Tag: kuliah

  • 4 Beasiswa S1 Dalam Negeri 2025 Ini Masih Buka Pendaftaran, Cek!



    Jakarta

    Apakah detikers sedang mengincar beasiswa? Meskipun sudah mulai semester baru, ternyata beberapa beasiswa masih ada yang buka pendaftaran selama Agustus 2025 ini.

    Terutama untuk beasiswa S1 dengan sasaran kampus dalam negeri. Beberapa beasiswa ada yang berasal dari pemerintah maupun lembaga atau perusahaan swasta.

    Dengan beasiswa, detikers bisa berkuliah lebih santai tanpa harus memikirkan biaya. Saat ini juga sudah banyak penyedia beasiswa dengan bantuan fully funded. Ada beasiswa apa saja? Simak di sini!


    Daftar Beasiswa S1 Dalam Negeri 2025 yang Masih Buka

    1. Beasiswa Cendekia Baznas

    Pada 4 Agustus 2025 lalu, Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) kategori dalam negeri sudah dibuka. Sasaran penerima BCB ini adalah mahasiswa S1 atau D4.

    Penerima beasiswa akan memperoleh pendanaan berupa uang kuliah tunggal (UKT) per semester, biaya riset hingga pembekalan mentoring dari orang-orang hebat. Pada kloter tahun 2025, ada sebanyak 133 kampus mitra BCB.

    Mulai dari Institut Pertanian Bogor. Institut Teknologi Bandung. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, dan masih banyak lagi. Apa saja syarat mendapat beasiswa?

    Syarat utama mendaftar BCB 2025, mahasiswa diutamakan dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM), punya IPK minimal 3.00, aktif dalam organisasi, dan memiliki prestasi.

    Pendaftaran BCB 2025 akan ditutup pada 17 Agustus 2025. Informasi selengkapnya bisa dilihat di laman ini ya https://bazn.as/panduanbcbd.

    2. Paragon Scholarship

    Tahun ini Paragon menyediakan beasiswa untuk mahasiswa D3/S1. Pendaftaran masih dibuka dan ditutup pada 31 Agustus 2025.

    Ada dua jenis beasiswa Paragon Scholarship yakni Beasiswa PSP Excellence dan Beasiswa PSP Ellevate. Manfaat beasiswa ini bisa membantu membiayai UKT hingga biaya hidup.

    Syarat utama mendaftar Paragon Scholarship adalah memiliki skor UTBK SNBT yang sesuai dengan batas kategori beasiswa. Jika masih penasaran dengan beasiswa ini, detikers bisa berkunjung ke http://bit.ly/GuidebookPSP2025.

    3. Beasiswa Pemprov Jambi

    Pemerintah Provinsi Jambi menyediakan beasiswa bagi mahasiswa S1 yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kuota penerima beasiswa ini sebanyak 210 mahasiswa.

    Pendaftarannya telah dibuka sejak 6 Agustus hingga 20 Agustus 2025. Nantinya, penerima akan memperoleh dana Rp 12 juta per orang.

    Mahasiswa S1 yang bisa menerima manfaatnya minimal sedang duduk di semester 3. Selain itu, mahasiswa harus terbukti sebagai mahasiswa dengan kondisi ekonomi kurang mampu lewat beberapa dokumen seperti surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau sejenisnya.

    Bagi detikers yang berminat mencoba beasiswa Pemprob Jambi bisa meninjau panduan lengkapnya di https://beasiswa.jambiprov.go.id/uploads/juknis_juklak_s1.pdf

    4. . Beasiswa CIMB Niaga

    Bank CIMB Niaga menggelontorkan dana untuk membantu mahasiswa S1 dalam membayar UKT hingga merampungkan skripsi. Penerima juga akan memperoleh fasilitas pendidikan lain selama empat semester.

    Syarat mengajukan Beasiswa CIMB Niaga 2025 adalah minimal semester 5, minimal IPK 3,25, aktif berorganisasi, mahir dalam bahasa Inggris, dan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

    Batas pendaftaran Beasiswa CIMB Niaga 2025 adalah pada 20 Agustus 2025. Jika tertarik, detikers bisa mendaftar pada laman https://www.cimbniaga.co.id/id/kejar-mimpi/beasiswa-cimb-niaga.

    Semoga informasi beasiswa S1 dalam negeri di atas bermanfaat ya. Selamat mencoba.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka pada September 2025, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Apakah detikers sedang cari beasiswa kuliah? Pada bulan Agustus ini, beberapa beasiswa memang sudah tutup. Namun, tak perlu khawatir karena pada September masih ada beasiswa yang bisa dicoba.

    Beasiswa-beasiswa ini berlaku untuk jenjang S1, S2, S3 hingga untuk riset. Ada beasiswa apa saja? Merangkum laman masing-masing website beasiswa, berikut daftarnya:


    Daftar Beasiswa yang Masih Buka pada September 2025

    1. Beasiswa Riset Baznas

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum hingga 1 September 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa S1, S2, S3 serta tim riset dari lembaga resmi yang terdaftar di Kemenkumham atau instansi terkait.

    Komponen pembiayaan beasiswa berupa dana riset:

    – S1/D4: Rp4.000.000
    – S2: Rp7.000.000
    – S3: Rp10.000.000
    – Tim/Lembaga: Rp30.000.000

    Selain dana, tersedia fasilitas pelatihan kepenulisan, publikasi riset, dan jejaring alumni. Kuota penerima beasiswa tahun ini sebanyak 204 mahasiswa (S1: 64, S2: 70, S3: 70) dan 15 kelompok riset.

    Adapun syarat bagi pelamar mahasiswa harus WNI, minimal semester akhir, IPK ≥ 3.35, kampus/jurusan terakreditasi A, serta mengunggah dokumen seperti proposal riset, surat rekomendasi, hasil tes plagiarisme, dan lainnya.

    Sementara untuk tim riset harus terdaftar di BRIN/Kemenkumham, maksimal 5 orang, menyertakan dokumen seperti proposal, RAB, dan surat pengesahan.

    2. Beasiswa Daesang

    Yayasan Daesang Peduli Indonesia membuka pendaftaran Daesang Scholarship Program 2025 sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari PT Daesang Group Indonesia (dulunya PT Miwon dan anak perusahaannya). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa baru S1.

    Syarat melamar bisa ini meliputi WNI, nilai rapor kelas XII minimal 8,5 pada matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Kemudian, mahasiswa juga harus memiliki prestasi non-akademik.

    Pendaftar juga diminta tidak mengajukan atau sedang menerima beasiswa lain, aktif di kegiatan kampus, dan bersedia mengikuti program dari yayasan, termasuk kemungkinan ikatan dinas.

    Fasilitas beasiswa meliputi pembiayaan UKT at coast maksimal Rp 16,5 juta per semester, peluang karier di Daesang Group (Indonesia atau Korea Selatan), serta kesempatan membangun jejaring dengan ekosistem Daesang.

    Pendaftaran dilakukan melalui SIAM mahasiswa. Batas akhirnya adalah 4 September 2025. Jangan ketinggalan ya!

    3. Beasiswa Utama LPS-ITB

    Beasiswa Utama LPS (BULPS) kembali dibuka bagi mahasiswa S1 dari berbagai jurusan di ITB. Program ini memberikan dukungan finansial sebesar Rp 1.500.000 per bulan selama 12 bulan.

    Selain itu, penerima beasiswa bisa mendapatkan berbagai pelatihan pengembangan diri seperti soft skills training, capacity building, champion camp, hingga sesi berbagi pengalaman dan kegiatan sosial.

    Beasiswa terbagi menjadi dua kategori yakni Prestasi dan Tidak Mampu. Keduanya ditujukan untuk mahasiswa semester 3-5.

    Syarat mengajukan beasiswa antara lain telah menempuh minimal 40 SKS, usia maksimal 24 tahun, tidak sedang menerima beasiswa lain, IPK minimal untuk kategori prestasi adalah 3.50 dengan TOEFL minimal 500 sedangkan untuk kategori tidak mampu minimal 3.25 disertai SKTM dan slip gaji orang tua.

    Syarat tambahan termasuk formulir pendaftaran, surat rekomendasi, dan motivation letter. Pendaftaran dan unggah dokumen dilakukan secara online melalui https://finaid.itb.ac.id/ paling lambat 7 September 2025.

    4. Beasiswa Lanjutan Pemprov Riau

    Pemerintah Provinsi Riau kembali membuka Beasiswa Tahap Lanjutan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Riau Prestasi dan Bidikmisi Bhakti Negeri (Riau Harapan) tahun 2024 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Program ini berlaku bagi mahasiswa aktif S1, D4, Profesi/Spesialis, S2, dan S3.

    Syarat utama pelamar beasiswa antara lain WNI, penerima beasiswa tahun sebelumnya, memenuhi batas IPK sesuai program studi, dan tidak sedang menerima beasiswa lain.

    Berkas yang wajib diunggah antara lain formulir online, surat permohonan, surat pernyataan tidak menerima beasiswa lain, surat aktif kuliah, transkrip nilai terakhir, KTP, KK, dan surat rekomendasi fakultas.

    Seluruh berkas wajib dikumpulkan ke pihak kampus masing-masing paling lambat 22 September 2025. Pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan melalui link resmi kampus contohnya UGM di http://ugm.id/formulirbeasiswa.

    5. Tanoto Foundation

    Tanoto Foundation membuka Beasiswa Teladan Tanoto 2025 untuk mahasiswa baru semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra. Pendaftaran dibuka 17 Agustus-1 Oktober 2024.

    Program berlangsung selama 3,5 tahun (semester 2-8). Beasiswa ini mencakup dukungan biaya kuliah, tunjangan hidup, serta berbagai program pengembangan kepemimpinan, magang, pelatihan riset (TSRAkegiatan sosial (Pay It Forward), exchange program, dan summer course.

    Apa saja syarat mendaftar beasiswa ini?

    • WNI
    • Mahasiswa S1 reguler semester 1 di kampus mitra
    • Rata-rata nilai rapor kelas XII ≥ 8 (skala 10)
    • Aktif berorganisasi, berjiwa kepemimpinan
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program kepemimpinan

    Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi Tanoto Foundation ya.

    Itulah daftar beasiswa yang masih buka pada September mendatang. Ayo daftar dari sekarang, detikers!

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Belum Turun, Unpad Ambil Langkah Ini Agar Mahasiswa Tetap Kuliah



    Jakarta

    Universitas Padjadjaran (Unpad) mengatakan pihaknya belum menerima kepastian dana KIP Kuliah untuk Jalur Seleksi Mandiri angkatan 2025. Agar mahasiswa tetap bisa kuliah, Unpad mengirimkan pesan WhatsApp Blast kepada 309 calon mahasiswa tersisa untuk memastikan komitmen mereka melanjutkan studi di Unpad.

    “Mengapa? Karena kami harus mengundang Calon Pengganti Terdaftar (CPT) selanjutnya. Di zoom meeting itu kami menjelaskan, Unpad belum mengetahui kuota KIP Kuliahnya dapat berapa,” ujar Prof. Zahrotur Rusyda, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad dalam laman resmi Unpad, dikutip Selasa (26/8/2025).


    Zahrotir menyatakan, Unpad berkomitmen agar tidak ada mahasiswa yang tidak bisa melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. Mahasiswa Unpad angkatan 2025 yang lulus melalui jalur seleksi mandiri dengan KIP Kuliah akan dibantu pembiayaan pendidikannya melalui sumber dana lain.

    “Untuk mahasiswa yang lulus melalui jalur mandiri dengan KIP Kuliah, jika memang eligible, maka tidak perlu khawatir.Unpad sedang mencarikan dana dari beberapa sumber, misalnya dari Dana AbadiUnpad, alumni, pemerintahan daerah, dan lainnya. Jadi silahkan fokus belajar saja, nanti akan kami panggil untuk pemberitahuan bantuan dana pendidikannya,” ujar Prof.Zahrotur.

    Hasil dari pertemuan daring tersebut, ada 211 calon mahasiswa yang mengisi Komitmen Bayar yang menyatakan siap melakukan pembayaran jika tidak memperoleh kuota KIP Kuliah. Mereka memperoleh fasilitas penangguhan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga 1 September 2025 dan cicilan pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

    Meski para mahasiswa telah menandatangani Komitmen Bayar,Zahrotur menyatakanUnpad akan berusaha mencarikan beasiswa agar biaya pendidikannya tidak memberatkan.

    Secara keseluruhan, ada 224 mahasiswa pendaftar KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri Unpad yang telah memiliki NPM. Sebanyak 22 di antaranya memperoleh KIP Kuliah Aspirasi yang disalurkan melalui jalur aspirasi anggota DPR RI sehingga ada 202 mahasiswa yang tidak memperoleh kuota KIP Kuliah.

    “Mereka ini kan sudah diterima di Unpad dan memiliki NPM, jadi kami akan carikan beasiswa. Tapi kami juga harus memastikan, secara administratif mereka benar berhak karena setelah ditelusuri, ternyata ada yang tidak eligible sebagai penerima KIP Kuliah. Ini masih kami periksa dan akan segera diumumkan,” ucapnya.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum untuk Mahasiswa S1-S3, Benefit Capai Rp 10 Juta



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka Program Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum yang pendaftarannya akan ditutup pada 1 September 2025.

    Program Beasiswa Riset Baznas merupakan program pembiayaan riset untuk mahasiswa/i dari jenjang sarjana, magister, dan doktoral serta tim peneliti yang berasal dari lembaga/kelompok yang terdaftar di Kemenkumham atau telah memperoleh pengesahan dari instansi/lembaga/perusahaan yang menaungi/tempat bekerja.

    Beasiswa yang diberikan berupa dana untuk menunjang kebutuhan riset/tugas akhir dengan nominal yang berbeda pada setiap jenjang pendidikan. Nominal beasiswa yang akan diberikan berdasarkan kategori riset, yaitu :


    • S1/D4: Rp4.000.000
    • S2: Rp7.000.000
    • S3: Rp10.000.000
    • Tim/Kelompok: Rp30.000.000

    Selain dana riset tersebut, diberikan pula benefit fasilitas tambahan berupa pengembangan diri seperti pelatihan kepenulisan menuju jurnal dan media massa, pemaparan kepada publik terhadap hasil riset yang telah diteliti dan peserta beasiswa yang telah menyelesaikan riset tugas akhir serta dinyatakan lulus akan menjadi bagian dari ikatan alumni beasiswa Baznas.

    Beasiswa Riset Baznas akan diberikan kepada 15 Kelompok Riset dan 204 mahasiswa/I terpilih yang terdiri dari jenjang S1, S2 S3 dengan rincian program S1 sebanyak 64 mahasiswa/i, S2 sebanyak 70 mahasiswa/i, dan S3 sebanyak 70 mahasiswa/i.

    Persyaratan

    Kategori Mahasiswa (S1, S2, S3):

    • WNI dan mahasiswa aktif minimal semester akhir yang akan mengerjakan tugas akhir
    • IPK minimal 3,35.
    • Kampus dan jurusan terakreditasi minimal A BAN-PT
    • Dokumen wajib: Formulir, KTP, KK, KTM, transkrip nilai, surat aktif kuliah/KRS, akreditasi kampus/jurusan, surat rekomendasi tokoh, surat pernyataan, proposal riset, hasil tes plagiarisme, PPT riset, CV/portofolio (untuk desain/film)

    Kategori Kelompok/Lembaga Riset:

    • Berasal dari lembaga riset terdaftar di BRIN atau memiliki pengesahan resmi.
    • Tim maksimal 5 orang dengan izin dari instansi terkait.
    • Dokumen wajib: CV semua anggota, KTP, kartu pegawai, akta Kemenkumham, rekomendasi HRD/pimpinan, RAB riset, surat rekomendasi tokoh, surat pernyataan kesediaan, draft proposal, hasil tes plagiarisme, PPT/video presentasi.

    Tanggal Penting

    • Pendaftaran : 22 Agustus-01 September 2025
    • Seleksi Berkas : 4-15 September 2025
    • Pengumuman Tahap 1 : 19- 21 September 2025
    • Seleksi Substansi : 24 September-13 Oktober 2025
    • Pengumuman Final : 17 Oktober 2025

    Tema Prioritas Riset Kategori Umum

    1. Peran BAZNAS dalam meningkatkan akses layanan kesehatan primer bagi mustahik di daerah 3T.
    2. Efektivitas program zakat untuk penyintas kronis dan keluarganya di Indonesia.
    3. Analisis potensi big data dalam pengelolaan dan transparansi dana zakat di era digital.
    4. Pengembangan aplikasi berbasis AI untuk pemetaan mustahik dan distribusi zakat efektif.
    5. Pemanfaatan dana zakat untuk resiliensi ekonomi korban bencana alam.
    6. Efektivitas penyaluran zakat oleh BAZNAS dalam tanggap darurat bencana.
    7. Peran zakat dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas dari kelompok rentan.
    8. Analisis aksesibilitas layanan zakat bagi komunitas disabilitas di Indonesia.
    9. Pemberdayaan ekonomi perempuan kepala keluarga melalui program zakat produktif BAZNAS.
    10. Green Accountability: transparansi dan pelaporan dampak lingkungan dari program zakat.
    11. Integrasi nilai-nilai ekoteologi Islam dalam pengelolaan zakat.
    12. Analisis pengelolaan dana haji oleh BPKH: antara prinsip syariah dan optimalisasi return.
    13. Strategi diversifikasi portofolio investasi dana haji berbasis syariah.
    14. Dampak penggunaan dana haji untuk pembiayaan infrastruktur terhadap keberlanjutan dana jemaah.
    15. Sistem pelaporan keuangan haji berbasis real-time: kebutuhan dan tantangan implementasi.

    (pal/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Uang Saku di Atas LPDP



    Jakarta

    Kementerian Transmigrasi akan meluncurkan Beasiswa Patriot mulai 2026. Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman mengatakan nilai uang saku akan melebihi program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    “Insya Allah tahun depan, kami dari Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan perguruan tinggi, kami akan membuka Beasiswa Patriot. Saya mintakan hitung uang sakunya di atasLPDP. Walaupun mungkin lebih Rp100 ribu, yang penting jangan sama denganLPDP,” kata Iftitah dalam Antara, dikutip Minggu (24/8/2025).


    Beasiswa Patriot l akan diberikan kepada mahasiswa terpilih untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri.

    “Untuk utamanya S2, tetapi nanti kami akan kembangkan juga untuk S3,” katanya.

    Para mahasiswa yang menerima Beasiswa Patriot akan kuliah di kawasan transmigrasi selama sekitar tiga semester.

    “Saya ingin para mahasiswa tidak hanya pintar secara teori, tetapi bisa mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Saya ingin kawasan transmigrasi jadi laboratorium hidup,” tuturnya.

    Meski kuliah di kawasan transmigrasi, para mahasiswa tetap terdaftar di perguruan tinggi masing-masing.

    “Terdapat di kampus masing-masing. Kuliahnya di kawasan transmigrasi, tapi kita bikin semacam modular box di sana. Yang jelas nanti internet kita hadirkan yang terbaik,” ujar Iftitah.

    Beasiswa Patriot akan beriringan dengan program Transmigrasi Patriot yang saat ini dalam tahap awal dengan pengiriman Tim Ekspedisi Patriot (TEP). Tim ini berisikan para dosen, mahasiswa dan alumni perguruan tinggi. Tim pendahulu berawal dari tim Unpad guna menelusuri potensi di 154 kawasan transmigrasi seperti pertanian, kelautan, perikanan, pariwisata, atau lainnya.

    “Tim Ekspedisi Patriot ini adalah tim advance, tim pendahulu, untuk mendata dan memetakan di situ potensinya ada apa. Kalau sudah jelas potensinya, maka Kementerian Transmigrasi sebagai main group menindaklanjuti,” ujarnya.

    Tentang Beasiswa Patriot

    Beasiswa Patriot adalah beasiswa yang menawarkan pendidikan tinggi, pelatihan sebagai tentara cadangan dan penempatan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi. Berdasarkan laman resminya, beasiswa ini meliputi:

    Beasiswa Pendidikan
    Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

    Komponen Cadangan
    Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

    Penempatan Strategis
    Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

    Penerima Beasiswa Patriot akan terikat dalam ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi, dan menjaga persatuan Indonesia.

    Adapun pendaftaran terbuka untuk pelajar terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Beasiswa diprioritaskan untuk pelajar jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

    Beasiswa Patriot akan didistribusikan mulai tahun 2026 mendatang dengan target 2.000 penerima. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 2 Diumumkan, Cek di Sini!



    Jakarta

    Rangkaian seleksi beasiswa LPDP 2025 tahap 2 telah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi administrasi. Hasil diumumkan hari ini, Jumat, 22 Agustus 2025.

    Beasiswa LPDP 2025 tahap 2 membuka penawaran bantuan pendidikan bagi calon mahasiswa S2 dan S3. Pilihan tujuan kampus yang disediakan LPDP terdapat di dalam maupun luar negeri.

    Tahun ini, ada tiga jenis beasiswa LPDP yang tersedia yakni beasiswa reguler, beasiswa afirmasi, dan beasiswa targeted. Penyeleksian administrasi beasiswa ini didasarkan pada kelengkapan dan kesesuaian dokumen pelamar.


    Di mana bisa cek hasil seleksi administrasi beasiswa LPDP 2025 tahap 2? Cek informasi selengkapnya.

    Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 2

    1. Buka laman pengumuman resmi LPDP di https://pengumumanlpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Isikan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    3. Isikan alamat email
    4. Isikan tempat lahir
    5. Isikan bulan, tanggal, dan tahun lahir
    6. Pilih menu “Daftar Beasiswa”
    7. Klik “Status”
    8. Website akan menampilkan status kelulusan
    9. Peserta yang lulus akan mendapatkan keterangan “Selamat Anda telah lulus seleksi administrasi” sedangkan jika tidak lolos keterangannya adalah “Mohon maaf Anda tidak lulus seleksi administrasi”.

    Cara Sanggah Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 2

    Sanggah merupakan bentuk klarifikasi pendaftar atas hasil seleksi administrasi. Masa sanggah bisa dimanfaatkan peserta jika menemukan kekeliruan terkait hasil seleksi padahal semua dokumen sudah lengkap dan sesuai ketentuan.

    Berikut cara ajukan sanggah hasil seleksi administrasi LPDP 2025 tahap 2:

    1. Buka laman pengumuman resmi LPDP di https://pengumumanlpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Cek hasil seleksi
    3. Jika tidak lolos, akan disediakan kolom sanggah
    4. Klik kolom sanggah
    5. Tuliskan sanggahan di dalam kolom/kotak tersebut
    6. Sanggahan ditulis maksimal 100 kata
    7. Agar sanggahan diterima, maka alasan yang dituliskan harus masuk akal sehingga bisa disetujui
    8. Cek website pengumuman secara berkala untuk mendapatkan respons LPDP terkait sanggahan
    9. Perlu diingat, fitur sanggah tidak bisa digunakan untuk menambahkan atau memperbaiki dokumen.

    Jadwal Seleksi LPDP 2025 Tahap 2

    • Pendaftaran: Ditutup 30 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 1-21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 23 Agustus 2025
    • Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 26 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025

    Cakupan Pendanaan Beasiswa LPDP 2025

    1. Dana Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Uang kuliah
    • Tunjangan buku
    • Penelitian tesis/disertasi
    • Seminar internasional
    • Publikasi jurnal internasional

    2. Dana Pendukung

    • Transportasi
    • Aplikasi visa
    • Asuransi kesehatan
    • Kedatangan
    • Biaya hidup bulanan
    • Lomba internasional
    • Tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Keadaan darurat (jika diperlukan)

    Demikian informasi cara cek hasil seleksi administrasi beasiswa LPDP 2025 tahap 2. Semoga detikers mendapat hasil yang bagus ya.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Dibuka Sampai Kapan? Ini Jadwal dan Cara Daftarnya


    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah 2025 masih dibuka untuk mahasiswa baru. Sampai kapan? Berikut jadwal lengkapnya.

    Seperti diketahui, KIP Kuliah adalah beasiswa dari pemerintah khusus mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Jika lolos, mahasiswa akan mendapat bantuan biaya kuliah dan tunjangan sehari-hari.

    Lantas, sampai kapan pendaftaran KIP Kuliah 2025 dibuka?

    Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah 2025 akan dibuka hingga akhir Oktober. Namun, perlu diingat jika jadwal pendaftaran KIP Kuliah akan berbeda pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Berikut jadwalnya:

    Deadline Pendaftaran KIP Kuliah di PTN: 30 September 2025
    Deadline Pendaftaran KIP Kuliah di PTS: 31 Oktober 2025

    Besaran KIP Kuliah 2025

    Besaran KIP Kuliah yang didapat akan dibagi dalam beberapa komponen biaya. Rinciannya adalah sebagai berikut:

    1. Biaya Pendidikan

    Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

    Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
    Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
    Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
    Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

    BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

    Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
    Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
    Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
    Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
    Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

    BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

    Cara Pengajuan KIP Kuliah 2025

    1. Perguruan tinggi mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan sudah daftar ulang.

    2. Mahasiswa dapat mendaftar secara mandiri. Untuk mendaftar di laman resmi KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/, mahasiswa perlu memasukkan data di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), di antaranya:

    Nomor induk kependudukan (NIK)

    Nomor induk siswa nasional (NISN)

    Nomor pokok sekolah nasional (NPSN).

    Perlu dicatat, mahasiswa perlu memiliki e-mail aktif untuk pengiriman nomor pendaftaran dan kode akses setelah sistem KIP Kuliah berhasil melakukan validasi ketiga data di atas.

    Cara Mendaftar KIP Kuliah Secara Mandiri

    Daftar akun secara mandiri di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    Saat mendaftar, masukkan NIK; NISN; NPSN; dan alamat e-mail yang aktif

    Sistem KIP Kuliah akan melakukan validasi NIK, NISN, NPSN, dan kelayakan memperoleh KIP Kuliah.

    Itulah jadwal pendaftaran KIP Kuliah 2025. Jangan sampai terlewat!

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kalla 2025 untuk Mahasiswa D3-S1, Bantuan UKT hingga Rp7,5 Juta



    Jakarta

    AZ Hadji Kalla kembali membuka pendaftaran Beasiswa Kalla 2025-2026. Beasiswa ini disediakan untuk mahasiswa S1, D3, dan D4.

    Penerima beasiswa adalah mahasiswa yang memiliki prestasi akademik/olahraga/seni, seorang hafiz, aktif berorganisasi, dan penyandang disabilitas. Tak cuma membiayai UKT, Beasiswa Kalla memberikan kesempatan awardee mengembangkan diri.

    Apa saja syarat dan ketentuan mendaftar Beasiswa Kalla 2025? Mengutip panduan resminya, berikut ketentuan pendaftaran:


    Komponen Pembiayaan Beasiswa Kalla 2025

    • Pembiayaan UKT sesuai kebutuhan hingga Rp7,5 juta per mahasiswa.
    • Pelatihan soft skills dan kepemimpinan melalui program “Kalla Youth Changemaker”.
    • Kesempatan magang di unit Kalla Group
    • Program pengabdian masyarakat di desa binaan melalui Program Desa Bangkit Sejahtera.

    Syarat Daftar Beasiswa Kalla 2025

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia
    • Berasal atau berdomisili di provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi tengah, dan Sulawesi Tenggara
    • Mahasiswa S1/D3/D4 dari perguruan tinggi negeri maupun swasta
    • Mahasiswa aktif semester 1 atau 3
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis
    • Berasal dari keluarga pra-sejahtera
    • Bersedia mengikuti rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas kepemimpinan dan pengembangan diri
    • Bersedia mengikuti rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas sosial.

    Syarat Khusus

    Jalur Akademik 1

    • Mahasiswa dari perguruan tinggi UI, UGM, ITB, Unair, IPB, ITS, Unpad, Undip, UB, dan Binus
    • Nilai rata-rata ijazah SMA/SMK/MA > 80 (skala 0-100)

    Jalur Akademik 2

    • Mahasiswa dari seluruh kampus di Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sultra
    • Nilai rata-rata ijazah SMA/SMK/MA > 80 (skala 0-100)

    Jalur Prestasi di Bidang Olahraga dan Seni

    • Memiliki prestasi di salah satu bidang seni atau olahraga dari tingkat lokal/ regional/ nasional/ internasional
    • Memiliki sertifikat atau keterangan resmi prestasi yang telah diraih.

    Jalur Prestasi di Bidang Keaktifan Organisasi

    • Pernah memimpin organisasi intra/ ekstra di tingkat lokal/regional/nasional/internasional
    • Aktif di organisasi baik intra atau ekstra
    • Memiliki sertifikat atau keterangan resmi dari lembaga terkait

    Jalur Disabilitas

    • Mahasiswa penyandang disabilitas
    • Memiliki sertifikat atau keterangan resmi dari lembaga terkait.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Kalla 2025

    • Sosialisasi: 10-14 Juni 2025
    • Pendaftaran: 16 Juni-5 September 2025
    • Seleksi esai dan wawancara: 15 September-10 Oktober 2025
    • Finalisasi: 13-24 Oktober 2025
    • Pengumuman hasil seleksi: 27 Oktober 2025.

    Jika detikers tertarik daftar, bisa melakukannya langsung pada laman https://form.yayasanhadjikalla.or.id/beasiswa_Kalla_2025_2026. Selamat mencoba!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Dua Cara Pengajuan KIP Kuliah dan Langkah-langkah Daftar Mandiri!


    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah masih bisa dilakukan, khususnya untuk yang mendaftar melalui jalur mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Pengajuan KIP Kuliah juga bisa dilakukan dengan dua cara. Apakah kalian sudah tahu?

    Pengajuan KIP Kuliah tidak harus dilakukan oleh perguruan tinggi. Namun, jika kalian ingin mengetahui cara masing-masing, bisa cek informasi di bawah ini ya!

    Cara Pengajuan KIP Kuliah

    1. Perguruan tinggi mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan sudah daftar ulang.


    2. Mahasiswa dapat mendaftar secara mandiri. Untuk mendaftar di laman resmi KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/, mahasiswa perlu memasukkan data di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), di antaranya:

    • Nomor induk kependudukan (NIK)
    • Nomor induk siswa nasional (NISN)
    • Nomor pokok sekolah nasional (NPSN).

    Perlu dicatat, mahasiswa perlu memiliki e-mail aktif untuk pengiriman nomor pendaftaran dan kode akses setelah sistem KIP Kuliah berhasil melakukan validasi ketiga data di atas.

    Cara Mendaftar KIP Kuliah Secara Mandiri

    • Daftar akun secara mandiri di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/
    • Saat mendaftar, masukkan NIK; NISN; NPSN; dan alamat e-mail yang aktif
    • Sistem KIP Kuliah akan melakukan validasi NIK, NISN, NPSN, dan kelayakan memperoleh KIP Kuliah.
    • Setelah proses validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat e-mail yang didaftarkan. Pastikan e-mail yang digunakan mendaftar berstatus aktif, supaya kalian dapat melihat kode akses yang dikirimkan.
    • Mahasiswa masuk ke laman KIP Kuliah dengan memasukkan nomor pendaftaran dan kode akses untuk menyelesaikan proses pendaftaran serta memilih proses seleksi yang diikuti (Mandiri/SNBP/SNBT).
    • Mahasiswa menyelesaikan proses pendaftaran melalui laman KIP Kuliah sesuai jalur seleksi yang dipilih (Mandiri/SNBP/SNBT) setelah mengisi semua informasi dan mengirim bukti yang diminta ke laman KIP Kuliah.
    • Mahasiswa yang sudah dinyatakan diterima di perguruan tinggi, bisa verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan ke Kemdiktisaintek untuk menerima KIP Kuliah.

    Demikian cara pengajuan KIP Kuliah dan langkah-langkahnya, berdasarkan pedoman KIP Kuliah 2025. Sebagai informasi, pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri PTN ditutup 30 September 2025, sedangkan jalur mandiri PTS sampai 31 Oktober 2025.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Dapat Berapa? Ini Komponen Bantuan dan Nominal yang Didapat


    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah tahun ini masih berlangsung hingga dua bulan lagi. Siswa yang masuk melalui seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dapat mendaftar hingga 30 September 2025. Sementara, siswa melalui jalur perguruan tinggi swasta (PTS) bisa mendaftar hingga 31 Oktober 2025.

    Berapa nominal KIP Kuliah yang akan didapat?

    Perlu diketahui, ada dua komponen dalam beasiswa KIP Kuliah, yakni biaya pendidikan per semester dan biaya hidup setiap bulan. Cek besarannya!


    KIP Kuliah Dapat Berapa?

    1. Biaya Pendidikan Per Semester

    Dijelaskan dalam panduan KIP Kuliah 2025, biaya pendidikan per semester ditetapkan berdasarkan akreditasi program studi (prodi) dengan ketentuan yaitu:

    • Prodi dengan akreditasi A atau Unggul atau internasional memperoleh maksimal Rp 8 juta. Khusus prodi kedokteran, beasiswa biaya kuliah per semester yang didapat maksimal Rp 12 juta.
    • Prodi terakreditasi B atau Baik Sekali mendapatkan maksimal Rp 4 juta.
    • Prodi terakreditasi C atau Baik memperoleh maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup Per Bulan

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan besaran bantuan biaya hidup berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi masing-masing. Terdapat lima klaster yang ditetapkan yakni:

    • Rp 800 ribu
    • Rp 950 ribu
    • Rp 1,1 juta
    • Rp 1,25 juta
    • Rp 1,4 juta.

    Bantuan biaya hidup KIP Kuliah diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan. Bantuan akan dikirim langsung ke rekening penerima.

    Mahasiswa juga dapat melihat besaran biaya hidup kota atau kabupaten perguruan tinggi yang bersangkutan melalui laman KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

    Kemdiktisaintek Akan Analisis Lagi Nominal KIP Kuliah

    Sebelumnya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan akan menganalisis kembali apakah nilai bantuan KIP Kuliah dapat dinaikkan. Pernyataan ini merespons usulan Komisi X DPR RI dalam rapat bersama antara kedua pihak.

    “Kami akan coba analisis apakah ini bisa dinaikkan, kalau syukur-syukur bisa dinaikkan. Kami juga akan konsultasikan dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan kemungkinan untuk dinaikkan nilai KIP-nya, termasuk penambahannya,” kata Mendiktisaintek dalam raker dengan Komisi X DPR RI di Komplek Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu (2/7/2025).

    Usulan tersebut sebelumnya disampaikan anggota fraksi partai Nasdem, Furtasan Ali Yusuf. Ia menyebut jurusan teknik butuh biaya lebih besar karena mungkin ada tambahan perlengkapan lain dalam perkuliahan.

    “Kalau sekarang dilihat dari kebijakan KIP (Kuliah), mau prodi apa saja kira-kira ya segitu kalau akreditasinya segitu. Padahal kalau biaya unit cost-nya, ya tentu teknik lebih mahal lah kira-kira begitu karena mungkin ada yang lain-lainnya,” jelas Furtasan.

    “Apakah itu hanya UKT saja atau seperti apa, saya nggak paham, tetapi setidaknya di situ ada unit cost yang kita memang harus bisa membedakan antara yang sosial yang modal hanya whiteboard saja kira-kira gitu dengan yang sudah menggunakan alat,” lanjutnya.

    (nah/nah)



    Sumber : www.detik.com