Tag: kolombia

  • Beasiswa Guru Indonesia untuk Bertemu Ilmuwan di Swedia, Dapat Uang Saku Rp26 Juta!



    Jakarta

    Nobel Prize Museum membuka beasiswa untuk guru di sejumlah negara menghadiri acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Penghargaan Nobel atau Nobel Prize Teacher Summit di Stockholm, Swedia. Pendaftaran ini dibuka hingga tanggal 5 Februari mendatang.

    KTT Penghargaan Nobel adalah acara yang dihadiri guru-guru terpilih dari seluruh dunia untuk bertemu dengan peraih Nobel, ilmuwan terkemuka, dan aktivis perdamaian seputar tema yang sangat penting dalam pendidikan. Untuk KTT tahun ini mengangkat tema “Masa Depan Demokrasi”.

    Nantinya, guru-guru yang terpilih akan menghadiri program selama empat hari dan mendapatkan berbagai fasilitas. Acara KTT ini akan berlangsung pada Rabu, 26 Maret 2025 hingga Sabtu, 29 Maret 2025, sebagaimana dilansir situs Nobel Prize Museum.


    Cakupan Beasiswa Program ke Swedia

    1. Biaya visa, perjalanan, transfer dan makan yang akan dicairkan pada saat peserta berada di Stockholm:

    – Guru dari Eropa: SEK 7,000 (USD 575) atau sekitar Rp9,3 juta (kurs Rp16.244)

    – Guru dari MENA (Mesir): SEK 15.000 (USD 1.240) atau sekitar Rp20 juta

    – Guru dari Asia: SEK 20,000 (USD 1,650) atau sekitar Rp26,8 juta

    – Guru dari Afrika: SEK 20,000 (USD 1,650) atau sekitar Rp26,8 juta

    – Guru dari Amerika Latin: SEK 25.000 (USD 2.065) atau sekitar Rp33,5 juta

    2. Hotel di Stockholm, 4 malam (dipesan oleh Nobel Prize Museum)

    3. Pengenalan di Nobel Prize Museum pada hari Rabu, 26 Maret 2025

    4. Kunjungan belajar dan workshop pada hari Kamis, 27 Maret 2025, termasuk makan siang

    5. Biaya konferensi untuk Jumat 28 Maret 2025, termasuk makan siang

    6. Program pada hari Sabtu, 29 Maret 2025 di Nobel Prize Museum

    7. Asuransi selama periode 25-30 Maret 2025

    8. Surat undangan pribadi, untuk digunakan pada saat mengajukan visa dan sejenisnya

    Persyaratan Beasiswa untuk ke Swedia

    1. Guru yang terlatih dan aktif secara profesional (tingkat pra-sekolah hingga perguruan tinggi)

    2. Bekerja di salah satu negara berikut: Kolombia, Mesir, Indonesia, Moldova, Filipina, Ukraina, Vietnam, Tanzania, atau Zambia

    3. Memahami, berbicara, membaca dan menulis bahasa Inggris dengan lancar

    4. Bisa mengatur visa Schengen sendiri; ketika permohonan beasiswa disetujui, penerima beasiswa akan menerima surat undangan dan bukti asuransi untuk dilampirkan bersama permohonan visa

    5. Dapat membayar tiket pulang-pergi dan transfer sendiri. Sebab, uang dari beasiswa baru diterima setelah sampai di Stockholm pada tanggal 26 Maret 2025

    6. Memiliki rekening bank tempat kami dapat mentransfer uang dalam SEK, EUR atau USD, dan kartu kredit yang dapat digunakan untuk pembelian di Swedia

    7. Ketika kembali ke negara asal, Anda akan menyelenggarakan “Pusat Konferensi Pengajar Hadiah Nobel” untuk rekan-rekan guru di wilayah asal Anda, menggunakan materi yang disediakan oleh Nobel Prize Museum

    Untuk cara pelamaran, hanya dapat melamar melalui tautan resmi di bawah ini, bukan melalui surat atau email. Pelamar akan diberitahu melalui email paling lambat tanggal 20 Februari 2025 apakah sudah mendapat dukungan finansial atau belum. Tidak ada penjelasan yang akan diberikan kepada mereka yang tidak menerima beasiswa.

    Nah, bagi detikers yang berminat atau memiliki teman guru bisa bagikan dan/atau klik tautan pendaftarannya DI SINI. Informasi tentang beasiswa bisa cek DI SINI.

    (faz/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 10 Negara yang Warganya Paling Rajin Berdoa, Indonesia Teratas


    Jakarta

    Pew Research Center melakukan survei terhadap tingkat doa harian di berbagai negara. Menurut data terbaru, Indonesia menempati posisi pertama untuk kategori ini.

    Dalam laporan yang dilihat pada Minggu (3/8/2025), 95 persen penduduk Indonesia mengatakan berdoa setiap hari. Angka ini disusul Kenya dan Nigeria yang 84 persen warganya berdoa setidaknya setiap hari.

    Negara tetangga yang mayoritas berpenduduk muslim, Malaysia, menempati posisi keempat dengan persentase mencapai 80 persen. Selanjutnya disusul Filipina (79 persen), Brasil (76 persen), Bangladesh (75 persen), Ghana (73 persen), Sri Lanka (72 persen), dan Kolombia (71 persen).

    10 Negara Paling Rajin Berdoa

    1. Indonesia (95 persen)
    2. Kenya (84 persen)
    3. Nigeria (84 persen)
    4. Malaysia (80 persen)
    5. Filipina (79 persen)
    6. Brazil (76 persen)
    7. Bangladesh (75 persen)
    8. Ghana (73 persen)
    9. Sri Lanka (72 persen)
    10. Kolombia (71 persen)

    Berikut 20 teratas selengkapnya:

    Indonesia Jadi Negara Paling Religius di Dunia

    Survei-survei kategori serupa yang dipublikasikan Pew Research Center mendapuk Indonesia sebagai negara paling religius di dunia. Hampir seluruh warga Indonesia mengatakan agama penting bagi mereka.

    Dalam laporan pada 6 Agustus 2024, doa harian cukup umum di Asia Timur dan Eropa dengan Indonesia sebesar 95 persen. Peringkat ini disusul Nigeria, Senegal, Irak, Niger, Chad, Kamerun, Djibouti, Guatemala, dan Guinea-Bissau.

    Negara paling religius di dunia, survei dipublikasikan 2024.Negara paling religius di dunia, survei dipublikasikan 2024. Foto: Pew Research Center

    Data memperlihatkan tak satu pun negara di Asia Timur yang disurvei menunjukkan lebih dari 21 persen orang dewasa mengaku berdoa setiap hari. Ini termasuk 13 persen warga Hong Kong dan 19 warga Jepang.

    Sementara itu, menurut survei majalah CEOWORLD pada 2024, negara paling religius di dunia diduduki oleh Somalia dengan stok 99,8. Setelahnya disusul Niger (99,7), Bangladesh (99,5), Ethiopia (99,3), dan Yaman (99,1). Indonesia sendiri menempati posisi ketujuh dengan skor 98,7.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com