Tag: kuat

  • Hati-hati Dinding Rumah Bisa Jebol gegara Hujan Angin, Ini Alasannya


    Jakarta

    Hampir seluruh wilayah di Indonesia akhir-akhir ini diguyur hujan angin. Hal ini bukan fenomena yang biasa karena hujan angin bisa mengancam keselamatan masyarakat dan bangunan.

    Angin tersebut sangat berisiko merusak rumah. Buktinya sudah banyak, salah satunya adalah beberapa dinding rumah dilaporkan jebol akibat hujan angin. Kejadian terbaru ditemukan di Kabupaten Bogor.

    Dilansir dari detikNews, dinding yang jebol tersebut berada di kamar tidur. Menurut keterangan BPBD Kabupaten Bogor dinding rumah itu jebol setelah daerah tersebut diguyur hujan angin dalam durasi yang cukup lama.


    Dari foto yang diterima detikcom, dinding rumah tersebut sudah dibangun dengan bata yang telah diplester dan diaci dengan ketebalan yang wajar. Namun, ternyata konstruksi tersebut tidak dapat selamat dari guyuran hujan angin.

    Kejadian tersebut bisa menjadi pengingat dan alarm bagi masyarakat untuk segera mengecek kondisi dinding di rumahnya. Selain mengecek, masyarakat juga harus mengetahui penyebab dinding bisa jebol setelah diguyur hujan angin.

    Penyebab Dinding Jebol saat Hujan Angin

    Kontraktor dari Rebwild Construction Wildan mengatakan ada dua penyebab yang menjadi biang kerok utama dinding jebol ketika hujan angin, berikut di antaranya.

    1. Kondisi Dinding yang Tidak Kuat Menahan Tekanan

    Alasan bangunan bisa roboh karena angin memberikan tekanan yang besar. Ketika pembangunannya tidak sesuai standar, kata Wildan, dinding jebol mungkin saja terjadi. Bisa juga dikarenakan bahan perekat dindingnya tidak dibuat dengan benar. Untuk membuat bahan perekat dibutuhkan semen, kapur, pasir, dan air.

    “Karena adukannya juga bisa. Spesi (adukan) kan ada rasio campuran antara pasir dan semen,” kata Wildan kepada detikcom, pada Senin (3/11/2025).

    2. Struktur Dinding Tidak Pakai Angkur

    Widan mengatakan pembangunan dinding yang tidak memakai angkur, yakni elemen pengikat yang biasa digunakan untuk menghubungkan antara batu bata atau hebel dengan kolom beton bertulang. Angkur bisa memastikan bahwa dinding yang dibangun tersebut akan kuat menahan berbagai tekanan agar tidak mudah ambruk.

    Pembangunan tanpa angkur, kata Wildan, mungkin saja terjadi terutama pada pembangunan rumah yang dilakukan sendiri tanpa bantuan ahli.

    “Mungkin di daerah belum teredukasi dengan baik, jadi bangun rumah yang penting berdiri,” ujarnya.

    Kondisi struktur dinding yang tidak kuat sebenarnya ada hubungannya dengan pembangunannya yang tidak sesuai standar. Oleh karena itu, ketika ingin membangun rumah sangat disarankan untuk melibatkan tenaga ahli seperti arsitek, ahli sipil, kontraktor, hingga tukang bangunan.

    Wildan memperingatkan agar hati-hati atau sebaiknya pindah sementara dari rumah yang dindingnya sudah jebol. Sebab, satu sisi yang sudah jebol bisa berpengaruh pada dinding yang lain.

    Itulah 2 penyebab dinding rumah ambruk ketika hujan angin, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jabar Trisakti Run 2025, Sensasi Lari Santai Bernuansa Budaya Lokal


    Jakarta

    Hidup aktif dan sehat kini menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus cara menyatukan kebersamaan dan menumbuhkan energi positif bagi banyak orang. Lari santai juga menjadi momen untuk merasakan semangat komunitas, menikmati budaya, dan ikut berkontribusi pada hal-hal yang bermakna bagi masyarakat sekitar.

    Semangat itulah yang dihadirkan oleh Jabar Trisakti Run 2025, event lari santai yang mengajak peserta bergerak bersama dalam semangat “Lari Sehat, Bangsa Kuat.” Terinspirasi dari gagasan Ir. Soekarno tentang Trisakti Pancasila, acara ini dirancang untuk memberi pengalaman berlari yang lebih dari sekadar menyehatkan tubuh, tapi juga menyalakan semangat kebersamaan dan nasionalisme.

    Acara lari ini akan digelar pada hari Minggu, 9 November 2025, pukul 05.00-16.00 WIB, bertempat di Monumen Plaza Bung Karno, Saparua, Kota Bandung (Jalan Banda Nomor 28, Citarum, Bandung Wetan).


    Sepanjang hari, kamu bisa menikmati Fun Run dengan suasana penuh energi, menjelajahi produk lokal di Exhibition UMKM, hingga bersantai sambil menikmati Panggung Budaya yang menampilkan kesenian khas Jawa Barat.

    Selain menjadi ajang olahraga, Jabar Trisakti Run 2025 juga menjadi simbol persatuan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan ikut serta, kamu berkesempatan mendukung pelaku UMKM sekaligus melestarikan budaya daerah, sambil menikmati momen santai yang menyenangkan.

    Setiap tiket sudah termasuk asuransi BRILife, yang memberi perlindungan selama kegiatan berlangsung, sehingga kamu bisa fokus menikmati pengalaman lari dengan aman dan nyaman.

    Pastikan juga kamu dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, dan bagi peserta usia 15-17 tahun, jangan lupa sertakan surat izin dari orang tua saat mendaftar.

    Melalui Jabar Trisakti Run 2025, kamu bukan hanya ikut berlari, tapi juga ikut menghidupkan semangat bangsa dan kebersamaan. Beli tiket sekarang di detikevent dan jadikan akhir pekanmu lebih sehat, seru, dan penuh makna!

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com