Tag: kependidikan

  • 5 Beasiswa D3-S1 yang Buka pada Mei 2025, Tujuan Dalam & Luar Negeri


    Jakarta

    Pada awal Mei 2025, pemerintah meluncurkan berbagai beasiswa kuliah D3-S1. Pengadaan beasiswa ini tentunya dibutuhkan oleh lulusan SMA/SMK yang akan menapaki dunia kampus mulai tahun ini.

    Baik dari kementerian maupun pemerintah daerah, punya masing-masing skema beasiswa. Cakupannya pun luas, ada yang berlaku untuk kampus dalam negeri maupun luar negeri.

    Ada beasiswa apa saja? Mengutip laman resmi masing-masing beasiswa, berikut daftar beasiswa D3-S1 untuk kuliah di dalam dan luar negeri.


    Beasiswa D3-S1 Dalam & Luar Negeri yang Buka Mei 2025

    1. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) menyediakan bantuan pendidikan gratis untuk jenjang S1, S2, dan S3. Pendaftaran beasiswa sudah dibuka sejak 1 April dan ditutup pada 31 Mei 2025.

    Skema pembiayaan BIB adalah fully funded sehingga awardee dapat berkuliah secara gratis. Beasiswa yang dikelola oleh Kementerian Agama ini diperuntukkan siswa, santri, mahasiswa, guru, dosen, ustadz maupun tenaga kependidikan.

    Selain mendapatkan pembebasan biaya kuliah, penerima BIB akan memperoleh biaya hidup bulanan, uang asuransi, dana darurat, settlement allowance, biaya transportasi, biaya program, dan biaya pendukung lainnya.

    2. Beasiswa Garuda

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun ini meluncurkan Beasiswa Garuda untuk jenjang D4/S1 ke luar negeri. Gelombang 2 pendaftaran beasiswa ini masih dibuka hingga 24 Mei 2025.

    Lewat Beasiswa Garuda, mahasiswa dibebaskan uang SPP dan uang pendaftaran kuliah. Selain itu, awardee diberikan uang transportasi, uang visa, asuransi kesehatan, uang hidup bulanan, dan dana darurat.

    Salah satu syarat yang harus diperhatikan pelamar beasiswa ini adalah Letter of Acceptance atau bukti sudah diterima di suatu kampus. Untuk syarat lengkapnya bisa dilihat di SINI.

    3. Beasiswa Cendekia Baznas Albukhary International University

    Beasiswa Cendekia Baznas Albukhary International University (BCB AIU) baru dibuka pada 1 Mei 2025 lalu. Pendaftarannya akan ditutup pada 20 Mei 2025.

    Beasiswa ini menyediakan biaya pendidikan gratis kuliah S1 di Albukhary International University, Malaysia. Komponen beasiswa terdiri atas biaya pendidikan, tunjangan bulanan, asrama, biaya jaminan, akomodasi perjalanan, dan visa.

    Namun, beasiswa ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang punya latar belakang ekonomi kurang mampu. Untuk mengetahui persyaratan lebih lengkap bisa dilihat di SINI.

    4. Beasiswa Al-Azhar, Kairo, Mesir

    Kementerian Agama (Kemenag) pada awal Mei 2025 baru saja mengumumkan beasiswa S1 ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Beasiswa ini bisa dicoba oleh lulusan Madrasah Aliyah, Pendidikan Diniyah Formal Ulya, dan satuan pendidikan yang memenuhi kriteria.

    Periode pendaftaran cukup singkat yakni selama 1-9 Mei 2025. Dalam proses seleksinya, pelamar beasiswa akan mengikuti ujian Computer Based Test (CBT), sehingga bagi detikers yang berminat harus menyiapkan diri mulai sekarang.

    Selain itu, kandidat terpilih akan diwawancara oleh panitia dalam segi pengetahuan umum dan Islam. Ketentuan dan teknis lengkapnya bisa dilihat di SINI.

    5. Beasiswa Kepri

    Beasiswa Kepri disediakan oleh Pemerintah Kepulauan Riau untuk mahasiswa yang berasal dari daerahnya. Ada berbagai jenis beasiswa Kepri yakni beasiswa D3 Prestasi, D3 Tidak Mampu, D4/S1 Prestasi, D4/S1 Tidak Mampu dan D4/S1 Prestasi.

    Besar beasiswa untuk jenjang D3, D4 dan S1 ini sebesar Rp2,5 juta. Syarat untuk daftar beasiswa ini mahasiswa minimal berada di semester 6 untuk D3 dan semester 8 untuk D4/S1.

    Pendaftaran Beasiswa Kepri berlaku selama 2 Mei sampai 7 Juni 2025. Informasi lebih lanjut bisa ditinjau di SINI.

    Itulah informasi daftar beasiswa yang buka selama Mei 2025 ini. Selamat mencoba, detikers!

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Serba-serbi Beasiswa Unggulan, Begini Manfaat dan Syaratnya



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan adalah beasiswa di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Risetk, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang kini menjadi Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kerap menjadi incaran pemburu beasiswa, apa saja manfaat hingga syarat Beasiswa Unggulan?

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan biaya pendidikan yang dibuka untuk putra-putri terbaik bangsa. Beasiswa ini dibuka untuk jenjang pendidikan S1, S2, dan S3.

    Setiap tahunnya, beasiswa ini dibuka pada Juni atau Juli di tahun berjalan. Beasiswa Unggulan lazimnya dibuka dalam dua jalur, yakni Beasiswa Masyarakat Berprestasi dan Beasiswa Pegawai.


    Manfaat Beasiswa Unggulan

    Dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Tahun 2024, manfaat Beasiswa Unggulan termasuk:

    1. Biaya Pendidikan
    2. Biaya hidup
    3. Biaya buku

    Syarat Beasiswa Unggulan

    Persyaratan Beasiswa Unggulan dapat berbeda untuk tiap jenjang pendidikan. Syarat-syarat yang perlu dipenuhi pelamar adalah sebagai berikut:

    1. Persyaratan Umum

    – Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional.

    – Mendapatkan rekomendasi minimal dari guru bimbingan konseling di sekolah asal bagi pendaftar jenjang S1, dan dari pimpinan perguruan tinggi asal atau pembimbing akademik/skripsi/tesis untuk pendaftar jenjang S2 dan S3.

    – Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun termasuk APBN/APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

    – Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.

    – Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali dan pada program studi terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali, serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan (sebagaimana daftar terlampir) atau di perguruan tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

    – Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.

    – Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas sebagai berikut:

    a. Kelas Eksekutif
    b. Kelas Khusus
    c. Kelas Karyawan
    d. Kelas Jarak Jauh
    e. Kelas Internasional (bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri)
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
    – Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program sarjana (S-1), atau IPS minimal 3,25 pada program magister (S2) dan doktor (S-3) selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    2. Persyaratan Khusus Program Sarjana (S1)

    a. Lulusan pendidikan menengah yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru.

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan tinggi untuk mahasiswa on-going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program sarjana (S1), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Madya (skor 482-577)

    f. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 500, PTE Academic: 34, IBT: 52, IELTS: 5.0.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.000 kata dan paling banyak 1.500 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    3. Persyaratan Khusus Program S2

    a. Belum memasuki usia 32 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 33 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program magister (S2), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. Memiliki nilai IPK S1 paling rendah 3,25 pada skala 4.

    f. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1.
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640).

    g. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    h. Memiliki rencana studi dengan ketentuan berikut:

    – Memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/prodi

    – Topik yang akan ditulis dalam tesis

    – Rencana studi dari awal semester hingga selesai

    – Dokumen rencana studi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    i. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    4. Persyaratan Khusus Program S3

    a. Belum memasuki usia 46 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 47 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going bagi mahasiswa on-going program doktor (S3) yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,40 pada skala 4; memiliki nilai IPK S2 paling rendah 3,40 pada skala 4.

    d. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640)

    e. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    f. Memiliki proposal penelitian disertasi dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Proposal sekurang-kurangnya memuat judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan penelitian, metode, manfaat, simpulan dan saran, dan daftar pustaka.

    – Dokumen proposal penelitian disertasi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    5. Kelengkapan Berkas
    – Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    – Kartu Tanda Mahasiswa (khusus mahasiswa on-going).

    – Surat Penerimaan/Keterangan lulus/LoA unconditional dari perguruan tinggi (khusus mahasiswa baru).

    – Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi (khusus mahasiswa on-going).

    – Kartu hasil studi (KHS) semester 1 dan 2 (khusus mahasiswa on-going).

    – Ijazah dan transkrip nilai terakhir.

    – Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek.

    – Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri.

    – Rencana studi bagi program magister.

    – Proposal penelitian disertasi bagi program doktor.

    – Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait.

    – Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan.

    – Sertifikat prestasi dan kompetensi.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan dapat diakses melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Program BPI Pathway Luar Negeri 2024 Tahap 2 Diputus, Bagaimana Nasib Dosen?



    Jakarta

    Sejumlah dosen penerima beasiswa (awardee) Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Doktor Luar Negeri Pathway 2024 Tahap 2 mendatangi Grha Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Senin (26/5/2025) untuk menggelar aksi damai dan audiensi dengan pihak kementerian.

    Mereka meminta kejelasan nasib 42 awardee usai program BPI Pathway ini diputus. Program BPI Pathway 2024 adalah beasiswa persiapan (pathway) doktor luar negeri bagi dosen Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan/Pendidikan Profesi Guru (LPTK/PPG) atau vokasi.

    Dosen penerima beasiswa persiapan ini antara lain menjalani program penguatan bahasa Inggris untuk mendukung peluang mendapat pernyataan diterima tanpa syarat (Letter of Acceptance) dari kampus.


    Dikutip dari sosialisasinya di kanal YouTube USAID Teman LPDP pada 17 Juni 2024 lalu, beasiswa persiapan doktor ini merupakan kerja sama Kemdiktisaintek dengan United States Agency for International Development (USAID), badan bantuan luar negeri dan bantuan pembangunan dari pemerintah Amerika Serikat.

    Jika sudah mendapat LoA Unconditional dari kampus AS, maka penerima beasiswa akan didanai studi program doktor sampai lulus sesuai ketentuan. Pemberangkatan ke kampus AS dijadwalkan terbang paling lambat Desember 2025.

    Berdasarkan panduan pendaftaran resminya, dosen peserta beasiswa BPI Pathway 2024 yang sudah menjalani persiapan (pathway) diminta mengajukan LoA Unconditional dari tiga perguruan tinggi di AS. Jika tidak dapat LoA, dosen harus bersedia mengundurkan diri dari program beasiswa.

    Perwakilan penerima Beasiswa BPI Pathway Batch 2 Adrian Damora mengatakan, kendati kebijakan politik AS membuat program beasiswa persiapannya terhenti di tengah jalan, para dosen lanjut persiapan mandiri, termasuk memenuhi syarat bahasa Inggris dari kampus tujuan.

    Mereka mengharapkan tetap dapat mengajukan LoA Unconditional dari perguruan tinggi luar negeri dan mendapat pendanaan beasiswa kuliah program doktor setelah persiapan tersebut.

    Ia mencontohkan, sejumlah awardee mengeluarkan uang pribadi untuk penguatan bahasa Inggris di kampung Inggris. Adrian sendiri yang seorang dosen Universitas Syiah Kuala (USK), Aceh membayar biaya tes dan ongkos dengan uang pribadi untuk dapat ikut tes bahasa Inggris TOEFL iBT yang tersedia di Medan.

    Sejumlah awardee juga telah mendaftar ke kampus luar negeri dengan uang sendiri. Beberapa di antaranya juga telah mendapatkan LoA Unconditional. Namun, ia menyayangkan saat mengetahui bahwa hasil pertemuan terakhir dengan Kemdiktisaintek antara lain yakni penerima Beasiswa BPI Pathway Doktor Luar Negeri 2024 Batch 2 akan diberi skema baru dari Kemdiktisaintek berupa beasiswa joint degree program doktor. Tiga tahun di dalam negeri, satu tahun pengalaman di luar negeri.

    Sementara itu, 26 orang awardee Batch 1 sebelumnya telah berangkat ke berbagai kampus di AS, Australia, dan Selandia Baru.

    “Harapan kami adalah, ini (awardee Batch 2 yang sudah punya LoA Unconditional) tetap diberangkatkan ke luar negeri. Negaranya kami pun sebenarnya tidak harus ke US gitu ya,” kata Adrian pada detikEdu, Senin (26/5/2025).

    “Teman-teman ada yang bahkan sudah punya LoA dari New Zealand, Malaysia, dan sebagainya.Kalau bisa digunakan LoA itu akan lebih bagus. Tinggal dicairkan beasiswa (program gelar doktornya),” imbuhnya.

    Adrian menggarisbawahi, sesuai sosialisasinya, beasiswa BPI Gelar diadakan oleh Pemerintah Indonesia dengan pendanaan bersumber dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Untuk itu, ia menilai pendanaan studi doktor bagi awardee beasiswa pathway (persiapan) tetap dapat dilanjutkan.

    USAID Tutup dan Nasib Beasiswa BPI Pathway

    Sejak Donald Trump menjabat Presiden AS lagi mulai 20 Januari 2025, bantuan USAID dipangkas pada berbagai program di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Ia juga mengupayakan penutupan badan pembangunan internasional AS.

    Sementara USAID tidak dapat ditutup tanpa persetujuan kongres di AS, Trump menunjuk Departemen Luar Negeri AS untuk bertanggung jawab mengelola program-program USAID yang tersisa mulai 1 Juli 2025. Namun, belum jelas program mana saja yang akan diurus, dilansir Independent.

    Respons Kemdiktisaintek >>>

    Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Henri Togar Hasiholan Tambunan mengatakan Program Pathway (persiapan) merupakan salah satu program kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Kemendikbudristek dengan pemerintah AS melalui USAID untuk menyelenggarakan pelatihan Bahasa Inggris sebagai rangkaian dari Program Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemendikbudristek (yang kini pecah tiga, salah satunya jadi Kemdiktisaintek).

    Program ini berlangsung selama 12 bulan terhitung sejak bulan Oktober 2024 sebagai durasi awal pelatihan persiapan. Ia menambahkan, pada perkembangannya, terdapat kebijakan baru oleh Pemerintah Amerika Serikat.

    Merujuk pada dokumen yang diterbitkan oleh Presiden AS tertanggal 20 Januari 2025 mengenai “Evaluasi Ulang dan Penyelarasan Bantuan Luar Negeri Amerika Serikat” tercantum pada poin ketiga, bahwa AS telah memerintahkan penghentian sementara selama 90 hari terhitung sejak Executive Order (EO) tersebut dikeluarkan perihal segala kewajiban dan pencairan dana bantuan untuk pembangunan ke negara-negara asing, lembaga swadaya masyarakat, dan lembaga internasional sambil menunggu tinjauan atas program untuk efisiensi program yang sesuai dengan kebijakan AS.

    Selanjutnya, USAID berhenti beroperasi semenjak Executive Order 1419 tertanggal 20 Januari 2025 dan sampai hari ini belum ada kejelasan untuk program USAID di seluruh dunia, termasuk melaksanakan program Pathway (Persiapan) dan memberikan rekomendasi untuk peserta Pathway.

    Henri mengatakan, Kemdiktisaintek sebagai salah satu mitra yang bekerja sama dengan USAID menjadi pihak yang terdampak oleh kebijakan Pemerintah AS, khususnya terkait penghentian sementara USAID selaku pelaksana program Pathway (persiapan).

    “Konsekuensi dari penghentian ini adalah program Pathway (Persiapan) sebagai bagian dari program yang berada di bawah pendanaan USAID, tidak dapat dilanjutkan seperti yang telah disepakati,” tulisnya pada detikEdu, Senin (26/5/2025).

    Ia membenarkan bahwa Kemdiktisaintek kini program beasiswa doktoral skema joint degree bagi awardee Beasiswa BPI Pathway 2024 Batch 2.

    “Kemdiktisaintek tetap berkomitmen mendukung pengembangan kualitas SDM bagi dosen dengan memberikan kesempatan melalui program beasiswa doktoral dalam negeri dengan skema Joint Degree (JD) yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan di dalam negeri dan memiliki pengalaman studi di luar negeri sesuai dengan kesepakatan dan ketersediaan program studi pada setiap perguruan tinggi,” sambungnya.

    Adrian mengatakan, pihaknya kini tengah menjajaki komunikasi dengan Komisi X DPR terkait nasib awardee Beasiswa BPI Pathway Doktor Luar Negeri 2024 Batch 2.

    Ia pun mengungkapkan pada 12 Februari 2025 para dosen mengadakan pertemuan daring dengan pejabat dari Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek yaitu Anton Rahmadi dan Septien Prima Diassari.

    Adrian mengklaim, para pejabat tersebut meyakinkan peserta bahwa hak beasiswa tidak hangus dan tetap diberikan sebagaimana hainya awardee BPI Pathway Luar Negeri Tahap 1 sebanyak 26 orang yang sukses berangkat ke berbagai perguruan tinggi di AS, Australia, dan Selandia Baru.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka Mulai 14 Juli, Siapkan Dokumen Ini untuk Daftar!



    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan jadwal pembukaan Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan mulai 14 Juli 2025.

    “Halo sobat Puslapdik. Jangan sampai terlewat ya, Beasiswa Unggulan akan dibuka pada 14 Juli 2025,” tulis unggahan Instagram @puslapdik_dikbud dilansir Kamis (10/7/2025).

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan pendidikan yang banyak dinanti masyarakat. Beasiswa ini disediakan bagi masyarakat berprestasi, penyandang disabilitas serta pegawai Kemendikdasmen.


    Memangnya apa saja keuntungan mendapatkan beasiswa ini? Simak penjelasannya berikut!

    Jenis & Sasaran Penerima Beasiswa Unggulan 2025

    • Beasiswa Berprestasi: Putra-putri terbaik bangsa yang diterima di perguruan tinggi dalam atau luar negeri
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas: Mahasiswa penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, atau sensorik, baik tunggal, ganda, maupun multi.
    • Beasiswa Unggulan Pegawai: Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemendikdasmen

    Cakupan Pembiayaan Beasiswa Unggulan 2025

    1. Beasiswa Berprestasi

    • Dalam negeri: Biaya pendidikan, hidup, buku.
    • Luar negeri: Biaya pendidikan, hidup.

    2. Beasiswa Penyandang disabilitas

    Biaya pendidikan, hidup, buku, penelitian, hidup pendamping.

    3. Beasiswa Pegawai

    • Biaya pendidikan
    • Biaya buku
    • Biaya penelitian
    • Biaya hidup
    • Tiket pesawat
    • Biaya dokumen perjalanan
    • Asuransi kesehatan (untuk luar negeri)
    • Komponen lain yang ditetapkan dalam perjanjian

    Jangka Pemberian Beasiswa Unggulan 2025

    • S1/D4: Maksimal 8 semester
    • S2: Maksimal 4 semester
    • S3: Maksimal 6 semester

    Syarat & Dokumen Daftar Beasiswa Unggulan 2025

    Ada beberapa syarat utama yang perlu dipenuhi pendaftar beasiswa, yakni:

    1. Beasiswa Berprestasi

    • Bukan dosen, guru, tenaga kependidikan, atau pelaku budaya.
    • Mahasiswa di kampus terakreditasi minimal B/Baik Sekali atau diakui Kemendiktisaintek untuk luar negeri.
    • Mempunyai surat rekomendasi dari kampus.
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain.
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    • Memiliki sertifikat prestasi nasional/internasional.

    2. Beasiswa Penyandang Disabilitas

    • Surat keterangan disabilitas dari dokter/ahli/lembaga.
    • Surat pernyataan mahasiswa berkebutuhan khusus.
    • Sertifikat prestasi (jika ada).
    • Mendapatkan rekomendasi dari kampus.
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis.
    • Mempunyai LoA/surat aktif kuliah
    • IPK minimal 3,25 (S2) dan 3,40 (S3) untuk on-going.
    • Membuat esai 1.500-2.000 kata.
    • Berusia maksimal 32-33 tahun (S2) dan 46-47 tahun (S3)
    • Membuat rencana studi/proposal disertasi.

    3. Beasiswa Pegawai

    • Berstatus PNS di Kemendikdasmen
    • Diusulkan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
    • Mendapatkan persetujuan tugas belajar
    • Memiliki prestasi

    Demikian informasi seputar Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran bisa dilakukan pada laman https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/. Selamat mencoba!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Golongan Penerima, Syarat, Berkas Dokumen


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 untuk masyarakat berprestasi sudah dapat dilakukan pada pekan ketiga dan keempat Juli. Sementara, pendaftaran untuk penyandang disabilitas dibuka pada pekan kedua hingga keempat Juli.

    Beasiswa ini diberikan oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

    Lantaran saat ini sudah mendekati pekan kedua Juli, maka detikers yang ingin mendaftar ini bisa melihat kriteria penerima, syarat, dan informasi lainnya tentang Beasiswa Unggulan 2025.


    Golongan Penerima Beasiswa Unggulan 2025

    1. Beasiswa Masyarakat Berprestasi

    • Diperuntukkan bagi masyarakat yang berprestasi pada bidang akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional.
    • Ditujukan bagi masyarakat yang berkontribusi terhadap daya saing bangsa di segala bidang.

    2. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas

    Jenis-jenis disabilitas yang eligible untuk mendaftar adalah:

    • Disabilitas fisik
    • Disabilitas intelektual
    • Disabilitas mental
    • Disabilitas sensorik
    • Ragam disabilitas di atas dapat secara tunggal, ganda, atau multi dalam jangka waktu lama yang ditetapkan.

    Syarat Beasiswa Unggulan 2025

    1. Masyarakat Berprestasi

    Pendaftar merupakan masyarakat berprestasi di bidang akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional, dan/atau mempunyai kontribusi terhadap daya saing bangsa dalam segala bidang. Syarat umumnya adalah sebagai berikut:

    • Memperoleh rekomendasi dari institusi terkait
    • Tidak tengah menerima beasiswa sejenis dari sumber lain
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama
    • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang sudah terakreditasi minimal B/baik Sekali dan pada program studi terakreditasi atau di perguruan tinggi luar negeri yang diakui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
    • Tidak berstatus sebagai guru, dosen, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya
    • Diutamakan untuk kelas reguler
    • Diutamakan mempunyai sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional.

    2. Penyandang Disabilitas

    • Diutamakan mempunyai sertifikat yang membuktikan prestasi akademik atau nonakademik
    • Mempunyai surat keterangan dari dokter, ahli, dan/atau lembaga relevan yang menyatakan sebagai penyandang disabilitas sesuai dengan ragam penyandang disabilitas
    • Memperoleh rekomendasi dari institusi terkait
    • Tidak tengah menerima beasiswa sejenis dari sumber lain
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama
    • Menandatangani surat pernyataan yang menyebutkan dirinya benar masuk dalam mahasiswa berkebutuhan khusus
    • Mempunyai letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi untuk mahasiswa baru, atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pascasarjana untuk mahasiswa on going di perguruan tinggi dalam negeri
    • Berstatus aktif pada tahun akademik 2025/2026
    • Mempunyai surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas atau direktur pascasarjana untuk mahasiswa on going
    • Mahasiswa on going program magister/doktoral mempunyai nilai IPK paling rendah 3,25 untuk program S2 dan 3,40 untuk program S3 pada skala 4.
    • Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan:

    – Judul/tema esai adalah “Dampak Teknologi Terhadap Karakter Pada Era Digital”

    – Esai ditulis pada kolom esai minimal 1.500 kata dan maksimal 2.000 kata.

    Berkas Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025

    Peserta dapat mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah semua dokumen syarat ke laman https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id. Ini berkas-berkas yang perlu diunggah:

    1. Beasiswa Masyarakat Berprestasi

    • KTP
    • NPWP
    • KTM (khusus mahasiswa on going) jenjang S1-S3
    • LoA dari perguruan tinggi (khusus untuk mahasiswa baru)
    • Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan perguruan tinggi (khusus mahasiswa on going)
    • KRS dan/atau kartu rencana studi semester genap[ tahun ajaran 2024/2025 (khusus mahasiswa on going)
    • Ijazah dan rapor terakhir (untuk S1)
    • Ijazah dan transkrip nilai terakhir (untuk S2 dan S3)
    • Sertifikat UKBI yang diterbitkan Badan Bahasa Kemendikdasmen untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri
    • Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri
    • Rencana studi untuk program magister
    • Proposal penelitian disertasi untuk program doktor
    • Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait
    • Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan
    • Sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat nasional dan/atau internasional (apabila ada).

    2. Beasiswa Disabilitas

    • KTP
    • NPWP
    • KTM (khusus mahasiswa on going) jenjang S1-S3
    • LoA dari perguruan tinggi (khusus untuk mahasiswa baru)
    • Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan perguruan tinggi (khusus mahasiswa on going)
    • KRS dan/atau kartu rencana studi semester genap tahun ajaran 2024/2025 (khusus mahasiswa on going)
    • Ijazah dan transkrip nilai terakhir
    • Sertifikat UKBI yang diterbitkan Badan Bahasa Kemendikdasmen untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri
    • Rencana studi untuk program magister
    • Proposal penelitian disertasi untuk program doktor
    • Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait
    • Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan
    • Surat pernyataan sebagai mahasiswa berkebutuhan khusus
    • Surat keterangan dari dokter, ahli, dan/atau lembaga relevan yang menyatakan sebagai penyandang disabilitas sesuai ragam disabilitas yang disandang.
    • Sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat nasional dan/atau internasional (apabila ada).

    Jadwal seleksi administrasi hingga wawancara dapat diakses melalui https://beasiswaunggulan. kemendikdasmen.go.id. Informasi panduan pendaftaran juga bisa didapat di sini.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa untuk Anak Dosen & Tendik IPB, Syarat IPK Minimal 2,75



    Jakarta

    IPB University menawarkan Beasiswa Talenta IPB (BTI). Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang merupakan putra-putri dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan IPB.

    “IPB University terus berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk mencerdaskan bangsa. Kini kami mulai memberikan bantuan biaya pendidikan untuk anak pegawai yang kuliah di IPB University,” ujar Rektor IPB University, Prof Arif Satria dikutip dari laman kampus, Minggu (6/7/2025).

    Ia mengatakan beasiswa ini adalah bentuk pengembangan dari program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP). Program tersebut merupakan bantuan bagi anak dosen dan tendik yang masih bersekolah SD, SMP dan SMA.


    Syarat Penerima Beasiswa Anak Dosen & Tendik IPB

    Wakil Rektor IPB University bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur, Dr Alim Setiawan Slamet mengatakan syarat utama penerima beasiswa ini adalah anak dari dosen dan tendik yang sudah berstatus aparatur sipil negara (ASN), pegawai tetap IPB serta pegawai IPB berstatus pegawai kontrak.

    Selain itu, syarat lainnya mahasiswa harus mempunyai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain. Beasiswa akan mulai disalurkan pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026.

    Besaran Dana Beasiswa Anak Dosen & Tendik IPB

    Beasiswa BTI akan menanggung uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa semester 1 hingga 8. Berikut besaran dan jenis beasiswanya:

    • Nilai UKT maksimum Rp 1.000.000 diberikan beasiswa 100% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 1.000.000 – Rp 2.500.000 diberikan beasiswa 75% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 2.500.000 – Rp 5.000.000 diberikan beasiswa 60% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 5.000.000 – Rp 8.000.000 diberikan beasiswa 40% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 8.000.000 diberikan beasiswa 25% dari UKT.

    Pencairan dana beasiswa tidak dilakukan di awal melainkan lewat sistem reimbursement. Pegawai tetap membayar beasiswa anaknya sesuai jadwal kemudian nanti akan diganti sebesar nominal beasiswa yang diterima.

    Pendaftaran beasiswa sudah dibuka saat ini hingga 1 Agustus 2025. Untuk informasi selengkapnya bisa disimak di https://studentportal.ipb.ac.id/. Selamat mencoba.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pre-Doctoral 2025 Dibuka, Bantuan Biaya untuk Persiapan S3



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali menawarkan beasiswa Pre-Doctoral Course Program bagi dosen. Beasiswa ini dapat membantu dosen dalam mempersiapkan pendidikan S3.

    Pre-Doctoral Course Program berlaku selama dua bulan. Penerima akan mendapatkan pelatihan pra-doktoral dan calon pembimbing akademik sesuai dengan sasaran program doktor yang dituju.

    Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Sesuai buku panduan, ini syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi pelamar beasiswa.


    Komponen Pembiayaan Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    1. Biaya pendidikan (satu kali dibayarkan sesuai tagihan)
    2. Biaya hidup (per bulan)
    3. Biaya asuransi kesehatan (satu kali)
    4. Biaya aplikasi visa (satu kali)
    5. Biaya keadaan darurat (satu kali)
    6. Tiket perjalanan dari daerah asal ke bandara internasional (pulang pergi).

    Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Mempunyai kartu tanda kependudukan (KTP) atau paspor
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2025
    • Dosen di kampus binaan Kemdiktisaintek
    • Mempunyai nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi
    • Sudah lulus program magister
    • Belum mempunyai gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan doktor
    • Mempunyai surat izin mengikuti pelatihan beasiswa dari pimpinan instansi
    • Membuat personal statement
    • Mengajukan proposal penelitian untuk studi jenjang doktor sesuai format
    • Melampirkan surat pernyataan pendaftar beasiswa
    • Melampirkan surat keterangan sehat
    • Mempunyai curriculum vitae (CV)
    • Tidak boleh menerima beasiswa lain jika lolos sebagai awardee Pre-Doctoral Course Program.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    • Biodata diri
    • Kartu tanda penduduk (KTP)
    • Surat izin dari atasan langsung
    • Transkrip nilai S2 (asli atau legalisir)
    • Ijazah S2 atau surat keterangan lulus (asli atau legalisir)
    • Proposal penelitian untuk studi doktor dalam bahasa Inggris
    • Curriculum vitae (CV)
    • Dokumen sertifikat bahasa Inggris yang masih berlaku (2 tahun terakhir)
    • Personal statement sesuai format
    • Surat pernyataan sesuai format (bermeterai)
    • Surat keterangan dari dokter.

    Cara Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    1. Penuhi syarat dan dokumen di atas sebelum daftar.
    2. Daftar secara online via laman https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id/
    3. Unggah dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.
    4. pastikan data benar saat finalisasi data.
    5. Setelah melalui seleksi administrasi, kandidat terpilih akan mengikuti wawancara dalam bahasa Inggris.

    Tanggal dan Alur Seleksi Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    • Pendaftaran: Juli-Agustus 2025
    • Seleksi beasiswa: Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi: September 2025
    • Pembekalan: September 2025
    • Pelaksanaan program: Oktober-November 2025

    Demikian informasi penawaran beasiswa Pre-Doctoral 2025 bagi dosen. Selamat mencoba.

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenag Buka Beasiswa Bahasa Inggris untuk Guru MI, Klik https://s.id/KursusguruMI



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah membuka program kursus bahasa Inggris untuk guru madrasah ibtidaiyah (MI). Kemenag akan memberikan beasiswa untuk 300 guru yang terpilih.

    Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru MI dalam pengajaran bahasa Inggris supaya selaras dengan tuntutan kurikulum dan kebutuhan peserta didik.

    “Ini adalah bentuk ikhtiar serius kami untuk mempersiapkan guru MI agar mampu mengajar Bahasa Inggris dengan pendekatan yang tepat, menyenangkan, dan berbasis kebutuhan anak,” kata Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Asyhar di Jakarta (25/7/2025), dikutip dari keterangan resmi dalam situs Kemenag RI.


    Ia menyebut dengan penguasaan metodologi dan alat asesmen yang baik, maka guru akan lebih percaya diri dan terampil dalam menyalurkan keterampilan bahasa kepada peserta didik.

    Program ini dilaksanakan secara daring dan terbuka untuk semua guru MI dari seluruh wilayah Indonesia. Pendaftarannya dibuka pada 24-31 Juli 2025 melalui https://s.id/KursusguruMI.

    Apa Saja yang Akan Dipelajari?

    Pada program ini, guru akan dibekali keterampilan memetakan kebutuhan bahasa Inggris siswa, menguasai teknik pengajaran keterampilan bahasa (listening, speaking, reading, dan writing), kosakata, tata bahasa, dan memahami pendekatan pembelajaran serta asesmen yang sesuai perkembangan usia.

    Thobib menyebut program ini merupakan kolaborasi antara Direktorat GTK Madrasah dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta melalui Regional English Language Office (RELO), serta kerja sama dengan asosiasi pengajar Bahasa Inggris internasional, TESOL.

    Ia menyebut, kolaborasi ini merupakan bukti penguatan guru madrasah tak bisa dilakukan sendiri, melainkan butuh dukungan jejaring global. Maka, dengan melibatkan RELO-TESOL, pihaknya ingin memastikan standar pelatihan terbaik untuk guru MI.

    Direktorat GTK Madrasah berharap program ini mampu membuat ekosistem pembelajaran bahasa Inggris di MI semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan globalisasi sejak dini.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pelatihan Guru tentang STEM sampai AI dari Kemendikdasmen, Daring & Luring


    Jakarta

    Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membuka pendaftaran beasiswa pelatihan teknis untuk guru. Terdapat lima bidang yang dapat dipilih.

    Dikutip dari Portal Pelatihan untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Guru, Direktorat Jenderal (Ditjen) GTK Kemendikdasmen, guru dapat memilih bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM); bimbingan dan konseling (BK); literasi dan numerasi; artificial intelligence (AI); dan pendidikan inklusif.

    Pelatihan teknis akan dilaksanakan di Indonesia secara daring dan luring dengan narasumber dari perguruan tinggi luar negeri. Kampus mitra program ini terdiri dari Monash University dan Flinders University, Australia; Tianjin University, China; dan Hiroshima University, Jepang.


    Syarat Beasiswa Pelatihan Guru

    • Warga Negara Indonesia
    • Usia maksimal 50 tahun pada 31 Desember 2025
    • Mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
    • Hasil pindai (scan) KTP
    • Hasil scan surat keputusan pengangkatan guru ASN atau surat keputusan pengangkatan guru tetap yayasan
    • Hasil scan ijazah dan transkrip nilai S1/D4 asli atau yang sudah dilegalisasi, berisi IPK minimal 3,00 dari 4,00
    • Hasil scan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal:
      – TOEFL ITP: 450
      – TOEFL iBT: 45
      – IELTS: 5.0
      – Duolingo English Test: 75
      – Duolingo English Score: 290
    • Syarat bahasa Inggris dikecualikan bagi pendaftar yang pendidikan sebelum nya berbahasa pengantar utama bahasa Inggris, dibuktikan dengan hasil pindai ijazah asal perguruan tinggi luar negeri dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun, terhitung dari tanggal pendaftaran
    • Hasil scan surat pernyataan calon peserta penerima Program Pelatihan Teknis sesuai format
    • Hasil scan surat rekomendasi dari atasan sesuai format
    • Esai atau personal statement dalam bentuk PDF sesuai format
    • Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit/puskesmas
    • Surat keterangan berkebutuhan khusus bagi yang memiliki kebutuhan khusus.

    Syarat Pelatihan Teknis Bimbingan dan Konseling

    • Berstatus sebagai guru BK/guru kelas di SLB yang memiliki latar belakang pendidikan S1 BK dan/atau psikologi
    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI.

    Syarat Pelatihan Teknis STEM

    • Kualifikasi pendidikan minimal S1/D4 jurusan matematika, fisika, kimia, biologi, teknik dan ilmu komputer
    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI.

    Syarat Pelatihan Teknis Literasi dan Numerasi

    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI.

    Syarat Pelatihan Teknis Pendidikan Inklusif

    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas minimal 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SD, SMP, SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI.

    Syarat Pelatihan Teknis AI

    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI
    • Kualifikas akademik minimal lulusan S1/D4 bidang informatika atau mata pelajaran lain yang memiliki potensi dan minat yang kuat terhadap pembelajaran kecerdasan artifisial.

    Jadwal Beasiswa Pelatihan Guru

    • Pendaftaran: 6-19 September 2025
    • Pengumuman seleksi administrasi: Minggu ke-3 September 2025
    • Pengumuman seleksi wawancara: Minggu ke-4 September 2025
    • Pelatihan daring: Oktober 2025
    • Pelatihan luring: November 2025
    • Jadwal Beasiswa Pelatihan Guru Khusus Bimbingan dan Konseling
    • Pendaftaran: 6-12 September 2025
    • Pengumuman seleksi administrasi: Minggu ke-2 September 2025
    • Pengumuman seleksi wawancara: Minggu ke-3 September 2025
    • Pelatihan daring: Akhir September 2025
    • Pelatihan luring: Oktober-November 2025.

    Informasi detail dan pendaftaran beasiswa pelatihan guru dapat diakses melalui laman https://gtk.dikdasmen.go.id/pelatihanteknis/dikmen dan akun Instagram @gtkdikmendiksus. Semoga bermanfaat, Bapak-Ibu Guru!

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP, Cek Syarat Daftarnya!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka pendaftaran beasiswa pelatihan teknis non-gelar bagi guru SD dan SMP. Pelatihan yang tersedia adalah program pengembangan profesional dalam pembelajaran bahasa Inggris.

    Diketahui, program ini merupakan hasil kerja sama antara Kemendikdasmen, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Monash University, Australia. Tersedia kuota 30 untuk guru SD dan 30 lain untuk guru SMP.

    Pendaftaran dibuka hingga 20 Oktober 2025. Kemudian, pelatihan akan digelar pada 3-7 November 2025. Dikutip dari laman resmi Portal Beasiswa Program Pelatihan Teknis Bagi Pendidik GTKPG Kemendikdasmen, Rabu (8/10/2025) berikut informasinya.


    Tentang Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP

    Pelatihan ini ditujukan bagi guru SD dan SMP untuk memperkuat kompetensi pedagogik bahasa Inggris yang interaktif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan murid. Lewat pelatihan, guru didorong untuk menerapkan strategi pembelajaran yang mendalam.

    Dengan begitu, murid bisa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna. Beasiswa ini juga menjadi upaya Kemendikdasmen membangun kapasitas guru dalam merancang pembelajaran bahasa Inggris yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

    Sasaran program pelatihan ini adalah guru SD yang mengajar di kelas 3, 4, 5, atau 6, serta guru SMP yang mengajar mata pelajaran bahasa Inggris.

    Syarat Daftar Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI).
    • Berusia paling tinggi 55 tahun per 31 Desember pada tahun pendaftaran.
    • Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
    • Sehat jasmani dan rohani.

    Syarat Khusus

    • Berstatus sebagai pendidik ASN atau pendidik tetap yayasan.
    • Untuk guru SD, tengah mengajar di kelas 3, 4, 5, atau 6.
    • Untuk guru SMP, mengajar mata pelajaran bahasa Inggris.
    • Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun berturut-turut di satuan pendidikan formal.
    • Memiliki kualifikasi akademik minimal S1/D4 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 pada skala 4 atau yang setara.
    • Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal yang ditentukan.
    • Ketentuan sertifikat bahasa Inggris dikecualikan bagi peserta yang berasal dari lulusan perguruan tinggi luar negeri yang cukup dibuktikan dengan ijazah dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun terhitung dari tanggal pendaftaran.

    Syarat Dokumen Umum

    • Hasilpindai dari:
      • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
      • Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
      • Surat pernyataan kesanggupan calon peserta penerima program pelatihan teknis
      • Surat rekomendasi dari atasan
      • Esai/personal statement
      • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

    Syarat Dokumen Khusus

    • Hasilpindai dari:
      • Surat keputusan Pengangkatan Pendidik ASN atau Surat Keputusan Pengangkatan Pendidik tetap Yayasan
      • Surat tugas mengajar
      • Ijazah dan transkrip nilai S1/D3 yang telah dilegalisir
      • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 450/ Duolingo 75/ TOEFL® IBT 45/IELTS 5.0/TOEIC 440/ English Score 290.
      • Bagi lulusan luar negeri melampirkan hasil pindai ijazah yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi luar negeri dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun terhitung dari tanggal pendaftaran.

    Alur Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP

    1. Pahami syarat dan siapkan berkas persyaratan pelatihan teknis.

    2. Daftar pelatihan teknis dan lengkapi profil melalui tautan https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis/dikdas.

    3. Unggah dokumen sesuai syarat pelatihan teknis yang dituju.

    4. Tunggu verifikasi dan pengumuman penerima pelatihan teknis.

    Jadwal Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP

    • Pendaftaran: 3-20 Oktober 2025
    • Pelaksanaan Pelatihan: 3-7 November 2025

    Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui tautan https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis/dikdas. Selamat mendaftar, Bapak-Ibu Guru!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com