Tag: kuliah

  • Baznas Buka Beasiswa S2-S3 Filantropi untuk Kuliah di UIN, Ini Persyaratannya


    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menawarkan beasiswa S2 dan S3 bagi masyarakat yang tengah bekerja di lembaga filantropi. Pendaftaran beasiswa dibuka selama 14-27 Desember 2024.

    Kuota beasiswa ini sebanyak 23 peserta yang terdiri atas 19 mahasiswa S2 dan 4 mahasiswa S3. Penerima nantinya dapat menimba pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

    Durasi beasiswa berlaku selama 4 semester untuk mahasiswa S2. Sementara untuk mahasiswa S3 durasinya lebih lama yakni 7 semester.


    Apa saja keuntungan mendapat beasiswa ini? Dan apa saja syarat untuk mendaftarnya? Mengutip buku Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana Filantropi Islam Tahun 2024, berikut informasi lengkapnya.

    Keuntungan Penerima Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    1. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)
    2. Biaya matrikulasi
    3. Layanan perpustakaan
    4. Layanan teknologi informasi
    5. Orientasi studi
    6. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
    7. Biaya conference
    8. Biaya wisuda
    9. Biaya ujian tesis
    10. Biaya tes TOEFL di kampus
    11. Biaya tes IKLA di kampus
    12. Biaya bebas pustaka
    13. Pembinaan dan academic writing

    Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Warga negara Indonesia
    • Bekerja sebagai amil di Baznas/Laznas minimal tiga tahun
    • Mendapat rekomendasi dari pimpinan/bagian sumber daya manusia di lingkungan Baznas/Laznas tempat bekerja
    • Mendaftar di kampus UIN Jakarta atau UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    • Tidak sedang mendapatkan beasiswa lain
    • Mempunyai ijazah/surat keterangan lulus dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya
    • Mempunyai IPK S1/S2 minimal 3,25
    • Mengikuti proses seleksi hingga akhir
    • Membuat proposal singkat tentang rencana penelitian
    • Menandatangani dan menjaga komitmen hingga beasiswa berakhir
    • Bersedia menanggung biaya pendaftaran masuk kampus

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6
    • Fotokopi KTP/KK
    • Surat keterangan Pengangkatan amil tetap
    • Transkrip nilai pendidikan terakhir yang memuat nilai IPK terakhir
    • Surat rekomendasi pimpinan/SDM Baznas/Laznas
    • Surat keterangan izin belajar dari bagian SDM di Baznas/Laznas tempat bekerja
    • Akad peserta beasiswa filantropi islam
    • Proposal singkat rencana penelitian

    Cara Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    Sebelum mendaftar, calon peserta bisa membaca informasi panduan mendaftar beasiswa lengkap pada link bazn.as/filantropibaznas2024. Link atau tautan tersebut juga mencakup rincian detail sistem dan pelaksanaan seleksi.

    Bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bisa melakukan pendaftaran lewat bazn.as/filantropibaznas2024. Sementara untuk mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta lewat bazn.as/filantropibaznas2024.

    Jadwal Seleksi Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Pendaftaran online: 14-27 Desember 2024
    • Seleksi administrasi: 28-29 Desember 2024
    • Pengumuman lulus seleksi administrasi: 30 Desember 2024
    • Seleksi wawancara: 2-3 Januari 2024
    • Penetapan SK penerima Beasiswa Baznas: 10 Januari 2024
    • Pengumuman & daftar ulang: 10-12 Januari 2024
    • Sospem dan matrikulasi: 14-15 Januari 2025
    • Perkuliahan blocking time 1 semester 1: 14-24 Januari 2024
    • Perkuliahan blocking time 2 Semester 1: 17-28 Maret 2024

    Demikian informasi penawaran beasiswa Baznas bagi pekerja di sektor filantropi. Apakah detikers tertarik dafta

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa S2-S3 TaiwanICDF 2025 Dibuka, Cek Infonya di Sini


    Jakarta

    Beasiswa S2-S3 dibuka Taiwan International Cooperation and Development Fund (ICDF) dalam program TaiwanICDF 2025 Higher Education Scholarship. Calon mahasiswa asal Indonesia dapat mendaftar.

    Para awardee beasiswa TaiwanICDF diharapkan berkontribusi pada pembangunan negara asal setelah lulus kuliah. Selama berkuliah, beasiswa ini sendiri meliputi ongkos pesawat, asrama, uang kuliah, uang SKS, asuransi, uang buku, dan uang saku.

    Syarat Beasiswa S2-S3 TaiwanICDF

    • Warga negara mitra, termasuk Indonesia
    • Memenuhi syarat tiap perguruan tinggi mitra beasiswa
    • Mendaftar ke kampus mitra beasiswa dengan beasiswa TaiwanICDF
    • Memenuhi syarat visa residen dan sertifikat residen asing di Taiwan
    • Tidak sedang menjadi penerima beasiswa Pemerintah Taiwan di tahun akademik yang sama (2025-2026)
    • Tidak sedang mendaftar ke program beasiswa TaiwanICDF lainnya
    • Penerima beasiswa TaiwanICDF, Kementerian Luar Negeri Taiwan, atau Kementerian Pendidikan Taiwan yang ingin mendaftar beasiswa ini harus sudah lulus sebelum 31 Juli 2024
    • Menyertakan ijazah sebelum 31 Juli 2025
    • Tidak pernah dibatalkan beasiswanya oleh badan Pemerintah Taiwan atau institusi bersangkutan lainnya
    • Tidak pernah dikeluarkan dari universitas Taiwan.

    Cara Daftar Beasiswa S2-S3 TaiwanICDF 2025

    1. Mendaftar secara online ke sistem beasiswa TaiwanICDF dan ke kampus tujuan.
    2. Mengunggah dokumen persyaratan dan menyiapkan berkas asli dari:
    3. Salinan paspor atau dokumen kependudukan/kebangsaan
    4. Salinan ijazah tertinggi dan transkrip akademik
    5. Salinan sertifikat kecakapan bahasa Inggris
    6. Informasi perekomendasi
    7. Kedutaan Besar Taiwan dapat meminta dokumen fisik asli atau salinan yang dibutuhkan kepada pelamar.

    Jadwal Beasiswa

    • Pendaftaran: 1 Desember 2024-15 Maret 2025
    • Pengumuman hasil seleksi tahap awal: 31 Maret 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: 10 Juni 2025

    Daftar Perguruan Tinggi Beaiswa TaiwanICDF 2025

    Ada beragam perguruan tinggi dan prodi yang dapat dipilih calon pelamar. Berikut beberapa di antaranya:


    1. National Pingtung University of Science and Technology (NPUST):

    • PhD in Tropical Agriculture.
    • Master in Tropical Agriculture.

    2. National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU):

    • PhD in International Health.
    • Master in International Health.

    3. Taipei Medical University (TMU):

    • PhD in Global Health and Health Security.
    • International Master Program in Health Care Administration.
    • Master Program in School of Pharmacy.

    4. National Taiwan Ocean University (NTOU):

    • International Master Program in Aquaculture Technology and Management.

    5. National Chung Hsing University (NCHU):

    • International Master Program in Agriculture.

    6. National Chengchi University (NCCU):

    • International Master Program in Business Administration in Technology Management.

    7. National Taiwan Normal University (NTNU):

    • Graduate Institute of International Resource Development.

    8. Ming Chuan University (MCU):

    • MBA Program of International Business and Trade.

    Informasi beasiswa S2 dan S3 TaiwanICDF 2025 bisa dicek lebih lanjut di https://www.icdf.org atau klik DI SINI.

    (twu/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Ada Beasiswa S2 ke Swedia Tahun 2025 Tanpa Syarat LoA, Buruan Daftar!



    Jakarta

    Pemerintah Kerajaan Swedia melalui lembaga Swedish Institute (SI) menawarkan beasiswa magister atau S2 bagi warga Indonesia. Beasiswa ini berlaku untuk studi tahun 2025.

    Beasiswa bernama SI Global Professionals Scholarship. Target penerima beasiswa adalah calon mahasiswa yang memiliki latar pengalaman profesional.

    Beasiswa ini ditujukan untuk 33 mitra termasuk juga negara Indonesia dan lainnya seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Irak, dan Nigeria, demikian dilansir dari laman resmi Indonesia.go.id, Minggu (8/12/2024).


    Lebih dari 700 program studi bisa dipilih calon mahasiswa. Lantas apa saja keuntungan mendapat beasiswa ini dan bagaimana cara mendaftarnya? Simak penjelasannya di bawah ini!

    Keuntungan Menerima SI Global Professionals Scholarship

    1. Biaya pendidikan gratis 100 persen
    2. Tunjangan bulanan Rp 17 juta
    3. Biaya transportasi hingga Rp 21 juta
    4. Berkesempatan menjadi anggota S1 Network for Future Global Professionals (NFGP)

    Syarat Daftar SI Global Professionals Scholarship

    • Warga dari salah satu negara yang menjadi mitra beasiswa
    • Memiliki pengalaman bekerja di bidangnya masing-masing minimal selama 3.000 jam kerja
    • Memilih program studi dan kampus yang diprioritaskan
    • Memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan dibuktikan lewat sertifikat skor IELTS maupun TOEFL
    • Pendaftar tak memerlukan letter of acceptance (LoA)
    • Mencantumkan riwayat hidup atau curriculum vitae (CV)
    • Mempunyai keterangan pengalaman kerja dan pengalaman kepemimpinan yang disertai lampiran dua surat rekomendasi
    • Menunjukan fotokopi paspor atau identitas lain
    • Menulis esai berisi motivasi mengikuti beasiswa SI Global Professionals Scholarship.

    Tata Cara Daftar SI Global Professionals Scholarship

    1. Melakukan pendaftaran program studi di kampus tujuan pada laman resmi University Admissions di https://www.universityadmissions.se/en/support-centre/
    2. Saat mendaftar pelamar harus mengisi kesediaan membayar uang kuliah. Pernyataan ini menjadi dasar penentuan apakah pelamar serius mengikuti studi atau tidak. Jika lolos mendapatkan beasiswa, maka calon mahasiswa tak perlu membayar.
    3. Jika lolos program S2, calon mahasiswa kemudian mendaftar SI Global Professionals Scholarship lewat laman https://si.se/en/

    Jadwal Pendaftaran SI Global Professionals Scholarship

    • Pendaftaran S2 di University Admissions: 15 Oktober 2024 – 15 Januari 2025
    • Pendaftaran di Swedish Institute Global Professionals: 10 – 26 Februari 2025
    • Screening dan evaluasi: 27 Februari – 26 Maret 2025
    • Notifikasi dari University Admissions: 27 Maret 2025
    • Pengumuman pelamar terpilih mendapat beasiswa: 24 April 2025

    Itulah informasi beasiswa S2 dari Pemerintah Swedia bagi detikers yang tertarik. Ayo segera daftar sebelum 15 Januari 2025!

    tag:

    (cyu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Peluang Beasiswa S1 di Kampus Unggul AS, Mahasiswa Asal RI Ini Berbagi Kiat


    Jakarta

    Yanti Manurung meraih menempuh pendidikan dengan beasiswa sejak duduk di bangku sekolah menengah. Ia tercatat menerima beasiswa di SMA Unggul Del angkatan pertama dan beasiswa Pestalozzi untuk belajar A Level (setara kelas 12-13) di Sussex, Inggris.

    Kini, alumnus S1 Swarthmore College kandidat PhD ini tengah menekuni bidang neuroscience di University of Illinois Chicago (UIC), Amerika Serikat.

    Yanti menuturkan, hingga saat ini, masih ada miskonsepsi bahwa perguruan tinggi besar dan swasta di luar negeri, khususnya AS, mengenakan biaya mahal pada mahasiswa S1-nya. Terlebih mahasiswa internasional seperti dari RI.


    Ia menjelaskan, para calon mahasiswa di kampus tersebut justru menerima calon mahasiswa hanya berdasarkan merit (prestasi). Setelah dinyatakan lolos seleksi, total mahasiswa yang diterima dengan beasiswa juga lebih banyak.

    “Kesempatan dapat beasiswa itu sangat lebih tinggi di universitas-universitas yang lebih bagus, contohnya Harvard, MIT (Massachusetts Institute of Technology), Princeton, Yale, dan Amherst,” tuturnya pada Strategy Session Pendaftaran S-1 ke Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, ditulis Senin (9/12/2024).

    Peluang Beasiswa S1 di AS: Need-Blind dan Need-Aware

    Admisi Need-Blind

    Yanti menjelaskan, perguruan tinggi seperti Harvard dan MIT menggunakan prinsip need-blind dalam penerimaan mahasiswa baru. Dalam hal ini, kampus bersangkutan tidak melihat kemampuan finansial pelamar sebagai bahan pertimbangan kelulusannya.

    “Mereka nggak mempertimbangkan apakah kamu akan perlu financial aid, beasiswa, atau nggak. Mereka hanya melihat application kamu hanya dalam merit-based standpoint,” ucapnya.

    Setelah lolos seleksi, sambungnya, calon mahasiswa bersangkutan baru akan diminta melengkapi berkas terkait keuangan keluarga untuk membicarakan pengaturan beasiswa lebih lanjut.

    Ia menggarisbawahi, financial aid pada kampus need-blind admission lazimnya tidak 100 persen. Contohnya seperti perguruan tinggi negeri AS University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC), University of Illinois Chicago (UIC), dan University of California (UC) yang notabene memiliki endowment (anggaran pendanaan) terbatas dan jumlah mahasiswa sangat banyak.

    Sementara itu, beasiswa pada perguruan tinggi dengan endowment yang besar seperti Harvard, MIT, Princeton, dan Amherst memungkinkan financial aid hingga 100 persen. Termasuk di dalamnya seperti uang kuliah dan tempat tinggal.

    “Biasanya untuk anak internasional (di universitas negeri AS) tidak dikasih (financial aid) 100 persen sesuai kebutuhan. Tapi di universitas ini (Harvard hingga Amherst), kita jamin pasti akan memenuhi 100 persen kebutuhan kalian,” terangnya.

    Need-Aware

    Perguruan tinggi dengan need-aware admission mempertimbangkan kemampuan finansial calon pelamar di samping prestasi luar biasa. Namun, jika sudah lolos seleksi, calon mahasiswa lazimnya mendapat beasiswa 100 persen. Untuk itu, seleksi beasiswa di kampus need-aware admission sangat kompetitif.

    “Implikasinya, anak yang berprestasi tapi butuh beasiswa 100 persen, dibandingkan dengan anak yang prestasinya sama tapi tidak perlu beasiswa sama sekali, anak ini (yang tidak butuh beasiswa) yang akan dikasih kesempatan masuk, karena bagaimanapun, universitas butuh uang,” ucap Yanti.

    “Berarti, agar kamu bisa menyaingi anak-anak dari negara kaya seperti China, Korea, Jepang, kalian prestasinya harus 2 kali lipat dibanding mereka,” imbuhnya.

    Contoh perguruan tinggi need-aware admission antara lain Swarthmore College, Columbia University, Stanford University, University of Pennsylvania, Cornell University, dan lain-lain.

    Persiapan Dana

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof Stella Christie sebelumnya menyarankan agar siswa fokus untuk untuk menyiapkan pendaftaran kuliah di luar negeri ketimbang memikirkan dana untuk kuliah. Sebab, peluang beasiswa dan bantuan pendidikan dapat diurus kemudian.

    “Jangan khawatir dulu tentang dana. Misalnya kalian diterima di top university, itu ada cara, pasti ada jalannya. Saya jamin. Bukan berarti akan mulus, tapi kemungkinan besar ada jalannya,” ucapnya.

    Stella sendiri lulus dari S1 Harvard University, AS dengan predikat Magna Cum Laude. Ia memperoleh financial aid yang meliputi tuition (uang kuliah) dan board (tempat tinggal, termasuk akomodasi dan makanan).

    Untuk mencukupi kebutuhan lainnya, Stella bekerja sebagai pembersih toilet di Harvard, staf yang menyiapkan bahan makanan, pencuci piring, penyiapan teknis presentasi, dan petugas perpustakaan.

    “Kalau kita mau, pasti ada cara,” ucapnya.

    Diketahui, beasiswa dari berbagai negara juga meliputi uang pendaftaran kuliah hingga biaya hidup. Selamat mencari dan menyiapkan diri untuk kuliah di luar negeri dengan beasiswa, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa BCA 2025 PPTI Dibuka, Kuliah Gratis Plus Penawaran Kerja


    Jakarta

    Bank Central Asia (BCA) kembali membuka pendaftaran beasiswa BCA 2025 untuk kuliah di Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) BCA. Siswa SMA dan SMK kelas 12 maupun yang sudah lulus bisa mendaftar mulai 26 November 2024 dan paling lambat 31 Januari 2025.

    Beasiswa BCA Tahun Ajaran 2025 Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) merupakan program kuliah gratis 2,4 tahun di bidang teknik informatika. Lulusan program ini akan mendapat penawaran kerja di bidang information technology atau IT di BCA.

    Berminat mendaftar? Simak komponen beasiswa, syarat, dan cara daftar Beasiswa BCA 2025 PPTI di bawah ini.


    Komponen Beasiswa BCA 2025 PPTI

    • Pendidikan gratis 2,5 tahun.
    • Asrama (dormitory).
    • Uang saku per bulan.
    • Laptop.
    • Penawaran kerja di bidang IT BCA.

    Syarat Beasiswa BCA 2025 PPTI

    • Warga negara Indonesia.
    • Siswa kelas 12 atau yang telah lulus dari SMA jurusan IPA dan SMK pada kompetensi keahlian terkait teknik informatika.
    • Usia maksimal 19 tahun saat mendaftar.
    • Memiliki keinginan belajar dan berprestasi.
    • Rata-rata nilai rapor kelas 10, 11, dan 12 minimal 7,50.
    • Rata-rata nilai matematika kelas 10, 11, dan 12 bagi siswa/lulusan SMA IPA SMA minimal 7,50.
    • Rata-rata nilai produktif kelas 10, 11, dan 12 bagi siswa/lulusan SMK minimal 7,50.
    • Jika nilai rapor belum keluar, isikan 0.00 pada kolom di laman pendaftaran.
    • Tidak pernah tinggal kelas dari SD sampai SMA/SMK.
    • Tidak pernah terlibat dengan narkoba dan pelanggaran hukum lainnya.
    • Lolos tahapan seleksi.

    Cara Daftar Beasiswa BCA 2025 PPTI

    1. Buka browser.
    2. Buka https://form.jotform.com/243251211929048 atau klik di sini.
    3. Klik Next.
    4. Klik tombol drop down di kanan (bulat berisi segitiga) pada bagian Posisi Melamar.
    5. Klik kolom pilihan Posisi, lalu pilih Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI).
    6. Klik kolom pilihan Lokasi Tes, lalu pilih kota domisili atau kota terdekat dari domisili.
    7. Klik kolom Sumber Informasi Lowongan, lalu pilih Social Media atau lainnya.
    8. Klik tombol drop down Informasi Personal.
    9. Isikan identitas diri termasuk nomor KTP dan alamat domisili.
    10. Klik tombol drop down Kerabat yang Bisa Dihubungi.
    11. Isikan kontak kerabat yang bisa dihubungi.
    12. Klik tombol drop down Informasi Sekolah, isikan data pendidikan beserta nilai rata-rata.
    13. Pada kotak pilihan Bersedia Dipindahkan ke Posisi Lain, pilih Bersedia atau Tidak Bersedia.
    14. Unggah foto diri, ukuran maksimal 300 KB.
    15. Klik tombol drop down Pengalaman Organisasi (terakhir), isikan data pengalaman organisasi terakhir yang diikuti dengan posisi terbaik.
    16. Klik tombol drop down Privacy Notice, baca saksama ketentuan pendaftaran terkait perlindungan data pribadi.
    17. Centang atau klik kotak pernyataan bahwa data yang diisikan adalah data yang benar.
    18. Centang atau klik kota pernyataan bahwa sudah memahami dan menyetujui Privacy Notice pelamar beasiswa.
    19. Jika sudah yakin semua data terisi benar, klik Submit.
    20. Jika belum, klik baca kembali dan koreksi yang salah, lalu klik Submit.

    Berminat mendaftar, detikers? Simak informasi lebih lanjut tentang pendaftaran Beasiswa BCA 2025 PPTI, klik https://bca.id/daftarpptibca.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Kuliah Jalur Rapor 2025 Sinar Mas di ITSB, Siswa Cek Ya!



    Jakarta

    Beasiswa Sinar Mas – Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB) membuka pendaftaran beasiswa kuliah 2025 hingga 15 Desember 2024. Siswa SMA dan SMK bisa mendaftar.

    Program 1000 Beasiswa Sinar Mas-ITSB 2025/2026 meliputi biaya pendidikan hingga 100 persen. Pendanaan berlangsung hingga 8 semester. Alumni beasiswa juga berkesempatan langsung bekerja di Sinar Mas, seperti dikutip dari akun Instagram @itsbofficial, Jumat (22/11/2024).

    ITSB juga tengah membuka Beasiswa Khusus S1 Sains Data dengan komponen beasiswa dan batas waktu pendaftaran yang sama. Berminat dengan beasiswa kuliah jalur rapor ini? Simak informasinya di bawah ini.


    Prodi Beasiswa Sinar Mas – ITSB 2025

    • S1 Teknik Sipil
    • S1 Perencanaan Wilayah dan Kota
    • S1 Teknik Pertambangan
    • S1 Teknik Metalurgi
    • S1 Teknik Perminyakan
    • S1 Desain Produk
    • S1 Informatika
    • S1 Sains Data
    • D3 Pengolahan Sawit
    • D4 Teknologi Pengolahan Pulp dan Kertas
    • Teknik Industri (segera dibuka)
    • Teknik Elektro (segera dibuka)
    • Teknik Mesin (segera dibuka)
    • Farmasi
    • Agribisnis
    • Aktuaria

    Cara Daftar

    • Buka laman https://bit.ly/1000Bea_ITSB.
    • Isikan data diri dan sekolah.
    • Isikan pilihan prodi.
    • Pilih jalur rapor, klik next.
    • Isikan data rapor dan unggah dokumen salinan rapor SMA/SMK kelas 10, 11, dan 12 (jika sudah ada)
    • Selesaikan pengisian dokumen.
    • Klik Submit.

    Beasiswa Khusus S1 Sains Data

    Beasiswa ITSB juga tengah dibuka khusus untuk S1 Sains Data. Sebanyak 50 peserta akan terpilih untuk mendapat pembiayaan pendidikan hingga 100 persen.

    Untuk mendaftar, siswa disyaratkan menyertakan soft copy rapor kelas 10, 11, dan 12 (jika sudah ada) ukuran maksimal 3 MB format ZIP, PDF, JPG, atau PNG. Sertakan juga surat rekomendasi dari sekolah di laman pendaftaran bit.ly/BeaSD-ITSB.

    Lulusan S1 sains data dapat bekerja sebagai data engineer, data consultant, dan artificial intelligence (AI) specialist. Bagaimana detikers, berminat mendaftar?

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Program Diputus, Ortu Siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Pertanyakan Nasib Anak


    Jakarta

    Sekitar 40 orang tua siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 menyampaikan aspirasi dan petisi soal keberlanjutan rangkaian beasiswa di Kantor Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).

    Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Siswa Penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 H Ishandawi mengatakan aksi kunjungan orang tua siswa sehubungan dengan Surat Puspresnas Kemendikdbudristek No 1645/J3/PN.06/2024 tanggal 3 November 2024 tentang BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4.

    Ishandawi menjelaskan, berdasarkan surat tersebut, komponen konseling perkuliahan dan penggantian biaya pendaftaran universitas luar negeri ditiadakan pada beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4.


    Perubahan tersebut mengakibatkan siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional yang tidak mampu membayar biaya pendaftaran perguruan tinggi mancanegara jadi mengurungkan harapan untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, sesuai peluang yang dijanjikan pada awal penyelenggaraan program beasiswa.

    Sejumlah siswa penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 tersebut juga terkendala dengan ketiadaan pembimbingan pendaftaran hingga penulisan esai.

    Sementara itu, sebelumnya, mereka telah dibekali kursus IELTS dan meraih skor di atas persyaratan. Tak sedikit pula yang telah memperoleh nilai sekitar 1.200-1.400, di atas persyaratan Puspresnas.

    “Jadi sayang, miris, Asta Cita ke-4 kan penguatan sumber daya manusia nanti menuju Indonesia Emas 2045, ini sudah ada (talentanya),” ucap Ishandawi pada detikEdu sebelum penyerahan petisi pada perwakilan Puspresnas.

    Perubahan Rangkaian BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4

    Berdasarkan Surat Puspresnas, nama BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 telah diubah menjadi BIM Persiapan Program Sarjana 4. Program ini meliputi pengayaan akademik berupa kursus dan tes resmi IELTS dan SAT/ACT serta pengayaan nonakademik berupa webinar series, proyek sosial, dan summer program.

    Dalam surat itu, Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendikbudristek menyatakan bahwa program persiapan tersebut akan berakhir.

    Untuk itu, kepala sekolah diminta mengabari siswa BIM Persiapan S1 Angkatan 4 atas sejumlah perubahan berikut.

    Tidak Ada Konseling Kuliah

    Program pengayaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 tidak meliputi college counseling.

    Sedangkan berdasarkan booklet beasiswa Indonesia Maju Program Sarjana Luar Negeri Angkatan 4, biaya layanan college counseling 2024-2025 termasuk komponen beasiswa.

    Jika konseling diadakan, siswa sedianya akan dibimbing untuk memenuhi tiap kriteria dan persyaratan pendaftaran, termasuk esai, hingga mendapat LoA. Siswa juga dibimbing untuk menetapkan pilihan perguruan tingginya.

    Tidak Ada Penggantian Biaya Pendaftaran Universitas Luar Negeri

    Pemberian bantuan biaya pendaftaran universitas (reimbursement) juga ditiadakan pada program pengayaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 menurut surat Puspresnas Kemendikbudristek tanggal 3 November 2024 tersebut.

    Sedangkan biaya aplikasi atau pendaftaran ke perguruan tinggi luar negeri 2024-2025 dijanjikan sebagai komponen beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4.

    “(Sebelumnya) Bisa sampai empat perguruan tinggi luar negeri,” kata Ishandawi.

    Adanya komponen ini seharusnya memungkinkan beban biaya pendaftaran pendidikan tinggi luar negeri ditanggung negara sehingga meringankan beban finansial orang tua dan siswa.

    Ishandawi mencontohkan, biaya pendaftaran ke University of British Columbia (UBC), Kanada sendiri mencapai CAD 160-an atau sekitar Rp 1,9 juta. Sedangkan biaya pendaftaran ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) mencapai USD 75 atau sekitar Rp 1,2 juta.

    Biaya pendaftaran perguruan tinggi yang relatif tinggi dan kini tidak masuk komponen beasiswa BIM Persiapan S1 tersebut membuat sejumlah siswa dan orang tua mengurungkan niat mendaftar ke kampus luar negeri laiknya rencana awal mereka.

    BIM Persiapan Sarjana Kini Hanya Program Pengayaan

    BIM Persiapan Program Sarjana yang digelar Puspresnas kini hanya meliputi program pengayaan untuk mempersiapkan siswa bisa bersaing dalam pendaftaran ke universitas luar negeri dan dalam negeri.

    Sedangkan BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 dijanjikan meliputi program berikut:

    • Pengayaan akademik:
      • Kursus persiapan tes TOEFL/IELTS/bahasa asing lainnya
      • Kursus persiapan tes SAT/ACT
    • Pengayaan talenta nonakademik
    • Program konseling pendidikan tinggi (college counseling)
    • Pembinaan penguatan karakter kebangsaan

    Diminta Mendaftar Sendiri ke Beasiswa S1

    Siswa BIM Persiapan Program Sarjana yang ingin mendaftar ke beasiswa program S1 kini dapat mendaftar ke Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) atau beasiswa lain yang dibiayai pemerintah/lembaga lain.

    Sedangkan pada BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, diatur bahwa siswa yang sudah menerima Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri akan mengikuti Seleksi Lanjutan untuk ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.

    Siswa pemegang LoA calon penerima beasiswa sedianya direkomendasikan pada Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan) untuk ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa Sarjana Luar Negeri.

    Opsi Mendaftar ke Kampus Dalam Negeri

    Siswa BIM Persiapan Program Sarjana kini disebut juga dapat didaftarkan ke universitas dalam negeri lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau seleksi penerimaan perguruan tinggi dalam negeri lainnya.

    Lebih lanjut, hasil pengayaan siswa peserta disampaikan dalam Rapor Program Pembinaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 Tahun 2024 pada awal 2025.

    Sedangkan dalam BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 diatur bahwa pada akhir tahapan persiapan, termasuk konseling pendidikan tinggi dan biaya pendaftaran ke universitas luar negeri, penerima beasiswa persiapan seharusnya mendaftarkan diri ke perguruan tinggi luar negeri (PTLN).

    Daftar perguruan tinggi yang bisa dilamar oleh siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 sendiri ditetapkan oleh panitia Beasiswa Indonesia Maju.

    Termasuk di antaranya yaitu tiga universitas terbaik di dunia versi QS World University (WUR) 2025 Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat; Imperial College London, Inggris; dan University of Oxford, Inggris.

    Ishandawi berharap aksi orang tua siswa di kantor Puspresnas tidak dipandang negatif. Ia menyatakan pihaknya mendukung Puspresnas agar melanjutkan program ini sesuai kesepakatan awal siswa penerima beasiswa dan panitia BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, yang diketahui dan diteken orang tua.

    “Kami mendukung Puspresnas, dan saya minta Pemerintah tidak membubarkan Puspresnas, karena ini adalah tempat anak muda yang punya prestasi secara nasional, yang akan menjadi calon generasi emas Indonesia di tahun 2045,” ucapnya pada penyampaian petisi di halaman Kantor Puspresnas.

    “Oleh karena itu, sama-sama kita para orang tua siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (Persiapan S1) Angkatan 4 ini dengan Puspresnas bergandengan, sama-sama agar programnya berjalan sesuai dengan harapan kita, bahwa anak-anak disiapkan secara mental, secara karakter, dan secara skill, bahasa Inggris maupun SAT-nya untuk bisa mendaftar ke perguruan tinggi di luar negeri.

    Sekretaris Puspresnas Nancy Rahmawati mewakili Kepala Puspresnas menerima petisi orang tua siswa. Ia mengatakan pihaknya mengagendakan pertemuan selanjutnya dengan orang tua siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 pada Jumat (22/11/2024).

    “Mereka menyampaikan petisi untuk melanjutkan BIM 4 yang saat ini masih tertunda,” ucapnya.

    “Kelanjutannya nanti ada pertemuan lagi selanjutnya, mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk anak-anak semua. Pertemuannya hari Jumat besok. Ibu Kepala nanti menemui Bapak-Ibu Jumat nanti, sudah kita jadwalkan,” imbuhnya.

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek Dibuka, Cek Syaratnya di Sini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka pendaftaran beasiswa Pre-doctoral Course Program (PDCP) untuk dosen di lingkungan kementeriannya sampai 22 November 2024. Dosen peserta akan menjalani pelatihan intensif maksimal 2 bulan di Chung Yuan Christian University, Taiwan untuk persiapan kuliah jenjang doktor bidang sains, teknologi dan teknik di luar negeri.

    Dikutip dari panduan resminya, dosen pre-doctoral di antaranya mempelajari academic writing, peningkatan kualitas proposal riset doktoral, dan bahasa Inggris akademik. Peserta juga kan menjalani matchmaking dengan calon promotor, termasuk diskusi dan peninjauan proposal riset, dan pengenalan fasilitas riset kampus luar negeri.

    Lebih lanjut, dosen penerima beasiswa pre-doctoral akan belajar skill komunikasi dan akulturasi, keterampilan riset hingga pembelajaran lintas budaya, poster akademik draf proposal doktoral, dan lain-lain. Dikutip dari pengumuman Kemendiktisaintek dan panduan resminya, berikut syarat, komponen beasiswa, dan bidang riset yang dibuka.


    Syarat Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku.
    • Paspor dengan tanggal habis berlaku di atas Agustus 2025.
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
    • Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).
    • Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
    • Sudah lulus S2, dibuktikan dengan ijazah magister.
    • Lulusan S2 luar negeri harus menyertakan SK penyetaraan ijazah yang diterbitkan oleh Ditjen Diktiristek
    • Tidak sedang menjalani studi (ongoing) S3.
    • Belum pernah ikut program doktor.
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP 560, TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
    • CV dalam bahasa Inggris yang menunjukkan rekam jejak riset.
    • Surat izin mengikuti program dari pemimpin instansi asal sesuai format.
    • Personal statement dalam bahasa Inggris sesuai format.
    • Proposal penelitian S3 dengan salah satu topik yang disyaratkan, ditulis dalam bahasa Inggris.
    • Surat pernyataan pendaftar beasiswa PCP sesuai format.
    • Surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah.
    • Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa (double funding).

    Syarat Bidang Riset

    Fisika

    • Optical spectroscopy, defects in semiconductors, 2D materials, dan optoelectronic devices terkait
    • Magnetism, surface science, experimental physics
    • Molecular Beam Epitaxy, MBE Compound
    • Material dan perangkat semikonduktor
    • Material 2-D (MoS2, Graphene), Magnetism (MOKE, KerrMicscope)

    Kimia

    • Carbohydrate chemistry, penemuan obat

    Electronic Engineering

    • Nanomaterial dua dimensi (2D), perangkat nano-photoelectric,nano-optics, near-field optics, raman spectroscopy, complex oxides, dan nanomaterial terkait karbon
    • Research and consulting experience on unique projects
    • Epitaxial growth of semiconductor technology; optical, electrical and structural analysis of thin film; packaging for optoelectronic devices
    • Material 2D, nanoelectronics, spintronics, perangkat kuantum

    Electrical Engineering

    • Computer network system and architecture, network microprocessor, FPGA system design, software-defined network, high-speed network traffic analysis and measurement, smart grid information beserta communication system and network security

    Mechanical Engineering

    • Sistem opto-mekatronik, DSP biosignal, analisis big data

    Komponen Beasiswa Pre-Doctoral Kemendiktisaintek

    • Biaya pendidikan
    • Biaya hidup
    • Biaya asuransi kesehatan
    • Biaya aplikasi visa
    • Biaya keadaan darurat
    • Tiket pergi-pulang (PP) daerah domisili-bandara terdekat kampus tujuan

    Informasi pendaftaran beasiswa pre-doctoral Kemendiktisaintek lebih lanjut bisa diakses dengan klik di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa DJITU 2025 Dibuka buat Mahasiswi & Camaba Perempuan, Gap Year Bisa Daftar!


    Jakarta

    Yayasan Khouw Kalbe membuka pendaftaran beasiswa DJITU 2025 bagi mahasiswa dan calon mahasiswa D3, D4, dan S1 perempuan. Masa pendaftaran ditutup pada 10 Desember 2024.

    Beasiswa DJITU 2025 merupakan beasiswa kuliah bagi pelajar perempuan dengan keterbatasan sosial-ekonomi dan tetapi berpotensi besar menjadi agen perubahan. Pelamar juga harus berkemauan kuat untuk menjalani pendidikan tinggi.

    Alumni beasiswa DJITU diharapkan dapat mengembangkan diri sesuai potensi masing-masing dan membawa perubahan positif di daerah asalnya. Mereka diharapkan memiliki karakter disiplin, jujur, inovatif, tanggung jawab, dan unggul (DJITU) dan dapat berdaya, berkarya, dan berbagi.


    Komponen Beasiswa DJITU 2025

    • Dana pendidikan: Maksimal Rp 10 juta per semester sampai lulus D3/D4/S1
    • Dana Penunjang Pengembangan Kapasitas: Rp 1,2 juta per semester
    • Pembekalan program pengembangan kapasitas dan karakter
    • Mentoring saat transisi perkuliahan serta persiapan karir

    Syarat Beasiswa DJITU 2025

    Dikutip dari laman resminya, berikut syarat beasiswa kuliah DJITU 2025:

    • Perempuan
    • Warga Negara Indonesia
    • Usia 17 – 22 tahun
    • Berasal dari 21 daerah target, dibuktikan dengan KTP/KK
    • Belum menikah
    • Merupakan siswi SMA/SMK/sederajat kelas 3, gap year maksimal 3 tahun dari kelulusan, atau mahasiswi aktif maksimal semester 1
    • Nilai rapor sekolah menengah dengan minimal rata-rata per semester 80
    • Memiliki jiwa kepemimpinan dan keinginan besar untuk berkontribusi pada daerah asal, dibuktikan dengan partisipasi organisasi
    • Melengkapi formulir pendaftaran online yang disertakan persyaratan administrasi

    Syarat Dokumen

    • Formulir pendaftaran
    • Hasil scan KTP
    • Hasil scan KK
    • Pas foto 4×6 cm
    • Hasil scan rapor SMA/SMK/sederajat kelas 10-11 bagi siswa aktif atau 10-12 bagi siswa gap year atau mahasiswa aktif
    • Surat keterangan mahasiswa aktif dan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi pendidikan masing-masing bagi mahasiswa, contoh bisa dicek di https://bit.ly/SuratKeteranganMahasiswa-DJITU2025
    • Esai tulis tangan minimal 250 kata pada 1 halaman kertas A4 yang menjawab “Bagaimana kamu menjawab tantangan kondisi di daerahmu yang sesuai bidang keilmuan yang jadi potensi dan cita-cita masa depanmu? Tulis rencana dan langkah yang sudah, sedang, dan akan kamu lakukan dengan rinci.”

    Syarat Bidang Studi

    • Agrikultur
    • Bisnis dan ekonomi
    • Kesehatan
    • Sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM)
    • Keguruan pendidikan STEM

    Syarat Daerah

    Pelamar harus berasal dari salah satu daerah di bawah ini:

    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Utara
    • Bali
    • NTT
    • NTB
    • Sulawesi Utara
    • Gorontalo
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Tenggara
    • Sulawesi Barat
    • Maluku
    • Maluku Utara
    • Papua
    • Papua Barat
    • Papua Barat Daya
    • Papua Selatan
    • Papua Tengah
    • Papua Pegunungan

    Jadwal Beasiswa DJITU 2025

    • Pendaftaran: 10 November-10 Desember 2024
    • Seleksi administrasi: 15 Desember 2024-12 Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 15 Januari 2025
    • Tes akademik: 25 Januari 2025
    • Pengumuman tes akademik: 11 Februari 2025
    • Tes wawancara: 15 Februari-30 Maret 2025
    • Pengumuman hasil tes wawancara: 9 April 2025
    • Pertemuan induksi: 12 April 2024
    • Proses onboarding: 13 April-23 Mei 2025
    • Orientasi: 1 Juni 2025

    Informasi pendaftaran Beasiswa DJITU 2025 bisa diakses lebih lanjut dengan klik DI SINI https://www.yayasankhouwkalbe.org/djitu-reguler/djitu-2025/ . Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 8 Beasiswa ke Luar Negeri yang Tak Wajib Pulang, Ada Korea hingga Negara di Eropa



    Jakarta

    Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Keuangan merupakan salah satu beasiswa yang sangat diminati di Indonesia. Beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi para penerima untuk menempuh pendidikan S2 dan S3 secara gratis, baik di dalam maupun luar negeri.

    Hanya saja dalam persyaratannya, LPDP mewajibkan adanya kontribusi alumni atau kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh alumni setelah lulus studi.

    Alumni yang telah menyelesaikan studi wajib berkontribusi dan berada secara fisik di Indonesia, sekurang-kurangnya dua kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1) secara berturut-turut.


    Namun baru-baru ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro memberikan pernyataan bahwa alumni beasiswa LPDP tidak wajib kembali ke Indonesia.

    Sebenarnya kamu yang punya impian melanjutkan studi ke luar negeri tapi khawatir dengan syarat harus kembali ke Indonesia setelah lulus tak perlu bergantung pada beasiswa LPDP.

    Nyatanya, ada banyak beasiswa yang tidak mengharuskan penerimanya untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi. Beasiswa apa saja yang memberikan kebebasan ini? Simak informasi lengkapnya di artikel ini!

    9 Beasiswa Tak Wajib Pulang ke Indonesia

    1. Türkiye Burslari Scholarship

    Beasiswa Türkiye Burslari adalah beasiswa yang ditawarkan oleh presidency for Turks Abroad and related Communities (YTB) untuk program pendidikan mulai dari S1, S2, S3, penelitian hingga kursus bahasa Turki.

    Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, serta penempatan di universitas Turki. Beasiswa ini bekerja sama dengan berbagai institusi, seperti YÖK hingga Kementerian Luar Negeri Turki dan telah memberangkatkan ribuan mahasiswa dari 178 negara di seluruh dunia.

    Link laman Beasiswa Türkiye Burslari di sini.

    2. Global Korean Scholarship (GKS)

    Global Korean Scholarship (GKS) yang sebelumnya dikenal dengan nama Korea Global Scholarship (KGSP) adalah beasiswa penuh yang diberikan oleh NIIED (National Institute for International Education) yang merupakan sebuah lembaga di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan.

    Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di Korea, mulai dari program D2 (Associate Degree), S1, S2, hingga S3.

    Syarat Pendaftaran GKS

    • Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.
    • Berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1).
    • Pelamar harus berusia dibawah 40 tahun pada saat masuk untuk jenjang S2 dan S3.
    • Pelamar harus telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal pada tingkat dasar, menengah, atas (S1) pada tanggal kedatangan.
    • Pelamar memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir.
    • Telah memiliki gelar Sarjana atau Magister pada tanggal kedatangan (S2 dan S3)
    • Pelamar yang sebelumnya pernah mengikuti program sarjana, magister, atau program doktor di Korea tidak dapat mendaftar untuk program ini. Namun, mantan sarjana KGSP atau saat ini yang memiliki nilai keseluruhan 90% atau lebih dan telah mencapai TOPIK level 5 atau lebih tinggi dapat mendaftar kembali ke program ini sekali melalui jalur kedutaan atau universitas.

    3. Ministry of Education (MoE) Taiwan

    Ministry of Education (MoE) Taiwan adalah program beasiswa dari Pemerintah Republik China (ROC) Taiwan yang tersedia selama 4 tahun untuk program sarjana, 2 tahun untuk program magister, dan 4 tahun untuk program doktor. Jika ingin mengajukan beasiswa ini, pelamar harus mengirimkan aplikasi ke misi luar negeri Republik of China (ROC) dan mendaftar secara terpisah ke universitas atau perguruan tinggi di Taiwan.

    4. SISGP Swedia

    Swedia Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP) adalah program beasiswa penuh yang disediakan oleh pemerintah Swedia bagi mahasiswa internasional yang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan Magister (S2) di universitas-universitas terkemuka di Swedia.

    Syarat Pendaftaran:

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Sudah mendaftar dan sudah diterima di salah satu universitas
    • Bukti pengalaman kerja minimal 3.000 jam dari maksimal tiga organisasi/perusahaan
    • CV maksimal 3 halaman
    • Surat referensi sesuai format SI dari dua orang berbeda, salah satunya harus dari atasan tempat bekerja
    • Salinan paspor
    • Motivation letter (diisi di formulir aplikasi)

    5. MEXT Scholarship

    MEXT Scholarship atau Monbukagakusho adalah program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Jepang untuk mendukung mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di universitas-universitas di Jepang. Beasiswa ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Seni, dan Teknologi (Monbukagakusho).

    Syarat Pendaftaran

    • Maksimal berusia 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990)
    • lulusan D4/ S1/ S2
    • Memilih bidang studi yang sama dengan jenjang pendidikan sebelumnya
    • IPK akhir jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3.2
    • Memiliki salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang dengan skor minimal;
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum menguasai bahasa Jepang
    • Selain itu, pelamar juga diwajibkan memenuhi persyaratan akademik yang tercantum dalam dokumen resmi.

    Informasi selengkapnya di sini.

    6. Stipendium Hungariucum Scholarship

    Beasiswa Stipendium Hungaricum adalah program beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah Hungaria bagi mahasiswa internasional berprestasi untuk melanjutkan studi di Hungaria. Program yang dimulai pada tahun 2013 ini diawasi oleh Kementerian Luar Negeri dan perdagangan yang dikelola oleh Tempus Public Foundation.

    Saat ini, beasiswa Stipendium Hungaricum telah bekerjasama dengan lebih dari 90 negara di lima benua, termasuk Indonesia. Setiap tahun, Pemerintah Hungaria menawarkan sekitar 800 beasiswa penuh untuk berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari S1, S2, S3, hingga kuliah paruh waktu.

    7. Erasmus Mundus Scholarship

    Beasiswa Erasmus Mundus yang dikenal juga dengan Erasmus+, adalah program pendanaan dari uni Eropa yang mendukung kegiatan pendidikan, pelatihan, kepemudaan, dan olahraga di institusi pendidikan Eropa.

    Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan studi pascasarjana di berbagai universitas di Eropa. Indonesia sendiri masuk dalam sepuluh besar negara penerima beasiswa ini.

    8. MFA Scholarship

    Ministry of Foreign Affairs Scholarships for non-EU citizens adalah program beasiswa pemerintah Rumania yang ditawarkan oleh Kementerian Luar Negeri kepada warga negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa ini terbuka untuk program studi di berbagai bidang, kecuali kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi.

    (pal/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5