Tag: kk

  • Cara Daftar Antrean KJP Pasar Jaya di https://antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id/


    Jakarta

    Pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus merupakan salah satu penerima manfaat Program Pangan Bersubsidi. Program ini merupakan penyediaan dan distribusi pangan dengan harga murah untuk masyarakat tertentu.

    Program tersebut dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Pemerintah Provinsi Jakarta. Bahan makanan dapat dibeli di Jakmart, Jakgrosir, dan Mini Distribution Center (DC) Perumda Pasar Jaya menggunakan saldo KJP yang telah cair.

    Sebagai informasi, pencairan KJP Plus tahap II 2025 bulan September dilakukan bertahap mulai 5 November 2025.


    Pelaksanaan distribusi pangan bersubsidi ini dilakukan pada Januari hingga Desember tahun berjalan. Masyarakat pemegang KJP bisa langsung mengambil makanan bersubsidi ini ketika dana KJP Plus diterima.

    Meski begitu, sebaiknya masyarakat mengambil anytian KJP terlebih dulu untuk mengurangi lonjakan kerumunan.

    Link antrean KJP Pasar Jaya agar bisa mendaftar program pangan bersubsidi adalah:

    https://antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id/

    • Adapun ketentuan yang perlu diketahui sebelum mengantre adalah sebagai berikut:
    • Pendaftaran melalui https://antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id/.
    • Pendaftaran online dapat diakses pada 07.00-17.00 WIB.
    • Pengambilan barang pada H+1 setelah mendaftar dan nomor QR code antrean tercetak.
    • Antrean online hanya untuk di lokasi yang tertera dan hanya untuk satu kali pengambilan.
    • Pengambilan pangan bersubsidi dapat dilakukan pada 08.00-17.00 WIB, tapi disesuaikan dengan stok yang tersedia.
    • Membawa kelengkapan dokumen saat mengambil pangan bersubsidi.

    Cara Daftar Antrean KJP Pasar Jaya

    • Akses https://antriankjp.pasarjaya.co.id/
    • Cek tanggal pengambilan, yakni satu hari setelah mendaftar
    • Pilih kota pengambilan di kotak “Wilayah Pengambilan”
    • Pilih “Lokasi Pengambilan”
    • Akan muncul status sisa kuota
    • Masukkan nomor kartu keluarga (KK)
    • Masukkan nomor induk kependudukan sesuai yang ada di KK
    • Masukkan nomor kartu ATM
    • Masukkan angka yang tertera di “Captcha”
    • Klik kotak pernyataan data sudah benar
    • Tekan “Simpan”
    • Bawa fotokopi KK serta kartu KJP sesuai data yang didaftarkan
    • Cek dan pastikan saldo KJP cukup
    • Jangan membawa anak di bawah 12 tahun ke lokasi pengambilan sembako.

    Harga Pangan Bersubsidi

    • Daging ayam per ekor Rp 8 ribu
    • Telur ayam per 1 tray Rp 30 ribu
    • Daging sapi per 1 kg Rp 35 ribu
    • Ikan kembung per 1 kg Rp 13 ribu
    • Susu per 1 karton isi 24 pcs Rp 30 ribu
    • Beras per pak (5 kg) Rp 30 ribu.

    Lokasi pengambilan pangan bersubsidi juga bisa dicek di https://www.jakarta.go.id/page/program-pangan-bersubsidi-tahun-2025.

    Demikian cara daftar antrean KJP Pasar Jaya. Baca ketentuannya dengan saksama ya!

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Cara Cek Bantuan PIP Lewat HP, Mudah dan Cepat



    Jakarta

    Pengecekan bantuan PIP Kemendikdasmen kini bisa dicek melalui layar ponselmu. Mudah dan cepat, bagaimana cara cek bantuan PIP lewat HP?

    Seperti diketahui, Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan uang tunai yang diberikan pemerintah untuk memperluas akses dan kesempatan belajar. Program ini dirancang untuk membantu siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk membiayai pendidikannya.

    Setiap tahunnya, PIP dicairkan dalam tiga termin ke rekening masing-masing siswa. Untuk mengetahui dana ini sudah cair atau belum, siswa perlu memastikan apakah dirinya merupakan penerima atau bukan.


    Pengecekan bisa dilakukan secara mudah melalui ponsel atau handphone (HP) peserta. Bagaimana caranya? Berikut informasinya.

    Cara Cek PIP Lewat HP

    Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah menyatakan jika pencairan PIP bisa dicek melalui laman SIPINTAR dengan alamat https://pip.kemdikbud.go.id/home_v1. Melalui SIPINTAR, masyarakat dapat mendapat informasi penyaluran PIP.

    Adapun langkah-langkahnya yakni:

    Buka browser atau peramban di HP masing-masing
    Buka https://pip.kemdikbud.go.id/home_v1
    Gulir ke bawah sampai bertemu fitur “Cari Penerima PIP”
    Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan NIK siswa
    Jumlahkan hasil perhitungan sebagai kode keamanan
    Klik tombol Cek Penerima PIP
    Laman akan memunculkan nama siswa yang terdata sebagai penerima PIP beserta status dananya.

    Cara Aktivasi Rekening dan Pengambilan Dana PIP

    Dana PIP bisa diambil jika peserta sudah mengaktifkan rekening PIP. Cara mengaktifkannya adalah:

    Siapkan kartu identitas diri seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP
    Kunjungi bank penyalur dana PIP yakni BNI, BSI, dan BRI
    Ikuti proses aktivasi rekening sesuai tata cara yang ditunjukkan petugas bank
    Cek saldo rekening untuk memastikan apakah dana PIP sudah masuk setelah rekening diaktifkan.

    Bila dana sudah masuk, peserta bisa menarik dana bantuan PIP dengan cara:

    Kunjungi teller bank penyalur BNI, BSI, dan BRI untuk penarikan dana
    Berikan buku tabungan atau kartu bank debit kepada teller
    Tunggu proses pengambilan dana
    Dana juga bisa diambil melalui mesin ATM terdekat tempat tinggal peserta didik
    Cukup masukkan kartu debit ke mesin ATM dan ikuti petunjuk yang ada di layar.

    Besaran Dana PIP 2025

    Besaran dana PIP berbeda di setiap jenjang pendidikan, berikut rinciannya:

    Jenjang SD, SDLB, dan Paket A

    Kelas 1 pada semester ganjil: Rp 225 ribu
    Kelas 2-6 pada semester ganjil: Rp 450 ribu
    Kelas 1-5 pada semester genap: Rp 450 ribu
    Kelas 6 pada semester genap: Rp 225 ribu

    Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B

    Kelas 7 pada semester ganjil: Rp 375 ribu
    Kelas 8-9 pada semester ganjil: Rp 750 ribu
    Kelas 7-8 pada semester genap: Rp 750 ribu
    Kelas 9 pada semester genap: Rp 375 ribu

    Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C

    Kelas 10 pada semester ganjil: Rp 900 ribu
    Kelas 11-12 pada semester ganjil: Rp 1,8 juta
    Kelas 10-11 pada semester genap: Rp 1,8 juta
    Kelas 12 pada semester genap: Rp 900 ribu

    Dana PIP Kemendikdasmen bisa digunakan untuk:

    Membeli seragam sekolah.
    Membeli buku dan alat tulis.
    Membeli sepatu sekolah, tas sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya.
    Uang ongkos ke sekolah.
    Uang saku siswa.
    Kursus atau les siswa.
    Biaya praktik dan keperluan magang/penempatan kerja.

    Jadwal Pencairan Dana PIP

    Termin 1: Februari-April tahun berjalan
    Termin 2: Mei-September tahun berjalan
    Termin 3: Oktober-Desember tahun berjalan

    Demikian cara mengecek dana PIP melalui HP. Mudah bukan?

    (nir/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Guru dan Tenaga Kependidikan 2025 Dibuka!


    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah membuka pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Beasiswa jenjang S1/D4 guru dan S1/D4 calon guru ini dibuka pada 18-27 September 2025.

    Bagi guru yang ingin meningkatkan kompetensi, simak kriteria penerima hingga persyaratannya berdasarkan pedoman resminya ya!

    Kriteria Program Studi yang Diampu

    1. BPI D4/S1 Calon Guru diberikan kepada peserta calon guru untuk kategori program studi:


    • Pendidikan anak usia dini
    • Pendidikan sekolah dasar
    • Pendidikan khusus/pendidikan luar biasa
    • Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan
    • Mata pelajaran kejuruan pada sekolah menengah kejuruan
    • Bimbingan konseling.

    2. BPI D4/S1 untuk guru diberikan bagi pendidik dengan kategori:

    • Mata pelajaran umum jenjang SMA dan SMK
    • Mata pelajaran kejuruan
    • Pendidikan luar biasa.

    Syarat Umum Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)

    1. Syarat D4/S1 Calon Guru

    • WNI, dibuktikan dengan kartu identitas berupa KTP atau KK
    • Belum berusia 30 tahun ketika mendaftar
    • Diterima sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi pada program studi sesuai kategori
    • Mempunyai ijazah atau surat keterangan lulus (SKL) dan transkrip jenjang pendidikan sebelumnya
    • Belum pernah atau tidak sedang menjalankan pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi S1 atau D4
    • Tidak sedang menerima beasiswa yang bersumber dari pembiayaan lain.

    2. Syarat Umum D4/S1 Guru

    • WNI, dengan dibuktikan melalui KTP atau KK
    • Belum berusia 47 tahun saat mendaftar, bagi guru mata pelajaran umum jenjang SMA/SMK negeri atau swasta
    • Belum berusia 50 tahun saat mendaftar bagi guru mata pelajaran kejuruan
    • Belum berusia 55 tahun saat mendaftar bagi guru pendidikan luar biasa
    • Terdata sebagai guru minimal 3 tahun di Dapodik
    • Diterima sebagai mahasiswa baru pada program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di perguruan tinggi dan prodi terakreditasi minimal B/baik sekali, yang terdaftar dalam sistem informasi Sierra Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
    • Menempuh pendidikan pada prodi sesuai mapel/jurusan yang diampu sebagai guru
    • Mempunyai ijazah atau surat keterangan lulus dan transkrip jenjang pendidikan sebelumnya
    • Belum pernah atau tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang S1/D4
    • Tidak sedang menerima beasiswa yang bersumber dari pembiayaan lain.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia

    • Pendaftaran: 18-27 September 2025
    • Seleksi administrasi dan substansi: Cek melalui situs https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Pengumuman hasil seleksi tahap administrasi dan substansi: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Seleksi wawancara: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Pengumuman hasil seleksi substansi/wawancara: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Pembekalan dan penjelasan teknis tanda tangan kontrak: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id

    Informasi lain mengenai Beasiswa Pendidikan Indonesia 2025 bisa dilihat di SINI.

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • 5 Beasiswa untuk Pelajar SMA/SMK, Dapat Uang Saku Bulanan-SPP



    Jakarta

    Beasiswa adalah bantuan pendidikan yang jadi incaran banyak pelajar. Beasiswa dapat meringankan beban dalam membayar uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) atau uang jajan di sekolah.

    Bagi pelajar SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya, kini tersedia lima program beasiswa unggulan yang menawarkan bantuan SPP sekaligus uang saku bulanan. Beasiswa-beasiswa ini ditujukan bagi siswa berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu.

    Dengan mendaftar dan memenuhi syarat yang ditentukan, pelajar dapat memperoleh kesempatan belajar lebih luas tanpa kekhawatiran soal biaya. Apa saja beasiswa yang berlaku untuk pelajar SMA/SMK? Ini daftarnya.


    Daftar Beasiswa untuk Pelajar SMA/SMK

    1. Program Indonesia Pintar

    Program Indonesia Pintar (PIP) adalah beasiswa yang disediakan pemerintah untuk siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. PIP memberikan uang bantuan kebutuhan sekolah.

    Pada tahun 2025, besar bantuan PIP untuk jenjang SMA/SMK sebesar Rp 1,8 juta (kelas 10 dan 11) dan Rp 900 ribu (kelas 12). Apa saja syarat menerima PIP?

    Syarat utama daftar beasiswa PIP adalah berasal dari keluarga tidak mampu. Itulah tujuan digelontorkannya beasiswa PIP, untuk menekan angka putus sekolah.

    Selain itu, selama mendaftar PIP siswa harus memiliki nomor induk pokok siswa (NISN) dan nomor induk kependudukan (NIK). Cara daftar dan ketentuan lain terkait PIP bisa detikers lihat pada laman https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1

    2. KJP Plus

    Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus adalah bantuan pendidikan yang disalurkan Pemerintah Provinsi Jakarta untuk siswa dengan ekonomi kurang mampu. KJP memberikan bantuan untuk tambahan SPP atau uang jajan siswa.

    Besar dana KJP Plus untuk jenjang SMA/SMK negeri senilai Rp 420 ribu per bulan untuk dana personal. Sementara itu, siswa dari SMA/SMK swasta mendapatkan Rp 290 ribu per bulan.

    Pendaftaran KJP Plus bisa dilakukan oleh pihak sekolah. Untuk melihat status penerima KJP Plus, detikers bisa mengeceknya di https://kjp.jakarta.go.id/public/cekStatusPenerima.php

    3. Beasiswa DataPrint

    Beasiswa DataPrint berlaku bagi pelajar SMP/SMA/SMK serta mahasiswa. Lewat beasiswa ini, pelajar akan mendapatkan dana hingga Rp 500 ribu dalam satu kali periode.

    Beasiswa ini digelontorkan sebagai program CSR (Corporate Social Responsibility atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) DataPrint. Pada tahun 2025 adalah sebanyak 15 orang penerima per periode dengan total empat periode.

    Untuk mendapatkan beasiswa, pelajar harus memenuhi syarat administrasi tertentu dan membuat essay. Beasiswa periode 2 telah ditutup pada 13 Juli 2025.

    Jika detikers tertarik untuk daftar Beasiswa DataPrint di periode selanjutnya, bisa memantau informasi pembukaan pada laman http://beasiswadataprint.com/

    4. Beasiswa BCA

    BCA selalu menggelontorkan dana bantuan pendidikan baik untuk siswa SMA/SMK hingga mahasiswa. Contohnya Beasiswa BCA Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) dan Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI).

    Beasiswa tersebut berlaku bagi siswa SMA.SMK/MA/MAK. Dengan beasiswa itu, siswa bisa mendapatkan uang saku bulanan, uang untuk makan siang, buku pembelajaran hingga laptop bagi beberapa awardee.

    Tak hanya itu, BCA akan menyediakan asrama gratis bagi siswa yang bersekolah di luar kota. Syarat daftar beasiswa ini adalah berusia maksimal 19 tahun, siswa aktif di tahun berjalannya beasiswa, dan memiliki rata-rata nilai rapor 75.

    Jika penasaran dengan beasiswa ini, detikers bisa mengulik lebih lengkap pada laman https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca

    5. Beasiswa Grab

    Selama beberapa tahun ini, perusahaan Grab mengeluarkan dana cuma-cuma untuk membantu pendidikan anak di Indonesia. Terutama siswa SMA/SMK/MAK.

    Beasiswa Grab bisa dicoba oleh anak dari mitra Grab serta masyarakat umum. Siswa nantinya akan mendapatkan uang saku yang diberikan satu kali dengan nominal tertentu.

    Syarat beasiswa Grab tahun ini, siswa harus mempunyai rata-rata nilai rapor 90. Selain itu siswa juga harus memenuhi syarat administrasi seperti Kartu Keluarga (KK) dan sebagainya.

    Informasi lebih detail tentang beasiswa Grab bisa dilihat di https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab/

    Demikian informasi seputar daftar beasiswa untuk pelajar SMA/SMK. Selamat mencoba daftar.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025 Khusus Camaba S1, Kuliah Gratis



    Jakarta

    Yayasan Plan Indonesia dan IPMI Institute kembali membuka beasiswa Girls Fund: Scholarship 2025. Beasiswa ini dibuka khusus calon mahasiswa baru jenjang S1 untuk berkuliah di bidang bisnis dan manajemen.

    Beasiswa akan mencakup biaya pendaftaran, pengembangan, serta biaya kuliah selama 8 semester diIPMI Institute. Adapun jurusan yang bisa dipilih adalah S1 Administrasi Bisnis (Program Internasional), S1 Bisnis Digital, dan S1 Kewirausahaan.

    Pendaftaran sudah dibuka melalui https://bit.ly/BeasiswaGirlsFundIPMI2025 hingga 25 Juli 2025. Apa saja syarat pendaftaran yang diperlukan? Simak informasinya di bawah ini.


    Syarat Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025

    Dilansir dari Instagram @planindonesia, syarat mengikuti Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025 adalah:

    1. Perempuan atau laki-laki lulusan SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat.

    2. Maksimal lulus pada 2023 dengan nilai rata-rata minimal 8 pada rapor kelas 10-12.

    3. Terdaftar sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau bersedia mendaftarkan diri secara mandiri melalui situs KIP atau KIP Mobile Apps dengan membuktikan hasil pendaftarannya.

    4. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atua berasal dari keluarga dengan penghasilan di bawah Rp 4 juta/bulan yang dibuktikan melalui dokumen-dokumen terkait.

    5. Memiliki ketertarikan di bidang manajemen dan bisnis.

    6. Khusus pendaftar jurusan S1 Administrasi Bisnis harus memiliki kemampuan bahasa Inggris (verbal dan tulisan) karena perkuliahan akan menggunakan bahasa Inggris.

    7. Memiliki kemampuan kepemimpinan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan gender.

    Syarat Dokumen Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025

    1. Bukti pendaftaran KIP

    2. Ijazah SMA

    3. Kartu keluarga (KK)

    4. Form pendaftaran BBA IPMI

    5. KTP

    6. Essay Girls Fund 2025. Template essay bisa dicek DI SINI

    Jadwal Seleksi Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025

    Proses seleksi administrasi: 28 Juli-1 Agustus 2025
    Pengumuman seleksi administrasi dan undangan wawancara: 4-5 Agustus 2025
    Proses wawancara: 6-11 Agustus 2025
    Proses seleksi akhir dan verifikasi data: 12-14 Agustus 2025
    Pengumuman penerima beasiswa: 14-15 Agustus 2025
    Konfirmasi penerimaan beasiswa: 18-22 Agustus 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Girls Fund Scholarship 2025 dapat menghubungi Retno pada 085210745110 (WhatsApp). Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Kesalahan Fatal yang Bikin Gagal Dapat Beasiswa PIP



    Jakarta

    Pemerintah mengucurkan bantuan sosial melalui Program Indonesia Pintar atau PIP yang ditujukan bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin.

    Bansos tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pribadi para siswa demi mendukung kelancaran pendidikan mereka. Seperti misalnya pembelian seragam, sepatu, tas, perlengkapan sekolah, biaya transportasi, serta kebutuhan lain yang menunjang proses belajar.

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menyatakan dana ini bukan untuk membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di sekolah.


    “PIP ini untuk biaya personal peserta didik, bukan biaya operasional sekolah, kalau SPP itu masuk ke dalam kategori biaya operasional yang sudah ditanggung oleh negara melalui dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS, jadi dana PIP tidak boleh dipotong untuk biaya operasional sekolah,” ujar Koordinator Pokja PIP Kemdikdasmen, Sofiana Nurjanah, pada Webinar bertajuk “Bagaimana Kita Dapat Membantu Mencegah Pemotongan Dana PIP” di kanal Youtube Puslapdik Kemendikdasmen, Maret 2025 lalu.

    Seperti diketahui bansos PIP menyasar siswa dari berbagai jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan Kemdikdasmen, mulai dari tingkat dasar hingga jenjang menengah atas seperti SMP, SMA, dan SMK.

    Sementara itu, siswa yang menempuh pendidikan di madrasah seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA)masuk dalam skema PIP yang dikelola oleh Kementerian Agama.

    Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pemanfaatan dana PIP. Dana bantuan ini bersumber dari anggaran negara yang berasal dari kontribusi masyarakat, sehingga penggunaannya harus dijalankan secara transparan dan bebas dari penyalahgunaan.

    Untuk memastikan dana tersalurkan secara tepat, menurut Suharti, kementerian telah membentuk tim pemantau yang akan melakukan verifikasi langsung ke lapangan. Tim ini bekerja sama dengan inspektorat daerah dan dinas pendidikan guna mengumpulkan informasi lapangan serta menindaklanjuti berbagai laporan atau temuan terkait pelaksanaan PIP.

    “Kami punya tim yang nanti akan melakukan pengecekan ke lapangan, berkoordinasi dengan inspektorat daerah dan juga dinas pendidikan untuk turun ke lapangan dan menggali data dan informasi apa yang terjadi sebenarnya” ujar Suharti melalui kanal Youtube Kemdikdasmen pada Februari 2025 lalu.

    Apabila terbukti ada praktik penyelewengan oleh kepala sekolah, maka yang bersangkutan diwajibkan mengembalikan dana kepada para siswa penerima yang berhak. Selain itu, pemerintah daerah diminta untuk menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan dana bantuan tersebut.

    Penyaluran Bantuan PIP

    Penyaluran bantuan PIP dilakukan berdasarkan data yang tercantum dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sekolah memiliki peran aktif dalam mengajukan nama-nama siswa yang dinilai layak menerima bantuan melalui sistem tersebut.

    Koordinator Pokja PIP, Sofiana Nurjanah menjelaskan pendaftaran PIP tidak dilakukan siswa, tapi sekolah yang harus mengidentifikasi setiap siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin.

    “Kalau ada sekolah yang tidak mengidentifikasi siswa yang layak dan tidak menerima PIP, maka siswa bisa bertanya ke operator atau pengelola PIP di sekolahnya tentang syarat-syarat untuk menerima PIP sehingga sekolah ini bisa meng-inputnya di Dapodik,” ujar Sofiana dalam siaran langsung Instagram pada Selasa, 27 Mei 2025 lalu dengan tajuk “Publik Bertanya, Puslapdik Menjawab”.

    Data dari Dapodik tersebut kemudian dicocokkan dengan sejumlah basis data lain, seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial serta data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang dikelola oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    Pemeriksaan kelayakan juga mencakup verifikasi melalui data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di bawah Kementerian Dalam Negeri.

    Apabila ditemukan siswa dari keluarga kurang mampu yang belum terakomodasi sebagai penerima PIP, pihak sekolah maupun pemangku kepentingan di tingkat daerah dapat menyampaikan usulan penambahan melalui dinas pendidikan setempat.

    Kesalahan yang Bikin Gagal Dapat Beasiswa PIP

    Tidak Terdaftar di Dapodik

    Data yang valid, lengkap, dan logis akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menetapkan siswa sebagai penerima PIP.

    Salah satu kesalahan fatal yang menyebabkan siswa tidak bisa menerima beasiswa PIP adalah datanya tidak tercantum dalam sistem Dapodik. Dapodik merupakan basis data nasional yang menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan penerima bantuan pendidikan tersebut.

    Ketidakterdataan siswa di Dapodik, meskipun memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan, menyebabkan mereka otomatis terlewat dari daftar penerima PIP. Hal ini menekankan pentingnya akurasi dan kelengkapan data yang diinput oleh pihak sekolah.

    Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Eko Susanto, mengimbau kepada pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan orang tua untuk memastikan peserta didik yang layak memperoleh PIP terdaftar sebagai calon penerima.

    Sekolah wajib memastikan seluruh informasi siswa, seperti nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat, tercatat dengan benar dan lengkap di dalam sistem. Petugas administrasi sekolah pun didorong untuk rutin melakukan verifikasi dan pembaruan data guna menjamin tidak ada siswa yang terabaikan dalam proses pendataan.

    Data Tidak Sesuai

    Selain persoalan data yang belum terdaftar, ketidaksesuaian informasi dalam sistem Dapodik juga menjadi penyebab utama kegagalan siswa dalam menerima bantuan beasiswa PIP. Setiap data yang tercantum dalam Dapodik wajib sinkron dengan informasi yang terdapat pada dokumen resmi seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

    Ketidaksesuaian, seperti kesalahan penulisan nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak valid, atau perbedaan alamat, dapat menghambat proses verifikasi yang dilakukan oleh pihak berwenang. Guna mencegah hal ini, penting bagi orang tua dan pihak sekolah untuk memastikan seluruh data siswa yang diinput ke dalam sistem sudah sesuai dengan dokumen administratif yang sah.

    Jika terjadi perubahan, seperti perpindahan alamat atau koreksi nama, pembaruan data harus segera dilakukan agar tetap valid dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Tidak Melakukan Aktivasi Rekening

    Setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa PIP, siswa diwajibkan mengaktifkan rekening bank yang telah ditentukan sebagai sarana pencairan dana bantuan. Namun, dalam praktiknya, proses aktivasi ini kerap terabaikan atau belum sepenuhnya dipahami oleh siswa dan orang tua.

    Tanpa aktivasi rekening, dana bantuan tidak dapat dicairkan, meskipun siswa telah terdaftar sebagai penerima. Kondisi ini menjadi salah satu kendala dalam penyaluran PIP secara optimal.

    Oleh karena itu, penting bagi sekolah dan pihak terkait untuk memberikan edukasi kepada siswa dan orang tua mengenai prosedur dan urgensi aktivasi rekening.

    Penyelesaian administrasi perbankan harus segera dilakukan setelah siswa dinyatakan berhak menerima bantuan, agar pencairan dana berlangsung tepat waktu dan bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

    Dilaporkan Sebagai Keluarga Mampu

    Hak seorang siswa sebagai penerima bantuan beasiswa PIP dapat dicabut apabila terdapat laporan yang menyatakan bahwa siswa tersebut berasal dari keluarga mampu dan tidak lagi memenuhi kriteria penerima.

    Laporan ini dapat menjadi dasar evaluasi bagi pihak berwenang untuk meninjau kembali kelayakan penerima bantuan. Jika setelah diverifikasi laporan tersebut terbukti benar, maka status penerima bantuan PIP akan dibatalkan, dan siswa yang bersangkutan tidak lagi berhak menerima dana bantuan.

    Untuk itu, sangat penting memastikan bahwa data siswa yang tercantum sebagai penerima bantuan benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi sosial ekonomi sebenarnya.

    Kesalahan pelaporan atau informasi yang tidak valid berpotensi merugikan siswa yang memang layak menerima bantuan maupun menciptakan ketidakadilan dalam distribusi program.

    (pal/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa BSI Scholarship Pelajar 2025, Ada Uang Saku Plus Bimbingan SNBT


    Jakarta

    Bank Syariah Indonesia (BSI) menawarkan beasiswa bagi pelajar SMA kelas 12. Pendaftaran bisa dilakukan mulai 1 Juli hingga 20 Juli 2025.

    Lewat beasiswa ini, pelajar akan mendapatkan uang saku bulanan dan bimbingan persiapan masuk perguruan tinggi negeri. Awardee akan mendapatkan bimbingan untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di tahun 2026.

    Apa saja syarat agar bisa mendapatkan BSI Scholarship Pelajar 2025? Mengutip laman resminya, berikut ketentuan yang harus dipenuhi:


    Keuntungan Mendapat BSI Scholarship Pelajar 202

    • Memperoleh uang saku bulanan Rp 300 ribu
    • Mendapatkan mentorship pengembangan diri
    • Mendapatkan bimbingan intensif persiapan SNBT
    • Bisa memperoleh networking dengan peserta dari seluruh Indonesia

    Syarat Daftar BSI Scholarship Pelajar 2025

    • Pelajar aktif kelas 12 SMA/SMK/sederajat tahun angkatan 2025-2026
    • Mempunyai rata-rata nilai rapor minimal 80

    Dokumen Syarat Daftar BSI Scholarship Pelajar 202

    • Kartu Tanda Kependudukan (KTP)/identitas diri
    • Kartu Keluarga (KK)
    • Rapor SMA/sederajat
    • Sertifikat prestasi (jika ada)
    • Foto formal
    • Surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan/DTKS

    Jadwal dan Alur Seleksi BSI Scholarship Pelajar 2025

    Pendaftaran bisa dilakukan lewat link https://www.bsischolarship.id/pelajar/daftar/prestasi. Peserta cukup mengisikan data diri dan unggah dokumen yang telah disebutkan di atas secara online.

    Adapun alur seleksi BSI Scholarship Pelajar 2025 adalah sebagai berikut:

    1. Pendaftaran: 1-20 Juli 2025
    2. Pengumuman seleksi administrasi: 4 Agustus 2025
    3. Tes tulis: 10 Agustus 2025
    4. Pengumuman akhir: 25 Agustus 2025

    Daftar PTN yang Menerima Awardee BSI Scholarship Pelajar

    Berikut adalah daftar PTN yang menerima awardee BSI Scholarship Pelajar pada tahun 2025:

    1. Institut Teknologi Bandung (ITB): 16 orang
    2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): 11 orang
    3. IPB University: 26 orang
    4. Universitas Airlangga (Unair): 22 orang
    5. Universitas Brawijaya (UB): 48 orang
    6. Universitas Diponegoro (Undip): 37 orang
    7. Universitas Gadjah Mada (UGM): 29 orang
    8. Universitas Hasanuddin (Unhas): 15 orang
    9. Universitas Indonesia (UI): 14 orang
    10. Universitas Padjadjaran (Unpad: 15 orang
    11. Universitas Sebelas Maret (UNS): 27 orang

    Itulah informasi pendaftaran BSI Scholarsip Pelajar 2025. Semoga beruntung ya, detikers!

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Dana PIP 2025 untuk Kelas Akhir Cair Hari Ini, Segera Cek Rekening!


    Jakarta

    Dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk kelas akhir tahun 2025 mulai dicairkan hari ini, Kamis, 10 April 2025. Sudah cek rekeningmu?

    Sebagai catatan penting, dana PIP yang dicairkan kali ini ditujukan khusus siswa penerima kelas akhir yakni siswa SD kelas 6, SMP kelas 9, dan SMA/SMK kelas 12.

    Diketahui 2.691.743 siswa menjadi penerima dana PIP kali ini dengan total pembiayaan sebesar Rp 1.310.707.575.000.


    Adapun sebaran penerimanya yakni siswa SD/SDLB/Paket A sebanyak 938.160 siswa, SMP/SMPLB/Paket B sebanyak 911.625 siswa, SMA/SMALB/Paket C 399.260 siswa, dan terakhir penerima SMK yakni 442.698 siswa.

    Mereka yang termasuk dalam daftar penerima PIP bisa langsung mencairkan dana bantuan ke teller atau mesin anjungan tunai mandiri (ATM) bank penyalur. Dalam hal ini pemerintah bekerja sama dengan Bank BRI dan Bank BSI (khusus Provinsi Aceh).

    Dikutip dari laman Instagram Sobat PIP dan arsip detikEdu, berikut besaran dana yang diterima dan informasi lainnya. Cek ya!

    Besaran Dana PIP Kelas Akhir

    Pada dasarnya dalam satu tahun, PIP yang diterima siswa berbeda-beda tergantung jenjang pendidikannya. Tetapi untuk kelas akhir akan hanya dihitung satu semester terakhir yakni semester genap. Besaran dana yang diterima adalah:

    Jenjang SD, SDLB, dan Paket A

    • Kelas 6 pada semester genap: Rp 225 ribu

    Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B

    • Kelas 9 pada semester genap: Rp 375 ribu

    Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C

    • Kelas 12 pada semester genap: Rp 900 ribu

    Dana ini bisa digunakan untuk:

    1. Membeli seragam sekolah
    2. Membeli buku dan alat tulis
    3. Membeli sepatu sekolah, tas sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya
    4. Uang ongkos ke sekolah
    5. Uang saku siswa
    6. Kursus atau les siswa
    7. Biaya praktik dan keperluan magang/penempatan kerja.

    Cara Cek Daftar Penerima PIP

    Sebelum mencairkan dana, siswa harus memastikan apakah dirinya termasuk dalam daftar penerima PIP kelas akhir. Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah:

    1. Buka laman SIPINTAR Enterprise atau laman PIP pada tautan https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
    2. Gulir ke bawah sampai bertemu fitur “Cari Penerima PIP”
    3. Masukkan nomor induk siswa nasional (NISN) dan NIK siswa
    4. Jumlahkan hasil perhitungan sebagai kode keamanan
    5. Klik tombol Cek Penerima PIP
    6. Laman akan memunculkan nama siswa yang terdata sebagai penerima PIP beserta status dananya.

    Cara Mengambil Dana PIP

    Untuk bisa mengambil dana PIP, peserta perlu memastikan bila rekeningnya telah diaktifkan. Aktivasi rekening bisa dilakukan dengan cara mengunjungi bank penyalur yakni BRI dan BSI khusus siswa di Provinsi Aceh.

    Tahapan yang akan dilalui peserta untuk mengaktifkan rekening yaitu:

    • Siapkan kartu identitas diri seperti kartu keluarga (KK) dan KTP
    • Kunjungi bank penyalur dana PIP yakni BRI dan BSI
    • Ikuti proses aktivasi rekening sesuai tata cara yang ditunjukkan petugas bank
    • Cek saldo rekening untuk memastikan apakah dana PIP sudah masuk setelah rekening diaktifkan.

    Setelah dana dipastikan masuk, peserta bisa menarik uang bantuan PIP dengan cara:

    • Kunjungi teller bank penyalur BRI atau BSI (bagi siswa di Provinsi Aceh) untuk penarikan dana
    • Berikan buku tabungan atau kartu bank debit kepada teller
    • Tunggu proses pengambilan dana
    • Dana juga bisa diambil melalui mesin ATM terdekat tempat tinggal peserta didik
    • Cukup masukkan kartu debit ke mesin ATM dan ikuti petunjuk yang ada di layar
    • Tunggu hingga uang keluar dari mesin ATM dan siap dipergunakan untuk keperluan siswa.

    Bagi siswa SD dan SMP, tim PIP mengingatkan agar pengambilan dana tidak dilakukan sendiri. Melainkan wajib didampingi oleh orang tua atau wali masing-masing.

    Peringatan Penggunaan Dana PIP

    Menjadi salah satu bantuan siswa dari keluarga miskin/rentan miskin, pemerintah memberikan peringatan terkait penyaluran dan penggunaan dana PIP, yaitu:

    • Dana PIP tidak boleh dipotong oleh pihak manapun. Jika ditemukan ada pemotongan atau penyalahgunaan segera laporkan.
    • Gunakan dana PIP sesuai ketentuan, yaitu untuk menunjang keperluan pendidikan.
    • Dana dapat digunakan untuk buku, seragam, alat tulis, transportasi ke sekolah, tas, sepatu, dan biaya personal lainnya yang mendukung kegiatan belajar.
    • Jika ada pelanggaran detikers bisa menghubungi Halo PIP pada nomor 081-244-123-425.

    Itulah informasi tentang pencairan dana PIP untuk kelas akhir yang dimulai per 10 April 2025. Semoga bermanfaat detikers!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Smart Scholarship 2025 YBM BRILiaN, Ada Tunjangan & Persiapan PTN



    Jakarta

    Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN membuka pendaftaran beasiswa Smart Scholarship 2025 sampai 6 Maret 2025. Ada tunjangan dan bimbingan persiapan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) bagi siswa terpilih.

    YBM BRILiaN semula didirikan Board of Director (BOD) BRI H Rudjito, H Ahmad Askandar, H Akhmad Amien Mastur, Hendrawan Tranggana, Krisna Wijaya, Hj Gayanti Rawit Angreni, Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) BRI, dan pemimpin wilayah (Pinwil) BRI sebagai Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia pada 2001. Yayasan ini bergerak sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah.

    Beasiswa Smart Scholarship 2025

    Komponen beasiswa Smart Scholarship 2025 terdiri dari:


    • Tunjangan prestasi
    • Pembinaan masuk PTN
    • Motivasi dan pembinaan kapasitas diri

    Syarat Beasiswa

    • Warga Negara Indonesia
    • Siswa aktif SMA/sederajat kelas 11
    • Mempunyai potensi akademik baik dan keinginan kuat untuk berprestasi tinggi
    • Menghadapi keterbatasan finansial
    • Mempunyai komitmen melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
    • Berkomitmen untuk mengikuti pembinaan
    • Lolos verifikasi kemustahikan (penerima zakat)

    Syarat Dokumen

    • Hasil scan (pindai) atau foto Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan tentang susunan keluarga
    • Hasil pindai rapor terakhir
    • Foto rumah tampak depan dan ruang tengah
    • Screenshot atau tangkapan layar hasil tes potensi diri
    • Hasil pindai sertifikat atau penghargaan, jika ada
    • Hasilpindai atau foto salah satu di antara dokumen berikut:
      • -Surat keterangan penghasilan orangtua/wali Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
      • -Kartu Peserta Program Keluarga Harapan (PKΗ)
      • -Kartu Peserta Program Indonesia Pintar (KIP)
      • -Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kepala desa/kepala dusun/instansi tempat orangtua bekerja/tokoh masyarakat dan dapat dibuktikan kebenarannya.

    Alur Pendaftaran

    • Registrasi akun atau sign up di https://brilian.in/smartscholarship
    • Lengkapi data diri
    • Simpan akun yang didapatkan
    • Unggah berkas
    • Cek kembali berkas dan pastikan sudah sesuai ketentuan
    • Submit lamaran beasiswa.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa Smart Scholarship 2025 YBM BRILiaN bisa diakses di akun Instagram @ybmbrilian dan Call Center 0811 9167 444 (Sahiq). Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Paramadina Fellowship 2025, Kuliah Gratis Plus Dana Buku dan Karya Akhir


    Jakarta

    Universitas Paramadina membuka pendaftaran beasiswa Paramadina Fellowship 2025 sampai 31 Mei mendatang. Lulusan 2023 atau 2024 serta siswa kelas akhir yang akan lulus pada 2025 di sekolah-sekolah Jabodetabek bisa mendaftar.

    Dikutip dari laman resminya, Paramadina Fellowship merupakan program beasiswa kuliah 4 tahun bagi calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi, kecerdasan emosional, jiwa kepemimpinan, kemampuan bersosialisasi, dan etika tinggi.

    Beasiswa Paramadina Fellowship 2025

    Manfaat Paramadina Fellowship 2025 meliputi:


    • Gratis biaya pendaftaran
    • Gratis biaya pendidikan 4 tahun
    • Dana buku per semester
    • Dana penyelesaian karya akhir
    • Biaya wisuda

    Syarat Beasiswa

    • Siswa kelas 3 SMA/sederajat atau lulusan 2024 atau 2025 dari sekolah se-Jabodetabek
    • Nilai rata-rata ijazah minimal 8,00
    • Nilai rata-rata rapor kelas 1, 2, dan 3 minimal 8,00
    • Usia pendaftar maksimal 20 tahun
    • Aktif dalam kegiatan organisasi intra dan ekstra sekolah
    • Memiliki prestasi akademik, nonakademik
    • Mampu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya
    • Tidak pernah terlibat tindak kriminal, termasuk penyalahgunaan narkotika dan miras, pemalsuan, pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya, serta tindak kekerasan; dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli
    • Khusus pemilih Prodi Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, dan Psikologi, wajib menyertakan Surat Keterangan Bebas Buta Warna (SKBBW)

    Syarat Dokumen

    • Sertifikat bahasa asing (format PDF)
    • Foto berwarna ukuran 4×6
    • Fotokopi ijazah SMA
    • Fotokopi KTP
    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
    • Fotokopi rapor semester 1, 2, 3, 4 dan 5
    • Surat Keterangan Bebas Buta Warna (SKBBW), format file FDF
    • Surat Keterangan Catatan Kepolisan (SKCK)
    • Dua tulisan menggunakan tulisan tangan dengan tinta warna biru, dengan judul:
      1. “Pentingnya Paramadina Fellowship untuk Masa Depanku”
      2. “Pengalaman Paling Bermakna Dalam Hidupku” sesuai format penulisan dalam format file PDF
    • Surat Rekomendasi Kepala Sekolah atau Guru serta surat pernyataan sesuai format surat, format file PDF

    Format surat pernyataan, esai, dan rekomendasi dapat diunduh di http://bit.ly/FormulirPFUPM2025 .

    Setiap dokumen diberi nama dengan format Nama Dokumen-Nama Pendaftar-Program Studi-FP2025. Contohnya KTP-Mohammad Yusuf-Ilmu Komunikasi-PF2025.

    Ketentuan Beasiswa

    • Penerima beasiswa harus menyelesaikan masa studi maksimal dalam 4 tahun kalender akademik
    • Nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,25 per semester agar beasiswa tidak dihentikan
    • Wajib memenuhi nilai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) minimal 3 kategori selama 4 tahun kalender akademik
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain.

    Tahap seleksi dan tes akan dilaksanakan setelah pendaftaran ditutup, dan akan dihubungi oleh tim Paramadina. Informasi beasiswa kuliah Paramadina Fellowship 2025 bisa diakses di https://paramadina.ac.id/beasiswa/ dan https://bit.ly/ParamadinaFellowship2025. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin