Tag: komunitas NFT

  • Yuk, Intip 3 Gambar Animasi Keren 3D yang Sudah Menjadi NFT!

    Banyak dari kita yang sudah gak asing dengan animasi 3 dimensi (3D). Ditambah animasi 3D hadir makin terlihat nyata dan keren. Ya, ini semua tentunya disebabkan oleh perkembangan teknologi yang semakin canggih. Gak ketinggalan, pengadopsian NFT pada animasi 3D pun turut berkembang. Tapi sebelum membahas gambar animasi 3D yang sudah di-NFT-kan, yuk, simak penjelasan mengenai animasi 3D terlebih dahulu!

    Apa itu Animasi 3 Dimensi?

    Dilansir dari Idseducation.com, animasi 3D adalah penciptaan gambar yang bergerak di dalam ruang digital 3D. Penciptaan ini dilakukan dengan membuat frame yang mensimulasikan tiap gambar, difilmkan dengan kamera virtual, dan kemudian hasilnya akan berbentuk video yang sudah di-rendering.

    Sederhananya konsep dari 3D adalah model atau objek yang memiliki bentuk, volume, serta ruang. Nah, objek ini mempunyai 3 titik koordinat, yang disebut koordinat X, Y, dan Z. Ketiga koordinat ini yang membuat objek dapat digerakkan ketiga arah, yaitu kanan-kiri (X), atas-bawah (Y), dan depan-belakang (Z). 

    Perkembangan Animasi 3D menjadi NFT Animasi 3D

    NFT 3D AnimasiKehadiran animasi 3D bisa ditemukan di mana saja. Sebut saja pada efek visual pada film dan video, atau secara khusus pada film. Kini bisa Anda temukan berbagai film yang menggunakan animasi 3D. Sebut saja Pixar, salah satu perusahaan animasi dunia yang berhasil dengan film Toy Story-nya.

    Gak hanya itu, animasi 3D juga memiliki peranan penting dalam dunia game dan virtual reality. Mulai dari karakter, item-item pada game, hingga efek visual pada game, semuanya berbentuk animasi. Seiring dengan itu, hadirnya NFT (non-fungible-token) turut meramaikan perkembangan animasi 3D. NFT sendiri merupakan token digital unik yang dibuat dengan menggunakan teknologi blockchain

    Nah, tren ramainya NFT sendiri bermula dari kegilaan sebuah game blockchain bernama “CryptoKitties” pada Oktober 2017 silam. Walaupun pada saat itu game blockchain dan pengadopsian NFT ini belum ramai diperbincangkan, setidaknya 2 tahun belakangan pesona NFT mulai dilirik banyak orang khususnya para pekerja seni. Mulai dari motion designer, 2D animator,  musisi, mural artist, hingga tattoo artist menjadikan karya mereka sebagai NFT. 

    Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Ragam Jenis NFT yang Diperjualbelikan

    Tentunya hal ini pun turut berpengaruh kepada perkembangan NFT animasi 3D, khususnya 3D artist. Apalagi didukung dengan tingginya minat para kolektor pada pencarian NFT 3D. Dilansir dari Rakoko.com, riset yang dilakukan oleh sebuah art blog, Artnome pada sebuah platform menyebutkan pada Maret 2021, 3D art adalah bentuk NFT yang paling banyak dilihat.

    Deretan Gambar Animasi Keren 3D dari Indonesia

    Berikut adalah beberapa gambar animasi 3D keren yang sudah menjadi NFT. Oh iya, semuanya berasal dari Indonesia, lho

    1. GMO Utility Trike by Rimbawan Gerilya

    NFT animasi 3D keren GMO Utility TrikeAnimasi 3D keren pertama yang sudah di-NFT-kan adalah karya “GMO Utility Trike” dari Rimbawan Gerilya. Video animasi ini merupakan kolaborasi antara Gabber Modus Operandi, duo musisi musik elektronik bersama Rimbawan Gerilya, visual artist. Adapun kolaborasi ini berawal dari batal manggungnya Gabber Modus Operandi secara live di tahun 2020. 

    Gak tanggung-tanggung, karya yang dilelang pada bulan Maret 2021 melalui platform Foundation ini laku dengan harga US$678.80 atau sekitar Rp9,9 juta, lho!

    2. No Internet Today by Rubah Hitam

    NFT animasi 3D keren No Internet TodayGambar animasi 3D keren ini merupakan karya dari Rifqi Ardiansyah atau yang dikenal Rubah Hitam. Karya-karya dari Rubah Hitam sendiri memang sangat lekat inspirasinya dengan keseharian kita, seperti seputar teknologi, gadget, hingga makanan. 

    Nah, kalau karyanya yang berjudul “No Internet Today” ini menggambarkan seorang laki-laki yang duduk di depan komputernya namun hanya memainkan “game dino”, yaitu permainan dinosaurus yang muncul ketika komputer tidak terhubung ke jaringan internet.  Karya ini terjual pada bulan Desember 2020 di harga 1.5 ETH atau setara Rp87 juta (harga fluktuatif). Keren, kan?

    3. HumanRadio_NASAproject#01 by Venzha Christ

    Terakhir, animasi 3D NFT datang dari Venzha Christ, seorang seniman yang lekat dengan space art. Adapun karya ini adalah animasi 3D yang menampilkan sebuah antena besar yang terhubung dengan tubuh manusia sebagai medium sensornya.

    Sebenarnya animasi 3D keren yang di-NFT-kan ini sudah dipamerkan terlebih dahulu dengan nama “Listening for The Dark”. Karya ini bermula dari kerja sama ia dengan lembaga antariksa Amerika, NASA, di Art Museum di  tahun 2016. Barulah pada 13 Agustus 2021, NFT ini dirilis. 

    Itulah penjelasan gambar animasi 3D secara umum, pengadopsian NFT pada animasi 3D, hingga deretan gambar animasi 3D keren yang sudah di-NFT-kan asal Indonesia. Yuk, bagi Anda pekerja seni, daftarkan diri Anda  dan pamerkan karya Anda di TokoMall sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Seni NFT Bisa Dilindungi Asuransi NFT? Ini Faktanya

    Masih ingatkah Anda dengan Everyday: The First 5000 Days? Sebuah NFT Art karya Mike Winkelmann alias Beeple yang laku terjual dengan harga $69 juta atau hampir setara dengan Rp 1 triliun! Fantastis sekali, ya? Harga karya seni NFT yang tidaklah murah memiliki beberapa sisi positif, di antaranya sebagai bentuk apresiasi karya dan bisa digunakan sebagai instrumen investasi jangka panjang.

    Namun, di sisi lain harga karya seni NFT yang fantastis dan bergerak di sebuah teknologi siber (blockchain) menjadikannya rawan terkena kejahatan siber maupun gangguan seperti error. Melihat hal tersebut, mungkinkah dalam waktu dekat asuransi NFT akan hadir untuk memberikan rasa aman bagi semua pihak yang terlibat? Yuk, kita bahas bersama!

    NFT dan Risiko yang DIhadapi

    NFT merupakan Non-Fungible Token yang berjalan pada teknologi blockchain. Tidak seperti aset kripto yang dapat dipertukarkan, NFT tidak bisa ditukarkan karena identitasnya yang unik satu sama lain. Oleh karenanya, harga karya seni NFT tidak bisa dibilang murah karena NFT bisa berfungsi sebagai bukti kepemilikan suatu karya yang asli dan tidak tergantikan.

    Baca Juga: Ternyata Inilah Penyebab Harga NFT Menjadi Mahal!

    Meski NFT merupakan salah satu terobosan jenius yang hadir untuk menghadapi permasalahan masa kini, yakni memberikan kesempatan bagi para seniman untuk berkiprah lebih luas, tidak bisa dipungkiri aktivitas yang berkaitan dengan teknologi siber masih memiliki risiko yang mengintai. 

    Dilansir dari Instech London, salah satu risiko yang mengintai pada sektor NFT adalah kerusakan link atau tautan yang mewakili NFT tersebut. Para pengguna NFT marketplace   Nifty Gateway adalah salah satu pihak yang mengalami kerugian ribuan dollar.

    Dari sini lah, banyak pengguna di luar sana yang menginginkan produk asuransi untuk melindungi aset digital NFT mereka.

    Bisakah Aset Digital NFT dilindungi oleh Asuransi?

    Lindungi Aset Digital NFT dengan Asuransi NFT

    Pada dasarnya, asuransi merupakan produk yang memberikan perlindungan dari risiko yang mengintai di masa depan yang ditujukan kepada suatu aset, mulai dari benda berharga hingga keselamatan jiwa.

    Aset kripto dan NFT sama-sama memiliki risiko pencurian dan peretasan data. Hal itulah yang nantinya akan dijaminkan oleh asuransi apabila industri asuransi sudah mulai merambah untuk memberikan perlindungan terhadap aset digital.

    Akan tetapi, apakah seseorang bisa mengamankan NFT-nya dengan asuransi?

    Pertama-tama kita harus melihat terlebih dahulu dua sisi yang berbeda, yakni sisi ekosistem NFT dan asuransi. 

    Perlu diketahui bahwasannya NFT memiliki volatilitas yang tinggi dan penentuan harganya dipengaruhi banyak unsur, seperti nominal gas fee, nilai karya, dan sebagainya. Selain itu NFT bisa dibilang adalah pendatang baru di ranah teknologi yang masih memerlukan banyak riset untuk memperoleh data.

    Selanjutnya, mari kita lihat dari sisi asuransi. Sebelum besaran premi diputuskan, perusahaan asuransi akan melakukan penghitungan risiko terhadap objek yang diasuransikan. Perhitungan risiko ini membutuhkan banyak data agar tujuan utama untuk melindungi aset akan tercapai bila sewaktu-waktu terjadi risiko.

    Nah, dari kedua hal di atas bisa ditarik kesimpulan jika asuransi dapat hadir untuk melindungi aset digital NFT dengan catatan sudah banyak data yang tersedia mengenai NFT dan pergerakan pasar tidak terlalu bergejolak seperti sekarang. Apabila dua hal tersebut terpenuhi, pihak asuransi bisa melakukan perhitungan risiko yang nantinya berfungsi sebagai dasar penjaminan manfaat untuk melindungi aset digital NFT.

    Lalu, Solusi Apa yang Paling Memungkinkan untuk Melindungi NFT?

    Asuransi NFTInstech London mengeluarkan beberapa nama perusahaan yang menghadirkan servis untuk melindungi para pengguna serta pemilik aset digital seperti aset kripto dan NFT, beberapa di antaranya adalah Cover Protocol, Insured Finance, dan Nexus Mutual. 

    Ketiga perusahaan tersebut memiliki konsep dasar yang sama, yaitu memberikan perlindungan untuk smart contract yang juga digunakan untuk membeli dan menjual NFT melalui peer-to-peer network. Peer-to-peer network di sini memiliki arti jika proses klaim tersebut akan diproses dan divalidasi oleh sesama pengguna serta tidak melibatkan perusahaan asuransi.

    Salah satu manfaat yang ditawarkan dari ketiga perusahaan tersebut adalah memberi penjaminan atas kerugian yang disebabkan ketika smart contract mengalami bug. Jika pengguna mengalami hal tersebut, pengguna bisa mengajukan klaim dan mendapatkan manfaat ganti rugi. 

    Itulah beberapa fakta mengenai perlindungan untuk aset digital seperti NFT dan aset kripto. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, tidak menutup kemungkinan jika dalam waktu dekat asuransi NFT akan benar-benar hadir untuk memberikan perlindungan terbaik bagi para penggunanya. 

    Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai NFT atau ingin mengoleksi karya seni NFT, yuk kunjungi TokoMall sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Masa depan NFT dan Peluang Besar yang Menjanjikan

    Belakangan ini, NFT selalu saja menjadi buah bibir, entah itu di media sosial maupun melalui pemberitaan. NFT dianggap sebagai sebuah metode investasi masa depan. Benarkah demikian? Selain itu, bagaimana perkembangan dan masa depan NFT nantinya, termasuk di Indonesia? Mari simak pembahasannya berikut ini!

    Membahas soal masa depan NFT tak akan lengkap tanpa membahas sejarahnya. NFT pertama yang terlacak di dunia adalah “Quantum” yang diciptakan Kevin McCoy pada 2014 dan dipresentasikan pada konferensi Seven on Seven New Museum, New York. Saat itu, NFT dianggap sebagai sebuah teknologi untuk monetisasi grafik.

     masa depan NFT - Kevin McCoy

    NFT Pertama di Dunia, “Quantum” (2014) oleh Kevin McCoy

    Sejak saat itu, NFT terus berkembang. Pada 2015, proyek NFT pertama yang bernama Etheria diluncurkan. Meski begitu, NFT baru benar-benar terdengar oleh publik pada akhir tahun 2017 saat proyek CryptoKitties viral. CryptoKitties merupakan proyek NFT berbasis online game atau NFT game. Dalam game tersebut, para pemain bisa bertukar kucing dalam dunia virtual.

    Popularitas NFT mencapai puncaknya pada tahun 2021, diawali dengan seniman digital ternama yaitu Beeple yang merilis NFT art pertamanya dengan judul “Everyday: The First 5000 Days”. Berkat popularitasnya tersebut, blockchain yang menjadi buku besar’ bagi NFT pun makin pesat perkembangannya hingga melahirkan tiga raksasa, yaitu Ethereum, Flow, dan Tezos. Kini, NFT menjadi alat untuk memperdagangkan aset digital, terutama yang berhubungan dengan seni atau NFT art.

    Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Ragam Jenis NFT yang Diperjualbelikan

    Apakah NFT Art Menguntungkan Seniman?

    Apakah NFT Art Menguntungkan Seniman?Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, NFT kini digunakan sebagai alat komodifikasi aset digital yang berhubungan dengan seni. Lalu, apakah dengan begitu seniman akan diuntungkan dengan adanya NFT?

    Jawabannya, ya. NFT membuka peluang bagi para seniman termasuk digital artist untuk menjual karyanya secara langsung. Selain itu, NFT juga memberikan esensi penting karya seni, yaitu orisinalitas. Aset digital yang dijual dengan NFT tidak bisa digandakan karena sudah tersimpan dalam blockchain.

    Akan tetapi, bukankah karya digital dapat di-copy dan diunduh siapa saja? Nah, di sinilah letak keunikan NFT. Meski suatu karya bisa diperbanyak, tapi yang bisa dianggap orisinil hanya ada satu di dunia, dikarenakan dalam karya tersebut telah dipatenkan sebuah kode unik yang membuat karya tersebut otentik. Ibarat lukisan “The Starry Night” milik Van Gogh yang sudah direplikasi dan bahkan diubah medianya berulang kali, yang bisa dikatakan asli adalah tetap yang tersimpan di Museum of Modern Art.

    Masa Depan NFT di Sektor Lain

    Lalu, bagaimana dengan masa depan NFT? Benarkah NFT juga akan merambah ke sektor lain? 

    Selain digital art, kini NFT sudah mulai diterapkan pada beberapa hal lain, seperti musik dan bahkan interaksi sosial. Sebab, kepemilikan NFT sangat unik. Di satu sisi, NFT bisa memberikan kuasa kepada kolektor atas objek yang diciptakan oleh kreator. Namun, di sisi lain, kepemilikan tersebut juga terbatas. Berikut adalah beberapa rencana penerapan NFT pada beberapa sektor lain, beserta gambaran masa depannya.

    1.NFT dalam Real Estate

    NFT dalam Real EstateSelama ini, industri real estate dianggap sebagai sebuah investasi yang menjanjikan dan minim risiko. Namun, jika melihat situasi saat ini, sektor real estate rasanya sudah memasuki masa saturasi. Dapat dilihat dengan semakin sedikitnya luas tanah yang bisa dibangun dan risiko penipuan semakin besar. Dengan demikian, migrasi ke NFT bisa menjadi solusi.

    Dengan memindahkan sertifikat bangunan atau kontrak pembangunan real estate ke NFT dan menyimpannya dalam blockchain, investor bisa meminimalisir risiko penipuan. Di masa depan, bukan tidak mungkin lagi jika sertifikat bangunan konvensional akan berubah menjadi sebuah aset digital  yang tersimpan dalam blockchain.

    2. Kehidupan Sosial

    Sektor berikutnya yang berpotensi merasakan efek NFT adalah kehidupan sosial manusia. Bagaimana bisa? Saat ini, sudah terdapat  perusahaan yang mulai tertarik untuk menciptakan ‘dunia alternatif’ melalui Metaverse, gagasan milik pendiri Facebook yaitu Mark Zuckerberg. 

    Metaverse merupakan sebuah dunia virtual yang penggunaannya diharapkan bisa mendekati pengalaman di dunia nyata. Pasalnya, Metaverse akan memanfaatkan kelima teknologi yaitu media sosial, game online, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), hingga kripto. 

    Dalam Metaverse, Anda bisa menciptakan “‘kehidupan baru’”, berinteraksi dengan orang lain secara virtual tetapi dengan rasa yang nyata, hingga mengeksplor dunia baru tersebut. 

    Dikarenakan akan memanfaatkan teknologi kripto, Metaverse sendiri dinilai bisa mendorong penggunaan NFT ke jumlah yang lebih masif. 

    Jika penggunaan NFT diibaratkan dalam Metaverse, nantinya NFT akan berperan sebagai aset di dunia nyata. Seperti misalnya, untuk membeli avatar di Metaverse, Anda bisa menjual NFT art. Selain itu, nda juga dapat mengajak teman virtual untuk mendengarkan NFT music bersama-sama di rumah virtual.

    Dari sini, bisa disimpulkan bahwa popularitas NFT masih akan terus berjalan, lho. Bahkan, bisa dibilang baru dimulai. Ingin menjadi bagian dari perkembangan masa depan NFT di Indonesia? Tidak sulit, kok, Anda bisa bergabung sebagai Official Partner (kreator) dan juga Creator (kolektor) di TokoMall. Ayo daftarkan diri Anda di TokoMall sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini Dia Program Senpai Anime Sebuah Kolaborasi NFT dan Anime

    Pengadopsian NFT telah memasuki hampir seluruh sektor. Setelah berhasil booming pada teknologi dan seni, kini kabar pengadopsian NFT pada ranah pop culture pun juga mencuat. Sebut saja JYP dan SM Entertainment, sebagai sedikit bagian dari yang telah bergabung dan merilis NFT KPop-nya. Di sisi lain, anime sebagai salah satu pop culture dari Jepang yang banyak peminatnya ini pun turut menghadirkan NFT. Senpai anime adalah aliran anime dipilih yang kemudian menjadi titik awal proyek yang bernama Project Senpai.  

    Supaya gak penasaran, yuk, baca terus artikel ini!

    Baca Juga: Tak Mau Kalah, JYP dan SM Entertainment Ikut Rilis NFT KPop

    Kenalan dengan Senpai Anime

    Sebelum berbicara mengenai Proyek Senpai-nya, mari kita bahas anime terlebih dahulu. Anime adalah animasi atau kartun dari Jepang yang mempunyai keunikannya tersendiri.  Istilah senpai sendiri sangat sering ditemui di anime. Sebenarnya senpai sendiri adalah ungkapan panggilan yang dikhususkan untuk seseorang yang dianggap lebih lama atau tua. Biasanya, ini ditujukan untuk menunjukkan rasa hormat. 

    Dilansir dari Honey’s Anime, terdapat beberapa senpai anime punya karakter yang kuat dan terkenal. Salah satunya adalah Tomoe Mamie dari anime Madoka Magica. Senpai anime yang telah rilis di tahun 2011 ini memiliki 12 episode. Tomoe Mamie melakukan bagiannya sebagai senpai untuk Madoka dan Sayaka. Di anime ini Mamie, mengajari keduanya untuk menjadi gadis penyihir.

    Proyek Senpai? Apa tuh?

    Project Senpai anime

    Sumber: https://whitepaper.projectsenp.ai/

    Dilansir dari NewsBTC.com, Proyek Senpai adalah penciptaan ekosistem NFT pada anime bersama kripto, yang juga dilengkapi dengan beberapa fitur Decentralized Finance (DeFi). Proyek ini berdiri di blockchain Ethereum, sehingga pada ekosistemnya mencakup token utilitas ERC20 bernama SENPAI dan token sekundernya bernama KOHAI. Gak hanya itu, pada proyek ini pun terdapat kartu NFT anime Waifus ERC-1155 serta desain cat air anime yang terlihat nyata. 

    Berdasarkan Official Website-nya, proyek ini bermula dari pengumpulan konsep dan ide di bulan Januari 2020. Seiring berjalannya waktu dan pengembangannya, akhirnya NFT pertama terjual di bulan Maret tahun ini. Masih di bulan yang sama, token utilitasnya yang bernama SENPAI pun dibuat, dijual, dan di-listing pada platform Uniswap, Coinmarketcap, dan juga Coinpaprika . Barulah selang sebulan berikutnya, token SENPAI juga listing di Coingecko. 

    Apa yang Bisa Dilakukan pada Proyek Senpai?

    Anime Senpai chan

    Sumber: Photo Credit by Whitepaper Project Senpai

    Nah, setelah tahu proyeknya, lalu apa aja sih yang bisa kita lakukan di Proyek Senpai, program penggabungan NFT dan anime tersebut?

    Saat ini, setidaknya ada 2 hal utama yang bisa Anda lakukan di proyek ini. Pertama, Anda bisa mengoleksi kartu NFT dan juga melakukan proyek pada tokennya, SENPAI. Sedangkan itu, hal lain yang masih menjadi pengembangan dari proyek ini adalah hadirnya Club Senpai

    1. Koleksi NFT 

    Pertama-tama, rasanya gak lengkap kalau kita gak berbicara tentang koleksi NFT yang ada di Proyek Senpai! Nah, pada proyek ini ada dua format berbeda yang bisa Anda pilih untuk dikoleksi. Pertama, koleksi NFT yang bergaya chibi, dan kedua adalah koleksi yang berbentuk desain cat air (namun masih bergaya chibi). 

    Yang menarik adalah keduanya tetap dibuat dengan style khas Jepang. dibuat dengan tangan, dan tentunya terbatas. Setidaknya, tiap desain butuh waktu mulai dari 2 hingga 4 minggu, lho! Lalu, kartu NFT ini diklasifikasikan ke dalam 4 kategori sesuai dengan kelangkaannya: perunggu (50 mint), perak (25 mint), emas (5 mint), dan hitam (1 mint).  

    2. Proyek pada Token SENPAI

    Adapun 3 cara yang bisa Anda lakukan pada token SENPAI antara lain, staking token SENPAI, trading card game, dan holding token SENPAI. Pertama, pada staking SENPAI nantinya Anda akan mendapatkan insentif untuk memegang setiap token SENPAI dan mendukung ekosistem proyek. Nah, staker akan menerima token KOHAI yang baru dicetak. 

    Kedua adalah dengan NFT trading card game, di mana Anda akan memperoleh SENPAI dengan farming menggunakan token SENPAI. 

    Terakhir, pemegang token SENPAI akan berpotensi mendapatkan hadiah token SENPAI holding di masa yang mendatang setelah proyek ini terus berkembang. Nah, SENPAI holding ini akan terdiri dari token KOHAI dan juga ETH (diperoleh dari pembelian NFT KOHAI saja), serta persentase dari biaya yang diperoleh dari penjualan NFT marketplace di NFT OpenSea. 

    Baca Juga: Wajib Tahu, Inilah Ragam NFT Jenis NFT yang Diperjualbelikan!

    Tak hanya keseruan yang dihadirkan pada senpai anime yang menjadikan cikal bakal Project Senpai.  Hadirnya Proyek Senpai yang merupakan proyek penggabungan antara NFT dan anime ini untuk menciptakan ekonomi berbasis NFT pada sektor pop culture. Mengingat, JPop sendiri mempunyai penggemarnya di seluruh dunia dan Indonesia. Jadi, gimana? Tertarik untuk segera terjun untuk koleksi NFT? 

    Yuk, daftarkan diri Anda di NFT marketplace Indonesia, TokoMall milik Tokocrypto sekarang juga! Kunjungi https://mall.tokoscape.com/ untuk informasi lengkapnya. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pahami Apa Itu Karya Seni Mozaik dan Perannya dalam Dunia NFT

    Karya seni mozaik merupakan jenis karya rupa yang memanfaatkan berbagai jenis bahan dalam pembuatannya. Mozaik sangat unik karena merangkai beberapa benda berbeda hingga menjadi suatu kesatuan yang indah. Biasanya, mozaik menggunakan potongan kertas atau kaca untuk membentuk sebuah karya seni. Namun, dalam perkembangannya, mozaik pun hadir dalam format digital.

    Mozaik berformat digital ini bahkan terus berkembang hingga akhirnya merambah ke dunia non-fungible token (NFT). Sebelum melihat seperti apa geliat karya seni mozaik dalam dunia NFT, yuk kenalan dengan karya seni mozaik terlebih dulu!

    Mengenal karya seni mozaik

    Mengenal karya seni mozaik

    Karya seni mozaik pada dasarnya adalah suatu proses kreatif untuk menyatukan beberapa benda yang berbeda, baik dari segi bahan, tekstur, warna, maupun pola hingga menjadi objek baru yang bernilai seni.

    Seni mozaik sendiri memiliki sejarah panjang. Mozaik tertua pernah tercatat ditemukan pada peradaban Mesopotamia, sekitar 3.000 tahun sebelum masehi. Pada zaman dahulu, mozaik bahkan dianggap sebagai karya seni tinggi karena fungsinya sebagai ornamen dekorasi untuk kuil pemujaan atau tempat ibadah seperti gereja dan masjid.  

    Untuk bisa menciptakan mozaik yang indah dan bernilai seni tinggi tentu tidak mudah. Diperlukan ketelitian tinggi terhadap detail bahan yang digunakan. Proses mozaik akan semakin sulit lagi jika Anda menggunakan bahan yang sulit untuk diubah bentuknya seperti keramik atau batu granit.

    Perkembangan mozaik

    Dalam perkembangannya, karya seni mozaik juga hadir dalam format digital dan juga photomosaic (photographic mosaic). Inovasi tersebut muncul saat Joseph Francis menciptakan sebuah poster bertajuk Live from Bell Labs. Poster tersebut menampilkan potret seorang perempuan yang dibentuk dari beberapa foto berukuran kecil.

    Live from Bell Labs - Karya seni Mozaik

    Jika potret tersebut diperbesar, maka akan tampak beberapa foto yang ukurannya lebih kecil. Rangkaian foto-foto tersebut bisa membentuk sebuah objek baru karena disusun berdasarkan warna yang sesuai. Misalnya, untuk membentuk wajah manusia, maka dipilihlah beberapa foto dengan warna dasar coklat.

    Baca juga: Lakukan Strategi Berikut Sebelum Mulai Minting NFT!

    Karya seni mozaik dalam NFT

    Mozaik digital kembali populer saat NFT ramai dibicarakan publik. Beberapa digital artist yang berkecimpung di dunia NFT memang menawarkan karya seni berupa mozaik digital. Popularitas mozaik di dunia NFT mencapai puncaknya saat Everydays: the First 5000 Days, sebuah karya seni mozaik dari Beeple, terjual dengan harga fantastis sekitar USD 69 juta pada Maret 2021 lalu.

    Karya seni mozaik dalam NFT

    Everydays: the First 5000 Days sendiri merupakan sebuah mozaik yang mulai dirancang Mike Winkelmann (sosok di balik Beeple) sejak tahun 2013. Karya seni tersebut telah terhubung dengan NFT yang bertindak sebagai “sertifikat autentikasi digital” dan dikelola oleh teknologi blockchain.

    Uniknya, karya mozaik tersebut tidak memiliki identifikasi fisik apa pun. Keseluruhan karya beserta sertifikasinya hadir dalam bentuk digital melalui NFT. Meski begitu, mozaik digital tersebut berhasil terjual melalui rumah lelang terkenal dunia, Christie’s.

    Seperti yang telah disebutkan, seluruh aspek penjualan Everydays: the First 5000 Days milik Beeple hadir dalam format digital, bahkan dalam proses transaksi penjualannya. Perwakilan dari rumah lelang Christie’s menyebutkan bahwa karya mozaik tersebut bisa dibeli dengan aset kripto, tepatnya Ethereum.

    Opsi tersebut ditawarkan karena Christie’s melihat peluang pada transaksi menggunakan aset kripto. Belakangan ini, pasar kripto memang sedang bagus dan para kolektor tidak ragu mengeluarkan dana lebih untuk mendapatkan karya seni NFT. Hasilnya, Everydays: the First 5000 Days berhasil terjual dengan nilai yang amat fantastis.

    Peluang mozaik dalam NFT di masa depan

    Karya seni Mozaik dalam NFT di masa depanKesuksesan Beeple dalam menjual Everydays: the First 5000 Days dengan harga yang sangat tinggi membuka kesempatan bagi para seniman karya seni mozaik untuk ikut serta mengadopsi NFT. Melihat pada saat itu, Christie’s sebagai rumah lelang seni konvensional dengan sengaja membuka penerimaan pembayaran dalam bentuk aset kripto. Terlebih, tidak ada batasan aliran seni dalam NFT. Anda bisa berkreasi sebebas mungkin, bahkan menggabungkan mozaik dengan jenis karya seni lainnya pun tidak menjadi masalah. 

    Selama karya seni yang Anda terbitkan adalah orisinil dan memiliki nilai keunikan tersendiri, juga dibantu dengan promosi di berbagai komunitas NFT, dijamin NFT Anda pasti akan menemukan kolektornya tersendiri.

    Ingin mulai memamerkan karya seni mozaik Anda dalam bentuk NFT? TokoMall siap memberi dukungan terbaik untuk Anda. Sebagai salah satu pelopor NFT marketplace di Indonesia, TokoMall memungkinkan pengguna untuk mengoleksi, merilis, dan memamerkan NFT.

    Dengan mengusung konsep yang memungkinkan dunia digital untuk bertemu dengan realita, TokoMall menyediakan platform bagi Anda para Official Merchant (Kreator) untuk bisa mendapatkan exposure karya seni yang lebih luas. Yuk, daftarkan diri Anda dan tunjukkan kreasi karya seni mozaik bersama TokoMall sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Alasan Kehadiran NFT Dapat Mengurangi Pelanggaran Hak Cipta

    Pelanggaran hak cipta merupakan salah satu masalah yang kerap dihadapi para pencipta karya seni, termasuk seni musik. Pembajakan musik masih sering terjadi dan sulit dikontrol laju persebarannya.

    Kemunculan NFT ternyata tidak hanya mampu memberi angin segar bagi para pegiat aset kripto, tapi juga mereka yang menggeluti industri musik. Pasalnya, NFT diklaim mampu mengurangi risiko terjadinya pelanggaran hak cipta. Seperti apa mekanismenya?

    Apa itu Pelanggaran Hak Cipta ?

    Sangat disayangkan, kasus pelanggaran hak cipta di dunia seni masih sangat sering terjadi dan bahkan seringkali dinormalisasi. Pelanggaran ini lebih dikenal dengan istilah pembajakan. Pembajakan adalah tindakan pelanggaran yang dilakukan dari melanggar hak eksklusif tertentu dari sebuah karya. Padahal berbagai cara sudah ditempuh, misalnya dengan menghadirkan platform streaming musik yang terjangkau atau mengadakan program bundling album musik dengan produk lain seperti yang dilakukan oleh brand fast food kenamaan.

    Meski begitu, belum ditemukan cara yang efektif untuk memberantas pelanggaran hak cipta di tanah air. Pembajakan dan plagiasi karya masih sering terjadi. Hadirnya inovasi teknologi NFT serta blockchain memberikan secercah harapan bagi para pencipta karya seni untuk mengatasi permasalahan tersebut.

    NFT sebagai Solusi Pelanggaran Hak Cipta

    NFT sebagai Solusi Pelanggaran Hak CiptaBagaimana NFT bisa menjadi solusi atas masalah tersebut? NFT bisa menjadi langkah preventif creator untuk melindungi karya mereka dari risiko pelanggaran hak cipta seperti pembajakan maupun plagiasi.

    Hal ini sudah dibuktikan oleh beberapa musisi dunia. Salah satu contohnya adalah musisi asal Amerika Serikat, Kings of Leon. Bekerja sama dengan YellowHeart yang merupakan komunitas NFT, Kings of Leon berhasil menciptakan album musik NFT bertajuk “When You See Yourself”. Per Maret 2021, band rock ini berhasil mengumpulkan keuntungan sebesar $2 juta dari penjualan album NFT.

    Jika melihat kesuksesan tersebut, diprediksi ke depannya akan semakin banyak musisi dan penggiat musik lain yang mengikuti jejak Kings of Leon. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika NFT akan menjadi model jual-beli musik di masa mendatang.

    Alasan Mengapa NFT Dapat Mengurangi Pelanggaran Hak Cipta dalam Karya Seni

    Apa kira-kira alasan yang mendorong Kings of Leon dan musisi lain untuk membuat album NFT? Jika melihat sifat NFT itu sendiri, berikut adalah beberapa alasan mengapa NFT bisa menjadi solusi atas masalah pelanggaran hak cipta karya seni.

    1. Adopsi Blockchain

    NFT bisa menjadi solusi atas pembajakan musik karena sudah mengadopsi teknologi blockchain. Apa itu blockchain? Jika Anda melihat pedagang, mereka pasti memiliki buku besar akuntansi untuk mencatat pembelian dan penjualan. Dengan begitu, saat ada barang yang hilang atau jumlah stok yang kurang, maka bisa langsung diketahui penyebabnya.

    Nah, blockchain adalah buku besar akuntansi tersebut dalam versi digital. Setiap karya seni yang tersimpan di dalam blockchain akan langsung tersimpan datanya. Begitu pula saat terjadi transaksi, sistem secara otomatis mencatat data yang berhubungan dengan transaksi. Selain itu, karya yang ada di blockchain juga memiliki sertifikat keaslian.

    2. Kejelasan Hak Kepemilikan

    Salah satu penyebab terjadinya pelanggaran hak cipta adalah karena hak kepemilikan karya yang tidak jelas. Satu karya bisa saja memiliki banyak pencipta karena memang tidak ada data resmi yang menjelaskan. Hal semacam ini tidak akan terjadi di NFT.

    Karya seni yang menjadi aset digital NFT akan memiliki “identitas” unik yang sulit untuk dipalsukan. Sebuah karya seni akan sangat mudah ditelusuri asal-usul dan penciptanya. Di samping itu, creator masih memiliki hak cipta penuh atas karyanya meski sudah berpindah tangan. Sebab, NFT pada dasarnya hanya mengakui satu kepemilikan untuk sebuah karya seni.

    3. Hadirnya Dukungan antar Anggota Komunitas NFT

    pelanggaran hak ciptaAlasan lainnya datang dari ekosistem NFT itu sendiri. Ekosistem NFT dapat menekan pelanggaran hak cipta hingga seminimal mungkin. Sebab, pemilik karya memiliki kuasa penuh atas karya mereka. Pemilik karya dapat menentukan sendiri jalur distribusi mereka dan komunitas mana yang akan mereka ikuti. . 

    Apalagi hal ini didukung dengan besarnya peran komunitas bagi para anggotanya. Tak jarang, di dalam komunitas yang diikuti para anggota dapat bebas bertukar informasi. Nah, biasanya apabila terdapat karya seni NFT yang mencurigakan, mereka bisa segera melakukan laporan kecurangan pada platform marketplace yang mereka temui dan karya seni mencurigakan tersebut bisa dilaporkan untuk ditindaklanjuti lebih lanjut. Di sinilah peran komunitas dalam membantu pemecahan problem dalam masalah pelanggaran hak cipta.

    Selain itu, kolaborasi antara Kings of Leon dengan komunitas NFT YellowHeart sendiri sudah membuktikan bahwa komunitas NFT mendukung musisi untuk berkembang dan mendapatkan keuntungan yang memang pantas bagi mereka.

    Baca juga Tertarik dengan NFT? Gabung dengan 5 Komunitas NFT Ini, Yuk!

    Bagaimana cara membuat NFT untuk musik Anda?

    Kini saatnya mengetahui bagaimana cara membuat NFT musik. Sama dengan karya seni lainnya, mulanya lagu, video clip, audio visual, atau artwork digital harus melalui proses upload digital pada blockchain yang disebut dengan istilah minting. Nah, proses minting karya ini dilakukan pada NFT marketplace yang dipilih. 

    Baca juga Yuk, Mengenal Apa itu NFT Music dan Perkembangannya Saat Ini

    Bisa disimpulkan bahwa penerapan NFT dapat menekan risiko terjadinya pelanggaran hak cipta. Ingin membuat karya tanpa dihantui rasa takut akan pembajakan dan plagiasi? Anda bisa bergabung menjadi komunitas NFT sebagai Official Partner di TokoMall! Melalui TokoMall, Anda bisa memamerkan dan menjual karya seni dengan aman. Yuk, kunjungi https://mall.tokoscape.com/ dan segera daftarkan diri Anda!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Perbedaan Seni dan Desain!

    Apa perbedaan seni dan desain? Bagi Anda yang ingin terjun di dunia seni, pertanyaan semacam ini tentu pernah terlintas dalam pikiran. Keduanya terlihat saling berhubungan dan tak bisa dipisahkan. Nah, alangkah baiknya sebelum berkarya, simak ulasan mengenai perbedaan seni dan desain berikut ini!

    Seni vs Desain, Serupa tapi Tak Sama

    Selama ini, batas antara seni dan desain selalu menjadi perbedaan. Ada yang menganggap bahwa desain adalah sebuah seni. Namun, tidak sedikit juga yang menentang. Beberapa orang tidak memasukkan desain sebagai sebuah karya seni karena desain dinilai tidak punya “power” untuk menggugah emosi.

    Akan tetapi, jika ditelisik lebih lanjut, memang seni cenderung lahir karena pemikiran penciptanya. Sementara itu, desain umumnya lahir karena ada kehendak lain di luar pembuatnya. Maka dari itu, seni dianggap punya kemampuan untuk menggugah emosi penikmatnya, sedangkan desain tidak. Untuk memahami apa saja poin yang membedakan seni dan desain, terus simak artikel ini.

    Memahami Perbedaan Seni dan Desain

    Memahami Perbedaan Seni dan DesainJika dilihat dari sudut pandang tertentu, seni dan desain memang terlihat serupa. Beberapa elemen dari keduanya pun membuat seni dan desain bisa bersimpangan di satu titik. Untuk memudahkan Anda memahami perbedaan seni dan desain, 5 poin  di bawah ini bisa dijadikan acuan dasar.

    1. Definisi

    Dari definisi, seni dan desain sudah berbeda. Seni merupakan bentuk ekspresi diri atas ide atau gagasan kreatif maupun imajinatif yang dimiliki penciptanya. Sedangkan desain di sisi lain adalah hasil pemikiran desainer atas sebuah rencana untuk menyelesaikan sebuah problem yang ada lebih dulu.

    2. Pemicu dan Pendorong

    Definisi tersebut kemudian menjelaskan bahwa seni dan desain lahir karena penyebab yang berbeda. Seni lahir karena dipicu oleh kondisi internal penciptanya (gagasan kreatif). Sedangkan desain muncul karena adanya suatu kondisi eksternal pembuatnya (problem yang sudah ada yang berasal dari luar diri pembuatnya).

    Di sisi lain, seni lahir dengan dorongan pengalaman sang seniman. Seniman mengalami suatu kejadian yang kemudian menjadi dasar penciptaan karyanya. Sementara itu, desain lahir dari dorongan kepada desainer untuk menemukan solusi pemecah masalah. Desainer menghasilkan sebuah desain sebagai sebuah jawaban atas suatu permasalahan yang sedang terjadi.

    3. Cakupan

    Cakupan seni tidak terbatas karena seniman membuatnya atas kemauan yang datang dari dalam dirinya. Sedangkan, desain bersifat terbatas dan dapat diperbaiki. Sebab, desain pada dasarnya muncul karena adanya suatu masalah yang butuh penyelesaian. Oleh karenanya, pembuatan desain harus menyesuaikan dengan masalah tersebut agar bisa menjadi solusi.

    4. Interpretasi dan Tujuan

    Interpretasi seni sangat variatif, bergantung pada background dan pengalaman orang yang mengamatinya. Maka, tidak mengherankan lagi jika penafsiran sebuah lukisan, misalnya, bisa sangat beragam. Di sisi lain, interpretasi desain sebisa mungkin tidak menimbulkan perbedaan tafsir. Jika terdapat perbedaan tafsir, maka desain tersebut dianggap ambigu dan kurang meyakinkan sebagai solusi masalah.

    5. Atribut

    Poin terakhir perbedaan seni dan desain adalah atribut. Seni identik dengan kreativitas, inovasi, serta ekspresi. Sedangkan, desain lebih dekat dengan sifat praktis dan gagasan cerdas yang intuitif karena fungsinya sebagai pemecah masalah.

    Peluang bagi Seni dan Desain dalam NFT

    Sekarang, mari membahas hubungan seni dan desain dalam NFT. Dari keduanya, manakah yang bisa dijadikan aset digital NFT?

    Ternyata, baik seni maupun desain bisa dijadikan aset digital melalui NFT. Jadi, baik seniman maupun desainer sama-sama bisa mengambil peran di NFT. 

    Melalui NFT, seniman tidak perlu takut karyanya dijiplak tanpa ada pemenuhan hak cipta. Pasalnya, NFT memungkinkan seniman untuk memberikan ’identitas’ unik bagi tiap karya yang dibuatnya.

    Begitu pun dengan desainer. Dengan adanya NFT, desainer bisa mengamankan desain yang sudah mereka buat. Tidak perlu khawatir lagi dengan pencurian desain yang merugikan Anda sebagai perancang desain. Sebab, desain yang telah menjadi aset digital NFT dilengkapi dengan identitas khusus dan disimpan dalam blockchain.

    Contoh Seni dan Desain dalam Bentuk NFT

    Berikut ini terdapat contoh dari seni dan juga desain yang dijadikan ke dalam bentuk NFT, yaitu:

    1. Seni

    Contoh karya seni yang dijadikan NFT ini berhasil menjadi salah satu NFT art termahal sepanjang tahun 2021. Bagaimana tidak, kreator di balik NFT ini merupakan seorang digital artist kenamaan yaitu Beeple. 

    NFT yang diberi judul “Ocean Front” ini sengaja dibuat untuk menggambarkan bahaya dari perubahan iklim di dunia dan memberikan peringatan bagi manusia. NFT ini berhasil terjual di Nifty Gateway dengan harga 6 juta USD, lho!

    NFT art2. Desain

    Selain seni, ada pula NFT yang berupa sebuah desain, contohnya seperti NFT berikut ini yang menggambarkan desain dari sebuah bangunan pertokoan, dengan salah satu bagiannya merupakan sebuah cafe. NFT yang diberi judul “Downtown Cafe #1” ini merupakan hasil karya Merchant bernama Architect_NFT dan sudah di-minting di TokoMall. 

    Merchant tersebut merupakan seorang mahasiswa jurusan arsitektur yang juga terjun ke dunia NFT. NFT yang satu ini dibanderol harga Rp500.000,00 atau sekitar 21,89 TKO, serta telah tersedia untuk diperjualbelikan.

    seni NFT paling topBaca juga: Ternyata Inilah Penyebab NFT Menjadi Mahal!

    Nah, itu dia perbedaan seni dengan desain. Dilihat dari tujuan pembuatannya saja, seni dan desain sudah sangat berbeda. Satu dibuat sebagai bentuk ekspresi, sedangkan lainnya merupakan solusi atas suatu problem. Meski berbeda, keduanya secara umum tetap bisa dijadikan aset digital melalui NFT, lho. Jadi, tunggu apa lagi? Setelah membaca artikel ini, langsung ciptakan karya NFT pertama Anda melalui TokoMall!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Anda Tertarik NFT? Gabung dengan 5 Komunitas NFT Ini, Yuk!

    Saat ini pasar NFT di Indonesia bisa dikatakan terus berkembang secara pesat seiring dengan semakin digandrunginya NFT oleh kalangan seniman. Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah hidupnya komunitas NFT di Indonesia. Hadirnya komunitas ini tentunya memberikan berbagai manfaat. Nggak cuman kreator karya seni saja, Anda yang ingin mengoleksi NFT maupun yang ingin terus mengikuti hype NFT ini bisa gabung di komunitas yang ada, lho!

    Peran Komunitas dalam Dunia NFT

    Beberapa waktu yang lalu, kami telah melakukan wawancara bersama Radiofeeder, seorang kreator dan juga kolektor di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa komunitas memiliki pengaruh yang besar terhadap kreator. Selain itu, ia juga menambahkan salah satu langkah awal yang harus dilakukan bagi kreator baru yang ingin berkecimpung di dunia NFT adalah dengan masuk ke dalam komunitas. Hal ini dapat ia katakan karena pada mula ia sedang terjun ke dunia NFT, komunitaslah yang memberikan peran penting dalam membimbingnya. 

    Untuk lebih lengkapnya, berikut kami hadirkan beberapa peran komunitas NFT serta manfaat yang akan Anda dapatkan ketika mengikuti komunitas NFT:

    1. Wadah dalam Sharing Pengalaman dan Edukasi

    Anda seorang kreator yang baru ingin terjun ke dunia NFT dan bingung harus mulai dari mana? Tenang, Anda nggak perlu khawatir! Nah, dengan bergabung Komunitas NFT yang berisi dari banyak kreator ini tentunya akan memudahkan Anda untuk mengikuti perkembangan-perkembangan dunia NFT. 

    Nggak cuma itu, para anggota komunitas yang ada tentunya akan sangat terbuka dalam berbagi pengalaman ataupun edukasi mengenai seluk beluk NFT. Nggak usah malu-malu, Anda pun bisa langsung melontarkan pertanyaan-pertanyaan melalui room chat yang ada.

    2. Tempat Promosi Karya

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, komunitas NFT nggak hanya berisikan para kreator saja. Bagi Anda para kolektor yang tertarik untuk memulai koleksi NFT pun turut bisa bergabung. Makanya komunitas ini pun juga memiliki peran bagi kreator yang ingin mempromosikan NFT art mereka untuk mendapatkan calon pembeli.

    3. Melahirkan NFT Artists dengan Berbagai Aliran dan Bentuk Seni

    Karena sudah disebutkan di awal jika semua kreator bisa bergabung, tentunya hal ini menghadirkan beragam kreator yang mempunyai style-nya tersendiri. Secara nggak langsung tentunya komunitas NFT berpengaruh dengan lahirnya beragamnya aliran yang ada saat ini. 

    Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Para NFT Artist yang Memiliki Karya Termahal

    Komunitas NFT di Indonesia

    Wah, ternyata banyak manfaat dari mengikuti komunitas NFT, ya. Biar nggak clueless dalam mencari komunitasnya, nih kami hadirkan beberapa daftarnya!

    1. IndoArtNow NFT

    Komunitas pertama yang bisa Anda ikuti adalah IndoArtNow NFT. Saat ini IndoArtNow memiliki lebih dari 1000 member. Nah, Anda bisa bergabung dengan komunitas ini melalui Discord.

    2. Kreavi NFT

    Komunitas NFT selanjutnya ialah Kreavi NFT. Kreavi sendiri memang merupakan komunitas yang mewadahi para kreator di Indonesia. Setidaknya saat ini terdapat 334 member aktif yang tergabung di Telegram. Komunitas Kreavi NFT juga pernah melakukan Live di Facebook Page Kreavi terkait bincang-bincang NFT, lho!

    3. IDNFT

    IDNFT bisa dikatakan menjadi salah satu komunitas NFT yang memiliki banyak member. Saat ini setidaknya terdapat lebih dari 3300 anggota yang tergabung di Discord. IDNFT aktif dalam membantu para seniman untuk memulai sepak terjang mereka di dunia NFT. Salah satu kegiatan yang pernah IDNFT lakukan adalah mengadakan “Kelas Masuk NFT” yang dilakukan di saluran Discord.

    4. Komunitas NFT

    Komunitasnft merupakan salah satu komunitas NFT yang saat ini memiliki 375 member. Untuk cara bergabungnya mudah, Anda bisa mengunjungi media sosial miliknya di instagram @komunitasnft, lalu klik tautan yang ada di bio untuk segera bergabung Discord-nya. 

    5. Tokocrypto Ecosystem

    Sebagai salah satu exchange aset kripto terbesar di Indonesia, Tokocrypto turut hadir mewadahi perkembangan NFT di Indonesia. Setelah menghadirkan TokoMall yang merupakan sebuah marketplace khusus untuk tempat memamerkan NFT. Tokocrypto Ecosystem hadir untuk mewadahi pelaku yang bergerak dalam ekosistem NFT di Indonesia. Untuk bergabungnya pun mudah, Anda tinggal mengunjungi server NFT di channel Discord milik Tokocrypto. 

    Pada akhirnya, hadirnya komunitas NFT yang ada di Indonesia bertujuan untuk membantu dalam terwujudnya ekosistem NFT yang baik. Nah, untuk memamerkan karya atau mengoleksinya, Anda bisa melakukannya di TokoMall. Yuk, daftarkan diri Anda sebagai kreator maupun kolektor di mall.tokoscape.com sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tidak Hanya Dinikmati, Kini Kopi Barista Merambah ke Project NFT

    Apakah Anda penggemar kopi? Sudah beberapa waktu terakhir, banyak kedai kopi kekinian yang hadir dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Nggak hanya kopi, barista atau orang yang ahli dalam membuat kopi pun menjadi salah satu pekerjaan yang diminati anak muda seiring menjamurnya industri kopi.

    Kopi dan Barista, Dua Hal yang Tak Bisa Dipisahkan

    Untuk menghadirkan kopi yang nikmat, dibutuhkan dua hal, yakni jenis sajian kopi itu sendiri dan juga keterampilan barista. 

    Kopi memiliki rasa yang relatif berbeda-beda, tergantung jenis serta bahan campuran yang ditambahkan. Misalnya saja, Americano adalah salah satu jenis yang disukai para penggemar kopi tulen karena memiliki rasa pahit dan tidak semua orang menyukai taste pahit yang rich.

    Meskipun begitu, saat ini banyak bahan yang dipadupadankan ke dalam kopi untuk membuat rasa yang beda dan tetap bisa dinikmati oleh mereka yang tidak menyukai kopi sekalipun, seperti halnya menambahkan susu, caramel, jus alpukat, gula aren, dan lain-lain. Nah, akhirnya kopi pun bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

    Selain inovasi yang menjadikan kopi semakin nikmat, aspek penting selanjutnya adalah barista. Barista merupakan seseorang yang menyajikan kopi secara profesional yang membutuhkan keterampilan serta pelatihan secara khusus. Nggak hanya dituntut harus menghadirkan sajian kopi yang nikmat, barista juga perlu memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik ketika melayani konsumen.

    Dengan begitu, konsumen tidak hanya mendapatkan kenikmatan kopi, tetapi juga mendapat experience yang lebih kaya dengan sentuhan personal.

    Nah, selain banyak diminati karena kenikmatannya, kopi ternyata juga populer hingga ke dunia NFT, lho! Penasaran bagaimana ceritanya? Yuk, simak bersama!

    Crypto Barista, Project untuk Kafe NFT

    Selain hadir untuk memberikan kenikmatan bagi para penggemarnya dengan suguhan pada secangkir kopi, kopi sudah mulai merambah ke dunia NFT dengan segudang inovasinya. Salah satu project NFT yang telah diciptakan oleh sebuah industri kopi adalah Crypto Barista.

    Crypto Barista adalah hand-drawn characters yang pembeliannya dapat mendukung kehadiran kafe berdana NFT pertama di New York City. Pada musim pertama Crypto Barista, terdapat 60 karakter kopi barista lucu yang diciptakan oleh seorang ilustrator bernama Tony Bui dan Coffee Bros.

    Coffee bros

    Sumber: https://cryptobaristas.com/

    Nah, Coffee Bros sendiri merupakan perusahaan kopi pertama yang memiliki inovasi serta keberanian untuk merambah ke dunia NFT. Selain itu, Coffee Bros adalah pihak yang menginisiasi project Crypto Barista ini, lho!

    Ini Dia Tujuan Dibentuknya Crypto Barista!

    Selanjutnya, apa sih maksud dan tujuan dibentuknya Crypto Barista ini?

    Jadi, Crypto Barista hadir untuk membangun komunitas yang memiliki preferensi dan kemauan untuk melakukan apresiasi terhadap karya seni, entrepreneurship, inovasi, hingga apapun yang berhubungan dengan kopi. 

    Crypto Barista

    Sumber: https://coffeebros.com/blog/how-to-buy-nfts-a-quick-overview/

    Dan Hunnewell (4/11/21), yaitu founder dari Coffee Bros (The Regalia Roasting Collective) mengatakan jika Crypto Barista ini juga memiliki ambisi utama untuk membuka ruang terbuka di New York City, di mana karya seni dan inovasi saling bersatu.

    Baca Juga: Terus Berkembang, Masa Depan NFT Akan Hadir di Sektor Ini!

    Apa yang Didapatkan dari Crypto Barista?

    Setelah mengetahui tujuan dan maksud dibentuknya Crypto Barista, apa sih yang akan didapatkan pemilik Crypto Barista?

    Bisa dibilang, pemilik Crypto Barista akan mendapat beberapa hal menarik yang nggak pernah kita pikirkan sebelumnya, di antaranya adalah:

    1. Caffeinated Perks

    Pemilik Crypto Barista akan mendapat Caffeinated Perks, yaitu sebutan untuk menikmati fasilitas di Coffee Bros, mencicipi kopi eksklusif, hingga mendapat diskon merchandise Crypto Barista.

    2. Barista Bank

    15% dari semua dana yang terkumpul melalui project NFT dan penjualan merchandise akan disimpan dan pemilik Crypto Barista memiliki hak secara penuh dalam mengontrol dana tersebut.

    Dana tersebut akan digunakan untuk beberapa hal, seperti keperluan donasi dalam industri kopi, membuat project baru, atau sebagai dana pengembangan untuk project yang sedang berlangsung.

    3. Hak Voting Project

    Pemilik Crypto Barista memiliki hak dalam pembuatan keputusan untuk berbagai hal, yakni konsep karakter baru, arah musim kedua dan musim berikutnya, serta penggunaan 15% dana dalam Barista Bank.

    Cara Mudah Mendapatkan NFT Crypto Barista

    Sebenarnya, cara untuk membeli NFT Crypto Barista sangat mudah, kok! Kalau Anda tertarik untuk memiliki salah satu dari 60 karakter Crypto Barista yang tersedia pada musim pertama, berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:

    1. Beli ETH terlebih dahulu pada crypto exchange, salah satunya Tokocrypto
    2. Setelah itu, buat crypto wallet seperti Metamask
    3. Transfer ETH yang sudah Anda beli di Tokocrypto ke akun Metamask agar lebih mudah untuk melakukan transaksi ke sejumlah marketplace ternama
    4. Masuk ke marketplace Rarible dan sambungkan akun Metamask
    5. Cari akun “Crypto Barista”
    6. Temukan karakter Crypto Barista favorit Anda dan beli menggunakan ETH

    Selamat! Karakter kopi barista dari Crypto Barista yang lucu sudah menjadi milik Anda! Eits, tapi jangan lupa untuk memperhatikan besaran nominal gas fee, ya! Harga gas fee yang tidak menentu dapat membuat nominal NFT lebih mahal daripada sebelumnya.

    Baca Juga: Ketahui Alasan Kenapa Gas Fee Mahal dan Cara Kerjanya

    Itulah ulasan singkat mengenai kopi barista dan project NFT yang sangat menarik. Jika Anda ingin mencari NFT art lainnya, Anda bisa menemukannya di TokoMall, lho! Sebagai NFT marketplace  pertama di Indonesia, di TokoMall Anda bisa menemukan beragam karya spektakuler dari berbagai kreator! 

    Tunggu apalagi? Kunjungi Tokomall dan segera miliki NFT art favorit Anda!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar 7 Koin NFT Terpopuler Saat Ini yang Bisa Cuan

    Mengetahui daftar koin NFT yang sedang populer saat ini akan membantu Anda dalam mengelola aset digital. Koin NFT sendiri merupakan aset digital yang bisa menjadi alternatif mata uang kripto. Aset digital berupa NFT menjadi menarik karena sifatnya yang “one of a kind” sehingga sulit untuk ditiru. Simak ulasan berikut untuk mengetahui daftar koin NFT terpopuler saat ini!

    Naiknya Popularitas NFT

    Memasuki tahun 2021, NFT menjadi semakin populer. Hal ini bisa dibuktikan dengan peningkatan penjualan NFT secara online. Pada kuartal pertama 2021, total penjualan NFT mencapai US$2 biliun. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan yang amat tajam dari tahun 2020. Tercatat, total penjualan NFT pada 2020 “hanya” mencapai angka US$250 juta.  

    Meski begitu, sebenarnya popularitas NFT tidak dibangun dalam sekejap mata. Jika diurut, penjualan NFT bahkan tidak langsung menanjak sejak diperkenalkan oleh Robert Dermody, Adam Krellenstein, dan Evan Wagner pada 2014 silam. NFT baru mulai ramai diperbincangkan pada 2017, tepatnya saat CryptoPunks muncul dan standar operasional seperti ERC-721 diperkenalkan.

    Apa itu Koin NFT?

    Koin NFT merujuk kepada kepemilikan aset digital yang baru Anda bisa didapatkan melalui kepemilikan digital atas suatu aset. Menariknya lagi, koin NFT tidak memiliki nilai tukar seperti Bitcoin, sehingga tiap koin NFT memiliki sifat yang unik. 

    Perbedaan Koin NFT dengan Mata Uang Kripto

    Meski sama-sama bisa digunakan untuk bertransaksi di dunia digital, koin NFT memiliki perbedaan mendasar dengan mata uang kripto. Mata uang kripto masih mirip dengan uang konvensional karena sifatnya yang fungible atau dapat ditukarkan. Katakanlah Anda punya satu Bitcoin, maka nilainya sama dengan satu Bitcoin lain.

    Di sisi lain, koin NFT bersifat non-fungible alias tidak dapat ditukar. Seperti yang sudah disebutkan di atas, nilai satu koin NFT belum tentu sama dengan nilai koin NFT lainnya. Sebab, masing-masing koin NFT memiliki sertifikat autentikasi khusus yang unik dan tidak bisa diduplikasi.

    Daftar Koin NFT dengan Kapitalisasi Terbesar

    Daftar Koin NFT dengan Kapitalisasi Terbesar

    Lalu, apa saja daftar NFT yang populer saat ini? Jika melihat data dari Coinmarketcap, terlihat bahwa koin AXS dari Axie Infinity merupakan koin NFT dengan kapitalisasi terbesar. Berikut adalah daftar koin atau token NFT dengan kapitalisasi terbesar mengikuti standar ERC-721 dan ERC-1155 yang dirangkum dari situs Coinmarketcap.

    1. AXS (US$10,247 biliun)

    AXS Coins

    Koin AXS dari Axie Infinity menempati urutan pertama pada daftar  NFT dengan kapitalisasi terbesar menurut Coinmarketcap. Hingga November 2021, token AXS berhasil mencatat kapitalisasi pasar sebesar US$10.247.008.859.

    2. THETA (US$7,372 biliun)

    Theta coinPeringkat berikutnya ada Theta Network dengan native token-nya yang bernama Theta. Adapun yang menjadi daya tarik dari platform ini sendiri adalah ia menghadirkan infrastruktur video streaming yang terdesentralisasi. Per November 2021, Theta memiliki market cap sebesar US$7.372.728.385.

    3. FLOW (US$4,215 biliun)

    Flow coinDi peringkat ketiga ada koin Flow yang dikelola oleh jaringan Flow. Memasuki 2021, performa koin Flow memang cukup baik hingga mampu mencapai kapitalisasi pasar sebesar US$4.215.255.643. Awal November 2021 lalu, satu  Flow-nya ada pada kisaran US$13,57.

    Baca Juga: Cara Memilih Koin Micin Potensial dan Rekomendasinya

    4. MANA (US$3,874 biliun)

    MANA CoinDecentraland memang selalu bisa diandalkan untuk masalah token NFT. Melalui token MANA, Decentraland mencapai kapitalisasi pasar sebesar US$3.874.516.003, membuatnya berada di peringkat keempat daftar  NFT paling populer menurut Coinmarketcap. Pada awal November 2021 lalu, satu koin MANA dihargai US$2,85.

    5. ENJ (US$3,094 biliun)

    Enjin Coin

    Berikutnya ada Enjin Coin atau lebih dikenal dengan kode namanya, ENJ. Pada penghujung tahun 2021 ini, ENJ mampu mempertahankan performanya dan meraih kapitalisasi pasar sekitar US$3.094.924.191. Sedangkan, harga ENJ stabil pada level US$3,26.

    6. CHZ (USD2,515 biliun)

    token CHZ

    Bagi Anda yang baru mulai melakukan transaksi NFT, token CHZ dari Chiliz bisa dipertimbangkan. Sebab, harga per koinnya relatif terjangkau, sekitar US$0,49. Meski begitu, kemampuannya bisa dibilang stabil dari waktu ke waktu. Terbukti dari total kapitalisasi pasarnya yang mencapai angka US$2.515.267.769.

    7. SAND (US$4,94 biliun)

    SAND CoinTerakhir ada token SAND dari The Sandbox. Memasuki bulan Desember 2021, performa SAND memang terus meningkat. Harga satu SAND terbilang aman di level US$2,64. Untuk kapitalisasi pasarnya, The Sandbox mampu mencapai angka US$2.403.476.637 pada penghujung tahun 2021 ini.

    Tertarik untuk menggunakan koin NFT sebagai alat transaksi? Kini Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di NFT Marketplace milik Tokocrypto, bursa kripto terkemuka di Indonesia. Langsung saja buka website Tokocrypto, klik menu Toko Token, lalu pilih Toko NFT.

    Anda juga bisa memulai dengan TKO yang merupakan utility token asli dari Tokocrypto. TKO saat ini bahkan dapat diperjualbelikan dan ditukarkan dengan utility token lain. Klik di sini untuk mulai transaksi dengan koin NFT!  



    Sumber : news.tokocrypto.com