Tag: kisah

  • Penampilan Peserta Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek, Bikin Juri Menangis

    Bekasi

    Peserta audisi Emeron Hijab Hunt 2024 yang beragam membuat suasana semakin menarik yang sayang bila kamu lewatkan, di parkir Downtown Summarecon Mall Bekasi (28/7/2024). Penampilan peserta hingga membuat juri menangis.

    Ketika Maudy Salma Andriane melukis di atas pasir membawakan tema Rumah. Ia menceritakan kisah di balik aksinya berdasarkan pengalamannya sendiri.

    “Karena saya merantau di Tangerang dan rumah saya di Cilegon. Ibu saya sedang stroke dan kedekatan saya dengan ibu saya sangat dekat. Walau pun saya berada jauh dan saya tetap bisa merasakan ‘rumah’ di sini,” jelas Maudy.


    Usai Maudy menjelaskan tema tersebut, membuat Intan Nuraini berderai air mata karena ia langsung teringat dengan bapak mertuanya yang sedang sakit.

    Bajidor Kahot yang dibawakan oleh Syafira Umrotin Hasanah juga tak kalah mencuri perhatian karena ia tampil luwes dan ingin melestarikan budaya Indonesia. Chicha Fiqri Rahman juga bernyanyi lagu nusantara yang membuat juri dan penonton merinding, karena mengeluarkan whistle voice.

    Peserta yang sudah mengikuti audisi Hijab Hunt lebih dari lima kali ini Palupi Krakatao menampilkan aksi teatrikal. Ia berpuisi dengan ekspresi yang dalam dan menghayati setiap kata yang ia ucapkan. Penonton pun larut dan terbuai dengan penampilannya. Palupi juga menggunakan makeup karakter untuk mempertegas tampilan.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Aksi Stand Up Comedy Ibu 3 Anak hingga Drama Tablo di Audisi Emeron Hijab Hunt

    Solo

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 masih berlangsung di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (3/8/2024). Terlihat antusias para peserta yang tak sabar unjuk bakat di hadapan juri.

    Seperti Kurnianingrum atau akrab disapa Nia ini menunjukkan jika sudah berumah tangga bisa bersinar. Nia menampilkan stand up comedy tentang keresahan ibu rumah tangga.

    “Hari ini kepengen tampilin stand up comedy. Karena aku kan kreator konten dan aku merasa kayaknya coba stand up comedy karena melihat peserta yang lain masih jarang dan aku juga suka komedi,” jelas Nia.


    Suasana Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di SoloSuasana Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo. Foto Kurnianingrum (kanan) dan Foto: Gresnia/Wolipop.

    Ibu dari tiga orang anak ini mengungkapkan persiapan untuk mengikuti audisi Emeron Hijab Hunt 2024 dan harapannya.

    “Persiapannya aku menulis materi, mendengarkan stand up comedy, mempersiapkan mental, latihan scriptnya. Harapan bisa lolos sampai ke Jakarta. Kepengen menambah pengalaman dan membuktikan walau pun di usia yang tidak muda dan punya tiga anak. Muslimah bisa mewujudkan impiannya dan anak bukannya jadi penghalang,” jelas Nia.

    Memakai busana tradisional, Farmeila Sarah tampil unjuk bakat tari kreasi Jambi.
    “Tari kreasi anak Jambi menceritakan anak desa sedang bermain sampai sore dan mengingat waktu azhan magrib pulang dan menjaga kebersihan di tempat dia main,” tuturnya.

    Suasana Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di SoloSuasana Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo. Foto Farmeila Sarah (kiri) dan Nadya Alkatiry (kanan) Foto: Gresnia/Wolipop.

    Wanita yang berusia 25 tahun ini ingin mengobati kerinduan di kampung halamannya sekaligus melestarikan budaya asal.

    “Saya sekarang kuliah di Universitas Mercubuana Yogyakarta dan di sini saya ngekos. Karena saya berasal dari Jambi dan ingin melestarikan budaya asal saya. Makanya saya ikut audisi Emeron Hijab Hunt 2024,” ucap Sarah.

    Sarah mengatakan persiapannya fisik dan mentalnya agar tampil prima saat audisi Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Latihan dari dia hari kemarin, insya allah mencoba jika Allah merestui. Persiapannya fisiknya malam hari dan sekitar lima sampai enam kali latihan. Mentalnya harus berani di depan juri dan berusaha menampilkan yang terbaik,” kata Sarah.

    Selanjutnya ada Nadya Alkatiry (27 Tahun) yang menunjukkan seni drama Tablo. Nadya menjelaskan seni drama Tablo yang ia tampilkan di hadapan juri.

    “Drama tanpa perkata atau dialog. Drama yang biasanya dari Turki menceritakan lewat gerakan. Karena ini saya ambil dari kisah nyata saya, saya ingin memperagakan kisah saya sendiri. Dari sebelumnya saya tidak percaya diri hingga bisa percaya diri menjadi model,” ujar Nadya.

    Dara cantik ini mengaku sudah mempersiapkan diri untuk ikut audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo.

    “Aku latihan bikin musik, narasi dan latihannya juga karena saya sedang padat jadwal photo shootnya. Jadi belajarnya mencuri waktu sampai sebelum tidur. Dulu aku suka nonton pantonim, jadi sekarang kepengen menampilkan Drama Tablo ini. Semoga bisa mengembangkan potensi diri saya sendiri, lebih percaya diri lagi dan menjalin banyak koneksi baru,” pungkas Nadya.

    Acara Emeron Hijab Hunt 2024 dipandu oleh Trio Terawank yang menghibur lewat aksi kocaknya. Bagi Salmine, siap-siap ya! Karena Salma Salsabil bakal hadir mengisi audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di audisi tahap kedua. Salma akan membawakan hits andalannya.

    Yuk ajak teman dan keluarga kamu untuk menyaksikan keseruan Emeron Hijab Hunt 2024!

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Daftar LPS Financial Festival! Ada Kelas Cinta Laura Berbagi Tips Kelola Uang


    Jakarta

    Membangun masa depan yang ideal membutuhkan perencanaan finansial yang matang sejak dini. Dengan memahami cara mengelola uang secara bijak, setiap orang dapat menciptakan pondasi yang kokoh untuk menghadapi berbagai kebutuhan dan tantangan hidup.

    Investasi menjadi salah satu langkah strategis untuk mengembangkan aset dan menjaga nilai kekayaan di tengah inflasi. Pilihan instrumen yang tepat, disertai pengetahuan dan disiplin, dapat membantu mempercepat tercapainya tujuan finansial jangka panjang.

    Tak hanya soal memilih instrumen, kunci kesuksesan juga terletak pada konsistensi dan evaluasi berkala terhadap strategi keuangan. Dengan pendekatan yang tepat, masa depan finansial yang aman dan sejahtera bukan lagi sekadar impian, melainkan tujuan yang dapat diwujudkan


    Nah, topik ini bakal dibahas tuntas dalam Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Financial Festival hari kedua bertajuk Edu Class with Cinta Laura: Bijak Finansial, Masa Depan Ideal. Kelas ini digelar di Room 1, pukul 16.0.-17.30 WIB. Akses hanya berlaku untuk kelas & e-certificate (tidak termasuk akses ke venue).

    LPS menggelar Financial Festival pada 6-7 Agustus di Dyandra Convention Center Surabaya, Jl. Basuki Rahmat No.93-105, Embong Kaliasin, Kec. Genteng, Surabaya, Jawa Timur. Acara ini menghadirkan beragam kegiatan mulai dari diskusi inspiratif, kelas bisnis, hingga hiburan.

    LPS Financial Festival hari pertama akan menghadirkan diskusi dengan Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Pendiri CT Corp Chairul Tanjung, dan Ketua Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun. Hadir juga Raffi Ahmad yang akan membagikan kisah inspiratif.

    Kemudian pada sesi kedua akan hadir narasumber Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono, Mantan Menteri Kebudayaan Prof. Dr. Mohammad Nuh, dan Cak Lontong. Untuk kelas bisnis LPS Financial Festival hari pertama akan diisi oleh influencer Ellen May.

    Sementara pada hari kedua, menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dadak, Anggota Komisi XI DPR Wihadi Wiyanto, dan Presiden Direktur PT HM Sampoerna Ivan Cahyadi. Hadir juga Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang akan menyampaikan keynote speech.

    Untuk kelas bisnis LPS Financial Festival hari pertama akan diisi oleh influencer Cinta Laura. LPS Financial Festival di Surabaya turut dimeriahkan oleh Wali, Coldiac, Nassar, dan RAN.

    Melalui acara ini, para peserta diharapkan mendapatkan ilmu dari berbagai tokoh-tokoh penting di industri keuangan mulai dari LPS hingga praktisi keuangan.

    Jadi, jangan sampai ketinggalan untuk menghadiri LPS Financial Festival di Surabaya dan Medan. Yuk tunggu apalagi? Daftarkan diri segera, klik di sini.

    Selain itu ada pula kompetisi video Financial Literacy Competition, dengan tema lomba Jangan Tunggu Nanti, Rencanakan Keuanganmu Sekarang! Berminat ikutu lomba? Langsung daftar, klik di sini.

    Pantau terus cnbcindonesia.com dan CNBC Indonesia TV untuk update informasi seputar ekonomi dan bisnis.

    (ily/hns)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • Ternyata Bekas Kuil yang Dirobohkan



    Medan

    Draco Waterpark sudah lama terbengkalai. Dulu, wahana air di Medan ini pernah populer pada tahun 2013. Namun sekarang, berubah jadi terbengkalai dan angker.

    Wahana Draco Waterpark ini berlokasi di Jalan Mongonsidi, Kecamatan Medan Polonia, Medan. Berdasarkan pantauan di lokasi, hanya tersisa semak belukar di balik gedung eks Hermes Plaza. Tidak ada puing-puing sisa bangunan waterpark tersebut.

    Desas-desus cerita mistis eks Draco Waterpark ramai beredar di masyarakat. Konon, waterpark ini sempat memakan korban seorang pegawai yang meninggal akibat kecelakaan kerja di sana.


    “Udah tutup lah sekitar lima tahunan lebih lagi. Dulu itu ada yang meninggal pegawai di situ gara-gara mau menyelamatkan kalung pengunjung, dia yang merasa bertanggung jawab namun dia tersedot mesin pembuat gelombang. Dari situ mulai berkurang pengunjung di situ,” ungkap warga setempat Amel, Kamis (18/7/2024).

    Warga setempat menilai waterpark tersebut menjadi angker lantaran dahulu ada kuil umat Hindu yang dirobohkan di sekitar bangunan Hermes Plaza.

    “Dulu ada kuil yang dirobohkan dekat parkiran belakang Hermes, katanya ada juga yang bilang gara-gara dirobohkan itu jadi angker wahananya itu,” ujarnya.

    Beberapa warga menyebut pernah mendengar pengalaman mistis seperti mendengar suara-suara aneh dan juga penampakan misterius.

    “Ada yang pernah dengar suara aneh samar-samar terus ada yang pernah lihat bayangan yang buat takut pengunjung,” kata Amel.

    Kenangan Indah Warga Medan di Draco Waterpark

    Namun begitu, banyak warga Medan yang memiliki kenangan indah saat berkunjung ke Draco Waterpark.

    “Dulu pernah masuk waktu tahun 2012-an, seru sekali ajak anak-anak main wahana tapi ya harga lumayan ya Rp 100 ribuan per orang. Jadi paling cuma sekali dua kali lah ke sana,” kata warga Medan, Indah mengenang momen tersebut.

    Sementara itu, sejarawan Azis Rizky Lubis mengakui bahwa benar adanya kuil yang dirobohkan dalam pembangunan Draco Waterpark ini. Tak hanya itu, tragedi meninggalnya pegawai di Draco Waterpark ini turut membuat masyarakat enggan untuk berkunjung ke wahana tersebut.

    “Robohnya kuil itu kemungkinan penyuaraan masyarakat hindu tidak terlalu ditanggapi serius padahal begitu banyak masyarakat etnis Hindu yang bermukim di situ. Kalau ada kaitannya mistis dengan kuil yang dirobohkan juga beredar di masyarakat. Apalagi dengan adanya kasus meninggal pegawai di sana membuat penurunan pengunjung,” kata Azis.

    Tak hanya waterpark, Azis menyebut banyak kasus-kasus mistis yang terjadi di Hermes Plaza.

    “Suasana mencekam ini tak hanya di wahana airnya saja tapi misalnya dari arena permainan di malnya yang sempat mencekam, jadi ya terdengar angker dari tanggapan masyarakat begitu,” pungkasnya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikSumut.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mitos yang Menyelimuti Jalan Karanggetas, Sentra Pedagang Emas di Cirebon



    Cirebon

    Jalan Karanggetas dikenal sebagai sentra perdagangan emas di Cirebon. Kawasan ini tenyata diselimuti mitos tersendiri. Bagaimana ceritanya?

    Di Kota Cirebon, terdapat sebuah jalan yang penuh dengan cerita dan kepercayaan turun-temurun. Jalan Karanggetas diambil dari dua kata, ‘karang’ yang berarti hutan dan ‘getas’ berarti tumpul atau patah.

    Sejak dahulu, jalan ini menjadi penghubung antara Keraton Cirebon dan makam Sunan Gunung Jati. Namun, yang membuatnya istimewa bukan hanya sejarahnya, melainkan mitos yang masih diyakini oleh sebagian masyarakat hingga kini.


    Jalan Karanggetas memang memiliki mitosnya tersendiri. Konon, barang siapa yang memiliki kesaktian dan berniat jahat lalu lewat jalan Karanggetas maka kesaktiannya akan mendadak hilang.

    Hingga hari ini, mitos tersebut masih dipercaya oleh sebagian masyarakat Cirebon. Bahkan karena mitos tersebut, banyak orang yang mencoba membuka usaha di Jalan Karanggetas karena dianggap tempat aman dari orang yang memiliki niat buruk.

    Salah satu usaha yang paling banyak ditemui di Jalan Karanggetas adalah pedagang emas. Salah satu pedagang yang membuka lapak jual beli emas di Jalan Karanggetas adalah Maerah, yang kini berusia 50 tahun.

    Sudah puluhan tahun Maerah membuka lapak jual beli emas di depan emperan toko Jalan Karanggetas.

    “Saya sudah jualan ada dua puluh tahun jualan emas di sini, dari tahun 2004 sudah buka usaha jual beli emas,” tutur Maerah, belum lama ini.

    Bagi, Maerah dipilihnya Jalan Karanggetas sebagai tempat ia melapak bukan tanpa alasan. Selain karena dianggap aman untuk berjualan, menurut Maerah, Jalan Karanggetas juga sudah dikenal sebagai tempat untuk berjualan emas.

    “Orang sewilayah tiga Cirebon, memang sudah banyak yang tahu tentang penjual emas di sini memang banyak, baik penjual maupun pembelinya juga kebanyakan orang bener,” tutur Maerah.

    Disinggung mengenai mitos tentang Jalan Karanggetas. Maerah sendiri mempercayai mitos tersebut. Tetapi, Maerah mengembalikan kepercayaan mitos tersebut ke setiap orang masing-masing.

    “Kalau saya yang orang Cirebon percaya, cuman balik lagi ke setiap orang masing-masing, mau percaya atau tidak. Tapi cerita tentang mitos Jalan Karanggetas memang ada,” tutur Maerah.

    Maerah menceritakan, sebelum memberanikan diri membuka lapak jual beli emas, Maerah mempelajari terlebih dahulu tentang seluk beluk dunia emas selama satu tahun penuh. “Belajar dahulu lama sekitar setahun sama temen, ikut dulu sama temen sampai paham terus teliti, kalau emas tuh nggak bisa sembarangan jual-jual saja,” tutur Maerah.

    Asal-usul Mitos Jalan Karanggetas

    Menurut pegiat sejarah Cirebon, Putra Lingga Pamungkas, mitos Jalan Karanggetas berasal dari kisah Syekh Magelung Sakti, tokoh yang memiliki kesaktian yang tinggi dan rambut yang panjang. Konon, saking saktinya, rambut panjang Syekh Magelung Sakti sampai tidak bisa dipotong.

    Hingga suatu hari, Syekh Magelung Sakti membuka sayembara berisi barangsiapa yang berani menandingi kesaktian nya, maka akan ia angkat sebagai gurunya. Tantangan tersebut didengar oleh Sunan Gunung Jati yang kala sedang menyebarkan agama Islam di Cirebon.

    Akhirnya, bertemulah Sunan Gunung Jati dan Syekh Magelung Sakti di Jalan yang sekarang bernama Jalan Karanggetas. Di jalan tersebut, oleh Sunan Gunung Jati, rambut Syekh Magelung Sakti dipotong hanya dengan menggunakan dua jari. Oleh Sunan Gunung Jati, rambut tersebut dimakamkan di Karanggetas.

    Menurut Lingga, pesan moral yang dapat diambil dari mitos Jalan Karanggetas adalah jangan menjadi orang yang sombong, angkuh dan memiliki niat yang buruk. Karena mitos tersebut berasal dari tokoh antagonis.

    “Kisah ini berawal dari tokoh antagonis bernama Syekh Magelung Sakti, tokoh sakti yang angkuh dan sombong ketika itu. Namun, kedigdayaannya berhasil dikalahkan oleh Sunan Gunung Jati,” tutur Lingga.

    Banyaknya toko emas di Jalan Karanggetas, menurut Lingga, tidak lepas dari konteks mitos Jalan Karanggetas itu sendiri.

    “Kenapa banyak toko emas, karena konteksnya pengusaha yang berjualan di situ berpikir tidak ada penjahat. Ketika ada penjahat yang ingin berbuat jahat maka kejahatannya akan runtuh,” pungkas Lingga.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cerita Air Terjun di Magelang, Konon Jadi Lokasi Legenda Jaka Tarub



    Magelang

    Di Magelang, Jawa Tengah ada satu air terjun yang dipercaya sebagai lokasi legenda Jaka Tarub bermula. Penasaran dengan ceritanya?

    Dikutip dari laman resmi Desa Tlogorejo Magelang, air terjun itu diketahui bernama air terjun Sekar Langit. Nama itu berasal dari bahasa Jawa.

    Kata ‘sekar’ berarti bunga dan ‘langit’ yang juga berarti langit dalam bahasa Indonesia. Jika diterjemahkan, sekar langit berarti bunga yang turun dari langit.


    Legenda Jaka Tarub di Air Terjun Sekar Langit

    Dikutip dari laman resmi Badan Otorita Borobudur, di balik keindahan Air Terjun Sekar Langit yang asri dan sejuk, tersimpan sebuah legenda yang menarik perhatian banyak orang. Legenda ini dikenal sebagai legenda Jaka Tarub.

    Konon, di telaga dekat air terjun tersebut, hiduplah seorang lelaki bernama Jaka Tarub. Ia terkenal karena memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Suatu hari, Jaka Tarub melihat para bidadari yang sedang mandi di telaga. Terpesona oleh kecantikan mereka, ia diam-diam mengintip dan mencuri selendang milik salah satu bidadari.

    Bidadari tersebut adalah Nawang Wulan. Selendang yang dicuri Jaka Tarub sangatlah penting, karena itulah satu-satunya alat yang memungkinkan para bidadari untuk terbang kembali ke kahyangan.

    Tanpa selendangnya, Nawang Wulan terpaksa tinggal di Bumi dan tidak bisa kembali. Dalam pencarian untuk mendapatkan kembali selendangnya, Nawang Wulan bertemu dengan Jaka Tarub.

    Alih-alih marah, keduanya akhirnya jatuh cinta dan membangun rumah tangga bersama, melahirkan seorang anak perempuan yang bernama Nawangsih.

    Air Terjun Sekar Langit kini menjadi saksi bisu dari kisah cinta Jakatarub dan Nawang Wulan. Banyak wisatawan datang bukan hanya untuk menikmati panorama alamnya yang menawan, tetapi juga untuk mendengarkan kisah yang melegenda ini.

    Mitos Awet Muda dan Enteng Jodoh

    Masyarakat setempat percaya bahwa air dari Sekar Langit memiliki khasiat khusus, terutama bagi para wanita. Konon, mandi di air terjun ini bisa membuat seseorang awet muda dan enteng jodoh.

    Mitos ini menarik wisatawan yang ingin mencoba peruntungan atau sekadar merasakan kesegaran air yang bersumber dari pegunungan di sana.

    Lokasi dan Cara Menuju ke Air Terjun Sekar Langit

    Air Terjun Sekar Langit terletak di RT 03 RW 01, Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Lokasinya kurang lebih 25 kilometer dari pusat Kota Magelang dan bisa ditempuh dengan perjalanan selama 45 menit.

    Untuk menuju ke sini, traveler bisa memulai perjalanan dari Alun-Alun Magelang. Ikutilah Jalan Alun-Alun Utara ke arah timur menuju Jalan Ahmad Yani.

    Setelah itu, lanjutkan perjalanan dengan mengikuti Jalan Pahlawan dan Jalan Raya Grabag-Magelang hingga mencapai Jalan Sunan Geseng di wilayah Grabag.

    Belok kanan ke Jalan Sunan Geseng, dan ikuti jalan tersebut sekitar 3,9 km. Air Terjun Sekar Langit akan berada di sebelah kiri jalan di kawasan Tlogorejo, Grabag, Magelang.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nikmati Liburan Akhir Tahun di Trans Studio Cibubur, Tiket Hanya Rp 195 Ribu!



    Depok

    Akhir tahun selalu menjadi momen yang dinanti untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Tahun ini, Trans Studio Cibubur menghadirkan berbagai pengalaman seru yang wajib masuk dalam agenda liburan Natal dan Tahun Baru 2025 kamu!

    Dengan harga tiket spesial, nikmati wahana mendebarkan dan pertunjukan spektakuler yang siap memanjakan kamu dan keluarga

    Kisah Memukau “Briana The Ice Princess”

    Mulai 21 Desember 2024, Trans Studio Cibubur menghadirkan pertunjukan “Briana The Ice Princess” di Amphitheater. Cerita tentang Briana, pewaris Kerajaan Glacia yang penuh keberanian dan kebaikan hati, akan membawa penonton dalam perjalanan emosional yang menginspirasi. Dengan aksi panggung dan visual memukau, pertunjukan ini menjadi pilihan sempurna untuk menikmati momen kebersamaan di akhir tahun.


    Atraksi yang Bikin Berdebar

    Trans Studio Cibubur juga menyuguhkan pertunjukan “S.W.A.T Raid,” aksi mendebarkan dengan efek spesial seperti ledakan, semburan air, hingga jatuhnya helikopter. Tak hanya itu, parade “The World of Imagination” akan menghibur pengunjung dengan karakter kerajaan, tarian khas Meksiko, dan penampilan dinosaurus yang menyapa langsung para penonton.

    Semua atraksi ini dirancang untuk memberikan pengalaman hiburan yang tak terlupakan.

    Wahana untuk Semua Usia

    Bagi pecinta wahana, Trans Studio Cibubur memiliki banyak pilihan. Rasakan sensasi mendebarkan di Pacific Rim, hadapi monster Kaiju, atau nikmati pengalaman indoor skydiving pertama di Jakarta dengan i-Fly Jakarta.

    Ada juga Snow Playground untuk bermain salju dan Science Center yang cocok bagi si kecil untuk belajar sambil bermain. Wahana Alien Taxi menawarkan petualangan unik di kegelapan dengan pemandangan bintang-bintang yang menakjubkan.

    Jam operasional Trans Studio Cibubur mulai dari pukul 11.00 hingga 18.00 WIB setiap hari.

    Jadikan akhir tahun ini lebih istimewa dengan berkunjung ke Trans Studio Cibubur. Waktunya menciptakan kenangan manis bersama orang-orang terdekat!

    Promo Liburan Akhir Tahun dengan Tiket Hanya Rp195 Ribu

    Semua keseruan ini bisa dinikmati dengan harga tiket spesial Rp 195.000 untuk periode 20 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Tiket tersedia secara online melalui www.transentertainment.com. Pastikan untuk mendapatkan tiketmu sebelum kehabisan!

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kisah Orang yang Terakhir Keluar dari Neraka Lalu Masuk Surga



    Jakarta

    Rasulullah SAW pernah menceritakan sebuah kisah yang sampai membuat beliau tertawa hingga tampak gigi gerahamnya. Kisah ini tentang orang terakhir yang keluar dari neraka dan terakhir masuk surga.

    Diceritakan dalam kitab An-Nihayah karya Ibnu Katsir dari riwayat Imam Muslim, pada hari kiamat, didatangkan seorang laki-laki lalu ditanya seluruh perbuatannya semasa di dunia. Laki-laki itu hanya bisa mengiyakan, tanpa memungkirinya, sementara dia sangat takut dosa-dosa besarnya akan diperlihatkan kepadanya.

    Namun, ternyata setiap keburukannya telah diganti dengan satu kebaikan. Laki-laki itu lalu berkata, “Ya Tuhanku, aku dulu telah melakukan beberapa hal, tapi tidak aku lihat di sini.”


    Abu Dzar yang meriwayatkan hadits tersebut mengatakan melihat Rasulullah SAW tertawa sampai kelihatan gigi gerahamnya saat menceritakan kisah laki-laki itu.

    Kisah ini turut diceritakan dalam riwayat Ath-Tabarani dari Abu Umamah. Dikatakan, seorang laki-laki menggelepar-gelepar di atas Shirath seperti anak yang dipukuli bapaknya. Dia ingin lari tetapi amalnya membuatnya tak bisa berkutik. Dia lantas memohon, “Ya Tuhanku, sampaikan hamba ke surga, dan selamatkan hamba dari neraka.”

    Allah SWT mengilhamkan kepadanya, “Hai hamba-Ku, jika Aku menyelamatkanmu dari neraka dan memasukanmu ke surga, apakah kamu akan mengaku di hadapan-Ku akan dosa-dosa dan kesalahan-kesalahanmu?”

    Orang itu mengatakan akan mengakui dosa-dosa dan kesalahannya jika diselamatkan dari neraka. Dia kemudian bisa melintasi Shirath, tapi dalam hatinya berkata, “Kalau aku mengaku kepada-Nya akan dosa-dosaku dan kesalahan-kesalahanku, niscaya Dia mengembalikan aku ke neraka.”

    Ketika Allah SWT memintanya mengakui dosa-dosanya, orang itu malah membantah dengan mengatakan masih punya jasa-jasa besar. Singkat cerita, Allah SWT kemudian memperlihatkan saksi-saksi atas apa yang diperbuatnya selama di dunia. Kulit pun berbicara.

    Allah SWT mengilhamkan kepadanya, “Hai hamba-Ku, Aku lebih tahu mengenai itu daripada kamu. Akulah di hadapan-Ku dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan, niscaya Aku ampuni kamu atas semua itu, dan Aku masukkan kamu ke surga.”

    Orang itu pun mengakui dosa-dosanya dan Allah SWT memasukannya ke surga.

    Kata Abu Umamah, Rasulullah SAW tertawa sampai kelihatan gigi gerahamnya seraya bersabda, “Orang ini adalah penghuni surga yang paling rendah derajatnya. Maka, apalagi orang lebih tinggi derajatnya.”

    Imam Ahmad dalam Musnad-nya juga meriwayatkan kisah orang yang dikeluarkan dari neraka. Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda,

    يَخْرُجُ أَرْبَعَةٌ مِنَ النَّارِ قَالَ أَبُو عِمْرَانَ أَرْبَعَةٌ قَالَ ثَابِتٌ رَجُلان فَيُعْرَضُونَ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ ثُمَّ يُؤْمَرُ بِهِمَا إِلَى النَّارِ قَالَ فَيَلْتَفِتُ أَحَدُهُمْ فَيَقُولُ أَي رَبِّ قَدْ كُنْتُ أَرْجُو إِذَا أَخْرَجْتَنِي مِنْهَا أَنْ لَا تُعِيدَنِي فِيهَا فَيُنْحِيهِ اللَّهُ مِنْهَا.

    Artinya: “Ada empat orang dikeluarkan dari neraka -Abu Imran mengatakan empat orang, sedang Tsabit mengatakan dua orang-lalu dihadapkan kepada Allah, kemudian keempat orang itu -atau kedua orang itu- disuruh dikembalikan ke neraka. Maka salah seorang dari mereka menoleh seraya berkata, “Ya Tuhan-ku, sungguh, tadinya aku berharap, apabila Engkau telah mengeluarkan aku dari neraka, bahwa Engkau tidak akan mengembalikan aku lagi ke sana.” Maka Allah pun melepaskan dari neraka. “

    Wallahu a’lam.

    (kri/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Nabi Yunus: Arab, Latin dan Terjemahannya


    Jakarta

    Nabi Yunus punya doa khusus saat dirinya sedang berada dalam kesulitan. Kala itu, ia memohon pertolongan kepada Allah SWT ketika dilahap oleh ikan paus.

    Mengutip buku Kumpulan Kisah & Doa Para Nabi karya Abi Abbari, kisah ini berawal saat Nabi Yunus marah dan kecewa pada penduduk Ninawa yang menyembah berhala. Karena tidak bisa dinasihati, Nabi Yunus memohon kepada Allah agar mereka dihukum.

    Nabi Yunus kemudian pergi meninggalkan kaumnya. Ia berlayar menggunakan kapal sampai akhirnya terjun ke laut.


    Allah SWT yang marah kepada Nabi Yunus kemudian mengutus seekor paus yang bernama Nun untuk menelannya. Nabi Yunus yang terjebak dalam perut ikan paus kemudian memohon ampun kepada Allah SWT.

    Setelah berdoa, Nabi Yunus dikeluarkan dari ikan paus dalam keadaan sakit. Ia dilembar ke darat hingga akhirnya kembali ke Ninawa.

    Nabi Yunus terkejut karena tidak adalagi berhala di sana. Orang-orang yang menentangnya telah beribadah kepada Allah SWT dan menanti kedatangan Nabi Yunus.

    Doa Nabi Yunus

    Menukil buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, berikut doa yang dipanjatkan oleh Nabi Yunus saat berada di dalam perut ikan paus.

    لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

    Latin: lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn

    Artinya: “Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim.”

    Doa ini tercantum dalam Al-Quran surat Al Anbiyaa ayat 87 yang berbunyi:

    وَذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَٰضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِى ٱلظُّلُمَٰتِ أَن لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

    Artinya: Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”. (Q.S Al Anbiyaa: 78).

    Keutamaan Doa Nabi Yunus

    Rasulullah SAW pernah mengamalkan doa Nabi Yunus ketika dirinya sedang bersedih. Hal ini berdasarkan riwayat dari Imam Muslim dan Imam Bukhari dari Ibnu Abas RA, Rasulullah SAW bersabda:

    لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

    Latin: Laailaaha illalloohul ‘azhiimil haliim, laa ilaaha illallohu robbul ‘arsyil ‘azhiim, laa ilaaha illalloohu robbus samaawaati wa robbul ardhi wa robbul ‘arsyil kariim

    Artinya: “Tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, Tuhan yang Mahaagung lagi Mahasantun, tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, Tuhan yang menguasai Arasy yang agung, Tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, Tuhan yang menguasai langit dan bumi dan menguasai Arasy yang agung.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Imam Thabrani mengatakan, doa Nabi Yunus dinamakan sebagai doa Al Kurb. Artinya doa kesedihan atau kesusahan. Para ulama salafus shalih disebut biasa mengamalkan bacaan doa ini. Mereka kemudian sepakat memberikan nama doa ini “Al Kurb” artinya doa kesedihan atau kesusahan.”

    (hnh/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisah Rasulullah dan Seorang Anak Yatim di Hari Raya Idul Fitri



    Jakarta

    Hari Raya Idul Fitri merupakan momen suka cita bagi seluruh umat Islam. Pasalnya, setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan sebulan penuh, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk merayakan Idul Fitri.

    Berkenaan dengan itu, terdapat sebuah kisah mengenai Rasulullah SAW dengan seorang anak yatim di hari Idul Fitri. Menukil dari buku Al-Qur’an Hadis Madrasah Ibtidaiyah oleh Fida’ Abdillah dan Yusak Burhanuddin, pada siang itu di sudut Kota Madinah ada sejumlah anak kecil yang bermain.

    Mereka mengenakan pakaian baru dan terlihat sangat gembira di hari raya. Namun, agak jauh dari mereka ada seorang anak yang tengah menangis dan bersedih hati.


    Rasulullah SAW yang melihat pemandangan itu lantas mendekati sang anak, beliau kemudian bertanya, “Wahai ananda, mengapa engkau tidak bermain seperti teman-temanmu itu?”

    Dengan air mata yang bercucuran, si anak menjawab, “Wahai Tuan, saya sangat sedih. Teman-teman saya gembira memakai pakaian baru dan saya tak punya siapa-siapa untuk membelikan pakaian baru,”

    Mendengar hal itu, Nabi SAW kembali bertanya terkait keberadaan orang tua dari sang anak. Ia lalu mengatakan bahwa ayahnya telah syahid karena berperang, sementara ibunya menikah lagi dan seluruh harta sang ayah dibawa oleh ayah tirinya. Anak itu juga mengaku diusir dari rumah.

    Rasulullah lantas segera memeluk dan membelai anak tersebut sambil berkata, “Wahai ananda, maukah engkau saya menjadi ayamu, Aisyah sebagai ibumu, dan Fatimah menjadi saudarimu?”

    Anak itu awalnya terkejut dan tampak gembira. Rasulullah SAW lalu membawanya ke rumah dan memberikan pakaian yang layak untuk si anak.

    Kisah ini juga diceritakan dalam kitab Durratun Nashihin oleh Syekh Utsman Hasan bin Ahmad as-Syakir al-Khuwairy, seorang ulama pada abad ke-13. Semula sang anak tidak mengetahui bahwa laki-laki tersebut adalah Nabi SAW, namun setelah menyadarinya anak tersebut berkata,

    “Bagaimana mungkin aku tidak senang wahai Rasulullah?” ujarnya.

    Setelah diberikan pakaian yang layak, anak tersebut kemudian kembali menemui teman-temannya. Dia tampak lebih bahagia dengan mengenakan pakaian yang baru.

    Melihat itu, teman-teman sebayanya bingung. Si anak lantas berkata, “Kemarin aku lapar, haus, dan yatim. Tetapi, sekarang aku bahagia karena Rasulullah SAW menjadi ayahku, Aisyah ibuku, Ali pamanku, dan Fatimah saudariku. Bagaimana aku tak bahagia?”

    Anak-anak lain yang mendengar pengakuan itu merasa iri. “Andai saja bapak kami syahid saat peperangan, pasti sudah seperti engkau,”

    Ketika Rasulullah SAW wafat, anak tersebut kembali yatim. Abu Bakar RA kemudian mengasuhnya.

    Kisah antara Rasulullah SAW dan anak yatim di Hari Raya Idul Fitri ini memberi pelajaran bahwa menyantuni, memelihara, dan mengasuh anak yatim merupakan tanggung jawab setiap muslim, sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad. Terlebih dalam sebuah hadits, beliau bersabda:

    “Aku dan orang yang mengurus (menanggung) anak yatim (kedudukannya) di dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan (kedua jarinya yaitu) telunjuk dan jari tengah serta agak merenggangkan keduanya,” (HR Imam Al-Bukhari)

    Hadits tersebut menunjukkan bahwa orang yang mengasuh anak yatim kelak akan menjadi tetangga Nabi Muhammad SAW di surga, sebagaimana diterangkan Syaikh Sa’ad Yusuf Mahmud Abu Aziz dalam Kitab Mausu’ah Al-Huquq Al-Islamiyah.

    Pengibaratan tersebut dimaksudkan balasan mulia bagi orang yang mengurus anak yatim, yakni lebih cepat masuk surga dan disediakan kedudukan tertinggi di dalamnya.

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com