Tag: kopi

  • Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Kopi tak hanya menyegarkan dan bikin semangat. Tapi juga banyak manfaat kesehatan untuk wanita, salah satunya dalam proses penuaan. Begini hasil penelitiannya.

    Kopi mengandung banyak manfaat untuk tubuh. Selain membuat tubuh menjadi lebih semangat dan berenergi di pagi hari, ternyata konsumsi kopi juga dikaitkan pada proses penuaan yang lebih sehat pada tubuh wanita.

    Mengutip People (04/06), hal ini dijelaskan dalam presentasi di Nutrition 2025 ole American Society for Nutrition Orlando. Penelitian yang sudah berlangsung selama 30 tahun melibatkan hampir 50.000 peserta perempuan.


    Berikut hasil penelitian yang mengaitkan kopi dengan proses penuaan yang lebih sehat dan alami untuk wanita:

    1. Studi Kopi yang Berlangsung Selama 30 Tahun

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliRutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli Foto: Ilustrasi iStock

    Temuan dari studi jangka panjang yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Nutrition 2025 di Orlando, mengungkap bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan penuaan sehat pada perempuan. Penelitian ini menganalisis data dari hampir 50.000 perempuan dalam jurnal Nurses’ Health Study tahun 1984.

    Partisipan atau peserta yang terlibat memiliki rentang usia 45-60 tahun. Setiap partisipan memberikan data rinci mengenai pola makan serta kondisi kesehatan mereka, termasuk rutinitas minum kopi.

    Para peneliti mendefinisikan proses penuaan sehat pada wanita itu melalui beberapa syarat. Salah satunya harapan hidup hingga usia 70 tahun atau lebih, bebas dari 11 penyakit kronis utama, memiliki fungsi fisik yang baik, kesehatan mental yang stabil, tidak mengalami gangguan kognitif, serta tidak pikun.

    2. Hasil Penelitian Kopi

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliRutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli Foto: Ilustrasi iStock

    Peneliti menemukan bahwa perempuan yang tergolong “healthy agers” (penuaan sehat) mengonsumsi rata-rata 315 miligram kafein per hari atau setara dengan tiga cangkir kopi.

    Lebih dari 80% asupan kafein berasal dari kopi. Setiap tambahan satu cangkir kopi per hari dikaitkan dengan peningkatan peluang sebesar 2%-5% untuk mencapai usia tua dengan kondisi fisik dan mental yang baik.

    Temuan ini memperkuat bukti bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat.

    3. Efek Sehat dari Kopi

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliRutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli Foto: Ilustrasi iStock

    Dr. Sara Mahdavi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health yang memimpin penelitian ini menyatakan bahwa hubungan antara kopi dan penuaan sehat tetap konsisten meskipun variabel gaya hidup lain seperti pola makan, olahraga, dan kebiasaan merokok juga berpengaruh pada proses penuaan setiap wanita.

    Ia juga menekankan bahwa manfaat kesehatan ini muncul dari kafein yang tampaknya spesifik pada kopi, bukan hanya karena kandungan kafeinnya saja.

    Penelitian ini juga menemukan bahwa mereka tidak bisa menemukan adanya manfaat serupa pada kopi tanpa kafein, teh, atau minuman bersoda berkafein. Sehingga temuan ini mengindikasikan bahwa senyawa bioaktif unik dalam kopi berperan penting dalam proses penuaan yang sehat pada wanita.

    Cek di Halaman Selanjutnya!

    4. Perlu Penelitian Lebih Lanjut

    Meskipun hasilnya menjanjikan, Mahdavi mengingatkan bahwa partisipan studi mayoritas adalah perempuan kulit putih, berpendidikan tinggi, dan berprofesi di bidang kesehatan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk populasi yang lebih luas.

    Ia juga menegaskan pentingnya memperhatikan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Konsumsi kopi dalam jumlah sedang (sekitar dua hingga empat cangkir per hari) dapat mendukung penuaan sehat jika disertai kebiasaan lain seperti olahraga rutin, pola makan bergizi, dan menghindari rokok.

    Namun, kebiasaan ini tidak disarankan untuk orang-orang yang tidak terbiasa minum kopi atau seseorang yang sensitif terhadap kafein.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi di Pagi Hari Terbukti Bisa Sehatkan Jantung


    Jakarta

    Selain jadi bagian dari rutinitas harian pendorong energi, minum kopi juga menawarkan manfaat sehat untuk kesehatan jantung. Begini hasil penelitiannya.

    Banyak orang minum kopi di pagi hari karena kandungan kafein di dalamnya bisa meningkatkan energi dan fokus. Dari sisi psikologis, minum kopi juga bisa meningkatkan kadar dopamin (hormon senang) di otak. Membuat orang merasa lebih tenang, bahagia, dan termotivasi.

    Terlepas dari manfaat tersebut, minum kopi di pagi hari juga baik untuk meningkatkan kesehatan jantung dibandingkan meminumnya di siang atau sore hari.


    Hasil tersebut didapat dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari sejumlah universitas di Amerika Serikat.

    Penelitian tersebut mempelajari efek minum kopi terhadap kesehatan jantung. Selain itu, penelitian ini juga mempelajari risiko kematian terhadap lebih dari 40.000 orang dewasa yang ikut serta dalam survei pemeriksaan kesehatan dan gizi nasional Amerika Serikat (NHANES) antara tahun 1999 dan 2018, lapor newsweek.com (07/01/2025).

    Dengan melihat catatan kematian hingga 10 tahun setelah survei NHANES dimulai, para ilmuwan menemukan kaitan antara risiko kematian akibat penyakit apapun atau khususnya jantung dengan kebiasaan minum kopi.

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliMenurut penelitian ditemukan kalau mereka yang minum kopi di pagi hari memiliki risiko rendah meninggal atas alasan apapun atau atas penyakit jantung. Foto: Ilustrasi iStock

    Temuan yang dipimpin oleh profesor Lu Qi dari Universitas Tulane di New Orleans menemukan bahwa hal terpenting bukan hanya seberapa banyak kopi yang diminum tetapi juga waktu minum kopi.

    Qi dan timnya menemukan hasil bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki kemungkinan 16 persen lebih rendah untuk meninggal atas alasan apa pun. Ditemukan juga 31 persen lebih rendah risiko meninggal karena penyakit jantung daripada peserta yang tidak minum kopi.

    Risiko lebih kecil ditemukan juga pada mereka yang minum dua, tiga, atau lebih cangkir kopi di pagi hari.

    Namun, hasil tersebut hanya didapat dari peserta yang minum kopi di pagi hari. Peserta yang minum kopi di sore hari tidak memiliki risiko lebih rendah terhindar dari kematian seperti ini.

    minum kopiNamun manfaat tersebut hanya didapat ketika kopi diminum pagi hari. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

    Qi menjelaskan alasan mengapa waktu minum kopi menjadi penting. Menurutnya, mengonsumsi kopi di sore atau malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian dan kadar hormon seperti melatonin.

    “Hal ini pada gilirannya menyebabkan perubahan pada faktor risiko kardiovaskular seperti peradangan dan tekanan darah,” jelasnya.

    Melatonin merupakan hormon yang naik dan turun tergantung siang atau malam hari. Kadarnya lebih rendah di pagi hari dan lebih tinggi saat seseorang tidur. Orang yang tidak memiliki cukup melatonin dapat mengonsumsi versi sintetisnya sebagai obat untuk membantu mereka tidur.

    Dalam hal ini, minum kopi larut malam bisa mengganggu ritme alami kantuk atau ritme sirkadian dan kadar hormon tersebut. Menyebabkan kualitas tidur berkurang dan mungkin berisiko lebih tinggi terkena masalah jantung.

    Namun, penelitian yang dilakukan para ilmuwan bersifat observasional. Berarti para ilmuwan tidak dapat memastikan bahwa minum kopi pagi hari bisa sebabkan risiko penyakit jantung lebih rendah. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi temuan sebelumnya.

    Terlepas dari penelitian ini, jika dilihat dari kandungan kopi memang ada kemungkinan minum kopi pagi hari meningkatkan kesehatan jantung.

    Kopi mengandung senyawa anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan tubuh. Terutama jika diminum di pagi hari ketika peradangan mencapai puncaknya.

    Kopi juga kaya akan polifenol khususnya asam klorogenat yang menjadi antioksidan. Antioksidan ini bisa mengurangi peradangan dan stress oksidatif, dua faktor utama yang mempercepat kerusakan pembuluh darah.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak Optimal


    Jakarta

    Sama-sama memiliki efek yang kuat, obat dan kopi sebaiknya tidak diminum secara bersamaan. Terutama beberapa jenis obat dengan kandungan tertentu.

    Bagi banyak orang, hari belum benar-benar dimulai tanpa minum secangkir kopi. Aroma khas dan rasanya yang enak memberi suntikan energi yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas. Namun di balik kenikmatan itu, kopi yang mengandung kafein bisa menimbulkan masalah jika dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu.

    Kafein memang memberikan efek menyegarkan, tetapi juga bisa berdampak pada beberapa jenis obat dan bisa memengaruhi cara kerja obat di dalam tubuh. Dilansir dari The Conversation (09/06), dari obat flu hingga antidepresan, inilah beberapa jenis obat yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan kopi.


    1. Obat Flu

    Konsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak OptimalKonsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak Optimal Foto: Ilustrasi iStock

    Sebagian besar obat flu mengandung pseudoefedrin, zat dekongestan yang bekerja sebagai stimulan. Sama seperti kafein, zat ini mempercepat kerja sistem saraf pusat. Bila dikonsumsi bersamaan, efek stimulan bisa berlipat ganda dan menimbulkan keluhan seperti gelisah, jantung berdebar, sulit tidur, bahkan sakit kepala.

    Beberapa produk obat flu bahkan sudah mengandung tambahan kafein di dalamnya. Kombinasi ini berpotensi meningkatkan gula darah dan suhu tubuh, hal yang patut diwaspadai khususnya bagi penderita diabetes.

    Kombinasi serupa juga bisa terjadi jika kafein dikonsumsi bersamaan dengan obat ADHD seperti amfetamin, atau obat asma seperti teofilin. Efeknya dapat berupa gangguan tidur hingga denyut jantung yang lebih cepat dari normal.

    2. Obat Tiroid

    Konsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak OptimalKonsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak Optimal Foto: Ilustrasi iStock

    Obat tiroid yang paling sering diresepkan yaitu levotiroksin, sangat bergantung pada waktu konsumsi agar dapat bekerja dengan baik di tubuh. Jika diminum terlalu dekat dengan waktu minum kopi, kemampuan tubuh dalam menyerap obat ini bisa berkurang hingga 50%.

    Kandungan kafein dalam kopi dapat mempercepat pergerakan makanan di saluran pencernaan, sehingga tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk menyerap obat secara maksimal. Dalam beberapa kasus, kafein juga dapat berikatan langsung dengan zat aktif obat di lambung, yang membuat penyerapannya menjadi lebih sulit.

    Jika penyerapan terganggu, gejala hipotiroid seperti kelelahan, peningkatan berat badan, dan sembelit bisa muncul kembali, meskipun obat telah dikonsumsi secara rutin. Oleh karena itu, sebaiknya kopi dikonsumsi paling tidak 30-60 menit setelah minum levotiroksin.

    Aturan serupa juga berlaku untuk obat osteoporosis dari golongan bifosfonat, seperti alendronat dan risedronat, yang hanya akan terserap dengan baik jika diminum saat perut kosong.

    3. Obat Antidepresan

    Konsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak OptimalKonsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak Optimal Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein dalam kopi bisa memengaruhi cara kerja obat-obatan untuk kesehatan mental. Misalnya obat golongan SSRI seperti sertraline dan citalopram, keduanya kurang efektif bila diminum berdekatan dengan waktu ngopi. Karena kafein menghambat penyerapannya di lambung.

    Untuk antidepresan jenis lama seperti amitriptilin dan imipramin (golongan TCA), masalahnya berbeda. Obat ini dan kafein diproses oleh enzim yang sama di hati yaitu CYP1A2. Jika diminum bersamaan, proses pencernaannya bisa melambat sehingga meningkatkan risiko efek samping seperti jantung berdebar atau gelisah berkepanjangan.

    Begitu juga dengan Clozapine, obat untuk skizofrenia. Menurut sebuah penelitian minum 2-3 cangkir kopi dapat menaikkan kadar obat ini di darah hampir dua kali lipat, yang berisiko menyebabkan kantuk berlebihan, linglung, hingga efek samping serius.

    Cek di Halaman Selanjutnya!

    4. Obat Pereda Nyeri

    Sick young woman suffering from migraine or headache hold glass of water and painkiller medicine considering having pill, unwell millennial girl feel sad pondering taking antidepressant medication Foto: iStock

    Beberapa obat pereda nyeri bebas seperti aspirin atau parasetamol sengaja ditambahkan kafein untuk mempercepat kerja obat. Kafein mempercepat pengosongan lambung dan meningkatkan keasaman, sehingga obat lebih cepat terserap.

    Namun, percepatan ini juga berisiko menimbulkan iritasi lambung atau gangguan pencernaan, apalagi bila disertai konsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya. Meski kasus serius jarang terjadi, sebaiknya tetap berhati-hati dan batasi konsumsi kafein saat menggunakan obat ini.

    5. Obat Jantung

    Kafein bisa meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung selama beberapa jam setelah diminum. Bagi orang yang sedang mengonsumsi obat jantung atau tekanan darah tinggi, minum kopi bisa mengganggu efektivitas obat.

    Apakah itu berarti penderita penyakit jantung tidak boleh minum kopi? Tidak juga. Tapi penting untuk memantau efeknya. Jika setelah minum kopi jantung terasa berdebar atau tekanan darah naik, mungkin sudah waktunya mengurangi asupan atau memilih kopi tanpa kafein.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!


    Jakarta

    Kopi dan kunyit bukan lagi racikan baru di dunia kopi. Sayangnya, banyak yang belum mengenal manfaat menambahkan kunyit ke dalam kopi.

    Turmeric coffee atau kopi kunyit adalah minuman hasil perpaduan antara kopi dan bubuk kunyit. Meskipun belum banyak penelitian yang secara khusus membahas minuman ini, kandungan aktif dari kedua bahan tersebut telah dikenal luas memiliki manfaat kesehatan.

    Seperti kopi yang kaya akan antioksidan dan mampu meningkatkan energi serta konsentrasi. Di sisi lain, kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif dengan sifat anti inflamasi yang kuat. Kombinasi keduanya dipercaya dapat memberikan manfaat tambahan, terutama bagi kesehatan sendi, jantung, dan pengendalian berat badan.


    Dilansir dari Health (11/06), berikut 6 manfaat kesehatan dari kopi kunyit:

    1. Mengurangi Peradangan

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang memiliki sifat anti inflamasi dan anti peradangan kuat. Peradangan adalah respon alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Namun jika berlangsung secara kronis, peradangan dapat merusak sel-sel sehat dan meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker, jantung, diabetes, Alzheimer, dan lainnya.

    Kurkumin juga terbukti membantu mengatasi berbagai penyakit yang berkaitan dengan peradangan, seperti radang usus, radang sendi, aterosklerosis hingga depresi.

    2. Meredakan Nyeri

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi kunyit dapat membantu meredakan nyeri yang disebabkan oleh peradangan. Beberapa studi menunjukkan bahwa kurkumin memiliki efektivitas yang sebanding dengan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) seperti ibuprofen dalam mengurangi rasa sakit.

    Selain itu, konsumsi kurkumin juga terbukti membantu penderita osteoartritis lutut dengan mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan bergerak. Kurkumin juga dapat membantu meredakan nyeri otot usai olahraga sehingga mempercepat pemulihan.

    3. Sumber Antioksidan

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi dan kunyit sama-sama kaya antioksidan, zat penting yang membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas. Tubuh yang mengalami stres oksidatif akibat kelebihan radikal bebas berisiko mengalami penuaan dini dan berbagai penyakit kronis.

    Kandungan kurkumin dalam kunyit terbukti meningkatkan kapasitas antioksidan dalam tubuh, sementara kopi mengandung senyawa seperti asam klorogenat dan asam kafeat yang juga berperan melindungi sel tubuh. Kombinasi keduanya dapat menjadi pelindung alami terhadap kerusakan sel.

    4. Menjaga Kesehatan Jantung

    Doctor is using a stethoscope for patients patient examination. To hear the heart rate, For patients with heart disease.Doctor is using a stethoscope for patients patient examination. To hear the heart rate, For patients with heart disease. Foto: Getty Images/Sitthiphong

    Penelitian yang dilakukan oleh American Heart Association menunjukkan bahwa konsumsi kunyit secara rutin dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

    Kurkumin membantu mencegah penumpukan plak dalam arteri, yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan berisiko menyebabkan serangan jantung atau stroke.

    Selain itu, kurkumin juga dapat meningkatkan kadar zinc dalam tubuh. Kekurangan kadar zinc diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung.

    5. Mengendalikan Berat Badan

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi sejak dulu dikenal dapat membantu proses pembakaran lemak karena kandungan kafeinnya. Kunyit juga ternyata memiliki efek serupa.

    Sejumlah studi menemukan bahwa kurkumin mampu menurunkan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), dan lingkar pinggang meskipun dalam skala yang relatif kecil.

    Kombinasi keduanya bisa menjadi pelengkap gaya hidup sehat, terutama bagi yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

    6. Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Menambahkan kunyit ke dalam kopi pagi dapat memberikan manfaat bagi sistem pencernaan. Beberapa studi menunjukkan bahwa kurkumin, dapat membantu meredakan keluhan pencernaan seperti perut kembung dan sering buang gas.

    Penelitian juga menemukan bahwa kurkumin mampu meningkatkan jumlah bakteri baik sekaligus mengurangi bakteri jahat dalam saluran cerna, sehingga mendukung keseimbangan mikrobiota usus.

    Selain itu, sifat antiinflamasi pada kunyit diyakini dapat membantu meringankan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS), seperti nyeri perut, dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan tubuh.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Sering Minum Kopi Merusak Ginjal dan Liver? Ini Kata Peneliti


    Jakarta

    Di balik berbagai manfaatnya, konsumsi kopi juga menimbulkan efek samping, termasuk untuk kesehatan ginjal dan liver. Ternyata begini penjelasan ahli.

    Kopi tidak hanya memiliki kandungan kafein, tapi juga berbagai nutrisi alami seperti antioksidan dan mineral lainnya.

    Manfaat secangkir kopi masih terus menjadi perdebatan, baik di kalangan penikmatnya maupun pada peneliti. Warnanya yang pekat sering dianggap mengkhawatirkan bagi kesehatan ginjal dan liver.


    Ternyata begini hasil penelitian dan penjelasannya secara ilmiah.

    Baca juga: Kacau! Ayah Pengantin Tolak Bayar Tagihan Katering Pernikahan Anaknya

    Espresso dan Kopi Tubruk, Mana yang Lebih Tinggi Kafein dan Kalori?Kandungan alami pada kopi ternyata dapat membantu menjaga fungsi liver tetap optimal. Foto: istock

    Efek Konsumsi Kopi pada Liver

    Melansir laman GoodRx (4/2/25), liver atau hati merupakan organ tubuh yang sibuk. Ada 500 fungsi berbeda yang dijalankan oleh liver untuk menjaga kerjanya tetap optimal pada tubuh.

    Merujuk pada kandungan kopi, ada beberapa nutrisi yang justru dapat membantu fungsi liver. Pertama ialah antioksidan dalam bentuk asam klorogenat yang dapat membantu liver memecah glukosa dan mencegah tumpukan lemak.

    Efek antiinflamasi yang ada pada kopi juga membantu mengurangi inflamasi sehingga kinerja liver akan lebih ringan. Konsumsi kopi secara rutin juga dapat menstimulasi autophagy yang meringankan liver untuk membuang sel-sel tubuh yang rusak.

    Hasil Penelitian dan Penjelasannya

    Pada 2016 peneliti di Inggris mengamati efek kopi terhadap liver. Hasil analisanya lantas dipublikasikan pada British Liver Trust dengan tajuk Coffee consumption and the liver – the potential health benefits.

    Ada tiga temuan utama dalam penelitian tersebut. Pertama, konsumsi kopi dalam jumlah moderat 2-3 cangkir per hari dapat mencegah kanker hati seperti yang dibenarkan WHO.

    Pada pengamatannya terhadap pasien penyakit liver, konsumsi kopi ditemukan meminimalisir penurunan fungsi liver. Selain itu ditemukan pula penikmat kopi cenderung memiliki risiko sirosis dan fibrosis yang lebih rendah.

    Efek konsumsi kopi terhadap ginjal berlanjut di halaman berikutnya.

    Efek Konsumsi Kopi Pada Ginjal

    Selain liver, ginjal juga sering dikhawatirkan mengalami efek samping konsumsi kopi. Hal ini merujuk pada ginjal yang berfungsi sebagai penyaring dari cairan yang diminum manusia.

    GoodRx menjelaskan bahwa ginjal berperan penting dalam menetralisir asam sehingga air akan diterima dengan kandungan yang lebih seimbang. Air, garam, dan mineral lain akan dipisahkan untuk diserap oleh darah.

    Namun ada penelitian yang menyebutkan kopi dan minuman berkafein dapat mengganggu fungsi ginjal. Pada sisi yang berbeda, kopi justru ditemukan memiliki efek proaktif untuk mencegah penyakit ginjal kronis.

    Slurrp! 5 Racikan Kopi Hitam Nol Kalori yang Cocok Untuk DietNamun kontroversi konsumsi kopi masih meliputi efeknya pada ginjal. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Hasil Penelitian dan Penjelasannya

    Pada 2019 penelitian yang dipublikasi pada American Journal of Kidney Disease menguaknya. Penelitian ini merujuk pada beberapa efek kopi secara spesifik terhadap kesehatan ginjal.

    Melalui data partisipan yang diamati, konsumsi kopi semakin tinggi justru menurunkan risiko terjadinya batu ginjal. Penemuan ini ditemukan pada partisipan yang mengonsumsi kopi setidaknya 1-2 cangkir per hari.

    Sementara penelitian yang dilakukan di Korea pada 2008 menemukan pencerahan efek konsumsi kopi pada wanita. Partisipan yang mengonsumsi kopi secara rutin dengan takaran moderat ditemukan memiliki risiko gangguan ginjal yang rendah.

    Baca juga: Ajib! 5 Kuliner Betawi Ini Kental akan Pengaruh Belanda

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Manfaat Minum Kopi dan Makan Cokelat, Dorong Mood hingga Imunitas


    Jakarta

    Selain enak, kopi dan cokelat juga menawarkan manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Khusunya dalam hal meningkatkan suasana hati serta imunitas tubuh.

    Kopi dan cokelat merupakan dua bahan yang banyak digemari. Bahkan, beberapa orang sering menambahkannya ke dalam makanan dan minuman sehari-hari.

    Konsumsi kopi dan cokelat punya manfaat sehat. Keduanya bisa meningkatkan suasana hati sampai memperkuat kekebalan tubuh.


    Namun, tetap perhatikan batas konsumsinya. Makan kopi dan cokelat terlalu banyak bisa menyebabkan beberapa maslaah, seperti sulit tidur, cemas, peningkatan tekanan darah, dan lain sebagainya.

    Melansir Times of India (25/12/2024), berikut manfaat konsumsi kopi dan cokelat selengkapnya!

    Manfaat kopi :

    1. Bikin mood bagus

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliMinum secangkir kopi hitam di pagi hari bisa tingkatkan suasana hati berkat kafeinnya. Foto: Ilustrasi iStock

    Minum secangkir kopi yang baru diseduh dapat meredakan rasa sedih. Sebab, kandungan kafein di dalam kopi mampu melepaskan dopamin dalam tubuh, serta memperkuat sistem saraf pusat.

    Kafein dalam kopi juga bisa meningkatkan kewaspadaan dan energi, yang secara keseluruhan dapat berkontribusi pada suasana hati yang lebih baik.

    2. Meningkatkan kekebalan tubuh

    Konsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak OptimalKopi juga menawarkan polifenol untuk kekebalan tubuh. Foto: Ilustrasi iStock

    Minuman berkafein, seperti kopi juga dikenal sebagai sumber antioksidan. Di dalamnya terkandung polifenol yang memberikan manfaat anti-inflamasi serta meningkatkan kekebalan tubuh.

    Antioksidan sangat penting karena bisa mencegah tubuh tertular segala macam virus dan penyakit, seperti flu dan batuk.

    Beberapa penemuan yang disebut Times of India juga menemukan kalau orang yang minum kopi secara teratur memiliki kesempatan lebih baik untuk mengurangi risiko terkena penyakit kronis.

    3. Meningkatkan energi dan fokus

    minum kopiKandungan kafein dalam kopi bisa membantu tingkatkan energi. Foto: Getty Images/iStockphoto/stock_colors

    Kafein dalam kopi bisa diandalkan untuk membantu seseorang lebih produktif. Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat. Membuat seseorang merasa lebih berenergi dan bersemangat dalam bekerja atau belajar.

    Kafein dalam kopi juga membantu meningkatkan fungsi kognitif. Sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan fokus lebih tinggi.

    Manfaat cokelat bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    Manfaat cokelat :

    1. Antidepresan

    Young woman eating chocolate at homeKonsumsi cokelat hitam pekat mampu menjadi obat anti depresan. Foto: Getty Images/iStockphoto/eternalcreative

    Cokelat, khusunya dark chocolate mengandung senyawa theobromine dan phenylethylamine yang dapat membuat seseorang merasa gembira.

    Senyawa-senyawa ini mempengaruhi kadar serotonin di otak, sebuah neurotransmiter yang berhubungan dengan ketenangan dan menghilangkan stres. Serotonin tersebut dapat mencapai ketenangan yang dicari banyak orang setelah merasa stress.

    2. Melindungi dari infeksi

    Dark chocolate mengandung flavonoid yang mampu meningkatkan efisiensi sistem kekebalan tubuh.

    Flavonoid tersebut meningkatkan sirkulasi darah, menekan pembekakan, hingga membantu tubuh melawan kuman.

    3. Meningkatkan aliran darah

    Tidak hanya lezat, dark chocolate juga bisa membantu meningkatkan aliran darah. Menurut penelitian yang ekstensif, mengonsumsi dark chocolate akan menghasilkan penurunan kadar tekanan darah serta peningkatan kolesterol.

    Kandungan flavonoid dalam cokelat juga dapat melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan produksi nitrat oksida, yang berperan dalam relaksasi pembuluh darah.

    Untuk mendapatkan manfaat ini, kopi hitam tanpa gula atau pemanis bisa dikonsumsi pagi hari. Sedangkan cokelat bisa dijadikan camilan sore. Namun, penting untuk memilih dark chocolate, setidaknya mengandung 50% bubuk kakao.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Bahan Tambahan Kopi Hitam Ini Ampuh Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Kopi hitam tanpa tambahan gula bisa bantu penurunan berat badan. Namun, supaya lebih efektif, coba tambahkan 5 bahan sehat ini.

    Selain membantu mendorong energi, minum kopi hitam juga bisa membantu penurunan berat badan. Sebab, kandungan kafein dapat meningkatkan metabolisme dan membantu membakar lemak. Kopi hitam tanpa gula juga rendah kalori sehingga cocok untuk diet.

    Namun, perlu diingat bahwa manfaat kopi hitam untuk menurunkan berat badan akan lebih optimal jika dikonsumsi tanpa gula, krimer, atau tambahan pemanis lainnya.


    Lebih baik beralih ke bahan-bahan alami yang lebih sehat. Beberapa bahan alami membantu penurunan berat badan, meningkatkan kesehatan pencernaan, hingga meningkatkan pemecahan lemak.

    Melansir Times of India (17/06/2025), berikut 5 bahan ampuh yang dapat dicampur ke dalam kopi hitam untuk membantu turunkan berat badan.

    1. Kayu manis

    Campuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkanTambahan kayu manis ke kopi hitam bisa mengatur kadar gula hingga bantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images

    Tambahan sejumput kayu manis ke dalam kopi hitam tidak sekadar meningkatkan rasa. Bahan alami ini bisa membantu mengatur kadar gula darah.

    Jika kadar gula darah stabil, keinginan makan berlebihan bisa ditekan dan mencegah penyimpanan lemak.

    Kayu manis juga bersifat termogenik, artinya meningkatkan panas tubuh dan mendorong pembakaran kalori. Rempah ini ideal untuk membantu menurunkan berat badan.

    Kafein dalam kopi dan senyawa aktif dalam kayu manis juga bekerja sama meningkatkan metabolisme. Pada gilirannya bisa membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    2. Lemon

    Cup of black coffee with a slice of lemon on a grey tablecloth, selective focusKopi campur lemon bisa meningkatkan metabolisme hingga kurangi nafsu makan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ramann

    Kopi dan lemon juga kombinasi bagus untuk membantu menurunkan berat badan.

    Lemon kaya akan vitamin C dan mempercepat detoksifikasi. Jika dipadukan dengan kafein dalam kopi, hal ini dapat membantu meningkatkan metabolisme dan fungsi pencernaan. Akhirnya menghasilkan pembakaran lemak lebih efisien.

    Perpaduan kopi dan lemon juga bisa mengurangi nafsu makan dan mencegah keinginan makan berlebihan.

    Bahan lain yang efektif ditambah ke kopi untuk penurunan berat badan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Bubuk jahe

    Racikan kopi jahe yang baik untuk tubuhBubuk jahe bisa dicampur ke kopi hitam untuk membantu metabolisme. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain kayu manis, bubuk jahe juga bisa jadi tambahan kopi hitam. Jahe memiliki sifat anti peradangan dan mampu mendukung pencernaan sehat.

    Menambah sedikit bubuk jahe ke kopi hitam bisa mempercepat metabolisme dan meningkatkan termogenesis. Alhasil tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Jahe juga mengurangi kembung dan meningkatkan kesehatan usus. Keduanya berperan dalam membantu menurunkan berat badan.

    4. Sari cuka apel

    Ilustrasi cuka apelCuka apel yang ditambah ke kopi hitam bisa membuat pencernaan lancat hingga membantu turunkan berat badan. Foto: Getty Images/Vadym Sirobaba

    Kombinasi sari cuka apel dengan kopi hitam mungkin terdengar aneh. Namun, keduanya menawarkan manfaat bagi kesehatan serta mampu membantu menurunkan berat badan.

    Hal ini lantaran sari cuka apel yang mengandung asam asetat telah dikaitkan dengan pengurangan penumpukan lemak dan peningkatan metabolisme.

    Mengonsumsi kopi hitam dengan sari cuka apel bisa membantu melancarkan pencernaan, mengatur gula darah, dan menekan nafsu makan.

    Cukup tambahkan satu sendok teh saja ke dalam racikan kopi hitam. Jangan berlebihan karena tingkat keasamannya bisa membuat lambung iritasi.

    5. Minyak kelapa

    Kopi hitam juga bisa dicampur dengan minyak kelapa. Kombinasi ini menghasilkan lemak sehat dalam bentuk trigliserida rantai menengah atau MCT (jenis lemak yang mudah diserap dan dimetabolismekan oleh tubuh).

    Lemak tersebut dengan cepat diubah menjadi energi oleh hati dan dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, sekaligus mendorong pembakaran lemak, terutama di perut. Munculnya lemak sehat ini juga akan memberikan tekstur lembut pada kopi hitam, meskipun kopi tidak ditambah susu.

    Lemak sehat dalam minyak kelapa juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Pada gilirannya mampu mengurangi asupan kalori secara keseluruhan dan menurunkan berat badan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Cegah Sembelit! Konsumsi 5 Makanan Tinggi Serat untuk Melancarkan BAB


    Jakarta

    Sembelit menjadi kondisi yang tak nyaman bagi tubuh. Mengonsumsi asupan kaya serat dan air salah satu solusi yang paling ampuh untuk mengatasi sembelit.

    Sembelit adalah kondisi seseorang sulit buang air besar (BAB). Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, seperti kurang minum air, kurang aktivitas fisik, dan kurang asupan serat.

    Dr Mikhail Yakubov, ahli gizi dari Manhattan Gastroenterology, menjelaskan sembelit dapat diobati secara alami, yakni dengan mengonsumsi makanan kaya serat dan tinggi kadar air.


    Dikutip dari NY Post (3/7) berikut 5 makanan untuk melancarkan BAB:

    1. Kiwi

    Duh! Suami Ini 'Ilfeel' Lihat Cara Istri Makan Buah Kiwi!Buah kiwi mengandung serat larut dan serat tidak larut. Foto: Site News

    Menurut Dr Mikhail Yakuboc, buah kiwi bagus untuk kesehatan usus. Buah berbulu ini kaya akan serat larut dan tidak larut.

    Selain itu, kiwi juga mengandung enzim yang disebut actinidin. Enzim tersebut berperan untuk membantu merangsang pencernaan. Dr Mikhail menyarankan untuk makan 1-2 buah per hari.

    “Kiwi merupakan pilihan yang baik karena rendah gula dan tidak menyebabkan kembung, seperti beberapa buah lainnya,” ujar Dr Mikhail.

    2. Chia Seed

    Meskipun ukurannya kecil-kecil, chia seed atau biji chia memiliki manfaat yang berkali-kali lipat dari ukurannya. Chia seed dapat membentuk zat seperti gel yang menambah volume dan melunakkan tinja.

    Dr Mikhail menjelaskan chia seed kaya akan omega-3 dan serat. Kandungan seratnya dapat membantu meningkatkan pergerakan usus dan proses buang air besar.

    Dr Mikhail menyarankan untuk menambahkan 2 sendok makan chia seed ke dalam air, yogurt, atau smoothie. Pastikan untuk mendiamkan setidaknya selama 10 menit agar mengambang sebelum dimakan.

    Makanan untuk melancarkan BAB ada di halaman berikutnya.

    3. Kopi

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein pada kopi mampu merangsang otot-otot untuk melancarkan BAB. Foto: Ilustrasi iStock

    Minum secangkir kopi di pagi hari ampuh melancarkan BAB. Kafein yang terkandung merangsang otot-otot usus besar, sehingga proses BAB lancar.

    “Secangkir kopi di pagi hari dapat membantu menstimulasi kerja usus,” tutur Dr Mikhail.

    Namun Dr Mikhail memperingatkan jika terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat memiliki efek dehidrasi. Kondisi ini dapat memicu sembelit, sehingga perhatikan asupan kopi per hari.

    4. Bayam

    Sayur bayam memiliki kadar air yang tinggi sekitar 90-95%. Selain itu, bayam merupakan sumber magnesium yang baik sehingga membantu menarik air ke dalam usus.

    Dr Mikhail menjelaskan bahwa bayam juga mengandung dengan serat dan zat besi. Dua nutrisi tersebut sangat penting untuk mengatasi sembelit yang dikaitkan dengan anemia.

    “Serat pada bayam akan menambah massa dan melunakkan tinja, sehingga lebih mudah dikeluarkan,” tutur Dr Mikhail.

    5. Oatmeal

    Sarapan Oatmeal Bisa Kendalikan Kolesterol? Ini 5 FaktanyaOatmal mengandung serat. Foto: Getty Images/Creativeye99

    Oatmeal bisa menjadi menu sarapan yang ideal. Oatmeal mengandung banyak serat larut, terutama beta-glukan yang akan melunakkan tinja dengan menarik air ke dalam usus.

    Sebuah penelitian terbaru menemukan manfaat mengonsumsi oatmeal secara teratur dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan obesitas.

    “Namun hindari oatmeal kemasan yang diolah secara berlebihan, karena oatmeal kemasan seringkali mengandung gula tambahan yang dapat memperlambat gerakan,” saran Dr Mikhail.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Kebiasaan Ngopi yang Bikin Umur Panjang, Gampang Dicontek!


    Jakarta

    Konsumsi kopi punya cara tersendiri agar manfaatnya terasa maksimal. Seperti tips untuk memperpanjang umur melalui minum kopi berikut.

    Konsumsi kopi seringkali dikaitkan dengan khasiatnya untuk kesehatan. Kandungan komponen seperti antioksidan hingga kafeinnya menjadi alasan kopi banyak dikonsumsi.

    Namun khasiat kopi tidak bisa didapatkan begitu saja. Ada cara-cara tertentu yang harus dilakukan agar khasiat kopi menjadi lebih maksimal.


    Dilansir dari Science Alert, Senin (30/6), kelompok ilmuwan dari Tuft University, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat mengungkapkan penemuan terbaru.

    Baca juga: Jeff Bezos Suguhkan Tequila Seharga Rp 19 Juta pada Pernikahannya

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliPara ilmuwan menemukan kaitan konsumsi kopi dengan risiko kematian yang lebih rendah. Foto: Ilustrasi iStock

    Tidak hanya menyegarkan mata dan membuat otak mudah fokus, tetapi kopi juga dapat memperpanjang umur. Gagasan dalam penelitian ini berusaha mengulik tentang efek kopi yang mencegah kematian dini.

    “Beberapa penelitian telah menguji bagaimana bahan tambahan dalam kopi memiliki kaitan antara konsumsi kopi dan risiko kemarin, serta penelitian kami juga merujuk pada seberapa banyak pemanis dan lemak jenuh yang ditambahkan,” kata Binjie Zhou, ahli epidemiologi dari Tuft University.

    Sebanyak 46.332 responden dengan usia lebih dari 20 tahun terlibat dalam penelitian ini. Acuan dasar batas konsumsi gula dan lemak terhadap responden yang aman pada praktik minum kopi mengacu pada Dietary Guidelines for Americans.

    Ada beberapa penemuan seiring penelitian tersebut berlangsung. Data yang didapatkan dari responden peminum kopi menunjukkan adanya penurunan risiko penyebab kematian.

    5 Racikan Kopi Rendah Kafein yang Aman Dikonsumsi untuk Bulan PuasaHasil penelitiannya membatasi hanya pada kopi hitam yang tidak ditambahkan pemanis dan lemak. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Namun hal tersebut berlaku pada penikmat kopi hitam. Menambahkan sedikit gula, pemanis, dan lemak ke dalamnya dapat menghilangkan khasiat kopi sepenuhnya.

    Sementara pada responden yang minum kopi hitam atau hanya menggunakan sangat sedikit gula dan lemak mengalami penurunan 14% risiko terhadap kematian dini.

    Selain mempertimbangkan konsumsi kopi, para peneliti juga tetap mempertimbangkan kebiasaan dan gaya hidup responden. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi khasiat kopi pada tubuh.

    Mulai dari intensitas olahraga, konsumsi alkohol, usia, jenis kelamin, hingga tingkat pendidikan. Penelitian ini memperkuat penelitian sebelumnya terkait khasiat kopi, tetapi tetap membutuhkan penelitian guna melihat efek kopi lebih jauh terhadap kesehatan tubuh.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Racikan Kopi Campur Kayu Manis Bisa Cegah Kanker, Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Menambahkan kayu manis pada seduhan kopi tidak hanya dapat meningkatkan cita rasa, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan.

    Berbagai jenis rempah-rempahan bisa menjadi campuran untuk kopi yang lebih nikmat. Misalnya kayu manis yang punya cita rasa unik, sehingga akan menambah rasa dan aroma pada kopi.

    Selain itu, kayu manis juga mengandung nutrisi penting. Begitu juga dengan kopi, sehingga ketika dicampur akan bermanfaat untuk kesehatan.


    Menurut Dr Will Bulsiewicz, ahli gastroenterologi dan kesehatan usus di Amerika, kopi campur kayu manis bisa jadi pilihan yang ramah usus.

    Dilansir dari Well and Good (21/5) berikut 3 faktanya:

    1. Mencegah kanker

    kopi kayu manisKopi kayu manis merupakan sumber antioksidan yang baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/nerudol

    Racikan kopi dan kayu manis mampu mencegah penyakit kronis, seperti kanker. Hal tersebut antara kopi dan kayu manis sama-sama merupakan sumber antioksidan.

    Kopi mengandung senyawa yang disebut sebagai polifenol. Sifat antioksidannya mampu melawan peradangan, sehingga dapat menangkal penyakit kronis.

    Dr Bulsiewicz juga menjelaskan polifenol tersebut bersifat prebiotik. Ketika dicampur dengan kopi, kandungan antioksidan pada kayu manis akan meningkatkan manfaat tersebut.

    2. Meningkatkan kesehatan usus

    Kopi juga merupakan sumber serat yang baik. Dr Bulsiewicz menurutkan ada dua jenis serat pada kandungan kopi, yakni serat larut dan serat prebiotik.

    “Kopi dianggap sebagai prebiotik alias serat yang dapat difermentasi dan memberi makan bakteri baik pada usus,” kata Dr Bulsiewicz.

    Begitu juga dengan kayu manis, satu sendok teh kayu manis mengandung lebih dari satu gram serat. Nutrisi ini penting untuk kesehatan pencernaan, termasuk usus.

    Cara membuat kopi campur kayu manis ada di halaman berikutnya.

    3. Cara membuat kopi campur kayu manis

    Campuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkanCampuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkan. Foto: Getty Images

    Dr Bulsiewicz mengatakan membuat kopi campur kayu manis sangat mudah. Kamu bisa menyesuaikan jumlah kayu manis sesuai dengan selera.

    Menambahkan kayu manis, jelas akan meningkatkan cita rasa dan aroma pada kopi. Selain itu, juga bisa menjadi pemanis alami yang lebih menyehatkan.

    “Biasanya sejumput kayu manis bubuk sudah memberikan rasa yang enak pada kopi. Namun bisa juga disesuaikan selera, bisa mulai dari 1/8 sendok teh,” tutur Dr Bulsiewicz.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com