Tag: kuliner gading serpong

  • Nasi Rames Kekinian Lauk Cumi dan Oseng Sapi ala Shani Amelia


    Jakarta

    Mau makan nasi rames di tempat Instagramable? Mampir saja ke Rameshan milik selebgram Shani Amelia. Pilihan lauknya aneka masakan rumahan yang nikmat. Coba yuk!

    Banyak konten kreator dan selebgram kini memilih berbisnis kuliner. Salah satunya Shani Amelia yang terkenal kocak dan heboh dalam setiap unggahan kontennya.

    Pada Oktober 2023, ia meluncurkan gerai nasi rames pertamanya yang dinamai Rameshan. Nama tersebut merupakan gabungan kata ‘Rames’ yang menjadi menu utama jualannya dan ‘Shan’ yaitu panggilan Shani Amelia.


    Bisnis ini didirikan Shani bersama Nikmat Group yang sebelumnya sudah mendirikan Kopi Lain Hati, Street Boba, Gildak, Traffic Bun, Waroeng Pak Muh, hingga Rameyan. Gerai pertama Rameshan ada di Gading Serpong.

    Dalam wawancara saat ‘grand opening’ Rameshan, Shani mengatakan punya restoran memang mimpinya. Ia juga suka masak makanan rumahan, terutama ketika masa pandemi Covid-19.

    Hal itu membuat Shani tak segan menerima pinangan kerja sama dari Nikmat Group. Selama 1,5 tahun mereka mematangkan konsep Rameshan yang kini punya gerai di 7 lokasi.

    Detail Informasi (Rameshan)
    Nama Tempat Makan Rameshan
    Alamat Ruko Sorrento Junction, No. 15Jl. Ir. Sukarno, Gading Serpong, Serpong, Tangerang
    Instagram rameshan.id
    Jam Operasional 10.00-22.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 15.000
    Tipe Kuliner nasi rames kekinian
    Fasilitas
    • Tempat makan indoor yang nyaman dan Instagramable

    Nasi rames kekinian Rp 15 ribu

    Rameshan: Nasi Rames Kekinian Lauk Cumi hingga Oseng Sapi ala Shani AmeliaGerai Rameshan di Gading Serpong. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    detikfood mampir ke gerai pertama Rameshan di Gading Serpong (31/1/2024). Interiornya khas anak muda dan kekinian dengan dominasi warna pink dan hijau.

    Rameshan juga menyediakan area santap nyaman dan spot foto yang Instagramable. Lalu untuk pesan menu bisa dari tiap meja menggunakan ‘barcode’ dan makanan pun siap diantar.

    Rameshan menyediakan nasi rames mulai dari Rp 15 ribu. Menu itu adalah Nasi Telur Brekele yang terdiri dari nasi putih, telur dadar khas Rameshan yang garing gurih, sambal Rameshan, dan kremesan.

    Lauk lainnya termasuk oseng cumi pedas, cumi cabe ijo, kulit ayam, ayam goreng, oseng sapi, bebek goreng bumbu hitam, hingga lidah goreng. Harga termahal nasi rames di sini sekitar Rp 45 ribu.

    Ciri khas nasi rames ala Rameshan

    Rameshan: Nasi Rames Kekinian Lauk Cumi hingga Oseng Sapi ala Shani AmeliaRameshan menawarkan nasi rames kekinian mulai dari Rp 15 ribu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Lauk yang tersedia di sini memang beragam, tapi Rameshan tidak memajangnya. Mereka bakal menyiapkan semua pesanan di dapur.

    Penyajian nasi rames di sini punya ciri khas yaitu tetap memakai daun pisang layaknya nasi rames tradisional. Untuk makan di tempat, lembaran daun pisang bakal mengalasi alas makan bambu.

    Sementara ketika dibawa pulang, daun pisang juga membalut kertas nasi rames ini. Saat kami mampir, terlihat pesanan via aplikasi ojek online juga ramai.

    Ciri khas lain adalah penggunaan sambal Rameshan dan kremesan. Dua condiment ini melengkapi nikmatnya racikan nasi rames dengan lauk apapun.

    Cita rasa nasi rames ala Rameshan ada di halaman selanjutnya.

    Nasi rames lauk oseng sapi dan cumi yang jadi andalan

    Rameshan: Nasi Rames Kekinian Lauk Cumi hingga Oseng Sapi ala Shani AmeliaLauk oseng sapi jadi salah satu andalan Rameshan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Pegawai Rameshan di Gading Serpong merekomendasikan 2 nasi rames andalan di sini. Pertama, Nasi Oseng Sapi Rameshan (Rp 33.000) yang terdiri dari nasi putih, olahan daging dan lemak sapi yang dioseng, sambal, kremesan, dan mentimun.

    Oseng sapi terlihat berwarna cokelat pekat. Balutan bumbunya royal menyelimuti tiap potongan daging dan lemak sapi. Sensasi gurih manis dan agak pedas langsung tercecap begitu lauk ini masuk ke mulut. Rasanya nikmat mirip oseng mercon, tapi dengan kepedasan yang lebih lembut.

    Tekstur daging sapinya sangat empuk dan mudah dimakan karena sudah dipotong kecil-kecil. Untuk bagian lemak menghadirkan tekstur juicy yang ‘pecah’ dan lumer di mulut!

    Paling enak memang melahapnya dengan nasi putih yang hangat dan pulen di sini. Ditambah kremesan yang gurih garing dan sambal bawang yang nikmat dengan rasa pedas cukup kuat. Mantap!

    Rameshan: Nasi Rames Kekinian Lauk Cumi hingga Oseng Sapi ala Shani AmeliaNasi Cumi Ceria menawarkan cumi balado sebagai lauk utama. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Nasi Cumi Ceria plus bumbu beblek (Rp 33 ribu) juga bikin kami terpana. Nasi rames diberi lauk cumi asin balado khas Rameshan. Porsi cuminya terbilang cukup sepadan untuk harga tersebut.

    Cumi asinnya bertekstur kenyal lembut dan memiliki rasa asin yang tidak terlalu kuat. Balutan bumbu baladonya hadir di tiap potongan cumi asin ini sehingga menambah kenikmatan.

    Rasa pedasnya tak terlalu menonjok sehingga nyaman untuk dimakan berkali-kali tanpa minum! Untuk tambahan bumbu beblek ternyata mirip bumbu hitam khas bebek Madura dengan rasa gurih berempah yang lembut.

    Nasi Goyang Lidah Telur yang juara

    Rameshan: Nasi Rames Kekinian Lauk Cumi hingga Oseng Sapi ala Shani AmeliaPaduan lidah goreng sapi dan telur balado dalam menu Nasi Goyang Lidah Telur. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    detikfood juga mencoba salah satu menu termahal di Rameshan untuk tahu keistimewaannya. Nasi Goyang Lidah Telur dibanderol Rp 47 ribu. Isinya ada lidah sapi serundeng khas Rameshan dan telur balado.

    Potongan lidah sapi gorengnya cukup tebal dan bertekstur lembut. Rasanya sudah gurih karena dibumbui sebelum digoreng. Semakin nikmat dengan balutan serundeng yang agak manis.

    Sebagai pemuas dahaga, di Rameshan ada minuman es teh aneka rasa seharga Rp 10 ribu saja per gelas. Rasa pandan dan blackcurrant yang kami pesan terasa manis segar dan cocok jadi pendamping nasi rames!

    Oh ya, kalau ke Rameshan, kamu juga dapat membeli lauk nasi rames ini dalam hitungan porsi. Cocok untuk dijadikan stok lauk di rumah.

    Selain di Gading Serpong, lokasi Rameshan ada di Green Lake City, Citra 8 Sunset Avenue, Jababeka Cikarang, Rawamangun, Golf Island PIK, dan Pluit Kencana. Gerai ini sudah mengantongi sertifikat halal sehingga muslim tidak perlu ragu bersantap.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong


    Jakarta

    Gading Serpong surganya kuliner kekinian yang modern. Salah satunya resto Fun & Mean yang tawarkan menu makanan gaya Hong Kong yang enak.

    Kulineran di Gading Serpong, Tangerang, memang tidak ada habisnya. Setiap bulannya selalu ada tempat makan hingga kuliner baru yang muncul di sana. Salah satunya yang cukup anyar di Gading Serpong ada restoran Fun & Mean.

    Berbeda dengan restoran lainnya, restoran Fun & Mean mengusung konsep restoran kekinian dengan makanan ‘comfort food’ ala Hong Kong yang dibuat secara homemade.


    Mulai dari menu andalannya Roasted Chicken Claypot Rice, Gong Zai Mein, Milk Tea hingga camilan Wan Chai Squid yang enak dan gurih.

    Berikut beberapa menu ala Hong Kong yang bisa dicoba di restoran Fun & Mean.

    Detail Informasi Fun & Mean
    Nama Tempat Makan Fun & Mean
    Alamat Ruko South Goldfinch blok SGE 20Gading Serpong, Tangerang.
    Instagram @fun_n_mean
    Jam Operasional 10.00 – 22.00 (Senin libur)
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Hong Kong Styled Dinner
    Fasilitas

    1. Restoran dengan Konsep Penuh Warna

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Meski baru terhitung baru beberapa bulan dibuka, tapi restoran Fun & Mean cukup menarik perhatian karena warna hingga interior restoran yang mencolok. Meski restorannya tak cukup luas tapi tempat duduknya cukup nyaman, lengkap dengan hiasan bergaya pop-culture Hong Kong.

    Untuk menu makanannya sendiri di Fun & Mean fokus menyajikan makanan bergaya Hong Kong. Makanan-makanan ini biasanya ditemukan di kedai sarapan hingga restoran tradisional yang ada di Hong Kong.

    Mulai dari aneka pilihan claypot rice yang disediakan dengan aneka topping mulai dari telur pindang, ayam panggang hingga lelehan keju. Kemudian ada sajian mie kuah dengan telur setengah matang ala Hong Kong yang dikenal dengan nama Gong Zai Mein. Kisaran harganya cukup terjangkau dari Rp 30.000 saja.

    2. Roasted Chicken Claypot Rice

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Hidangan claypot rice menjadi makanan utama dan andalan yang ditawarkan di Fun & Mean. Paling favorit ada menu Roasted Chicken Claypot Rice (Rp 40.000). Disajikan di atas claypot bowl keramik yang masih panas.

    Menu ini dilengkapi dengan potongan daging ayam panggang, kemudian ada telur dengan kuah manis ala Hong Kong. Serta nasi claypot yang sudah dibumbui dengan kecap manis, kecap ikan, sedikit gula dan bumbu lainnya.

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Di suapan pertama, tekstur nasi claypot ini sangat lembut dan semua sausnya meresap hingga ke bagian bawah nasi. Meski tampak lembek, tapi tekstur nasi tak mudah hancur dan masih enak dimakan.

    Begitu juga dengan potongan ayam panggangnya yang rasanya manis gurih serta dagingnya yang juicy. Jika claypot ala China atau Singapura rasanya lebih ke gurih, kalau claypot rice ala Hong Kong memang dominan manis. Oh ya, porsinya yang padat membuat menu ini cocok dipesan jika sedang lapar.

    3. Gong Zai Mein

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Jika Jepang punya ramen, Hong Kong terkenal dengan sajian mie rebusnya yang jadi menu comfort food untuk sarapan hingga makan siang di sana. Menu ini bisa dicoba di Fun & Mean dengan nama Gong Zai Mein (Rp 32.00).

    Gong Zai Mein merupakan menu sarapan di Hong Kong yang diolah dari mie instan kuah rasa ayam, kemudian disajikan dengan irisan daging goreng dan telur. Sederhana tapi tetap enak. Konsep inilah yang ingin dihadirkan di Fun & Mean.

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Seporsi Gong Zai Mein tampil sederhana dengan topping telur mata sapi setengah matang, serta irisan daging tipis yang digoreng garing. Rasa kuah kaldunya cukup ringan tapi tetap terasa gurih dari racikan bumbu yang pas. Begitu juga tekstur kematangan mie yang kenyal dan tak terlalu lembek. Kombinasi rasa telur, daging dan mie berhasil menciptakan rasa nyaman di setiap suapanya.

    4. Wan Chai Squid dan Milk Tea

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Puas menyantap hidangan utama di Fun & Mean, ada menu makanan lainnya yang lebih ringan dan cocok untuk ngemil. Salah satunya ada Wan Chai Squid (Rp 38.000), camilan cumi goreng tepung yang dibaluri dengan bumbu BBQ yang pedas.

    Jajanan ini cukup populer di Hong Kong, rasa tepungnya mirip seperti jajanan XXL Crispy Chicken di Taiwan. Bedanya tekstur Wan Chai Squid ini lebih kenyal karena menggunakan potongan cumi segar.

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Selain itu ada juga camilan French Fries (Rp 25.000) yang bisa dipilih tingkat kepedasannya sesuai selera. Di pilihan menu minuman di sini menyediakan Milk Tea ala Hong Kong yang rasanya tidak terlalu manis, dan lebih creamy karena tambahan susunya yang royal.

    Selain menu-menu di atas ada menu lainnya yang bisa dipesan seperti mango Yakult, French Toast, Chicken Cultet Claypot Noodle hingga Canton Claypot Rice.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pedas Jontor Oseng Cumi dan Lidah Sapi Hits di Gading Serpong


    Jakarta

    Penggemar makanan pedas, bisa mampir buka puasa di restoran yang berlokasi di Gading Serpong ini. Menu yang ditawarkan berupa oseng pedas cumi hingga lidah sapi.

    Oseng atau tumisan bercita rasa pedas bisa memuaskan selera saat makan. Sebuah restoran di kawasan Gading Serpong, ada yang menawarkan aneka oseng lezat.

    Restoran bernama Raja Oseng sangat hits di Gading Serpong. Aneka oseng lezat bisa dinikmati di sini, mulai dari oseng daging ayam, daging sapi, lidah sapi, cumi, maupun yang campur.


    Penggemar pedas patut mencobanya karena dapat memuaskan selera pedas. Aneka oseng di sini bikin pelanggan sampai nambah nasi, karena sajiannya yang pedas nikmat.

    Rasa Pedas Level 5

    Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Aneka lauk oseng yang ditawarkan oleh Raja Oseng di sini tentunya pedas. Mereka menyediakan level dari 1-5. Level 5 yang paling tinggi dan pedasnya bisa bikin jontor bibir penikmatnya.

    Kasir di sana merekomendasi level 1-2 untuk mereka yang tak begitu menyukai pedas. Kemudian, level 3-5 untuk yang sangat kuat pedas.

    Aneka oseng di sini tak terbuat dari bumbu iris, tapi juga terdapat bumbu halusnya yang ditambahkan irisan cabe rawit. Irisan cabe rawit inilah yang membuat rasanya semakin pedas menyengat.

    Detail Informasi (Raja Osen)
    Nama Tempat Makan Raja Oseng
    Alamat Ruko Aristoteles, No. 23, Jalan Scientia Boulevard, Gading Serpong
    No Telp 081929135790
    Jam Operasional 11.00 – 21.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 15.000 – Rp 40.000-an
    Tipe Kuliner Oseng Pedas
    Fasilitas
    • Ruangan AC
    • Parkiran
    • Tempat makan nyaman

    Oseng Daging, Lidah, dan Cumi Bikin Jontor

    Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Penasaran dengan cita rasa pedasnya, detikFood mencoba 3 varian oseng dari Raja Oseng. Kami memesan menu daging, lidah sapi, hingga cumi. Harganya dibanderol Rp 31.000 – Rp 37.000 per porsi.

    Untuk oseng daging, kami hanya memesan level 2. Kemudian, oseng lidah sapi level 3, dan oseng cumi level 5. Aroma pedas harum semerbak langsung menyeruak ketika sajian itu tiba di meja kami.

    Seporsi oseng daging, lidah, dan cumi itu sudah dilengkapi dengan lalapan mentimun dan kol goreng. Kami pun tinggal memesan nasi putih dengan tambahan lauk tumis kangkung dan seporsi tahu tempe goreng.

    Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Pertama kali, kami mencoba oseng daging sapi level 2. Suapan pertama, rasa pedasnya tak begitu nendang.

    Kami juga masih merasakan sensasi manis gurih dari oseng tersebut. Tekstur dagingnya juga empuk dan potongannya cukup besar.

    Kemudian, beralih ke oseng lidah sapi level 3. Rasa pedasnya terasa semakin naik di lidah kami. Level 3 ini menurut kami semakin menyengat pedas di lidah.

    Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Lidah sapinya sudah diiris tipis dan tak ada aroma lemak yang tajam. Kami sangat menikmati setiap gigitannya, apalagi ditambahkan nasi yang hangat.

    Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Terakhir, oseng cumi level 5 yang rasa pedasnya benar-benar merajam lidah kami. Meski pedas, tapi tetap terasa sedap dan bikin ketagihan. Biji cabe dalam bumbunya sangat melimpah, potongan tomatnya bikin sensasi semakin segar.

    Nasi Oseng Telur Rp 15 Ribu

    Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Selain menu oseng pedas, ada juga menu nasi telur yang harganya terjangkau. Nasi telur ini juga ditambahkan bumbu oseng pedasnya dengan level 1-5. Harga seporsinya hanya Rp 15.000.

    Menu nasi telur ini juga sudah komplet dengan kol goreng dan lalapan mentimun. Hanya menggunakan telur ceplok saja rasanya sudah menggugah selera.

    Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5Raja Oseng, restoran di Gading Serpong yang menawarkan aneka oseng pedas dari level 1-5 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Nasi telur oseng Rp 15.000-an ini cocok sekali dinikmati saat tanggal tua. Karena, dengan harga yang murah tetap bisa makan enak.

    Kamu bisa mengunjungi Raja Oseng ini di Ruko Aristoteles, No. 23, Jalan Scientia Boulevard, Gading Serpong. Tempat ini juga bisa kamu nikmati untuk buka puasa, bisa memesan level pedas yang sedang saja.

    Raja Oseng

    Ruko Aristoteles, No. 23,
    Jalan Scientia Boulevard, Gading Serpong
    Jam operasional: 11.00 – 21.00 WIB
    No. Telp: 081929135790

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pain Suisse hingga Croissant Bayam Enak di Bakery Mungil Estetik


    Jakarta

    Selain sourdough, beberapa artisan bakery juga terkenal dengan pastrynya. Seperti Milled Artisan Bakery yang menawarkan pain suisse hingga croissant enak.

    Produk roti yang ditawarkan oleh artisan bakery beragam. Tidak hanya roti sourdough, brioche, atau focaccia, sejumlah bakery artisan juga lebih fokus pada pastry.

    Di Jakarta, bakery yang menawarkan aneka pastry memang sudah banyak tersebar. Namun, untuk bakery artisan yang proses pembuatannya masih alami dan manual, tampaknya masih bisa dihitung jari.


    Salah satu bakery artisan dengan pastry enak, Milled Artisan Bakery. Gerainya ada di Modernland, Palmerah, Gading Serpong, dan terbaru akan buka di The Barn BSD.

    1. Bakery sekaligus kafe nyaman

    Milled Artisan BakeryMilled Artisan Bakery punya area outdoor dan indoor dengan kapasitas tidak begitu banyak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Milled Artisan Bakery di Gading Serpong berokasi di Maggiore Square, Jl. Spring Boulevard. Bakerynya menempati ruko dengan penanda papan nama hitam bertuliskan ‘Milled’

    Area santapnya tak terlalu besar sehingga saat sedang ramai, bagian dalamnya terasa sempit dan pengunjung harus sabar menunggu meja kosong.

    Mereka punya dua area makan, outdoor dan indoor yang diisi dengan kurang lebih 5 meja dan beberapa kursi.

    Gerainya punya konsep ala industrial minimalis, dengan elemen kayu yang memberi kesan hangat. Dindingnya yang diberi aksen batu bata serta perpaduan warna interior antara taupe, cokelat, dan krem pun membuat kafe ini cerah dan nyaman.

    Di sini, aneka pastry menggiurkan tersusun rapi di etalase kaca. Tidak hanya pastry, di sisi dekat pintu juga ada etalase berisi aneka roti-rotian.

    Adapun area open kitchen untuk proses pemanggangan dan pembuatan pastry yang bisa diintip oleh pengunjung.

    2. Pilihan pastry hingga roti sourdough

    Milled Artisan BakeryRoti dan pastry yang dtawarkan Milled Artisan Bakery sangat banyak dan lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Milled Artisan Bakery tidak hanya menawarkan pastry, tetapi juga ada roti bun, bagel, pretzel, dan roti sourdough. Namun, saat kami datang, varian roti-rotinya tidak banyak yang tersedia.

    Variasi menu paling komplet dengan stok yang masih banyak justru ada pada pastry mereka. Jika dilihat dari etalase kaca, kurang lebih ada 20 jenis produk, termasuk pastry dan roti-rotian.

    Pastry yang ditawarkan punya jenis dan varian rasa beragam. Mulai dari yang manis, seperti Choc Hazelnut Pain Suisse hingga Twice Baked Pistachio Croissant. Untuk pastry gurih, mereka punya variasi croissant Spinach and Cheese, Spicy Tuna Melt, sampai Smoked Beef Cheese.

    Menu-menu standar seperti Butter Croissant atau Almond Pain Au Choc juga tersedia di sini.

    Harga pastrynya dibanderol sekitar Rp 18.000 sampai Rp 37.000 per buah.

    Stok pastry atau rotinya juga tidak akan selalu ada. Beberapa variasi bisa jadi lebih duluan habis karena banyak yang peminat. Jika benar-benar habis, tidak akan ada restock di jam-jam lain.

    Oleh karena itu, lebih baik datang lebih awal ketika persediaan pastry dan roti masih lengkap dan fresh.

    Gerai di Gading Serpong ini buka setiap hari pukul 08.00 – 20.00 WIB.

    Kenikmatan aneka pastry manis dan gurih dari artisan bakery ini dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Gurih renyah croissant bayam dan smoked beef

    Milled Artisan BakeryCroissant bayam keju nya tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Meskipun variasi pastry manisnya lebih banyak, tetapi mata kami justru awalnya tertuju pada variasi croissant gurih mereka.

    Kami memesan varian Spinach & Cheese (Rp 28.000) dan Smoked Beef and Cheese (Rp 25.000) yang punya bentuk berbeda.

    Untuk variasi Spinach and Cheese, bentuknya mirip seperti cronut (croissant donut) dengan bagian tengah diisi campuran bayam dan keju. Tekstur croissantnya sangat renyah dan agak flaky, tetapi tidak kering. Ketika digigit, bagian dalamnya masih terasa lembut.

    Cukup mudah membelah adonan croissant ini dengan pisau. Setelah dibelah, langsung terlihat bagian dalam croissant dipenuhi dengan topping bayam keju, dan campuran krim.

    Rasa asli dari sayuran bayamnya agak tertutup oleh tambahan keju dan krim yang dominan gurih asin. Namun, perpaduan rasanya sangat nikmat jika dimakan secara keseluruhan bersama dengan croissantnya.

    Milled Artisan BakeryCroissant smoked beef dengan kejunya enak, tetapi kurang spesial. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Croissant Smoked Beef and Cheese punya bentuk seperti croissant pada umumnya, menyerupai bulan sabit. Ukurannya tidak begitu panjang tapi terlihat tebal.

    Taburan biji wijen dapat terlihat pada bagian atas croissant ini. Ketika dibelah, barulah terlihat gulungan smoked beef beserta keju.

    Isian topping smoked beef dan kejunya tidak begitu banyak. Kamu harus menggigit agak dalam untuk menemukannya. Rasanya dominan gurih dari keju dan ada sentuhan sedikit pedas lada.

    Croissant ini punya tekstur yang sama-sama renyah dan lembut. Namun, ketika dibelah, tekstur croissant nya mengempis dan tidak begitu terlihat lapisan-lapisan yang berbentuk seperti honeycomb.

    4. Pain suisse hingga croissant pistachio yang jadi andalan

    Milled Artisan BakeryTerdapat pain suisse yang menjadi pastry manis andalan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Varian paling ‘best seller’, yaitu Choc Hazelnut Pain Suisse (Rp 25.000) dan Twice Baked Pistachio (Rp 37.000).

    Choc Hazelnut Pain Suisse merupakan pastry berbentuk persegi panjang dengan lapisan luar renyah dan garing, dan bagian dalam yang lembut.

    Pastry ini mengeluarkan aroma butter yang harum. Bagian dalamnya diisi pasta chocolate hazelnut yang lumer ditambah pastry cream lembut.

    Tampaknya variasi ini memang cocok di lidah banyak orang. Rasanya klasik, sederhana, tetapi enak. Perpaduan antara cokelat, cream dan butter dari adonannya menyatu sempurna dan memiliki rasa yang seimbang.

    Milled Artisan BakeryPilihan yang tidak begitu manis bisa pesan croissant pistachio ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Twice Baked Pistachio juga patut dicoba. Bagian atas croissant dipenuhi remahan kacang pistachio berwarna cokelat hijau.

    Croissantnya memang terlihat punya kulit yang agak cokelat gelap, tetapi tenang saja, tidak ada bagian yang terasa gosong.

    Ketika dibelah, bagian dalamnya terlihat dipenuhi selai pistachio yang kental.

    Kamu akan merasakan perpaduan rasa manis legit dari selai pistachio dan rasa sedikit gurih dengan sentuhan smokey dari taburan kacang pistachio di atasnya.

    Rasa ‘nutty’ dari kacangnya juga sangat ringan, sehingga masih bisa dinikmati oleh pelanggan yang tidak terlalu suka rasa kacang.

    5. Lychee Berry dan Rum Regal Latte sebagai penyegar

    Milled Artisan BakeryMinuman menyegarkan tidak boleh dilewatkan sebagai penghilang dahaga. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sehabis makan croissant, kamu bisa menyegarkan tenggorokan dengan menikmati berbagai macam minuman. Pilihan minumannya, mulai dari coffee, non coffee, artisan tea, hingga ice tea.

    Lychee Berry Refresher (Rp 32.000) sangat menarik. Minuman pink ini punya rasa manis sedikit asam yang datang dari selai berrynya. Adapun topping jelly dengan rasa lychee yang menciptakan tambahan tekstur pada minuman.

    Kalau mau kopi, bisa pesan menu Rum Regal Latte (Rp 30.000). Racikan kopi espresso dengan susu ini ditambah dengan sirup rum yang manis.

    Namun, rasa manisnya hanya terasa di awal sesapan saja. Ketika sudah diaduk rata, rasanya dominan pahit dari kopi. Ada juga remahan topping biskuit Regal yang menambah kenikmatan minuman ini.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kopitiam Riau di Gading Serpong yang Punya Mie Anambas Sedap


    Jakarta

    Selain kopitiam Medan, di Gading Serpong ada kopitiam yang menyajikan menu khas Kepulauan Riau. Mulai dari mie Anambas hingga laksa sedap berempah jadi menu andalan.

    Budaya sarapan di kopitiam masih melekat di orang Indonesia sehingga kopitiam-kopitiam masih eksis, mulai dari kopitiam legendaris hingga kopitiam bergaya modern.

    Mencari kopitiam yang enak di sekitaran Jakarta pun tidaklah sulit. Salah satunya bisa ditemui di kawasan Gading Serpong. Di kawasan ini terdapat sejumlah kopitiam yang bisa dipilih.


    Jika bosan dengan kopitiam Medan dan ingin mencicipi citarasa baru, kamu bisa mampir ke kopitiam Nyonya Molek. Tidak seperti kopitiam pada umumnya, mereka punya menu yang lebih bervariasi.

    Pilihan makanannya pun berfokus pada hidangan khas Kepulauan Riau, seperti mie Anambas, mie sagu, hingga nasi dagang. Tenang saja, menu-menu seperti kaya butter toast, teh tarik, hingga kopi tarik tetap bisa ditemui di kopitiam ini.

    Berikut beberapa menu rekomendasi yang wajib dicoba!

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Nyonya Molek
    Alamat Ruko South Goldfinch SGC/36, The Springs, Summarecon, Tangerang 15332
    Instagram @nyonyamolek.id
    Jam Operasional 07.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 14.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Kopitiam
    Fasilitas
    • Ruangan indoor AC
    • Ruangan outdoor
    • Tempat Parkir
    • Toilet

    1. Kopitiam bergaya modern yang nyaman

    Nyonya MolekSeperti ini suasana kopitiam Nyonya Molek di Gading Serpong. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nyonya Molek yang baru buka satu bulan ini menawarkan suasana nyaman. Konsep kopitiamnya dibuat lebih modern dengan perpaduan warna ruangan antara hijau, cokelat, dan abu-abu muda yang cerah.

    Dilengkapi dengan kursi dan meja berbahan kayu dan rotan, yang bisa diduduki kurang lebih 40 pax. Kopitiam ini juga punya area indoor yang dilengkapi pendingin udara maupun area outdoor untuk pelanggan yang ingin merokok.

    Adapun area open kitchen yang dijadikan tempat untuk meracik pesanan teh atau kopi tarik.

    Meskipun baru satu bulan buka, tetapi kopitiam ini sudah ramai dikunjungi. Pilihan menu yang beragam membuat kopitiam ini cocok menjadi tujuan untuk sarapan atau makan siang.

    2. Mie Anambas topping salei yang pedas smokey

    Nyonya MolekMie Anambas menjadi salah satu menu andalan di kopitiam ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu yang ditawarkan kopitiam di sini cukup berbeda dari kopitiam pada umumnya. Nyonya Molek menawarkan hidangan khas Kepulauan Riau, salah satunya mie Anambas.

    Di tempat asalnya, mie ini sebenarnya disebut mie Tarempa dari Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau. Mie ini biasa dimasak dengan bumbu khas, mulai dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, kecap manis, kecap asin, gula merah, dan merica. Disajikan dengan suwiran ikan tongkol, telur, tauge, dan acar.

    Namun, mie Anambas yang ditawarkan kopitiam ini punya topping lebih beragam, mulai dari ayam, ikan salai, hingga seafood. Di kopitiam ini mie Anambas juga bisa dimasak goreng atau siram (dengan kuah nyemek). Tingkat kepedasannya juga bisa dipilih mau biasa atau pedas.

    Kami mencoba topping paling favorit yaitu Mie Anambas Salai (Rp 36.000) yang disiram kuah dan pedas. Tampilannya sudah menggugah selera dengan kuah merah pekat yang menggiurkan.

    Sepiring mie Anambas di tempat ini terdiri dari mie keriting yang agak lebar, irisan sawi, potongan ikan tuna asap, dan kerupuk. Disiram dengan kuah merah yang cukup kental.

    Kuah siramnya punya cita rasa pedas yang dominan dari lada dan campuran saus sambal. Dimakan dengan mie yang kenyal dan topping tuna asap semakin nikmat.

    Tampaknya mereka menggunakan ikan tuna yang diasap cukup lama sehingga tidak amis dan memunculkan aroma smoky yang kuat. Aroma smoky itu pun membuat citarasa mie Anambas ini semakin unik.

    Citarasa laksa hingga es teh tarik bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Laksa komplet yang gurih creamy

    Laksa ini punya topping komplet dengan kuah gurih creamy.Laksa ini punya topping komplet dengan kuah gurih creamy. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain mie Anambas, menu Laksa (Rp 45.000) di sini juga bisa dicoba. Semangkuknya terdiri dari mie beras, udang, bakso ikan, telur, dan tahu.

    Jika warna kuah laksa biasanya kemerah-merahan, warna laksa di tempat ini justru kuning muda dan teksturnya sangat kental. Ketika diseruput, ada sentuhan rasa gurih santan yang dominan.

    Salah satu hal yang membuat kami terkejut adalah mie berasnya. Mie nya punya bentuk mirip seperti udon yang ukurannya lebih kecil dan tipis. Ketika dikunyah, teksturnya sangat kenyal. Sensasinya agak mirip seperti mengunyah mie karet.

    Komposisi dari setiap toppingnya cukup banyak sehingga memuaskan. Sayangnya, karena topping tahu pong habis, kami diberi topping tahu putih. Meskipun begitu, tahu putihnya tetap nikmat dimakan dengan kuah laksa karena lembut dan tidak asam sama sekali.

    4. Nasi dagang tuna yang tidak kalah enak

    Nyonya MolekNasi Dagang bisa menjadi pilihan jika tidak ingin yang terlalu mengenyangkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu nasi dagang juga bisa menjadi pilihan jika tidak ingin terlalu kenyang. Di tempat asalnya, nasi ini sering menjadi pilihan sarapan karena sederhana Nasi khas kepulauan Riau ini juga dibungkus dengan daun pisang dan punya porsi yang kecil, seperti nasi kucing.

    Umumnya disajikan dengan topping tongkol, bilis, atau tamban. Namun, di kopitiam ini pilihannya hanya dua yaitu Nasi Dagang Teri dan Nasi Dagang Tuna.

    Kami mencoba Nasi Dagang Tuna yang dilengkapi dengan sedikit potongan ikan tuna berbumbu dan telur rebus. Nasinya punya tekstur yang agak pera dengan aroma dan rasa gurih santan yang dominan.

    Disajikan dengan potongan ikan tuna yang rasanya masih agak amis dan dagingnya cukup kering. Namun, bisa diakali dengan dimakan bersama nasi dan bumbu yang agak pedas berempah.

    5. Kaya butter toast dan teh tarik nikmat

    Nyonya MolekPilihan menu sarapan yang pas yaitu Kaya Butter Toast ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Jika ingin makan yang lebih ringan lagi bisa pesan Kaya Butter Toast (Rp 24.000). Terdiri dari potongan roti panggang yang diisi dengan selai kaya dan potongan butter lumer.

    Rotinya garing, tetapi masih lembut. Isian selai srikayanya menambah rasa manis legit pada roti ini. Namun, tetap ada sentuhan rasa gurih dari butternya.

    Sebagai pelengkap, jangan lupa memesan es teh tarik dan es kopi tarik yang dibanderol dengan harga Rp 24.000 per gelas.

    Proses penyajian kopi dan teh tarik ini menarik perhatian kami karena kami bisa melihat sendiri ketika pelayan meracik dan menarik teh dan kopi itu. Menurut salah satu pegawai, mereka menggunakan teh dan kopi yang sudah diracik oleh pemilik.

    Nyonya MolekJangan lupa memesan es teh tarik dan kopi tariknya yang manis segar. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bubuk teh dan kopi ini diseduh dengan air panas, lalu ditarik sampai berbusa. Barulah disajikan di gelas bening.

    Teh tariknya punya aroma teh yang wangi dengan rasa yang cukup manis. Sepertinya akan lebih nikmat jika gula atau susunya dikurangi.

    Untuk kopi tariknya punya rasa dan aroma kopi tubruk yang kuat, tetapi seimbang dengan rasa manisnya.

    Meskipun belum memiliki sertifikasi halal, tetapi menu makanan dan minuman di sini tidak mengandung daging atau minyak babi. Buka setiap hari mulai pukul 07.00 sampai 22.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kafe Dessert Ini Punya Kakigori Thai Tea dan Matcha Toast Legit Enak


    Jakarta

    Kafe dessert kekinian banyak ditemukan di Gading Serpong. Salah satunya ada Furawa yang menawarkan kakigori dan roti panggang dengan aneka olesan.

    Kuliner Gading Serpong kerap menjadi perbincangan hangat, karena sangat menarik dan banyak yang lezat. Tak hanya restoran Nusantara, tapi juga ada kafe dengan konsep kekinian.

    Salah satu yang menarik perhatian adalah Furawa Cafe. Kafe ini menawarkan ragam dessert yang ditata cantik dengan beragam pilihan yang menarik perhatian.


    Populer Sejak 2022

    Furawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigoriFurawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigori Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Furawa Cafe bukan terbilang kafe baru di kawasan Gading Serpong. Sudah ada sejak 2022 dan sampai saat ini masih ramai di kalangan pencinta dessert.

    Konsep interior kafe ini ala Jepang dengan hiasan beberapa ornamen cantik, seperti bunga sakura, wallpaper bunga-bunga, dan lainnya. Pilihan dessert yang ditawarkan juga banyak yang menarik.

    Furawa menawarkan ragam dessert yang populer di banyak kafe di Jepang. Mereka juga mengikuti tren dessert yang sedang berkembang.

    Detail Informasi (Furawa Cafe)
    Nama Tempat Makan Furawa Cafe
    Alamat Ruko Maddison Grande Blok J NO. 28, Gading Serpong, Tangerang
    No Telp 0812-1163-9118
    Jam Operasional 09.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Mulai dari Rp 40.000
    Tipe Kuliner Dessert
    Fasilitas

    Menu Furawa Cafe

    Furawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigoriFurawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigori Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu andalan mereka adalah kakigori dan poured tiramisu. Keduanya tampil cantik dengan hiasan ala dessert kekinian. Menariknya lagi ada kreasi es batu berbentuk Teddy Bear dari minuman yang dibekukan.

    Menu lain yang tak kalah menarik ada ragam toast dengan topping kekinian. Kamu juga bisa menemukan variasi es kopi, mille crepe, hingga sajian yang gurih seperti rice bowl dan yakitori.

    Kakigori Thai Tea yang Manis Legit

    Furawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigoriFurawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigori Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kakigori adalah kreasi es serut asal Jepang yang populer. Apalagi ketika musim panas tiba, karena kakigori dapat memberikan kesegaran serta obat dahaga.

    Dulunya, kakigori disajikan dengan cairan manis dari jenis tanaman merambat yaitu hydrangea dan ivy. Namun, kini kreasinya semakin banyak terbuat dari es batu serut dengan siraman sirup buah aneka rasa.

    Furawa Cafe juga diketahui menyajikan ragam kakigori. Varian yang ditawarkan ada Thai tea, stroberi, mango, latte, Oreo peppermint, hingga uji matcha.

    detikFood tertarik dengan kakigori Thai Tea (Rp 60.000). Seporsinya sangat besar dan tampilannya menarik perhatian dengan disajikan bersama boba dan susu.

    Pertama, kamu harus menuangkan susu ke atas kakigori Thai tea, kemudian tambahkan boba ke atasnya. Setelah itu, barulah mengaduknya.

    Kamu bisa menikmati kakigori Thai tea itu saat teksturnya masih berupa es serut. Rasa manisnya pas dengan sentuhan agak pahit dari tehnya.

    Saat di sendok di bagian dalam kamu akan menemukan potongan roti dan jelly. Jadi, ketika es serut itu meleleh sensasinya seperti menyantap dessert ala Hong Kong.

    Bear Bath yang lucu hingga Matcha Toast Legit

    Furawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigoriFurawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigori Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Selain kakigori, kami juga mencoba varian minuman dari menu Furawa Bear Bath, yaitu Rose Suika Bear Bath (Rp 40.000). Untuk temannya, kami memesan Azuki Matcha Red Bean Toast.

    Rose Suika Bear Bath, sebenarnya sajian minuman ini adalah kreasi teh dengan campuran sirup rose dan buah semangka. Sajiannya super menggemaskan dengan es batu berbentuk Teddy Bear mungil.

    Cairan sirup rose itu disajikan terpisah, jadi ketika ingin menikmatinya harus dituangkan ke atas wadah berbentuk bath up. Wadah inilah yang membuat sajian minuman ini tampak lucu.

    Furawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigoriFurawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigori Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Jadi, seperti sedang memandikan Teddy Bear. Menu ini sangat menarik perhatian pelanggan anak-anak. Namun, menyoal rasa sebenarnya biasa saja.

    Untuk Azuki Matcha Red Bean Toas disajikan hangat. Rotinya menggunakan shokupan, jenis roti tawar asal Jepang yang tebal, empuk dan lembut.

    Roti dipanggang seperti biasa, kemudian diberikan topping krim matcha yang manis pahit. Tak hanya itu saja, tapi ada topping es krim vanilla dan kacang merah atau ogura.

    Rotinya benar-benar lembut, jadi semakin enak disuap dengan krim matcha dan es krim vanilla yang manis dengan sensasi renyah dari kacang merahnya. Penggemar matcha patut mencobanya.

    Kalau sedang berada di Gading Serpong dan ingin menikmati dessert, kamu bisa mengunjungi Furawa Cafe yang menggemaskan ini ya!

    Furawa Cafe

    Ruko Maddison Grande Blok J NO. 28,
    Gading Serpong, Tangerang
    Jam operasional: 09.00 – 22.00 WIB
    No. Telp: 0812-1163-9118
    Instagram @furawacafe

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Smokey Sedap! Iga dan Ayam yang Diasap 2 Jam dalam Tong


    Jakarta

    Berbagai makanan Nusantara yang diolah dengan cara diasap dapat ditemukan di restoran ini. Menu-menunya diasap selama 1-2 jam hingga menghasilkan sensasi smokey yang bikin nagih.

    Gading Serpong menjadi salah satu kawasan yang dipenuhi beragam kuliner. Di sini kamu bisa menemukan restoran menu Barat, coffee shop, dessert cafe, sampai restoran khas Nusantara.

    Jika ingin menikmati hidangan Nusantara, coba mampir ke Dapoer Asap. Mereka menawarkan sejumlah olahan iga, ayam, ikan, sampai udang yang dapat diolah dengan cara digoreng maupun diasap.


    Namun, olahan paling spesialnya adalah diasap. Hasilnya, aroma dan rasa smokey sedap dengan bumbu-bumbu lebih meresap sampai ke dalam bahan makanan.

    Restorannya menempati bangunan ruko dua lantai, bisa disambangi oleh lebih dari 50 pengunjung. Namun, jika ingin makan bersama keluarga besar, bisa duduk di lantai dua yang punya area lebih luas.

    Dapoer AsapArea makan lantai dua di restoran Dapoer Asap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Semua area makannya juga full indoor dan ber-AC, sehingga pelanggan lebih nyaman menikmati hidangan di tempat ini.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Dapoer Asap
    Alamat Jl. Ir. Sukarno No.28, Gading, Kec. Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten 15810
    Instagram @dapoerasap.gs
    Jam Operasional 11.00 – 21.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 5.000 – Rp 58.000
    Tipe Kuliner Hidangan Nusantara
    Fasilitas
    • Ruangan indoor AC
    • Tempat Parkir
    • Toilet

    1. Proses pengasapan selama 2 jam dalam tong

    Dapoer AsapLauk pauk di sini melalui proses pengasapan di dalam tong besar seperti ini selama 1-2 jam. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau ke sini jangan lewatkan menu asap yang spesial. Beberapa menu yang bisa diolah dengan cara diasap adalah ayam gurih, ayam madu, iga, lele, nila, hingga udang. Aneka lauk pauk itu akan diasap di dalam tong besar berwarna hitam. Prosesnya kurang lebih 1 sampai 2 jam dengan suhu tinggi.

    Setiap harinya mereka akan melakukan proses pengasapan selama 3 kali. Pertama pada pagi hari, kedua sebelum makan siang, dan ketiga pada sore hari.

    Proses pengasapan dalam tong besar ini pun berhasil membuat citarasa smokey pada bahan makanan lebih keluar dan bumbunya meresap sampai ke dalam.

    2. Iga Asap yang smokey berempah

    Dapoer AsapSalah satu menu andalan di Dapoer Asap yaitu Iga Asapnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau puas dan komplet, bisa pesan menu paket. Rata-rata semua lauk pauknya bisa dipesan dalam bentuk paket, yang sudah lengkap dengan nasi, tahu dan tempe goreng, lalapan, dan sambal. Sambalnya juga bisa pilih antara sambal bawang, sambal terasi, atau sambal hijau.

    Salah satu menu yang jadi andalan di restoran ini yaitu iga asap. Kami memesan Paket Iga Asap (Rp 58,182).

    Setelah menunggu kurang lebih 30 menit, pesanan iga asap ini datang dengan tampilan yang sangat menggugah selera. Tentu aroma smokey dari proses pengasapannya juga langsung tercium.

    Ada tiga potong iga lumayan besar. Daging iganya tebal dan punya potongan tulang kecil. Daging iga itu sebenarnya juga sudah terlepas sendiri dari tulangnya.

    Tidak butuh tenaga besar untuk menggigit atau merobek daging iga ini karena teksturnya sangat lembut. Bumbunya tidak sekadar kecap saja, tetapi kami juga merasakan bumbu rempah lainnya, seperti lengkuas dan ketumbar. Bumbu ini meresap ke dalam daging iga. Sentuhan aroma smokeynya juga membuat iga asap ini semakin sedap.

    Dimakan begitu saja sudah enak, tetapi kalau butuh sentuhan rasa pedas, bisa dicocol ke sambal. Kami memilih sambal terasi sebagai pendamping iga asap.

    Aroma terasinya tidak begitu kuat, tetapi cocok dipadukan dengan iga asap ini. Rasa pedasnya juga menurut kami pas, dengan sedikit sentuhan rasa manis gurih.

    Kelezatan ayam madu asap hingga lauk pelengkap lain bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Ayam madu asap sayang dilewatkan

    Dapoer AsapBisa pesan Ayam Madu Asap yang tidak kalah enak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain paket iga, kami juga memesan menu andalan lainnya, berupa Paket Ayam Asap Madu (Rp 34,545).

    Satu paketnya juga sama, terdiri dari nasi, tahu tempe goreng, lalapan, dan sambal. Namun, kali ini kami memilih sambal bawang sebagai pelengkap.

    Potongan ayamnya bisa dipilih, dada atau paha. Kami memilih potongan paha atas yang punya ukuran cukup besar. Lapisan madu yang mengkilap bisa terlihat di bagian kulit ayamnya.

    Daging ayamnya juga sangat lembut dan punya rasa manis madu yang sedap. Bumbunya juga meresap sampai ke dalam daging ayam, dan tentu ada sentuhan aroma smokeynya. Meskipun memang aroma smokeynya tidak sekuat yang ada di iga.

    Ayam asap madu yang manis smokey ini ternyata cocok dipadukan dengan sambal bawang. Bagi yang tidak suka pedas perlu hati-hati saat mencocol ke sambal karena rasa pedasnya jauh lebih kuat daripada sambal terasi. Rasa sambalnya juga dominan gurih.

    4. Pelengkap kulit goreng dan telur dadar crispy

    Dapoer AsapKulit krispy berbumbu ini cocok menjadi pelengkap yang pas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Adapun beberapa menu pelengkap yang bisa dipesan, diantaranya; Kulit Goreng Bumbu (Rp 16,364), Telur Barendo (Rp 16,364), dan Cah Kangkung (Rp 11,818).

    Terdapat beberapa potong kulit goreng yang disajikan di dalam piring kecil beralaskan daun pisang. Kulit gorengnya menurut kami unik, karena punya tekstur renyah tetapi dalamnya sangat kenyal.

    Bumbunya juga tidak hanya gurih asin, tetapi kami bisa merasakan rempah-rempahan lengkuas yang cukup kuat sehingga ada sentuhan rasa sedikit pedas.

    Untuk telur barendo tidak begitu renyah, tetapi dalamnya ada campuran daun bawang dan cabai merah yang membuat rasanya lebih enak.

    Dapoer AsapTelur barendonya juga bisa dipesan sebagai lauk pendamping. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Makan aneka lauk seperti ini menurut kami sangat pas dipadukan dengan sayuran cah kangkung. Di sela-sela makan makanan yang berbumbu dan agak berminyak, mulut bisa dinetralkan dengan cah kangkungnya yang gurih ringan dan menyegarkan.

    Jika mencari ‘comfort food’ dengan menu hidangan Nusantara di Gading Serpong, bisa mampir ke restoran Dapoer Asap. Restoran ini buka setiap hari, pukul 11.00 – 21.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada 20 Racikan Jamu Tradisional di Kafe Jamu Ryu Kintaro


    Jakarta

    Menikmati jamu enak dan berkhasiat kini bisa di kafe kekinian dan nyaman milik Ryu Kintaro. Namanya Tjap Nyonya Kaya yang punya racikan jamu mulai dari Rp 15.000!

    Jamu adalah minuman rempah tradisional Indonesia yang mulai mendunia karena keunikan rasa dan khasiatnya. Biasanya jamu dinikmati dari penjual jamu gendong atau kios-kios sederhana.

    Namun, kini kamu bisa minum jamu layaknya menikmati minuman kekinian di kafe dengan suasana nyaman dan tampilan minuman estetik. Konsep inilah yang ditawarkan Tjap Nyonya Kaya di Ruko Maggiore Grande, Gading Serpong.


    Bangunannya berupa ruko dengan interior serba cokelat dan hijau yang memberi kesan hangat. Saat masuk, pengunjung langsung disambut semerbak aroma harum rempah dan herba yang merupakan bahan alami pembuatan jamu.

    Detail Informasi (Tjap Nyonya Kaya)
    Nama Tempat Makan Tjap Nyonya Kaya
    Alamat Ruko Maggiore Grande, Jl. Springs Boulevard No.61 Blok H, Cihuni, Gading Serpong
    Instagram tjapnyonyakaya
    Jam Operasional 08.00-21.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 15.000
    Tipe Kuliner jamu
    Fasilitas
    • area makan di tempat
    • tersedia di aplikasi ojek online

    Bisnis milik YouTuber cilik Ryu Kintaro

    Tjap Nyonya Kaya milik Ryu Kintaro di Gading Serpong.Tjap Nyonya Kaya milik Ryu Kintaro di Gading Serpong. Foto: Instagram ryu_kintaro

    Tjap Nyonya Kaya merupakan usaha kuliner yang baru dirintis oleh Ryu Kintaro. YouTuber cilik berusia 9 tahun ini belakangan viral karena sudah berpenghasilan Rp 1 miliar dari hasil menjadi konten kreator!

    Annisa, salah satu staf Tjap Nyonya Kaya berbincang bersama detikfood (18/2/2025). Ia mengungkap Tjap Nyonya Kaya merupakan bisnis kuliner pertama Ryu yang memakai modalnya sendiri, bukan dari orang tuanya seperti ketika dia jualan susu segar di mobil mewah Lexus.

    Bukan tanpa alasan Ryu pilih jualan jamu. Sejak kecil ia memang terbiasa minum meminumnya. “Aktivitas Ryu itu sangat padat. Di sekolah, les Mandarin, les Matematika, dan banyak lainnya.”

    Belum lagi aktivitasnya sebagai konten kreator. Akhirnya orang tuanya rutin memberikan jamu pada Ryu. Namun awalnya dia tidak suka karena pahit.

    “Jadi dari situ terpikir bikin ramuan jamu yang tidak pahit. Modalnya benar-benar dari tabungannya,” kata Annisa. Akhirnya Tjap Nyonya Kaya resmi berdiri sekitar Oktober 2024.

    Racikan jamu hangat dan dingin mulai Rp 15.000

    Tjap Nyonya KayaArea pemesanan dan bersantap di lantai 1 Tjap Nyonya Kaya. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Di Tjap Nyonya Kaya, kamu bisa langsung pilih menu jamu favorit atau menyesuaikan kondisi kesehatan. Sebab menu jamu di sini juga disesuaikan dengan kondisi penyakit yang umum dialami orang-orang.

    Misalnya jamu untuk sakit perut dengan keluhan gerd, maag, mual, perut kembung, atau perut tidak nyaman. Atau jamu khusus pegal linu, sendi sakit, dan otot kaku.

    Masalah masuk angin, kulit, badan capek, datang bulan pada perempuan, hingga stamina loyo pada laki-laki, juga bisa diatasi dengan racikan jamu. Jika bingung, pengunjung pun boleh ‘konsultasi’ dulu dengan pegawai Tjap Nyonya Kaya.

    Uniknya, di sini jamu tak hanya ditawarkan sebagai minuman hangat berkhasiat, tapi juga minuman dingin menyegarkan. Diberi sentuhan kekinian lewat cara penyajian dan tambahan topping seperti puding kunyit dan nata de coco.

    20 pilihan racikan jamu

    Tjap Nyonya KayaAneka irisan rempah yang siap ditumbuk untuk bahan pembuatan jamu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Di Tjap Nyonya Kaya, ada sekitar 20 racikan jamu. Beberapa di antaranya sudah familiar, seperti Ramuan Kunyit, Ramuan Kencur, Ramuan Jahe, Banyu Alang, Banyu Secang, hingga Banyu Jahe Merah.

    Ada juga Kopi Jahe, Pria Sejati, STMJ, dan Putri Ayu. Mayoritas minuman tersebut tersedia untuk pilihan panas atau dingin.

    Untuk meracik jamu, irisan jahe, kunyit, dan serai sudah disiapkan. Bisa ditumbuk di lumpang sesuai kebutuhan. Begitu juga dengan air jahe, air kunyit, dan air kencur yang sudah dipanaskan di teko dan siap dituang.

    Ada juga wadah-wadah berisi rempah, seperti kapulaga, kayu manis, dan jinten. Semuanya bakal diracik pegawai menggunakan takarannya.

    Baca halaman selanjutnya untuk tahu cita rasa jamu di Tjap Nyonya Kaya.

    Badan hangat minum Banyu Jahe Merah dan STMJ

    Tjap Nyonya KayaSTMJ (kiri) dan Banyu Jahe Merah (kanan) yang menghangatkan badan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Untuk meningkatkan stamina, kami pilih 2 jamu hangat yang jadi favorit di sini. Banyu Jahe Merah (Rp 17.000) dan STMJ (Rp 19.000) yang disajikan di gelas French press dengan irisan rempah masih bisa ditekan untuk mengeluarkan sarinya.

    Banyu Jahe Merah diracik dari air jahe merah, kapulaga, gula aren, dan serai. Saat pertama disesap, langsung tercium aroma kapulaga yang cukup kuat.

    Sensasi hangat turut mengalir dari tenggorokan menuju perut karena jahe merah yang digunakan banyak. Cita rasanya dominan pedas khas jahe merah dan manisnya pas meski kami minta gulanya normal, bukan ‘less sugar’.

    Menariknya, minuman ini langsung memberi sensasi segar ke badan. Karena kami benar-benar langsung bersendawa setelah menyeruputnya.

    Untuk STMJ diracik dari susu, telur, madu, dan jahe. Jamu ini menawarkan rasa rempah yang lebih lembut. Cita rasanya dominan manis creamy karena tambahan susu dan madu.

    STMJ cocok untuk kamu yang tak ingin minuman terlalu ‘berempah’, tapi tetap memiliki khasiat sehat. Minum STMJ diyakini bisa atasi gejala flu, mual, dan masuk angin.

    Kembang Telang dan Ramuan Kencur Kekinian

    Tjap Nyonya KayaRamuan Kencur (kiri) dan Kembang Telang (kanan) untuk minuman jamu menyegarkan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Tampilan jamu dingin di Tjap Nyonya Kaya layaknya minuman kekinian di kafe. Kami mencicipi Kembang Telang (Rp 17.000) plus Puding Kunyit (Rp 3.000) dan Ramuan Kencur (Rp 15.000) plus Nata De Coco (Rp 3.000).

    Kembang Telang diracik dari air kembang telang, gula buah (fruktosa) dari singkong, dan air lemon. Menghasilkan warna ungu yang cantik. Rasa minuman ini seperti es teh pada umumnya, tapi dengan jejak manis dan asam yang lembut.

    Tambahan puding kunyit yang irisannya kecil-kecil memberi sensasi kenyal saat diseruput. Rasa kunyitnya ada, tapi sangat tipis sehingga tak mengganggu.

    Untuk Ramuan Kencur dibuat dari air kencur dan air jahe sebagai bahan utamanya. Rasa rempahnya lebih ringan, terlebih sudah tercampur es batu. Jamu dingin ini rupanya enak dimakan bersama nata de coco.

    Ngemil pisang hingga tahu goreng

    Tjap Nyonya KayaMinum jamu di sini bisa sambil ngemil enak. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Selain jamu, Tjap Nyonya Kaya tawarkan camilan yang rata-rata digoreng. Namun, tenang saja karena mereka mengolahnya dengan ‘air fryer’ sehingga lebih minim kalori.

    Kami mencicipi Pisang Goreng Madu (Rp 9.000), Singkong Goreng Mentega (Rp 9.000), Tahu Goreng Susu (Rp 9.000) yang tengah tersedia.

    Pisang goreng madu bukan seperti yang pada umumnya dengan warna dominan hitam, melainkan pisang goreng biasa. Dibalut tepung agak tebal dengan rasa manis asam yang enak.

    Untuk Singkong Goreng Mentega wajib dipesan karena teksturnya pulen, lembut, dan tanpa rasa pahit. Kalau tahunya juga enak karena gurih sedikit pedas dengan isian sayuran.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Lezatnya Ayam Afrika Viral di Gading Serpong yang Diantre 1 Jam!


    Jakarta

    Ayam Afrika yang gurih berempah dengan cocolan saus hijau hingga sambal bisa dicoba di sini. Bahkan, cita rasanya disebut-sebut autentik seperti di Paris!

    Ayam Afrika merupakan hidangan ayam utuh yang diolesi bumbu berempah, seperti thyme, oregano, basil, bawang putih, lalu dipanggang dalam oven. Biasanya disajikan dengan saus spesial dan pisang bakar.

    Meskipun namanya ada unsur negara ‘Afrika,’ tetapi ayam ini justru lebih populer di Paris, Prancis. Pertama kali ditawarkan oleh restoran Malibu di kawasan Montorgueil. Restoran tersebut menawarkan menu ayam Afrika yang punya cita rasa familiar di lidah orang Indonesia dan halal. Alhasil tidak sedikit masyarakat Indonesia yang tinggal di Prancis menyukainya.


    Seiring berjalannya waktu, hidangan ayam Afrika menyebar ke Indonesia. Banyak restoran dan penjual online yang menawarkan kelezatan ayam Afrika ini.

    Popularitas ayam Afrika di Indonesia rupanya juga masih bertahan sampai sekarang. Terbukti dari viralnya restoran ayam Afrika bernama Gabon di Gading Serpong. Saking viralnya, pelanggan pun perlu antre dan menunggu berjam-jam sampai bisa menikmati ayam Afrika di restoran ini.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Gabon African Chicken Serpong
    Alamat Ruko Pisa Grande, Blk. L No.2 tahap 2, Curug Sangereng, Kec. Klp. Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810
    No Telp / Instagram 0851-9888-2970 / @gabon,idn
    Jam Operasional Senin – Minggu, 11.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 15.000 – Rp 89.000
    Tipe Kuliner Kuliner Afrika dan western
    Fasilitas
    • Tempat parkir
    • Toilet
    • Ruangan full AC

    1. Viral di Gading Serpong sampai antre 1 jam

    Gabon African ChickenGabon African Chicken termasuk restoran yang viral sehingga bisa antre sampai satu jam. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gabon African Chicken menjadi salah satu restoran viral di Gading Serpong. Saat kami tiba hari Minggu pukul 11.45, sudah banyak pelanggan duduk di area luar restoran untuk menunggu nama mereka dipanggil. Sistemnya seperti restoran pada umumnya. Jika tiga kali nama dipanggil tetapi orangnya tidak ada, maka antriannya gugur.

    Untuk makan di restorannya langsung, detikFood perlu menunggu 24 antrean. Kurang lebih butuh waktu 1 jam sampai nama kami dipanggil.

    Setelah itu, pelanggan bisa pesan mandiri (self-service) di tablet lalu bayar. Barulah pelanggan diarahkan ke meja dan kursi kosong.

    Gabon African Chicken menawarkan menu lumayan beragam. Mulai dari Gabon African Chicken, Arancini Balls, Gabon Special Bread, Potato Fries, Gabon Tilapia, dan dessert spesial. Harganya mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 89.000.

    2. Nuansa elegan ala restoran di Paris

    Gabon African ChickenNuansa restorannya elegan seperti di Paris. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Area makan Gabon African Chicken sebenarnya kecil. Hanya menempati satu ruko dua lantai di Gading Serpong. Tidak heran jika pelanggan perlu antre dan menunggu agak lama untuk makan langsung di tempat.

    Suasana restoran ala Paris dengan perpaduan warna interior klasik, seperti cokelat tua dan krem dihadirkan. Kurang lebih di lantai bawah ada 4 sampai 5 meja yang bisa diisi 2 sampai 4 orang. Sedangkan di lantai atas lebih luas, ada sekitar 6 meja.

    Meskipun kecil, tetapi restoran ini memiliki suasana yang hangat dan elegan. Terlebih karena pencahayaannya sengaja dibuat agak remang-remang dengan lampu kuning.

    Kelezatan ayam Afrika khas Gabon bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kenikmatan Gabon African Chicken dengan 3 saus spesial

    Gabon African ChickenGabon African Chicken menjadi salah satu menu yang wajib dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu yang wajib dicoba, Gabon African Chicken. Tersedia dalam dua pilihan ukuran yang bisa disesuaikan, yaitu half dan quarter (berupa potongan dada atau paha). Semua paket ini sudah dilengkapi dengan nasi putih. Untuk quarter harganya dibanderol sekitar Rp 49.000 sedangkan half dibanderol Rp 89.000.

    Seporsi ayam Afrika juga sudah dilengkapi dengan tiga saus spesial khas Gabon, terdiri dari saus hijau, sambal, dan saus putih. Lalu ada sajian pisang bakar karamel sebagai pendamping.

    Kami pesan Gabon African Chicken berukuran setengah. Disajikan dengan setengah potongan ayam utuh, terdiri dari paha dan dada. Bagian atas ayam sudah dilumuri dengan saus hijau khas ayam Afrika.

    Olesan bumbu rempah Eropa membuat ayam ini punya aroma harum. Tampilannya agak gosong, seperti ayam bakar Indonesia, tetapi matang sempurna. Bagian dalam dagingnya punya tekstur lembut juicy.

    Cita rasanya sangat familiar di lidah, dengan sentuhan rasa gurih berempah yang didominasi lada hitam dan oregano.

    Dimakan begitu saja dengan nasi putih sudah enak, tetapi kalau mau agak berbeda bisa dicocol ke sausnya. Untuk saus hijau punya tekstur creamy. Terdiri dari campuran mayonaise, peterseli, jus lemon, dan rempah lainnya sehingga membuat ayam ini terasa lebih asam segar.

    Gabon African ChickenBisa dicocol ke saus hijaunya yang terdiri dari perpaduan mayonaise dan rempah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk saus putihnya berwarna agak bening dengan rasa cukup unik. Menurut kami rasanya mirip mashed potato atau kentang tumbuk.

    Lalu ada pelengkap saus sambal mirip sambal bawang di sini. Agak berminyak, tetapi rasanya tidak terlalu pedas dan aroma bawangnya juga tidak begitu kuat.

    Gabon African ChickenKalau mau cita rasa ala indonesia, bisa cocol ke saus sambalnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sementara pisangnya punya rasa cenderung manis karamel dengan tekstur yang tidak lembek. Meskipun rasanya manis, karamel smokey, tetapi rupanya cocok dipadukan dengan ayam Afrika yang gurih.

    4. Arancini Balls dan Gabon Special Bread sebagai pelengkap

    Gabon African ChickenArancini Balls bisa dipesan sebagai menu pelengkap yang tak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain menikmati ayam panggang Afrika, di restoran ini pelanggan juga bisa coba menu lain.

    Salah satunya, Arancini Balls (Rp 35.000). Seporsinya terdiri dari 3 buah arancini balls berbentuk bulat dengan saus hijau dan kuning sebagai garnish.

    Sajian ini terbuat dari semacam nasi goreng risotto yang dipadatkan menjadi bentuk bulat dan diisi keju mozarella. Dilapisi dengan tepung barulah digoreng sampai renyah.

    Tekstur luarnya renyah dengan keju mozarella yang lumer di dalam. Rissotonya juga punya tekstur yang creamy, tidak kering dengan cita rasa gurih. Sausnya sendiri menurut kami punya rasa yang cenderung mirip seperti labu dan agak hambar.

    Gabon African ChickenAda juga roti spesial khas Gabon yang bisa jadi camilan pendamping. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gabon Special Bread juga tidak kalah lezat. Berupa roti panggang yang disajikan dengan saus spesial. Meskipun dipanggang, tetapi hanya bagian luarnya saja yang agak renyah, tetapi dalamnya tetap lembut dan empuk.

    Tercium aroma harum mentega dengan sedikit sentuhan rasa gurih bawang putih dan manis di akhir. Bisa dicocol ke saus hijaunya kalau mau mendapat sentuhan rasa yang agak asam segar.

    Untuk menghilangkan dahaga, bisa pesan Infused Water, terdiri dari potongan buah stroberi dan daun mint. Disajikan dalam pitcher besar sehingga untuk sharing.

    Cita rasa dan pengalaman kami di Gabon Fried Chicken cukup memuaskan. Sepadan dengan waktu tunggunya yang lumayan lama. Restoran ini pun bisa menjadi pilihan jika ingin menikmati hidangan ayam Afrika dengan rasa autentik lezat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Nyam! Smash Burger Asal New Zealand yang Laris di Gading Serpong


    Jakarta

    Gerai kaki lima di Gading Serpong ini punya burger spesial asal New Zealand. Dimasak dengan api kayu bakar dan daging yang ditekan, menciptakan tekstur renyah dan rasa gurih nikmat.

    Kuliner di kawasan Gading Serpong memang selalu menarik perhatian. Terbaru ada Bootleg Burger yang menawarkan hidangan burger spesial asal New Zealand atau Selandia Baru.

    Belum satu bulan buka, gerai Bootleg Burger sudah menarik perhatian banyak pelanggan. Meskipun lokasinya di pasar modern Paramount Gading Serpong, tetapi kualitas dan cita rasanya tidak perlu diragukan.


    Bootleg Burger bukan sekadar burger biasa. Dibawa langsung dari Selandia Baru, menggunakan teknik yang sama seperti di negara asalnya yaitu dimasak dengan api kayu bakar terbuka. Dagingnya juga di ‘smash’ atau ditekan sampai pipih hingga menghasilkan tekstur yang garing nikmat.

    1. Dibawa langsung dari New Zealand ke Gading Serpong

    Bootleg Burger Gading SerpongBootleg Burger Gading Serpong dibawa langsung dari New Zealand. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kehadiran Bootleg Burger di Gading Serpong tidak luput dari peran Adey Saputra, selaku pemilik dan pendiri Bootleg Burger Indonesia.

    Gerai burger ini dibangun di New Zealand pada tahun 2021 dengan konsep Cloud Kitchen. Saat itu Adey menjadi manajer di gerai tersebut. Lalu, pria asal Pontianak ini keluar dari perusahaan tersebut.

    Satu tahun sebelum kembali ke Indonesia, ia meminta izin pemilik aslinya untuk membawa brand Bootleg Burger ke sebuah pop up atau pameran pasar malam.

    “Aku bilang Bootleg Burger ini mau semua risiko aku yang tanggung. Dan dia mengizinkan untuk memakai brand-nya, sama semua equipment dia,” jelasnya kepada detikFood (27/05/2025).

    Akhirnya Adey membuka gerai pop up Bootleg Burger di Night Market atau pasar malam selama satu tahun sebelum ia balik ke Indonesia.

    Tantangan baru diambil oleh Adey ketika gerai ini akhirnya ia bawa ke Indonesia. Ia mengaku ingin mencoba peluang baru dan berbeda jika Bootleg Burger dibawa ke Indonesia.

    Bootleg Burgers Indonesia pun didirikan di lokasi yang cukup unik, yaitu area pasar modern Paramount Gading Serpong. Adey mengaku area ini berpeluang besar karena banyak orang lewat dan biaya investasinya juga lebih rendah.

    “Aku pengen punya gerai burger sendiri yang bagus. Tapi kita mau fokus dulu memperkenalkan makanan kita. Kalau memang ada pelanggan dan kita udah yakin, baru kita komitmen buka di ruko,” jelasnya.

    2. Tawarkan smash burger dimasak dengan api kayu bakar

    Bootleg Burger Gading SerpongBootleg Burger merupakan smash burger dimasak pakai api kayu bakar dan dagingnya di smash. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nama ‘Bootleg’ sendiri diambil dari kata ‘bootlegging alkohol’ dimana pada zaman perang, orang-orang suka mencuri alkohol dari satu tempat ke tempat lainnya.

    Kepada detikFood, Adey mengungkap ingin Bootleg Burger ini bisa dibawa ke mana saja. Selain dijual di gerai, Bootleg juga bisa dibawa ke katering, pernikahan, ulang tahun, dan lain sebagainya.

    Konsep masak yang menggunakan peralatan dari besi bongkar pasang memudahkan Bootleg Burger disajikan di mana saja. Tanpa mengandalkan listrik, Bootleg Burger hadir dengan teknik memasak pakai api dari kayu bakar.

    “Itu teknik lama yang sudah mulai ditinggalkan orang. Tapi kita mau membawanya kembali karena hal tersebut adalah hakikat manusia menurut saya,” jelasnya.

    Bootleg Burger Gading SerpongTeknik memasaknya daging patty di smash atau ditekan hingga pipih. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kayu yang dipakai juga khusus. Saat di New Zealand gerai burger ini menggunakan kayu dari pohon eukaliptus. Namun, di Indonesia mereka menggunakan kayu yang lebih mudah ditemukan dan lebih terjangkau yaitu kayu rambutan dan mahoni.

    Burger yang ditawarkan gerai ini kurang lebih mirip seperti burger bergaya Amerika.

    “Sebenernya stylenya kurang lebih sih sama kayak Amerika karena mereka juga terinspirasi. Cuma bedanya itu lebih ke permainan saus dan menyesuaikan lidah orang New Zealand gitu,” pungkas Adesa.

    Kenikmatan smash burger di gerai ini bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Double smash burger yang memuaskan!

    Bootleg Burger Gading SerpongTampilan double smash burger yang jadi andalan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bootleg Burger menawarkan beberapa varian menu, mulai dari Single Smash, Double Smash, Smash Royale, Combo Deals, dan beberapa camilan dan minuman pendamping. Harganya mulai dari Rp 23.000 sampai Rp 69.000.

    detikFood mencicipi menu Double Smash burger yang jadi andalan. Terdiri dari roti bun, double brisket patty, double keju cheddar, saus spesial dan pickles.

    Tampilannya menggiurkan. Rotinya tidak begitu besar dengan isian daging patty smash dan keju yang menggugah selera.

    Sama persis dengan roti burger di New Zealand, Bootleg Burger Indonesia juga menyajikan burger dengan roti bun terbuat dari kentang. Warna bagian dalam rotinya kuning karena mereka juga mencampurkan kunyit ke dalamnya. Meskipun begitu, rasa roti bunnya lebih dominan manis.

    Berpadu sempurna dengan brisket patty yang sudah di smash atau ditekan sampai tipis dalam api kayu bakar panas. Dagingnya juga spesial menggunakan campuran daging Australia brisket dengan Brazilian chuck.

    Saat dimasak, dagingnya hanya diberi tambahan sedikit lada dan garam. Ditekan sampai tipis dan menciptakan tekstur yang lebih renyah.

    Meskipun isiannya sederhana, tetapi cita rasanya memuaskan lidah. Rasanya seimbang antara roti bun yang dominan manis berpadu dengan daging burger yang renyah gurih dan agak beraroma smokey.

    Meskipun ada tambahan keju cheddar tetapi cita rasa gurih asin yang muncul tidak berlebihan. Racikan sausnya tidak begitu memberi sentuhan rasa spesial pada burger ini. Justru pickles atau acarnya yang memberi sentuhan unik asam segar pada burger ini.

    4. Smash royale menjadi pilihan lebih sehat

    Bootleg Burger Gading SerpongSmash Royale bisa dipesan sebagai opsi yang lebih sehat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau yang lebih sehat bisa pesan menu Smash Royale (Rp 48.000). Terdiri dari roti bun, brisket patty, keju cheddar, tambahan selada, tomat, pickles, dan saus.

    Tampilannya terlihat lebih ‘segar’ karena ada sentuhan warna hijau dari seladanya. Meskipun isinya hampir mirip, tetapi cita rasanya cukup berbeda.

    Menurut kami pickles atau acar di burger ini rasa asamnya lebih kuat. Apalagi dikombinasikan dengan tomat yang juga memberi sentuhan rasa asam.

    Daging brisket pattynya tercecap punya rasa gurih yang lebih dominan. Lebih enak jika dimbangi dengan tambahan saus sambal supaya ada sedikit sentuhan pedas.

    5. Kentang goreng dengan madu dan parmesan sebagai pelengkap

    Bootleg Burger Gading SerpongAda kentang goreng dengan madu dan keju parmesan sebagai pelengkap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Makan satu burger di sini sudah pasti mengenyangkan. Namun, kalau mau ada pendamping bisa pesan kentang goreng.

    Ada dua pilihan kentang goreng yaitu Belgium Shoestring Fries (Rp 23.000) dan Honey Parmesan Fries (Rp 28.000).

    Kami memesan keduanya, tetapi Honey Parmesan Fries terasa lebih berkesan. Terdiri dari kentang goreng dipadukan dengan tambahan saus madu dan keju parmesan.

    Kentang gorengnya garing dan tidak kering.Tambahan saus madu yang manis dengan keju parmesan gurih creamy memberi sentuhan rasa sempurna pada kentang goreng tersebut.

    Bootleg Burger yang unik membuat banyak pelanggan tertarik mencobanya. Oleh karena itu kalau datang ke sini lebih baik lebih awal atau reservasi terlebih dahulu.

    Dalam sehari mereka juga punya batasan stok burger yang tidak begitu banyak. Berawal dari menyiapkan 50 buah sehari lalu naik menjadi 65 per hari. Di akhir pekan, Adey mengungkap bisa menyiapkan sampai 70 buah burger dalam sehari.

    “KIta perlahan tetap naikin tapi masih pelan-pelan karena tim-nya juga masih baru. Di F&B ini yang penting konsisten,” ujarnya.

    Jika respon pelanggan baik, tidak menutup kemungkinan kedepannya Bootleg Burger menawarkan varian lain, seperti burger ayam. Bootleg Burger bisa ditemukan di Pasar Modern Paramount KT/167, Jl. Boulevard Raya Gading Serpong, Tangerang. Buka Kamis sampai Selasa pukul 17.00-21.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com