Tag: kementerian pendidikan

  • Heboh Fenomena Pinjol Masuk Kampus


    Jakarta

    Istilah ‘gali lubang tutup lubang’ sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Istilah ini menggambarkan keadaan di mana seseorang meminjam uang untuk melunasi utang yang sudah ada.

    Belakangan, istilah tersebut kian populer di kalangan kampus. Hal ini menyusul maraknya kampus yang menjalin kerja sama dengan pinjaman online atau dikenal dengan pinjol. Layanan pinjol ini diklaim untuk membantu mahasiswa dalam melakukan pembayaran uang kuliah tunggal (UKT).

    Berdasarkan catatan detikcom, ada banyak kampus yang bekerja sama dengan jasa pinjol melalui PT Inclusive Finance Group (Danacita) sejak Agustus 2023. Tercatat pada Mei 2024 lalu, sudah 82 universitas hingga sekolah tinggi yang menggunakan skema pembayaran UKT melalui pinjaman online. Salah satunya yakni Institut Teknologi Bandung (ITB). Biaya bulanan platform yang dibebankan kepada konsumen sebesar 1,75%.


    Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Muhammad Abduh, dalam konferensi pers, menegaskan kerja sama ini tidak bertujuan mengambil keuntungan untuk kampus.

    “Danacita itu kerja sama dengan ITB untuk membantu mahasiswa yang memiliki permasalahan keuangan. Tidak ada hubungannya dengan pemasukan untuk ITB. Pemasukan untuk ITB ketika mahasiswa itu membayar,” tegas Abduh 1 Februari 2024 silam.

    Universitas Negeri Gadjah Mada juga turut bekerja sama dengan Danacita untuk menyediakan skema pembayaran UKT melalui pinjaman online. Kerja sama ini bahkan terjalin sejak Agustus 2022. Kendati demikian, di UGM, kerja sama dengan Danacita hanya diberlakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

    Sekretaris UGM Andi Sandi mengatakan kerja sama tersebut datang dari Danacita untuk memudahkan pembayaran UKT, terutama bagi mereka yang mahasiswa program pascasarjana yang memang sudah bekerja. Andi menyebut kini terdapat 33 mahasiswa program pascasarjana yang menggunakan skema tersebut.

    “Untuk Danacita itu tidak serta-merta orang bisa pakai gitu. Karena harus ada approval dari tingkat fakultas. Dan ketika itu disetujui oleh Danacita, dananya tidak tertransfer ke pribadi, tapi ditransfer langsung ke rekening fakultas,” ungkap Sandi.

    Sandi menuturkan kemampuan mahasiswa tersebut bisa membayar pinjaman online dinilai dari data yang diterima pihak kampus dan Danacita. Ketika ada kemampuan membayar yang mendukung, opsi tersebut baru bisa digunakan oleh mahasiswa terkait.

    “Kalau S1 sebenarnya kita cukup yakin dengan mekanisme yang ada bahwa itu tidak akan sampai pada titik untuk menggunakan feature dari lembaga jasa keuangan itu kalau S1. Kalau S2, kan apalagi yang mereka sudah kerja ya, mereka kan bisa ngitung, apalagi ini orang ekonomi,” kata Sandi kepada detikX.

    Sementara itu, Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sardjito mengatakan OJK telah memanggil Danacita terkait dengan pemberitaan yang beredar. Hasilnya, sejauh ini belum ada pelanggaran yang ditemukan.

    Terkait dengan skema pembayaran UKT melalui pinjaman online, Sardjito menuturkan OJK tidak memiliki wewenang mengatur hal tersebut karena kaitannya dengan kebijakan kampus. Namun Sardjito menambahkan, sebagai pribadi yang pernah menjadi mahasiswa dulunya, penting bagi pihak kampus untuk mencari opsi yang paling baik bagi mahasiswanya.

    “Apabila mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi tentunya yang niat sekolah tapi nggak punya uang, tentu harus dicarikan model atau mode-mode pembayaran UKT yang paling baik untuk mahasiswa. Dan ini tugasnya universitas untuk mencarikan, untuk mencari yang terbaik, jadi tidak hanya mikir yang penting kampus terbayar ini UKT-nya, terserah nanti mahasiswa mau bagaimana dengan pihak pemberi pinjaman,” kata Sardjito kepada detikX.

    Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud-Ristek, Prof Nizam, tidak menanggapi secara spesifik terkait dengan adanya fenomena kerja sama kampus dengan penyedia pinjaman online. Ia mengakui negara belum mampu mendanai penyelenggaraan pendidikan tinggi di PTN. Oleh sebab itu, pendanaan dilakukan gotong-royong bersama masyarakat.

    Namun, kala itu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bersama Kementerian Keuangan sedang mengkaji skema pinjaman tanpa bunga untuk mahasiswa. Ia memberikan contoh praktik student loan yang dipandang cukup berhasil adalah skema income contingent loan yang diterapkan di Australia dan beberapa negara lainnya. Prinsipnya, mahasiswa membayar kembali pinjamannya setelah bekerja dan berpenghasilan di atas suatu batas tertentu.

    “Saat ini skema pinjaman murah bagi mahasiswa dengan sistem pengembalian yang lebih baik tersebut sedang dipersiapkan oleh Kementerian Keuangan, semoga dapat segera terimplementasikan,” pungkasnya.

    Adapun langkah sejumlah Universitas dan Perguruan Tinggi mendapatkan perhatian serius oleh berbagai kalangan. Misalnya, anggota Komisi X DPR RI, AS Sukawijaya yang menyayangkan pinjol masuk kampus. Ia menilai fenomena ini lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

    “Pinjol masuk kampus saya sangat menyayangkan sekali. Harusnya pihak kampus atau pemerintah memiliki solusi lain. Ini fenomena tidak baik. Entah itu pinjol resmi atau tidak, banyak mudaratnya,” ujarnya dikutip dari laman DPR RI.

    Ia menegaskan bahwa dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) tercatat pinjaman bagi mahasiswa tidak boleh mengenakan bunga. “Jadi, jelas di UU Sidiknas disebut kalau ada pinjaman tak boleh ada bunga,” jelasnya.

    Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengatakan opsi membayar dengan pinjol bukan keputusan yang bijaksana karena konstitusi menyebutkan bahwa pendidikan adalah tugas negara. Terbukti, kewajiban negara ini tercantum pada pasal 31 ayat 1-5 dalam UUD 1945. Ia mengusulkan pembaharuan terhadap struktur dan formula anggaran pendidikan.

    “Maka, menurut saya, perlu diadakan diskusi kembali tentang struktur dan formula anggaran pendidikan yang 20 persen yaitu sebesar Rp660 triliun ke mana saja. Kenapa harus membiarkan problem seperti solusi membayar UKT dengan skema pinjol ini muncul?” ungkap Fikri.

    Pengamat kebijakan pendidikan sekaligus Ketua Prodi Magister dan Doktor Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia Cecep Darmawan menyayangkan fenomena kerja sama pinjol dengan pihak universitas. Sebab, menurutnya, universitas lah yang harus mencari jalan keluar bagi mahasiswa yang kesulitan membayar UKT, bukan dengan diserahkan ke pinjol.

    “Orang bisa pinjam (online) sendiri ya kalau mau. Jadi bukan solusi, bahkan kalau pinjol itu bunganya berlipat-lipat dan menjerat dalam mahasiswa, ya ini akan memprihatinkan, ya kasihan mahasiswa kecuali kalau pinjolnya tanpa bunga, itu bagus,” ucap Cecep.

    Menurutnya, universitas yang bekerja sama dengan pinjol terlalu pragmatis dan kurang kreatif dalam mencari jalan keluar mengelola keuangan. Apabila ini dibiarkan dan berlanjut, dikhawatirkan pihak kampus akan semakin lepas tangan.

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Guru dan Tenaga Kependidikan 2025 Dibuka!


    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah membuka pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Beasiswa jenjang S1/D4 guru dan S1/D4 calon guru ini dibuka pada 18-27 September 2025.

    Bagi guru yang ingin meningkatkan kompetensi, simak kriteria penerima hingga persyaratannya berdasarkan pedoman resminya ya!

    Kriteria Program Studi yang Diampu

    1. BPI D4/S1 Calon Guru diberikan kepada peserta calon guru untuk kategori program studi:


    • Pendidikan anak usia dini
    • Pendidikan sekolah dasar
    • Pendidikan khusus/pendidikan luar biasa
    • Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan
    • Mata pelajaran kejuruan pada sekolah menengah kejuruan
    • Bimbingan konseling.

    2. BPI D4/S1 untuk guru diberikan bagi pendidik dengan kategori:

    • Mata pelajaran umum jenjang SMA dan SMK
    • Mata pelajaran kejuruan
    • Pendidikan luar biasa.

    Syarat Umum Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)

    1. Syarat D4/S1 Calon Guru

    • WNI, dibuktikan dengan kartu identitas berupa KTP atau KK
    • Belum berusia 30 tahun ketika mendaftar
    • Diterima sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi pada program studi sesuai kategori
    • Mempunyai ijazah atau surat keterangan lulus (SKL) dan transkrip jenjang pendidikan sebelumnya
    • Belum pernah atau tidak sedang menjalankan pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi S1 atau D4
    • Tidak sedang menerima beasiswa yang bersumber dari pembiayaan lain.

    2. Syarat Umum D4/S1 Guru

    • WNI, dengan dibuktikan melalui KTP atau KK
    • Belum berusia 47 tahun saat mendaftar, bagi guru mata pelajaran umum jenjang SMA/SMK negeri atau swasta
    • Belum berusia 50 tahun saat mendaftar bagi guru mata pelajaran kejuruan
    • Belum berusia 55 tahun saat mendaftar bagi guru pendidikan luar biasa
    • Terdata sebagai guru minimal 3 tahun di Dapodik
    • Diterima sebagai mahasiswa baru pada program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di perguruan tinggi dan prodi terakreditasi minimal B/baik sekali, yang terdaftar dalam sistem informasi Sierra Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
    • Menempuh pendidikan pada prodi sesuai mapel/jurusan yang diampu sebagai guru
    • Mempunyai ijazah atau surat keterangan lulus dan transkrip jenjang pendidikan sebelumnya
    • Belum pernah atau tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang S1/D4
    • Tidak sedang menerima beasiswa yang bersumber dari pembiayaan lain.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia

    • Pendaftaran: 18-27 September 2025
    • Seleksi administrasi dan substansi: Cek melalui situs https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Pengumuman hasil seleksi tahap administrasi dan substansi: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Seleksi wawancara: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Pengumuman hasil seleksi substansi/wawancara: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Pembekalan dan penjelasan teknis tanda tangan kontrak: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id

    Informasi lain mengenai Beasiswa Pendidikan Indonesia 2025 bisa dilihat di SINI.

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Pendaftaran Beasiswa S1-D4 untuk Guru TK dari Kemendikdasmen, Tutup 25 Agustus!


    Jakarta

    Pada peringatan HUT Ke-80 RI, Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan kado khusus guru. Salah satunya adalah beasiswa untuk pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4 untuk guru.

    Kado ini terbuka untuk bagi 12.500 guru pada berbagai jenjang dengan dana alokasi Rp 37,5 miliar. Beaiswa ini termasuk juga untuk pendidik pada Taman Kanak-kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

    Dikutip dari postingan Instagram Direktorat Guru PAUD dan PNF Kemendikdasmen, pendaftaran beasiswa ini dibuka hingga Senin, 25 Agustus 2025. Beasiswa ini akan dilakukan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) tipe A, di mana perolehan kredit melalui pengakuan pembelajaran yang dimiliki guru.


    Lalu, apa saja syarat dan bagaimana cara mendaftarnya? Cek informasinya di sini, ya!

    Syarat Beasiswa S1-D4 untuk Guru TK

    Sebagai catatan, beasiswa ini dikhususkan untuk guru TK/PAUD yang belum berkualifikasi S1/D4 PG PAUD. Adapun syarat pendaftarannya yaitu:

    1. Paling rendah lulusan SMA atau bentuk lain yang sederajat.

    2. Memiliki portofolio capaian pembelajaran dari pendidikan formal, nonformal, atau informasi yang sesuai dengan program studi yang dituju.

    3. Terdata di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

    4. Usia maksimal 55 tahun.

    5. Aktif mengajar pada satuan pendidikan atau melaksanakan penugasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    6. Tidak sedang terdata sebagai mahasiswa di perguruan tinggi.

    Cara Daftar Beasiswa S1-D4 untuk Guru TK

    1. Masuk ke aplikasi Sistem Informasi Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru (SIPKA) pada tautan https://gtk.dikdasmen.go.id/sipka/.

    2. Pilih program studi PG PAUD.

    3. Isi formulir biodata, seperti biodata diri, satuan pendidikan, bidang tugas/mata pelajaran.

    4. Unggah dokumen yang dibutuhkan, yaitu:

    – Ijazah terakhir
    – Kartu Tanda Penduduk
    – SK Pengangkatan Pertama
    – SK Terakhir
    – SK Pembagian Tugas Mengajar
    – Surat izin atasan langsung yaitu kepala sekolah dan/atau ketua yayasan untuk sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat
    – Pakta Integritas.

    Demikianlah informasi tentang beasiswa khusus guru yang mengajar di TK tetapi belum memiliki kualifikasi akademik S1/D4. Yuk, segera lakukan pendaftaran melalui aplikasi SIPKA paling lambat 25 Agustus 2025. Semoga bermanfaat!

    (det/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Menkeu Sebut Jurusan-Kampus Beasiswa LPDP Akan Ditentukan Menko PMK-Mendiktisaintek



    Jakarta

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan jurusan dan kampus beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terutama program perguruan tinggi utama dunia (World’s Top University), nanti akan ditentukan. Fokusnya ke STEM (Science-Technology-Engineering-Math) dan mendukung industri strategis nasional.

    “Saya akan berharap lebih banyak lagi (anak Indonesia yang dapat beasiswa LPDP). Walaupun Pak Brian (Mendiktisaintek Brian Yuliarto) dan Pak Pratik (Menko PMK Pratikno), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination, dan bidang apa,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

    Hal itu disampaikannya dalam sambutan di pembukaan Konvensi Sains, Teknologi dan Industri (KSTI) Indonesia di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/8/2025).

    “Saya kira itu adalah policy dari setiap pemangku kepentingan, kami yang mengelola dananya supaya bisa sesuai dengan kepentingan dari masing-masing sektor,” jelas Sri Mulyani.

    Berdasarkan data yang dibacakan Sri Mulyani, untuk STEM, beasiswa mencapai 58.597 penerima. Sedangkan industri strategis yang akan difokuskan yakni:

    • Industri Pertahanan
    • Industri Transportasi dan Telekomunikasi
    • Industri Digital/Kreatif
    • Industri Maritim
    • Industri Pangan
    • Industri Kesehatan/Farmasi
    • Industri Energi
    • Penelitian Dasar, Terapan dan R&D

    Dilansir dari laman Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Jumat (1/8/2025) lalu, Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa transformasi LPDP akan diarahkan untuk memperkuat talenta nasional di bidang STEM meningkatkan efektivitas riset, dan mengoptimalkan beasiswa strategis nasional selaras dengan Asta Cita Presiden.

    Hal itu disampaikan Menko PMK saat memimpin Rapat Dewan Penyantun LPDP di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Kamis (31/7/2025).

    “LPDP harus menjadi mesin akselerasi SDM unggul yang mampu menopang industri strategis masa depan, memperkuat daya saing teknologi, dan mendukung kebutuhan pembangunan nasional,” ujar Menko PMK.

    Transformasi kebijakan beasiswa dilakukan melalui sinergi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Agama (Kemenag).

    Menko PMK menjelaskan bahwa beasiswa akan dirancang lebih tepat sasaran melalui:

    • Perluasan program joint degree dan double degree dengan perguruan tinggi luar negeri bereputasi
    • Penentuan jurusan sejak awal sesuai kebutuhan SDM
    • Pemberian beasiswa bagi guru bimbingan konseling, guru bahasa Inggris, guru di bidang STEM, kader ulama dan pemuka agama, anak berbakat istimewa, hingga aparatur kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

    “Kita ingin beasiswa LPDP benar-benar menyasar kebutuhan nyata di lapangan. Tidak hanya akademisi atau profesional di STEM, tapi juga guru, kader ulama, pemuka agama, aparatur pemerintah, dan anak-anak berbakat istimewa. Mereka semua adalah bagian dari ekosistem talenta yang harus kita dukung,” ujar Menko PMK.

    (nwk/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Kemdiktisaintek Siapkan Portal Beasiswa Satu Pintu



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah menyiapkan portal informasi beasiswa satu pintu untuk pelajar. Portal beasiswa direncanakan beroperasi mulai 2026.

    “Kita sedang mengerjakan bersama di Kementerian itu membuat, konsepnya itu, satu pintu informasi beasiswa,” kata Wakil Menteri (Wamen) Diktisaintek Stella Christie pada detikEdu di kantornya, Grha Kemdiktisaintek, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta, Jumat (18/7/2025).

    “Sebenarnya kami sedang membuat portal agar semua informasi mengenai beasiswa bisa disampaikan. Ini sedang kami kerjakan. Mudah-mudahan bisa kita launching tahun depan,” tuturnya.


    Stella mengatakan, portal ini diharapkan membuka akses informasi dan peluang beasiswa secara efisien bagi semua pelajar.

    “Karena kadang-kadang yang menjadi penghambat itu informasi bukan kemampuan. Jadi ada banyak anak-anak kita yang mungkin berprestasi tapi bahkan tidak tahu ada peluang. Ini yang kita coba menjadikan layanan yang penting bagi publik,” ucapnya.

    Stella menjelaskan, program ini berangkat dari pelajar RI yang masih sulit mengakses banyaknya peluang beasiswa pendidikan di dalam maupun luar negeri, baik yang bersumber dari anggaran pemerintah maupun swasta. Termasuk di dalamnya yakni bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi.

    Diketahui, informasi KIP Kuliah saat ini dapat diakses di situs resminya, https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

    “Beasiswa (KIP Kuliah) ini kita anggarannya tahun ini Rp 14,698 triliun. Sehingga itu besar sekali.Tapi mungkin publik jarang tahu ini. Tetapi juga banyak kesempatan-kesempatan lain ya, baik dari swasta maupun dari pemerintah untuk beasiswa, tapi belum terorganisir,” ucapnya.

    Portal informasi beasiswa satu pintu ini menurutnya juga mendukung transparansi investasi pemerintah dan pihak swasta dalam mendukung pendidikan.

    “Kami sih sangat bersemangat sekali agar informasi ini publik tahu berapa jumlah uang yang sudah diinvestasikan baik oleh pemerintah maupun oleh swasta. Karena banyak sekali CSR (corporate social responsibility),” ucapnya.

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Kapan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka?



    Jakarta

    Program Beasiswa Unggulan merupakan beasiswa incaran para mahasiswa. Sebelumnya, beasiswa ini merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kapan pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 dibuka?

    Beasiswa Unggulan adalah beasiswa yang ditujukan bagi siswa berprestasi yang sudah diterima di kampus impian atau tengah menempuh studi. Mengacu pada pedoman pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024, beasiswa ini dibagi atas Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi dan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi PenyandangDisabilitas.

    Penerima Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku. Kemudian penerima Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas akan mendapat biaya pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian, dan biaya hidup pendamping.


    Kapan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka?

    Hingga saat ini Kamis (3/7), belum ada informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025. Jika mengacu pada pendaftaran tahun lalu, pendaftaran beasiswa dibuka pada 1-14 Juli.

    Sementara belum ada jadwal resmi mengenai Beasiswa Unggulan 2025, detikers bisa menyiapkan syarat dan dokumen pendaftaran. Cek penjelasan di bawah ini.

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan

    Memiliki prestasi akademik atau non-akademik tingkat nasional atau internasional

    Surat rekomendasi dari sekolah bagi S1, atau dari pimpinan/pembimbing akademik bagi pendaftar S2/S3

    Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain

    Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama

    Diterima atau aktif pada perguruan tinggi terakreditasi B minimal untuk S1, S2, dan S3

    Berkomitmen untuk mempertahankan IPK minimum: 3,00 untuk S1; 3,25 untuk S2 dan S3

    Syarat Khusus Beasiswa Unggulan Berdasarkan Jenjang

    S1

    Mahasiswa baru atau on-going jenjang S1

    Lulusan maksimal dua tahun sebelum pendaftaran atau mahasiswa aktif semester awal

    IPK minimal 3,25 (untuk pendaftar on-going

    Sertifikat kompetensi bahasa Indonesia (UKBI Madya) dan bahasa Inggris (jika kuliah luar negeri)

    Esai bertema kontribusi diri terhadap kemajuan Indonesia (1.000-1.500 kata)

    S2

    Usia maksimal 32 tahun (baru) atau 33 tahun (on-going)

    IPK S1 minimal 3,25

    Pendaftar baru harus memiliki LoA, sedangkan mahasiswa awal harus aktif dan berada di semester maksimal 3

    Rencana studi, esai (1.500-2.000 kata), dan sertifikat bahasa

    S3

    Usia maksimal 46 (baru) atau 47 tahun (on-going)

    IPK S2 minimal 3,40

    Wajib menyerahkan proposal disertasi, esai (1.500-2.000 kata), serta sertifikat bahasa

    Syarat Dokumen Beasiswa Unggulan

    KTP dan KTM (jika mahasiswa), LoA atau surat keterangan lulus

    Transkrip dan ijazah terbaru (jika on-going)

    Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI) dan sertifikat bahasa Inggris (jika diperlukan)

    Rencana studi (S2) atau proposal disertasi (S3)

    Surat rekomendasi resmi

    Esai serta sertifikat prestasi akademik atau kompetensi

    Seleksi Beasiswa Unggulan

    Seleksi Beasiswa Unggulan dibagi dalam dua tahap, yaitu:

    Seleksi administrasi dan portofolio

    Wawancara dan penilaian akhir

    Pengumuman hasil seleksi tahap I biasanya dilakukan awal Agustus, diikuti seleksi tahap II dan pengumuman final September.

    Prediksi Jadwal Beasiswa Unggulan 2025

    Pendaftaran: awal Juli (1-14 Juli)
    Seleksi Tahap I: pertengahan Juli-awal Agustus
    Pengumuman I: awal Agustus
    Seleksi Tahap II: pertengahan-akhir Agustus
    Pengumuman Akhir: awal September
    Pembekalan & Penandatanganan Kontrak: September-Oktober

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan dapat dipantau melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Semoga membantu!

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Kapan Dana PIP 2025 Cair? Begini Jadwal Lengkapnya



    Jakarta

    Dana Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 merupakan bantuan pendidikan yang dicairkan secara bertahap. Lantas, kapan dana PIP 2025 cair?

    Seperti diketahui, PIP adalah bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu sesuai ketentuan. Pencairan PIP sendiri baru dimulai 1,5 bulan setelah siswa mengaktifkan kartu PIP.

    Pencairan dana PIP dilakukan dalam tiga termin. Kapan jadwalnya?


    Pencairan Dana PIP Dilakukan dalam 3 Termin

    Jadwal pencairan dana PIP diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Berdasarkan peraturan tersebut, penyaluran dana PIP akan dibagi ke dalam tiga termin. Berikut rincian jadwal penyalurannya:

    Termin 1: Februari-April
    Penerima dana PIP di termin 1 dikhususkan untuk siswa yang juga penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

    Termin 2: Mei-September
    Penerima dana PIP di termin 2 diambil berdasarkan usulan Dinas Pendidikan dan pemangku kepentingan. Penerima termin ini juga merupakan anak yang sudah mengaktivasi SK Nominasi.

    Adapun anak yang termasuk di alam SK Nominasi merupakan anak yang dianggap berhak menerima PIP.

    Termin 3: Oktober-Desember
    Penerima termin 3 merupakan anak-anak yang masuk kategori termin 1 dan 2.

    Pencairan dana PIP Kemdikbud dilakukan secara bertahap. Artinya, setiap sekolah bisa menerima dana di waktu yang berbeda-beda namun tetap pada periode yang ditetapkan.

    Cara Cek Dana PIP Kemdikbud Sudah Cair atau Belum

    1. Lewat Situs Resmi PIP

    Cara cek dana PIP Kemdikbud yang pertama bisa lewat situs resminya di https://pip.kemdikbud.go.id/. Berikut langkahnya:

    Buka situs https://pip.kemdikbud.go.id/.
    Lalu pilih kolom “Cari Penerima PIP”.
    Setelah kolom muncul, ketikkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
    Masukkan juga Nomor Induk Kependudukan (NIK).
    Masukkan kode captcha sesuai yang tertera di layar.
    Klik “Cek Penerima PIP”.
    Jika siswa tercatat sebagai penerima PIP, maka namanya akan keluar. Jika tidak muncul, artinya siswa belum berstatus sebagai penerima bantuan PIP.

    2. Lewat Aplikasi PIP

    Selain lewat website, siswa juga bisa mengecek status penerima di aplikasi PIP. Aplikasi bisa diunduh pada Google Play Store. Begini langkah ceknya:

    Unduh aplikasi PIP Kemdikbud lewat Google Play Store.
    Setelah aplikasi terpasang, klik “Masuk”.
    Masuk menggunakan NISN dan data diri yang diminta.
    Jika siswa adalah penerima, maka akan tampilakun beserta informasi saldo. Jika tidak, maka siswa bukan penerima PIPKemdikbud.

    Besaran Saldo Dana PIP Kemdikbud 2025

    Saldo PIP Kemdikbud 2025 akan berbeda untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Hal ini dikarenakan tiap jenjang mempunyai kebutuhan yang berbeda terutama antara siswa kelas baru dan siswa kelas akhir. Berikut masing-masing besarannya:

    SD/SDLB/Paket A
    Kelas 1-5: Rp 450.000
    Kelas 6: Rp 225.000
    SMP/SMPLB/Paket B
    Kelas 7 dan 8: Rp 750.000
    Kelas 9: Rp 375.000
    SMA/SMK/SMALB/Paket C
    Kelas 10 dan 11: Rp 1.800.000
    Kelas 12: Rp 900.000

    Dana PIP Kemdikbud Bisa Dibelikan Apa Saja?

    Dana PIP bisa dibelikan untuk keperluan sekolah sesuai ketentuan pemanfaatan dana PIP, berikut selengkapnya:

    1. Dana PIP digunakan untuk membeli alat kebutuhan sekolah seperti:
    – Buku dan alat tulis
    – Pakaian seragam sekolah/praktik
    – Perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya)

    2. Dana PIP bisa untuk membiayai transportasi siswa ke sekolah

    3. Dana PIP bisa untuk uang saku siswa

    4. Dana PIP bisa digunakan untuk biaya kursus/les tambahan bagi siswa

    5. Dana PIP bisa untuk biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja

    Demikian jadwal pencairan dana PIP 2025. Semoga membantu, ya!

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa Doktor untuk Dosen Indonesia 2025 Diperpanjang, Cek Jadwal Terkini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) belum lama ini membuka Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025. Kini Kemdiktisaintek memperpanjang pendaftarannya hingga 26 Juni 2025, yang semula hanya sampai 14 Juni.

    Beasiswa ini berbentuk joint degree dan dual degree. Program disediakan dengan skema program doktor by research dan doktor by coursework.

    Simak jadwal seleksi program ini setelah mendapatkan perpanjangan!


    Jadwal Beasiswa PDDI 2025

    • Penutupan pendaftaran: 26 Juni 2025 pukul 23.59 WIB
    • Seleksi administrasi: Juni 2025
    • Seleksi substansi: Juli 2025
    • Penetapan dan pengumuman hasil: Agustus 2025.

    Tahapan Seleksi Beasiswa PDDI 2025

    Dikutip dari unggahan resmi Kemdiktisaintek, berikut ini tahapan seleksi Beasiswa PDDI 2025:

    • Pendaftaran: Peserta melengkapi seluruh berkas dan syarat mendaftar.
    • Seleksi administrasi: Panitia melakukan validasi kesesuaian dan kebenaran dokumen.
    • Seleksi substansi: Wawancara dengan pendaftar untuk menilai aspek kemampuan akademik/keterampilan, sikap, dan wawasan kebangsaannya.
    • Pleno dan penetapan: Penetapan penerima Beasiswa PDDI.

    Tujuan Beasiswa PDDI 2025

    Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyebut beasiswa ini adalah salah satu upaya peningkatan kapasitas dosen dengan menempuh program doktor. Ia menyampaikan sekitar 74,95% persen dosen di Indonesia belum memiliki kualifikasi pendidikan doktor.

    Brian menuturkan peningkatan kualifikasi dosen juga mendukung dosen untuk naik pangkat dan meningkatkan kesejahteraannya. Maka dari itu saat ini pihaknya juga sedang mengusahakan beasiswa doktor untuk dosen dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan beasiswa dari riset, khususnya topik prioritas pemerintah.

    “Barangkali tahun depan dana penelitian langsung kita blok untuk S3,” ujarnya dalam peluncuran Beasiswa PDDI 2025 di Grha Kemdiktisaintek, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta (2/6/2025), dikutip dari arsip detikEdu.

    Perlu dicatat, beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen di lingkungan koordinasi Kemdiktisaintek. Daftar perguruan tinggi yang jadi tujuan beasiswa ini bisa diakses melalui https://beasiswa.kemdiktisaintek.go.id/informasi.

    Sementara, format lampiran dokumen pendaftaran bisa dilihat dalam Buku Panduan Pendaftaran Beasiswa PDDI Tahun 2025 yang bisa diunduh melalui https://beasiswa.kemdiktisaintek.go.id/unduh/.

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek, Sudah Dibuka Mulai 21 April!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) merilis Beasiswa Garuda pada Senin (21/4/2025). Pendaftaran beasiswa dapat dilakukan di beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id.

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa yang sedang berada di kelas 12 jenjang SMA/sederajat.

    Perlu diketahui masa unggah dokumen untuk persyaratan ekonomi cukup singkat. Periodenya hanya mulai hari 21 April hingga 23 April 2025. Maka dari itu, siswa yang tertarik, perlu mencermati informasi di bawah ini baik-baik.


    Jadwal Beasiswa Garuda

    Berdasarkan informasi yang dibagikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, M Samsuri dalam Sosialisasi Peluncuran Beasiswa Garuda yang digelar daring melalui YouTube Kemendiktisaintek pada Senin (21/4/2025), seperti ini jadwal seleksi Beasiswa Garuda:

    • Submit dokumen ekonomi: 21-23 April 2025
    • Pengisian data LoA: Gelombang 1 (21-23 April 2025), gelombang 2 (2-24 Mei 2025)
    • Proses seleksi administrasi: Gelombang 1 (24-27 April 2025), gelombang 2 (5-15 Juni 2025)
    • Pengumuman seleksi: Gelombang 1 (28 April 2025), gelombang 2 (16 Juni 2025).

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Garuda

    1. Bantuan Biaya Pendidikan

    • Dana SPP
    • Dana pendaftaran
    • Dana tunjangan buku.

    2. Bantuan Biaya Pendukung

    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana keadaan darurat.

    “Beasiswa ini merupakan kerja sama yang sangat baik antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, khususnya Ditjen Saintek dengan Lembaga Pengelola Dana Abadi Pendidikan,” ujar Sesditjen Saintek.

    “Tentu juga diberikan kesempatan yang hebat kepada anak-anak yang berprestasi, tentu diprioritaskan yang memiliki latar belakang ekonomi yang kurang beruntung,” jelasnya lagi.

    M Samsuri menegaskan aspek penting beasiswa ini adalah prestasi dan layar belakang ekonomi.

    Bagi siswa yang mengalami kendala, Kemdiktisaintek telah menyediakan beberapa kanal aduan.

    Kanal Pengaduan

    • E-mail: direktoratjenderalsaintek@gmail.com
    • ULT Kemendiktisaintek: 126
    • Sosial media: @ditjensaintek atau @prof.stellachristie

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Kronologi Lengkap Demo Orang Tua Siswa BIM Persiapan S1 LN Angkatan 4


    Jakarta

    Sebanyak puluhan orang tua murid penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 melakukan unjuk rasa di di depan kantor Kemdiktisaintek, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025). Masa demonstrasi meneriakan jargon “Save BIM 4” dan membentangkan sejumlah spanduk dan poster.

    Spanduk yang dibentangkan bertuliskan “Realisasikan Pernyataan Menteri Prof Satryo untuk 350 Siswa Penerima Beasiswa Indonesia Maju Angkatan 4”. Sedangkan poster-poster lainnya bertuliskan “Jangan Biarkan LOA Anak-anak Kami Jadi Sia-sia” hingga “Ikan hiu melayang-layang, Beasiswa masih di awang-awang”.

    Ketua Orang Tua Murid (OTM) BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, Ishandawi menjelaskan selama ini siswa penerima BIM masih menunggu keberlanjutan studi. Mereka semula dijanjikan bisa meneruskan S1 ke universitas terkemuka luar negeri.


    “Sebagai bagian dari penyiapan sumber daya Manusia di Generasi Emas 2045 tidak jelas kepastiannya,” kata Ishandawi.

    Beri 4 Tuntutan

    Ketidakjelasan BIM 4 terjadi salah satunya karena ada transisi kepemimpinan dan perubahan struktur Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknolog (Kemendikbudristek) menjadi tiga kementerian. Terjadi simpang siur informasi di masyarakat yang akhirnya menimbulkan keresahan siswa penerima dan orang tua penerima BIM 4.

    “Apakah BIM Program Bergelar tersebut dilanjutkan?,” tanya Ishandawi.

    Kekhawatiran semakin bertambah karena hadirnya Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun 2025. Ketidakjelasan semakin menggerogoti hati para orang tua murid.

    Kendati demikian, mereka tidak ingin mengalah dan memberikan 4 tuntutan kepada Kemdiktisaintek, yakni:

    • Realisasi, kepastian mekanisme dan timeline dari pernyataan Mendiktisaintek tertanggal 12 Feb 2025 di rapat dengan Komisi X DPR RI terkait pemberian beasiswa S1 Luar Negeri lewat dana LPDP.
    • Segera jalankan pemrosesan Beasiswa Indonesia Maju S1 Luar Negeri mengingat LoA yang sudah diterima dan beberapa sudah harus dikonfirmasi ke universitas terkait. Tidak bisa menunggu lagi.
    • Konfirmasi pembayaran atas LoA yang sudah diterima (yaitu Letter of Guarantee dan Letter of Sponsorship) segera dilakukan, mengingat adanya batas akhir pembayaran uang jaminan/pangkal ke Universitas.
    • Tidak ada pembatasan jumlah LoA yang diajukan oleh masing-masing anak penerima BIM 4.

    Diterima Kemdiktisaintek

    Ishani mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat akan aksi yang dilakukan OTM BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 hari ini. Ia juga turut mengundang Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Maria Veronica Irene Herdjiono, tetapi secara mendadak tidak bisa hadir.

    Sempat tidak berjalan mulus karena tidak mendapat kepastian ruang audiensi, para orang tua akhirnya diterima Kemdiktisaintek sekitar pukul 10.00 WIB.

    Selama prosesnya, tim Paguyuban OTM BIM 4 membeberkan pihaknya diterima oleh Wamendiktisaintek Stella Christie. Namun, proses mediasi dengan Stella hanya berlangsung sebentar karena Wamen harus melaju ke agenda selanjutnya bersama Kementerian Dalam Negeri.

    Dapat Respon Positif dari Kemdiktisaintek

    Usai audiensi, Ishandawi menyatakan pihaknya diterima dengan baik oleh Kemdiktisaintek dan pihak kementerian mendengar aspirasi Paguyuban OTM. Ishan dengan tegas akan terus berkomunikasi dengan Kemdiktisaintek agar program BIM 4 tetap berlanjut hingga para awardee mendapatkan haknya.

    “Sangat positif dari kementerian mendengar semua aspirasi kami. Komunikasi akan terus dijaga agar program BIM 4 ini tetap berlanjut sampai anak-anak mendapatkan haknya,” ungkap Ishan.

    Tidak hanya Prof Stella, Paguyuban OTM BIM 4 juga diterima oleh Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Henri Togar Hasiholan Tambunan. Hasilnya, beasiswa BIM 4 dipastikan berlanjut menggunakan dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

    “Bahwa beasiswa ini akan berlanjut dengan dana LPDP. Alhamdulillah menjadi plong kami semua,” tambahnya.

    Dalam waktu 1-2 hari ke depan, Kemdiktisaintek akan mengumpulkan seluruh Letter of Acceptance (LoA) yang dimiliki awardee BIM 4. Selanjutnya LoA ini akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Alhamdulillah mereka (Kemdiktisaintek) sudah paham dan sudah menerima secara teknis akan ditindaklanjuti. Itu yang kami percaya,” tandas Ishan.

    (det/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin