Tag: kuliner menteng

  • 5 Kuliner Murah di Area Menteng Jakpus, Mulai Rp 25.000 per Porsi


    Jakarta

    Kuliner di Menteng tak selalu mahal. Ada banyak pilihan makanan enak seharga mulai Rp 25.000 per porsi. Menunya nasi gandul hingga ayam goreng.

    Banyak yang mengira kuliner di kawasan Menteng, Jakarta Pusat selalu mahal dan mewah. Padahal, ada banyak tempat makan enak dengan harga ramah di kantong.

    Mulai dari warung legendaris sampai kantin sederhana, semua punya cita rasa yang tak kalah menggoda. Beberapa di antaranya bahkan jadi langganan pekerja kantoran sekitar.


    Dengan harga Rp 25.000 per porsi, kamu bisa menikmati seporsi makanan komplet. Pilihan menu yang disajikan pun bervariasi, dari nasi gandul, mie ayam, sampai ayam goreng unik.

    Berikut rekomendasi kuliner enak dan terjangkau di Menteng, Jakarta Pusat:

    1. Nasi Gandul Khas Pati

    Rekomendasi kuliner di Menteng JakpusNasi Gandul Khas Pati Foto: Google Review/III

    Pencinta kuliner khas Jawa Tengah bisa mampir ke Nasi Gandul Khas Pati. Warung sederhana ini selalu ramai saat jam makan siang.

    Menu utamanya nasi gandul dengan daging sapi empuk dan kuah santan cokelat gurih manis. Seporsinya disajikan di atas daun pisang lengkap dengan sambal dan bawang goreng.

    Rasanya gurih legit dengan aroma rempah yang khas. Harganya sekitar Rp30.000 per porsi, cocok buat penggemar masakan Jawa yang kangen cita rasa kampung halaman.

    Nasi Gandul Khas Pati
    Jalan H. Agus Salim No.30 B, RT.1/RW.1, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
    Telepon: 0813-8495-6420
    Jam buka: 6.30-21.00

    2. Kantin Rujak Cingur Pak Hadi

    Kantin Rujak Cingur Pak Hadi menyajikan kuliner khas Surabaya yang bisa jadi alternatif makan siang. Suasana warungnya santai dengan nuansa Jawa Timur yang terasa hangat.

    Menu andalan di sini adalah rujak cingur spesial yang disajikan dengan potongan cingur sapi, tauge, kangkung, bengkuang, timun, mangga muda, tahu dan tempe goreng, disiram bumbu petis kental.

    Seporsi biasanya dibanderol sekitar Rp 28.000-Rp 30.000. Rasanya gurih manis khas Jawa Timur dengan sentuhan petis yang harum, tekstur cingur kenyal, tapi empuk.

    Kantin Rujak Cingur Pak Hadi
    Jalan K.H. Wahid Hasyim No.48B, RT.14/RW.6, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
    Telepon: 0811-1829-685
    Jam buka: 9.00-21.00

    3. Mie Ayam Gondangdia

    Rekomendasi kuliner di Menteng JakpusMie Ayam Gondangdia. Foto: Instagram/@miegondangdia68

    Pencinta mie ayam pasti sudah tak asing dengan Mie Ayam Gondangdia. Tempat makan mie ayam ini populer jadi langganan banyak publik figur. Seporsi mie ayamnya dibanderol mulai Rp 25.000.

    Seporsi mie ayam di sini menggunakan mie keriting yang agak tebal. Kemudian disajikan dengan topping ayam kecap manis, jamur, dan kuah kaldu gurih hangat.

    Rasanya autentik, mienya kenyal berpadu dengan bumbu kaldu ayam yang dominan, topping ayam manis kecap dan jamur memberi sensasi klasik.

    Mie Ayam Gondangdia
    Jalan RP. Soeroso No.36, RT.15/RW.5, Cikini, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350
    Jam buka: 9.00-21.00

    4. Warung Ayam Afrika

    Berada di Jalan Kebon Sirih Timur, Warung Ayam Afrika buka 24 jam untuk santapan pagi hingga dini hari. Menawarkan ayam goreng yang renyah, gurih, dan ukurannya besar.

    Ayam gorengnya empuk, disajikan dengan bawang bombai goreng melimpah dan sambal merah spesial. Sambal khas campuran kemiri, bawang putih, dan paprika memberi sensasi pedas hangat yang bikin nagih.

    Harga seporsi ayam goreng dan nasi dibanderol Rp 20.000. Selain itu, di sini ada menu nasi goreng kambing yang smokey. Harga per porsinya berkisar Rp 50.000.

    Warung Ayam Afrika
    Jalan Kb. Sirih Tim. Dalam No.2, RT.3/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
    Telepon: 0815-8686-1692
    Jam buka: 9.00-00.00

    5. Rumah Makan Ibu Ida

    Rekomendasi kuliner di Menteng JakpusRumah Makan Ibu Ida. Foto: Instagram/@rumahmakanibuidacutmutia

    Rumah Makan Ibu Ida menghadirkan konsep prasmanan ala Sunda dengan ratusan pilihan lauk. Salah satu menu yang jadi andalan di sini adalah ayam gorengn.

    Ayam gorengnya dibanderol Rp 17.000. Ayamnya empuk, karena menggunakan jenis ayam kampung. Bumbu kuningnya yang gurih dan berempah meresap hingga ke bagian dalam.

    Selain itu, ada menu pindang bandeng, sate telur puyuh, dan sayur tumis. Jangan lupa juga untuk menikmati pilihan sambal hingga lalapan segar.

    Rumah Makan Ibu Ida
    Jalan Cut Mutia No.1, RT.10/RW.5, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
    Telepon: 0812-1133-3137
    Jam buka: 8.00-22.00

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras Lembut


    Jakarta

    Di kawasan Menteng, ada warung makan khas Makassar yang tengah viral. Banyak orang rela antre demi mencicipi sop saudara hingga bandeng bakar sambal rica dan dabu-dabu yang pedas segar.

    Makanan khas Makassar punya banyak penggemar di Jakarta, tapi umumnya ditawarkan di restoran atau rumah makan yang berkapasitas besar. Nah, pemandangan berbeda akan kamu temukan di Warung Ijo.

    Aneka makanan khas Makassar justru ditawarkan di kedai mungil yang ada di area compound space hits di Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya di lantai dua Asatu Area yang terkenal dengan lapangan ‘mini soccer’ yang dapat disewa untuk umum.


    Meski baru buka tahun ini, Warung Ijo sudah terkenal. Terbukti dari pemandangan antrean pelanggan sering terjadi di sini. Unggahan soal Warung Ijo di media sosial pun banyak mendapat respon positif.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Warung Ijo
    Alamat Asatu Area
    Jalan RP. Soeroso No.1, RT.9/RW.5, Cikini, Kec. Menteng
    Instagram warungijoasatu
    Jam Operasional 11.00-21.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 30 ribu
    Tipe Kuliner makanan khas Makassar
    Fasilitas

    Didirikan Februari 2024 oleh orang Makassar

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutWarung Ijo berlokasi di lantai 2 Asatu Area, Menteng. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Berbincang dengan kasir Warung Ijo (17/12/2024), detikfood mendapat informasi bahwa kedai ini baru berdiri Februari 2024. Pemiliknya adalah orang Makassar.

    Ia mengatakan antrean pengunjung sering kali ramai, terutama pada jam makan siang dan makan malam. Menyiapkan menu di sini pun ada trik karena area dapur yang tak seberapa luas.

    “Kita ada dapur besarnya di Cempaka Putih. Jadi di sini tinggal dipanasin aja. Cuma ada juga beberapa kondimen yang masaknya di sini,” ujar pegawai tersebut.

    Ia terlihat ramah melayani setiap pengunjung yang ada di hadapannya. Jika bingung pun, pegawai kasir akan membantu mengarahkan dan menjelaskan setiap menunya dengan cukup detail.

    Saat pesan di kasir, harus langsung bayar. Setelah itu diberikan struk sebagai bukti. Barulah pengunjung bisa pilih area bersantap. Mau indoor dengan pendingin udara atau outdoor dengan pemandangan lapangan mini soccer.

    Sayangnya area indoor di sini kecil. Hanya bisa menampung sekitar 10 pengunjung sekaligus. Jadi kalau makan di sini, sebaiknya tak berlama-lama agar bisa bergantian dengan pengunjung lain saat jam ramai.

    Sop saudara yang jadi andalan

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutSop Saudara dengan isian potongan daging, paru sapi, soun, dan perkedel jadi favorit. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Menu di sini memakai resep dari pemiliknya. Salah satu yang jadi andalan, Sop Saudara (Rp 35.000). Banyak orang menjadikan menu ini sebagai favorit mereka.

    Sop saudara disajikan dalam mangkuk stainless steel. Jadi kehangatannya benar-benar terjaga maksimal. Bahkan saat kami mengaduk isiannya masih mengeluarkan kepulan asap.

    Selintas tampilan sop saudara mirip coto Makassar. Namun keduanya berbeda dari segi isian dimana pada sop saudara ditambahkan soun dan perkedel.

    Sop saudara sendiri punya sejarah menarik. Mengutip detiksulsel (19/4/2022), nama ‘Saudara’ disematkan pemiliknya yang bernama H Abdullah yang pertama kali menjual sop ini sekitar tahun 1954.

    Ia mencetuskan nama Sop Saudara yang memiliki arti “Saya Orang Pangkep Saudara”. H Abdullah sendiri merupakan pendatang di Makassar. Aslinya ia dari Kabupaten Pangkep dan menganggap semua orang di Kota Makassar, kala itu Ujung Pandang, adalah saudara.

    Di Warung Ijo, Sop Saudara berisi potongan daging sapi, paru, soun, dan perkedel. Untuk harga Rp 35.000, menurut kami, jumlah potongan daging dan parunya cukup royal.

    Keduanya punya tekstur empuk yang mudah digigit. Hanya saja untuk paru, sedikit lebih kenyal tapi tetap lembut.

    Pelengkap sounnya terasa lembut mulur. Lalu untuk perkedel kentangnya berukuran mini. Teksturnya padat dan mudah hancur saat dikoyak, dengan rasa kentang dan lada yang kuat.

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutSop Saudara yang gurih creamy enak disantap dengan buras. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Kuah sop saudara di sini juga memuaskan selera! Teksturnya sedikit kental dan memiliki rasa gurih creamy yang nikmat. Paduan rempah sebagai bumbu halus sop ini memiliki komposisi pas menurut kami. Jadi tak terdeteksi rasa yang menonjol.

    Mengenai tekstur kental dan rasa creamy nikmat pada sop saudara di sini, ternyata ada pada penggunaan susu dan kacang sebagai campurannya. Namun kami tak mendeteksi aroma dan rasa ‘nutty’ yang kencang pada sajian ini. Lebih kepada creamy-nya yang terasa.

    Kami paling suka menyantap sop saudara dengan buras (Rp 6.000). Ukurannya tak terlalu besar dengan tekstur lembut yang nikmat. Ada jejak rasa gurih santan yang kuat dan harum aroma daun pisang yang bikin buras di sini makin spesial.

    Di Warung Ijo juga ada bandeng bakar hingga jalangkote. Baca halaman selanjutnya.

    Bandeng bakar tanpa duri dengan 2 sambal

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutBandeng bakar disajikan dengan sambal rica dan dabu-dabu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Ke Warung Ijo belum lengkap tanpa pesan Bandeng Bakar (Rp 45.000) yang juga jadi favorit. Seporsinya bisa pilih mau bagian badan menuju kepala atau ekor menuju badan.

    Penyajian bandeng bakar menarik selera karena dibelah dua, jadi terlihat lebar. Di sisiannya ada irisan jeruk nipis, sambal rica, dan sambal dabu-dabu.

    Wah! Aroma dan rasa bandeng bakarnya juara. Sebab ada jejak smokey yang kuat karena bandeng benar-benar dibakar di arang. “(Penyajian) di sini nanti tinggal dipanaskan di teflon,” kata pegawai kasir.

    Tekstur bandengnya masih kokoh, tapi tetap lembut. Lebih spesial lagi karena semua durinya sudah dibuang. Jadi kami bisa menyantapnya dengan puas, bahkan bersama kulitnya yang garing.

    Sebagai cocolan, sambal rica punya pedas yang kuat karena didominasi cabai rawit. Untuk sambal dabu-dabunya terasa asam segar, diracik dari irisan tomat hijau, bawang merah, dan cabai rawit merah.

    Aneka camilan Makassar yang enak

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutWarung Ijo juga menawarkan aneka camilan khas Makassar. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Pada etalase kaca di sebelah kasir dipajang aneka camilan buatan sendiri hingga membuat kami tergoda. Kami pun mencicipi Jalangkote (Rp 8.500), Gogos (Rp 8.500), dan Otak-otak (Rp 12.500).

    Semuanya langsung disajikan usai dipesan sehingga bisa dijadikan makanan pembuka, sambil menunggu makanan utama disiapkan.

    Jalangkote tak ubahnya pastel dengan tekstur yang lebih besar dan gembung. Di dalamnya berisi irisan telur ayam, soun, kentang, dan wortel. Paling enak dimakan dengan saus merahnya yang khas dengan rasa asam pedas.

    Kalau mau yang lebih mengenyangkan, bisa pesan Gogos (Rp 8.500). Tampilannya serupa lemper, tapi lebih kurus dan panjang. Adonan beras ketan yang empuk pulen ini membalut isian ikan cakalang suwir yang royal. Bumbunya terasa pedas, gurih, dan berempah.

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutGogos dengan isian cakalang suwir yang pedas gurih. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Jangan lupa juga cicip Otak-otak (Rp 12.500) per buah. Otak-otak Makassar yang terkenal padat, lembut, dan gurih terasa memuaskan di sini. Rasa khas ikan terasa, tapi tak amis. Paling enak mencocolnya ke sambal kacang.

    Jika ingin makan siang atau makan malam di sini, pastikan datang lebih awal atau ketika bukan jam utama makan agar tidak terlalu ramai. Tak perlu takut kehabisan karena secara berkala Warung Ijo menambah stoknya. Selain makanan khas Makassar, di sini juga ada sup buntut hingga Ayam Afrika untuk dicoba.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com