Tag: kesehatan mata

  • Tips Pasang TV di Kamar Tidur agar Mata Tidak Cepat Lelah



    Jakarta

    Memasang televisi atau TV di kamar tidur kini lumrah dilakukan. Kadang kala ada rasa ingin menonton TV sembari tiduran agar lebih nyaman.

    Akan tetapi, memasang TV di dalam kamar tidur tidak bisa sembarangan. Sebab, jika pemasangannya tidak pas justru bisa membuat penghuni rumah tidak nyaman bahkan sakit mata.

    Sebagai contoh, sebaiknya tidak menaruh TV di depan jendela karena akan memancarkan cahaya matahari ke dalam kamar. Hal ini akan membuat mata menjadi cepat lelah.


    Dilansir dari The Spruce, berikut ini posisi yang dianjurkan saat ingin memasang TV di dalam kamar tidur.

    Posisi TV di Kamar Tidur

    Taruh di Atas Rak

    Salah satu posisi yang dianjurkan adalah menaruh TV di atas rak. Pemilik kamar juga bisa menambahkan dekorasi yang diperlukan, seperti buku, lukisan, dan lainnya.

    Diletakkan di Area Duduk

    Kalau di dalam kamar terdapat area duduk, TV bisa diletakkan di sana. Hal ini bisa menciptakan sudut pribadi yang santai dan suasana nyaman tanpa harus naik ke tempat tidur.

    Dipasang di Dinding

    Ini merupakan posisi yang paling sering ditemukan di kamar tidur. Selain hemat ruang, menaruh TV di dinding juga bisa menjadi dekorasi kamar.

    Tinggi Ideal TV yang Dipasang di Kamar Tidur

    Apabila ingin memasang TV di dalam kamar tidur, perhatikan jarak tinggi pemasangannya. Pada umumnya, tinggi pemasangan TV sekitar 1,2 meter yang diukur dari lantai ke bagian tengah layar.

    Tinggi tersebut masih bisa disesuaikan dengan preferensi pemilik kamar. Namun, TV yang dipasang di kamar tidur memang harus lebih tinggi karena ada tempat tidur yang digunakan sebagai area menonton.

    Faktor yang Mempengaruhi Pemasangan TV

    Preferensi Penonton

    Meskipun terdapat pedoman rata-rata tinggi pemasangan TV, pada pemilik TV akhirnya akan menyesuaikan dengan ketinggian sesuai preferensi penontonnya.

    Tipe Penonton

    Tipe penonton dengan tubuh tinggi atau pendek memiliki ketinggian mata yang berbeda-beda. Ruangan yang umumnya digunakan oleh orang dewasa biasanya akan memasang TV lebih tinggi dibandingkan pada ruangan yang digunakan anak-anak.

    Ukuran Layar

    Jika layar TV terlalu besar akan lebih sulit menyesuaikan pada ketinggian mata. Maka dari itu, kadang-kadang ketinggian TV akan disesuaikan dengan ukuran layar.

    Jarak

    Jika ada objek atau benda di sekitar TV, bisa tambahkan jarak sekitar 7-8 cm dari layar sehingga bisa menaikkan titik tengah TV.

    Itulah informasi mengenai posisi ideal memasang TV di kamar tidur. Tentunya, hal itu harus disesuaikan kenyamanan pemilik kamar ya detikers.

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakar Wanti-wanti Bahaya Gangguan Penglihatan saat Mudik Naik Mobil



    Jakarta

    Pakar kesehatan mata sekaligus Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Group, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD mengingatkan bahaya gangguan penglihatan saat mengemudikan mobil menuju kampung halaman. Sebab, masalah sejenis sering terjadi di musim mudik Lebaran.

    Selain kantuk, ada gangguan mata lain yang bisa tiba-tiba menyerang pengemudi saat melakukan perjalanan jarak jauh. Itulah mengapa, dia mengingatkan pentingnya memerika mata sebelum menghadapi mudik hari raya.

    “Penglihatan yang sehat adalah fondasi utama dalam keselamatan berkendara. Saat mengemudi, mata berperan dalam mengenali rambu lalu lintas, memperkirakan jarak dengan kendaraan lain, serta merespons kondisi jalan secara cepat dan tepat,” ujar Dr. Tjahjono melalui rilis resminya, dikutip Selasa (11/3).


    “Gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, gangguan pada penglihatan perifer/pinggir yang biasanya ditemukan pada glaukoma si pencuri penglihatan, atau bahkan mata lelah dapat menghambat kemampuan pengemudi dalam mengambil keputusan yang krusial di jalan,” tambahnya.

    Gangguan mata saat nyetir mobil.Gangguan mata saat nyetir mobil. Foto: Visionary Eye Center.

    Sebagai contoh, seorang pengemudi yang mengalami mata kering atau kelelahan mata setelah berkendara selama berjam-jam dapat mengalami penurunan fokus, yang berisiko menyebabkan kecelakaan.

    “Oleh karena itu, pemeriksaan mata rutin sangat dianjurkan bagi mereka yang sering berkendara, juga bagi pengguna maupun pecinta otomotif yang aktif melakukan touring atau perjalanan jauh,” tuturnya.

    Mudik Lebaran merupakan momen di mana banyak pengemudi menghabiskan waktu berjam-jam di jalan raya. Dalam kondisi seperti ini, mata yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko kecelakaan akibat keterlambatan reaksi atau ketidakmampuan membaca rambu dengan jelas. Terutama saat berkendara di malam hari, visibilitas yang terganggu bisa berakibat fatal.

    Data dari Korlantas POLRI menunjukkan bahwa selama arus mudik dan balik Lebaran 2024, terjadi 1.835 kasus kecelakaan lalu lintas atau menurun 15% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2.159 kasus. Meskipun terjadi penurunan, angka ini tetap menunjukkan bahwa risiko kecelakaan masih tinggi selama periode mudik.

    Salah satu faktor penyebab kecelakaan adalah kelelahan pengemudi yang berkontribusi terhadap menurunnya konsentrasi dan respons terhadap situasi di jalan. Mata yang lelah atau memiliki gangguan penglihatan dapat memperburuk kondisi ini, terutama ketika berkendara dalam kondisi cahaya minim atau perjalanan panjang yang melelahkan.

    Kolaborasi JEC dengan Plaza MINI

    Kesehatan mata dan dunia otomotif merupakan dua elemen yang sulit dipisahkan. Itulah mengapa, JEC menjalin kemitraan dengan Plaza MINI dalam sebuah inisiatif yang mengedepankan kesadaran akan kesehatan mata demi perjalanan yang lebih aman dan nyaman, terutama saat musim mudik Hari Raya Idulfitri.

    Plaza Mini x JEC.Plaza Mini x JEC. Foto: Doc. Plaza Mini

    Dengan partisipasi JEC dalam acara ini, para pemilik dan pecinta MINI Cooper berkesempatan untuk melakukan skrining mata melalui eye check. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mata, terutama dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan saat berkendara.

    “Melalui kolaborasi dengan JEC, Plaza MINI ingin mengedukasi komunitas bahwa memiliki kendaraan premium juga harus disertai dengan perhatian terhadap faktor kesehatan, termasuk penglihatan,” kata Arie Herawan selaku Operation General Manager Plaza MINI.

    “Dengan adanya program pemeriksaan mata ini, MINI Cooper semakin memperkuat identitasnya sebagai brand yang tidak hanya menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan keselamatan penggunanya,” kata dia menambahkan.

    (sfn/sfn)



    Sumber : oto.detik.com

  • 7 Sayuran untuk Jaga Kesehatan Mata di Tengah Paparan Gadget


    Jakarta

    Kesehatan mata perlu dijaga, terutama di era digital saat ini dimana mata sering terpapar gadget dan komputer. Caranya bisa dengan memperbanyak konsumsi sayuran berikut ini.

    Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan mengonsumsi sayuran yang kaya akan nutrisi penting bagi penglihatan, seperti vitamin A, C, E, serta lutein dan zeaxanthin.

    Berikut adalah beberapa sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata:


    1. Bayam

    BayamBayam Foto: Getty Images/PoppyB


    Bayam adalah sumber yang sangat baik dari lutein dan zeaxanthin, dua jenis antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan oleh cahaya biru dan radikal bebas. Lutein dan zeaxanthin juga penting dalam melindungi retina dan mencegah degenerasi makula terkait usia (AMD).

    2. Brokoli
    Brokoli mengandung vitamin C yang tinggi, yang berperan dalam melindungi mata dari kerusakan oksidatif. Vitamin C juga membantu memperkuat pembuluh darah mata dan meningkatkan kesehatan jaringan mata. Dengan mengonsumsi brokoli secara rutin, Anda dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi retina.

    3. Kale
    Kale, salah satu jenis sayuran hijau berdaun, sangat kaya akan lutein dan zeaxanthin. Kedua senyawa ini membantu menyaring sinar biru yang berbahaya dan melindungi retina dari kerusakan yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan.

    4. Jagung

    Resep Corn RibsCorn Ribs Foto: Getty Images

    Jagung juga mengandung lutein dalam jumlah yang cukup tinggi. Lutein memiliki kemampuan untuk melindungi mata dari kerusakan akibat cahaya yang berlebihan, serta memperbaiki penglihatan dan mencegah degenerasi makula.

    5. Paprika merah
    Paprika merah tidak hanya kaya akan vitamin C, tetapi juga mengandung vitamin A yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko rabun senja. Vitamin C dalam paprika merah juga membantu mencegah kerusakan sel mata akibat radikal bebas.

    6. Tomat
    Tomat mengandung likopen, sebuah antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dari kerusakan terkait usia. Likopen diketahui dapat melawan radikal bebas yang merusak sel-sel mata, sehingga menjaga kesehatan retina dan mencegah gangguan penglihatan.

    7. Wortel

    Baby carrotBaby carrot Foto: iStock

    Wortel dikenal sebagai sayuran yang kaya akan beta-karoten, yang merupakan bentuk provitamin A. Vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata karena membantu menjaga penglihatan di tempat yang kurang cahaya (penglihatan malam) dan melindungi mata dari degenerasi makula. Selain itu, wortel juga dapat mengurangi risiko katarak.

    Mengonsumsi berbagai sayuran yang kaya akan vitamin A, C, E, lutein, dan zeaxanthin secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan mata dan melindungi penglihatan Anda dari berbagai masalah mata. Jangan lupa untuk mengkombinasikan sayuran-sayuran tersebut dalam pola makan sehari-hari untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan mata Anda.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 7 Sayuran Bikin Mata Sehat, Sering Terpapar Gadget Wajib Coba

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengapa Kita Suka Menangis saat Mengiris Bawang Bombai? Ternyata karena Ini



    Jakarta

    Mengiris bawang bombai seringkali membuat kita berderai air mata. Bukan karena sedih, ini karena kandungan yang ada pada bawang.

    Baik ditumis, dipanggang, atau mentah, bawang bombai adalah bahan pokok dalam banyak resep makanan. Namun, rasa bawang bombai ini harus dibayar dengan harga yang mahal: air mata. Tetapi, mengapa mengiris bawang bombai membuat kita menangis?


    Penyebabnya disebut faktor lakrimasi, suatu zat kimia yang mengiritasi saraf di kornea. Ketika bawang bombai utuh, sekelompok senyawa yang disebut sistein sulfoksida dipisahkan dari enzim yang disebut alliinase.

    Tapi, ketika kamu mengiris atau menghancurkan bawang bombai, penghalang yang memisahkan senyawa dan enzim tersebut rusak. Keduanya bergabung dan memicu reaksi, menyebabkan sistein sulfoksida menjadi asam sulfenat.

    Pada bawang bombai, terdapat dua kemungkinan keberadaan asam sulfenat. Pertama, ia dapat mengembun secara spontan dan menjadi senyawa organosulfur. Senyawa organosulfur inilah yang memberi bawang bombai aroma dan rasa yang kuat. Reaksi serupa terjadi pada bawang putih, itulah sebabnya ia juga memiliki rasa yang begitu tajam.

    Namun, kemungkinan kedua untuk asam sulfenat hanya terdapat pada bawang bombai dan beberapa jenisallium lainnya. Enzim lain, yang disebut sintase faktor lakrimasi, yang tersembunyi di dalam sel, berperan dan mengubah asamsulfenat menjadi faktorlakrimasi, yang dikenal oleh para ahli kimia sebagai propanethial S-oksida.

    Faktor lakrimasi adalah cairan yang mudah menguap, artinya ia berubah menjadi uap dengan sangat cepat. Begitulah cara zat tersebut mencapai mata dan mengiritasi saraf sensorik.

    “Mata Anda mulai berair untuk menghilangkan zat yang mengiritasi itu,” kata Josie Silvaroli, seorang peneliti di bidang pendidikan dan inovasi farmasi di Ohio State University dan penulis pertama studi tahun 2017 tentang faktor lakrimasi dalam Live Science, Senin (20/10/2025).

    Kemungkinan besar senyawa organosulfur yang memberi bawang bombai rasa yang kuat dan faktor lakrimasi yang memicu air mata berevolusi sebagai mekanisme pertahanan. Senyawa-senyawa tersebut dimaksudkan untuk mencegah serangga, hewan, atau parasit yang dapat merusak tanaman bawang bombai.

    Cara Memotong Bawang Bombai Tanpa Menangis

    Silvaroli memberi beberapa tips agar kamu tidak perlu menitihkan air mata saat memotong bawang bombai. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Menggunakan kacamata pelindung

    2. Memotong dengan pisau tajam

    3. Jangan dinginkan bawang bombai

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com