Tag: koreksi

  • Waspada! 5 Analis Peringatkan Harga Bitcoin Bisa Anjlok Sedalam Ini


    Jakarta

    Mata uang kripto terbesar di dunia, Bitcoin, anjlok lebih dari 12% dan sempat turun ke bawah level US$ 64.000. Penurunan ini membuat nilai Bitcoin hampir terpangkas setengahnya sejak mencapai puncak harga sekitar empat bulan lalu.

    Mengutip Business Insider, Jumat (6/2/2026), sejumlah analis dan pengamat kripto menilai tekanan di pasar belum berakhir. Bahkan, ada kekhawatiran kondisi akan makin memburuk.

    Kekhawatiran akan pelemahan yang lebih panjang mulai mencuat di kalangan investor setelah aksi jual besar-besaran menyeret Bitcoin ke level terendah dalam 15 bulan terakhir.


    Selama beberapa bulan terakhir, pasar bearish Bitcoin telah memangkas hampir 50% harga aset kripto tersebut sejak mencetak rekor tertinggi di kisaran US$ 126.000. Para analis memperingatkan potensi penurunan lanjutan.

    Analis Coin Bureau, Nic Puckrin, memperkirakan harga Bitcoin bisa turun hingga US$ 55.700 jika gagal bertahan di atas level US$ 70.000. Ia menilai penurunan ini dipicu oleh aksi jual besar-besaran dari pemilik Bitcoin bermodal besar (whales), serta penjualan oleh investor institusional.

    “Ketika Bitcoin terus melorot menembus batas psikologis US$ 70.000, terlihat jelas pasar kripto kini masuk fase kapitulasi penuh,” tulis Puckrin dalam catatannya.

    Menurut Puckrin, jika melihat pola siklus sebelumnya, kondisi ini bukan sekadar koreksi jangka pendek, melainkan fase transisi menuju penyesuaian ulang pasar yang biasanya berlangsung berbulan-bulan, bukan hitungan minggu.

    Sementara itu, Kepala Kebijakan Bitcoin Policy Institute, Zack Shapiro, menilai prospek jangka panjang Bitcoin sebenarnya masih cukup kuat, terutama karena mulai banyak dipakai investor besar. Namun dalam waktu dekat, ia memperkirakan harga Bitcoin masih bisa turun hingga mendekati US$ 58.000 sebelum akhirnya stabil. Jika itu terjadi, penurunan dari harga saat ini bisa mencapai sekitar 15%. Banyak penjual merupakan investor awal Bitcoin yang mulai merealisasikan keuntungan.

    “Ini jelas ada unsur panic selling. Ada juga aksi ambil untung. Saat ini, jumlah penjual masih lebih banyak daripada pembeli,” katanya.

    Analis teknikal senior, Katie Stockton, juga memperkirakan Bitcoin bisa turun sampai US$ 57.800 jika tekanan jual berlanjut.

    “Untuk jangka panjang, tembusnya indikator teknikal mingguan menunjukkan tren kenaikan siklikal mulai kehilangan kekuatan, yang berpotensi memicu volatilitas tinggi dalam beberapa bulan ke depan,” tulis Stockton.

    Bahkan, proyeksi yang lebih suram juga mulai bermunculan. Dalam catatan kepada klien, Stifel memperkirakan Bitcoin masih berpotensi turun hingga 45% dari level saat ini, atau ke kisaran US$ 38.000, berdasarkan analisis pola pasar bearish Bitcoin selama 15 tahun terakhir.

    Sementara itu, Kepala Strategi Ekuitas Zacks Investment Research, John Blank, memperkirakan harga Bitcoin bisa melorot hingga US$ 40.000 dalam enam hingga delapan bulan ke depan. Ia menilai tekanan tersebut bisa dipicu oleh lamanya siklus musim dingin kripto serta potensi aksi jual dari pembeli korporasi.

    Analis sekaligus investor legendaris Michael Burry, yang dikenal lewat film The Big Short, juga memperingatkan kemungkinan Bitcoin masuk ke fase kematian jika tekanan harga terus berlanjut.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Harga Bitcoin Loyo Lagi, Jadi Segini Sekarang


    Jakarta

    Pasar kripto kembali melemah pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Berdasarkan data perdagangan Coinmarketcap, pelemahan tidak hanya terjadi pada token utama, tetapi juga altcoin hingga memecoin.

    Bitcoin misalnya, melemah 2,01% sepanjang perdagangan 24 jam terakhir ke level US$ 67.235 atau sekitar Rp 1,12 miliar (asumsi kurs Rp 16.793). Secara kumulatif sepanjang perdagangan sepekan terakhir, harga Bitcoin terkoreksi 1,21%.

    Sementara altcoin seperti Ether (ETH), koreksi harga juga terjadi sepanjang perdagangan 24 jam terakhir sebesar 3,34% ke harga US$ 2.009 atau sekitar Rp 33,74 juta. Namun secara kumulatif sepanjang perdagangan sepekan terakhir, harga ETH tercatat menguat 1,75%.


    Sedangkan untuk token BNB tercatat melemah 0,89% ke harga US$ 623,96. Kemudian token Solana (SOL) terkoreksi 2,6% sepanjangan perdagangan 24 jam terakhir ke harga US$ 86,07.

    Kemudian untuk stablecoin seperti Tether (USDT) bergerak menguat 0,02% ke harga US$ 1. Sedangkan memecoin seperti DOGE, tercatat melemah 3,13% sepanjang perdagangan 24 jam terakhir ke harga US$ 0.09680.

    Sebagai informasi, Bitcoin sempat bergerak menguat pada level US$ 68.060 di Kamis (26/2). Meski begitu, fundamental Bitcoin dianggap masih rapuh lantaran sejumlah indikator pasar kripto masih belum sepenuhnya pulih.

    Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan investor jangka pendek masih melakukan aksi jual dalam kondisi rugi sejak akhir Januari. Selain itu, arus dana institusional juga belum pulih sepenuhnya di produk ETF Bitcoin. Bahkan banyak manajer investasi yang mengurangi eksposur terhadap kripto pada akhir 2025.

    Fyqieh menilai, kenaikan harga Bitcoin cenderung bersifat sementara setelah periode penurunan tajam di akhir tahun lalu. Menurutnya, struktur pasar kripto saat ini berada dalam kondisi negative gamma atau pergerakan harga yang lebih agresif ke dua arah.

    “Beberapa sinyal memang menunjukkan potensi pembentukan dasar, seperti tekanan jual yang mulai mereda dan RSI yang keluar dari area oversold. Namun selama arus masuk institusional belum konsisten dan investor jangka pendek masih dominan jual rugi, reli ini masih rentan koreksi,” jelas Fyqieh dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/2).

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 1 Hari Ini, Siap Jadi Awardee?



    Jakarta

    Rangkaian seleksi Beasiswa LPDP 2025 tahap 1 telah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi administrasi. Lantas, bagaimana cara cek pengumuman hasil seleksi administrasi LPDP 2025?

    Seperti diketahui, pendaftaran BeasiswaLPDP 2025 Tahap 1 telah dimulai pada 17 Januari lalu. Setelah mengumpulkan berkas pendaftaran, data peserta akan diseleksi dan diumumkan hari ini Jumat, 17 Januari 2025.

    Peserta yang lolos seleksi administrasi akan diimbau untuk mengikuti seleksi bakat skolastik yang diadakan pada 14 April 2025. Lantas, bagaimana cara cek pengumuman hasil seleksi administrasi LPDP 2025 tahap 1? Simak di bawah ini.


    Pengumuman LPDP Tahap 2 Tahun 2024 akan diumumkan secara daring melalui akun yang digunakan saat mendaftar LPDP. Adapun akun tersebut dapat diakses melalui laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

    Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 1

    Cara cek pengumuman LPDP 2025 Tahap 1 adalah sebagai berikut:

    Buka laman resmi https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/index.php/site/login.
    Masukkan email dan password
    Klik menu “Masuk”.
    Pengumuman LPDP 2025 tahap 1 akan terlihat.

    Cara Sanggah Bagi Peserta Gagal Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 1

    Bagi peserta yang gagal dalam seleksi administrasi bisa mengajukan sanggah mulai Sabtu (8/3/2025). Adapun sanggah ini bisa dimanfaatkan untuk menjelaskan alasan bahwa pendaftar telah benar-benar mengisi informasi atau dokumen sesuai dengan ketentuan. Lakukan koreksi kesalahan yang menjadi alasan verifikator tidak meluluskan seleksi administrasi.

    Menurut laman resmi LPDP, beberapa ketentuan dan mekanisme saat mengajukan masa sanggah adalah sebagai berikut:

    Menuliskan sanggahan di dalam kotak yang disediakan.
    Sanggahan ditulis minimal dalam 100 karakter dan tak lebih dari 100 kata.
    Untuk dapat dinyatakan lulus, maka seluruh sanggahan harus disetujui.
    Fitur sanggah bukan sarana untuk menambahkan atau melengkapi dokumen yang belum lengkap.

    Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

    Pendaftaran seleksi: 17 Januari – 17 Februari 2025
    Seleksi administrasi: 18 Februari – 6 Maret 2025
    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    Pengajuan sanggah: 8 – 10 Maret 2025
    Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    Seleksi bakat skolastik: 14 – 28 April 2025
    Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    Seleksi substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
    Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    Periode perkuliahan paling cepat: Bulan Juli 2025

    Demikian cara cek pengumuman hasil seleksi administrasi LPDP 2025 Tahap 1. Selamat bagi peserta yang berhasil lolos!

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Kerja Makin Produktif & Kreatif

    Jakarta

    Ekosistem Apple dikenal luas sebagai keunggulan utama yang membedakan iPhone dari smartphone lainnya. Berkat integrasi yang mulus antar perangkat seperti iPhone dan Mac, pengguna bisa bekerja dan berkarya dengan cara yang lebih efisien dan intuitif

    Jika kamu pengguna iPhone, berikut adalah fitur-fitur penting dalam ekosistem Apple yang bisa membantu meningkatkan produktivitas dan kreativitas Anda setiap hari.

    1. Continuity

    Fitur Continuity memungkinkan kita memulai tugas di satu perangkat dan melanjutkannya di perangkat lain tanpa repot. Misalnya, kamu tengah menuangkan ide di kepala pakai aplikasi Freeform di iPhone, lalu langsung melanjutkannya di Mac. Caranya hanya dengan satu klik pada ikon aplikasi yang sama.

    Fitur iPhoneCukup klik ikon aplikasi di dock untuk meneruskan tugas di Mac Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Bagi pekerja hybrid dan kreator konten, fitur ini sangat berguna untuk menjaga alur kerja tetap lancar dan fokus terjaga di mana pun berada.

    2. Ubah iPhone Jadi Scanner Instan

    Fitur iPhoneFitur iPhone bisa scan dokumen Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    iPhone tak cuma handal untuk foto dan video, tapi juga bisa diandalkan sebagai scanner dokumen. Dengan fitur continuity camera, kamu bisa langsung memindai dokumen menggunakan kamera iPhone dan hasilnya langsung muncul di Mac, entah itu di Notes, Pages, atau Finder.

    Hasil scan tajam dan prosesnya cepat, menghilangkan kebutuhan akan scanner fisik.

    3. Edit Desain dengan Presisi dari iPhone

    Bagi pengguna kreatif seperti desainer grafis atau ilustrator, ekosistem Apple mendukung kerja lintas perangkat yang fleksibel. Misalnya saat menampilkan desain di Mac, lalu perlu melakukan edit membubuhkan koreksi bisa memanfaatkan di iPhone yang memiliki layar sentuh.

    Fitur iPhoneFitur iPhone Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Semua proses tanpa harus mentransfer file secara manual. Alhasil tidak hanya mempercepat workflow, tapi juga menjaga presisi dan kualitas karya.

    4. iPhone Mirroring

    Fitur iPhone Mirroring di iOS 18 dan macOS Sequoia memungkinkan kita mengakses dan mengendalikan iPhone langsung dari layar Mac.

    Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan drag-and-drop. Misalnya, kamu bisa drag video dari Finder ke aplikasi CapCut di iPhone.

    Fitur iPhoneBisa drag and drop antar perangkat Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Lalu setelah diedit, menarik hasilnya kembali ke Mac. Ini jadi solusi praktis untuk kreator yang ingin menggabungkan editing mobile dan desktop.

    5. Live Text

    Fitur iPhoneCopy dan paste teks jadi mudah antar perangkat Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Fitur Live Text memanfaatkan kamera iPhone untuk menangkap teks dari dunia nyata, seperti dari buku, poster, atau kemasan produk. Teks yang dipindai bisa langsung disalin dan ditempel ke aplikasi di Mac, seperti Notes atau Word.

    Tak perlu lagi mengetik ulang. Kamu cukup scan, salin, dan tempel.

    (afr/fay)



    Sumber : inet.detik.com