Tag: kopi hitam

  • 10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

    Jakarta

    Kopi hitam adalah minuman kopi tanpa gula, krim, susu, atau tambahan pemanis apa pun. Sehingga, tanpa bahan tambahan tersebut memungkinkan kita bisa menikmati manfaat kopi bagi kesehatan.

    Lebih lanjut, simak penjelasan dan bukti ilmiah mengenai manfaat kopi hitam tanpa gula terhadap kesehatan berikut ini.

    Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula

    Masih sedikit penelitian yang mengamati secara khusus manfaat kopi hitam dengan kopi dengan tambahan pemanis. Namun, hasil beberapa penelitian menunjukkan secara umum ada manfaat kesehatan dari minum kopi dalam jumlah sedang.


    Berikut adalah beberapa manfaat potensial dari kopi hitam tanpa gula:

    1. Meningkatkan Mood dan Konsentrasi

    Kopi hitam sering diminum untuk mendapatkan energi. Makanya, sebagian orang bisa lebih terjaga setelah mereka minum secangkir kopi di pagi hari.

    Penelitian tahun 2018 oleh Crystal F Haskell-Ramsay, dkk., Northumbria University menunjukkan bahwa hasil pada 59 orang dewasa tentang efek kopi biasa, kopi tanpa kafein, dan minuman plasebo berkaitan dengan suasana hati dan fungsi otak.

    Hasil studi tersebut juga menemukan bahwa kopi biasa bermanfaat dalam meningkatkan kewaspadaan dan waktu reaksi, jika dibandingkan dengan plasebo.

    Selain itu, kopi mampu meningkatkan akurasi tes, mengurangi rasa sakit kepala, dan rasa lelah dibandingkan dengan kopi tanpa kafein.

    Kopi hitam tanpa gula bagus untuk diet, karena membantu penurunan berat badan. Studi tahun 2016 yang dilakukan oleh D Icken, dkk., melaporkan minum kopi memberikan sedikit peningkatan laju metabolisme atau kalori yang dibakar kita saat istirahat.

    Hal tersebut berperan dalam membakar lemak dan menurunkan berat badan. Sejumlah bukti menunjukkan bahwa kopi juga bisa berfungsi sebagai penekan nafsu makan.

    3. Membantu Mencegah Kanker

    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa manfaat minum kopi, mampu mengurangi risiko terkena jenis kanker tertentu.

    Penelitian tahun 2017 bertajuk Coffee and cancer risk: a summary overview oleh Gianfranco Alicandro , dkk., dari Department of Clinical Sciences and Community Health, Milan, melaporkan bahwa kopi bisa mengurangi risiko kanker kolorektal. Temuan ini juga menyatakan bahwa kopi tidak berpengaruh pada risiko kanker secara keseluruhan.

    Akan tetapi, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk mendalami secara pasti seperti apa kopi bisa mempengaruhi risiko penyakit kanker.

    4. Antioksidan

    Hubert Kolb, dkk., dalam penelitian tahun 2020 yang dimuat dalam National Library of Medicine menyatakan kopi kaya akan antioksidan yang serupa dengan sayur dan buah-buahan. Sehingga, kandungan ini mungkin bisa menjelaskan banyak manfaat kesehatan lainnya.

    5. Menambah Performa saat Latihan

    Kafein bisa meningkatkan energi yang berguna dalam meningkatkan kinerja fisik. Penelitian tahun 2020 oleh Jozo Grgic, dkk., dari Victoria University, Melbourne, menunjukan bahwa asupan kafein dikaitkan dengan daya tahan dan kekuatan otot yang lebih baik.

    Dengan demikian, hal ini bermanfaat dalam memberi tenaga selama latihan kekuatan dan daya tahan kardio.

    6. Mengurangi Risiko Diabetes

    Manfaat kopi hitam tanpa gula lainnya yaitu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Coffee consumption, obesity and type 2 diabetes: a mini-review tahun 2016 oleh Roseane Maria Maia Santos dan Roseane Maria Maia Santos 1, Darcy Roberto Andrade Lima, menunjukkan bahwa minum 3-4 cangkir (720-960 ml) kopi per hari bisa melindungi kita dari diabetes tipe 2.

    Pasalnya, kemungkinan tersebut karena kandungan kafein dan asam klorogenat dalam kopi.

    7. Membantu Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Asupan kopi hitam yang teratur pada awalnya bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah, tapi efek ini akan berkurang seiring berjalannya waktu.

    Analisis data dari tiga uji coba penyakit jantung besar dan terkenal yang diterbitkan jurnal American Heart Association Circulation: Heart Failure, menemukan bahwa semakin banyak orang minum kopi, maka semakin rendah risiko gagal jantung.
    Perlu dicatat, bahwa manfaat tersebut tidak berlaku bagi orang yang meminum kopi tanpa kafein.

    8. Membantu Meningkatkan Daya Ingat

    Kopi hitam dipercaya bagus untuk meningkatkan daya ingat. Minum kopi hitam secara teratur akan membantu mengatasi hal ini dengan menjaga saraf tetap aktif. Sehingga mampu meningkatkan fungsi otak.

    Hal ini sebagaimana penelitian tahun 2018 oleh Crystal F Haskell-Ramsay, dkk., yang mengaitkan manfaat kopi dengan suasana hati dan fungsi otak.

    9. Baik untuk Kesehatan Hati

    Hati Anda adalah organ vital yang diberkahi dengan banyak fungsi tubuh Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan kopi hitam secara teratur menurunkan tingkat enzim hati berbahaya yang ditemukan dalam darah.

    Ini mencegah beberapa masalah hati seperti kanker, perlemakan hati, hepatitis, dan sirosis alkoholik.

    10. Membantu Membersihkan Perut

    Kopi termasuk minuman yang bersifat diuretik, di mana semakin banyak dikonsumsi maka semakin sering pula buang air kecil.

    Buang air kecil ini bisa mengeluarkan racun dan bakteri dari tubuh, sekaligus membersihkan perut. Hal tersebut membuat kita bisa tetap sehat.

    Waktu yang Tepat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula

    Dikutip dari Healthifyme, waktu yang tepat untuk minum kopi hitam tanpa gula adalah bisa di pertengahan hingga larut pagi. Hal ini juga tergantung pada kebutuhan masing-masing orang.

    Kalau kamu perlu istirahat di sore hari, pastikan kamu mempunyai waktu 6 jam untuk membakar kafein sebelum mencoba tidur. Untuk latihan atau olahraga yang lebih baik, kamu bisa minum kopi di 30-60 menit sebelumnya.

    Itu tadi penjelasan manfaat kopi hitam tanpa gula bagi pria maupun wanita terkait kesehatan. Semoga bermanfaat.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Boleh Minum Kopi Saat Intermitten Fasting? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Intermitten fasting banyak dijalani agar berat badan. Apakah saat menjalani diet tersebut tetap boleh mengonsumsi kopi? Berikut penjelasan ahli.

    Intermitten fasting merupakan pola diet yang dilakukan dalam bentuk puasa dan jendela makan. Mereka mengatur waktu makan dengan kurun waktu tertentu.

    Umumnya berpuasa selama 16 jam dan jendela makan selama 8 jam. Sebenarnya, tak ada aturan tertentu untuk makanan dan minuman yang dikonsumsi, tapi sebaiknya memilih yang bergizi seimbang.


    Beberapa sumber mencantumkan kopi hitam sebagai minuman yang aman dan baik dikonsumsi saat intermitten fasting. Namun, apakah benar seperti itu?

    Racikan kopi campur lada hitamRacikan kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dilansir dari The Manual (14/11), minum kopi setiap hari bisa memberikan manfaat yang menyehatkan. Mulai dari membantu seseorang tetap fokus, menambah energi, mengatur suasana hati, hingga menurunkan berat badan.

    Jadi, minum kopi saat intermitten fasting diperbolehkan. Jenis yang aman dikonsumsi adalah kopi hitam tanpa tambahan gula, krim, dan bahan lain yang mengandung kalori tinggi.

    Satu cangkir (240 ml) kopi hitam hanya mengandung sekitar 3 kalori, dengan sedikit protein, lemak, dan mineral. Jadi, 1-2 cangkir kopi pun tidak akan menyebabkan perubahan metabolisme.

    Kopi hitam ini dapat dikonsumsi untuk menekan nafsu makan. Kafein yang terkandung pada kopi hitam dapat meningkatkan metabolisme untuk membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Selain kopi hitam, sebagian orang juga mengonsumsi kopi dengan tambahan minyak kelapa saat intermitten fasting. Meskipun konsumsi ini bisa menambahkan kalori pada tubuh. Tetapi jenis lemak yang digunakan sehat dan tak akan berdampak signifikan pada kadar gula darah.

    Minuman lain yang perlu dihindari saat intermitten fasting adalah minuman yang memiliki kandungan kalori tinggi. Di antaranya bubble tea, minuman bersoda, milkshake, dan lainnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Racikan Kopi Ini Tiap Pagi dan Dapatkan 5 Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Banyak yang menyebut minum kopi setiap pagi dapat menyehatkan tubuh. Ternyata untuk mendapatkan khasiatnya jenis kopi ini yang disarankan untuk dikonsumsi.

    Perpaduan antara kandungan kafein dan antioksidan dalam kopi dipercaya dapat menyehatkan tubuh secara alami. Tetapi untuk mendapatkan manfaat sehat tersebut ada aturan yang berlaku dan bukan racikan kopi sembarangan.

    Menurut para ahli, kopi yang sehat dan boleh dikonsumsi secara rutin setiap pagi adalah seduhan kopi hitam. Tanpa gula, krim, atau tambahan perasa lainnya.


    Kopi yang sudah ditambahkan bahan pelengkap seperti krim atau susu justru menambah kalori dan lemak di dalam gelasnya. Sementara untuk kopi hitam sendiri dapat memberikan beberapa khasiat sehat yang berguna untuk tubuh.

    Baca juga: Minum Red Wine Disebut Picu Sakit Kepala, Peneliti Temukan Penyebabnya

    Berikut ini 5 manfaat rutin minum kopi hitam di pagi hari menurut NDTV:

    5 Tips Berhenti Minum Kopi Tanpa Sakit Kepala, Contek Yuk!Minum kopi hitam saat pagi hari efektif untuk membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/RECSTOCKFOOTAGE

    1. Menurunkan berat badan

    Kopi dapat menurunkan berat badan jika tidak mengandung kalori di dalamnya. Kopi hitam menjadi racikan kopi yang tidak memiliki kalori atau disebut juga sebagai minuman nol kalori.

    Tetapi ketika ditambahkan krim atau susu segelas kopi akan mengalami pertambahan nilai kalori di dalamnya. Sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi selama proses penurunan berat badan.

    Walaupun terkesan sedikit, asupan kalori dari segelas kopi di pagi hari juga dapat berpengaruh pada pola diet. Tak banyak yang menyadari kalori tersembunyi pada racikan kopi susu bahkan sekadar latte juga mengurangi jatah asupan kalori melalui makanan.

    2. Menurunkan risiko diabetes

    Banyak penelitian dari ahli gizi yang membuktikan bahwa kopi dapat menurunkan risiko seseorang mengidap diabetes. Diabetes atau kondisi di mana tubuh tak sanggup memproduksi insulin guna mencerna gula wajib diperhatikan.

    Risiko diabetes akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia seseorang. Konsumsi kopi hitam dapat menjadi salah satu asupan minuman yang menambah fokus tanpa campuran gula atau pemanis di dalamnya.

    Ketika minum kopi hitam tubuh akan dipicu untuk memproduksi insulin. Padahal kopi hitam tidak memiliki kadar gula sehingga hasil insulin yang diproduksi dapat mencerna kadar gula berlebihan di dalam darah.

    Manfaat minum kopi hitam lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Berperan sebagai antidepresan

    Ketika merasa cemas, khawatir, atau stress lebih disarankan untuk mengonsumsi kopi hitam. Kopi dapat berperan sebagai antidepresan dengan cara memproduksi hormon yang menciptakan rasa bahagia.

    Kopi hitam dapat memicu hormon serotonin dan dopamine di dalam otak sehingga ada perasaan yang lebih tenang. Tetapi kopi dengan tambahan krim atau pemanis justru berfungsi sebaliknya.

    Kadar lemak dan gula yang tinggi dalam segelas kopi dapat memicu produksi stres. Sehingga untuk mereka yang membutuhkan fokus atau perasaan yang lebih tenang lebih disarankan konsumsi kopi hitam yang murni setiap pagi.

    4. Menajamkan ingatan

    Racikan kopi campur lada hitamRacikan kopi hitam murni juga dapat menjaga ketajaman dan kesehatan fungsi otak. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Efek konsumsi kopi pada otak terbukti melalui berbagai penelitian dan pengamatan ahli. Kandungan kafein dan antioksidan dapat menjaga kesehatan dan ketajaman kognitif pada otak orang dewasa.

    Tak dapat dipungkiri jika otak manusia akan mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Beberapa gangguan yang biasanya timbul misalnya seperti Alzheimer, demensia, hingga penyakit Parkinson yang mengganggu.

    Efek kopi yang menajamkan ingatan dan menjaga kesehatan otak diperoleh dari kandungan antioksidannya. Asupan antioksidan tak hanya bermanfaat untuk mencegah penuaan pada kulit tetapi juga pada fungsi otak.

    5. Membersihkan perut

    Asalan kopi bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan bukan hanya karena kalorinya yang rendah. Kopi murni yang ditambahkan krim atau pemanis bersifat diuretik.

    Maka tak heran jika sebagian orang akan merasa ingin buang air setelah minum kopi. Buang air kecil dengan intensitas yang tinggi secara alami dapat membantu membersihkan perut.

    buang air kecil menjadi salah satu cara tubuh mengeluarkan racun atau toksin hingga bakteri yang bersembunyi di dalamnya. Sehingga pencernaan akan terjaga dan bakteri alami di dalam usus tetap hidup dengan sehat.

    Baca juga: Duh! Berdalih Hujan, Ojol Ini Tega Palak Ongkir Rp 166 Ribu

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sering Dijadikan Asupan saat Diet, Segini Kalori Kopi Tanpa Gula


    Jakarta

    Kopi menjadi salah satu minuman wajib yang kerap dikonsumsi sebelum beraktivitas. Kebanyakan orang mungkin lebih menyukai kopi yang cenderung manis dengan pemanis tambahan, seperti gula atau krimer.

    Namun, ada juga yang lebih menyukai kopi tanpa gula, termasuk mereka yang sedang dalam program diet. Memangnya kopi tanpa gula berapa kalori ya?

    Jumlah kalori makanan atau minuman, termasuk kopi, bergantung pada cara mengkonsumsinya. Secangkir kopi seduh biasa yang tidak mengandung gula hanya memiliki kurang dari 5 kalori dan tidak mengandung lemak.


    Dikutip dari Healthline, jenis kopi yang paling sedikit kalorinya adalah kopi hitam (black coffee) atau kopi hitam dingin (iced black coffee). Jika dikonsumsi tanpa tambahan lain, kedua jenis kopi ini hanya mengandung 2 kalori.

    Kopi yang diseduh dengan metode cold press atau biji kopi dengan rasa juga memiliki 2 kalori. Sementara itu, espresso mengandung 20 kalori dan kopi latte tanpa lemak mengandung sekitar 72 kalori.

    Namun, dengan menambahkan bahan-bahan lain ke dalam kopi seperti pemanis, tentu akan menambah kalori ekstra. Penelitian menunjukkan orang yang sering mengkonsumsi minuman manis lebih rentan mengalami kenaikan berat badan, dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsinya.

    Dikutip dari Mayo Clinic, orang yang sering minum minuman manis lebih mungkin mengalami kenaikan berat badan dibandingkan orang yang tidak minum minuman manis. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menambahkan 1 sendok teh gula ke dalam secangkir kopi sehari dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

    Berikut rincian kalori secangkir kopi jika ditambahkan oleh bahan-bahan tertentu:

    • Gula: 16 kalori untuk satu sendok teh (4 gram)
    • Sirup manis beraroma: 10 hingga 20 kalori per pump
    • Krim kocok: 73 kalori untuk 2 sendok makan (sekitar 28 gram)
    • Krim kocok kental: 101 kalori untuk 2 sendok makan (sekitar 30 gram)
    • Susu bebas lemak: 10 kalori untuk 2 sendok makan (sekitar 31 gram)

    Kebiasaan mengkonsumsi kopi dengan tambahan gula juga dapat berisiko menyebabkan masalah kesehatan serius. Mulai dari penyakit jantung, obesitas, dan ketidakseimbangan gula darah.

    Jika tetap ingin menikmati kopi yang manis namun tetap menjaga jumlah kalori, disarankan untuk mempertimbangkan penggunaan susu nabati, seperti susu almond, susu kedelai, atau susu gandum. Namun, pastikan untuk mengecek label produk karena banyak susu nabati yang menambahkan gula tambahan.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Mau Turunkan BB, Mending Minum Kopi Hitam atau Teh Hitam? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Kebanyakan orang kerap mempermasalahkan berat badan. Untuk menurunkannya, kopi hitam dan teh hitam menjadi pilihan karena rendah kalori.

    Keduanya merupakan minuman kaya kafein, tanpa gula, dan kaya akan antioksidan. Keduanya sering dikaitkan dapat menurunkan berat badan.

    Lantas, mana yang benar-benar lebih baik untuk menurunkan berat badan?


    Kopi Hitam Vs Teh Hitam

    Kopi hitam memberikan dorongan kuat pada metabolisme tubuh, meningkatkan pembakaran lemak, dan dapat menekan nafsu makan. Di sisi lain, memadukan kafein dengan senyawa pada teh hitam yang unik, seperti katekin dan theaflavin, dapat memberikan dorongan yang lebih lembut untuk membakar lemak.

    Namun, penelitian belum mencapai kesepakatan. Beberapa menunjukkan efek kopi yang lebih kuat, sementara yang lain menyoroti peran pendukung dari kandungan teh. Berikut perbandingan keduanya yang dikutip dari Times of India.

    1. Metabolisme dan Pembakaran Kalori

    Kopi hitam mengandung kafein yang tinggi, sekitar 95 mg per cangkir. Minuman ini dapat meningkatkan laju metabolisme sebesar 3-13 persen selama beberapa jam, sehingga dapat membakar lebih banyak kalori bahkan saat beristirahat.

    Sebaliknya, teh hitam mengandung lebih sedikit kafein yakni sekitar 47 mg. Tetapi, teh hitam tetap menawarkan peningkatan metabolisme yang ringan berkat kandungan kafein dan senyawa seperti theaflavin di dalamnya.

    2. Terkait Oksidasi Lemak dan Penurunan Berat Badan

    Kafein dalam kopi meningkatkan oksidasi lemak, yakni lemak yang digunakan untuk energi. Beberapa penelitian menunjukkan penurunan lemak tubuh dengan mengonsumsi beberapa cangkir setiap hari.

    Sementara itu, katekin dan theaflavin dalam teh hitam juga dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi lemak tubuh, meskipun buktinya masih terbatas.

    3. Penekan Nafsu Makan

    Kafein dalam kopi hitam dapat menekan rasa lapar dan mengurangi asupan kalori. Di sisi lain, teh hitam dapat meningkatkan rasa kenyang berkat antioksidan dan kafein yang ringan.

    Namun, efek penekan nafsu makan dari teh hitam cenderung lebih halus.

    4. Peningkatan Olahraga dan Performa

    Kafein meningkatkan performa fisik, baik untuk kekuatan maupun daya tahan. Hal ini membantu seseorang tetap aktif dan membakar lebih banyak kalori selama latihan atau olahraga.

    Meskipun kadar kafein yang lebih rendah dalam teh hitam juga dapat meningkatkan performa olahraga, efeknya lebih lembut. Selain itu, teh hitam mengandung L-theanine yang menenangkan untuk mengurangi rasa gelisah.

    5. Antioksidan dan Dampak Kesehatan

    Kopi kaya akan asam klorogenat, yang mendukung metabolisme lemak dan menawarkan manfaat antioksidan. Teh hitam juga mengandung polifenol kuat, seperti katekin dan theafavin, yang dapat membantu mengurangi penyimpanan lemak serta meningkatkan kesehatan usus.

    Ini berpotensi membentuk manajemen berat badan yang lebih baik.

    6. Perbandingan Bukti Ilmiah

    Sebuah meta-analisis menunjukkan bahwa teh hijau terbukti memiliki manfaat penurunan berat badan. Tetapi, teh hitam dan kopi tidak signifikan mengungguli plasebo.

    Namun, sebuah studi intervensi terpisah menemukan bahwa kopi menyebabkan penurunan indeks massa tubuh (IMT) dan lemak tubuh yang signifikan selama enam bulan. Sementara teh hijau menunjukkan efek yang lebih ringan.

    7. Memilih Berdasarkan Gaya Hidup dan Sensitivitas

    Jika lebih suka dorongan energi yang kuat, pilihlah kopi hitam. Tetapi, disarankan untuk tetap berhati-hati jika kafein sudah menyebabkan gelisah atau sulit tidur.

    Jika lebih menginginkan ketenangan atau kafein lebih sedikit, L-theanine dalam teh hitam dapat memberikan dorongan lebih halus. Tetapi, membuat seseorang tetap waspada dan rileks, yang sempurna untuk malam hari atau orang dengan toleransi kafein yang rendah.

    Kesimpulannya, kopi hitam mungkin lebih unggul dalam hal pembakaran lemak yang cepat, peningkatan metabolisme, pengendalian nafsu makan, dan dukungan kebugaran. Tetapi, minuman ini mengandung kafein yang lebih kuat, yang berpotensi menyebabkan kegelisahan atau gangguan tidur pada individu yang sensitif.

    Teh hitam, dengan kafein yang lebih lembut dan antioksidan yang menenangkan, menawarkan dukungan yang lebih ringan. Tetapi, itu tetap sangat berpengaruh untuk manajemen berat badan.

    Manfaat tambahannya bagi usus dan antioksidan menjadikannya pilihan yang bijaksana bagi mereka yang memprioritaskan kesehatan secara keseluruhan daripada peningkatan energi yang intens.

    Pilihlah apa yang disukai dan baik untuk kesehatan tubuh. Tetapi, tetap dipadukan dengan diet sehat, olahraga teratur, dan kebiasaan yang sehat untuk hasil yang nyata dan bisa bertahan lama.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Jakarta

    Banyak orang di seluruh dunia yang mengkonsumsi kopi. Meskipun populer untuk meningkatkan energi, ternyata kopi hitam bisa berperan dalam penurunan badan.

    Oleh sebab itu, kopi hitam tanpa gula bermanfaat untuk diet. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

    Apakah Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak?

    Ahli diet di Preg Appetit, Ashley Shaw , RD, mengungkapkan bahwa kopi tanpa gula bisa membakar lemak untuk menurunkan berat badan.


    “Kopi, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tanpa terlalu banyak pemanis tambahan, dapat membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata Ashley Shaw dikutip dari laman Business Insider.

    Kandungan kafein dalam kopi membantu dalam meningkatkan penurunan berat badan, meningkatkan metabolisme dan meningkatkan energi.

    Selain itu, kopi juga mengandung sejumlah nutrisi seperti potasium, magnesium, niasin, dan antioksidan. Kandungan-kandungan tersebut bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Kopi hitam tanpa gula adalah yang terbaik untuk menurunkan berat badan, karena tidak mengandung tambahan gula atau lemak yang bisa menyebabkan penambahan berat badan.

    Manfaat kopi hitam tersebut juga dibuktikan dalam studi tahun 2023 oleh Matthias Henn, dkk, yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition, yang menyebut bahwa minum kopi tanpa pemanis dikaitkan dengan sedikit penurunan berat badan, sementara penambahan gula ke kopi dikaitkan dengan penambahan berat badan.

    Hasil menunjukkan kalau minum kopi tanpa pemanis mungkin bermanfaat dalam pengelolaan berat badan. Namun, penelitian ini juga perlu direplikasi dengan penelitian di masa depan untuk mengkonfirmasi temuan tersebut.

    Dilansir Harvard of Public Health, terdapat penelitian yang mengkaji data dari tiga studi kesehatan utama: Studi Kesehatan Perawat, Studi Kesehatan Perawat II, dan Studi Tindak Lanjut Profesional Kesehatan. Hal ini memungkinkan peneliti mengakses sejumlah besar data dan partisipan.

    Para peneliti menemukan, meminum 1 cangkir kopi setiap hari (baik tanpa kafein atau biasa) dikaitkan dengan penurunan 0,12 kilogram (kg) berat badan selama 4 tahun.

    Shaw merekomendasikan untuk minum 4 cangkir kopi ons sehari atau setara dengan 400mg kafein. Ukuran tersebut dalam rangka untuk mendapatkan manfaat kopi dan mencapai penurunan berat badan.

    “Empat cangkir kopi sehari memberikan manfaat merasa lebih terjaga dan metabolisme lemak lebih baik tanpa terlalu banyak berdampak pada tidur dan kelaparan,” jelas Shaw.

    Ia menambahkan bahwa minum 1 cangkir setiap beberapa jam merupakan hal yang masuk akal, untuk merasakan efek jangka panjang di setiap interval.

    Namun jika seseorang menyukai kopi kental , minumlah lebih sedikit cangkir atau tidak lebih dari 400mg kafein per hari.

    “Kopi yang diidentifikasi sebagai ‘kuat’ punya kandungan kafein yang lebih tinggi karena konsentrasi kopi per porsi airnya lebih besar,” kata Shaw.

    Jika seseorang menyukai kopi yang manis, ada berikut beberapa alternatif pemanis rendah kalori yang bisa digunakan yakni:

    • Pemanis berbahan dasar buah, seperti erythritol atau ekstrak buah biksu.
    • Pemanis nabati, contohnya stevia dan sirup yacon.
    • Alkohol gula seperti xylitol dan maltitol.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Jakarta

    Banyak orang di seluruh dunia yang mengkonsumsi kopi. Meskipun populer untuk meningkatkan energi, ternyata kopi hitam bisa berperan dalam penurunan badan.

    Oleh sebab itu, kopi hitam tanpa gula bermanfaat untuk diet. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

    Apakah Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak?

    Ahli diet di Preg Appetit, Ashley Shaw , RD, mengungkapkan bahwa kopi tanpa gula bisa membakar lemak untuk menurunkan berat badan.


    “Kopi, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tanpa terlalu banyak pemanis tambahan, dapat membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata Ashley Shaw dikutip dari laman Business Insider.

    Kandungan kafein dalam kopi membantu dalam meningkatkan penurunan berat badan, meningkatkan metabolisme dan meningkatkan energi.

    Selain itu, kopi juga mengandung sejumlah nutrisi seperti potasium, magnesium, niasin, dan antioksidan. Kandungan-kandungan tersebut bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Kopi hitam tanpa gula adalah yang terbaik untuk menurunkan berat badan, karena tidak mengandung tambahan gula atau lemak yang bisa menyebabkan penambahan berat badan.

    Manfaat kopi hitam tersebut juga dibuktikan dalam studi tahun 2023 oleh Matthias Henn, dkk, yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition, yang menyebut bahwa minum kopi tanpa pemanis dikaitkan dengan sedikit penurunan berat badan, sementara penambahan gula ke kopi dikaitkan dengan penambahan berat badan.

    Hasil menunjukkan kalau minum kopi tanpa pemanis mungkin bermanfaat dalam pengelolaan berat badan. Namun, penelitian ini juga perlu direplikasi dengan penelitian di masa depan untuk mengkonfirmasi temuan tersebut.

    Dilansir Harvard of Public Health, terdapat penelitian yang mengkaji data dari tiga studi kesehatan utama: Studi Kesehatan Perawat, Studi Kesehatan Perawat II, dan Studi Tindak Lanjut Profesional Kesehatan. Hal ini memungkinkan peneliti mengakses sejumlah besar data dan partisipan.

    Para peneliti menemukan, meminum 1 cangkir kopi setiap hari (baik tanpa kafein atau biasa) dikaitkan dengan penurunan 0,12 kilogram (kg) berat badan selama 4 tahun.

    Shaw merekomendasikan untuk minum 4 cangkir kopi ons sehari atau setara dengan 400mg kafein. Ukuran tersebut dalam rangka untuk mendapatkan manfaat kopi dan mencapai penurunan berat badan.

    “Empat cangkir kopi sehari memberikan manfaat merasa lebih terjaga dan metabolisme lemak lebih baik tanpa terlalu banyak berdampak pada tidur dan kelaparan,” jelas Shaw.

    Ia menambahkan bahwa minum 1 cangkir setiap beberapa jam merupakan hal yang masuk akal, untuk merasakan efek jangka panjang di setiap interval.

    Namun jika seseorang menyukai kopi kental , minumlah lebih sedikit cangkir atau tidak lebih dari 400mg kafein per hari.

    “Kopi yang diidentifikasi sebagai ‘kuat’ punya kandungan kafein yang lebih tinggi karena konsentrasi kopi per porsi airnya lebih besar,” kata Shaw.

    Jika seseorang menyukai kopi yang manis, ada berikut beberapa alternatif pemanis rendah kalori yang bisa digunakan yakni:

    • Pemanis berbahan dasar buah, seperti erythritol atau ekstrak buah biksu.
    • Pemanis nabati, contohnya stevia dan sirup yacon.
    • Alkohol gula seperti xylitol dan maltitol.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman Sehat Ini Dipercaya Bikin Panjang Umur


    Jakarta

    Pola makan sehat bisa mempengaruhi kualitas hidup. Rutin mengonsumsi minuman dengan kandungan antioksidan ini dipercaya bisa bikin panjang umur.

    Tentu semua orang ingin memiliki kualitas hidup yang baik. Kondisi tubuh sehat, bugar, dan terhindar dari penyakit meski sudah memasuki usia lanjut.

    Kondisi tersebut besar kemungkinan untuk hidup panjang umur. Dalam hal ini pola makan sangat berpengaruh besar. Salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh adalah antioksidan.


    Menurut ahli gizi Dr. Erin Barrett, antioksidan akan berperan melawan radikal bebas dan stres oksidatif. Dengan begitu, sel tubuh akan terjadi dan meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

    Dikutip dari Real Simple (31/10/24) berikut 5 minuman yang bisa membuat panjang umur:

    1. Smoothie buah berry

    Ilustrasi Smoothie BerryIlustrasi Smoothie Berry Foto: Getty Images/rudisill

    Buah berry sangat kaya akan nutrisi. Mulai dari blueberry, raspberry, dan strawberry. Buah berry tersebut memiliki sifat anti-inflamasi untuk mendorong penuaan yang sehat.

    Ahli gizi Dr. Barrett mengatakan bahwa buah berry mengandung antioksidan yang berperan melawan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif.

    Hal tersebut sangat penting untuk menjaga kesehatan sel. Ahli gizi tersebut juga merekomendasikan untuk mengonsumsi smoothie buah berry sebagai menu sarapan sehat.

    “Bisa dipadukan dengan susu almond untuk kesehatan tulang atau tambah selai kacang untuk tambahan asupan protein. Menu sarapan ini akan mendukung kesehatan menyeluruh,” tutur Dr. Barrett.

    2. Teh hijau dan teh hitam

    Rutin minum teh juga mampu meningkatkan kesehatan secara menyeluruh, seperti teh hijau atau teh hitam. Kedua teh tersebut dikemas dengan senyawa penting, seperti katekin.

    Menurut Dr. Barrett, katekin dapat berperan sebagai antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas dan meminimalkan stres oksidatif. Ini akan meningkatkan kesehatan sel.

    “Konsumsi teh ini secara teratur dapat menjadi cara sederhana, tapi efektif untuk mendukung kesehatan. Kesehatan yang terjaga akan membuat kamu panjang umur,” tutur Dr. Barrett.

    Minuman menyehatkan yang kaya antioksidan ada di halaman selanjutnya.

    3. Kopi hitam

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKopi hitam kaya akan antioksidan untuk meningkatkan kesehatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Sebuah penelitian menemukan bahwa kopi hitam dapat membuat seseorang panjang umur, jika dikonsumsi sesuai porsinya. Itu karena kopi mengandung kafein yang bisa berperan sebagai antioksidan.

    Namun, Dr. Barrett mengatakan bahwa ada atau tanpa kafein, kopi juga merupakan minuman menyehatkan. Senyawa penting pada kopi dapat merangsang neurotransmitter dopamin dan serotonin.

    Kedua itu merupakan hormon yang merangsang suasana hati dan kebahagiaan. Suasana hati yang baik dikaitkan dengan umur yang lebih panjang.

    “Studi juga menunjukkan bahwa minum kopi dalam jangka panjang dapat mengurangi risiko kematian dini hingga 30%, terlepas apakah kopi itu mengandung kafein atau tidak,” lanjur Dr. Barrett.

    4. Air putih

    Air putih merupakan pilihan utama dalam menjalani hidup sehat. Air putih rendah kalori dan tinggi nutrisi, sehingga diklaim sebagai obat dari segala penyakit.

    Air kaya akan hidrogen sehingga bisa menambah gas hidrogen molekuler ekstra untuk meningkatkan sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

    Selain itu, air putih juga mampu mengurangi risiko kolesterol tinggi dan meningkatkan fungsi ginjal. Rutin minum air putih mampu menghidrasi tubuh dengan baik.

    5. Wine

    Minum Red Wine Disebut Picu Sakit Kepala, Peneliti Temukan PenyebabnyaWine bisa membuat panjang umur. Foto: Getty Images/dikushin

    Wine telah menjadi pilihan minuman beralkohol yang paling sehat untuk dipilih. Jika dikonsumsi dengan tidak berlebihan, wine dapat memberikan manfaat kesehatan.

    Mengingat bahwa wine merupakan sumber resveratrol. Menurut Dr. Barrett, resveratrol adalah antioksidan kuat yang dikaitkan dengan banyak kesehatan.

    “Resveratrol dikenal karena sifat anti-inflamasi dan potensinya untuk meningkatkan kesehatan jantung, menjadikannya tambahan positif pada diet seimbang untuk mendukung kualitas hidup,” tutur Dr. Barrett.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Minum Kopi Hitam Bikin Panjang Umur, Asalkan Diracik Begini


    Jakarta

    Manfaat minum kopi sudah banyak terungkap dalam penelitian. Terbaru, peneliti menjelaskan kaitan konsumsi kopi hitam dan efeknya untuk kesehatan.

    Manfaat kesehatan dari minum kopi kembali menjadi sorotan. Studi terbaru yang didukung oleh National Institutes of Health Amerika Serikat dan dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah moderat dapat menurunkan risiko kematian, terutama akibat penyakit jantung.

    Temuan ini dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition dan didukung oleh National Institutes of Health (NIH), dengan data yang dikumpulkan dari tahun 1999 hingga 2018 dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES).


    Namun, manfaat ini bergantung pada cara kopi dikonsumsi, seperti kopi hitam yang diracik tanpa tambahan gula dan campuran lainnya. Melansir Independent UK (18/06), berikut beberapa temuan utama dari penelitian tersebut:

    1. Hubungan Kopi dengan Risiko Kematian Lebih Rendah

    A cup of esprJumlah Kalori Secangkir Kopi Hitam, Kopi Sehat yang Kaya Manfaatesso black coffeeKopi Sehat yang Kaya Manfaatesso black coffee Foto: Getty Images/iStockphoto/MarioGuti

    Sebuah studi observasional terbaru yang dilakukan oleh Tufts University di Boston, Amerika, menunjukkan bahwa mengonsumsi 1 hingga 2 cangkir kopi berkafein per hari berkaitan dengan penurunan risiko kematian dari berbagai sebab, khususnya penyakit kardiovaskular.

    Penelitian yang melibatkan 46.000 orang dewasa ini mengungkap bahwa konsumsi kopi hitam atau kopi dengan sedikit tambahan gula dan lemak jenuh dapat menurunkan risiko kematian hingga 14 persen.

    Menariknya, efek ini tidak ditemukan pada kopi yang dicampur dengan kadar gula dan lemak jenuh yang tinggi.

    2. Kandungan Bioaktif Pada Kopi

    Slurrp! 5 Racikan Kopi Hitam Nol Kalori yang Cocok Untuk DietSlurrp! 5 Racikan Kopi Hitam Nol Kalori yang Cocok Untuk Diet Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Prof. Fang Fang Zhang dari Friedman School di Tufts University yang menjadi peneliti utama studi ini turut menjelaskan. Ia mengungkap bahwa manfaat kopi kemungkinan besar berasal dari senyawa bioaktif di dalamnya.

    “Manfaat kesehatan dari kopi kemungkinan besar berasal dari senyawa bioaktif di dalamnya. Namun, hasil kami menunjukkan bahwa tambahan gula dan lemak jenuh dapat mengurangi manfaat tersebut,” jelasnya.

    Namun, Fang menekankan bahwa manfaat ini dapat berkurang apabila kopi dikonsumsi bersama gula dan lemak jenuh dalam jumlah besar. Dalam hasil analisis, konsumsi satu cangkir kopi per hari menurunkan risiko kematian sebesar 16%.

    Angka ini sedikit meningkat saat konsumsi mencapai 2 hingga 3 cangkir, tetapi manfaatnya justru menurun ketika seseorang konsumsi melebihi tiga cangkir per hari.

    Cek Penjelasan Lainnya di Halaman Berikutnya!

    3. Bahan Tambahan dalam Kopi Jadi Penentu

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Hitam di Pagi Foto: Ilustrasi iStock

    Penelitian ini didukung oleh National Institutes of Health dan diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, menjadi salah satu yang pertama mengukur secara spesifik pengaruh tambahan seperti gula dan lemak jenuh dalam kaitannya dengan risiko kematian.

    Dr. Bingjie Zhou, penulis utama di studi ini, menyatakan bahwa temuan mereka sejalan dengan Dietary Guidelines for Americans yang menyarankan untuk membatasi konsumsi gula dan lemak jenuh.

    Penelitian ini juga memperkuat studi sebelumnya dari Tulane University, yang menemukan bahwa peminum kopi di pagi hari memiliki risiko 31% lebih rendah untuk meninggal karena penyakit jantung, dan 16% lebih rendah untuk meninggal lebih awal akibat penyebab lain dibandingkan dengan yang tidak minum kopi sama sekali.

    4. Membantu Mencegah Kanker

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Hitam di Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Sejumlah penelitian lain menunjukkan bahwa manfaat minum kopi mampu mengurangi risiko terkena jenis kanker tertentu.

    Penelitian tahun 2017 bertajuk Coffee and cancer risk: a summary overview oleh Gianfranco Alicandro , dkk., dari Department of Clinical Sciences and Community Health, Milan, melaporkan bahwa kopi bisa mengurangi risiko kanker kolorektal. Temuan ini juga menyatakan bahwa kopi tidak berpengaruh pada risiko kanker secara keseluruhan.

    Akan tetapi, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk mendalami secara pasti seperti apa kopi bisa mempengaruhi risiko penyakit kanker.

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Minum Kopi Saat Diet ‘Intermittent Fasting’ Ini Saran Ahli


    Jakarta

    Minum kopi secara rutin disebut dapat menurunkan berat badan. Namun, apakah aman ketika dikonsumsi pelaku diet intermittent? Berikut fakta yang diberikan ahli.

    Intermittent fasting atau puasa intermitten merupakan metode diet yang populer belakangan ini. Pola diet yang dilakukan dalam bentuk puasa sebagai jendela makan.

    Mereka yang menjadi metode diet ini akan mengatur waktu makan dalam kurun waktu tertentu. Umumnya berpuasa selama 16 jam dan bebas makan selama 8 jam. Meski dibebaskan, tentu saja harus diimbangi dengan makanan bergizi.


    Dilansir dari Woman’s World (12/8/2024), minuman yang banyak dipertanyakan ketika diet intermittent adalah kopi. Cesar Lara, selaku ahli diet akan menjelaskan terkait diet intermittent dan kopi.

    Jadi, apakah minum kopi aman saat diet intermittent? Dr. Lara mengungkapkan bahwa kopi bukan hal yang membahayakan untuk metode diet itu.

    Mengutip Very Well Fit, kopi hitam bebas kalori, ada juga sedikit protein dan mineral lainnya, seperti kalium, magnesium, fosfor, mangan, folat, dan kolin.

    Diketahui juga kopi mengandung kafein yang tinggi. Menurut Medical News Today, dalam 237 ml kopi (1 cangkir) terdiri atas 80-100 mg kafein.

    “Jika minum kopi, kopi itu harus yang hitam. Tak boleh dicampur bahan lain yang mengandung kalori,” ungkap Dr. Lara.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Foto: Ilustrasi iStock

    Ia juga menjelaskan bahwa kopi hitam pada dasarnya adalah minuman bebas kalori dan tak memicu reaksi insulin. Insulin merupakan hormon yang membantu tubuh dalam menyimpan glukosa untuk energi.

    Saat menghindari makanan dan minuman yang merangsang produksi insulin akan membantu dalam pembakaran lemak tubuh. Tentunya akan bermanfaat untuk diet intermittent.

    Selain membakar lemak, apa manfaat lain dari mengonsumsi kopi?

    “Kopi merupakan stimulan yang dapat membantu fungsi otak, memberi sedikit energi (semangat),” kata Dr. Lara.

    Kafein yang merupakan senyawa aktif dalam kopi dapat meningkatkan fokus seseorang. Ini juga membantu dalam menekan nafsu makan sementara waktu.

    Lantas, apakah mencampurkan bahan lain ke dalam secangkir kopi dapat menghalangi diet intermittent?

    Dr. Lara menjelaskan, “Jika menambahkan krim dalam secangkir kopi atau memasukkan zat lain, itu akan menghalangi diet intermittent.”

    Hal ini karena susu, krim, gula, atau sirup perasa lain dapat menambahkan kalori pada secangkir kopi. Pemanis buatan yang ditambahkan juga dapat merangsang pelepasan insulin pada beberapa orang, sehingga gula darah tak mengalami penurunan.

    Padahal, cara kerja dari diet intermittent adalah mengurangi glukosa yang kemudian menurunkan insulin. Namun, jika kopi hitam dirasa terlalu pahit bisa menambahkan sedikit kayu manis untuk menyeimbangkan rasa tanpa menambahkan kalori.

    Asupan kopi hitam saat diet intermittent juga jangan berlebihan. Dr. Lara memperingatkan bahwa konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping, seperti stres yang membuat tubuh memproduksi gula sendiri.

    (yms/yms)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer