Tag: kopi untuk diet

  • Green Coffee Disebut Ampuh Bantu Diet, Benarkah?


    Jakarta

    Green coffee adalah sebutan untuk biji kopi yang belum disangrai. Mengonsumsi green coffee diyakini dapat memberikan ragam manfaat, termasuk membantu turunkan berat badan. Benarkah?

    Biji kopi yang umum dikenal berwarna cokelat hasil proses sangrai, tapi aslinya biji kopi berwarna hijau. Biji kopi hijau ini sering disebut sebagai green coffee.

    Biji kopi pada dasarnya kaya antioksidan dan senyawa aktif lain. Dua yang terpopuler adalah asam klorogenat dan kafein.


    Sayangnya, proses sangrai mengubah susunan kimia di dalam biji kopi, termasuk di antaranya memengaruhi nutrisi yang ada di dalamnya. Sebagian besar asam klorogenat bahkan disebut hilang saat biji kopi dipanaskan dalam suhu tinggi.

    Hal ini pula yang membuat banyak orang percaya akan manfaat green coffee atau biji kopi yang belum disangrai. Nutrisi pada green coffee dinilai masih utuh.

    Manfaat green coffee

    Ekstrak green coffee mengandung beberapa senyawa aktif, termasuk di antaranya kafein dan asam klorogenat sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya.

    Berikut manfaat biji kopi yang belum disangrai, mengutip Medical News Today:

    1. Mencegah diabetes

    5 Cara Konsumsi Green Coffee untuk Turunkan Berat BadanGreen coffee diyakini dapat mencegah penyakit diabetes. Foto: iStock

    Asam klorogenat diketahui dapat membantu mengatur glukosa dan insulin. Hal ini ditemukan dalam sebuah tinjauan pada tahun 2020 yang menemukan, ekstrak green coffee dosis lebih dari 400 miligram per hari dapat meningkatkan kadar insulin.

    Dengan demikian, mencegah atau mengontrol diabetes tipe-2 bisa jadi salah satu khasiat green coffee.

    2. Menjaga tekanan darah

    5 Cara Konsumsi Green Coffee untuk Turunkan Berat BadanKonsumsi green coffee juga berdampak positif pada pembuluh darah. Foto: iStock

    Ekstrak biji kopi yang belum disangrai ditemukan berdampak positif terhadap pembuluh darah. Lebih jauh, green coffee juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

    Ekstrak green coffee dapat membantu mengontrol tekanan darah. Sebuah tinjauan pada 2019 menemukan, konsumsi lebih dari 400 miligram ekstrak green coffee selama empat minggu secara signifikan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

    3. Menurunkan berat badan

    Menurunkan berat badan adalah khasiat green coffee yang paling populer. Hal ini dipercaya terjadi berkat kandungan kafein di dalamnya. Sejumlah studi menemukan, asupan kafein dapat membantu proses penurunan berat badan.

    Namun berbeda dengan anggapan umum, para ilmuwan justru percaya bahwa asam klorogenat-lah yang berkontribusi terhadap efek penurunan berat badan.

    Sebuah ulasan pada tahun 2013 pernah menemukan, asam klorogenat dapat mengurangi penyerapan karbohidrat di saluran pencernaan untuk mencegah gula darah berlebih.

    Manfaat green coffee untuk diet ini juga ditemukan dalam sejumlah studi. Sebuah studi pada 2017 menemukan, perempuan dengan obesitas dapat mengalami penurunan berat badan lebih signifikan setelah mengonsumsi ekstrak green coffee. Suplemen tersebut dikonsumsi sebanyak 400 miligram selama delapan pekan.

    Efek samping green coffee

    green coffee beans on wooden surfacegreen coffee beans on wooden surfaceMeski bermanfaat tetapi terdapat efek samping jika dikonsumsi dalam batas tidak wajar. Foto: iStock

    Karena penelitiannya yang masih terbatas, para ilmuwan tak mengetahui pasti efek jangka panjang dari ekstrak green coffee. Hingga saat ini, penelitian yang ada hanya menunjukkan manfaat baik dari biji kopi yang belum disangrai.

    Jika pun ada, efek samping green coffee hanya muncul akibat kandungan kafein di dalamnya. Mengutip WebMD, kafein sendiri memiliki beberapa efek samping seperti sakit kepala, sakit perut, dan kecemasan.

    Karena efek samping di atas, green coffee juga mungkin tak terlalu dianjurkan untuk kelompok orang berikut:

    – memiliki glaukoma,
    – memiliki masalah kecemasan,
    – mengidap diabetes atau berisiko diabetes,
    – memiliki tekanan darah tinggi,
    – mengalami sindrom iritasi usus besar,
    – mengalami osteoporosis.

    Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi medis tertentu sebelum mengonsumsi ekstrak green coffee.

    Bicarakan juga soal konsumsi obat-obatan. Beberapa obat-obatan dapat berinteraksi dengan green coffee seperti obat perangsang, obat pengencer darah, dan obat-obatan untuk:

    – penyakit jantung,
    – masalah tulang lemah,
    – penyakit paru-paru,
    – depresi.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 3 Manfaat Ekstrak Green Coffee, Benarkah Bisa untuk Diet? https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20231228073616-262-1042486/3-manfaat-ekstrak-green-coffee-benarkah-bisa-untuk-diet

    (Tim CNN Indonesia/Tim CNN Indonesia)



    Sumber : food.detik.com

  • Benarkah Kopi Hitam Tanpa Gula Ampuh Bakar Lemak? Begini Faktanya


    Jakarta

    Tak hanya menahan ngantuk, mengkonsumsi kopi seringkali dikaitkan dengan penurunan berat badan. Banyak yang percaya bahwa meminum kopi hitam tanpa gula bisa membakar lemak. Benar nggak sih?

    Ternyata, mengonsumsi kopi hitam tanpa gula bermanfaat untuk membakar lemak di tubuh. Dikutip dari Business Insider, kopi mengandung nutrisi seperti niasin, potasium, magnesium, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

    Kandungan tersebut mampu meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung. Kopi juga mengandung kafein yang bisa meningkatkan metabolisme, energi, serta menurunkan berat badan.


    Penurunan berat badan sangat erat kaitannya dengan defisit kalori, yaitu kalori yang dikonsumsi lebih sedikit daripada yang dibakar. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi lebih sedikit kalori dari biasanya.

    Kopi hitam ini menjadi salah satu minuman yang cocok untuk diminum saat diet karena mengandung kurang dari 5 kalori per sajian. Tetapi, kopi rendah kalori itu tanpa ditambah pemanis buatan, susu, maupun krimer.

    “Meskipun kopi hitam rendah kalori, kopi ini dapat dengan cepat menjadi tinggi kalori, gula, dan lemak jika ditambahkan susu dan gula yang berbeda,” kata ahli diet profesional di Preg Appetit, Ashley Shaw.

    Selain rendah kalori, kafein yang ada di dalam kopi berfungsi untuk meningkatkan metabolisme basal (BMR). Itu dikenal sebagai tingkat di mana tubuh membakar kalori saat beristirahat.

    Metabolisme yang lebih tinggi atau lebih cepat akan memungkinkan tubuh membakar lebih banyak kalori saat istirahat atau selama aktivitas fisik, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.

    “Ada banyak penelitian yang terus berkembang tentang bagaimana konsumsi kopi berhubungan positif dengan BMR, namun penting untuk diingat bahwa kita memetabolisme makanan dan minuman dengan kecepatan yang berbeda. Kopi dapat meningkatkan tingkat metabolisme seseorang, tetapi tidak untuk orang lain,” jelasnya.

    Minum kopi hitam tanpa gula juga bisa mengontrol nafsu makan lho. Kandungan kafein dalam kopi dapat mengurangi kadar ghrelin, hormon yang membuat tubuh merasa lapar.

    Sebuah penelitian kecil di tahun 2014 menemukan partisipan mengalami peningkatan rasa kenyang dan mengurangi asupan makanan hanya dalam waktu empat minggu, setelah meminum kopi setiap hari berdasarkan kadar ghrelin mereka.

    “Kafein juga merangsang hormon kenyang peptida YY (PYY). Lebih banyak PYY berarti Anda akan merasa kenyang dan tidak terlalu lapar,” beber Shaw.

    Meskipun kopi dapat membantu menurunkan berat badan, perlu diperhatikan bahwa setiap orang memiliki toleransi kafein yang berbeda-beda. Maka dari itu, perlu untuk selalu mendengarkan kata tubuh dan konsultasi dengan dokter jika diperlukan.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Panduan Minum Kopi Buat yang Lagi Diet, Begini Anjurannya Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Sering mendengar bahwa rutin meminum kopi bisa membantu proses penurunan berat badan? Rupanya, hal tersebut dibenarkan oleh dokter lho. Namun perlu diketahui, ada cara tertentu agar minum kopi betulan bisa membantu penurunan berat badan. Seperti apa?

    Nyatanya, keberhasilan diet memang bergantung pada defisit kalori, yang diperoleh dari pembatasan asupan makan dibarengi olahraga teratur. Namun menurut sejumlah ahli, ada satu ‘alat’ yang bisa membantu proses penurunan berat badan secara alami, tanpa memerlukan aktivitas fisik tertentu. Tak lain, mengandalkan secangkir kopi.

    Bukan lagi rahasia, kafein memang seringkali dijadikan teman diet dalam proses penurunan berat badan. Lantas agar rutin minum kopi ini efektif menurunkan berat badan, harus berapa kali minum kopi dalam sehari dan seperti apa triknya?


    Ahli gizi Tammy Lakatos dan kembarannya, Lyssie Lakatos, menjelaskan, umumnya, diperlukan asupan kopi sebanyak 200 hingga 400 miligram, atau setara dua hingga lima cangkir kopi, untuk membantu penurunan berat badan. Hal itu sejalan dengan hasil penelitian dari T.H Chan School of Public Health yang menyebut, konsumsi sebanyak empat cangkir kopi dalam sehari dapat menurunkan lemak tubuh hingga sebanyak sekitar empat persen.

    Lakatos menjelaskan, kopi mengandung kafein yang memiliki efek termogenik dan dapat mempercepat metabolisme. Karena itulah, konsumsi kopi diyakini dapat membantu proses pembakaran kalori.

    “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal ini dapat membantu menurunkan BMI, berat badan, dan lemak tubuh. Kopi juga dapat mengekang nafsu makan dan mengurangi rasa lapar,” terang Lakatos dikutip dari Mew York Post, Rabu (31/1/2024).

    “Penelitian menunjukkan bahwa minum kopi sebelum makan dapat mengurangi kalori yang Anda makan pada waktu makan berikutnya, meskipun Anda meminum kopi hingga empat jam sebelum makan. Kopi juga mengandung asam klorogenat, yang terbukti meningkatkan pembakaran lemak dan membantu memperlambat penyerapan karbohidrat,” pungkas Lakatos.

    (vyp/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Racikan Kopi Ini Bisa Turunkan BB, Bulletproof hingga Americano


    Jakarta

    Kopi menjadi minuman sehat yang memiliki beragam manfaat, termasuk untuk turunkan berar badan. Seperti beberapa racikan kopi yang enak ini.

    Kopi populer dijadikan minuman diet, karena mengandung kafein yang tinggi. Mengutip Health Line (23/10), kafein dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak. Kopi juga disebut dapat mengurangi nafsu makan.

    Racikan kopi yang baik untuk dijadikan minuman diet sudah pasti kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis lainnya. Namun, banyak juga yang meracik kopi hitam untuk diet dengan tambahan lemon, kayu manis, hingga mentega.


    Berikut 5 racikan kopi yang disebut bisa menurunkan berat badan:

    1. Kopi Campur Lemon

    Cup of black coffee with a slice of lemon on a grey tablecloth, selective focusCup of black coffee with a slice of lemon on a grey tablecloth, selective focus Foto: Getty Images/iStockphoto/Ramann

    Lemon diketahui sebagai buah citrus dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Pada 100 gram lemon mengandung 53 mg vitamin C yang dapat memenuhi asupan nutrisi 60 persen. Lemon juga bermanfaat untuk menjaga imunitas hingga diet, seperti dikutip dari Health Line.

    Oleh karena itu, lemon kerap dicampurkan bersama racikan kopi hitam. Samantha Cassetty, seorang ahli gizi di New York membenarkan jika kopi campur lemon baik untuk diet. Lemon bisa menyebabkan defisit kalori dan penurunan berat badan.

    Caranya bisa dengan menyeduh kopi hitam biasa, lalu masukkan perasan air lemon. Penyajian dengan es batu juga menambah kenikmatan rasanya.

    2. Kopi Bulletproof

    Kopi bulletproof merupakan jenis kopi yang unik. Racikannya berupa kopi hitam yang dicampurkan dengan sepotong kecil mentega. Kopi ini populer karena rasa creamy gurihnya.

    Bila mengutip Coffee Affection, kopi bulletproof ternyata cocok dikonsumsi oleh pelaku diet keto. Karena diet keto mengacu pada konsumsi lemak dalam jumlah tinggi dan mengurangi asupan karbohidrat untuk menginduksi proses pembakaran lemak yang disebut ketogenesis.

    Cara membuatnya terbilang simpel, tapi banyak yang menggunakan blender untuk mencampur mentega ke dalam kopi. Sehingga menghasilkan kopi dengan foam (berbusa) halus.

    Racikan kopi untuk diet lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya…

    3. Kopi Campur Kayu Manis

    Kayu manis cocok ditambahkan ke dalam racikan kopi, karena dapat berperan sebagai pemanis alami. Diketahui juga bahwa kayu manis mengandung senyawa ‘cinnamaldehyde’ yang memberikan rasa dan aroma pedas yang kuat, seperti mengutip Drink Trade.

    Selain rasanya yang enak, kayu manis juga memberikan sejumlah manfaat sehat, termasuk menurunkan berat badan. Menurut Rice University, sebuah penelitian menemukan bahwa kafein dapat meningkatkan oksidasi lemak yang jika dipadukan dengan kayu manis dapat memberikan efek penurunan berat badan.

    Kombinasi antara kopi dan kayu manis juga dapat menahan nafsu makan. Sehingga, lebih mudah untuk menahan rasa lapar di pagi hari.

    4. Iced Americano

    Ice coffee in a tall glass. Cold summer drink on a wooden background with copy space.Ice coffee in a tall glass. Cold summer drink on a wooden background with copy space. Foto: Getty Images/Arta Sermule

    Iced Americano menjadi minuman paling populer di Korea Selatan. Mereka kerap menyebutnya sebagai AA atau ‘Ais Americano’. Jenis racikan kopi satu ini kerap dinikmati sebagai minuman diet.

    Racikannya berupa double shot espresso yang ditambahkan air panas, kemudian disajikan dingin dengan tambahan es batu. Ternyata, memang racikan Iced Americano ini cocok dinikmati untuk diet, hal ini dijelaskan oleh Spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF, seperti dikutip dari detikHealth (2/11/2024).

    Menurutnya, Iced Americano memiliki kandungan nol persen dan kalori rendah. “Boleh dikonsumsi secara rutin asalkan tidak ditambahkan gula, pemanis, dan juga dia tidak memicu terjadinya asam lambung meningkat,” ucap dr Putri.

    5. Kopi Campur Bubuk Protein

    Racikan kopi campur bubuk protein sempat viral beberapa waktu lalu. Banyak dinikmati oleh pelaku diet atau mereka yang berolahraga.

    Melansir Health Line, menambahkan bubuk protein ke dalam racikan kopi memiliki potensi penurunan berat badan. Hal ini karena ada kandungan protein yang dapat mengurangi rasa lapar, sehingga bisa kenyang lebih lama.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer