Tag: koleksi

  • 5 Hal yang Harus Dihindari saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan rak buku di rumah bisa digunakan sebagai partisi antar-ruangan. Agar tampak menarik, rak buku harus ditata dengan baik.

    Menata rak buku tidak bisa dilakukan asal karena bisa jadi membuatnya tampak berantakan. Butuh waktu untuk menatanya supaya tampak pas dan tidak berlebihan.

    Nah, saat menata rak buku, ada beberapa hal yang harus dihindari. Dilansir dari Better Homes & Gardens, Kamis (22/8/2024), berikut ini informasinya.


    1. Hanya Ada Buku Saja

    Isi dari rak buku tidak hanya buku saja. Kamu juga bisa menambahkan barang-barang dekoratif lain, misalnya bingkai foto, vas bunga, dan lainnya.

    Memasukkan barang lain pada rak buku tidak hanya memberikan kesan personal, tapi juga menciptakan tampilan yang lebih menyeluruh.

    2. Mengatur Barang Terlalu Dekat

    Untuk menata rak buku yang ‘sempurna’ kamu bisa meletakkan barang-barang dengan jarak yang cukup agar bisa ‘bernapas’. Dengan adanya jarak juga bisa membuat barang-barang tampak harmonis. Jika rak buku terlalu penuh atau jarak antar-barang terlalu dekat, maka akan tampak terlalu penuh.

    3. Menata Rak Buku Secara Berlebihan

    Kamu bisa menata rak buku dimulai dari barang-barang yang kamu suka dan ingin menjadi pusat perhatian agar fokus. Setelah itu baru tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit. Jika ada yang dirasa kurang pas, segera singkirkan.

    4. Salah Mengukur Skala

    Ukuran penting dalam menata barang. Sebab, barang yang ukurannya tidak pas akan tampak mencolok. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, menemukan keseimbangan yang tepat adalah kunci. Untuk barang-barang berukuran besar, kamu bisa meletakkannya dengan memberikan jarak.

    5. Tidak Memperhatikan Bagian Belakang Rak Buku

    Tak hanya apa yang ada di rak buku saja, tetapi bagian belakangnya juga penting. Wallpaper, papan kayu, atau cat dapat menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu.

    Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan. Kamu bisa menggunakan lampu kecil, lampu perpustakaan, atau bahkan lilin untuk menunjukkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari saat menata rak buku. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ria Miranda dan Byo Kolaborasi, Rilis Koleksi yang Feminin Futuristik

    Jakarta

    Memiliki ciri khas berbeda, dua brand lokal, RiaMiranda dan Byo berkolaborasi merilis karya yang futuristik dan unik. Seperti apa koleksi yang berbeda dari karya Ria Miranda sebelumnya ini?

    RiaMiranda dan Byo merilis koleksi bertajuk ‘Uniting Vision, Elevating Beauty ‘ berupa tas dan busana. Desainer Ria Miranda yang selama ini identik mengangkat budaya Indonesia dengan gaya feminin dan elegan mengungkapkan awal mula memutuskan berkolaborasi dengan Byo.

    “Prosesnya melalui tahap yang panjang. RiaMiranda membuat apparel dan Byo buat handbag karena Byo sangat art dan benar-benar tertantang dalam koleksi ini, tidak bisa bikin yang biasa aja. Kita ada teknik baru yang kita coba, salah satunya double pleats. Ketika kita lihat lebih dekat sangat detail,” ungkap Ria Miranda saat peluncuran koleksi RiaMiranda x Byo di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024).


    Koleksi kolaborasi RiaMiranda dan Byo.Koleksi kolaborasi RiaMiranda dan Byo. Ria Miranda (kiri) dan Tommy Ambiyo Tedji (kanan). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Tommy Ambiyo Tedji sebagai pemilik Byo menuturkan menyambut baik kolaborasi dengan Ria Miranda. “Aku selalu percaya dua DNA yang kontras feminin dan elegan digabungkan dengan futuristik dan eksperimen bisa membuat sesuatu yang beda. Ketika pertama kali ditawarin aku sempat bingung tapi ketika diolah lagi kita akhirnya bertemu,” ujarnya.

    Siluet koleksi kolaborasi ini terstruktur dan loose, menonjolkan teknik double pleats dan tekstur, dengan palet warna khas seperti pink, lime, navy, grey, dan broken white. Sedangkan Byo yang dikenal dengan komponen modular dalam desain, kali ini menghadirkan tote bag yang menjadi salah satu highlight dari kolaborasi ini.

    Tote bag tersebut dihiasi dengan detail bunga tulip yang unik, di mana setiap petal dipasang dengan tangan oleh pengrajin ahli. Proses pemasangan yang penuh ketelitian ini membutuhkan waktu yang lama,menciptakan sebuah karya seni yang memadukan keindahan dan ketahanan.

    “Waktu itu aku lagi di Islandia melihat bongkahan es. Jadi di koleksi ini menghasilkan tote bag yang identik dengan bentuk bunga tulip. Bentuknya itu bongkahan es walau pun keras dan menghasilkan tekstur yang berfiber. Bentuk awalnya seperti es mulai dari situ aku mencari bentuk yang RiaMiranda kepikiran lah bentuk bunga tulip yang masuk dengan konsep ini geometri dari tulip dan warnanya yang RiaMiranda,” jelas Tommy.

    Koleksi kolaborasi RiaMiranda x Byo.Koleksi kolaborasi RiaMiranda x Byo. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Koleksi RiaMiranda X Byo terdiri dari empat produk apparel, berupa kemeja, top, vest, dan outer yang dirancang dengan berbagai siluet elegan dan nyaman. Selain itu, tote bag hadir dalam lima pilihan warna yang menarik, yaitu pink, lime, grey, broken white, dan navy.

    “Aku suka tote bag akhirnya direspon seperti ini dan ditambah oleh bag charm. Dengan RiaMiranda juga ada charmnya dengan logo RiaMiranda dalam bentuk bunga tulip. Koleksi ini ada yang unisex yaitu kemeja warna putih. Ada outer, kemeja ada patchnya. Ada juga aksen yang Byo banget,” lanjut Ria Miranda.

    Koleksi kolaborasi RiaMiranda x Byo.Koleksi kolaborasi RiaMiranda x Byo. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    RiaMiranda dan Byo sepakat untuk menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya menonjolkan keindahan visual, tetapi juga memperlihatkan pentingnya proses dan ketelitian dalam menciptakan produk yang berkualitas.

    “Byo menggunakan latex kemudian komponen PVC dari bajunya double pleats dan for mennya ada baju dan teksturnya glasster awalnya aku trip ke Iceland dan melihat bongkahan es dan sehingga menghasilkan efek yang indah, untuk koleksi ini kita bikin esensinya Ria yang timeless dan feminin akhirnya kita membentuk bunga tulip. Ketemu antara dua brand dan menggabungkan dua DNA,” tambah Tommy.

    Harga koleksi ini mulai dari Rp 2 Juta. Koleksi RiaMiranda X Byo dapat ditemukan di gerai fisik dan situs RiaMiranda.

    Koleksi kolaborasi RiaMiranda x Byo.Koleksi kolaborasi RiaMiranda x Byo. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Klamby Gandeng Putri Ariani untuk Menginspirasi Wanita di Ruang Berdaya

    Jakarta

    Brand hijab lokal Klamby menggelar kampanye bertajuk ‘Berdaya Diri.’ Klamby menyediakan sebuah ruang untuk bisa menginspirasi, berkarya, dan berbagi cerita melalui Ruang Berdaya di Atrium Bintaro Jaya Xchange 2 pada 16-20 juli 2025.

    Tempat ini menjadi wadah inspirasi dan kreativitas, di mana pengunjung dapat merasakan pengalaman berbeda melalui berbagai kegiatan menarik yang disiapkan Klamby. Lebih dari sekadar pameran, Ruang Berdaya mengajak semua orang untuk berkarya dan berbagi cerita dalam suasana yang penuh kehangatan.

    Klamby menghadirkan rangkaian acara seru seperti fashion show terbaru, talkshow bersama psikolog, instalasi interaktif Ruang Langkah, live showcase, serta Klamby Warehouse Sale dengan berbagai produk pilihan. Semua ini dirancang untuk menginspirasi dan mempererat hubungan antara brand dengan komunitas hijabers yang terus berkembang.


    Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk “Berdaya Diri”. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Pada saat talkshow, Klamby menghadirkan sosok-sosok wanita berhijab yang menginspirasi dengan berbagau latar belakang dan mempunyai prestasi yang membanggakan. Antara lain, Alexandra Asmasoebrata sebagai pembalap wanita, Putri Ariani sebagai musisi muda berbakat, dan Lindswell Kwok sebagai mantan atlet Wushu Nasional.

    Selain itu, ada Jeane Phialsa, drummer profesional berhijab, Angkie Yudistira sebagai aktivis disabilitas dan mantan staf khusus Presiden RI, Tiara Alincia dikenal sebagai masinis MRT Jakarta, dan juga Ira Mirawati sebagai tenaga pengajar profesional.

    “Pertama kali ada kesempatan bersama Klamby, di benak aku ini lah kesempatan. Bagi aku, ini adalah kesempatan untuk aku mulai kembali. Aku sudah pensiun dan tidak balik lagi dan fokus mengurus tiga anak. Otomatis sinar aku sudah meredup, aku merasa tidak percaya diri. Aku sudah sibuk dengan anak-anak aku. Aku flash back dan aku harus bangkit kembali,” ungkap Lindwell dalam acara Ruang Berdaya (18/7/2025).

    Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk “Berdaya Diri”. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Brand yang didirikan oleh Ridho Jufri dan Nadine Gaus ini ingin menunjukkan bahwa wanita bisa berdaya dalam berbagai profesi dan peran. Kegiatan Ruang Berdaya ini juga menyajikan sharing session bersama para ahli (psikolog dan dokter anak), serta workshop menarik yang dirancang khusus untuk Klamby Family, komunitas pelanggan setia Klamby.

    Dalam rangkaian acara ini, Klamby sekaligus meluncurkan koleksi monogram logo Klamby yang terdiri dari dress, kemeja dan hijab. Klamby juga meluncurkan sebuah karya musik berjudul “Berdaya Diri”, hasil kolaborasi bersama Putri Ariani.

    “Putri yang membuat lirik dari Berdaya Diri. Putri itu suka merenungi apa makna itu hidup. Hasilnya refleksi hal-hal yang Putri lalui aku wujudkan dalam sebuah lagu dalam memaknai kehidupan. Kadang-kadang kita terlalu jauh berpikirnya sebenarnya makna hidup itu diri kita sendiri. Kuncinya kita harus percaya diri sendiri jika kita bisa berdaya,” kata Putri.

    Putri Ariani ingin memberikan pesan apa pun peran yang kamu jalani, mulai dari bekerja, membangun bisnis, merawat keluarga dan lainnya setiap wanita kuat dan berdaya.

    “Rayakan dirimu. Hargai setiap proses yang kamu jalani karena sekecil apa pun langkahmu, itu berarti dan berdampak. Untuk kita percaya, karena kita bermakna,” ujar Putri.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Foreword Library di Jaksel, Koleksi Bukunya Sip, Suasananya Nyaman dan Tenang



    Jakarta

    Buat kamu pendamba suasana tenang dan tentu tempatnya juga nyaman, bisa datang ke salah satu perpustakaan yang berada di Cilandak, Jakarta Selatan.

    Foreword Library merupakan perpustakaan gratis yang memiliki beragam koleksi buku. Perpustakaan itu terletak di Jalan Jeruk Purut No. 11 Cilandak, Jakarta Selatan.

    Kendati perpustakaan itu gratis, tetapi fasilitasnya tak kaleng-kaleng. Saat detikTravel berkunjung ke perpustakaan ini, Kamis (12/9/2024) kesan pertama yang dirasakan seperti berada di rumah sendiri. Ya, jika dilihat dari luar bangunan, perpustakaan itu memang layaknya rumah tinggal.


    Perpustakaan berada di lantai dua dengan dua ruangan, general reading dan tweens and teens. Foreword Library menyuguhkan pengalaman yang begitu nyaman untuk disinggahi, tak hanya jadi sarana baca buku tapi juga tempat nugas bahkan work from anywhere.

    Sedari siang hari tempat ini banyak didatangi pengunjung, ada datang untuk membaca namun mayoritas fokus dengan laptop masing-masing. Salah satunya adalah Riani, ia menggunakan Foreword Library ini pilihan wfh-nya.

    Foreword Library, perpustakaan gratis di Jalan Jeruk Purut No. 11 Cilandak, Jakarta Selatan.Foreword Library, perpustakaan gratis di Jalan Jeruk Purut No. 11 Cilandak, Jakarta Selatan. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Baginya selain bukunya yang beragam, tentu yang terpenting adalah tempatnya yang nyaman dan membuatnya senang berlama-lama di sini.

    “Perpustakaannya nyaman banget cozy terus banyak buku-buku bagus, terus buat wfh juga oke banget sih nyaman dan tenang. Biasanya aku di sini bisa tiga sampai enam jam di sini karena sekalian wfh dan kada juga ada meeting,” ujarnya kepada detikTravel.

    Menurutnya jika dalam satu minggu ia mendapatkan kesempatan wfh maka pilihan pertama tujuannya ada Foreword Library ini. General Manager Foreword Library, Olive, menyampaikan inisiasi awal terbentuknya perpustakaan yang baru menginjak satu tahun ini.

    Pemilik perpustakaan ini adalah kakak-adik bernama Nihlah dan Nishrin Assegaf yang gemar membaca dan terpikirkan untuk membuka perpustakaan umum. Diawali dari koleksi buku pribadi kini koleksi di sini kurang lebih 1000 buku.

    “Kita coba bikin public library yang accessible buat banyak orang yang inklusif juga dengan pilihan-pilihan buku yang terkurasi, untuk bisa orang-orang datang dan baca,” kata Nihlah.

    Foreword Library, perpustakaan gratis di Jalan Jeruk Purut No. 11 Cilandak, Jakarta Selatan.Foreword Library, perpustakaan gratis di Jalan Jeruk Purut No. 11 Cilandak, Jakarta Selatan. Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Di perpustakaan ini pun pengunjung dapat meminjam buku, dengan catatan telah menjadi member. Mulai dari meminjam satu buku hingga maksimal tiga buku, durasi peminjaman buku pun selama tiga minggu.

    “Jadi kita ada dua kategori untuk membership, pertama untuk lima bulan itu Rp 100.000 dan yang satu tahun itu Rp 200.000. Kita pakai levelan gitu jadi untuk yang pertama gabung membership itu baru boleh pinjam satu buku, nanti kalau udah tiga minggu nah dapat extend satu kali aja,” ungkap librarian di sana, Alisha.

    Foreword Library bisa dikunjungi mulai hari Selasa hingga Sabtu, untuk jam bukanya hari Selasa sampai Jumat jam 11.00 hingga 19.30 WIB. Dan untuk hari Sabtu 08.00 sampai 13.00 WIB, Minggu dan Senin libur.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com