Tag: klub

  • Rencana Laporta Bangun Patung Messi Dicibir: Cuma Gitu Doang?


    Jakarta

    Presiden Barcelona Joan Laporta mengungkap rencana membangun patung Lionel Messi sebagai bentuk penghormatan. Rencana itu dicibir rival pemilihan presiden.

    Barcelona saat ini menantikan selesainya renovasi Camp Nou, yang diperkirakan akan tuntas sepenuhnya pada Juni 2026. Nah, untuk melengkapinya, Laporta punya rencana mendirikan patung Lionel Messi sebagai penghormatan untuk mantan pemainnya itu.

    Laporta memang belum mengontak Messi untuk rencana itu, tapi menyatakan bakal segera mengirim proposal. Pemain yang kini memperkuat Inter Miami tersebut memang bisa dianggap sebagai binaaan dan pemain terbaik Barca.


    Di Barcelona, Messi memenangi total 35 trofi yang merupakan rekor klub. Ia pergi pada musim panas 2021 karena keadaan klub yang tak bisa dihindari: krisis finansial.

    Meski harus berpisah jalan, nama Messi di Barcelona tetap harum. Kandidat presiden Barcelona Victor Font bahkan percaya mendirikan patung saja terasa kurang untuk sosok sepenting Messi.

    “Kita perlu merangkul Leo Messi dan melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa, sesegera mungkin, dia punya peran di Barca, yang seperti sudah dikatakannya pekan lalu, dia inginkan dan semua pendukung Barca akan antusias banget,” ujarnya dikutip Mundo Deportivo.

    “Punya patungnya saja sih tidak cukup.”

    Barcelona akan menggelar pemilihan presiden pada Maret atau April 2026 mendatang. Victor Font akan kembali menantang Joan Laporta setelah kalah pada pemilihan 2021 silam.

    (raw/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mastantuono Masih Proses Adaptasi di Madrid


    Madrid

    Franco Mastantuono mengaku masih proses adaptasi di Real Madrid. Ia bertekad untuk terus tampil lebih baik laga dengan El Real.

    Franco Mastantuono didatangkan Madrid dari Riverl Plate musim panas ini. El Real harus mengeluarkan dana sebesar 45 juta euro untuk menembus gelandang asal Argentina ini.

    Pemain 18 tahun ini tak butuh waktu lama untuk mendapat kepercayaan dari pelatih Madrid, Xabi Alonso. Mastantuono mendapatkan banyak menit bermain di Madrid.


    Ia telah mencatatkan 12 penampilan bersama Madrid di musim ini. Mastantuono mampu mengemas satu gol dan satu assist.

    Mastantuono mengaku sangat senang bisa bermain dengan Madrid yang dipenuhi banyak bintang. Ia banyak belajar dari para bintang Los Blancos.

    Meski telah dipercaya Alonso, Mastantuono merasa masih beradaptasi dengan segala hal di Madrid. Ia bertekad untuk tampil lebih baik lagi untuk membantu tim.

    “Selalu menyenangkan bermain dengan yang terbaik; kita bisa belajar banyak. Bagian dari penyesuaian ini adalah bergabung dengan tim baru, klub baru, kota baru, dan bermain di liga yang berbeda dari liga Argentina,” ujar Mastantuono dikutip dari Football Espana.

    “Seiring waktu, saya akan lebih mengenal rekan satu tim saya dan berkontribusi di mana pun saya dibutuhkan. Saya tidak fokus menjadi bintang, tetapi membantu rekan satu tim saya, dan kemudian semuanya akan berjalan sesuai keinginan saya,” jelasnya.

    (pur/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Saya Fans Madrid, tapi Pemain Terbaik Tetap Messi


    Jakarta

    Gelandang Real Madrid Franco Mastantuono menyebut Lionel Messi sebagai pemain terbaik. Meski membela Madrid, Mastantuono tidak ragu mengakui Messi sebagai GOAT.

    Mastantuono gabung Madrid dari River Plate pada musim panas lalu. Pesepakbola berusia 18 tahun itu langsung mencuri perhatian di hari pertamanya sebagai pemain Madrid dengan menyebut legenda Barcelona Lionel Messi sebagai pemain terbaik.

    Penilai Mastantuono tidak berubah meski kini sudah mendeklarasikan diri sebagai penggemar Madrid. Ia juga bersyukur bisa punya kesempatan belajar dari Messi selama di timnas Argentina.


    “Saya penggemar Real Madrid, saya di klub terbesar di dunia, tapi bagi saya, pemain sepakbola terbaik, yang terbaik di dunia, selalu Messi, dan tetap akan begitu sampai dia pensiun,” ujar Mastantuono kepada Cadena SER.

    “Saya berkesempatan main bareng di timnas dan itu sungguh luar biasa. Pemain yang mengagumkan yang bikin Anda tak bisa berkata-kata setiap kali dia menyentuh bola.”

    “Itu luar biasa, bahkan teman-teman setimnya masih kaget dengan apa yang dia lakukan. Dan itu juga bikin saya kaget. Saya sudah pernah main bareng pemain-pemain berbakat, tapi bersamanya jadi pengalaman belajar sehari-hari.”

    “Ini soal menyaksikannya dan mencoba meniru apa yang dia lakukan. Anda belajar banyak darinya. Saya berterima kasih untuk perlakuannya kepada saya, dia banyak membantu saya,” katanya.

    (nds/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lamine Yamal Tak Bisa Dibandingkan dengan Messi


    Barcelona

    Eks pemain Barcelona, Jordi Alba, menilai Lamine Yamal tak bisa dibandingkan dengan Lionel Messi. Baginya La Pulga adalah yang terbaik dalam sejarah.

    Yamal jadi pesepakbola muda paling menonjol di dunia saat ini. Winger berusia 18 tahun itu jadi tulang punggung Barcelona saat meraih treble domestik musim lalu.

    Tak hanya di level klub, Yamal juga bersinar di Timnas Spanyol. Dia berhasil mempersembahkan gelar Piala Eropa 2024 buat Tim Matador.


    Banyak pihak memuji Yamal dan menyandingkan dia dengan Lionel Messi. Sama seperti Yamal, LM10 juga sudah bersinar sejak masih muda bersama Barcelona.

    Messi kemudian menjelma menjadi bintang terbesar dalam sejarah Barcelona. Pemain yang kini berkarier di Inter Miami ini mempersembahkan total 35 gelar ke Blaugrana, termasuk 10 gelar LaLiga dan 4 trofi Liga Champions.

    Kontribusi luar biasa Messi buat Barcelona membuatnya disebut sebagai yang terbaik oleh rekan setimnya di Barca dan Inter Miami, Jordi Alba. Dia menyebut kapten Timnas Argentina itu tak tertandingi, bahkan oleh Yamal sekalipun.

    CINCINNATI, OHIO - JULY 16: Lionel Messi #10 of Inter Miami CF and teammate Jordi Alba #18 enter the pitch for the second half during the MLS match between FC Cincinnati and Inter Miami CF at TQL Stadium on July 16, 2025 in Cincinnati, Ohio. (Photo by Jeff Dean/Getty Images)Jordi Alba dan Lionel Messi di Inter Miami. (Foto: Jeff Dean/Getty Images)

    “Saya pikir dia pemain yang fantastis. Namun ada pemain hebat lainnya seperti Frenkie [de Jong], Pedri, Gavi…,” kata Alba, dilansir dari AS Diario.

    “Membandingkan dia dengan Leo… mustahil untuk membandingkannya dengan Leo. Menurut saya, Leo tak tertandingi,” ujarnya soal perbandingan Yamal dengan Messi.

    (bay/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Calon Presiden Baru Barcelona Serang Laporta Bawa-bawa Messi


    Jakarta

    Victor Font, calon presiden baru Barcelona menyerang Joan Laporta bawa-bawa Lionel Messi. Itu terakit, janji Laporta di pemilu yang jadi pepesan kosong.

    Barcelona akan menentukan presiden klub baru di Maret 2026. Dua calonnya adalah presiden saat ini, Joan Laporta dan seorang pengusaha Victor Font.

    Font sudah pernah maju di pemilihan sebelumnya pada 2021. Ketika itu, dia kalah dari Laporta.


    Kedua kandidat sudah mulai kampanye. Victor Font pun menyerang Joan Laporta yang suka ingkari janji, termasuk janji kepada Lionel Messi!

    “Secara pribadi, sebagai penggemar Barca, saya merinding ketika mendengar Messi mau kembali ke sini. Namun jelas, itu semua tergantung kepadanya. Yang seharusnya tidak dilakukan adalah memanfaatkan nama Messi,” jelasnya dilansir dari ESPN.

    “Hal itulah yang sering dilakukan Laporta berkali-kali,” tegasnya.

    Victor Font mengingatkan soal kampanye Joan Laporta di tahun 2021. Ketika itu, Laporta berjanji Lionel Messi akan bertahan lebih lama di Camp Nou.

    Apa daya, Messi cabut di musim panas 2021 setelah kedatangan Laporta. Bukan rahasia lagi, hubungan Messi dan Laporta tidaklah baik-baik saja!

    “Itu contoh nyata soal janji yang diingkari,” ungkap Font.

    “Kami perlu merangkul Messi dan memberikannya peran di klub ini. Dia pun mau membuat para penggemar Barca gembira.

    “Lebih dari itu, kami akan berbicara dengan semua pihak yang dapat memberikan kontribusi untuk masa depan klub ini,” tutup pria berusia 53 tahun itu.

    (aff/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kok Real Madrid Kemarin Nggak Rekrut Estevao?


    Jakarta

    Estevao lagi bersinar bersama Chelsea dan Timnas Brasil. Beberapa pemain dan staf klub Real Madrid heran, kenapa dulu El Real nggak merekrut anak muda itu?

    Bukan rahasia lagi, Real Madrid sudah gemar pakai tenaga pemain asal Brasil dalam satu dekade terakhir. Sebut saja nama-nama seperti Casemiro, Eder Militao, Vinicius Jr, Rodrygo, sampai Endrick.


    Dilaporkan ESPN Brazil, Real Madrid dinilai ‘bobol’ dalam memantau Estevao. Winger berusia 18 tahun itu berlabuh ke Chelsea di musim panas 2025.

    Dilaporkan, beberapa pemain Madrid dan beberapa staf sudah memantau Estevao sebelum didekati Chelsea. Mereka percaya, pihak klub akan merekrutnya.

    Usut punya usut, tim pemandu bakat Real Madrid lebih merekomendasikan Endrick. Sebabnya, Madrid lebih butuh penyerang tengah ketika itu dan Endrick dinilai sosok yang pas.

    Untuk diketahui, Endrick dan Estevao sama-sama setim di Palmeiras. Endrick tanpa ragu tertarik pindah ke Bernabeu, sementara Estevao akhirnya memilih Stamford Bridge.

    Estevao sedang bersinar, sudah kemas empat gol dari 16 laga di Chelsea dan kemas empat gol dari lima laga terakhirnya bersama Timnas Brasil.

    Endrick justru sedang terpuruk. Kabarnya, pemain berusia 19 tahun itu akan dipinjamkan pada Januari mendatang.

    (aff/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pedri: Jangan Bikin Flick Marah


    Jakarta

    Gelandang Barcelona Pedri bicara soal pelatihnya saat ini, Hansi Flick. Pedri menilai Flick memang punya karakteristik orang Jerman.

    Flick menangani Barcelona sejak 2024. Pada musim perdananya, pelatih asal Jerman itu mengantar Blaugrana menjuarai LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

    Pedri menilai Flick memang sesuai dengan stereotip orang Eropa soal orang Jerman. Flick disebutnya sebagai pribadi yang serius.


    “Bersama Flick, kami sudah mengambil langkah maju dalam hal daya saing, menargetkan untuk bersaing di setiap gelar juara

    “Dia punya karakter serius orang Jerman. Dia serius ketika diperlukan, dan ketika waktunya tertawa, dia akan membuat kami banyak tertawa.”

    “Dia biasanya menghadapi segala sesuatu dengan tenang, tapi lebih baik tidak bikin dia marah,” katanya.

    Pedri juga bicara soal mantan pelatihnya, Ronald Koeman dan Xavi Hernandez. Pedri melakukan debutnya di era Koeman pada 2020.

    “Saya akan selalu berterima kasih kepada Koeman karena memberi saya kesempatan debut, memberi kepercayaan kepada saya ketika saya bukan siapa-siapa,” ucap Pedri.

    “Xavi membantu menghidupkan kembali antusiasme kami, menjuarai liga yang tidak disangka-sangka. Dia juga legenda klub yang banyak membantu kami dan percaya kepada para pemain muda,” katanya soal Xavi.

    (nds/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Ajukan Izin Pakai Camp Nou, Kapasitas 45 Ribu Penonton


    Barcelona

    Barcelona kembali mengajukan izin untuk memakai Camp Nou kembali. Los Cules berharap markasnya itu bisa menampung 45 ribu penonton.

    Barcelona sudah tiga tahun jadi musafir karena Camp Nou lagi direnovasi. Ketika renovasi tuntas, maka markas kebanggaan tim Catalan itu akan berkapasitas lebih dari 100 ribu penonton.

    Barcelona memang membutuhkan kapasitas stadion lebih besar demi menambah pemasukan klub. Seperti diketahui, keuangan Barcelona sedang megap-megap gara-gara pandemi Covid-19 yang membuat utang menggunung.


    Situasi itu yang membuat proses renovasi tidak berjalan lancar sehingga Barcelona tidak kunjung bisa kembali bermarkas di sana. Hingga saat ini kandang Barcelona baru bisa menampung 27 ribu penonton.

    Namun, menurut laporan Mundo Deportivo, Barcelona berencana mengajukan izin baru kepada pemerintah lokal untuk menambah jumlah kapasitas penonton yakni 45 ribu orang.

    Sebab, jumlah itu dirasa bisa menambah pemasukan lebih banyak, ketimbang hanya 27 ribu. Selama tiga tahun, Barcelona menggunakan Estadi Olimpic Lluis Companys yang berkapasitas 50 ribu penonton.

    Barcelona berharap bisa menggunakan Camp Nou setelah jeda internasional. Ada dua partai kandang LaLiga yakni kontra Athletic Club (22 November) dan Alaves (29 November).

    (mrp/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Guardiola Tertarik Kembali ke Barcelona?


    Barcelona

    Pep Guardiola masih terikat kontrak dua tahun dengan Manchester City. Lantas, mungkinkah Guardiola kembali ke Barcelona di sisa kariernya?

    Manajer top Spanyol itu berarti akan menghabiskan 11 tahun membesut Man City setelah kontraknya berakhir pada musim panas 2027 nanti. Kabarnya, itu jadi kontrak terakhir Guardiola bersama the Citizens.

    Kelanjutan karier Pep Guardiola pun niscaya dispekulasikan. Guardiola sempat mengungkapkan keinginannya untuk rehat melatih dulu. Meski begitu, kepulangan ke Catalunya diyakini tetap jadi kemungkinan.


    Guardiola sendiri mengaku, dirinya selalu berterima kasih kepada Barcelona atas jasa-jasa klub. Namun, Guardiola tampak mengindikasikan bahwa fase karier dia selanjutnya bukan di Barcelona lagi.

    “Saya tidak menolak Barca. Sebagai seorang pemain maupun pelatih, klub telah memberi saya segalanya, tapi kan ada fase-fase di dalam hidup,” ungkap peracik taktik berusia 54 tahun itu.

    “Namun, saya selalu berpikir bahwa ada fase-fase di dalam kehidupan, dan ada banyak pelatih muda yang akan mempunyai ambisi untuk melakukan apa yang pernah kami lakukan.”

    “Kembali? Sebagai apa, sebagai presiden dengan mengenakan dasi? Ayolah,” celetuk Pep Guardiola kepada RAC1.

    Barcelona jadi fase awal karier kepelatihan Guardiola. Selama empat tahun, di antara 2008-2012, Guardiola-nya Barca begitu eksplosif dengan memenangi 179 dari 247 pertandingan, dan cuma 21 kali kalah. Sebanyak 14 piala dipersembahkan Guardiola, termasuk sixtuple di 2009.

    (rin/yna)



    Sumber : sport.detik.com