Tag: kiwi

  • Daftar Diet Terbaik di 2024, BB Turun dan Tubuh Lebih Sehat

    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal merupakan dambaan banyak orang. Nah, salah satu cara agar berat badan bisa berkurang adalah dengan menerapkan program diet.

    Di 2024, banyak masyarakat yang mulai sadar akan kesehatan sehingga ingin menjaga berat badan tetap seimbang. Bagi mereka yang kelebihan berat badan bisa menjalankan diet sehat.

    Nah, ada sejumlah program diet terbaik di 2024 yang bisa dicoba. Penasaran apa saja daftar program dietnya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Daftar Diet Terbaik di 2024

    US News dan World Report mengumpulkan panel ahli medis dan nutrisi untuk mengungkap pola diet apa yang paling populer. Kemudian para ahli memeriksa setiap program diet untuk menentukan apakah program tersebut aman, bergizi, berkelanjutan, dan efektif untuk menurunkan berat badan.

    Dilansir situs Healthline, para ahli memutuskan ada tiga jenis diet terbaik di 2024, yakni diet Mediterania, diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), dan diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay). Diet Mediterania menempati urutan pertama dengan mendapatkan skor 85,1 persen.

    Sedangkan diet DASH ada di posisi kedua dengan skor mencapai 75,4 persen. Lalu di posisi ketiga ada diet MIND yang mendapatkan skor sebesar 60,7 persen.

    Menurut konsultan gizi Barbara Kovalenko, diet Mediterania dapat meningkatkan kesehatan jantung karena penekanannya pada lemak yang menyehatkan jantung, seperti minyak zaitun dan asam lemak omega-3.

    “Menerapkan pola makan ini dapat membawa berbagai manfaat kesehatan seperti peningkatan kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan fungsi otak,” kata Kovalenko dilansir Healthline

    “Diet ini memprioritaskan makanan utuh dan tidak diolah yang menyehatkan tubuh,” jelasnya.

    Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar diet terbaik di 2024 menurut laporan US News dan World Report:

    1. Diet Mediterania
    2. Diet DASH
    3. Diet MIND
    4. Diet Mayo Clinic
    5. Diet Flexitarian
    6. Diet WeightWatchers (WW)
    7. Diet Volumetrics
    8. Diet Anti-Peradangan dr. Weil
    9. Diet TLC
    10. Diet Vegan.

    Tips Diet Sehat untuk Pemula

    Bagi detikers yang baru memulai program diet, sebaiknya jangan langsung menerapkan pola diet ketat. Sebab, tak semua orang bisa menjalani program diet tersebut hingga tuntas.

    Daripada pola diet malah bikin menyiksa diri, sebaiknya kamu menerapkan diet sehat yang sederhana bagi pemula. Seperti apa pola dietnya? Simak dalam artikel ini.

    1. Perbanyak Makan Sayur dan Buah

    Tips yang pertama adalah dengan banyak mengkonsumsi sayur dan buah yang mengandung vitamin dan nutrisi tinggi. Beberapa buah yang baik dikonsumsi saat diet seperti pisang, apel, jeruk, melon, kiwi, alpukat, hingga pepaya.

    Sedangkan sayuran yang bisa kamu konsumsi saat sedang diet di antaranya bayam, brokoli, kale, wortel, hingga jamur. Khusus sayuran, sebaiknya diolah dengan cara direbus agar lebih sehat dan kandungan nutrisinya tidak hilang.

    2. Hindari Makanan Olahan

    Salah satu tantangan ketika sedang menjalani diet adalah mengkonsumsi makanan olahan. Perlu diingat, makanan olahan lebih banyak mengandung kalori dan rendah nutrisi, sehingga tidak baik jika dikonsumsi secara terus menerus.

    Selain itu, makanan olahan biasanya mengandung gula, garam, dan bahan pengawet dalam jumlah banyak. Jika dikonsumsi secara berlebihan maka bisa memicu gangguan kesehatan seperti penyakit jantung hingga kanker.

    3. Imbangi dengan Olahraga

    Diet tak hanya sekadar menjaga pola makan saja, tapi juga perlu diimbangi dengan olahraga rutin. Kamu bisa melakukan olahraga seperti jogging atau berjalan kaki sebanyak 5.000 langkah setiap hari.

    Meski terlihat sederhana, tapi jika dilakukan secara rutin maka cukup efektif dalam menurunkan berat badan sekaligus membuat tubuh jadi lebih sehat dan bugar.

    Itu dia daftar program diet terbaik di 2024. So, ingin menerapkan pola diet yang mana?

    (ilf/fds)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Rumus Hitung BMR dan Contoh Menu Diet Defisit Kalori Seminggu untuk Pemula


    Jakarta

    Menurunkan berat badan pada dasarnya mengikuti prinsip sederhana: berat akan turun ketika asupan energi yang masuk lebih sedikit daripada energi yang digunakan tubuh. Namun penerapannya tidak bisa digeneralisasi karena kebutuhan energi setiap orang berbeda yaitu dipengaruhi usia, tinggi badan, berat, tingkat aktivitas harian, hingga komposisi tubuh.

    Karena itu, defisit kalori sebaiknya dihitung berdasarkan kebutuhan pribadi, bukan sekadar mengurangi porsi makan tanpa arah. Untuk menghitung kebutuhan dasar, rumus yang paling sering digunakan adalah Harris-Benedict, yang memperkirakan berapa energi yang dipakai tubuh saat istirahat total atau Basal Metabolic Rate (BMR).


    Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

    Kebutuhan energi setiap orang tidak pernah sama. Tubuh memiliki ritme dan pengeluaran energinya sendiri, dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

    • Berat badan (BB)
    • Tinggi badan (TB)
    • Usia
    • Jenis kelamin
    • Aktivitas fisik

    Untuk memperkirakan kebutuhan dasar energi, digunakan rumus Harris-Benedict, yaitu:

    Pria

    BMR = 66,5 + (13.75 × berat/kg) + (5.003 × tinggi/cm) – (6.775 × usia)

    Wanita

    BMR = 655,1 + (9.563 × berat/kg) + (1.850 × tinggi/cm) – (4.676 × usia)

    Setelah mendapatkan angka BMR, hasilnya dikalikan dengan faktor aktivitas harian:

    • Aktivitas ringan = × 1.375
    • Aktivitas sedang = × 1.55
    • Aktivitas berat = × 1.725

    Dengan begitu, barulah terlihat berapa kebutuhan kalori total per hari. Defisit aman berada di kisaran 500-1.000 kkal dari kebutuhan tersebut, supaya tubuh tetap kuat menjalani aktivitas tanpa merasa terlalu lelah.

    Contoh Perhitungan: BB 60 kg, Usia 25 Tahun, TB 165 cm

    Jika Pria

    • 13.75 × 60 = 825
    • 5.003 × 165 = 825,5
    • 6.775 × 25 = 169,4

    BMR = 66,5 + 825 + 825,5 – 169,4 = 1.547,6 kkal

    Dengan aktivitas sedang:

    • Total kebutuhan = 1.547,6 × 1,55 = 2.398 kkal/hari
    • Target defisit: sekitar 1.400-1.900 kkal/hari

    Sebelum menentukan menu, penting untuk memastikan bahwa pola makan defisit kalori tetap bergizi dan seimbang. Defisit tidak berarti makan sangat sedikit, melainkan memilih makanan yang tepat agar tubuh tetap bertenaga. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan:

    1. Kebutuhan protein minimal 0,8 gram/KgBB/hari

    Protein membantu menjaga massa otot selama diet dan membuat kenyang lebih lama. Untuk orang dengan berat badan 60 kg, misalnya, kebutuhan minimalnya sekitar 48 gram per hari. Dalam menu diet, asupan protein seringkali dinaikkan sedikit untuk membantu rasa kenyang, tetapi batas minimal ini tetap menjadi dasar.

    2. Pembatasan lemak jenuh

    Lemak tetap diperlukan, tetapi pilih sumber yang lebih sehat seperti ikan, kacang-kacangan, alpukat, atau minyak zaitun. Lemak jenuh dari makanan goreng, daging berlemak, atau santan pekat sebaiknya dibatasi karena bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Total lemak dalam sehari tetap harus proporsional agar tidak berlebihan.

    3. Karbohidrat tidak boleh kurang dari 100 gram per hari

    Karbohidrat adalah sumber energi utama. Jika jumlahnya terlalu rendah, tubuh bisa mengalami gangguan metabolik dan memproduksi keton secara berlebihan, yang berisiko memicu peningkatan asam urat. Karena itu, meski sedang defisit kalori, karbohidrat tetap perlu dipertahankan dalam jumlah cukup, terutama dari sumber tinggi serat seperti nasi merah, ubi, oatmeal, dan buah.

    4. Serat 20-35 gram per hari

    Serat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dan menjaga kesehatan pencernaan. Menu diet yang terlalu rendah serat biasanya membuat perut cepat lapar, memicu ngemil berlebihan. Itulah kenapa menu yang disajikan banyak memanfaatkan sayur, buah, whole grain, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

    Hari 1 – 1.500 kkal

    • Sarapan: Oatmeal + irisan pisang + chia seed
    • Snack 1: Apel + almond
    • Makan siang: Ayam panggang, nasi merah, brokoli kukus
    • Snack 2: Yoghurt plain + potongan pepaya
    • Makan malam: Sup sayur + tahu kukus

    Estimasi gizi: 1.500 kkal | Protein 85 g | Lemak 42 g | Karbo 200 g | Serat ±28 g

    Hari 2 – 1.650 kkal

    • Sarapan: Smoothie bayam-nanas-yoghurt + oat 2 sdm
    • Snack 1: Pir + 1 potong keju rendah lemak
    • Makan siang: Ikan kukus, nasi, tumis buncis
    • Snack 2: Edamame rebus
    • Makan malam: Telur orak-arik + salad sayur

    Estimasi gizi: 1.650 kkal | Protein 95 g | Lemak 45 g | Karbo 230 g | Serat ±30 g

    Hari 3 – 1.700 kkal

    • Sarapan: Roti gandum 2 lbr + telur rebus + alpukat
    • Snack 1: Pisang + kacang tanah
    • Makan siang: Nasi merah + tempe rebus + capcay
    • Snack 2: Buah beri + yoghurt
    • Makan malam: Jagung rebus + telur

    Estimasi gizi: 1.700 kkal | Protein 90 g | Lemak 50 g | Karbo 240 g | Serat ±32 g

    Hari 4 – 1.550 kkal

    • Sarapan: Greek yoghurt + granola + stroberi
    • Snack 1: Wortel & mentimun
    • Makan siang: Dada ayam kukus, kentang panggang, wortel
    • Snack 2: Kiwi + kacang mete
    • Makan malam: nasi +Tahu kukus dengan taburan bawang putih & sedikit kecap asin

    Estimasi gizi: 1.550 kkal | Protein 88 g | Lemak 40 g | Karbo 210 g | Serat ±29 g

    Hari 5 – 1.800 kkal

    • Sarapan: Smoothie bowl mangga + oat + chia
    • Snack 1: Jeruk + almond
    • Makan siang: Salmon panggang + nasi merah + tumis bayam
    • Snack 2: Edamame
    • Makan malam: Sup miso + tofu

    Estimasi gizi: 1.800 kkal | Protein 100 g | Lemak 55 g | Karbo 240 g | Serat ±33 g

    Hari 6 – 1.600 kkal

    • Sarapan: Omelet sayur besar
    • Snack 1: Buah naga + yoghurt
    • Makan siang: Nasi jagung + ayam suwir + sayur bening
    • Snack 2: Pisang + chia seed 1 sdt
    • Makan malam: Nasi + Salad tuna olive oil ringan

    Estimasi gizi: 1.600 kkal | Protein 92 g | Lemak 48 g | Karbo 220 g | Serat ±27 g

    Hari 7 – 1.750 kkal

    • Sarapan: Oat pancake + madu tipis
    • Snack 1: Pear + kacang almond
    • Makan siang: Sapi slice tumis paprika + nasi merah
    • Snack 2: Yoghurt + buah beri
    • Makan malam: Sup tomat + telur rebus

    Estimasi gizi: 1.750 kkal | Protein 98 g | Lemak 52 g | Karbo 235 g | Serat ±30 g

    Tips Lainnya

    Menurunkan berat badan tidak cukup hanya mengandalkan diet saja. Pola makan yang teratur memang menjadi fondasi, tetapi tubuh juga membutuhkan gerak agar pembakaran energi berlangsung lebih optimal. Aktivitas fisik yang dianjurkan berada di kisaran 150-420 menit per minggu, baik berupa jalan cepat, latihan kekuatan, maupun olahraga yang nyaman dilakukan secara konsisten.

    Selain itu, memperbaiki perilaku makan berperan besar dalam keberhasilan jangka panjang. Hal sederhana seperti menggunakan alat makan yang lebih kecil, mengunyah lebih lama, serta menghindari kebiasaan makan sambil menatap layar ponsel atau TV dapat membantu tubuh lebih peka terhadap rasa kenyang. Pola makan yang lebih mindful ini membuat proses diet terasa lebih alami dan tidak memaksa.

    Dengan kombinasi asupan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, dan kebiasaan makan yang lebih sadar, defisit kalori dapat berjalan lebih stabil dan membantu berat badan turun dengan cara yang sehat.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkan


    Jakarta

    Berbagai buah memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Tapi ahli diet yang satu ini bagikan cara aneh agar buah kiwi lebih banyak manfaatnya untuk tubuh.

    Ahli diet bernama Mickala Parsley baru-baru ini membagikan tips makan buah yang belum banyak orang tahu. Lewat akun TikTok @WebMD (13/09), ia menjelaskan tips makan buah kiwi.

    Buah dengan ciri khas cangkangnya yang berbulu ini sudah menjadi camilan sehat yang dikonsumsi orang-orang. Namun, biasanya orang-orang mengupas buah kiwi dan membuang bagian kulitnya.


    Di sini lah Parsley menjelaskan bahwa tips makan buah kiwi yang benar adalah dengan memakan kulitnya. Karena kulit atau cangkang kiwi bisa menambah serat serta vitamin tambahan untuk tubuh.

    “Tahukah Anda bahwa kulit kiwi bisa dikonsumsi? Anda harus mencobanya, karena buah kiwi sendiri merupakan sumber nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Ada kandungan vitamin K, vitamin C, vitamin E, folat, kalium dan kalsium,” jelas Parsley.

    Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang MenyehatkanAhli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkan Foto: Site News

    “Sehingga ketika Anda mengonsumsi kulit kiwi, secara siginifikan itu akan meningkatkan asupan nutrisi untuk tubuh. Selain itu bisa menambah nutrisi seerat, folat, vitamin E dan meningkatkan kandungan serat sampai 50%,” lanjut Parsley.

    Parsley menyarankan buah ini bagus untuk orang-orang yang kekurangan serat.

    “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memakan dua kiwi sehari membantu melancarkan buang air besar, bahkan bagi mereka yang menderita IBS (iritasi usus besar), yang berarti ini juga bisa menjadi alternatif alami yang sangat baik untuk pencahar.”

    Ia menambahkan bahwa jika beberapa orang terganggu oleh “ekstur dan bulu dari kulit kiwi yang berwarna hijau standar, bisa ganti ke buah kiwi emas atau kuning.

    Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang MenyehatkanAhli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkan Foto: Site News

    “Kulitnya jauh lebih halus, dan tetap akan memberi Anda manfaat tersebut,” pungkas Parsley.

    Disebutkan bahwa biji kiwi pertama kali berpindah dari China ke Selandia Baru sekitar awal abad ke-20. Buah ini awalnya dikenal sebagai ‘gooseberry’, sebelum diganti namanya sekitar setengah abad kemudian dan mulai meroket popularitasnya pada tahun 1970-an sampai sekarang.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Jangan Dikupas, Begini Cara Sehat Makan Kiwi Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Kiwi termasuk buah yang sangat kaya akan vitamin C tinggi. Seorang ahli gizi mengungkapkan cara yang tepat mengonsumsinya agar manfaatnya terasa maksimal.

    Kiwi memiliki bentuk buat lonjong mirip sawo. Hanya saja kulit kiwi berbulu sangat halus. Kiwi berwarna hijau atau kuning keemasan ini memiliki rasa yang asam segar.

    Biasanya kiwi dinikmati dengan cara menyantapnya langsung atau dijadikan campuran smoothies atau salad. Menurut Fatsecret, dalam 100 gram kiwi mengandung 61 kcal, 15 gram karbohidrat, 312 mg potassium, 3 mg sodium, 9 gram gula, 3 gram serat, 1,1 gram protein, zat besi, vitamin C 154 persen, dan lainnya.


    Dilansir dari Food NDTV (17/9), Dr Amy Shah, selaku dokter dan ahli gizi mengungkapkan cara mengonsumsi kiwi yang tepat. Cara mengonsumsi kiwi ini dapat memaksimalkan manfaat yang tersimpan di dalamnya.

    Berikut cara makan kiwi yang tepat:

    1. Makan Kiwi Bersama Kulitnya

    Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkankiwi Foto: Site News

    Dr Amy Shah menjelaskan bahwa cara makan kiwi yang tepat adalah mengonsumsi semuanya beserta kulitnya. Ia menjelaskan bahwa makan kiwi beserta kulitnya itu dapat meningkatkan serat hingga 50 persen.

    Kulit kiwi ini juga dapat meningkatkan kadar folat (vitamin B9) sebesar 34 persen dari jumlah harian. Begitu juga dengan meningkatkan vitamin E.

    Kamu bisa memilih kiwiyang berbulu sangat halus. Dengan begitu menyantapnya tak akan terasa aneh, apalagi jika ini pertama kali menyantap kiwi berikut kulitnya.

    Namun, untuk beberapa orang kerap merasakan gatal saat makan kiwi beserta kulitnya. Menurut Dr Amy kemungkinan hal itu karena reaksi silang serbuk sari.

    Mereka yang alergi terhadap serbuk sari mungkin juga alergi terhadap kulit kiwi. Jadi, jika kamu mengalami reaksi tersebut sebaiknya kupas kulit kiwi sebelum memakannya.

    2. Alasan Kiwi Baik untuk Diet

    Bagi pelaku diet, kiwi sangat baik dikonsumsi secara rutin. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisinya yang kaya.

    Menurut Harvard Health, 1 buah kiwi menyediakan hampir semua (80 persen) kebutuhan vitamin C harian orang dewasa. Dr Amy menjelaskan bahwa kiwi dapat meningkatkan suasana hati dan mengatasi sembelit.

    Buah ini sangat bermanfaat bagi wanita dalam rentang usia perimenopause (32-55 tahun). Kiwi juga diketahui sebagai sumber serat, antioksidan, dan vitamin K yang baik.

    3. Kombinasi Kiwi dengan buah dan sayuran

    Selain dikonsumsi secara utuh, kiwi dapat dijadikan sajian yang nikmat. Salah satunya dibuat menjadi salad.

    Racikan salad kiwi ini akan pas jika dikombinasikan dengan buah delima. Campurkan kedua buah dalam semangkuk salad yang lezat, berikan saus jeruk dan daun mint agar rasanya semakin kaya.

    Kiwi juga bisa diracik menjadi smoothies yang segar dan menyehatkan. Kamu bisa mencampurkan kiwi, bayam, apel, dan pir secara bersamaan. Tambahkan juga madu sesuai selera untuk pemanisnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Cegah Sembelit! Konsumsi 5 Makanan Tinggi Serat untuk Melancarkan BAB


    Jakarta

    Sembelit menjadi kondisi yang tak nyaman bagi tubuh. Mengonsumsi asupan kaya serat dan air salah satu solusi yang paling ampuh untuk mengatasi sembelit.

    Sembelit adalah kondisi seseorang sulit buang air besar (BAB). Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, seperti kurang minum air, kurang aktivitas fisik, dan kurang asupan serat.

    Dr Mikhail Yakubov, ahli gizi dari Manhattan Gastroenterology, menjelaskan sembelit dapat diobati secara alami, yakni dengan mengonsumsi makanan kaya serat dan tinggi kadar air.


    Dikutip dari NY Post (3/7) berikut 5 makanan untuk melancarkan BAB:

    1. Kiwi

    Duh! Suami Ini 'Ilfeel' Lihat Cara Istri Makan Buah Kiwi!Buah kiwi mengandung serat larut dan serat tidak larut. Foto: Site News

    Menurut Dr Mikhail Yakuboc, buah kiwi bagus untuk kesehatan usus. Buah berbulu ini kaya akan serat larut dan tidak larut.

    Selain itu, kiwi juga mengandung enzim yang disebut actinidin. Enzim tersebut berperan untuk membantu merangsang pencernaan. Dr Mikhail menyarankan untuk makan 1-2 buah per hari.

    “Kiwi merupakan pilihan yang baik karena rendah gula dan tidak menyebabkan kembung, seperti beberapa buah lainnya,” ujar Dr Mikhail.

    2. Chia Seed

    Meskipun ukurannya kecil-kecil, chia seed atau biji chia memiliki manfaat yang berkali-kali lipat dari ukurannya. Chia seed dapat membentuk zat seperti gel yang menambah volume dan melunakkan tinja.

    Dr Mikhail menjelaskan chia seed kaya akan omega-3 dan serat. Kandungan seratnya dapat membantu meningkatkan pergerakan usus dan proses buang air besar.

    Dr Mikhail menyarankan untuk menambahkan 2 sendok makan chia seed ke dalam air, yogurt, atau smoothie. Pastikan untuk mendiamkan setidaknya selama 10 menit agar mengambang sebelum dimakan.

    Makanan untuk melancarkan BAB ada di halaman berikutnya.

    3. Kopi

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein pada kopi mampu merangsang otot-otot untuk melancarkan BAB. Foto: Ilustrasi iStock

    Minum secangkir kopi di pagi hari ampuh melancarkan BAB. Kafein yang terkandung merangsang otot-otot usus besar, sehingga proses BAB lancar.

    “Secangkir kopi di pagi hari dapat membantu menstimulasi kerja usus,” tutur Dr Mikhail.

    Namun Dr Mikhail memperingatkan jika terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat memiliki efek dehidrasi. Kondisi ini dapat memicu sembelit, sehingga perhatikan asupan kopi per hari.

    4. Bayam

    Sayur bayam memiliki kadar air yang tinggi sekitar 90-95%. Selain itu, bayam merupakan sumber magnesium yang baik sehingga membantu menarik air ke dalam usus.

    Dr Mikhail menjelaskan bahwa bayam juga mengandung dengan serat dan zat besi. Dua nutrisi tersebut sangat penting untuk mengatasi sembelit yang dikaitkan dengan anemia.

    “Serat pada bayam akan menambah massa dan melunakkan tinja, sehingga lebih mudah dikeluarkan,” tutur Dr Mikhail.

    5. Oatmeal

    Sarapan Oatmeal Bisa Kendalikan Kolesterol? Ini 5 FaktanyaOatmal mengandung serat. Foto: Getty Images/Creativeye99

    Oatmeal bisa menjadi menu sarapan yang ideal. Oatmeal mengandung banyak serat larut, terutama beta-glukan yang akan melunakkan tinja dengan menarik air ke dalam usus.

    Sebuah penelitian terbaru menemukan manfaat mengonsumsi oatmeal secara teratur dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan obesitas.

    “Namun hindari oatmeal kemasan yang diolah secara berlebihan, karena oatmeal kemasan seringkali mengandung gula tambahan yang dapat memperlambat gerakan,” saran Dr Mikhail.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com