Tag: kuliner jaksel

  • Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di Melawai


    Jakarta

    Menjamurnya kopitiam di kawasan Jakarta Selatan menambah ramai tren kuliner. Seperti Toko Makmur yang lokasinya ‘nyempil’ di dalam Melawai Plaza.

    Melawai Plaza sudah menjadi ikon pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta Selatan. Pertama kali berdiri pada tahun 1983, kini Melawai Plaza tak hanya menawarkan jam tangan atau perhiasan saja.

    Gedung ikonik ini belakangan berubah menjadi pusat kuliner kekinian yang digemari oleh anak-anak Jaksel (Jakarta Selatan). Salah satu tempat makan yang banyak dikunjungi ada Toko Makmur Kopitiam milik Chef Putri Mumpuni.


    Lokasi kopitiam yang satu ini bisa dibilang ‘nyempil’ dan berada di bagian pinggir gedung Melawai Plaza. Meski konsepnya tempat makan humble yang mungil, tapi semua makanan di sini dijamin bikin nagih dan cocok untuk jadi tempat nongkrong seru.

    Detail Informasi Toko Makmur Kopitiam
    Nama Tempat Makan Toko Makmur Kopitiam
    Alamat Melawai Plaza – JL. Melawai Raya No. 13 T-114-B Lt. 1.
    No Telp 0813-8090-0362
    Jam Operasional 12.00 – 23.00 (Senin libur)
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner China Peranakan.
    Fasilitas

    1. Didirikan Oleh Chef Putri Mumpuni

    Toko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di MelawaiToko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di Melawai Foto: detikFood

    Chef Putri Mumpuni terkenal sebagai corporate chef hingga pastry chef ternama yang memiliki banyak pengalaman di dunia kuliner. Sempat bekerja di Amerika, kini Chef Putri Mumpuni membawa sesuatu yang baru dengan membuka usahanya sendiri yaitu Toko Makmur Kopitiam.

    “Makmur itu sebenarnya plesetan dari kata Makan Murah. Semoga dengan nama ini jadi doa yang baik untuk kita semua,” ungkap Chef Putri dalam salah satu sesi wawancaranya (07/02).

    Untuk konsepnya Chef Putri tidak menyebut bahwa tempat makannya ini adalah kopitiam, tapi ia ingin para pengunjung merasa seperti di kopitiam saat makan di Toko Makmur.

    2. Menu Makanan Enak khas China Pernanakan

    Toko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di MelawaiToko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di Melawai Foto: detikFood

    Menurut Chef Putri hampir semua makanan dan minuman yang ada di Toko Makmur merupakan hasil ide dan inspirasinya selama ini. Ia sengaja menonjolkan sisi kulier China Peranakan yang banyak ditemukan di kopitiam Singapura.

    Tujuannya ia ingin pengunjungnya yang kangen dengan suasana makan di Hawker (kaki lima) Singapura, bisa mengobatinya dengan makan di Toko Makmur. Salah satu menu andalannya ada Mie Ayam Pangsit (Rp 30.000).

    Toko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di MelawaiToko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di Melawai Foto: detikFood

    Mie ayam ini dibuat garing seperti mie oriental kebanyakan. Paduan mie keriting dengan kekenyalan yang pas, serta racikan bumbu dan minyak ayamnya yang gurih membuat rasa mie ini semakin enak.

    Tak lupa dengan pangsit rebusnya yang isian daging ayamnya royal dan padat. Rasa gurih dari mie tak lepas dari tambahan taburan bawang putih goreng hingga sambal chili oil-nya yang menggugah selera.

    3. Nasi Lemak Makmur dan Buchin

    Toko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di MelawaiToko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di Melawai Foto: detikFood

    Selain Mie Ayam Pangsit, kalau ke Toko Makmur wajib coba menu favorit lainnya seperti Nasi Lemakmur (Rp 38.000) dan Buchin atau Bubur Chinese (Rp 23.000). Untuk nasi lemak, seporsi hidangan Melayu ini tampil meriah dengan ikan asin, kacang goreng, ayam goreng, telur rebus dan tentu saja sambal ikan bilis yang medok.

    Nasi Lemakmur di Toko Makmur ini memiliki rasa yang gurih dan tidak hambar. Porsi lauknya yang tak pelit menjadi nilai plus bagi yang mau makan kenyang dengan harga terjangkau.

    Toko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di MelawaiToko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di Melawai Foto: detikFood

    Begitu juga dengan Buchin, bubur ayam oriental ala China disajikan dengan cincangan daging ayam bumbu asin. Bubur disajikan dengan pelengkap cakwe goreng dan irisan daun bawang yang segar. Rasa bubur orientalnya tak kalah sedap dari dua menu sebelumnya, cocok untuk dimakan di musim hujan seperti sekarang.

    4. Camilan Kekinian Buat Teman Nongkrong

    Toko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di MelawaiToko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di Melawai Foto: detikFood

    Menu makanan utama di Toko Makmur memang tidak sebanyak restoran lainnya, tapi Chef Putri memang sengaja menambahkan pilihan camilan agar pengunjung betah nongkrong di Kopi Makmur.

    Seperti Kuotie (Rp 25.000), seporsi isi empat dengan pilihan dua saus yang enak. Kuotie di sini diisi dengan ayam cincang dan kucai yang padat dan lumer ketika digigit.

    Toko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di MelawaiToko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di Melawai Foto: detikFood

    Ada juga Caramel Flan (Rp 20.000), puding susu karamel yang kini tengah ngetren di mana-mana. Tekstur pudingnya kenyal dengan saus karamel yang tak terlalu manis tapi tetap legit hingga akhir suapan.

    Toko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di MelawaiToko Makmur : Lezatnya Masakan China Peranakan ala Kopitiam Singapura di Melawai Foto: detikFood

    Sementara untuk minumannya, Chef Putri kembali menghadirkan minuman-minuman familiar yang ada di kopitiam atau kedai minuman di Singapura. Seperti Es Kopi Susu Makmur (Rp 20.000), Badak Float (Rp 28.000) hingga Es Teh Tarik (Rp 20.000).

    Setiap harinya Toko Makmur Kopitiam buka dari jam 12.00 – 23.00, kecuali hari Senin libur. Bagi yang tertarik untuk mampir patokan Toko Makmur ini berada di bagian samping gedung Melawai Plaza.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kelezatan Gelato dan Dessert Homemade Buatan Kafe di Jaksel


    Jakarta

    Di Jakarta Selatan ada kafe dessert baru bernama Nothing Personal. Kafenya memang kecil, tetapi menawarkan pilihan dessert unik, terutama varian gelato homemade-nya.

    Kuliner kaki lima hingga kafe di Jakarta Selatan memang tidak ada habisnya. Setiap bulan, ada saja kafe atau kuliner viral yang hadir di kawasan ini. Seperti kafe Nothing Personal yang belum lama buka, tetapi telah berhasil menarik perhatian banyak orang.

    Nothing PersonalNothing Personal menjadi salah satu kafe dessert baru di Jaksel yang menarik perhatian. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nothing Personal merupakan kafe dengan menu dessert beragam. Tempatnya memang kecil, berada di sebuah bangunan berbentuk rumah.


    Namun, berhasil disulap menjadi kafe yang punya suasana sangat tenang dan nyaman. Dilengkapi dengan ornamen estetik.

    Pilihan dessert yang ditawarkan juga banyak, mulai dari pavlova, bread pudding, hingga berbagai macam varian rasa gelato yang dibuat homemade. Tidak hanya dessert, mereka juga punya sejumlah pilihan kopi.

    Penasaran dengan suasana dan dessert di kafe ini, detikFood menyambanginya (04/06). Kami mencoba beberapa menu dessert dan gelato andalan mereka. Begini rasanya!

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Nothing Personal
    Alamat Jl. Lamandau III No.6, Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12130
    No Telp / Instagram 0821-2339-1735 / @nothingpersonal_______
    Jam Operasional 14.00 – 02.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 45.000 – Rp 65.0000
    Tipe Kuliner Dessert kekinian
    Fasilitas
    • Tempat parkir
    • Area indoor dan ber AC
    • Toilet

    1. Konsep kafe dessert di dalam rumah

    Nothing PersonalBegini tampilan dalam kafe dessert Nothing Personal di Jaksel. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nothing Personal dibangun di dalam bagian rumah yang berada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dari luar mungkin kamu tidak akan begitu sadar kalau di dalam rumah berwarna putih ini ada sebuah kafe.

    Beruntungnya, ada tulisan ‘Nothing Personal’ tertera di kaca rumah tersebut. Sehingga pengunjung bisa segera sadar lokasi kafe ini.

    Saat kami datang sekitar pukul 15.00, area depan rumahnya sudah dipenuhi dengan jajaran mobil. Beruntung, ternyata kami masih bisa mendapat tempat duduk.

    Pengunjung yang datang ke sini juga tidak perlu melakukan reservasi. Ketika sampai, akan ada pelayan mengarahkan pengunjung untuk menempati tempat duduk yang tersedia.

    Nothing PersonalNothing Personal memang punya area kecil, tetapi nyaman dan estetik. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Area kafe yang kecil ini seolah-olah menghadirkan suasana lebih ‘intimate’. Namun, tenang saja karena ada cukup banyak meja dan tempat duduk yang bisa ditempati, kurang lebih ada 20 kursi.

    Kafenya didominasi dengan perpaduan warna putih, merah, dan interior kayu. Di beberapa sudut ada hiasan lampu remang-remang yang membuat suasana kafenya lebih tenang.

    Selain itu ada juga hiasan kerajinan dan keramik yang membuat nuansa kafenya semakin indah.

    2. Ragam gelato homemade dan dessert unik

    Nothing PersonalNothing Personal memiliki berbagai macam dessert dan gelato. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk saat ini, Nothing Personal memang hanya menawarkan dessert. Pilihannya dessertnya ada pavlova, bread pudding, dan olive oil cake yang dibanderol mulai dari Rp 55.000.

    Namun, menu spesial mereka adalah gelatonya. Kurang lebih ada 8 jenis varian rasa gelato yang ditawarkan.

    Varian rasanya terdiri dari, Honey Rosemary Mascarpone, Vanilla Bean Orange Zest, Vanilla Bean, Vanilla Greek Way (olive oil dan sea salt), Black Sesame Earl Grey, strawberry Basil, dan masih banyak lagi.

    Harga setiap scoopnya sekitar Rp 55.000.

    Menariknya, semua gelato yang ditawarkan dibuat homemade. Produksinya pun langsung di dapur belakang kafe tersebut. Namun, karena produksi homemade, tidak semua variasi rasa akan tersedia pada saat pengunjung datang.

    Menurut Agus, perwakilan dari Nothing Personal, butuh waktu kurang lebih 3 sampai 4 jam sampai gelato mereka siap disajikan. Biasanya mereka melakukan produksi di hari pertama buka di minggu tersebut, yaitu hari Selasa.

    Meskipun sudah melakukan produksi dari pagi, tetapi ketika kafe buka pada pukul 14.00, belum tentu stock gelatonya sudah siap.

    Pengunjung yang datang pada sekitar pukul 14.00 sampai 16.00 WIB juga belum tentu bisa mencoba semua variasi dessert dan gelato. Menurut Agus, stok gelato biasanya tersedia lengkap jika sudah memasuki waktu sore menjelang malam.

    Selain dessert dan gelato, mereka juga menawarkan aneka kopi-kopian, seperti Affogato, NP Affogato, Iced Black/Americano, Espresso Single Shot, Cappuccino, latte, sapai Ice Latte. Harga kopinya dibanderol mulai dari Rp 45.000 sampai Rp 65.000.

    Penasaran dengan cita rasa dessert dan gelatonya? bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Dessert Pavlova yang menyegarkan

    Nothing PersonalIni dia salah satu dessert best seller mereka yang rasanya manis dan segar, Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Saat kami mampir, hanya ada menu Pavlova dan varian rasa gelato Black Sesame Earl Grey, Vanilla Bean Orange Zest, dan Strawberry Basil.

    Tidak mau melewatkannya, kami pun segera memesan semua menu yang tersedia saat ini. Dessert dan gelato ini pun disajikan dalam mangkuk berbahan stainless steel.

    Di antara beberapa menu yang kami pesan, dessert pavlova paling mencolok. Berbeda dengan gelato, Pavlova (Rp 60.000), disajikan dengan wadah berbentuk seperti mangkuk dengan kaki tinggi.

    Pavlova disajikan bersama Greek yogurt, compote strawberry, dan buah seasonal berupa jeruk.

    Untuk pavlova rasanya sangat manis, tetapi jika disatukan dengan yogurt, compote, dan topping buah-buahan, rasanya menjadi seimbang antara manis dan asam.

    Yogurtnya juga tidak begitu asam ataupun manis, sehingga tidak menganggu kombinasi rasa keseluruhan. Tambahan buah jeruk diatasnya juga membuat pavlova ini semakin segar.

    4. Uniknya Gelato Black Sesame Earl Grey dan Strawberry Basil

    Nothing PersonalGelato rasa black sesame earl greynya juga tidak kalah menarik. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kami memesan 3 varian rasa gelato yaitu Black Sesame Earl Grey, Vanilla Bean Orange Zest, dan Strawberry Basil. Penyajiannya menggunakan mangkuk stainless steel terpisah.

    Menurut kami, tekstur gelato homemade ini berbeda dari gelato pada umumnya. Biasanya gelato punya tekstur yang lebih lengket, tetapi di sini tidak. Gelatonya punya tingkat kepadatan rendah dengan tekstur lebih lembut. Namun, gelatonya harus segera dimakan karena mudah mencair.

    Rasanya juga ringan tidak begitu pekat. Misalnya Black Sesame Earl Grey yang perpaduan rasa antara wijen hitam dan earl greynya pas, tidak ada yang lebih dominan.

    Rasa earl greynya ringan begitupun dengan sentuhan rasa kacang dengan aroma smokey yang datang dari wijen hitamnya.

    Nothing PersonalKalau mau yang manis dengan sentuhan rasa jeruk asam segar, bisa pesan gelato ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Varian rasa Vanilla Bean Orange Zestnya juga memikat perhatian kami. Meskipun ada tambahan orange zest, tetapi rasa asamnya masih ringan. Melengkapi rasa manis dari vanilla beannya.

    Di dalam vanilla bean juga tidak begitu kuat rasa vanilanya, lebih dominan rasa susu. Jika suka yang manis menyegarkan, menurut kami varian rasa ini sangat cocok.

    Varian Strawberry Basil lah yang menurut kami punya rasa paling unik.

    Rasa keseluruhannya perpaduan antara manis dan asam dari strawberry. Namun, ketika gelato ini menempel di lidah, kamu juga bisa merasakan sensasi rasa daun basil yang cukup kuat.

    Awalnya kami terkejut dengan varian rasa ini. Namun, lama kelamaan lidah kami cukup bisa menerimanya karena sentuhan rasa daun basilnya intensitasnya juga semakin berkuang.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mencicipi Racikan Kopi Segar Buatan Penyandang Down Syndrome


    Jakarta

    Kafe di Jakarta Selatan ini punya program unik. Tidak hanya menyajikan minuman segar dan makanan enak, tetapi penyandang down syndrome juga dikaryakan di sini.

    Ketika datang ke kafe, banyak pelanggan yang berharap dilayani dengan cepat dan maksimal. Tetapi jika kamu memilih untuk datang ke kafe yang satu ini, harus menyiapkan kesabaran yang berbeda dari biasanya.

    Kopi Kamu, yang salah satunya berada di Jakarta Selatan, memiliki konsep yang unik. Layaknya kafe yang memperkerjakan penyandang disabilitas lainnya. Bedanya di sini para penyandang down syndrome diajak berkarya bersama.


    Metodenya seperti pembelajaran bagi teman-teman down syndrome untuk terus melatih ingatan dan motoriknya. Tetapi tak perlu khawatir karena kualitas rasa dan pelayanannya tetap terjaga untuk memuaskan pelanggan yang datang.

    Baca juga: Konten Kreator Ini Dijuluki ‘Bathroom Chef’ Gegara Masak di Kamar Mandi

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Kopi Kamu
    Alamat Jalan Wijaya I No.62, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
    No Telp 0813-8008-9825
    Jam Operasional Senin – Minggu, 09.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 12.000 – Rp 85.000
    Tipe Kuliner Tradisional, Western
    Fasilitas
    • Area parkir
    • Bawa pulang
    • Makan di tempat
    • dll
    Kopi Kamu: Mencicipi Racikan Kopi Segar Buatan Penyandang Down SyndromeSebelum bertugas menjadi barista, para penyandang down syndrome sudah terlebih dahulu diberi pelatihan oleh POTADS. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Bekerjasama dengan Yayasan Rumah Ceria

    Awalnya Kopi Kamu memiliki konsep layaknya kedai kopi lokal lain. Membuka banyak cabang di berbagai kota hingga menyajikan racikan kopi yang segar dan memuaskan para pengunjung yang datang ke kedai mereka.

    Tetapi suatu hari pemiliknya bertemu dengan salah satu yayasan bagi penyandang down syndrome yaitu Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS). Gabriel, selaku manajer Kopi Kamu Wijaya, mengatakan ada booth yang didirikan oleh POTADS di salah satu acara di kawasan Pondok Indah menghadirkan para barista penyandang down syndrome yang terampil.

    Sayangnya mereka hanya sekadar diajarkan untuk meracik minuman saja tetapi belum memiliki kafe atau tempat untuk bekerja yang sesungguhnya. Berpikir bahwa idenya akan membantu lebih banyak orang, pemilik Kopi Kamu akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dengan POTADS guna mengkaryakan anak-anak penyandang down syndrome lebih serius.

    Akhirnya mulai Desember 2023 penyandang down syndrome yang berada di bawah pengasuhan POTADS diberikan pelatihan. Berbagai resep dan cara untuk meracik minuman hingga berkomunikasi dengan pelanggan diajarkan sebagai bekal mereka bekerja di Kopi Kamu.

    Kopi Kamu: Mencicipi Racikan Kopi Segar Buatan Penyandang Down SyndromeTantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan fisik yang mudah lelah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Tantangan Melibatkan Pekerja Penyandang Down Syndrome

    Tetapi konsep ‘kerja’ yang diterapkan bagi penyandang down syndrome ini bukan layaknya orang dewasa yang pergi bekerja. Kopi Kamu dijadikan sebagai wadah bagi teman-teman down syndrome untuk terus belajar dan mengasah ingatan juga motorik mereka.

    Kopi Kamu tetap menghadirkan barista untuk membantu dan memandu teman-teman down syndrome dalam melakukan tugasnya. Penyandang down syndrome dari POTADS dibagi menjadi beberapa kelompok dan akan bertugas hanya 3 kali dalam seminggu dan berlangsung selama 3 jam dalam satu shift per harinya.

    Walaupun dapat bergerak aktif dan tanggap dengan para pelanggan yang datang, penyandang down syndrome juga memiliki keterbatasan. Salah satunya adalah fisik yang mudah lelah sehingga di bagian sisi bar disediakan sofa untuk mereka yang hendak rehat sejenak.

    Selain itu suasana hati yang selalu ceria bisa saja tiba-tiba berubah menjadi buruk dengan alasan tertentu. Karenanya dibutuhkan pendampingan dari Kopi Kamu maupun orang tua yang mengantarnya untuk selalu menjaga kondisi fisik maupun mental dari para barista down syndrome ini.

    Di halaman selanjutnya ada menu yang direkomendasikan dan pandangan orang tua penderita down syndrome.

    Racikan Minuman Segar

    Kopi Kamu: Mencicipi Racikan Kopi Segar Buatan Penyandang Down SyndromeRacikan minumannya dibuat langsung oleh para barista down syndrome dengan takaran yang presisi. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Kelihaian para barista down syndrome juga tak bisa diragukan. Ikhlas, salah satu barista yang ditemui oleh tim detikfood, begitu andal meracik minuman dengan segala takaran yang sangat presisi.

    Pesanan demi pesanan dilakukannya mengandalkan gelas takar dan sendok untuk mengaduk minumannya. Ikhlas dibantu oleh beberapa temannya yaitu Vanessa dan Arik.

    Beberapa minuman yang kami coba pesan adalan racikan Kopi Kamu Spesial yang seharga Rp 35.000 yang disajikan dalam kemasan botol. Perpaduan antara kopi, susu, dan gula arennya seimbang menggunakan biji kopi robusta dengan ciri khas manis gula aren yang lembut dan tidak menusuk.

    Selain itu ada juga campuran kopi dengan sirup markisa yang menyegarkan. Kopi ini dibuat oleh Ikhlas dengan takaran 20 mililiter sirup, espresso, dan air. Rasanya manis lembut dan menyegarkan dengan sirup markisa yang masih terasa bulir-bulir buahnya.

    Nah, untuk penikmat non kopi juga ada varian menu minuman berupa Raspberry Passion seharga Rp 30.000. Gabungan antara sirup raspberry dan markisa ternyata dapat menghasilkan rasa manis dan asam yang seimbang.

    Kopi Kamu: Mencicipi Racikan Kopi Segar Buatan Penyandang Down SyndromeSelain minuman ada juga menu makanan dengan citarasa rumahan yang nyaman di lidah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Menu Makanan Rumahan

    Belum lengkap rasanya jika datang ke kafe tetapi tidak menemani waktu minum kopi dengan makanan dan camilan yang enak. Kopi Kamu menawarkan banyak camilan manis dan asin hingga makanan utama yang mengenyangkan.

    Deretan mousse yang dijejerkan pada etalase dingin membuat kami tertarik untuk memesan Chocolate Mousse seharga Rp 15.000. Rasanya tak terlalu manis dengan menggunakan cokelat susu dan lapisan krim yang cukup tebal tetapi tidak menyisakan sensasi berminyak yang menempel pada dinding mulut.

    Jika ingin mencoba camilan asinnya, ada menu dimsum hangat yang harganya dibanderol Rp 15.000. Dimsumnya padat dan kenyal dengan saus cocolan yang sedikit asam, sedikit pedas, tetapi lebih kental jika dibandingkan dengan saus cocolan dimsum yang seharusnya.

    Sebagai salah satu menu andalannya, ada sepaket rawon yang lengkap seharga Rp 65.000 untuk pesan di sini. Potongan daging isian rawonnya begitu melimpah dengan bentuk dadu-dadu yang cukup besar.

    Dagingnya telah terlebih dahulu dimasak lama terbukti dengan teksturnya yang empuk. Sementara untuk kuahnya memiliki rasa yang lembut tetapi berminyak layaknya rawon yang dimasak secara rumahan. Tak lupa pelengkap seperti kecambah, sambal, dan telur asinnya juga menambah lezat rawon khas di Kopi Kamu.

    Kekhawatiran Orang Tua

    Setelah mencicipi makanan dan merasakan pengalaman dilayani oleh para barista down syndrome kami tertegun dengan keahlian mereka yang ternyata tidak layak untuk dikesampingkan. Begitu pula dengan para orang tua yang merasa bersyukur anak-anaknya telah diberi kesempatan.

    Ani, orang tua dari Ikhlas, mengatakan bahwa program seperti ini yang akan sangat membantu teman-teman down syndrome. Perlu diketahui bahwa penyandang down syndrome membutuhkan stimulus yang berkelanjutan untuk membuat ingatan dan motoriknya tetap berfungsi dengan maksimal.

    “Anak-anak down syndrome ini harus terus bergerak dan bekerja. Kalau tidak, seperti waktu Covid itu, mereka bisa langsung lupa. Tangan-tangannya sudah mulai kaku lagi untuk meracik minuman. Untungnya dengan kerjasama seperti ini menjaga Ikhlas tetap aktif. Sekarang kalau sedang ada tamu di rumah, Ikhlas langsung sigap ingin membuatkan minuman untuk tamu saya yang datang,” kata Ani kepada detikcom (1/8).

    Hanya saja kekhawatiran jika anaknya melakukan kesalahan tetap menyelimuti para orang tua. Tak heran jika beberapa orang tua akan bersedia mengantar dan menemani anak-anaknya hingga selesai shiftnya bekerja di Kopi Kamu Wijaya.

    Ani, secara pribadi, berharap ada banyak kafe dan program serupa untuk memberdayakan penyandang down syndrome. Tuturnya, banyak juga penyandang down syndrome dari berbagai daerah yang akhirnya sengaja datang ke Kopi Kamu untuk mendapatkan dukungan dari teman-teman down syndrome yang kini dikaryakan oleh Kopi Kamu.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik Vietnam


    Jakarta

    Di Tebet ada restoran Vietnam yang baru buka. Menu spesialnya ada pho dengan iga tebal hingga banh mi dan racikan kopi Vietnam autentik.

    Selain makanan Jepang dan Thailand, dewasa ini juga banyak kedai hingga restoran yang mempopulerkan hidangan khas Vietnam. Mulai dari kedai yang masih terjangkau, menengah, hingga restoran premium dengan cita rasa Vietnam yang diboyong ke Indonesia.

    Padahal jika melihat dari kesamaan rempah dan bumbunya, makanan Indonesia dengan Vietnam cukup berbeda. Hidangan Nusantara menggunakan bumbu dan rempah yang lebih fokus memperkaya cita rasa yang mlekok, pedas, dan berempah.


    Sementara cita rasa khas Vietnam lebih mengutamakan berbagai bumbu aromatik segar untuk mengharumkan makanan. Terlihat dari penggunaan daun bawang, daun basil, banyaknya daun ketumbar, dan masih banyak lagi.

    Tetapi ciri khas rasa yang berbeda justru tengah digemari. Tak heran jika restoran yang baru buka di Tebet bernama Itutuh yang menyajikan makanan Vietnam autentik laris diburu foodies.

    Mencoba membuktikan kelezatan makanannya, detikfood (29/8) mendatangi langsung Itutuh. Masuk ke dalam restorannya saja semerbak aroma daun ketumbar menyambut hidung kami.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Itutuh
    Alamat Jalan Tebet Raya No.76 C, Tebet, Jakarta Selatan
    No Telp 0895-1514-7999
    Jam Operasional Setiap hari, 11.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 120.000
    Tipe Kuliner Vietnam otentik
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Area Parkir
    • Toilet
    • Bawa Pulang
    • dll
    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamSuasana di dalam Itutuh memadukan desain futuristik dengan tanaman ruangan yang membuatnya teduh. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Suasana Teduh Namun Futuristik

    Ketika tiba di restoran yang berada di Jalan Tebet Raya ini kami tidak menyangka penampilannya yang didominasi warna gelap dengan pepohonan rindang adalah restoran Vietnam. Tak ada aksen sentuhan ciri khas budaya Vietnam di luarnya.

    Masuk ke dalam, kami disambut dengan kaca-kaca besar dan interior dengan banyak sentuhan stainless steel. Kesan yang nyaman nan futuristik terasa kental di dalam restoran ini.

    Tetapi tambahan berupa tanaman merambat di bagian atap dan pot di beberapa sudutnya tetap memberikan sentuhan yang teduh. Baru kemudian ada area makan dengan meja-meja keramik dengan motif yang nyentrik nan ramai memberikan sedikit suasana khas Vietnam.

    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamPenikmat goi cuon otentik tak boleh melewatkan menu pembuka ini. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Rasa Vietnam Autentik

    Tanda bahwa sebuah restoran tetap mempertahankan rasa aslinya adalah dari aroma dapur yang menyeruak ke ruang makan. Saat banyak pelanggan yang memesan makanan, kami mencium aroma daun ketumbar yang khas pada makanan Vietnam.

    Rasanya tak lengkap jika datang ke restoran atau kafe bergaya Vietnam tanpa memesan Vietnamese Spring Roll atau Goi Con. Di sini menu gui cuon dibanderol seharga Rp 37.000 untuk dua buah spring roll dengan isian yang padat.

    Rice paper yang transparan menunjukkan bagaimana tiga ekor udang yang gemuk-gemuk, potongan daun selada, bihun, serta irisan daun selada di dalamnya. Rasa segarnya begitu kuat di tambah udang yang renyah dan saus salad yang tidak terlalu kuat di dalam gulungannya.

    Tetapi ketika dicelupkan ke dalam saus daun ketumbar berwarna hijau yang disediakan, rasanya semakin kaya. Cara penyajian ini seolah membebaskan para pelanggan menyesuaikan sendiri kekuatan rempah yang diinginkan.

    Satu porsi goi cuon ini boleh dipotong menjadi beberapa bagian. Bisa menjadi dua atau tiga bagian untuk satu buah spring rollnya menyesuaikan dengan tamu yang datang.

    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamPho dengan tambahan daging iga bakar menjadi menu andalan yang sampai membuat food Vlogger penasaran. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Inovasi Pho dengan Potongan Daging Istimewa

    Salah satu daya tarik yang membuat Itutuh kerap didatangi pelanggan biasa hingga YouTuber adalah sajian pho yang inovatif. Pho adalah mi berkuah khas Vietnam yang dimasak dengan kaldu sapi bersama pelengkap mi beras mirip kwetiau.

    Menu Pho dengan iga berdaging tebal seharga Rp 120.000 menarik perhatian kami. Harganya yang lebih mahal dari pho sekelas kafe menantang kami untuk membuktikan rasanya. Setelah disajikan tampak kaldu pho yang tak bening melainkan kecokelatan karena penggunaan kecap ikan yang lebih banyak dari pho biasanya.

    Iga yang sebelumnya telah dibakar terlebih dahulu memberi aroma smokey tambahan pada kuahnya. Dagingnya juga lembut bahkan hanya butuh mencoleknya sedikit dengan sendok untuk melepaskan dari tulangnya.

    Porsi phonya juga besar, cukup untuk dinikmati 2-3 orang. Hanya saja penikmat pho akan dibuat senang dengan daun ketumbar, irisan batang daun bawang, dan bawang bombay yang melimpah. Tetapi kehadiran bumbu yang ditambahkan dengan royal ini akan sedikit mengganggu bagi mereka yang tak terbiasa makan pho.

    Dalam seporsi phonya ada berbagai jenis potongan daging yang membuatnya spesial. Selain iga bakar yang tebal dagingnya, ada daging sapi slice, dan potongan kikil yang kenyal melengkapi tekstur setiap suapan pho.

    Di halaman selanjutnya masih ada ulasan banh mi hingga racikan es kopi Vietnamnya yang segar.

    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamBanh mi yang disajikan memiliki rasa otentik dengan caramelized yang juga meresap samapi ke rotinya. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Banh Mi Isi Caramelized Bawang

    Satu lagi yang paling identik dan tak boleh terlupakan dari makanan Vietnam adalah banh mi. Sandwich khas Vietnam yang menggunakan roti mirip roti bagel ini begitu populer dan selalu dicari para penggemar makanan Vietnam.

    Jika biasanya banh mi disajikan dengan bagian roti yang hambar dan isian yang rasa bumbunya cenderung asin gurih, berbeda dengan di Itutuh. Itutuh memiliki gayanya sendiri untuk menyajikan banh mi yang harganya dipatok Rp 39.000.

    Isian banh mi berupa sayuran selada, wortel, dan irisan lobak, irisan daging, kemudian ditambahkan irisan bawang bombay yang sudah ditumis hingga caramelised. Pada bagian luar rotinya juga terasa ada sesuatu olesan yang lengket dan ketika dimakan sentuhan rasa sedikit manis karamel dan legit terasa di lidah.

    Rasanya seperti jus dari bawang bombay yang ditumis hingga keluar dan caramelised dioleskan ke atas roti. Cara penyajian ini berhasil membuat banh mi memiliki rasa caramelised yang legit gurih yang lebih merata termasuk ke dalam pori-pori rotinya.

    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamPantang dilewatkan! Racikan kopi telur khas Vietnam cocok untuk menyegarkan otak setelah kenyang makan enak. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Racikan Kopi Telur Khas Vietnam

    Setelah puas makan jangan lupa untuk memesan racikan minuman yang segar. Ada beberapa jenis minuman yang dapat dipesan, mulai dari racikan teh, kopi telur khas Vietnam, hingga smoothie yang sehat dan mengenyangkan.

    Mencicipi racikan asli khas Itutuh, kami terpikat dengan menu bernama Itutuh Tea yang harganya hanya Rp 25.000 per gelas. Minuman ini dibuat dari seduhan serai dan jahe dengan dipadukan racikan teh khas Itutuh.

    Sebagai perasanya minuman ini ditambahkan madu. Uniknya rasa madunya yang terlalu kuat dan mengganggu seperti minuman manis hanya saja aroma serai yang paling menyengat sehingga lebih disarankan untuk relaksasi pada sore hari.

    Sementara untuk racikan kopinya, Itutuh mengutamakan racikan-racikan kopi telur otentik Vietnam. Egg Coffee yang dibanderol Rp 30.000 disajikan dalam secangkir kecil dengan penampilan layering yang cantik.

    Warna hitam pekat pada kopi ditutup dengan cokelat muda dari kocokan telur yang berbusa dan sedikit campuran kopi. Sebelum meminumnya aduk kopi dan lapisan foam telur dengan cara mengangkat-angkat bagian dasar ke atas.

    Pada sesapan pertama tidak tercium aroma amis atau rasa telur yang mengganggu. Justru ciri khas kopi Vietnam yang pahit dan kuat serta minim acidity (keasaman) akan menyapa lidah.

    Tetapi bagi mereka yang tak terbiasa menyantap minuman dengan tambahan telur mentah bisa saja terganggu dengna aftertastenya. Ada sedikit rasa telur yang akan timbul di pangkal lidah beberapa detik setelah kopi ditelan masuk ke tenggorokan.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Buttermilk Chicken dan Mie Godog Sedap di Kafe Galeri Jaksel


    Jakarta

    Di kawasan Mampang, Jakarta Selatan (Jaksel) ada kafe unik yang menyatu dengan galeri seni. Suguhan menunya khas rumahan dengan cita rasa nikmat, dari buttermilk chicken rice hingga mie godog.

    Kafe dan barang seni ternyata bisa dipadukan menjadi sebuah pengalaman kuliner yang unik sekaligus bikin rileks. Hal inilah yang jadi keistimewaan konsep Seven to Five, kafe yang lokasinya bersebelahan dan menyatu dengan 75 Gallery di Mampang.

    Di 75 Gallery, penikmat seni bisa menikmati berbagai karya seni, seperti lukisan, kaligrafi, dan patung. Galeri ini sekaligus menjadi sarana promosi seni untuk masyarakat, baik seniman maupun penikmat seni itu sendiri.


    Kafe dengan sentuhan seni milik pasutri

    Kafe Seven to FiveSuasana indoor di kafe Seven to Five. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Seven to Five merupakan usaha kuliner pertama pasangan suami istri (pasutri) asal Bali, Ngurah Firnanda dan Sinta Firnanda. Mereka bekerja sama dengan Ko Fendy, pemilik 75 Gallery.

    “Untuk konsep sebenarnya idenya mau menciptakan suasana yang hangat dan calming. Karena itu mungkin bisa dilihat dari pemilihan warna kita pilih yang natural dan terang dengan sentuhan kayu,” ujar Sinta saat dihubungi detikFood (12/10).

    “Karena kebetulan sebelahan dengan gallery, kita pasang beberapa lukisan sebagai connecting feature,” tambahnya. Tak hanya lukisan saja, interior Seven to Five juga dilengkapi koleksi vinyl di dindingnya.

    Untuk area bersantap terbagi jadi dua yaitu dalam dan luar ruangan. Di bagian luar, rasanya seperti sedang santai di kafe Bali dengan unsur tropis dari adanya bebatuan dan tanaman hijau.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Seven to Five Cafe
    Alamat Jl. Mampang Prapatan Raya Nomor 75, Jakarta Selatan
    Instagram seventofive.jkt
    Jam Operasional 08.00-23.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 25 ribu
    Tipe Kuliner makanan rumahan ala Western dan tradisional
    Fasilitas
    • Area bersantap yang nyaman dengan sentuhan seni pada interior

    Menyuguhkan ‘comfort food’ yang disajikan di rumah pemilik

    Diakui Ngurah Firnanda dan Sinta Firnanda, menu di sini merupakan ‘comfort food’ bagi mereka. Berupa menu yang memang biasa dibuat sehari-hari di rumah.

    “Menu ini juga terinspirasi karena saya suka masak. Suami saya, pak Ngurah Firnanda punya ide bikin kafe ini untuk menyalurkan hobi saya dan memperkenalkan menu-menu kesukaan suami saya ke lebih banyak orang. Untuk eksekusi, akhirnya kami ajak ko Fendy yang kebetulan sahabat kami juga dan dia dengan baik hati memberikan space di sebelah gallery,” ujar Sinta.

    Ketertarikan pasutri yang berprofesi sebagai pengacara ini kepada dunia kuliner bukan baru-baru ini saja. Selain Sinta yang hobi masak, mereka memang suka mencoba tempat makan baru.

    Deretan menu di Seven to Five

    Kafe Seven to FiveSpot homey di Seven to Five. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Menu di kafe ini dibanderol mulai dari Rp 25 ribu dengan pilihan croissant, cromboloni, dan cireng. Lalu ada berbagai kudapan manis dan gurih lain yang menggugah selera, seperti Milo French Toast, Truffle Fries, Pop Chick, dan Coffee Butter Toast.

    Tak perlu khawatir saat lapar, di Seven to Five juga tersedia aneka menu utama menggugah selera. Harganya mulai dari Rp 50 ribuan untuk kategori nasi goreng, seperti nasi goreng kecombrang dan nasi goreng cabe ijo.

    Lalu ada juga menu Signature Nasi Bali, Nasi Kampung Daging, dan Nasi Kampung Paru. Serta beberapa menu Western, seperti Buttermilk Chicken Rice dan Garlic Butter Rice.

    Nikmatnya Buttermilk Chicken Rice dengan telur mata sapi

    Kafe Seven to FiveButtermilk Chicken Rice yang gurih creamy. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Kami membuktikan kelezatan menu Western dan tradisional di sini. Buttermilk Chicken Rice (Rp 53 ribu) jadi menu pertama yang kami coba. Tampilannya menggugah selera dengan topping telur mata sapi 3/4 matang yang kuningnya berwarna oranye, pertanda pakai telur omega.

    Kemudian ada banyak helaian daun kari dan beberapa iris cabai rawit merah sebagai garnish. Hidangan ini disiram saus buttermilk yang royal berwarna putih kecokelatan hingga menutupi potongan daging ayam di bawahnya.

    Daging ayamnya tidak pakai tepung, tapi berupa daging yang empuk berserat. Saus buttermilk-nya terasa gurih creamy. Kadarnya pas menurut kami sehingga tidak bikin ‘eneg’ saat disantap banyak, sekalipun dengan nasi putih yang pulen di sini.

    Ada mie godog dan nasi goreng kecombrang istimewa

    Kafe Seven to FiveMie godog yang sayang dilewatkan dengan bumbu gurih sedap. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Untuk menu tradisional, Mie Godog (Rp 40 ribu) di Seven to Five layak dicoba. Porsinya royal berupa mie telur lembut bertopping suwiran ayam, irisan sawi hijau, dan telur yang diorak-arik bersama bumbu.

    Begitu menu ini diantar ke meja, langsung menyeruak wangi gurih yang bikin ngiler. Rasanya pun ternyata nikmat karena ‘ngaldu’ alami dari pemakaian bumbu segar, bukan dari kaldu bubuk atau MSG. Jejak rasa bawang putih dan merica paling tercecap kuat di mulut kami.

    Jika ingin yang lebih mengenyangkan, kamu bisa pesan Nasi Goreng Kecombrang Cakalang (Rp 53 ribu). Disajikan dengan alas daun pisang, nasi goreng ini dilengkapi telur mata sapi, sambal matah, dan beberapa lembar emping.

    Hmmm.. Saat pertama kali diantar ke meja, hidangan ini menebar aroma smokey sekaligus wangi. Ini berkat irisan cakalang asap dan kecombrang yang melimpah jumlahnya. Rasa nasi gorengnya sedap dengan komposisi rempah yang pas menurut kami.

    Ngemil butter toast dan French toast ditemani 3 kopi

    Kafe Seven to FiveCoffee Butter Toast buat ngemil enak. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Jika ingin ngemil saja, Seven to Five juga bisa jadi pilihan pas. Ada Coffee Butter Toast (Rp 35 ribu) yang empuk, manis, dan wangi. Seporsinya isi 4 potong kecil roti kopi dengan isian keju dan selai cokelat.

    Untuk Milo French Toast (Rp 35 ribu) juga sayang dilewatkan. Setangkup French toast disajikan bersama es krim vanilla dan susu Milo yang pekat manis sebagai sausnya. Kemudian ada remahan biskuit serupa biskuit gandum di bawahnya yang memberi aksen renyah sekaligus rasa gurih nikmat.

    Seven to Five juga bakal punya menu crepe blueberry istimewa yang disajikan untuk edisi Halloween mendatang. Crepenya mirip crepe suzette ala Prancis dengan topping es krim vanilla dan selai blueberry.

    Ngemil yang manis paling enak ditemani minuman kopi. Seven to Five pakai house blend biji kopi lokal. Jika suka kopi hitam dingin, bisa pesan Tonicano (Rp 32 ribu), paduan Americano dengan sparkling water yang asam menyegarkan.

    Kalau suka yang creamy bisa pesan Nut So Coffee (Rp 40 ribu). Varian kopi susu andalan Seven to Five ini menggabungkan susu oat dan pistachio. Rasa gurih ‘nutty’ paling menonjol dengan selingan manis yang pas, meski kami tidak memesan less sugar.

    Ada juga Cloud Macchiato (Rp 40 ribu) dengan paduan sirup karamel dan vanilla yang manis lembut. Teksturnya juga lebih creamy dan foamy. Cocok untuk penikmati kopi susu ringan.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RW


    Jakarta

    Masakan Manado dengan sentuhan istimewa bisa dicoba di sini. Dimasak oleh chef berpengalaman dengan teknik khusus yang bikin lidah puas!

    Kuliner khas Manado juga banyak digemari. Sayangnya, belum terlalu banyak pilihan restoran Manado di Jakarta, khususnya di Jakarta Selatan.

    Namun, belum lama ini muncul restoran Manado baru di Jakarta Selatan yang menarik untuk dikunjungi. Namanya, Mata Karanjang yang berlokasi di Jl. Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


    Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWSuasana restoran khas Manado, Mata Karanjang di Jakarta Selatan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dimiliki oleh seorang chef profesional membuat restoran ini dibangun dengan konsep yang cukup berbeda. Pemiliknya, Chef Jovan Koraag ingin restoran ini punya masakan nikmat, terjaga kebersihannya, dan disajikan di suasana yang nyaman.

    Chef Jovan benar-benar memperhatikan setiap detail dari restoran ini. Mulai dari interiornya, dapurnya, hingga menu masakan yang ditawarkan.

    Pelanggan juga bisa menikmati masakan yang nikmat karena bahan-bahannya segar, berkualitas, dan baru dimasak ketika ada pelanggan yang memesan.

    DetikFood menyambangi restoran Mata Karanjang untuk mencicipi langsung cita rasa masakannya, sekaligus berbincang dengan pemiliknya, Chef Jovan.

    Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWBegini suasana restoran Mata Karanjang yang homey dan nyaman. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Restorannya memang tidak begitu besar, hanya menampung kurang lebih 40 pengunjung. Didominasi dengan interior serba kayu cokelat yang membuat suasana restoran lebih nyaman dan ‘homey’.

    1. Masakan Manado yang ‘naik kelas’

    Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWMakanan Manado di sini otentik, tetapi diberi sentuhan khas chef Jovan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Jovan Koraag, sebagai chef sekaligus pemilik restoran ini ingin mengembangkan masakan Manado menjadi lebih naik kelas.

    Sebagai sosok yang memiliki latar belakang sebagai profesional chef, Jovan ingin semua masakannya mengikuti standar seperti di restoran, mulai dari penyimpanan, persiapan, hingga proses masaknya yang benar-benar diperhatikan takaran bumbu dan bahannya.

    “Konsepnya lebih ke elevated Manado cuisine. Jadi lebih ke semuanya bisa di major kalau di sini. Beda dengan dari yang ada di restoran lain,” ujar chef Jovan kepada detikFood.

    Soal rasa, chef Jovan juga berani bilang otentik. Sebab sebagian besar bumbu dan bahan dikirim langsung dari Manado.

    Namun, karena latar belakangnya, chef Jovan lebih mementingkan keseimbangan rasa. Masakan Manado pada umumnya punya cita rasa yang lebih dominan pedas, tetapi di sini chef Jovan mengubahnya agar rasanya seimbang antara pedas dan bumbu dasar rempahnya tetap terasa.

    “Kalau di sini pedas ada. Tapi bumbunya yang mau saya naikin dan keluarin. Jadi ada keseimbangan antara pedas dan bumbu. Tapi untuk keautentikannya tetap ada. Karena bumbu bumbunya masih asli dari sana juga,’ jelasnya.

    Chef Jovan tetap ingin menawarkan masakan Manado otentik, tetapi dengan metode masak dan bumbu yang sedikit di ‘twist; sehingga semuanya lebih seimbang.

    “Jadi semua orang bisa ngerasain ingredientsnya, nggak cuma pedesnya doang,” ungkap chef ini.

    2. Penggunaan bahan berkualitas

    Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWChef Jovan juga mengedepankan bahan-bahan berkualitas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pilihan menu makanan di sini cukup banyak. Chef Jovan mengkategorikan sesuai dari olahannya. Ada beberapa olahan dari unggas, seafood atau makanan laut, daging, sayuran, dan makanan pendamping.

    Terdapat pilihan ayam dan bebek untuk olahan unggas, yang dimasak dengan bumbu khas Manado. Mulai dari Ragey Ayam, Ayam Woku, Ayam Bulu, Ayam Tuturuga, Ayam Bakar Rica, sampai Ayam Bumbu RW.

    Begitupun dengan menu seafood yang terdiri dari pilihan cakalang, tuna belly, rahang tuna, telur ikan, sampai sup kuah ikan Baramundi.

    Olahan dagingnya juga komplet, mulai dari Ragey wagyu, Brenebon Soup Iga, Garo Rica, iga Bakar, dan Tingrangsak Lamb.

    Chef Jovan mengungkap, bahan-bahan untuk unggas daging dan seafood semuanya sudah dikurasi dan dipilih mana yang paling berkualitas.

    Untuk ayamnya menggunakan ayam kampung. Daging sapinya berupa Wagyu good grade, sementara ikannya dipilih yang sashimi grade.

    “Kalau untuk orang Manado, seafood atau ikan itu sesuatu banget. Jadi sampai harus ke pulau cari ikan bagus. Kita juga source beberapa vendor yang bisa ship daerah laut di sana,” ungkapnya.

    Tidak hanya menu-menu yang ada di daftar, tetapi setiap minggunya chef Jovan juga menawarkan menu ‘Special of the Week’.

    Salah satunya ikan baramundi segar yangdimasak dalam daun woka atau daun lontar. Proses masaknya dengan teknik ‘slow cook’ selama kurang lebih dua jam sampai bumbunya meresap ke dalam.

    Penasaran dengan cita rasa Tuna Belly hingga Wagyu Bumbu RW? Bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Tuna Belly Bakar yang Gurih Lembut

    Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWSeperti ini penampilan tuna belly yang lembut sedap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Salah satu menu andalan di restoran ini adalah Tuna Belly Bakar (Rp 130.000). Dalam satu porsinya terdiri dari 3 tuna belly dengan daging yang sangat tebal. Bisa dinikmati untuk 3 sampai 4 orang.

    Tuna Belly yang segar dimarinasi sedikit bumbu, salah satunya jeruk sonkit, barulah dibakar sampai tingkat kematangan ‘medium well’. Chef Jovan memang sengaja tidak membakarnya sampai kering untuk mempertahankan tekstur tuna yang lembut.

    Setelah dibakar, tuna belly dilapisi dengan saus spesial.

    Tidak ada aroma atau amis sama sekali dari tunanya. Dagingnya tebal dan sangat lembut. Rasa asam dari marinasi jeruk songketnya cukup tercap kuat di lidah. Rasa smokey dari bakarannya juga sangat ringan, dominan rasa asam dari marinasi bumbunya.

    Sausnya sendiri terasa gurih dan pedas seimbang, tidak berlebihan. Jika merasa kurang pedas, bisa dimakan dengan tambahan sambal dabu yang pedas segar atau sambal bakarnya.

    3. Ayam Woku dan Bumbu RW Wagyu yang istimewa

    Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWAyam wokunya juga tidak kalah sedap, punya bumbu yang berempah, tetapi ringan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Jika tidak mau ikan, bisa pesan olahan ayam dan dagingnya. Ayam Woku (Rp 95.000) dan Bumbu RW Wagyu (Rp 170.000) patut jadi pilihan.

    Ayam Woku menggugah selera dengan kombinasi warna kuning dari bumbu dan hijau dari garnish daun. Potongan ayamnya kecil-kecil sehingga lebih mudah dimakan.

    Meskipun menggunakan ayam kampung, tetapi tekstur dagingnya tidak alot sama sekali. Chef Jovan memang mengakui dirinya memiliki teknik khusus untuk mengolah ayam kampung ini.

    Bumbu wokunya cukup cair dengan rasa rempah yang pas. Kami juga mencap rasa gurih santan di dalamnya.

    Makin sedap karena ada sentuhan rasa asam menyegarkan. Daun jeruk, kemangi, dan serainya menambah aroma dan kenikmatan pada ayam ini.

    Olahan dagingnya juga nikmat sekali dimakan dengan nasi hangat. Menggunakan daging wagyu good grade membuat Bumbu RW Wagyu ini punya tekstur sangat lembut, tetapi masih ada serat-serat dagingnya.

    Pelanggan masih bisa merasakan sensasi mengunyah daging, tapi tidak perlu mengeluarkan tenaga besar.

    Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWSeperti ini tampilan wagyu Bumbu RW yang tidak kalah lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bumbu yang kental dan lebih kering ini menyelimuti daging wagyunya. Rasa pedas bermepah dari pala dan cengkehnya cukup terasa. Rasa gurihnya juga tidak berlebihan.

    Tambahan daun jeruk segarnya juga membuat hidangan ini semakin beraroma dan nikmat.

    4. Perkedel Milu dan Kangkung Bunga Pepaya sebagai pelengkap

    Mata Karanjang: Resto di Jaksel Ini Punya Tuna Belly Bakar dan Wagyu Bumbu RWAdapun perkedel Milu yang sayang untuk dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain makanan utama, kamu juga tidak boleh melewatkan makanan pelengkap, seperti Perkedel Milu (Rp 40.000) dan sayuran Kangkung Bunga Pepaya (Rp 45.000).

    Perkedel Milu adalah bakwan jagung khas Manado. Dibuat dari jagung yang manis, dengan tambahan telur dan tepung, kemudian digoreng sampai renyah.

    Berbeda dari perkedel jagung pada umumnya, di restoran ini perkedelnya benar-benar lebih dominan jagung daripada tepungnya. Rasanya pun dominan manis dari jagung dibandingkan rasa gurih dari tambahan tepung dan telurnya.

    Enaknya dimakan saat masih panas agar bisa merasakan tekstur renyah yang nikmat. Dicocol ke sambal pun enak, dan justru menciptakan rasa lebih kompleks karena ada kombinasi pedas dan manis.

    Sayuran pelengkap, seperti Kangkung Bunga Pepaya juga sangat cocok menemani menu-menu masakan Manado. Kangkung Bunga Pepaya tidak pahit sama sekali. Tercap rasa gurih yang ringan, cocok membantu menetralisirkan rasa pedas gurih dari menu makanan lain.

    Selain menu yang disebutkan di atas, ada beberapa menu khas Manado lainnya yang bisa dipesan. Pilihan minuman hingga kue-kue Manadonya juga beragam.

    Ke depannya, chef Jovan sedang merancang menu brunch akhir pekan sehingga pelanggan bisa merasakan bagaimana orang Manado biasanya menikmati sarapan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Bakmie Ayam Panggang hingga Nasi ‘Campur’ Jaksel


    Jakarta

    Ada tempat makan Bakmie andalan warga Jaksel terbaru di Kebayoran. Bakminya bergaya Chinese food dengan pilihan topping yang yang beragam.

    Pengaruh kuliner China yang sudah aja sejak masa nenek moyang berandil besar pada tren kuliner di Indonesia. Dapat dilihat dari popularitas bakmi mulai dari yang bergaya Wonogiri, China tradisional, hingga kini banyak bermunculan bakmi kekinian yang tak kalah enak.

    Salah satu bakmi kekinian yang merupakan pendatang baru ada di kawasan Kebayoran Baru. Belum ada tiga bulan melayani pelanggan tetapi cita rasa Bakmienya sudah ramai diburu pelanggan.


    Berada di posisi yang cukup strategis juga menguntungkan bakmi yang diberi nama Bakmie H. Taubat ini. Tetapi apakah enak atau hanya sekadar populer karena tren saja?

    Mendatangi Bakmie H. Taubat yang tak jauh dari kawasan Mayestik, detikfood membuktikan sendiri klaimnya yang ‘Enaknya Gaade Obat’. Ternyata begini rasa pada menu-menu andalannya.

    Baca juga: 10 Istilah Daging Babi yang Harus Diwaspadai Muslim Agar Tak Terkecoh

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Bakmie H. Taubat
    Alamat Jalan KH. Ahmad Dahlan No.2, Kramat Pela, Jakarta Selatan.
    Instagram @bakmie.taubat
    Jam Operasional Setiap hari, 08.00 – 23.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 24.000 – Rp 33.000
    Tipe Kuliner Chinese kekinian
    Fasilitas
    • Makan di Tempat,
    • Pesan Online,
    • Area Parkir,
    • dll
    Bakmie H. TaubatBangunan semi permanen yang biru terang ini memudahkan Bakmie H. Taubat untuk ditemukan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Konsep Semi Kaki Lima Kekinian

    Warung bakmi yang baru buka sejak akhir Mei 2024 ini mengusung konsep semi kaki lima. Ada bangunan semi permanen yang diperuntukkan sebagai dapur di mana para pekerja akan memasak dan menyiapkan pesanan.

    Sementara untuk pelanggan yang datang Bakmie H. Taubat menyediakan area makan yang berada di dalam tenda-tenda dengan kursi dan meja plastik.

    Salah satu yang mendukung tingginya antusias para pelanggan di sini adalah lokasi yang strategis. Bakmie H. Taubat berada di kawasan Mayestik, tepatnya Jalan KH. Ahmad Dahlan atau di seberang Kamaja.

    Untuk mencapainya, jika dari arah Barito, belok kiri pada persimpangan lampu merah Kamaja. Sekitar 50 meter dari ujung jalannya kamu sudah bisa menemukan tenda biru ciri khas dari bakmi ini.

    Lokasinya yang strategis membuat banyak warga Jaksel melipir ke sini usai pulang bekerja. Posisinya mudah dijangkau baik dari Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, maupun Jakarta Barat yang berbatasan langsung dengan Jakarta Selatan.

    Tekstur Mie yang Kenyal

    Bakmie H. TaubatMienya kenyal sehingga tak membuat penikmatnya enek atau mual. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Sebagai mie pendatang baru bukan hal yang aneh jika Bakmie H. Taubat mengandalkan mie dari pemasok. Selain biaya produksi yang akan lebih murah konsistensi mie juga bisa dijaga lebih mudah sebagai bisnis kuliner skala kecil.

    Tetapi Bakmie H. Taubat tidak salah memiliki pemasok mie. Terbukti pada mienya yang kenyal tanpa harus meminta mie dimasak setengah matang.

    Walaupun kenyal dan mulur tetapi mie yang digunakan cukup meresap bumbu dengan baik. Ditambah kuah kaldu ayam yang gurih dengan irisan daun bawang yang renyah. Cocok dipadukan dengan toppingnya.

    Porsi mienya juga cukup banyak. Lagi-lagi karena teksturnya yang kenyal mulur menjadi mudah disuap dan dikunyah dengan nyaman di mulut.

    Rasa topping dan menu selain bakmi yang tak kalah enak ada di halaman selanjutnya.

    Topping Ayamnya Variatif

    Bakmie H. TaubatPilihan toppingnya yang variatif memudahkan untuk menyesuaikan selera. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Sekilas Bakmie H. Taubat memang tampak seperti bakmi bergaya China pada umumnya. Tetapi setelah mencicipi menunya, ternyata bakmi ini merujuk pada konsep fusion.

    Jika bakmi gaya China diberi topping cincangan ayam dengan racikan bumbu berwarna putih pucat dan rasa gurih. Berbeda dengan Bakmi H. Taubat yang punya pilihan bebrapa topping untuk bakminya.

    Mulai dari Bakmi Taubat Original, Chicken Grill, Chicken Mushroom, Kecombrang, Sambal Matah, Lada Hitam, dan berbagai topping tambahan. Untuk dasar topping bakmi di sini menggunakan ayam rebus yang tidak diberi banyak bumbu karena akan dicampur dengan racikan bumbu pesanan pelanggan.

    Kami membuktikannya dengan memesan Bakmi Taubat Kecombrang dan Bakmi Ayam Panggang. Keduanya terasa berbeda karea racikan ayam toppingnya.

    Pada semangkuk Bakmi Taubat Kecombrang yang dipatok seharga Rp 28.000 rasanya lebih pedas segar. Aroma dan rasa asam segar khas kecombrang yang harum menyeruak tercium kuat sejak mienya diaduk rata.

    Irisan kecombrang yang melimpah ditumis bersamaan dengan cabai dan bahan-bahan lainnya sehingga rasa pedasnya cukup mantap. Tetapi rasa pedasnya merambat perlahan dan akan terasa semakin pedas pada suapan berikutnya.

    Sementara untuk Bakmi Taubat Chicken Grill yang dibanderol seharga Rp 33.000 dapat dibilang sebagai menu yang paling netral. Racikan ini menjadi hidangan andalan Bakmi H. Taubat ini rasanya gurih manis tetapi kurang smokey.

    Daging ayam yang sebelumnya telah dimasak setengah matang dipanaskan dengan semburan api dari blow troch sebelum disajikan. Hasilnya ada warna cokelat keemasan di beberapa bagian ayam. Daging ayamnya juga masih juicy, memakai potongan fillet paha ayam yang diiris tebal.

    Nasi Pakai Topping yang Spesial

    Bakmie H. TaubatSelain menu bakmi yang enak, ada juga nasi campur khas Jaksel yang nikmat. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Jika tak ingin makan bakmi, kedai ini juga menawarkan menu nasi yang tak kalah enak. Berbeda dengan bakmi yang banyak variannya, di sini hanya ada satu jenis menu nasi yang dapat dipesan dengan nama Nasi Spesial H. Taubat.

    Sepiring nasi spesial ini tampak seperti nasi campur versi halal yang diberi topping irisan ayam dengan berbagai rasa. Cukup membayar Rp 33.000 ada empat jenis ayam yang disajikan sebagai topping untuk nasi putihnya.

    Ada ayam panggang, ayam kecombrang, ayam sambal matah, hingga ayam lada hitam yang dapat dinikmati pada menu ini. Nah, menu ini membuktikan bahwa Bakmie H. Taubat menggunakan satu jenis ayam tetapi dengan bumbu yang baru diracik ketika ada pesanan.

    Sebab untuk Nasi Spesial Taubat ayamnya tak diaduk merata bersama bumbu. Sehingga pembeli juga boleh mencicipi masing-masing toppingnya sebelum mengaduk rata.

    Bakmi H. Taubat juga menyediakan pilihan topping yang beragam. Ada pangsit goreng isi seharga Rp 15.000 untuk empat buah yang mirip dengan crab rangoon.

    Isiannya menggunakan cincangan crab stick dan krim. Hanya saja bentuknya seperti pangsit goreng dengan isian yang dilengkapi cocolan saus dari racikan mayones juga thousand island. Menu tambahan ini cocok untuk pelengkap bakmi maupun nasi spesial khas Bakmi H. Taubat.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detik.com? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata Janeta


    Jakarta

    Mencoba peruntungan di dunia bisnis, Tata Janeta buka warung makan khas Sunda di Cipete. Menu-menunya yang sedap dimasak sendiri dengan resep andalannya.

    Banyak penyanyi hingga aktor yang mulai melebarkan sayapnya pada dunia bisnis. Tata Janeta yang tergabung pada Republik Cinta Manajemen sekalipun ikut mencoba peruntungannya dalam mengelola bisnis kuliner pribadinya.

    Ia yang terkenal dengan suara serak merdunya pernah menggawangi Dewi Dewi dan menjadi salah satu grup penyanyi legendaris yang populer. Di samping bakar bernyanyinya, Tata juga handal memasak makanan khas Sunda.


    Keahliannya ini tak disangka berujung dimanfaatkan untuk membuka sebuah bisnis kuliner di kawasan Cipete. Lokasinya di pasar Inpres Cipete, makanannya dimasak sendiri oleh Tata Janeta dengan resep rumahan andalannya.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Warung Tehtata
    Alamat Pasar Inpres Cipete Selatan, Jalan Pangeran Antasari, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.
    Instagram
    @warungatehtata
    Jam Operasional Senin – Minggu, 09.00 – 20.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 57.000
    Tipe Kuliner Tradisional
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Toilet Bersih
    • Area Parkir
    • dll
    Warungna Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaBerlokasi di salah satu ruko di Pasar Inpres Cipete Selatan, Warung Tehtata yang baru berjalan dua bulan sudah tinggi peminat. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Baru berjalan 2 bulan

    Tidak ingin seperti bisnis kuliner artis yang hanya sekadar numpang lewat, Tata Janeta siapkan bisnisnya lebih matang. Menyewa sebuah ruko yang berada di kawasan pasar Inpres Cipete, bisnis kuliner pertama Tata Janeta diberi nama Warungna Tehtata.

    Nama tersebut diambil dari bahasa Sunda yang berarti Warungnya Kak Tata. Bisnis milik wanita kelahiran Bandung 1982, baru saja beroperasi lebih dari satu bulan dengan antusias para pelanggan yang tinggi.

    Warungna Tehtata resmi dibuka pada 2 Oktober 2024, ketika belum sebulan dibuka ia sudah kebanjiran pesanan. Tata Janeta membagikan momen dirinya yang berhasil menjual hingga 1400 potong ayam di warung makan miliknya.

    Ia juga dibantu oleh beberapa food vlogger dan selebriti lain untuk memperluas bisnisnya. Diimbangi dengan kualitas rasa makanan yang sepadan sehingga viralnya layak untuk dicoba.

    Dimasak langsung oleh Tata Janeta

    Warungna Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaLauk pauk yang disajikan di warung ini dimasak langsung oleh Tata Janeta. Foto: Instagram/warungnatehtata

    Dikarenakan area memasak yang tak terlalu besar, Tata Janeta memiliki trik sendiri untuk menyajikan makanan enak kepada pelanggan. Seluruh menu yang disajikan di sini menggunakan resep rumahan andalan Tata Janeta sendiri.

    Salah satu ruangan seperti garasi, dimanfaatkan Tata Janeta di rumahnya untuk memasak menu-menu untuk dibawa ke warungnya. Mulai dari jengkol, ayam goreng, dan masih banyak lauk lain dimasak langsung oleh Tata Janeta.

    Setelah setengah matang, lauk-pauk tersebut baru dikirim ke Warungna Tehtata di Cipete. Untuk menu jengkol biasanya hanya dihangatkan karena dikirim dalam kondisi sudah matang.

    Sementara untuk menu seperti ayam goreng akan dikirim dalam keadaan sudah diungkep dan digoreng dengan segar ketika ada pesanan pelanggan. Hanya beberapa menu yang dimasak mendadak di warung, salah satunya telur dadar yang renyah seharga Rp 12.000.

    Adapun alasan Tata memilih hidangan tradisional, khususnya Sunda, karena lidahnya lebih akrab dengan makanan Sunda. Tata mengaku tak ingin ikut FOMO atau ciri khas warung makannya dipaksa mengikuti tren kekinian.

    Kelezatan nasi liwet hingga camilan buatan TataJaneta ada di halaman berikutnya.

    Sedapnya nasi liwet dengan lauk komplet

    Warungna Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaNasi liwet yang sedap dengan lauk ayam goreng yang nikmat bikin makan jadi puas. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Menu nasi liwet khas Sunda menjadi andalan utama di sini. Nasinya begitu pulen dengan aroma wangi serau dan daun salam tangg sedap dan rasanya gurih lembut di mulut. Terasa benar penggunaan bahan-bahan alami bukan dari penyedap yang terlalu menusuk.

    Sebagai teman nasi liwet ada beberapa menu pelengkap yang ditawarkan di sini. Menu yang paling laris dipesan adalah Nasi Liwet Ayam Goreng (Rp 39.000), Nasi Liwet Peda (Rp 24.000), dan Nasi Liwet Peda Jengkol (Rp 42.000).

    Ketika memesan seporsi paket nasi liwet, pembeli akan mendapatkan nasi liwet, sambal, bihun goreng, lalapan, dan lauk yang dipesan. Sambalnya bergaya sambal terasi goreng yang berwarna kecokelatan tetapi bukan sambal dadak.

    Sambal nasi liwetnya telah digoreng terlebih dahulu baru kemudian dihaluskan. Terasa dari karakter sambalnya yang tak getir seperti sambal khas Sunda di tempat makan lain.

    Untuk ayam gorengnya sendiri Tata Janeta menggunakan jenis ayam pejantan yang dipotong empat bagian. Tekstur dagingnya tak terlalu lunak maupun alot dan kering berkat melalui proses pengungkepan yang lama.

    Sementara untuk ikan pedanya digoreng dadakan hingga renyah. Rasanya tak terlalu asin, mencirikan ikan peda yang dibilas terlebih dahulu sebelum diolah. Rasa asin dari ikan pedanya berpadu seimbang dengan sambal yang pedas, sedikit manis, dan segar untuk disantap bersama nasi liwet hangat.

    Harganya murah meriah

    Warung Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaHarganya dibanderol murah meriah dan aman di kantong. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Biasanya tempat makan milik artis berusaha menghadirkan kemewahan baik dari segi desain tempatnya hingga kemewahan menunya. Berbeda dengan yang lain, Tata Janeta justru menawarkan pengalaman makan sederhana serasa di rumah melalui Warungna Tehtata.

    Seporsi makanan di sini dibanderol mulai dari Rp 9.000an untuk menunya dan Rp 30.000an untuk menu paket yang sudah komplet. Tidak hanya makanan berat utama, tetapi camilan hingga racikan minuman menyegarkan juga bisa dipesan di sini.

    Harga yang dibanderol tentu sepadan dengan citarasa dan bahan yang digunakan. Waruna Tehtata tak malu memajang kulkas untuk menyimpan bahan di bagian depan karena tampak jeruk, cabai, dan bawang-bawangan yang segar dan bersih dikemas dalam kotak tertutup.

    Camilan pelengkap yang tak kalah enak

    Warungna Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaSiomay ikan buatan Tata Janeta yang kenyal juga bisa dipesan sebagai camilan pelengkap. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Setelah puas menyantap makanan utama, masih ada camilan yang juga dipesan. Siomay seharga Rp 29.000 dan Tahu Bakso yang dibanderol Rp 22.000 menarik perhatian kami.

    Siomaynya disimpan pada alat pengukus untuk tetap menjaga kehangatannya. Seporsi siomaynya berisi empat potong siomay dan sebuah telur, tentu dilengkapi bumbu kacang, saus sambal, serta jeruk limau.

    Tekstur siomaynya padat dan kenyal, terasa perbandingan ikan dan campurannya tepungnya dibuat seimbang. Bentuknya juga terlihat jelas seperti siomay buatan rumahan. Gurih lembut siomaynya semakin lengkap dengan bumbu kacang yang legit manis dan tekstur kacangnya yang halus.

    Jika ingin camilan yang digoreng dapat memesan tahu bakso yang tak kalah enak. Tahu putih yang digunakan sebagai bahan utamanya terasa padat dan lembut dengan rasa segar. Tak seperti beberapa tahu yang bisa saja terasa asam atau baunya kurang sedap sebagai tanda sudah terlalu lama disimpan.

    Isiannya berupa adonan bakso juga cukup memuaskan. Tak terlalu berat seperti tahu bakso di Semarang, tetapi cukup untuk dinikmati setelah sebagian perut terisi hampir penuh.

    Trik yang kami lakukan untuk membuatnya semakin lezat adalah dengan mencocol dengan bumbu siomay. Sebab untuk penyajian tahu baksonya tidak dilengkapi dengan saus, cabai rawit, maupun bumbu pelengkap lainnya.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sego Oyek Ramesan Khas Kebumen yang Sedap Sehat


    Jakarta

    Tempat makan rumahan hidden gem di Cipete ini tawarkan menu unik yang lezat nan menyehatkan. Ada sego oyek asal Kebumen dengan lauk ramesan sedap ala rumahan.

    Makanan asli Indonesia pada dasarnya didominasi oleh plant based atau bahan nabati. Salah satu buktinya ialah kehadiran nasi oyek yang populer di Jawa Tengah sebagai asupan karbohidrat.

    Nasi oyek yang terbuat dari singkong ini dapat mengenyangkan sekaligus menjadi alternatif asupan yang lebih sehat. Di Jakarta ternyata ada tempat makan nasi oyek yang masih menjaga kelestarian makanan asli Indonesia.


    Namanya Nasi Oyek Bu Tini, walaupun posisinya bersembunyi pada jalan sempit tetapi popularitasnya tinggi. Banyak artis hingga food vlogger yang datang rela datang ke sini demi mencicipi nasi oyek dan lauk pauk ramesannya yang sedap.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Nasi Oyek Ibu Tini
    Alamat Jalan Cereme No.34, Cilandak Barat, Jakarta Selatan
    No Telp
    Jam Operasional

    Senin-Sabtu, 09.30 – 21.00 WIB

    Minggu Tutup

    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 33.000
    Tipe Kuliner Tradisional
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Parkir Luas
    • Pesan Online
    • Bawa Pulang
    • dll

    Berbahan Singkong yang Menyehatkan

    Nasi oyek atau sego oyek berbeda dengan nasi yang berasal dari padi. Sego oyek merupakan olahan singkong yang telah dibersihkan kemudian direndam selama tiga hari hingga lunak, ditumbuk, direbus, dan dijemur secara alami di bawah matahari hingga kering sempurna.

    Proses pembuatan nasi oyek yang panjang ternyata menjadi alasan tak banyak produsen nasi oyek masa kini. “Bikinnya itu panjang, sekarang sudah jarang yang buat. Untungnya masih ada saudara saya di kampung yang jadi produsen oyek,” ujar Tini kepada detikcom (21/11) saat ditemui di warungnya.

    Nasi oyek kemudian akan didistribusikan dalam bentuk bulir beras bulat-bulat kecil yang sudah kering. Ketika hendak disajikan, nasi oyek lebih singkat pemasakannya daripada nasi putih.

    Pertama-tama oyek harus direndam selama satu jam untuk kembali melunakkan teksturnya. Kemudian cukup dikukus selama kurang lebih 20-25 menit hingga lembut dan tanak atau teksturnya seperti nasi.

    Nasi oyek secara kasat mata memiliki perbedaan terhadap nasi putih dan nasi porang, warnanya kuning keabu-abuan tidak putih susu atau transparan. Rasanya sendiri tidak memiliki ciri khas yang berbeda, rasanya tawar mirip nasi porang dan ketika dikunyah tak ada rasa manis yang keluar untuk menandakan berubahnya karbodhirat menjadi glukosa.

    Nasi Oyek Bu Tini: Sego Oyek Ramesan Khas Kebumen yang Sedap SehatSego oyek pada Nasi Oyek Ibu Tini dipasok langsung dari produsennya di Kebumen, Jawa Tengah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Dipasok Langsung dari Kebumen

    Tini, selaku pemilik Nasi Oyek Ibu Tini, mengaku mendapatkan pasokannya dari Kebumen, Jawa Tengah. Di desa asalnya, banyak sanak saudara yang masih memproduksi oyek bahkan sampai dipasok ke berbagai kota besar di Jawa Tengah hingga Jakarta.

    Tini mengatakan tak ada jumlah atau waktu yang terjadwal untuk memesan nasi oyek dari Kebumen. Ia hanya menyesuaikan persediaan warungnya dan mengira-ngira jumlah yang hendak diminta berdasarkan ramainya pemesan nasi oyek.

    “Nggak tentu kapannya, yang penting kalau dikira sudah mau habis baru nanti telepon ke kampung. Minta dikirimi. Jumlahnya juga nggak tentu, tergantung ramai atau tidak. Ya pernah sampai 70 kilogram,” ucapnya.

    Makan sehat tetap enak dengan nasi oyek dan lauk ramesannya ada di halaman berikutnya.

    Paket Nasi Oyek Komplet

    Nasi Oyek Bu Tini: Sego Oyek Ramesan Khas Kebumen yang Sedap SehatPilihan paket yang komplet sudah memadukan nasi oyek dengan lauk pauk dan sambal juga lalapan sebagai pelengkap. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Nasi oyek yang disajikan oleh Tini tak bedanya seperti nasi putih biasa. Berbagai lauk pauk bisa disajikan untuk melengkapi, hanya hanya kadar gula dan kalori dari nasi oyek yang lebih rendah daripada nasi putih menjadi pembedanya.

    Tini menyajikan 3 paket nasi oyek yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Ada nasi oyek yang paling sederhana hingga nasi oyek dengan potongan daging kambing.

    Harga per paketnya dibanderol mulai dari Rp 20.000an-Rp 33.000. Ia mengungkapkan walaupun tak menggunakan beras tetapi kenaikan harga berdampak pada lauk pauk yang disajikan. Paket nasi oyek paling sederhananya hanya dilengkapi ikan asin, oseng nangka, lalapan dan sambal.

    Paket yang paling banyak dipesan ialah Paket 2 yang berisi nasi oyek atau nasi biasa, ayam goreng, oseng ikan asin, oseng nangka, lalapan dan sambal. Takaran lauknya cukup banyak ditambah potongan ayam dari satu ekor yang dibagi 6 cukup mengenyangkan.

    Sementara ada paket paling istimewa yaitu Paket 3 dengan isian nasi oyek, potongan daging kambing, oseng ikan asin, oseng nangka, lalapan dan sambal. Potongan daging kambingnya dimasak dengan bumbu kuning hingga empuk tanpa digoreng.

    Kadar serat yang tinggi pada nasi oyek membuat kami cukup hanya dengan menyantap satu porsi nasinya. Uniknya, rasa kenyang yang diberikan lebih ringan daripada nasi putih biasa.

    Lauk Pauk Ramesan Sedap ala Rumahan

    Nasi Oyek Bu Tini: Sego Oyek Ramesan Khas Kebumen yang Sedap SehatJika tak ingin menu pada pilihan paket, juga boleh memesan menu ramesan yang tak kalah enak. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Jika tak ingin menu paket, para pelanggan juga boleh memilih lauk pauk seperti ramesan yang tersedia pada etalasenya. Semua racikan makanan di sini dimasak langsung oleh Tini dengan bumbu ala rumahan.

    Untuk mencoba lauk ramesannya kami memesan nasi oyek, sambal, oseng ikan asin, telur dadar balado, lalapan dan tumis tempe kikil. Seporsi lengkap ini hanya dibanderol Rp 21.000 saja.

    Salah satu ciri khas dari Nasi Oyek Ibu Tini ini ada pada racikan sambalnya. Sambalnya memiliki perpaduan rasa pedas dan manis yang seimbang. Dijelaskan oleh Tini ia terlebih dahulu menggoreng bahan-bahan sambal ketika utuh sehingga hasilnya takkan terlalu berminyak.

    Tidak hanya rasa makanan yang terasa seperti masakan rumahan tetapi warung yang berlokasi di halaman teras rumah ini juga menguatkan kesan yang cozy. Apalagi jika datang sore hari, rasanya seperti bersantai di kebun rumah sambil menikmati makanan yang enak dan menyehatkan.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging Sapi


    Jakarta

    Tempat makan ini meski terbilang baru tapi cukup viral di media sosial. Menu utamanya ada opor kuah susu dengan pilihan daging ayam dan sapi.

    Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, memang jadi salah satu destinasi kuliner kekinian yang diminati kaum Milenial dan Gen Z. Banyak tempat makan datang silih berganti, yang paling anyar ada Opor Susu Legendaris.

    Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging SapiHangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging Sapi Foto: detikFood

    Tempat makan ini baru buka awal bulan November lalu, tapi sudah terkenal karena sang pemilik, Jonathan Liandi merupakan gamer profesional sekaligus mantan pro player ternama.


    Setelah sukses di dunia E-sports, Jonathan menjajal bisnis kuliner dengan yang menyuguhkan opor kuah susu. Sebuah inovasi berani untuk sajian tradisional khas Jawa.

    Berikut beberapa menu andalan di Opor Susu Legendaris:

    Detail Informasi Opor Susu Legendaris
    Nama Tempat Makan Opor Susu Legendaris
    Alamat JL. Cibulan Raya No. 17A, Petogogan. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
    No Telp 0822-6058-0025
    Jam Operasional Minggu – Kamis (10.00 – 22.00)
    Jumat – Sabtu (10.00 – 00.00)
    Estimasi Harga Rp 25.000 – Rp 100.00
    Tipe Kuliner Opor susu
    Fasilitas
    • Parkiran
    • Pembayaran cashless

    1. Opor dengan Kuah Susu

    Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging SapiHangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging Sapi Foto: detikFood

    Jonathan Liandi membuat inovasi opor ayam Jawa dengan membuat opor tidak dengan santan tetapi dengan susu sapi. Meski sudah dimodifikasi dengan resepnya tapi cita rasanya tetap legendaris menurut Jonathan.

    Jonathan tak sendiri, ia menggandeng salah satu temannya yang memiliki resep opor susu ini untuk membuka bisnis kuliner bersama.

    “Opor di sini mirip seperti soto Betawi, karena kalau kita lihat opor di nasi Padang biasanya isinya hanya ayam saja. Nah, kalau di sini opornya itu yang jadi menu utama kita,” tuturnya.

    2. Opor Susu Ayam Legendaris

    Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging SapiHangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging Sapi Foto: detikFood

    Salah satu menu yang wajib dicoba ada Opor Susu Ayam Legendaris (Rp 45.000). Berbeda dengan menu opor susu biasa, kalau yang legendaris ada tambahan ayam asap yang jadi ciri khas di sini.

    Seporsi Opor Susu Ayam legendaris dilengkapi dengan satu potong daging ayam opor bagian paha bawah. Ditambah telur rebus, bawang goreng dan perasan jeruk limau.

    Opor Susu Legendaris : Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging SapiOpor Susu Legendaris : Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging Sapi Foto: detikFood

    Aroma kuahnya harum mengingatkan dengan opor ayam khas Lebaran. Bedanya di sini rasa kuah opornya lebih ringan dan creamy karena menggunakan susu sapi bukan santan. Selain itu rasa unik dari opor ini muncul dari ayam asap yang ekstra ‘smokey’ dan sedikit kering.

    Rasa ‘smokey’ ini diseimbangkan dengan ayam opor yang lembut dan berempah. Telur rebusnya tak hanya jadi pelengkap saja tapi membuat hidangan opor susu ini jadi komplet. Paket di atas belum termasuk nasi putih (Rp 6.000).

    Menu enak di Opor Susu Legendaris Ada di Halaman Berikutnya!

    3. Opor Susu Daging Legendaris

    Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging SapiHangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging Sapi Foto: detikFood

    Hidangan lainnya ada Opor Susu Daging Legendaris (Rp 60.000). Menu ini menggunakan kuah opor susu yang sama, bedanya terletak pada isiannya. Di menu ini menggunakan daging sapi opor, lidah sapi, paru sapi, telur rebus dengan taburan bawang goreng di atasnya.

    Opor Susu Legendaris : Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging SapiOpor Susu Legendaris : Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging Sapi Foto: detikFood

    Menu ini sekilas tampilannya mirip seperti soto Betawi, bedanya tidak menggunakan irisan tomat dan kentang. Isian daging sapinya melimpah dan karena sudah direbus dengan kuah opor, jadi teksturnya tidak alot dan rasanya tak hambar.

    Tak ketinggalan isian paru dan lidah sapi yang tak amis, cocok disantap dengan sambal bawangnya yang ekstra pedas.

    4. Menu Pelengkap di Opor Susu Legendaris

    Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging SapiHangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging Sapi Foto: detikFood

    Selain menjual opor susu, di kedai ini pilihan menu pelengkapnya cukup beragam. Bisa tambah potongan ayam opor, ayam asap, bebek goreng, daging sengkel hingga jukut goreng.

    Tersedia juga menu Kulit Ayam Goreng yang renyah (Rp 20.000) untuk pengganti kerupuk. Serta Dadar Gimbal (Rp 13.000) untuk teman makan opor susu.

    Hangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging SapiHangat Gurih Opor Kuah Susu Ayam Asap dan Daging Sapi Foto: detikFood

    Semua makanan di sini tidak menggunakan daging atau lemak babi. Buka setiap hari dari pagi sampai malam hari.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com