima beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo pada 2023 mencapai 200. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan kuota beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir bagi pelajar RI untuk tahun 2024 akan ditambah.

    Retno menjelaskan, kabar tersebut disampaikan dalam dialog antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Grand Syekh Universitas Al-Azhar as-Syarif Mesir, Ahmad Muhammad Ahmed Al Tayeb di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (9/7/2024).

    “Beliau mengatakan, untuk 2024, berarti tahun ini, Al Azhar akan menambah jumlah beasiswa yang akan diberikan kepada pelajar Indonesia,” kata Retno Marsudi, dikutip dari Antara News.


    Mahasiswa RI di Mesir Mencapai 13 Ribu

    Berdasarkan pernyataan Al Tayeb, ia menambahkan mahasiswa RI di perguruan tinggi Mesir tersebut hingga saat ini telah mencapai 13.000 mahasiswa.

    Jumlah tersebut dipandang besar, dibandingkan dengan jumlah mahasiswa asal negara lainnya. Para mahasiswa juga merupakan kelompok mayoritas Warga Negara Indonesia (95%) di Mesir.

    “Grand Syekh pada saat menyebut angka 13 ribu mahasiswa Indonesia itu, adalah persentase yang sangat besar dibanding secara total mahasiswa-mahasiswa yang belajar di Al Azhar,” ucapnya.

    “Grand Syekh mendapat pelajar Indonesia lebih dari 13 ribu orang dan beliau tidak pernah menerima keluhan dari mahasiswa Indonesia. Berarti, beliau mengatakan karakter mahasiswa Indonesia adalah baik,” sambungnya.

    Komitmen Indonesia-Mesir

    Retno mengatakan, Jokowi berkomitmen mendorong pembentukan Markaz Thathwair atau pusat pengembangan untuk cabang Al Azhar di Indonesia sebagai timbal-balik hubungan RI-Mesir.

    Sebelumnya pada Mei 204, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar uji kompetensi bagi calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir asal MA dan pondok pesantren untuk kuliah tahun akademik 2024/2025.

    Placement test dan matrikulasi bahasa yang digelar pada 14-24 Mei 2024 tersebut merupakan syarat ikut kuliah dan ujian di kampus tersebut, dikutip dari laman Kemenag.

    Universitas Al-Azhar Mesir melalui Kedutaan Besar Mesir di Jakarta sebelumnya menyatakan setiap tahun menyediakan 20 kuota beasiswa untuk Indonesia.

    Sebanyak 20 penerima beasiswa penuh diajukan dari peraih hasil uji kompetensi terbaik. Kementerian Agama RI berwenang menyelenggarakan seleksi, baik untuk penerima beasiswa maupun nonbeasiswa.

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Kemenag Sediakan 80 Beasiswa bagi Mahasiswa Konghucu, Bisa untuk 2 Prodi Ini



    Jakarta

    Pusat Bimbingan dan Pendidikan Konghucu Kementerian Agama (Kemenag) tahun ini menyediakan sebanyak 80 beasiswa, khusus bagi mahasiswa yang beragama Konghucu.

    “Tahun 2024 ini Kementerian Agama siapkan 80 beasiswa untuk S1 prodi Pendidikan Agama Konghucu dan prodi Komunikasi dan Penyiaran Konghucu,” terang Kepala Pusat Pusat Bimbingan dan Pendidikan Konghucu, Susari dalam laman Kemenag, dikutip pada Rabu (24/1/2024).

    Susari mengatakan pengadaan beasiswa ini telah dilakukan sejak tahun 2020. Gunanya untuk meningkatkan minat umat Konghucu untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang keagamaan dan pendidikan.


    “Beasiswa bagi mahasiswa tersebut untuk memenuhi kebutuhan guru agama Konghucu yang memiliki kualifikasi dengan standar yang dibutuhkan,” tuturnya.

    “Kami terus sosialisasikan kepada umat Konghucu yang ingin melanjutkan studi S1 di kedua prodi tersebut, kita berikan beasiswa tahun ini, supaya guru dan penyuluh nanti kualifikasinya sesuai standar yang diharapkan,” lanjut Susari.

    Dalam sosialisasi beasiswa mahasiswa Konghucu ini, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki berharap para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa menjadi penyuluh agama-agama di lingkungan Kemenag. Selain itu, mereka diharapkan menjadi insan yang dapat menjalankan tugas dan fungsinya.

    “Pemerintah berharap para ASN atau penyuluh agama mampu menjadi insan yang menerapkan konsep Islam rahmatan lil alamin. Terlebih saat ini mendekati momen peristiwa politik yaitu Pemilu pada Februari mendatang,” katanya.

    Lebih lanjut ia mengatakan Indonesia membutuhkan duta moderasi beragama. Dengan begitu, anak muda bisa lebih menghindari sikap hegemonik dan sebagainya.

    “Jadilah duta-duta moderasi beragama minimal dalam lingkungan dan keluarga terdekat, jauhi sikap-sikap hegemonik dan sikap yang paling benar sendiri,” pesannya.

    Kampus Penerima Beasiswa Konghucu

    Jika melihat data tahun 2022 dan 2023, mahasiswa penerima beasiswa Konghucu ini berkuliah di Sekolah Tinggi Konghucu Indonesia (STIKIN) Purwokerto. Kampus tersebut merupakan institusi pendidikan tinggi Konghucu pertama di Indonesia.

    STIKIN berada di bawah pengelolaan Yayasan Rajawali Putra Banyumas. Lokasi STKIN terdapat di jalan Sunan Bonang Nomor 121, Kembaran Purwokerto, Jawa Tengah.

    Melansir laman resminya, saat ini STIKIN hanya mempunyai satu prodi yakni S1 Pendidikan Agama Khonghucu. Prodi tersebut pada 2022 telah mendapatkan akreditasi “Baik” dari BAN-PT.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa PIP 2024 untuk Siswa Madrasah Cair, Ini Besarannya



    Jakarta

    Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) 2024 bagi siswa madrasah cair. Beasiswa PIP diperuntukkan bagi siswa madrasah jenjang pendidikan dasar dan menengah.

    Hal ini ditegaskan oleh Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani dalam Rapat Koordinasi Teknis Persiapan Penyaluran Anggaran PIP 2024 pada Selasa (13/2/2024) kemarin dan dikutip Rabu (14/2/2024) dalam rilis yang diterima.

    Selain Ali Ramdhani, hadir Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Sidik Sisdiyanto dan Kasubdit Kesiswaan Kementerian Agama (Kemenag), Imam Bukhari. Ali menekankan, PIP merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat kurang mampu agar mereka tetap bersekolah.


    “Murid-murid madrasah harus bercita-cita setinggi mungkin. Janganlah keterbatasan ekonomi maupun keterbatasan lainnya membatasi cita-cita mereka. Pupuk terus semangat untuk belajar dan belajar. Jangan khawatir dengan biaya. Pemerintah Indonesia telah memfasilitasi kalian semua,” ujar Ali.

    Ali berharap jangan sampai ada siswa tidak bisa melanjutkan pendidikan kesarjanaan yang bermutu hanya gara-gara keterbatasan ekonomi. Pemerintah menyediakan beasiswa bagi anak-anak Indonesia, salah satunya melalui Kementerian Agama.

    Sementara Direktur KSKK Madrasah, M Sidik Sisdiyanto mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk PIP Madrasah Rp 1.302.009.650.000. Jumlah ini terdiri atas Rp 422 miliar untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Rp 558 miliar untuk siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Rp 320 miliar untuk siswa Madrasah Aliyah (MA).

    Sidik menjelaskan, anggaran tersebut dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama dicairkan pada minggu kedua Februari 2024, yakni Rp 900 miliar.

    “Alhamdulillah, tahun ini untuk pertama kalinya, PIP Madrasah secara nominal mengalami kenaikan untuk jenjang Madrasah Aliyah, yang semula hanya 1 juta per siswa saat ini menjadi Rp 1,8 juta per siswa. Kami sangat memahami bahwa meskipun anggaran ini besar, namun belum mampu untuk menjangkau seluruh peserta didik yang telah memenuhi kriteria penerima PIP,” jelas Sidik.

    “Kementerian Agama akan terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain terkait penambahan anggaran sehingga mampu mengakomodir seluruh peserta didik madrasah yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur di dalam ketentuan yang berlaku,” sambungnya.

    Untuk proses penyaluran PIP, Kanwil Kementerian Agama Provinsi, Kankemenag Kabupaten/Kota, dan Satuan Pendidikan Madrasah diminta berkoordinasi dengan pihak bank penyalur. Sinergi bertujuan untuk memberikan asistensi dan akses yang mudah dan efisien kepada seluruh peserta didik terkait dengan pencairan anggaran PIP.

    Sidik berpesan, anggaran yang sudah masuk ke rekening bisa segera ditarik oleh peserta didik yang bersangkutan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk menunjang aktivitas belajarnya di madrasah. Jangan sampai ada praktik pungli di lapangan.

    “Ini adalah program yang sangat mulia bagi bangsa ini. Oleh sebab itu, laksanakan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh sebagai bagian dari pengabdian kepada agama, nusa, dan bangsa sekaligus. Dengan demikian apapun yang kita lakukan bernilai ibadah dan berkonsekuensi pahala kelak di akhirat,” kata Sidik.

    (nwy/nwk)



    Sumber : www.detik.com