Tag: keunikannya

  • Wisma Geha, Ruang Seni ‘Tersembunyi’ untuk Pemburu Konten



    Jakarta

    Penikmat seni dan pencari spot foto keren, dekat Gedung Sarinah bisa jadi pilihan. Wisma Geha menjadi tempat pameran seni.

    Wisma Geha atau sekarang disebut dengan Jakarta Art Hub menjadi tempat seniman-seniman memamerkan karya-karya terbaik mereka. Bagi masyarakat Jakarta yang bosan nongkrong di kafe atau bosan nge-date ke mall, bisa datang ke Jakarta Art Hub.

    Wisma Geha berada di Jalan Timor No. 25, Jakarta Pusat. Gedung lima lantai itu kini disulap dengan tiap lantai menjadi tempat pameran karya yang keren-keren. Saat ini, ada 11 galeri dengan karya seni dengan masing-masing kekhasan dan keunikannya.


    detikTravel mengunjungi Jakarta Art Hub, Selasa (24/9/2024). Dari luar Gedung Geha tampak sebagai gedung perkantoran biasa yang mulai usang. Namun, segalanya berubah setelah memasuki area dalam gedung. Tiap lantai gedung itu memiliki warna cerah yang beragam.

    Menurut perwakilan dari Jakarta Art Hub, Arkan, sebetulnya Jakarta Art Hub hanya sebuah nama untuk beberapa galeri yang ada di Gedung Wisma Geha.

    “Jadi Jakarta Art Hub tuh cuma sekadar penamaan buat gedung ini, karena gedung ini kan udah punya nama Wisma Geha. Cuma gimana biar lebih autentik ketika orang mau datang ke galeri, karena kan ini banyak galeri di satu gedung ini jadi biar pengunjung nggak bingung untuk menyebut satu-satu galeri tapi langsung nyebut Jakarta Art Hub,” katanya saat dihampiri detikTravel di Jakarta Art Hub.

    Arkan juga menerangkan Jakarta Art Hub bukanlah sesuatu konsep yang dirumuskan sejak lama, tetapi berjalan begitu saja seraya semakin bertambahnya galeri seni di gedung ini. Berawal hanya tiga galeri, kini Jakarta Art Hub menjadi rumah belasan galeri. Dia yakin jumlah itu akan terus bertambah.

    “Awalnya (galeri) yang ada di gedung ini cuma Rubanah, Jagat terus akhirnya Art Agenda. Jadi, awalnya tiga galeri itu sebenarnya, belum ada penamaan Jakarta Art Hub. Akhirnya banyak galeri yang join di gedung ini akhirnya dibuatlah penamaan Jakarta Art Hub itu,” ujar dia.

    Dan sampai kini sejak diresmikannya Jakarta Art Hub pada 2023 lalu, setiap galeri di sini rata-rata setiap bulannya melakukan pameran karya seni dari beragam seniman. Pada 22 September lalu telah usai gelaran pameran dan akan mulai kembali menggelar pameran oleh galeri-galeri itu pada 28 September hingga 27 Oktober 2024.

    Dalam menggelar pameran, semua galeri akan menentukan kapan pameran digelar dan kapan pameran selesai, hal ini juga untuk menentukan ke depannya siapa seniman yang akan melakukan pameran di setiap galerinya. Dan tentunya untuk memudahkan pengunjung yang datang agar bisa menikmati karya secara bersamaan.

    “Supaya serentak aja jadi ketika nanti pengunjung, buyer ataupun kolektor yang mau melihat atau datang itu bisa sekaligus,” kata Project Manager Artloka Gallery, Rafi.

    Ia juga menyebutkan galeri itu mengusung karya-karya seni yang beraliran pop dan biasanya menggelar pameran 3 minggu sampai 1 bulan untuk setiap karya senimannya.

    “Artloka sebenarnya bukan yang terlalu segmented tapi kita melihat ke seniman-seniman masa kini aja sih, ya ngikutin tren tapi lebih banyak ke (karya seni) pop,” kata Rafi.

    Pengunjung yang ingin datang ke Jakarta Art Hub ini cukup melakukan registrasi sebelum masuk. Setelah itu pengunjung diperkenankan untuk menjajal setiap lantainya yang kurang lebih terdapat 2 hingga 3 galeri seni yang bisa dijajal.

    Jakarta Art Hub ini biasa beroperasi sedari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 11.00 hingga 19.00 WIB. Dan untuk bisa melihat-lihat karya di Jakarta Art Hub ini pengunjung tak perlu mengeluarkan kocek alias gratis.

    (bnl/bnl)



    Sumber : travel.detik.com

  • https://travel.detik.com/domestic-destination/d-7924316/fakta-desa-adat-ratenggaro-letak-akses-penginapan-dan-keunikannya?single=1

    https://travel.detik.com/domestic-destination/d-7924316/fakta-desa-adat-ratenggaro-letak-akses-penginapan-dan-keunikannya?single=1



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara Menambahkan Copilot di WA, Bisa Minta Bantuan AI Lewat Chat

    Jakarta

    Perusahaan teknologi kini berlomba-lomba membuat program berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pekerjaan manusia. Salah satunya adalah Copilot yang merupakan produk dari Microsoft.

    Kini Copilot tak hanya bisa diakses lewat aplikasi yang diinstal di laptop atau HP. Tanpa perlu menginstall software, Copilot kini dapat diakses di WhatsApp (WA).

    Simak artikel ini untuk mengetahui cara menambahkan Copilot di WA, lengkap dengan penjelasan apa itu Copilot, fungsi Copilot, dan keunikannya.


    Apa Itu Copilot?

    Dikutip dari PCMag, Jumat (1/11/2024) Copilot adalah fitur AI berbentuk percakapan yang memungkinkan detikers mencari informasi spesifik, membuat teks untuk email atau ringkasan, dan membuat ilustrasi gambar berdasarkan permintaan teks yang kamu ketik.

    Misalnya kamu mengetik, “Ringkas memo ini dalam dua kalimat.” Maka, Copilot akan mengerjakan perintah untuk meringkas tulisan yang kamu minta. Begitu pula jika meminta ilustrasi gambar, cukup ketikkan perintah dan deskripsikan gambar yang kamu inginkan.

    Cara Menambahkan Copilot di WA

    Berdasarkan situs resmi Microsoft, berikut ini beberapa cara menambahkan Copilot di WA:

    1. Masuk ke Chat Copilot

    Untuk bisa mulai menggunakan fiturnya, detikers harus masuk ke layar percakapan dengan Copilot AI. Salah satu caranya adalah dengan menambahkan kontak di WA dengan memasukkan nomor telepon +1 877-224-1042.

    2. Setujui Ketentuan Penggunaan

    Ketikkan apa saja di kolom chat, misalnya ‘halo’ atau ‘hai’. Kemudian akan muncul petunjuk untuk membaca Ketentuan Penggunaan, Pernyataan Privasi, dan Pertanyaan Umum Copilot for Social.

    Jika sekiranya menyetujui ketentuan dan privasi, maka klik tombol ‘Accept’. Maka akan muncul notifikasi ‘You’re all set!’ yang berarti kamu sudah bisa menggunakan Copilot di WA.

    3. Mulai!

    Detikers bisa mulai membuat percakapan apa saja, mulai dari sekadar pertanyaan ringan, ilmu pengetahuan, tebak-tebakan, resep masakan, tren musik, tips, hingga perintah untuk melakukan pekerjaan digital.

    Jika masih bingung, Copilot sudah menyediakan pertanyaan atau perintah yang sering diminta pengguna. Klik bagian ‘How I can help’, maka akan muncul beberapa percakapan pilihan, yaitu:

    • Just to Pass Time: Membuat cerita pendek dengan twist.
    • Sports: Info sepak bola terbaru.
    • Fitness: Apa saja latihan kardio yang baik?
    • Food: Tunjukkan resep pasta buatan sendiri.
    • Travel: Kiat untuk pelancong tunggal di Eropa.
    • Music: Apa saja 40 lagu hip-hop yang paling populer?
    • Dating Tips: Apa saja ide kencan pertama yang kreatif?

    Copilot AI Bisa Buat Apa Saja?

    Dikutip dari Aisera, Copilot dapat meningkatkan produktivitas dan memecahkan masalah berdasarkan data historis. Ini mencakup berbagai tema, seperti ritel dan e-commerce, asuransi, perawatan kesehatan, telekomunikasi & utilitas, perhotelan & perjalanan, perbankan & keuangan, dan sebagainya.

    Untuk mendapatkan fitur lebih lengkap, detikers bisa menginstall aplikasi Copilot. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan aplikasi Copilot AI:

    1. Asisten Penulisan

    Copilot bisa menjadi asisten detikers saat menulis sesuatu, misalnya artikel atau surat. Copilot bisa memberi saran secara real-time untuk menyempurnakan tata bahasa, tanda baca, gaya, dan kejelasan.

    2. Pelatih Kesehatan AI

    Copilot juga bisa menjadi instruktur kesehatan bagi orang-orang yang ingin mengoptimalkan kebugaran, pelatihan, dan pola makan sehat. Copilot ini bekerja dengan klien untuk mencapai rencana dan hasil spesifik yang dipilih.

    3. Asisten Keuangan Pribadi

    Copilot bisa menjadi asisten keuangan pribadi dengan memberi saran penganggaran, rekomendasi investasi, dan nasihat keuangan yang disesuaikan.

    4. Penyelesaian Kode

    Algoritma yang didukung AI membantu pengembang software dan programmer membuat kode dengan lebih cepat dan akurat. Platform seperti GitHub Copilot mengandalkan AI untuk memahami konteks dan memprediksi potongan kode, sehingga menurunkan tingkat kesalahan dan meningkatkan kinerja.

    5. Kopilot untuk Perusahaan

    Copilot juga bisa diandalkan untuk perusahaan dengan mengintegrasikan operasi sejumlah software, seperti Salesforce, Microsoft 365, dan ServiceNow. Copilot memfasilitasi kolaborasi, mengelola dan menjalankan tugas, serta meningkatkan produktivitas bagi karyawan dan pelanggan.

    Keunikan Copilot AI

    Ada sejumlah perbedaan yang unik antara Copilot dengan chatbot AI generatif lainnya, di antaranya adalah:

    • Pengguna bisa memberi input berupa suara dan juga mendapatkan respons secara lisan.
    • Dalam beberapa kasus, detikers dapat mengunggah gambar ke Copilot untuk melengkapi perintah.
    • Sebagai asisten penulisan, Copilot menawarkan pilihan gaya. Pengguna bisa memilih gaya, dengan pilihan ‘Lebih Kreatif’, ‘Lebih Seimbang’, atau ‘Lebih Tepat’.
    • Copilot mungkin akan memberikan tautan ke sumber informasi yang kamu butuhkan. Tapi terkadang Copilot langsung memberikan jawaban lengkap dalam obrolan.
    • Pada aplikasi seluler Copilot, detikers dapat memilih model AI, misalnya GPT-3.5 (lebih cepat) atau GPT-4 (lebih akurat) untuk mendukung obrolan. Sementara pelanggan Copilot Pro bisa menggunakan GPT-4 Turbo untuk respons yang lebih cepat dan akurat.
    • Copilot menyediakan pembuatan gambar secara gratis.

    Nah, itulah cara menambahkan Copilot di WA dengan mudah. Cukup dengan chat di WA, Copilot bisa membantu menjawab pertanyaan, memberi saran, hingga mengerjakan tugas.

    (bai/row)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Menelusuri ‘Candi Prambanan’ yang Ada di Lampung


    Jakarta

    Tak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta untuk bisa menikmati kemegahan Candi Prambanan. Di Lampung, terdapat sebuah bangunan berupa replika Candi Prambanan yang didesain mirip dengan bentuk aslinya.

    Lokasinya berada di kawasan wisata Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Selain replika Candi Prambanan, kawasan wisata ini juga menampilkan replika bangunan dari berbagai suku dan daerah yang ada di Indonesia.

    Sejarah Cakat Raya

    Melansir situs traveling, Kabupaten Tulang Bawang dikenal sebagai daerah yang kaya akan keberagaman suku dan budaya. Sebagai salah satu daerah tujuan transmigrasi di Lampung, Tulang Bawang tumbuh menjadi kawasan yang dinamis dengan penduduk dari berbagai latar belakang.


    Seiring waktu, daerah ini berkembang pesat hingga akhirnya resmi berdiri secara administratif sebagai kabupaten pada tahun 1977. Wujud penghargaan dari keberagaam tersebut tercermin dari pembangunan kawasan wisata Cakat Raya.

    Dari tempat ini, wisatawan tidak hanya melihat keunikan arsitektur tradisional, tetapi juga menikmati panorama alam yang menakjubkan berupa hamparan rawa dan kebun hijau yang terbentang luas.

    Daya Tarik Cakat Raya

    Kawasan wisata Cakat Raya menampilkan replika bangunan bersejarah dari berbagai daerah di Indonesia sebagai lambang keberagaman yang terbentuk. Mulai dari rumah-rumah adat dari beberapa daerah, bangunan-bangunan bersejarah yang menjadi ikon wisata.

    Daya tarik utama kawasan ini adalah replika Candi Prambanan yang berdiri kokoh dengan luas 9×10 meter dengan tinggi mencapai 12 meter. Replika Candi Prambanan ini memiliki detail yang rapih dan tampak seperti bangunan aslinya.

    Replika Candi Prambanan berdiri menghadap langsung ke Way Tulang Bawang, sebuah sungai yang menjadi kebanggaan masyarakat Tulang Bawang. Pemandangan yang indah dan bangunan yang berdiri megah membuat replika candi ini menjadi spot favorit wisatawan.

    Dengan keunikannya inilah, kawasan wisata Cakat Raya menjadi destinasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Terlebih pada hari-hari libur, lebih banyak wisatawan datang ke tempat ini untuk mengabadikan momen atau berlibur bersama keluarga.

    “Tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama orang tersayang,” tulis akun google review An********** dalam ulasan yang dibaca detikTravel Rabu (5/11/2025).

    Tulisan serupa juga ditulis oleh beberapa akun lain, wisatawan merasa nyaman dan puas terhadap kebersihan di kawasan wisata Cakat Raya. “Kawasan wisata dikelola dengan baik walaupun tanpa tiket masuk. Penjaganya ramah, memberi informasi tentang tempat wisata dengan detail,” tulis akun Munah Mey dalam ulasan tersebut.

    Lokasi dan Harga Tiket Masuk Cakat Raya

    Kawasan wisata Cakat Raya berada di Jalan Lintas Sumatera, Desa Cakat Raya. Lokasinya 16 km dari pusat Kota Menggala. Jika wisatawan pergi dari Bandar Lampung, cukup melakukan perjalanan selama 3 jam setengah untuk sampai ke kawasan wisata ini.

    Untuk mengunjungi kawasan wisata Cakat Raya, wisatawan tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Tertarik untuk berkunjung ke kawasan wisata Cakat Raya?

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com