Tag: kualitas tidur

  • Susah Tidur di Malam Hari? Ngemil Makanan Ini Bisa Bikin Tidur Nyenyak


    Jakarta

    Susah tidur di malam hari bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan yang sederhana dan praktis ini. Makanan ini bisa membantu tidur lebih nyenyak.

    Orang yang mengalami gangguan tidur biasanya memiliki stamina dan emosi yang tak stabil. Hal ini diakibatkan oleh waktu istirahat yang tidak maksimal sehingga tubuh masih merasa lelah.

    Untuk membuat mata dan tubuh beristirahat dengan maksimal, kamu tak perlu menggunakan obat tidur. Cukup konsumsi makanan dan minuman yang memberikan efek positif untuk membuat tidur lebih nyenyak.


    Dilansir dari NYPost (02/25), baru-baru ini peneliti Marc Milstein, yang juga menulis buku ‘The Age-Proof Brain’ memiliki tips mudah bagi mereka yang sulit tidur di malam hari. Tips itu adalah ngemil sebelum tidur.

    Tentunya camilan yang dimaksud bukanlah makanan berlemak atau tinggi kalori, melainkan oatmeal yang gampang disimpan dan dimakan kapan saja.

    Sarapan Oatmeal Bisa Kendalikan Kolesterol? Ini 5 FaktanyaOatmeal Ba Foto: Getty Images/Creativeye99

    “Makanan yang kaya akan serat dan protein bisa menjadi kunci untuk tidur lebih nyenyak. Tubuh yang sudah terisi dengan makanan yang cukup selama semalaman penuh bisa berkontribusi meningkatkan kualitas tidur seseorang,” jelas Marc yang juga merupakan ahli gini ternama.

    “Oatmeal itu merupakan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, tapi makanan ini tidak memicu gula darah melonjak atau turun,” ungkapnya lebih lanjut.

    “Kebanyakan orang terbangun atau susah tidur di malam hari karena berbagai hal. Salah satunya berkaitan dengan menurunnya kadar gula darah atau sebaliknya. Jadi oatmeal adalah pilihan makanan yang tepat,” tutur Marc.

    Oatmeal turut mendorong hormon melatonin, yang bisa meningkatkan kualitas tidur. Termasuk kaya akan serat dan protein, sehingga seseorang terasa lebih kenyang lengkap dengan kandungan magnesium yang membuat jaringan otot menjadi lebih santai.

    Granola With Fresh Fruit-Photographed on Hasselblad H1-22mb CameraOatmeal Foto: iStock

    Selain itu oatmeal mudah dicerna oleh tubuh. Kandungan karbohidrat kompleks pada oatmeal membantu meningkatkan kadar hormon Triptofan yang memicu rasa kantuk. Tak ketinggalan oatmeal bisa memicu serotonin yang dipercaya memegang peran penting terhadap kualitas tidur seseorang serta durasi tidur.

    Ahli diet Abbey Sharp asal Toronto, Kanada juga setuju dengan menu makanan ini sebelum tidur. Ia menyarankan oatmeal disantap dengan buah-buahan seperti pisang atau cherry. Bisa juga tambahkan almond hingga yogurt yang cocok jadi camilan sehat sebelum tidur.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Makanan Kaya Magnesium Ini Bikin Tidur Nyenyak


    Jakarta

    Tidur berkualitas diperlukan untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan. Salah satunya caranya bisa dengan rutin mengonsumsi makanan kayak magnesium berikut ini.

    Asupan makanan yang tepat membantu tidur lebih nyenyak dan berkualitas. Hal ini lantaran peran nutrisi dalam pengaturan zat kimia otak, seperti melatonin dan serotonin yang berkaitan mengatur jam dan kualitas tidur.

    Berbagai penelitian menunjukkan bahwa nutrisi tertentu, seperti magnesium dapat meningkatkan kualitas tidur. Magnesium juga membantu menenangkan saraf, mengendurkan otot yang tegang, dan mempersiapkan tubuh untuk tertidur secara alami.


    Beberapa makanan mengandung magnesium tinggi dan dapat dikonsumsi untuk menjaga kualitas tidur. Berikut daftarnya melansir Times of India:

    Alpukat

    AlpukatAlpukat kaya akan magnesium. Foto: Getty Images/ASMR

    Alpukat kaya dengan kandungan magnesium, dan lemak sehat yang membantu tubuh menjadi rileks. Cobalah mengonsumsinya menjadi salad dengan jeruk nipis dan garam, atau tumbuk dengan rempah-rempah sebagai saus cepat untuk camilan.

    Alpukat kaya vitamin C, E, K, dan B6, ditambah folat, magnesium, dan kalium-penting untuk fungsi otak, kekebalan tubuh, dan saraf.

    Pisang

    Pisang mengandung banyak magnesium dan kalium sehingga membantu mengurangi kram otot dan meningkatkan ketenangan. Kondisi ini dapat membantu tidur lebih nyenyak.

    Ubi jalar

    cara memanggang ubi jalarUbi jalar kaya akan magnesium. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lembut, manis alami, dan kaya magnesium, ubi jalar merupakan makanan pendamping makan malam yang ideal. Ubi jalar bisa dipanggang, dikukus, atau ditumis dengan sedikit kayu manis.

    Ubi jalar bersifat menenangkan dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang malam.

    Biji wijen hitam

    Biji-bijian kecil ini sering kali disepelekan, tetapi kaya akan magnesium dan lemak baik. Sangrai sebentar dan taburkan di atas nasi atau aduk ke dalam segelas susu hangat.

    Kacang rubah

    Kacang rubah, makhana, atau biji teratai merupakan sumber magnesium yang sangat baik. Untuk mengonsumsinya, kamu bisa memanggangnya dengan sedikit ghee, jeera, atau lada hitam untuk camilan yang menenangkan dan mudah dicerna, serta cepat dibuat.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 5 Makanan Kaya Magnesium yang Bantu Bikin Tidur Nyenyak

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Agar Tidur Nyenyak, Hindari Konsumsi 3 Makanan Sebelum Tidur


    Jakarta

    Agar kualitas tidur tak terganggu, ada beberapa jenis makanan yang patut dihindari. Seperti makanan mengandung lemak, gula, dan pedas.

    Lapar sebelum tidur memang kerap dirasakan oleh banyak orang. Biasanya diatasi dengan mengonsumsi camilan, tetapi perhatikan jenisnya, karena mengonsumsi makanan tidak sehat akan memberikan efek buruk bagi kesehatan.

    Dilansir dari Mirror (10/12), ada 3 jenis makanan yang tak baik dikonsumsi sebelum tidur. Menurut Rosey Davidson, penulis dan konsultan di Just Chill Baby Sleep makanan yang dikonsumsi seringkali memengaruhi kualitas tidur. Rosey menekankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, gula, atau makanan pedas.


    Rosey menjelaskan, “Makanan memainkan peran penting dalam seberapa baik kita tidur, karena dapat memengrahui hormon dan pencernaan. Makanan yang kaya akan triptofan, magnesium, dan melatonin dapat meningkatkan relaksasi dan tidur yang lebih baik.”

    temuan baut pada pizzapizza Foto: site news / iStock

    Menurutnya makanan yang mengandung karbohidrat dapat membantu triptofan mencapai otak. Ini akan mendukung produksi serotonin dan melatonin yang dapat meningkatkan kualitas tidur.

    “Makan malam yang seimbang, seperti mengandung protein, lemak sehat, dan karbohidrat juga dapat menstabilkan kadar gula darah, sehingga mengurangi kemungkinan terbangun di malam hari,” jelasnya.

    Mengapa harus menghindari makanan tinggi lemak, gula, dan pedas?

    Tiga makanan yang mengandung tinggi lemak, gula, dan pedas itu patut dihindari sebelum tidur. Karena dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan yang mengganggu waktu tidur.

    Makanan pedas dapat menyebabkan mulas dan rasa tidak nyaman, ini dapat mengganggu tidur. Makanan berlemak tinggi atau berminyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sehingga lebih sulit untuk tidur.

    Sementara mengonsumsi terlalu banyak gula atau kafein menjelang tidur dapat menstimulasi tubuh secara berlebihan dan menunda waktu tidur.

    “Camilan manis juga dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berpotensi menyebabkan terbangun di malam hari. Sementara, makanan berprotein berat dapat memperlambat pencernaan dan menyebabkan gelisah ketika tidur,” lanjutnya.

    Gangguan tidur yang diakibatkan 3 jenis makanan ini juga telah dibahas dalam studi tahun 2016. Menemukan bahwa orang dewasa yang memiliki pola makan lebih banyak lemak jenuh, gula, dan rendah serat akan mengganggu tidur. Studi ini juga membahas soal minuman berkafein, seperti kopi, dan alkohol dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk.

    Konsumsi kiwi dapat memperbaiki kualitas tidur

    manfaat kiwi untuk meningkatkan mood dan kesehatan mentalmanfaat kiwi untuk meningkatkan mood dan kesehatan mental Foto: Getty Images/iStockphoto

    Rosey menyarankan untuk mengonsumsi kiwi, karena memiliki manfaat yang dapat memperbaiki kualitas tidur. Hal ini dikarenakan kiwi mengandung banyak serotonin, prekursor melatonin, senyawa yang mengatur siklus tidur seseorang.

    Kiwi juga disebutkan banyak mengandung zat antioksidan dan folat. Kedua zat ini bermanfaat untuk memaksimalkan fungsi otak.

    Selain itu, makanan lain yang baik untuk memperbaiki kualitas tidur adalah pisang. Karena mengandung magnesium, kalium, dan triptofan untuk merelaksasi otot dan saraf. Oat juga termasuk pilihan yang baik karena kaya akan melatonin dan karbohidrat kompleks.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Bercinta buat Pasutri, Nggak Cuma Puaskan Hasrat Seksual

    Jakarta

    Bercinta merupakan salah satu momentum penting di dalam sebuah hubungan rumah tangga. Bercinta tidak hanya sekadar keintiman atau kesenangan bagi pasutri saja, namun nyatanya dengan rutin bercinta juga dapat memberikan sederet manfaat kesehatan bagi tubuh.

    Rutin bercinta diketahui dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh sampai dengan meningkatkan kualitas tidur. Lantas, apa saja manfaat kesehatan yang didapatkan dengan rajin bercinta? Dikutip dari WebMD, berikut adalah informasi selengkapnya:

    1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Bercinta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meningkatkan produksi antibodi yang dapat melindungi terhadap infeksi, termasuk human papillomavirus (HPV). Sebuah studi lain pada tahun 2021 menemukan bahwa bercinta dikaitkan dengan kemampuan tubuh yang lebih baik untuk melawan virus COVID-19.


    Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah dengan tidur yang cukup dan berkualitas setiap malam. Bercinta dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik sehingga dengan bercinta dengan teratur dapat membantu memperkuat kesehatan kekebalan tubuh secara menyeluruh.

    2. Membantu Tidur yang Berkualitas

    Berbagai hormon dapat dilepaskan oleh tubuh saat sedang bercinta, khususnya saat orgasme, yaitu prolaktin. Prolaktin merupakan hormon yang berperan dalam mengatur tidur. Usai bercinta, lonjakan prolaktin sebagian besar bertanggung jawab atas rasa kantuk dan rileks yang sering terjadi.

    Hal tersebut tidak hanya membantu tubuh untuk tertidur dengan lebih mudah, namun juga dapat mendukung tidur yang lebih nyenyak.

    3. Menghilangkan Stres

    Saat tubuh sedang stres, tubuh akan melepaskan hormon yang disebut dengan kortisol. Walaupun kortisol dalam jumlah kecil dapat membantu tubuh berfungsi dengan baik, namun terlalu banyak kortisol dapat membuat tubuh merasa tegang atau lelah.

    Bercinta dapat melepaskan edorfin, hormon yang membuat tubuh merasa senang sehingga dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengembalikan kadar kortisol ke normal. Bercinta juga dapat merangsang pelepasan oksitosi atau ‘hormon cinta’, membantu tubuh merasa rileks dan lebih terhubung dengan pasangan.

    4. Menyeimbangkan Kadar Hormon

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bercinta secara teratur dapat membantu tubuh untuk menyeimbangkan hormon reproduksi seperti estrogen dan dapat mendukung ovulasi yang konsisten pada wanita dengan siklus menstruasi normal yang tidak menggunakan alat kontrasepsi hormonal.

    Walaupun penelitian bervariasi mengenai frekuensi bercinta yang terbaik, namun sebuah studi tahun 2016 menunjukkan bahwa seorang pria yang berusia 20-an dan 40-an yang ejakulasi setidaknya 21 kali per bulan, maka dapat mengurangi risiko kanker prostat sampai dengan 20 persen.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Apakah Bercinta Bikin Tidur Nyenyak? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Bagi sebagian orang, setelah bercinta atau berhubungan seksual biasanya jadi mudah tidur atau membuat tidur lebih nyenyak.

    Ada alasan ilmiah di balik jadi gampang tertidur dan tidur nyenyak setelah berhubungan seksual.

    Dikutip Healthline, banyak ahli mengatakan, meskipun belum ada bukti klinis yang kuat untuk menunjukkan bahwa bercinta dapat membuat tubuh mengantuk, namun mekanisme dasar dari zat kimia yang dilepaskan saat bercinta dapat membantu seseorang untuk tidur dengan lebih baik.


    Salah satu penyebabnya adalah hormon oksitosin yang dikenal sebagai ‘hormon cinta’.

    dr Amer Khan, seorang ahli saraf Sutter Health, spesialis tidur, mengatakan bahwa pelepasan oksitosin terjadi secara bersamaan dengan perasaan kasih sayang dan sentuhan kasih sayang atau sensual, yang dapat mengarah pada perasaan sejahtera yang menyenangkan dan terbebas dari stres.

    “Hormon-hormon lain, seperti dopamin, prolaktin, dan prongesteron, sudah terbukti dapat memengaruhi pikiran dengan rasa lega, rileks, dan mengantuk setelah melakukan hubungan seks yang memuaskan,” Kata Kahn.

    Tinjauan penelitian pada tahun 2016 yang dilakukan di Universitas Ottawa juga menunjukkan bahwa bercinta sebelum tidur dapat mengurangi tingkat stres dan juga dapat membantu bagi seseorang yang mengidap insomnia untuk memulai dan mempertahankan tidurnya.

    Meskipun begitu, Khan mengingatkan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian berskala besar untuk mengeksplorasi hal ini dengan lebih spesifik.

    Ada banyak cara selain bercinta untuk terhubung dengan pasangan dan tentunya dapat menenangkan pikiran sebelum waktu tidur.

    “Sebagai dokter spesialis tidur, saya akan menyarankan orang-orang untuk menikmati waktu bersama,” ucap Khan.

    “Kebersamaan fisik, emosional, dan mental lebih penting daripada berfokus pada kebutuhan untuk mencapai orgasme sebelum tidur,” tutup Khan.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Manfaat Orgasme usai Bercinta, Termasuk Tingkatkan Suasana Hati hingga Kualitas Tidur


    Jakarta

    Orgasme tidak hanya memberikan rasa nikmat dalam bercinta. Faktanya, tersimpan beragam manfaat orgasme untuk kesehatan, mulai dari memperbaiki suasana hati, mengurangi rasa sakit, hingga meningkatkan kesehatan jantung.

    “Orgasme adalah puncak gairah seksual dan menyebabkan perasaan nikmat yang intens,” kata Monique De Four Jones, MD, kepala asosiasi persalinan dan persalinan di Rumah Sakit Wanita Katz di New York.

    Dikutip dari Everyday Health, berikut sederet manfaat yang bisa didapatkan oleh seseorang ketika mengalami orgasme rutin.


    1. Membuat suasana hati lebih baik

    Saat orgasme, tubuh akan melepaskan dopamin yang juga dikenal sebagai hormon ‘bahagia’ atau ‘merasa senang’. Hal ini bisa dipicu oleh apa saja yang membuat seseorang bahagia, salah satunya orgasme.

    “Dopamin bekerja di area otak untuk memberi Anda perasaan senang, puas, dan motivasi. Ini juga mengaktifkan jalur penghargaan di otak yang menyebabkan kita lebih menginginkan aktivitas ini,” kata De Four Jones.

    Dopamin dan hormon peningkat suasana hati lainnya yang dilepaskan saat berhubungan seks, termasuk serotonin , vasopresin , dan oksitosin (hormon ‘cinta’) juga dapat membantu menurunkan kadar kortisol, hormon stres utama tubuh.

    2. Meningkatkan kualitas tidur

    Sebuah survei kecil yang terbit pada Mei 2023 di jurnal Sleep, ditemukan 75 persen peserta melaporkan tidur malam yang lebih baik setelah mereka berhubungan seks atau orgasme menjelang waktu tidur.

    “Karena orgasme dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengurangi stres, hal ini diyakini membantu meningkatkan kualitas tidur,” kata De Four Jones.

    3. Memperkuat dasar panggul

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine pada Mei 2022 mengamati 55 wanita yang telah melahirkan satu anak dan menjalani persalinan normal tanpa komplikasi.

    Sekitar setengahnya disarankan untuk melakukan senam Kegel setiap hari (metode yang dikenal untuk memperkuat dasar panggul). Sementara separuh lainnya diinstruksikan untuk memulai orgasme melalui stimulasi diri sendiri atau pasangan bersamaan dengan senam kegel.

    Para peneliti menilai partisipan setiap bulan, selama enam bulan dan menemukan bahwa fungsi seksual dan kemampuan untuk mengendurkan dasar panggul secara signifikan lebih tinggi pada kelompok orgasme.

    “Saya tidak yakin apakah ada cukup data yang secara kuat mendukung penguatan orgasme pada dasar panggul. Tapi saya yakin itu tidak ada salahnya,” kata De Four Jones.

    4. Meningkatkan kesehatan jantung

    Orgasme yang teratur ternyata memiliki dampak yang baik bagi kesehatan jantung. Hal ini dibuktikan lewat studi observasional yang diterbitkan pada Maret 2022 di European Journal of Preventive Cardiology.

    Para peneliti mewawancarai 495 penyintas serangan jantung berusia 65 tahun ke atas tentang aktivitas seksual mereka selama masa pemulihan. Ditemukan bahwa kembali ke aktivitas seksual normal atau meningkat selama enam bulan pertama dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sebesar 35 persen selama dua dekade berikutnya.

    5. Meredakan sakit

    “Diyakini bahwa sejumlah besar endorfin yang dilepaskan saat orgasme dapat memengaruhi reaksi tubuh terhadap rasa sakit,” jelas De Four Jones.

    Dalam sebuah studi observasi terhadap 304 orang penderita migrain dan 96 orang dengan cluster headaches, 60 persen penderita migrain melaporkan nyeri berkurang dengan aktivitas seksual selama serangan. Sedangkan, 37 persen penderita cluster headaches, 37 persen merasa lebih baik.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy