Tag: kuliner jepang viral

  • Nongkrong Seru di 5 Kafe ‘Ghibli Vibes’ di sekitar Jakarta Yuk!


    Jakarta

    Kafe bernuansa Ghibli biasanya memiliki dekorasi homey yang dikelilingi tanaman hias. Tersebar di Jakarta, rekomendasi kafe Ghibli ini patut dikunjungi.

    Studio film animasi yang berbasis di Koganei, Tokyo, Jepang ini dikenal dengan nama Studio Ghibli. Film anime yang diproduksi oleh Studio Ghibli banyak mengandung unsur imajinatif, emosional, dan provokatif yang ternyata disukai banyak orang dari seluruh dunia.

    Kafe yang bernuansa ala Ghibli banyak menggunakan unsur warna hijau dan cokelat. Tak jarang juga diberikan aksen berupa tanaman hias maupun yang tumbuh rindang.


    Namun, ada juga beberapa kafe yang khusus menghadirkan pernak-pernik Ghibli. Sehingga memperkuat kesan yang dihadirkan untuk para pelanggan.

    Berikut 5 rekomendasi kafe yang berlokasi di Jakarta dan sekitarnya:

    1. Kodaigiri

    Kafe vibes Ghibli di Jakarta, Tangerang, dan Bandung.Kafe vibes Ghibli di Jakarta: Kodaigiri Foto: Instagram

    Di Jakarta Barat bisa kamu temui kafe bernuansa Ghibli, namannya Kodaigiri. Kafenya mungil dengan dekorasi yang estetikanya bernuansa Ghibli. Lokasinya ada di Jalan Mandala 5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

    Kafe ini bergaya ala minimalis Jepang dengan unsur kayu yang kuat. Selain itu, nuansa Ghibli di sini dihidupkan dengan beberapa pajangan miniatur Ghibli hingga posternya.

    Kodaigiri juga menawarkan sajian khas Jepang. Di antaranya ada aneka onigiri, fruit sando, hingga puding karamel yang manis lembut. Harganya mulai dari Rp 20.000-an.

    2. Flip Flop Coffee

    Flip Flop Coffee juga bisa kamu kunjungi kalau ingin merasakan nuansa Ghibli. Lokasinya di kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

    Kafe ini memiliki konsep yang modern dengan kesan lucu, karena warna-warni yang dihadirkan. Dekorasinya juga dipenuhi dengan pernak-pernik Ghibli yang menggemaskan.

    Pilihan makanan dan minuman di sini juga beragam. Kamu bisa menemukan aneka menu kopi yang nikmat, ada pasta, aneka pastry, dan lainnya.

    3. Mandira’s Garden

    Kafe ala Studio Ghibli di KemangKafe ala Studio Ghibli di Kemang Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

    Mandira’s Garden juga salah satu tempat makan yang terkenal asri, belakangan juga berkonsep ala Ghibli. Karena di sekelilingnya terdapat beragam tanaman hias seperti bunga, sayuran, dan lainnya.

    Kini Mandira’s Garden banyak dihias dengan ornamen ala Ghibli. Seperti di bagian depannya terpampang patung Tororo yang menyambut pelanggan dengan payung.

    Dulu menu yang ditawarkan oleh Mandira’s Garden merupakan hasil olahan dari kebun sendiri. Namun, kini sudah memiliki menu tetap, seperti pisang goreng, bitterballen, gyoza, fettucini, nasi rames, nasi bakar, dan lainnya.

    4. Membumi Kopi

    Coffee shop di Cipete banyak tersebar, tetapi ada salah satu yang menarik perhatian karena berlokasi di dalam gang. Coffee shop yang mungil ini adalah Membumi Kopi di Jalan Cipete VIII No. 93, Jakarta Selatan.

    Sesuai namanya, Membumi Kopi hadir dengan konsep yang ramah lingkungan. Tampilannya dibuat dominasi kayu dengan tanaman hias yang hijau memberikan kesan asri. Oleh karena itu, banyak yang mengatakan kalau Membumi Kopi memiliki nuansa ala Ghibli.

    Untuk area duduknya berada di pinggir jalanan gang itu, di sana juga ada buku bacaan gratis. Kopi Susu Senja menjadi menu kopi andalan mereka. Harganya sekitar Rp 20.000-an per gelas. Selain kopi, tersedia juga menu teh dan camilan yang nikmat.

    5. Warkop Kandang Ayam

    Warkop Kandang AyamWarkop Kandang Ayam Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Warkop Kandang Ayam termasuk kafe mungil yang berlokasi di area gang, tepatnya di Jalan H. Jaelani 3 No. 123, Petukangan Utara, Jakarta Selatan. Menempati sebuah rumah yang disulap menjadi kafe yang homey.

    Menurut beberapa netizen, coffee shop ini juga memiliki nuansa ala Ghibli, animasi dari Jepang. Warkop Kandang Ayam buka setiap pukul 15.00 – 23.00 WIB.

    Berbagai racikan kopi yang telah dikemas dalam botol siap minum dapat ditemukan di sini. Di antaranya ada Americano, kopi susu, black apple coffee mocktail, dan lainnya. Harganya dibanderol Rp 14.000 – Rp 18.000-an saja.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Viral Filadelfia Sushi dari Bali ‘Mendarat’ di Jakarta, Begini Kenikmatannya!


    Jakarta

    Bisnis sushi milik MasterChef di Bali berhasil viral dan bikin penasaran. Namanya Filadelfia Sushi yang kini hadir di selatan Jakarta dan sudah diantre panjang.

    Akhir-akhir ini beberapa tempat makan bergaya Jepang tengah disoroti di Jakarta dan kota-kota besar lain. Citarasa khas Asia yang erat dengan lidah orang Indonesia menjadi salah satu alasan menu tersebut digemari.

    Menu yang ditampilkan juga tidak hanya yang otentik, tapi juga menu fusion atau inovasi yang unik. Salah satunya sushi asal Bali yang dikreasikan oleh Anna Madani, kontestan MasterChef Indonesia musim ke-10.


    Bernama Filadelfia Sushi, kombinasi potongan salmon segar dan tebal dengan beberapa isian lainnya bikin banyak orang penasaran. Namun, ada angin segar yang dibawanya, Filadelfia Sushi dari Bali kini sudah hadir di Jakarta dan lebih mudah dipesan untuk foodies.

    Anna Madani, pemilik Filadelfia, mengaku keputusannya untuk hadir di Jakarta karena permintaan dari pelanggan yang tinggi. Semangat yang disampai sejalan dengan keinginan Anna untuk membuat Filadelfia menjadi sushi dengan konsep pengiriman yang mampu bersaing di kancah global.

    @detikfood Dari Bali langsung mendarat di Jakarta! 🍣πŸ”₯ Filadelfia Sushi akhirnya hadir dan… YES, rasanya tetap bikin nagih! Siap-siap antre, karena ini bukan sushi biasa πŸ‘€βœ¨ #sushiviral #filadelfiasushi #placetogo #sushinjakarta #tiktokfood ♬ suara asli – π™‘π™„π™Žπ˜Ύπ™Šπ™π™‰π™πŸŽ§

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Filadelfia Jakarta (Salmon House)
    Alamat Jalan Margasatwa Raya No.5, Pondok Labu, Jakarta Selatan
    No Telp 0811-3099-9950
    Jam Operasional Setiap hari, 12.00 – 21.45 WIB
    Estimasi Harga Rp 129.000 – Rp 2.089.000
    Tipe Kuliner Fusion, Jepang
    Fasilitas
    • Area parkir
    • Hanya pengiriman pesanan
    • Hanya pengambilan pesanan
    • Pre-order
    • dll
    Filadelfia SushiBisnis sushi viral yang satu ini didirikan oleh Anna Madani, MasterChef Indonesia season 10. Foto: Diah Afrilian/detikcom

    Didirikan oleh MasterChef Indonesia

    Anna Madani merupakan kontestan MasterChef Indonesia musim ke-10. Bakatnya dalam dunia kuliner mengantarkan dirinya dalam kompetisi memasak bergengsi di Indonesia tersebut.

    Namun setelah dirinya selesai dari MasterChef ia tak tinggal diam. Anna mengembangkan sayapnya berkreasi dalam makananan melalui bisnis Filadelfia yang didirikannya pada 2019.

    Menurut penuturannya kepada detikFood, jauh sebelum bergabung MasterChef Indonesia, Anna sudah berprofesi sebagai private chef. Hal ini yang membuat tangannya piawai menyajikan hidangan lokal maupun internasional.

    “Aku memilih sushi karena aku merasa sangat aku memiliki passion di speciality itu, dengan konsepny clean, fresh premium product, cutting skill, dan elegan. Aku senang membuat makanan yang rapi, cantik, dan enak pada waktu bersamaan,” ungkap Anna.

    Alasan tersebut yang membuat Anna begitu mempertimbangkan penyajian sushi hingga pengemasannya yang unik dengan kotak kayu. Baginya, ada kepuasaan sendiri ketika makanan yang dibuatnya difoto oleh konsumennya.

    Filadelfia SushiAnna Madani berinovasi dengan memadukan ikan segar dan cream cheese melalui Filadelfia Sushi. Foto: Diah Afrilian/detikcom

    Kombinasi Sushi yang ‘Nekat’

    Filadelfia tidak hanya menyajikan sushi roll otentik bergaya Jepang dengan menonjolkan kesegaran salmon dengan potongan tebal. Justru Philadelphia Roll dan Classic Roll ala Filadelfia diburu oleh pelanggannya.

    Ciri khas sushi yang dihadirkan di sini adalah perpaduan antara ikan salmon segar dengan cream cheese. Gaya ini yang lantas dicetuskan oleh Filadelfia sebelum banyak sushi dari merek lain meniru jejaknya.

    “Dulu, di Indonesia hampir tidak ada yang berani menyatukan rasa ikan mentah dengan cream cheese. Terdengar aneh, bahkan (dianggap) ‘salah’. Tapi justru di situlah kami memulai revolusi kecil,” kata Anna.

    Filadelfia juga memiliki keunggulan pada potongan salmonnya yang tebal dan lebar. Bahkan cabangnya di Jakarta sendiri sampai dinamai Filadelfia Jakarta (Salmon House).

    Anna mengatakan punya filosofi sendiri untuk Filadelfia sushi yang diciptakannya. ‘Minimum rice, maximum fish’ merujuk pada kombinasi sushi dengan nasi yang tipis dengan potongan ikan tebal sehingga pelanggannya puas.

    “Setiap potongannya tebal, bersih, packaging yang premium, dan dibuat dengan presentasi yang ‘wow’. Karena bagi saya, sushi bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang kepuasan, presisi, and penampilan,” lanjut Anna.

    Filadelfia SushiAnna menerapkan standar tinggi untuk menjaga kesegaran sushi-sushi di FIladelfia. Foto: Diah Afrilian/detikcom

    Rahasia Dapur Filadelfia Sushi

    Sebagai pemilik bisnis sushi tentu tantangan terbesarnya adalah menjaga kesegaran bahan baku. Mengingat Filadelfia identik dengan salmonnya yang segar, tebal, dan kenyal.

    Ternyata Anna juga punya trik sendiri untuk menyajikan sushi yang terjaga kesegarannya. Mulai dari penanganan dari supplier, pengolahan yang cepat, batas penyimpanan yang singkat, hingga menggunakan sedikit bumbu tambahan agar tetap menonjolkan kesegaran dan kelezatan alami dari salmon itu sendiri.

    “Di Filadelfia semua bahan aku perlakukan seperti bahan yang berharga. Disimpan dengan suhu yang tepat, diolah dengan cepat, dan tidak pernah disimpan terlalu lama…Karena bagiku, menghormati bahan berarti menjaga kesegarannya sejak awal hingga sampai ke tangan pelanggan,” ungkap Anna.

    Saat mengunjungi dapur produksinya di Pondok Labu, Jakarta Selatan, tim detikFood melihat bagaimana setiap sushi dijaga kesegarannya. Sushi-sushi yang sudah dipesan dari jauh-jauh hari hanya akan dibuat beberapa waktu sebelum diambil.

    Jadi, sushi tidak akan diam pada suhu ruang yang lama dan berisiko menurunkan kualitas kesegarannya. Begitu pula dengan kartu kecil yang diimbuhkan pada kemasan untuk menyarankan pelanggan menghabiskan sushinya tidak lebih dari 5 jam saja.

    Filadelfia SushiSalah satu menu unggulannya ada Philadelphia Classic yang memadukan salmon, cream cheese, nasi, dan nori. Foto: Diah Afrilian/detikcom

    Paduan Salmon dan Cream Cheese yang Nikmat

    Baru Grand Opening pada 2 November 2025, Filadelfia Sushi sudah diantre banyak foodies. Ketika disambangi pada Selasa, (11/11), menurut perwakilan cabang Jakarta, ada beberapa pelanggan yang sudah memesan sejak seminggu sebelumnya.

    Produksi yang dimulai pukul 12.00 WIB, bahkan mulai beroperasi sebelum jadwalnya untuk mengejar pesanan yang akan diambil oleh pelanggannya. Filadelfia tidak menutup pemesanan walk-in atau langsung, hanya saja jika pesanan sedang penuh, pelanggan harus rela menunggu hingga 4-5 jam untuk mendapatkan sushinya.

    Beruntung, di hari itu kami berhasil mendapatkan paket Philadelphia Classic yang dibanderol Rp 349.000 per paketnya. Menu yang satu ini berisi perpaduan salmon dan cream cheese di bagian dalamnya, digulung dengan nori dan nasi, serta lapisan salmon lagi di bagian luarnya.

    Tekstur ikan salmon yang kenyal dengan aroma minyak wijen yang harum menyeruak pada suapan pertama. Tambahan cream cheese memberikan tekstur creamy dan rasa umami yang khas pada setiap gulungan sushi.

    Tidak menggunakan banyak campuran bumbu membuat kesegaran dan rasa manis khas salmon segar terasa dengan jelas. Tidak ada aroma amis atau yang mengganggu sebab ikan yang digunakan dipastikan benar-benar segar.

    Dalam sepaket sushinya, kami juga mendapatkan tambahan berupa acar jahe, wasabi, edamame, dan soy sauce. Berisi 6 potong sushi dengan ketebalan masing-masing 2,5-3 centimeter membuat dua potong sushi saja bisa menghadirkan rasa kenyang.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikFood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com

    (dfl/adr)





    Sumber : food.detik.com

  • Mikazuki hingga Nikudon di Sini Nggak Kalah Enak dengan yang Viral!


    Jakarta

    Nikudon sedang viral, bikin foodies rela antre. Namun di restoran hidden gem di bilangan Kemang, juga ada nikudon yang tak kalah enak tanpa perlu antre lama!

    Nikudon, sajian nasi dengan daging sapi yang dibakar hingga smoky dan disuguhkan bersama telur di atasnya sedang viral. Di Blok M, saat ini, ada restoran spesialis nikudon yang berhasil bikin foodies rela antre berjam-jam lamanya.

    Tingginya antusias foodies terhadap nikudon, nyatanya memberi inspirasi bagi tempat makan bergaya Jepang lainnya. Kansai Dine, salah satu tempat makan berkonsep kekinian yang hadir di bilangan Kemang, Jakarta Selatan juga punya menu nikudon.


    Menurut Usep Rustandi, selaku kepala F&B, menu tersebut sebenarnya sudah lama. Namun semakin banyak dicari setelah nikudon mendadak viral.

    Menyambangi Kansai Dine (11/11), tim detikFood mencicipi beberapa menu andalan mereka. Mulai dari Mikazuki yang hanya ditemukan di sini hingga Nikudonnya yang tak kalah enak dari tempat lain.

    Baca juga: Viral Filadelfia Sushi dari Bali ‘Mendarat’ di Jakarta, Begini Kenikmatannya!

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Kansai Dine
    Alamat Jalan Kemang Raya, Bangka, MAmpang Prapatan, Jakarta Selatan
    No Telp 0855-7140-456
    Jam Operasional

    Senin – Jumat, 10.30 – 02.00 WIB

    Sabtu – Minggu, 10.30 – 03.00 WIB

    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 85.000
    Tipe Kuliner Jepang
    Fasilitas
    • Area parkir luas
    • Makan di tempat
    • Bawa pulang
    • Area merokok
    • dll
    Kansai DineKansai Dine hadirkan suasana ala Dotonbori, Osaka, Jepang di tengah Jakarta Selatan. Foto: Diah Afrilian/detikcom

    Konsep Street Food ala Osaka

    Kansai Dine berada dalam area kumpulan tenant kuliner di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Lokasinya hidden gem, berada tepat di paling pojok.

    Namun penampilannya yang heboh dengan hiasan ikonik ala Jepang membuatnya menonjol dibandingkan tempat makan lain. Dari luar, Kansai Dine tampak biasa saja, tetapi ketika masuk seolah sudah tiba di Dotonbori yang terkenal sebagai wilayah kulineran ikonik di Osaka, Jepang.

    “Kepalanya (ide) dari owner yang suka dengan makanan Jepang dan bolak-balik ke Jepang. Makanya konsepnya benar-benar unik kayak lagi di street food Jepang,” kata Usep Rustandi saat ditemui tim detikcom di Kansai Dine.

    Hiasan brosur vintage berupa iklan-iklan berbahasa Jepang, toko buatan yang ditutup dengan rolling door, serta salah satu sudut yang ditempel poster pelari ikonik dari Jepang juga ada di sini.

    Tak hanya menawarkan suasana, Kansai Dine tentu punya banyak menu menarik untuk dicoba. “Restorannya memang tidak terlalu besar, tapi untuk menu kita punya lengkap,” lanjut Usep.

    Kansai DineMenu-menunya dirancang langsung oleh chef spesialis masakan Jepang yang berpengalaman selama 30 tahun. Foto: Diah Afrilian/detikcom

    Menu Rancangan Chef Berpengalaman

    Menu di Kansai Dine berasal dari kreativitas tim restoran juga Usep yang berwenang mengawasi penyajian makanan dan minuman di sana. Usep Rustandi, ternyata punya latar belakang yang menarik sebelum menjadi chef di Kansai Dine.

    Usep mengaku sudah menjadi seorang chef spesialis masakan Jepang sejak 1995. Profesinya dimulai pada 1994 yang langsung dibawahi oleh chef asli Jepang. Baik restoran hingga hotel pernah menjadi tempat Usep menimba ilmu menyajikan masakan Jepang.

    “Dari tahun 1995 itu sudah kerja sama orang Jepang asli. Chefnya dari Jepang, jadi diajarkan langsung. Bukan sama orang lokal atau campuran. (Sejak dulu) Sampai sekarang makanya spesialisnya ya masakan Jepang ini,” ujar Usep kepada detikFood yang berusaha mengingat perjalanannya.

    Ditambah, pemilik restoran yang senang kulineran ke Jepang diakui Usep mendatangkan inspirasi baginya. Ia mempelajari banyak makanan Jepang yang baru termasuk beberapa inovasi yang kemudian dihadirkan di Kansai Dine.

    Demi menjaga keaslian rasa dengan sentuhan otentik yang dipertahankan, ada beberapa bahan yang impor. Walaupun begitu ia mengatakan setiap bahan yang digunakan, baik impor maupun lokal, dipastikan sudah bersertifikasi halal.

    Kansai DineAda sajian menu unik bernama Mikazuki yang menggunakan racikan mayonaise homemade. Foto: Diah Afrilian/detikcom

    Mikazuki dan Sushi Roll yang Khas

    Berbeda dengan restoran Jepang biasa, Usep punya beberapa menu andalan di sini. Contohnya Mikazuki dan Sushi Roll.

    Mikazuki sendiri dibuat sebagai menu pembuka. Komposisinya terdiri dari lapisan nori, nasi, crabstick, mayonnaise, tobiko, dan beberapa bahan lainnya. Sementara untuk sushi roll khas Kansai Dine berisi nori, nasi, crabstick, mayonaise, dan tobiko di atasnya.

    Keunggulan dari dua menu ini berada pada mayonaise yang digunakan. Mayonaisenya dibuat secara homemade yang kemudian digunakan untuk olahan mayonaise lainnya.

    Teksturnya kental dengan tidak berminyak. Rasanya perpaduan asam dan manis serta sentuhan umami yang keluar ketika dicecap.

    Kansai DineNikudon yang lagi viral juga bisa dipesan di sini. Foto: Diah Afrilian/detikcom

    Segarnya Ramen dan Lezatnya Nikudon

    Untuk menu utama, ada Stamina Ramen dan Nikudon yang menjadi andalan. Ramen khas Kansai Dine disajikan dengan kuah dashi yang dicampur rempah-rempah, salah satu yang tercecap kuat ialah rasa hangat khas jahe.

    Tekstur mienya lembut kenyal, dengan porsi yang cukup mengenyangkan. Uniknya, ada mangkuk berukuran lebih besar dari wajah orang dewasa yang digunakan untuk menyajikan ramen.

    Pada menu Nikudon, tak hanya rasanya yang dipertimbangkan tetapi ada pengalaman unik ketika memesan menu ini. Nikudon disajikan dengan nasi, irisan brisket yang diasap, telur omega, serta parutan mozarella.

    Sebelum dinikmati, mozarellanya akan ditorch atau dibakar oleh pelayan yang berkostum ala seragam sekolah khas Jepang. Ketika mozarellanya meleleh, menambah tekstur creamy pada setiap suapan Nikudonnya.

    Usep menyebut untuk menikmati Nikudon juga ada caranya. Ketika Nikudon mulai berkurang, tersisa sekitar setengah atau seperempat mangkuk, bisa menuangkan dashi yang disiapkan dan mengaduknya rata baru disuap kembali.

    Cara ini bertujuan untuk membantu Nikudon menjadi lebih lunak dan menambah rasa umami. Datang ke sini sebaiknya lebih awal sebelum jam makan malam, sebab antrean waiting list biasanya terjadi ketika waktu makan malam tiba.

    Menu-menu makanan enak di sini juga dibanderol tak terlalu mahal. Usep mengungkap makanan di Kansai Dine sudah bisa dipesan dengan rentang harga Rp 20.000 – Rp 85.000an saja.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikFood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lagi Tren! 5 Warung Jepang Kaki Lima Enak dan Murah di Jaksel


    Jakarta

    Kuliner tema Jepang semakin menjamur di Jakarta Selatan, terutama dalam bentuk warung tenda kaki lima yang menghadirkan cita rasa Jepang dengan sentuhan khas lokal. Berikut rekomendasinya!

    Tempat makan Jejepangan merujuk pada tempat makan yang menyajikan hidangan khas Jepang. Dalam konteks tren kuliner di Indonesia, Jejepangan sering kali mengacu pada warung tenda sederhana yang menawarkan menu seperti katsu, teriyaki, dan yakimeshi dengan harga terjangkau.

    Konsep ini terinspirasi dari yatai, gerobak makan malam khas Jepang yang populer karena suasananya yang hangat dan santai. Di Jakarta Selatan, sejumlah warung tenda Jejepangan berhasil menyajikan menu nikmat dengan suasana yang khas.


    Dari ramen gurih hingga chicken katsu berukuran jumbo, kuliner ini menjadi pilihan favorit pencinta makanan Jepang tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.

    Berikut lima rekomendasi warung Jejepangan yang enak dan populer di Jakarta Selatan versi detikFood (12/11/2025).

    1. Higenaka

    HigenakaHigenaka Foto: Tim detikfood

    Higenaka di kawasan Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan, menawarkan pengalaman kuliner Jepang ala warung tenda dengan nuansa Ghibli yang menawan.

    Terinspirasi dari yatai Fukuoka, Jepang, tempat ini menghadirkan suasana hangat dengan gerobak kayu dan kain bertuliskan “Higenaka”. Kapasitasnya terbatas, hanya 10 kursi, sehingga pengunjung disarankan melakukan reservasi lebih dulu melalui Instagram @higenaka.jkt.

    Menu andalannya antara lain Beef Misodemi (Rp 68.000) dengan daging wagyu panggang beraroma arang dan saus miso gurih, serta Shisamo Fish (Rp 45.000) yang renyah di luar dan lembut di dalam. Ada pula Tori Paitan Ramen (Rp 38.000) dan beragam yakitori mulai Rp 10.000-an.

    2. Sopo Ngiro

    Bikin Laper! Enaknya Makanan Jepang Kaki Lima di 'Sopo Ngiro'Bikin Laper! Enaknya Makanan Jepang Kaki Lima di ‘Sopo Ngiro’ Foto: Bikin Laper Trans TV

    Sopo Ngiro menjadi salah satu pelopor kuliner kaki lima bergaya Jepang di Jakarta Selatan. Berlokasi di Jalan Panglima Polim No. 46, Kebayoran Baru, kedai ini dikenal sebagai warung tenda Jejepangan legendaris yang selalu ramai pengunjung.

    Menu andalannya chicken katsu dan tempura udang dengan rasa gurih dan porsi yang pas. Meski sederhana, suasana khas kaki lima Jepang terasa kental, membuat pengalaman makan di sini semakin unik.

    Pengunjung disarankan datang lebih awal karena antrean bisa mengular bahkan sebelum jam buka. Dengan harga terjangkau mulai Rp 15.000 hingga Rp 40.000 per porsi, Sopo Ngiro menawarkan cita rasa autentik makanan Jepang yang ramah di kantong.

    3. Gandarichi

    Jejepangan: Kriuk Gurih Chicken Katsu Jumbo dI Warung Tenda JepangKatsu jumbo. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Melipir sedikit ke kawasan Gandaria, ada warung tenda Gandarichi yangan dikenal sebagai salah satu Warung Jejepangan enak di Jakarta Selatan. Berlokasi di Jalan Gandaria III No. 3, Gandaria, tempat ini selalu ramai dikunjungi karena menawarkan cita rasa autentik dengan harga terjangkau.

    Menu andalan seperti kuotie, gyoza, dan chicken katsu berporsi jumbo menjadi favorit pelanggan. Sejak awal berdiri, banyak pengunjung rela antre panjang demi menikmati hidangan di sini. Dengan harga mulai Rp 20.000-an per porsi, Gandarichi berhasil memadukan konsep tenda sederhana dengan rasa makanan khas Jepang yang memuaskan.

    Popularitasnya yang tinggi membuat Gandarichi kini memiliki beberapa cabang, menjadikannya salah satu destinasi kuliner Jejepangan kaki lima paling dikenal di Jakarta Selatan.


    4. Abusan

    Ini 5 Jejepangan Kaki Lima Enak Favorit Anak JakselIni 5 Jejepangan Kaki Lima Enak Favorit Anak Jaksel Foto: Google Review

    Warung Abusan menjadi salah satu tenda kuliner Jepang kaki lima yang populer di Jakarta Selatan dan sekitarnya. Mengusung konsep sederhana dengan gerobak dan kursi plastik di pinggir jalan, tempat ini tetap ramai pengunjung setiap hari.

    Menu andalan seperti chicken katsu ukuran jumbo dan chicken curry menjadi favorit pelanggan karena porsinya besar dan rasanya gurih. Dengan harga mulai Rp25.000-an per porsi, pengunjung bisa menikmati makanan Jepang lezat dan mengenyangkan tanpa perlu merogoh kocek dalam.

    Warung Abusan memiliki tiga cabang, yaitu di Setiabudi (Jakarta Selatan), Lenteng Agung, dan Karawaci (Tangerang).

    5. Asasuka Japanese Food

    Berlokasi tak jauh dari Stasiun MRT Cipete, Asasuka Japanese Food menjadi salah satu warung tenda Jepang yang populer di kawasan Fatmawati sebagai destinasi kuliner malam. Tempat ini menyajikan beragam hidangan khas Jepang, mulai dari camilan ringan hingga menu utama dengan cita rasa autentik.

    Porsinya cukup mengenyangkan untuk satu hingga dua orang dan cocok untuk santap malam santai. Daya tarik Asasuka tak hanya pada rasa, tetapi juga harga yang ramah di kantong.

    Dengan budget mulai Rp 20.000, kamu bisa menikmati menu Jepang lezat seperti katsu, ramen, hingga tempura. Lokasinya berada di Jalan RS Fatmawati Raya No.80, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, dan selalu ramai dikunjungi saat jam makan malam.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com