Tag: kuliah online

  • Beasiswa Guru SMP-SMA 2024 Bidang STEM Ini Dibuka Online, Minat Daftar?



    Jakarta – Jaringan AFS Intercultural Programs membuka beasiswa guru SMP dan SMA di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika dalam AFS Global STEM Educators 2024. Para penerima beasiswa kredensial mikro ini akan menjalani pendidikan selama 6 minggu secara online.

    Dikutip dari laman AFS, para guru awardee dalam program ini di antaranya akan membedah isu lintas budaya, prinsip pembelajaran kompeten secara global, dan pendidikan STEM lokal dan global. Para guru juga akan mendalami sumber-sumber pembelajaran tentang keberlanjutan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

    Jadwal Seleksi Beasiswa AFS buat Guru STEM 2024

    • Batas pendaftaran: 17 Maret 2024
    • Pengumuman hasil seleksi: 27 Maret 2024
    • Pertukaran guru virtual batch 1: 6 April – 12 Mei 2024
    • Pertukaran guru virtual batch 2: 22 Juni – 28 Juli 2024

    Syarat Beasiswa

    1. Usia minimal 18 tahun atau kelahiran paling muda 6 April 2006
    2. Guru perempuan, dari kelompok yang kurang terwakili, dan kemampuan finansial terbatas diutamakan mendaftar
    3. Mampu berpartisipasi secara penuh dalam program yang menggunakan bahasa Inggris
    4. Berminat di bidang pendidikan kewarganegaraan global, pembangunan berkelanjutan, dan metodologi pembelajaran eksperiensial
    5. Berminat di bidang STEM, keberlanjutan, dan kompetensi global
    6. Punya rasa ingin tahu dan mau berinteraksi dengan rekan-rekan dari latar budaya beragam, mendalami budaya-budaya serta cara-cara pengajaran yang berbeda
    7. Dapat menyelesaikan sertifikasi pembelajaran online Global STEM Educator sekitar 2-3 jam per minggu untuk 6 minggu, serta menggunakan minimal 1 dari sejumlah aktivitas Educator Toolkit dengan siswa, minimal 15-45 menit pelajaran
    8. Dapat mengakses program virtual lewat komputer, smartphone, atau perangkat digital lainnya
    9. Memiliki webcam dan mikrofon terintegrasi dengan perangkat untuk dapat berdialog secara online di sesi-sesi program
    10. Memiliki koneksi internet atau wifi stabil, jika tidak maka dapat dibantu pihak AFS

    Informasi pendaftaran beasiswa AFS untuk guru 2024 ini dapat diakses lebih lanjut di https://afs.org/global-stem/educators. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Mau Kuliah Gratis 1 Semester di UGM dan Unair? Mahasiswa Seluruh Indonesia Bisa Daftar



    Jakarta

    Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Airlangga (Unair) membuka kesempatan untuk kuliah gratis selama satu semester secara daring. Pendaftaran dapat dilakukan melalui bit.ly/FS-BATCH9 hingga 14 Februari 2024.

    Program yang bekerja sama dengan FutureSkills ini memungkinkan mahasiswa seluruh Indonesia untuk merasakan kuliah di UGM dan Unair pada lima mata kuliah.

    Kelimanya yaitu Sociopreneurship, Future Leader and Organization, Green Planet and Future Living, Ekonomi Digital dan Teknologi Informasi, serta Ekonomi Koperasi dan Kewirausahaan.


    Untuk mengenal lebih jauh terkait program ini, berikut informasi selengkapnya dikutip dari laman FutureSkills, Kamis (25/1/2024).

    Skema Perkuliahan Daring FutureSkills x UGM-Unair

    1. Skema Reguler

    • Skema reguler berisi 8 pertemuan perkuliahan yang dilaksanakan oleh mitra, peserta juga akan dibekali mentorship bersama FutureSkills.
    • Akan ada project akhir yang diberikan oleh mitra.
    • Pengerjaan tugas akhir dilaksanakan selama 1 minggu.
    • Laporan pelaksanaan project dapat berupa presentasi atau pengumpulan tugas.
    • Penilaian oleh mitra dilakukan pada minggu berikutnya.

    2. Skema Magang

    • Perkuliahan dilakukan dalam 12 pertemuan dan diakhiri dengan magang.
    • Program magang dapat dilaksanakan secara daring maupun luring.
    • Laporan pelaksanaan magang dapat berupa persentasi atau pengumpulan tugas.

    Manfaat Perkuliahan Daring FutureSkills x UGM-Unair

    • Kuliah gratis bersama ahli industri dan komunitas tingkat nasional.
    • Kuliah bisa dikonversi menjadi setara 3 SKS di kampus asal mahasiswa.
    • Kesempatan untuk direkrut oleh mitra penyelenggara kelas.
    • Peluang magang pada mitra penyelenggara kelas di akhir kegiatan.
    • Sertifikat di akhir perkuliahan yang diakui industri.

    Jadwal Seleksi

    • Pendaftaran: hingga 14 Februari
    • Seleksi peserta oleh mitra: 12-16 Februari 2024
    • Kelas perdana: 1 Maret 2024
    • Perkuliahan-Project Akhir: 3 Maret-1 Juni 2024

    Pada dasarnya program ini terbuka untuk seluruh mahasiswa di Indonesia, tetapi setiap mata kuliah nantinya akan memiliki syarat tertentu yang harus dipenuhi peserta. Jadi pastikan hal ini dan cek masing-masing kelas di laman bit.ly/FS-BATCH9 ya, selamat mendaftar detikers!

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Awardee Beasiswa Pendidikan Indonesia Dilarang Kuliah Online!



    Jakarta

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi (BPPT), Ratna Prabandari mengingatkan mahasiswa penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) untuk tidak melakukan pelanggaran. Salah satunya adalah melakukan kuliah secara online atau hybrid dalam waktu lama.

    “Walaupun pihak perguruan tinggi dimana mahasiswa berkuliah membolehkannya,” tuturnya dikutip dari rilis di laman pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Rabu (9/10/2024).

    Alasan mengapa hal ini tidak boleh dilakukan karena BPI memberikan pendanaan dalam bentuk living allowance atau biaya hidup bulanan. Sehingga penerima beasiswa diharuskan untuk tinggal dan berada di kota tempat perguruan tinggi berada.


    Aturan ini kembali ditegaskan karena pihak BPPT menyebutkan telah menemukan pelanggaran yang dilakukan mahasiswa penerima BPI. Di mana mahasiswa tersebut melakukan perkuliahan online di tempat tinggal yang berbeda dengan kota kampusnya dalam waktu sampai dua semester.

    “Kami menemukan adanya mahasiswa penerima BPI yang melakukan perkuliahan online di tempat tinggal yang berbeda kota dengan kampusnya dalam waktu satu sampai dua semester. Kami tegaskan itu tidak boleh dalam alasan apapun,” tambahnya.

    Dilarang Kerja-Double Funding

    Tidak hanya masalah kuliah daring, BPPT juga menemukan bila ada penerima BPI yang tidak dalam status tugas belajar. Artinya mereka masih bekerja ketika perkuliahan berlangsung.

    Ratna menyatakan aturan ini sudah tertera jelas ketika pendaftaran BPI berlangsung. Aturan tersebut menyebutkan bila penerima BPI harus dalam posisi tugas belajar.

    “Artinya cuti dari pekerjaannya, termasuk hal ini berlaku bagi mahasiswa yang diterima atau diangkat sebagai CPNS atau PPPK,” ucap Ratna.

    Mahasiswa memang diperbolehkan bekerja dan mengabaikan tugas belajar, tetapi dengan catatan tertentu. Yakni pekerjaan yang dilakukan harus menjadi bagian wajib dari studi, seperti teaching assistant dan research assistant.

    Selanjutnya Ratna menyoroti adanya pelanggaran yang dilakukan mahasiswa penerima BPI dalam pemalsuan dokumen akademik. Seperti, pemalsuan tandatangan promotor tesis atau disertasi, transkrip nilai akademik pada Kartu Hasil Studi (KHS).

    Terakhir, temuan menyatakan bila mahasiswa BPI masih ada yang menerima beasiswa untuk komponen pembiayaan yang sama atau double funding. Terkait hal ini, Kepala Sub Bagian-Tata Usaha Puslapdik, Mohammad Alipi mengakui bila double funding sulit dipantau bila berasal dari pemerintah daerah.

    Namun, bila berkaitan dengan program Puslapdik lainnya, contohnya Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah, dan juga Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) hal ini bisa terpantau dengan cermat.

    “Sebetulnya bila sesama beasiswa yang dikelola Puslapdik itu relatif bisa terpantau, yang agak sulit terjangkau adalah double funding dengan beasiswa sejenis dari pemerintah daerah,” tutupnya.

    Sanksi Mahasiswa yang Lakukan Kecurangan

    Kecurangan yang memiliki status berat bisa menyebabkan mahasiswa kehilangan statusnya sebagai penerima BPI. Hal ini telah tertera dalam Buku Panduan Pendaftaran BPI Tahun 2024, yang berbunyi:

    1. Penerima beasiswa yang diketahui melanggar ketentuan dan persyaratan seleksi dan/atau tidak memenuhi pernyataan yang disampaikan pada surat pernyataan, maka ia akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BPPT.

    2. Bila penerima beasiswa ketahuan memberikan informasi atau dokumen yang tidak benar/palsu, maka akan dikenakan sanksi administratif berat. Berupa pemberhentian sebagai penerima beasiswa dan berkewajiban pengembalian dana studi yang telah diterima.

    3. Pelamar yang mengalami sanksi berat juga akan diblokir untuk mengikuti program BPPT di masa mendatang.

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2-S3 BRIN Ini Dibuka Sepanjang Tahun, Cek Ya!


    Jakarta

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memiliki program beasiswa Degree by Research jenjang S2 dan S3. Beasiswa ini dibuka untuk PNS maupun non-PNS yang berminat kuliah sambil riset.

    Berbeda dengan beasiswa pemerintah pada umumnya, beasiswa S2 dan S3 BRIN ini dibuka untuk program kuliah online agar pesertanya tidak meninggalkan tugas kedinasan. Pelamar bisa memilih perguruan tinggi dalam dan luar negeri mitra BRIN, yang telah menyiapkan kurikulum pendidikan jarak jauh penuh (PJJ) dan prodi penyelenggara kelas riset.

    Beasiswa Degree by Research BRIN meliputi uang kuliah tunggal (UKT) dan bantuan riset. Per 29 April 2024, peminat beasiswa ini bisa melamar sepanjang tahun di situs resminya.


    Namun, peminat beasiswa juga perlu memantau sejumlah jenis beasiswa Degree by Research yang ditawarkan dengan batas waktu pendaftaran tertentu. Contohnya seperti beasiswa University Polytechnic Hauts-De-France dan Tomsk Polytechnic University Degree by Research 2025 yang tutup pendaftaran pada 22 November 2024.

    Sebelum mendaftar, simak alur beasiswa Degree by Research BRIN dan daftar kampusnya di bawah ini seperti dikutip dari panduan resminya.

    Alur Pendaftaran Beasiswa BRIN Degree by Research (DBR)

    1. Memiliki Topik Riset

    Peserta mengajukan topik riset yang sedang atau akan dikerjakan kelompok-kelompok riset di BRIN

    2. Memperoleh Kopromotor dari BRIN

    Kopromotor harus sesuai dengan bidang kepakaran topik riset yang dipilih. Ia wajib melibatkan penerima beasiswa pada riset yang sedang dilakukan bersama periset lainnya. Ia juga bertanggung jawab menjamin keberlangsunga topik riset tersebut selama penerima beasiswa menjalani program.

    3. Mendaftar di Sistem Informasi Degree by Research

    Pendaftar yang merupakan tenaga BRIN dan luar BRIN sama-sama mendaftar di laman https://byresearch.brin.go.id. Bedanya, tenaga BRIN mendaftar dengan akun SSO Intra BRIN, sedangkan pelamar non-BRIN menggunakan akun email pribadi.

    Setelah mendaftar, unggah surat pengantar dari kepala unit kerja instansi asal, unduh format di laman DbR BRIN. Surat wajib sesuai dengan format agar tidak dikembalikan untuk direvisi.

    4. Unggah Dokumen Persyaratan

    Jika sudah terverifikasi, buka kembali akun pendaftaran untuk mengunggah dokumen berikut:

    • Proposal riset yang sudah ditandatangani kopromotor asal BRIN serta kepala pusat riset dan kolaborator riset dari
      universitas
    • Surat kesediaan menjadi kopromotor
    • Biodata kopromotor
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan kerja (satker) BRIN
    • Surat pernyataan menyelesaikan studi
    • CV pengusul
    • Ijazah
    • Transkrip akademik terakhir

    Format dokumen di atas dapat diunduh di laman resmi DbR BRIN.

    5. Verifikasi Dokumen dan Review Proposal Riset

    Proposal riset yang sudah lolos verifikasi akan ditinjau tim reviewer. Jika sudah disetujui, proposal riset dinyatakan berstatus direkomendasikan.

    Berkas pendaftaran lainnya juga akan menjalani verifikasi. Pelamar beasiswa wajib memantau secara berkala pemberitahuan keperluan revisi jika ada.

    6. Seleksi Wawancara

    Peserta yang lolos verifikasi dokumen dan review proposal akan diundang untuk menjalani seleksi wawancara dengan tim reviewer dan kopromotor dari BRIN. Peserta dapat memaparkan proposal riset maksimal 10 menit.

    Pastikan untuk mengecek undangan seleksi wawancara di email dan sistem informasi DbR.

    7. Memperoleh Surat Jaminan Pembiayaan

    Peserta yang lolos tahap wawancara berhak atas surat jaminan pembiayaan dari Deputi Sumber Daya Manusia dan Iptek (SDMI) BRIN. Surat jaminan ini berlaku 12 bulan sejak surat diterbitkan.

    Surat jaminan pembiayaan bisa digunakan untuk memperoleh LoA dari perguruan tinggi mitra DbR BRIN. Surat ini berlaku sesuai kampus kolaborator proposal riset. Dokumen ini bisa diunduh di sistem informasi DbR.

    8. Unggah LoA, Proposal Riset, dan Surat Pengantar

    Peserta yang sudah mendapat surat jaminan pembiayaan diminta mengunggah dokumen sesuai batas waktu yang ditentukan:

    • LoA prodi kelas riset dari perguruan tinggi mitra DbR BRIN
    • Surat pengantar penetapan peserta DbR
    • Proposal riset yang sudah disetujui promotor dari perguruan tinggi, kopromotor dari BRIN, dan kepala satker BRIN.

    Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa DbR BRIN

    • Universitas Indonesia (UI)
    • Institut Teknologi Bandung (ITB)
    • Universitas Gadjah Mada (UGM)
    • Universitas Padjadjaran (Unpad)
    • IPB University
    • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    • Universitas Diponegoro (Undip)
    • Universitas Hasanuddin (Unhas)
    • Universitas Sebelas Maret (UNS)
    • Universitas Andalas (Unand)
    • Universitas Airlangga (Unair)
    • Universitas Brawijaya (UB)
    • Universitas Sumatera Utara (USU)
    • Universitas Syiah Kuala (USK)
    • Technische Universität Berlin
    • Deakin University
    • University of Twente
    • Tomsk Polytechnic University
    • Suranaree University of Technology
    • Universitas Sains Malaysia
    • Université Polytechnique Hauts-de-France
    • Swinburne University of Technology
    • Universiti Teknologi Malaysia

    Informasi lebih lanjut tetang pendaftaran beasiswa BRIN Degree by Research (DBR) bisa diakses lebih lanjut di laman https://byresearch.brin.go.id, https://bit.ly/SkemaBaruDbR2024, dan akun Instagram @brin_talentarisetinovasi. Semoga bermanfaat!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com