Tag: kopi

  • Catat! Ini Waktu Terburuk untuk Minum Kopi dan Teh


    Jakarta

    Kopi dan teh umum dikonsumsi dan menjadi jenis minuman yang populer. Kalau ingin merasakan manfaatnya, perhatikan waktu tepat mengonsumsinya.

    Kopi dan teh merupakan jenis minuman populer yang umum dikonsumsi setiap hari. Kedua minuman ini juga diketahui menyimpan beragam manfaat sehat untuk tubuh.

    Sebenarnya banyak orang menikmati kedua minuman ini kapan saja. Beberapa suka menikmati pada pagi hari, tak jarang juga yang sore hari.


    Dilansir dari Food NDTV (22/7), ternyata mengonsumsi kopi dan teh ada waktu terbaiknya. Naming ada juga waktu terburuk untuk menikmatinya.

    Hal ini diungkapkan oleh ahli diet, Dr Dixa Bhavsar Savaliya. Ia mengungkapkan dalam unggahan video Reels Instagram.

    Berikut konsisi atau waktu terburuk untuk mengonsumi kopi dan teh:

    1. Saat Perut Kosong

    Minum kopi setelah makan dagingMinum kopi setelah makan daging Foto: iStock

    Kopi dan teh adalah minuman yang mengandung kafein tinggi. Oleh karenanya tak baik jika langsung dikonsumsi saat pagi hari saat perut masih kosong.

    Dr Savaliya juga menyarankan untuk tidak mengonsumsi kopi dan teh pada waktu tersebut. Karena, kafein yang dikonsumsi saat perut kosong dapat mengganggu produksi kortisol, hormon stres utama, dan memunculkan rasa cemas, serta hilang keseimbangan.

    2. Saat Makan

    Minum kopi dan teh juga sebaiknya menghindari waktu makan. Karena, kopi dan teh bersifat asam yang dapat menghambat pencernaan.

    Jika mengonsumsinya bersamaan dengan makanan yang mengandung protein tinggi, maka akan menghambat proses pencernaan. Hal ini dikarenakan kafein bersifat asam.

    Selain itu, teh juga dapat mengganggu penyerapan zat besi jika dikonsumsi segera setelah makan. Untuk mengoptimalkan pencernaan dan penyerapan nutrisi, sebaiknya menghindari kopi atau teh dalam kurun waktu 1 jam sebelum dan sesudah makan.

    3. Sore Hari Setelah Pukul 16.00

    Kopi dan teh ini sebaiknya juga dihindari saat sore hari, terutama setelah pukul 16.00. Bagi mereka yang menikmati secangkir minuman di malam hari, ketahuilah kalau kafein dapat memberikan dampak yang buruk.

    Dr Savaliya merekomendasikan untuk menghindari kafein dari kopi dan teh setidaknya 10 jam sebelum tidur. Hindari mengonsumsinya setelah pukul 16.00, karena dapat meningkatkan kualitas tidur, mendukung detoksifikasi hati, mengurangi kadar kortisol, hingga meningkatkan pencernaan.

    Lantas, berapa banyak asupan atau konsumsi kopi yang aman?

    Menurut Indian Council of Medical Research (ICMR), baik kopi maupun teh mengandung kafein. Kandungan ini dapat merangsang sistem saraf pusat dan menyebabkan ketergantungan.

    Batas harian mengonsumsi kopi dan teh tidak disarankan melebihi 300 miligram. Secangkir kopi seduh (150 ml) mengandung 80-120 mg kafein. Lalu, kopi instan mengandung sekitar 50-65 mg kafein, sedangkan secangkir teh mengandung 30-65 mg kafein.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur


    Jakarta

    Tak hanya kiasan semata, ternyata rutin konsumsi tiga cangkir kopi setiap harinya bisa membuat orang lebih panjang umur. Ini sebabnya.

    Kopi jadi minuman yang tak bisa terpisahkan di pagi hari bagi sebagian besar orang. Selain untuk menambah energi dan membuat mata lebih melek, kopi juga mengandung banyak manfaat untuk tubuh.

    Dilansir dari berbagai sumber (03/08), ada takaran porsi kopi khusus agar bisa memperpanjang usia atau membuat orang lebih panjang umur. Tentunya klaim ini didukung oleh beberapa studi yang melihat keterkaitan antara takaran kopi dan masa usia seseorang.


    Berikut beberapa penjelasan ilmiah di balik anjuran minum kopi tiga cangkir per hari:

    1. Kurangi Risiko Kematian Dini

    Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang UmurMinum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur Foto: Ilustrasi iStock

    Salah satu takaran kopi yang dianjurkan adalah meminum 3-5 cangkir kopi sehari, untuk mengurangi risiko kematian dini sebanyak 15%. Penelitian ini berdasarkan jurnal yang dipublikasikan American Heart Association (AHA).

    Dalam penelitian tersebut, mereka memperhatikan pola minum kopi seseorang. Di sana mereka menemukan para peserta yang rajin minum 3-5 cangkir kopi, memiliki usia lebih panjang dibandingkan mereka yang jarang atau lebih sedikit minum kopi setiap harinya.

    Selain itu penelitian lainnya menemukan adanya hubungan antara kopi dengan kaitannya untuk kesehatan jantung. Penelitian ini juga dirilis oleh AHA. Mereka meneliti data dari 3 studi besar yang melibatkan 208.501 peserta yang diamati selama 30 tahun. Penelitian ini mencakup pengamatan konsumsi kopi mereka.

    2. Anjuran Minum 3 Cangkir Kopi

    Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang UmurMinum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur Foto: Ilustrasi iStock

    Dari 21.000 peserta yang diteliti di AHA kebiasaan minum mereka setiap hari, peneliti menemukan adanya perbedaan yang signifikan antara orang-orang yang meminum kopi lebih dari tiga cangkir setiap harinya. Dari data yang dihimpun menunjukkan adanya indikasi penurunan risiko gagal jantung bagi mereka yang rutin meminum tiga cangkir kopi atau lebih dalam sehari.

    Bahkan mereka mengalami penurunan risiko terserang gagal jantung sebanyak 30%, setelah rutin meminum setidaknya dua cangkir kopi dalam sehari. Dibandingkan para peserta yang hanya minum secangkir kopi atau tidak minum kopi sama sekali dalam sehari.

    3. Manfaat Kopi untuk Jantung

    Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang UmurMinum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur Foto: Ilustrasi iStock

    “Kaitan antara kafein dan risiko terserang gagal jantung ternyata cukup mengejutkan. Kopi dan kafein sering sekali dianggap sebagai pengaruh buruk bagi orang-orang yang mengalami darah tinggi, tapi sebenarnya mengkonsumsi banyak kafein bisa menurunkan risiko terserang gagal jantung,” ungkap David P. Kao, selaku salah satu ketua penelitian ini.

    Namun David menekankan bahwa dibutuhkan penelitian lebih lanjut dan mendalam tentang topik ini. Belum ada bukti akurat apakah konsumsi kopi yang banyak bisa membuat orang lebih panjang umur, tapi ada indikasi ke sana dari penelitian yang telah mereka analisa selama bertahun-tahun.

    “Belum ada cukup bukti ilmiah untuk merekomendasikan bahwa konsumsi kopi yang tinggi bisa menurunkan risiko terserang penyakit jantung. Sama seperti saran berhenti merokok, olahraga hingga menurunkan berat badan bisa mengurangi risiko penyakit jantung pada seseorang,” jelas David.

    4. Konsumsi Kopi Seimbang

    Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang UmurMinum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur Foto: Ilustrasi iStock

    Sementara itu Dokter Penny M Kris Etherton, selaku ahli gizi dari The Pennsylvania State University tetap menyarankan orang-orang untuk mengkonsumsi kopi dalam batas wajar. Sekaligus menyesuaikan dan melihat kondisi kesehatan masing-masing.

    “Cukup menarik melihat adanya beberapa penelitian yang menyarankan bahwa kopi bisa berkontribusi menurunkan risiko penyakit jantung. Meski belum ada bukti akuratnya, tapi kopi ini bisa dimasukkan ke dalam pola diet sehat atau pola minum kopi yang sehat,” tutur Penny.

    Tentunya Penny menyarankan bahwa kopi yang sehat, adalah kopi hitam yang tidak ditambahkan bahan lainnya. Seperti susu, krim, pemanis buatan hingga topping lainnya.

    “Kesimpulannya, kopi bisa dinikmati selama dikonsumsi dalam batas wajar sebagai pola diet sehat yang seimbang. Konsumsi kopi bisa diiringi dengan sayuran, buah, hingga produk rendah lemak,” pungkas Penny.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi


    Jakarta

    Ternyata tak semua jenis makanan dapat dikonsumsi bersamaan dengan kopi. Seperti 3 jenis makanan ini yang dianjurkan tidak dikonsumsi bersama kopi.

    Kopi adalah salah satu minuman sumber zat antioksidan yang tinggi dan tergolong sehat. Tentu saja jika dikonsumsi sebagai kopi hitam tanpa susu dan pemanis tambahan.

    Biasanya, kopi ini dinikmati bersama dengan camilan ringan, seperti cookies, pisang goreng, dan lainnya. Meski umum dilakukan, ternyata ada beberapa jenis makanan yang tergolong tak baik dikonsumsi bersamaan dengan kopi.Karena bisa mengurangi asupan zat gizinya.


    Dilansir dari News Ukraine (22/11/2023), setidaknya ada 3 jenis makanan yang bisa terhambat penyerapan nutrisinya jika dikonsumsi bersama dengan kopi. Mulai dari daging hingga gorengan.

    Berikut 3 jenis makanan yang tak sesuai secara nutrisi jika dikonsumsi bersama kopi.

    1. Daging

    Makanan yang harus dihindari saat minum kopiMakanan yang harus dihindari saat minum kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minum kopi dan makan daging secara bersamaan adalah ide yang buruk. Minuman ini mengandung tanin yang membentuk senyawa dengan beberapa mineral yang terdapat dalam daging.

    Oleh karena itu, jika mengonsumsi protein hewani dengan kopi, hal itu dapat menyebabkan pengeluaran zinc dari organisme. Padahal, unsur ini sangat penting untuk berfungsinya tubuh dengan baik.

    Para ahli menyarankan untuk tidak minum kopi setelah mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan zinc. Di antaranya makanan itu adalah daging merah, tiram, unggas, dan kacang-kacangan.

    2. Produk Susu

    Makanan yang harus dihindari saat minum kopiMakanan yang harus dihindari saat minum kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sebenarnya, kopi dan susu adalah dua komponen yang sangat umum ditemui. Karena, kombinasi susu pada kopi ini dapat melembutkan rasa pahit dan membuat rasa minuman lebih menyenangkan.

    Namun, sebenarnya produk susu yang ada pada kopi ini justru bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan. Kopi dapat mempersulit tubuh untuk menyerap kalsium yang ada terdapat pada produk susu.

    Produk susu yang perlu dihindari adalah susu, krim, es krim, dan lainnya. Oleh karena itu, racikan yang paling sehat adalah kopi hitam polos saja.

    3. Gorengan

    Makanan yang harus dihindari saat minum kopiMakanan yang harus dihindari saat minum kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Umum ditemui di Indonesia, teman minum kopi adalah gorengan. Jenis gorengan itu biasanya berupa pisang atau singkong goreng. Apalagi jika dinikmatinya sore hari, terasa nikmat sekali.

    Sayangnya, gorengan bukan makanan yang baik jika dinikmati bersama kopi. Lantaran, gorengan mengandung banyak lemak dan kolesterol jahat dan jika dipadukan dengan kopi dapat menyebabkan peningkatan pesat kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

    Jika menyantap gorengan dengan kopi juga bisa menimbulkan rasa begah pada perut. Dampaknya perut bisa kembung atau sembelit jika dikonsumsi bersamaan.

    Lantas, makanan seperti apa yang baik dikonsumsi bersama dengan kopi?

    Buah jeruk ternyata sangat cocok dipadukan dengan kopi. Buah lain yang juga cocok adalah anggur, pisang, dan nanas.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!


    Jakarta

    Kopi terbukti dapat memberikan energi ketika dikonsumsi. Namun, manfaat itu juga bisa dirasakan bahkan ketika kopi belum diminum. Ini penjelasan ilmiahnya!

    Sudah banyak penelitian yang menemukan manfaat kopi. Terlebih kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan untuk memberikan dorongan energi.

    Karenanya, kopi kerap dikonsumsi di pagi hari atau di waktu-waktu krusial, ketika tubuh mulai lelah dan kehilangan fokus. Namun, ada yang unik dari manfaat kopi tersebut.


    Pasalnya, manfaat kopi itu rupanya sudah bisa dirasakan bahkan ketika kopinya belum diminum. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Consciousness and Cognition.

    Dikutip dari Mind Body Green, berikut faktanya!

    1. Dibuktikan lewat riset

    Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya! Foto: Getty Images/beyhanyazar

    Sebuah riset membuktikan bahwa kopi dapat memberikan energi bahkan sebelum diminum. Riset tersebut dilakukan kepada sekelompok orang.

    Mereka diminta untuk memikirkan sebuah nama merek kopi baru dan melakukan brainstorming. Ketika mereka melakukan itu, terjadi stimulus dan reaksi terhadap tubuh mereka.

    Dikutip dari Otten Coffee, ada gejala yang merangsang gairah fisiologis pada tubuh ketika mereka memikirkan kopi. Ini dapat menajamkan pikiran untuk lebih fokus bahkan ketika kopi tersebut belum diminum.

    2. Penjelasan ilmiah

    Menurut para peneliti yang melakukan riset tersebut, kejadian ini terjadi karena ada hubungannya terhadap pengaruh kopi kepada manusia di Amerika Serikat.

    Orang-orang di Amerika serikat menjadikan kopi sebagai sebuah produk yang berkaitan dengan produktivitas dan kewaspadaan. Hal ini dijelaskan oleh Sam Maglio, profesor di Universitas Toronto.

    Maglio mengatakan bahwa ada reaksi tertentu yang jika dilihat dan dinilai secara detail berdasarkan pada pemikiran mereka terhadap kopi. Namun, ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

    Manfaat aroma kopi ada di halaman selanjutnya.

    3. Manfaat dari aroma kopi

    Lebih lanjut, beberapa penelitian juga telah membuktikan manfaat dari aroma kopi. Jadi, adalah benar jika disebutkan bahwa kopi dapat memberikan manfaat kesehatan meski belum diminum.

    Aroma kopi yang dihirup dapat meningkatkan keterampilan penalaran analitis. Hal ini terbukti dari sebuah penelitian yang melakukan eksperimen terhadap mahasiswa.

    Mereka yang menghirup aroma kopi memiliki nilai aljabar lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Sebelumnya, ada juga yang melakukan penelitian serupa pada 2008.

    Penelitian yang menggunakan tikus sebagai bahan eksperimen itu menemukan bahwa tikus yang terpapar aroma kopi ternyata lebih aktif dan mampu menyingkirkan stres secara efektif akibat kelelahan.

    4. Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia

    Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia Foto: Getty Images/beyhanyazar

    Dalam menikmati kopi, tidak hanya indera pengecap saja yang bisa merasakan, tetapi juga indera manusia lainnya juga bisa teroptimasi saat menikmati kopi.

    Itulah mengapa banyak kedai kopi yang juga memperhatikan pengalaman kepada kustomer. Mulai dari indera penglihatan yang terlihat dari suasana di kafe.

    Ada juga indera pendengaran ketika mendengar lantunan musik yang menyenangkan di kafe. Sementara indera peraba atau kulit juga merasakan ketika menyentuh cangkir.

    Terakhir, ada indera pengecap yang akan bermain ketika mencicipi kopi. Kelima indera tersebut diaktifkan untuk menyerap energi yang baik.

    5. Manfaat lebih banyak ketika kopi diminum

    Dari hasil penelitian tersebut ditegaskan benar adanya bahwa kopi juga bisa bermanfaat meskipun belum diminum. Itu karena aroma kopi yang juga memberikan reaksi tertentu.

    Namun, para peneliti sepakat bahwa minum kopi adalah cara terbaik untuk mendapatkan energi dan manfaat lainnya, daripada hanya menghirup aromanya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Meski Pahit, 5 Makanan dan Minuman Ini Ternyata Berkhasiat Sehat


    Jakarta

    Cita rasa makanan dan minuman juga banyak yang pahit, tapi tetap enak disantap. Di antaranya seperti pare, teh hijau, kopi, hingga bubuk kakao.

    Makanan dibedakan berdasarkan cita rasanya, ada yang manis, asam, maupun pahit. Ternyata, banyak juga makanan pahit tetap terasa enak disantap dan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.

    Dilansir dari Health Line (14/7), makanan pahit ini ternyata juga mengandung nutrisi dengan manfaat kesehatan yang signifikan. Di antaranya bisa menurunkan risiko terhadap beberapa penyakit kronis.


    Berikut 5 makanan pahit yang berkhasiat untuk kesehatan:

    1. Pare

    Jus pareJus pare Foto: Getty Images/iStockphoto/chengyuzheng

    Pare umum dikonsumsi orang Indonesia. Biasanya dijadikan olahan tumisan dengan tambahan telur, tempe, atau ikan teri. Tumisan pare ini juga disajikan dengan cita rasa gurih dan pedas.

    Meski diketahui rasanya pahit dan tak disukai banyak orang, pare termasuk makanan sehat yang aman dikonsumsi setiap hari. Pare mengandung banyak fitokimia seperti triterpenoid, polifenol, dan flavonoid yang terbukti memperlambat pertumbuhan berbagai jenis kanker baik dalam berbagai penelitian.

    Pare juga digunakan dalam pengobatan alami untuk membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Satu penelitian selama 4 minggu menemukan bahwa mengonsumsi 2.000 mg pare kering yang dihaluskan setiap hari secara signifikan menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

    2. Kopi

    Kopi juga dikenal sebagai minuman bercita rasa pahit. Meski pahit, tapi banyak orang yang menyukai kopi. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi sehat pada kopi.

    Kandungan zat antioksidan pada kopi juga diketahui tinggi. Kopi juga mengandung polifenol seperti kebanyakan makanan pahit.

    Salah satu polifenol yang paling melimpah dalam kopi adalah asam klorogenat, antioksidan kuat yang kemungkinan bertanggung jawab atas banyak manfaat kesehatan kopi. Di antaranya berkurangnya kerusakan oksidatif dan risiko penyakit jantung dan diabetes yang lebih rendah.

    3. Daun Pepaya

    Ilustrasi daun pepaya.Ilustrasi daun pepaya. Foto: dok. iStock

    Daun pepaya merupakan jenis sayuran yang mudah diolah dan memiliki nilai gizi tinggi. Rupa dari daun ini seperti tangan manusia. Warnanya hijau pekat dan rasanya pahit sekali.

    Daun pepaya ini terdapat kandungan beragam vitamin, diantaranya vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Selain itu ada juga protein, lemak, karbohidrat, kalsium, dan 79 kalori untuk tiap 100 gramnya.

    Manfaat daun pepaya diantaranya menyehatkan pencernaan, menstabilkan gula darah, hingga menyuburkan rambut Anda. Tak hanya itu, daun pepaya bahkan digunakan untuk memerangi penyakit kanker.

    4. Bubuk Kakao

    Bubuk kakao adalah bahan utama untuk membuat cokelat. Termasuk ke dalam jenis makanan pahit yang memberikan manfaat kesehatan. Jadi, jika cokelat kebanyakan bercita rasa manis itu pasti sudah ditambahkan gula dan susu.

    Kalau ingin tetap merasakan manfaat dari bubuk kakao, bisa mengonsumsi dark chocolate. Penelitian telah menemukan bahwa orang yang mengonsumsi cokelat setidaknya lima kali seminggu memiliki risiko penyakit jantung 56% lebih rendah.

    Hal ini dikarenakan adanya kandungan polifenol dan antioksidan yang terdapat dalam cokelat. Kakao juga merupakan sumber yang baik dari beberapa mineral, termasuk tembaga, mangan, magnesium, dan zat besi.

    5. Teh Hijau

    manfaat minum teh hijau dan biji chiamanfaat minum teh hijau Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sama seperti kopi, teh hijau juga termasuk minuman yang rasanya pahit tetapi manfaatnya sehat untuk tubuh. Dikarenakan adanya kandungan zat antioksidannya yang tinggi.

    Teh hijau juga mengandung berbagai polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Senyawa ini mengurangi kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Konsumsi teh ini dapat menurunkan berat badan secara signifikan.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Itu ‘Wellness Coffee’ yang Disebut Lebih Sehat?


    Jakarta

    Muncul racikan kopi yang diberi istilah ‘Wellness Coffee’. Kopi ini spesial karena ditambah bahan menyehatkan. Lantas, apakah benar-benar sehat?

    Kopi tidak hanya diminum begitu saja, tetapi banyak juga yang suka menambahkan bahan lain ke dalamnya. Bahan paling umum yang dimasukkan ke dalam kopi adalah susu, gula, hingga krimer.

    Namun, bahan-bahan tambahan seperti ini bisa berbahaya karena kandungan gula dan lemak yang tinggi. Penambahan ini bikin esensi kopi dan manfaat sehatnya menjadi hilang.


    Sebagai alternatif, kopi pun bisa diracik dengan menggunakan bahan-bahan lebih sehat. Misalnya, menggunakan bahan herbal atau rempah-rempahan, seperti kayu manis, jahe, kunyit, bahkan jamur sekalipun.

    Racikan kopi dengan tambahan bahan seperti ini pun disebut dengan istilah ‘Wellness coffee’. Wellness coffee direkomendasikan karena menawarkan manfaat lebih baik daripada racikan kopi standar atau tradisional lainnya.

    Lantas, benarkan wellness coffee lebih sehat dan bermanfaat bagi tubuh? Melansir curlytales.com (04/03/2024), berikut penjelasannya.

    1. Mengenal wellness coffee

    Racikan kopi jahe yang baik untuk tubuhWellnes coffee adalah kopi yang dicampur dengan bahan menyehatkan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Wellness coffee pada dasarnya adalah kopi dengan racikan mengarah pada penambahan bahan-bahan yang berpotensi menawarkan manfaat kesehatan.

    Tambahan bahan yang dimaksud seperti jamur atau rempah-rempahan adaptogen yang mampu meningkatkan profil nutrisi pada kopi dan memberikan manfaat bagi tubuh.

    Kopi ini pun menjadi sebuah tren baru karena daya tarik kesehatannya yang berpotensi menawarkan alternatif kesehatan lebih besar daripada racikan kopi tradisional.

    Namun, apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari mengonsumsi wellness coffee ini?

    2. Meningkatkan fungsi kognitif

    Happy woman drinks a black espresso coffee and smiles. The concept of problems with the color of teeth from bad habitsMinum kopi ini bisa meningkatkan fungsi kognitif. Foto: Getty Images/frantic00

    Kopi ini ditambah dengan adaptoge atau obat-obatan herbal yang dapat bekerja melawan efek stress dalam tubuh.

    Misalnya, kopi yang ditambah dengan kunyit dan bubuk kakao mampu meningkatkan memori dan performa fungsi kognitif.

    Penambahan jamur surai singa juga bisa dimanfaatkan sebagai adaptogen. Jenis jamur ini mampu meningkatkan fungsi kognitif, meningkatkan daya ingat, sampai mengurangi depresi dan kecemasan.

    Manfaat minum ‘wellness coffee’ lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Mendorong energi dan suasana hati

    Kopi kunyitCampuran Kopi herbal ini juga bisa membantu tingkatkan energi. Foto: iStock

    Kombinasi kafein dan bahan-bahan bernutrisi ini menawarkan energi yang seimbang dan berkelanjutan.

    Kamu bisa mencampurkan kopi dengan kayu manis karena racikan ini bisa meningkatkan energi setelah bangun tidur di pagi hari. Selain itu, aroma kopi kayu manis yang khas juga mampu menstabilkan energi.

    4. Mendukung kekebalan tubuh

    Beberapa bahan juga mendukung fungsi imunitas tubuh dengan menyiapkan proteksi terhadap segala macam penyakit.

    Misalnya, menambahkan kopi dengan cengkeh. Selain menambah esensi manis pada kopi, cengkeh juga dapat menjaga hati tetap kuat sehingga menurunkan tekanan darah.

    Sifat antimikroba di dalam cengkeh juga dapat membantu melawan bakteri, jamur, dan mikroorganisme patogen lainnya. Sehingga, mampu mendukung sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.

    5. Menyehatkan sendi dan mengurangi peradangan

    Sifat anti-inflamasi pada racikan kopi ini bisa membantu mereka yang memiliki peradangan kronis.

    Salah satu bahan herbal yang dapat mendukung masalah ini adalah kunyit. Bumbu kuning ini secara alami memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat meningkatkan kesehatan sendi.

    Sifat anti-inflamasinya ini juga sangat dipengaruhi oleh kurkumin sebagai antioksidan yang efektif.

    Oleh karena itu, bisa dibilang minum wellness coffee memang menyehatkan dan bisa mengubah ritual minum kopi harian yang berfokus pada kesehatan.

    (aqr/aqr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kopi Campur Telur Bebek, Ini Manfaat dan Cara Membuatnya

    Jakarta

    Kopi campur telur bebek mungkin terasa agak aneh bagi masyarakat yang tidak akrab. Namun berbeda halnya dengan yang telah akrab bahkan menikmati sajian eksotis ini.

    Sensasi creamy dan pahitnya kopi campur telur bebek ternyata berhasil menarik hati para penggemar dan bikin penasaran bagi yang ingin coba-coba. Namun minuman ini sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering, karena mempertimbangkan risiko paparan bakteri dalam telur bebek.

    Kopi Campur Telur Bebek, Manfaat atau Bahaya?

    Risiko kopi campur telur bebek terdapat pada risiko kontaminasi bakteri Salmonella, Escherichia coli, atau Campylobacter. Efeknya adalah gangguan pencernaan dengan tingkat keparahan bergantung pada kondisi tiap individu.


    Sebagai informasi, telur bebek yang digunakan sebagai campuran masih mentah. Dikutip dari situs Real Simple, sajian kopi campur telur bebek atau ayam mentah sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi.

    Jarang konsumsi kopi campur telur bebek diharapkan bisa menekan risiko paparan bakteri, terutama bagi konsumen dengan daya tahan tubuh lemah. Jika ingin meningkatkan kandungan nutrisi dalam kopi sebaiknya gunakan susu atau protein powder.

    Manfaat Kopi Campur Telur Bebek

    Kopi campur telur bebek memang sebaiknya tidak sering dikonsumsi, namun khasiat dalam minuman ini tidak bisa diabaikan. Berikut ini sejumlah manfaat minum kopi campur telur:

    Dikutip dari situs Vietreader, penelitian World Cancer Research Fund International pada 2015, mengatakan kopi bisa menurunkan risiko orang terjangkit kanker. Laporan dari Oncology juga menemukan kopi bisa menurunkan risiko kanker liver.

    Sementara telur juga membantu mengurangi risiko kanker payudara. American heart Association (AHA) menganjurkan untuk makan telur maksimal tiga butir telur per hari. Namun orang dengan diabetes atau kolesterol disarankan cukup sehari sekali.

    2. Baik untuk Kesehatan Mata dan Otot

    Kopi bisa memberikan efek pupil mata sedikit membesar dan membuat pandangan lebih jernih. Kandungan kafein pada kopi tersebut bisa menjadi stimulan untuk hormon di tubuh.

    Kopi dengan kandungan asam klorogeninnya berperan sebagai antioksidan yang bisa memperlambat degenerasi di retina mata manusia, sehingga tetap menjaga kesehatan mata.

    Sementara kandungan protein dan asam amino pada telur bagus untuk menguatkan otot, meningkatkan massa otot, serta meningkatkan kesehatan tulang.

    3. Kesehatan Otak

    Kopi yang dicampur telur memiliki nutrisi tambahan, di antaranya adalah kolin yang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak, membangun membran sel sehingga bisa mengirimkan sinyal ke otak dengan baik. Selain itu, kolin membantu meningkatkan kemampuan kognitif seseorang.

    4. Mengenyangkan Perut

    Ahli gizi asal Dubai, Sirine Abu Zeineh, mengatakan kopi campur telur membuat perut lebih kenyang.

    “Dari sisi nutrisinya, ini kombinasi yang baik. Kopi sudah terbukti dapat meningkatkan performa tubuh, secara fisik maupun mental. Sedangkan telur ada sumber dari protein dan lemak. Jadi ketika kita sarapan dengan kopi dan susu, minuman ini bisa membuat tubuh terasa kenyang lebih lama,” kata Sirine.

    Namun telur akan meningkatkan kalori pada kopi, sehingga harus dibatasi, terutama bagi orang yang sedang diet.

    5. Tambahan Nutrisi Sebelum Olahraga

    Kafein pada kopi bisa memberikan energi pada tubuh. Sementara itu, tambahan protein dari telur akan membantu tubuh meningkatkan massa otot. Untuk itu, kopi campur telur juga bisa diminum sebelum berolahraga.

    Cara Membuat Kopi Campur Telur Bebek

    Jika ingin membuat kopi campur telur bebek, ada beberapa minuman tradisional yang bisa dijadikan referensi, yaitu kopi talua khas Minangkabau dan kopi telur khas Vietnam.

    Kopi-kopi tersebut biasanya menggunakan telur ayam. Namun jika detikers ingin menggunakan telur bebek, tentu tidak ada salahnya.

    Berikut cara membuat kopi campur telur bebek ala kopi talua dan kopi telur Vietnam yang dikutip berdasarkan artikel detikFood:

    Kopi Talua Minangkabau

    Kopi talua menggunakan bahan kopi hitam robusta dan kuning telur. Bahan tambahan yang biasa dipakai adalah susu kental manis dan bubuk kayu manis.

    Berikut langkah membuatnya:

    1. Masukkan susu kental manis dan 1 sendok teh bubuk kayu manis ke dalam gelas.
    2. Tambahkan kuning telur dan kocok sampai mengembang.
    3. Secara terpisah, buat seduhan kopi hitam dengan air mendidih.
    4. Masukkan kopi panas ke dalam gelas. Air yang panas akan mematangkan telurnya.

    Kopi Telur Vietnam

    Bahan kopi telur khas Vietnam atau cha pe trung yang digunakan yaitu kopi hitam robusta, telur, gula, dan susu kental manis, tanpa kayu manis. Berikut cara membuatnya:

    1. Seduh kopi dengan penyeduh kopi Vietnam atau dengan cara tubruk biasa.
    2. Masukkan kuning telur ke dalam mangkuk bersama gula dan susu kental manis. Aduk merata.
    3. Taruh mangkuk tersebut ke dalam wadah berisikan air panas. Aduk-aduk sampai teksturnya creamy sambil mematangkan telur.
    4. Tuang 1/2 cangkir kopi ke dalam gelas saji. Masukkan telur kocok ke atas kopi.
    5. Sisa 1/2 kopi dituangkan lagi dalam gelas. Biarkan kopi dan telur bercampur dengan sendirinya.

    Detikers bisa bereksperimen membuat kopi telur tersebut di rumah dengan cara yang telah dijelaskan.

    (bai/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Selain Nikmat, Kopi Campur Matcha Berkhasiat untuk Kesehatan


    Jakarta

    Sama-sama mengandung kafein, kopi dan matcha juga bisa dicampur dalam satu seduhan. Selain bisa membuat rasanya lebih enak, racikan ini juga bermanfaat untuk kesehatan.

    Mencampurkan kopi dan matcha telah menjadi ide baru. Kini, banyak kafe-kafe yang menawarkan menu matcha latte dan menjadi favorit karena karakteristik rasanya.

    Kopi memiliki profil rasa pahit, nutty, cokelat, dan fruity. Sementara matcha memiliki rasa yang bersahaja, pahit, dan berumput yang khas.


    Ketika dicampur menjadi satu seduhan, rasa herbal matcha melengkapi rasa pahit kopi. Tak hanya untuk meningkatkan rasanya, campuran keduanya juga bermanfaat.

    Dikutip dari Tasting Table (10/10/23) berikut faktanya!

    1. Cara mencampurkan kopi dan matcha

    Matcha. Matcha adalah jenis teh hijau yang dihaluskan menjadi bubuk. Satu cangkir matcha (240 ml) mengandung sekitar 70 mg kafein.Ilustrasi bubuk matcha diseduh Foto: Getty Images/Mybona

    Kopi dan matcha mudah dipadukan satu sama lain. Kamu bisa menggunakan kopi espresso atau kopi hasil seduhan tetes biasa lalu dicampurkan dengan seduhan matcha.

    Matcha merupakan teh hijau bubuk yang mudah larut dalam cairan panas. Setelah diseduh dengan air panas, baru campurkan ke dalam espresso sampai keduanya menyatu.

    Kopi dan matcha memiliki rasa yang identik pahit, jadi kamu bisa menambahkan susu atau krimer untuk menetralkan rasa sekaligus membuat teksturnya menjadi kental.

    2. Manfaat sehat kopi campur matcha

    Kopi dan matcha sama-sama mengandung senyawa penting, jelas perpaduan keduanya dapat memberikan manfaat kesehatan. Kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan.

    Begitu juga dengan matcha yang mengandung katekin yang berperan sebagai antioksidan, lapor teacrossing.com (06/07). Kopi campur matcha ini bagus diminum pada pagi hari.

    Manfaatnya bisa memberikan dorongan energi untuk tubuh sebelum melakukan kegiatan. Tubuh akan menjadi lebih rileks dan membuat suasana hati menjadi lebih tenang.

    Tak hanya itu, manfaatnya juga bisa meningkatkan kemampuan kognitif, melindungi tubuh dari radikal bebas, dan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

    Efek samping minum kopi campur matcha ada di halaman selanjutnya.

    3. Efek samping minum kopi campur matcha

    Espresso Buatan Sendiri dan Kafe Rasanya Beda, Ini AlasannyaIlustrasi espresso. Foto: Chowhound

    Kopi dan matcha sama-sama mengandung kafein, karenanya porsinya pun harus dibatasi. Jika berlebihan mengasup kafein, maka bisa menyebabkan efek samping.

    Satu sendok makan matcha umumnya mengandung sekitar 78 mg kafein. Sementara itu, satu sendok makan kopi umumnya mengandung 20-30 mg kafein.

    Terlalu banyak mengasup kafein akan menyebabkan jantung berdebar dan rasa gelisah pada sebagian orang.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Terungkap! Waktu Minum Kopi Paling Ideal Menurut Dokter


    Jakarta

    Minum kopi jadi bagian dari keseharian banyak orang. Untuk mendapat manfaat maksimal dari asupannya, ini waktu minum kopi paling ideal menurut dokter.

    Kopi adalah minuman sumber kafein populer di dunia. Mengonsumsinya mendatangkan banyak manfaat sehat, seperti meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan metabolisme, hingga mengurangi penyakit kronis.

    Manfaat tersebut didapat dari kandungan antioksidan di dalam kopi yang ampuh menangkal paparan radikal bebas penyebab banyak penyakit. Lalu, kapan waktu terbaik minum kopi?


    Pada dasarnya, waktu terbaik untuk minum kopi akan bergantung pada masing-masing individu. Namun, umumnya para ahli akan merekomendasikan waktu di pagi hari.

    “Waktu terbaik untuk minum kopi adalah tengah hingga akhir pagi, biasanya pukul 9.00 – 11.00,” ujar dokter spesialis tidur dari Sleepopolis Raj Dasgupta, melansir Today.

    Dasgupta juga menyarankan agar kopi setidaknya diminum sekitar 1-3 jam setelah bangun tidur.

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaMinum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

    Manfaat minum kopi pagi hari

    Ahli gizi Julia Zumpano mengatakan bahwa minum kopi di pagi hari lebih baik secara fisiologis. Berikut beberapa manfaat minum kopi di pagi hari.

    1. Tingkatkan fokus dan mood
    Kafein merupakan stimulan sistem saraf yang bisa memberikan kewaspadaan dan energi.

    Minum kopi pukul 9.00 – 11.00 WIB dapat memberi Anda dorongan untuk melewati rasa loyo yang biasa muncul di pagi hari. Kafein dapat meningkatkan fungsi kognitif saat Anda memulai hari.

    Kopi juga dapat meningkatkan suasana hati karena kafein mampu merangsang dopamin. Nama terakhir merupakan neurotransmitter yang dikaitkan dengan perasaan senang.

    2. Jaga kesehatan jantung
    Studi baru menunjukkan, minum kopi sebelum siang hari dapat menekan risiko penyakit jantung dan kematian dini dibandingkan minum kopi di sore atau malam hari.

    Penelitian yang diterbitkan dalam European Heart Journal pada Februari lalu menemukan, minum kopi sebelum pukul 12 siang memiliki kemungkinan risiko kematian dini 16 persen lebih rendah dan risiko penyakit jantung 31 persen lebih rendah.

    3. Melawan peradangan
    Banyak manfaat kopi didapat dari senyawa antioksidan yang ditemukan di dalamnya. Sifat antioksidan diketahui dapat membantu melawan peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menurunkan risiko detak jantung tidak teratur.

    Masih pada penelitian yang sama menunjukkan beberapa penanda inflamasi mencapai puncaknya di pagi hari.

    “Oleh karena itu, efek anti-inflamasi dari konsumsi kopi yang terkonsentrasi di pagi hari mungkin lebih bermanfaat,” tulis para peneliti.

    Apa boleh langsung minum kopi setelah bangun tidur?

    Para ahli menyarankan minum kopi setidaknya satu jam setelah bangun tidur.

    “Jika Anda minum kopi tepat setelah bangun tidur, Anda menumpuk kafein di atas kortisol yang sudah tinggi, yang dapat meningkatkan kegelisahan dan mengurangi efek kafein,” jelas Dasgupta.

    Idealnya, kopi diminum saat atau setelah sarapan. Mengonsumsinya bersama makanan dapat membantu meningkatkan energi.

    Meski aman dalam kebanyakan kasus, namun minum kopi saat perut kosong bisa memicu efek samping. Salah satunya sering terjadi pada orang dengan masalah asam lambung. Minum kopi saat perut kosong dapat meningkatkan refluks.

    Hentikan asupan kopi setidaknya 6-8 jam sebelum tidur. Jika Anda terbiasa tidur jam 22.00 WIB, maka hentikan asupan kopi setidaknya pada pukul 16.00 WIB.

    Orang yang lebih sensitif terhadap kafein perlu berhenti minum kopi lebih awal. Jika Anda mengalami kesulitan tidur, pertimbangkan asupan kafein dan konsultasikan dengan dokter.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jam Minum Kopi yang Paling Tepat Menurut Dokter”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Bisakah Kopi Dihitung Sebagai Asupan Cairan Tubuh? Ini Penjelasan Ahli


    Jakarta

    Kopi mengandung air yang sama dengan yang dibutuhkan tubuh untuk hidrasi tubuh. Lantas, apakah kopi termasuk asupan hidrasi? Begini penjelasan ahli.

    Para pakar kesehatan setuju bahwa mencukupi kebutuhan hidrasi tak hanya bisa dilakukan dengan konsumsi air mineral saja. Tetapi ada banyak cara yang bisa dilakukan dengan kunci utama ialah memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

    Makanan yang tinggi air seperti buah-buahan, teh, dan masih banyak lainnya disarankan dikonsumsi untuk membantu mencukupi kebutuhan hidrasi harian. Tetapi bagaimana dengan seduhan kopi yang juga sama-sama menggunakan air?


    Melansir AOL (26/4) keresahan pada penggemar kopi yang banyak ditanyakan ialah kebenaran bahwa kopi dapat dihitung sebagai asupan hidrasi. Mengingat kopi memiliki kandungan kafein dan memiliki efek diuretik pada tubuh.

    Bisakah Kopi Dihitung Sebagai Asupan Cairan Tubuh? Ini Penjelasan AhliKopi memiliki efek diuretik hingga diragukan sebagai salah satu asupan hidrasi. Foto: Getty Images/aon168

    Alex Larson, pendiri Alex Larson Nutrition dan Dr. Raj Dasgupta, Chief Medical Advisor di Garage Gym Reviews punya pandangan sendiri terkait hal tersebut. Keduanya setuju bahwa kopi dapat dihitung sebagai asupan hidrasi untuk tubuh.

    “Walaupun kafein memiliki efek diuretik yang ringan, tetapi kandungan air dalam kopi dapat membantu (hidrasi), apalagi jika kamu peminum kopi yang rutin,” kata Dr. Dasgupta.

    Larson menanggapi Dr. Dasgupta dengan anjuran kadar konsumsi kopi harian yang disarankan para ahli. Dosis tertinggi yang aman untuk mengonsumsi kopi dalam sehari disebutkan hanya empat cangkir saja.

    Takaran tersebut setara dengan asupan kafein sebanyak 400 miligram. Lebih dari jumlah yang disarankan ada kekhawatiran efek diuretik pada kopi akan mendominasi di dalam tubuh daripada khasiatnya.

    Bisakah Kopi Dihitung Sebagai Asupan Cairan Tubuh? Ini Penjelasan AhliNamun menurut ahli selagi tak dikonsumsi berlebihan kopi bisa menjadi sumber hidrasi. Foto: Getty Images/aon168

    Lebih lanjut, Dr. Dasgupta juga menyebut bahwa teh dan soda juga bisa dihitung sebagai asupan hidrasi harian. Dengan catatan semua yang dikonsumsi harus menyesuaikan dengan batas aman dan tidak dikonsumsi berlebihan.

    “Minum-minuman tersebut baik-baik saja asal dikonsumsi dengan bijak dan tak berlebihan,” lanjutnya.

    Agar lebih aman ada beberapa tips juga yang bisa dilakukan untuk menyeimbangkan asupan kopi dengan menjaga hidrasi tubuh. Larson dan Dr. Dasgupta menyarankan penikmat kopi untuk senantiasa melengkapi kopinya dengan segelas air mineral.

    “Aturan paling utama untuk mengonsumsi minuman berkafein adalah dengan memadukannya bersama segelas air, khususnya ketika sedang berolahraga atau saat cuaca panas. Mengawali hari dengan air, tidak hanya kopi, juga berdampak besar,” ujar Dr. Dasgupta.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com