Tag: kuliner perumahan

  • Ada Bakmi Keriting Jumbo hingga Bakmi Karet Halal di Perumahan Ini


    Jakarta

    Kulineran cari bakmi halal yang enak dengan harga terjangkau, bisa mampir ke kedai bakmi satu ini. Lokasinya berada di dalam perumahan.

    Sekarang ada banyak tempat makan yag bisa ditemukan di dalam area perumahan. Terutama komplek perumahan di kota-kota besar, yang memiliki sarana fasilitas tempat makan yang beragam jenisnya.

    Seperti area perumahan di Serpong, Tangerang Selatan, yaitu Villa Melati Mas. Sejak dulu area perumahan ini sering disebut sebagai surganya bagi penggemar bakmi, karena ada lebih dari puluhan tempat makan bakmi yang tersebar di sini.


    Mulai dari bakmi dengan topping B2, kemudian bakmi ayam kampung, bakmi bangka sampai bakmi halal bisa ditemukan di area perumahan ini.

    Kalau mau cicip bakmi halal di area perumahan, bisa coba mampir ke kedai Bakmi Delima yang ada di dalam perumahan Vila Melati Mas No. L5. Tempat makan halal ini sering diulas oleh food vlogger di YouTube hingga TikTok.

    1. Usaha Bakmi Rumahan

    Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas.Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Mirip seperti konsep tempat makan di area perumahan lainnya, Bakmi Delima menggunakan halaman rumah hingga area garasi untuk tempat berjualan. Bagian dalam bagasi menjadi area dapur yang disulap untuk meracik mie sampai membuat topping.

    Sang pemilik, Jessica menuturkan bahwa awalnya usaha ini dirintis pada tahun 2022 lalu. Dulunya berjualan di depan toko mebel yang dikelola sang suami, kemudian memutuskan untuk pindah ke area Villa Melati Mas untuk fokus berjualan mie.

    “Jadi alasan kenapa kami buka Bakmi Delima di sini, karena sejka dulu perumahan ini dikenal sebagai surganya penggemar bakmi. Kita pikir, kalau jualan di sini pasti pengunjungnya lebih ramai,” jelas Jessica ke detikFood (27/09).

    2. Bakmi Halal Homemade

    Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas.Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Setiap harinya Jessica dan suami membuat mie secara homemade. Ada tiga jenis mie yang ditawarkan di sini, yaitu ada mie keriting, mie lebar dan mie karet semuanya dibuat secara fresh setiap harinya dan tentunya tanpa bahan pengawet.

    “Awal mula kita kepikiran untuk buka usaha bakmi, karena dari dulu saya orangnya suka masak. Saya sering buatkan mie untuk anak-anak saya dan mereka suka, jadi saya dan suami saya berpikir kenapa kita tidak usaha bakmi aja,” lanjut Jessica, ditambah sang suami pernah mengenyam pendidikan di sekolah perhotelan sehingga cukup mahir dalam meracik makanan.

    Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas.Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    “Alasan lainnya kenapa kita buat bakmi ini halal, karena kami ingin semua orang bisa merasakan bakmi yang kita buat. Dari minyaknya sampai bahan mienya itu semua halal dan aman untuk dimakan semua kalangan,” tutur Jessica.

    3. Bakmi Spesial Harga Terjangkau

    Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas.Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Ada tiga ukuran porsi yang tersedia di sini, yaitu ukuran kecil, sedang dan jumbo. Menurut Jessica menu bakmi porsi kecil itu biasanya yang pesan anak-anak, karena memang tak terlalu banyak. Sementara untuk porsi normal ada di ukuran sedang, serta porsi jumbo ini dibuat untuk pelanggan yang bisa makan banyak.

    “Kita lebih main ke topping di sini, jadi bakmi pilihannya ada topping ayam cincang, ayam kampung, pakai jamur, atau mau lengkap. Kisaran harganya dari Rp 13.000 – Rp 32.000.” lanjut Jessica yang juga menjual menu kwetiau, bihun dan pangsit homemade.

    Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas.Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Setiap jenis bakmi tentu berbeda teksturnya. Misalnya bakmi keriting ukuran jumbo, Jessica menggunakan dua porsi mie dijadikan satu. Tekstur mie keritingnya kenyal dan garing, minyak ayam dan bawang putihnya terasa di setiap suapan. Tanpa tambahan kuah atau sambal pun racikan mie ini sudah enak.

    Begitu juga dengan rasa mie ayam karetnya, rasa gurihnya diambil dari irisan daging ayam kampung rebus yang royal. Tekstur mienya tidak alot tapi tetap kenyal dengan diameter mie lebih tebal dan besar. Terakhir ada mie karetnya yang mirip seperti mee pok atau fish noodle ball ala Singapura.

    4. Topping Bakso Ikan dan Chili Oil

    Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas.Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    “Kita juga punya menu andalan lainnya seperti bakso ikan, itu seporsi ini tujuh buah harganya hanya Rp 21.000. Cocok dimakan sama mie lebar kita, banyak yang bilang mirip seperti mie bakso ikan ala Singapura,” lanjut Jessica.

    Uniknya di sini juga ada tambahan chili oil, Jessica sengaja menambahkan chili oil karena mengikuti permintaan pasar. Ia melihat bahwa mie dengan chili oil sedang naik daun, sehingga ia memutuskan untuk menambahkan menu tersebut di kedainya dan ternyata banyak penikmatnya. Seporsi chili oil di Bakmi Delima harganya hanya Rp 2.500 saja.

    Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas.Bakmi Delima di dalam Perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Selain menu-menu di atas, Bakmi Delima menjual menu tambahan lainnya seperti Pangsit, Bakso Goreng, Ngohiong hingga Kuotie atau Gyoza dengan kisaran harga terjangkau dari Rp 3.500 saja. Semua menu di sini bisa dipesan via aplikasi online atau pesan antar lewat no WhatsApp Bakmi Delima.

    Bakmi Delima
    Jl. Komp. Villa Melati MAS No.L5/15.
    Serpong, Tangerang Selatan.
    Jam Buka: 07.00 – 17.00
    Telp/WA: 0878-8955-8087

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ngemil Onde-onde hingga Tahu Petis Legendaris di Dalam Perumahan


    Jakarta

    Lokasinya tersembunyi di dalam area perumahan, toko onde-onde yang satu ini terkenal menggunakan resep asli dari tahun 1927. Onde-ondenya kerap jadi incaran.

    Mencari kuliner atau tempat makan enak di dalam perumahan memang tidak biasa, seperti mencari tempat makan di jalan raya hingga di dalam mall.

    Namun, jika ditelusuri lebih lanjut ada banyak tempat makan tersembunyi yang lokasinya berada di dalam perumahan dan sudah berjualan selama puluhan tahun lalu lamanya.


    Salah satunya toko snack La Onde HTS Serpong. Lokasinya di dalam perumahan Villa Melati Mas Blok B3/3, di Serpong, Tangerang Selatan.

    Toko ini terkenal menyajikan kudapan seperti onde-onde, tahu petis, bakwan udang dan masih banyak lagi. Berikut beberapa menu yang wajib dicoba di La Onde HTS.

    1. Usaha Rumahan yang Legendaris

    La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas.La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Kalau mampir ke toko La Onde HTS Serpong, pengunjung tidak akan menemukan papan nama atau tampilan toko layaknya penjual makanan pada umumnya. La Onde HTS Serpong berjualan di area garasi rumah, dengan bagian dalam garasi yang disulap menjadi dapur untuk membuat onde-onde dan menggoreng camilan.

    Sang pemilik, Pak Karto rupnya sudah berjualan onde-onde ini sejak tahun 2003 silam. Dulunya beliau berjualan di pusat perbelanjaan, tapi pada tahun 2019, beliau memutuskan untuk berjualan di rumah saja.

    La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas.La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    “Saya pertama kali mendirikan La Onde HTS Serpong itu di tahun 2003, tapi baru berjualan di rumah sejak 2019. Lalu pas COVID, kita full jualan dari rumah sistemnya pesan antar, tak bisa makan di tempat,” jelas Pak Karto kepada detikFood (27/09).

    2. Resep Turun Temurun dari 1927

    La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas.La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Jika menilik sejarahnya, La Onde HTS Serpong ini masih memiliki kaitan dengan Depot HTS yang terkenal di Malang, Jawa Timur. Depot HTS sudah berdiri sejak tahun 1927 dan masih berjaya sampai sekarang.

    “Awalnya itu Depot HTS usaha milik ibu mertua saya di Malang. Memang sudah ada dari tahun 1927 dan sekarang dijalani generasi ketiga. Dari dulu memang terkenalnya itu menu onde-onde dan tahu petisnya,” ungkap Pak Karto.

    Karena banyaknya pengunjung dari Jakarta yang sering memborong onde-onde dan tahu petis dari Depot HTS sebagai oleh-oleh, akhirnya tahun 2003 baru Pak Karto membuka La Onde HTS di Serpong. Ia berharap orang tak perlu jauh-jauh ke Malang jika kangen dengan onde-onde dan tahu petis di Depot HTS.

    3. Onde-onde Legendaris

    La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas.La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Semua resep dan bahan baku pembuatan onde-onde masih menggunakan pakem yang sama dari tahun 1927. Karenanya untuk kualitas dan cita rasanya tidak perlu diragukan lagi.

    “Sampai sekarang semuanya saya masih buat sendiri, dibantu oleh beberapa karyawan di sini. Mulai dari pemilihan kacang hijaunya, gulanya itu masih saya sortir sendiri,” sambung Pak Karto.

    La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas.La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Setiap harinya Pak Karto bisa menghabiskan sekitar 3 kg kacang hijau untuk isian onde-onde. Kacang hijau ini semuanya direndam dulu selama 24 jam. Jadi kalau sudah habis, sulit untuk menambah stok onde-ondenya lagi.

    Cita rasa onde-ondenya legit dan gurih, paduan dari kacang hijau dihaluskan dengan gula pilihan. Kulit onde-ondenya pun garing sempurna, karena digoreng dalam minyak panas dan api yang dikontrol agar kulit onde tak gampang gosong.

    Ada tiga ukuran onde-onde yang tersedia, yaitu ukuran mini, kecil dan besar semua isiannya sama hanya saja beda di ukuran karena menyesuaikan selera pelanggan. Kisaran harganya dari Rp 1.900 per buah – Rp 8.000 per buah.

    Menu menarik di La Onde HTS ada di halaman berikutnya!

    4. Tahu Petis dan Bakwan Udang La Onde

    La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas.La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Selain onde-ondenya, di sini ada Tahu Petis dan Bakwan Udang yang layak dicoba. Kalau Tahu Petis memang sudah ada sejak dulu, keistimewaannya terletak pada bumbu petis ala Jawa Timur yang kental dengan rasa pedas gurih.

    “Ada beberapa bahan seperti bumbu petis itu memang kita masih terbangkan langsung dari Jawa Timur, untuk menjaga keaslian rasanya. Harga tahu petis per buahnya Rp 5.000, kita pakai tahu pong yang masih segar,” lanjut Pak Karto.

    La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas.La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Semetara untuk menu Bakwan Udang, harganya dari Rp 15.000 isi dua buah. Bakwan ini digoreng dadakan sehingga tekstur bakwan masih renyah dan panas. Menu bakwan ini terbilang baru, karena Pak Karto ingin menjual menu-menu camilan yang mudah dibuat tapi disukai banyak orang.

    5. Pelanggan dari Mancanegara

    La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas.La Onde HTS Serpong di dalam perumahan Villa Melati Mas. Foto: detikFood

    Berjualan lebih dari 21 tahun di kawasan Serpong, membuat nama La Onde HTS ini tak kalah populer dengan gerai camilan lainnya. Tak hanya warga komplek saja yang jadi pelanggan tetap La Onde HTS, tapi banyak pembeli dari luar kota yang memesan onde-onde hingga tahu petis di sini.

    “Banyak pelanggan saya, mereka beli onde-onde dan tahu petis jumlahnya banyak untuk dibawa sebagai oleh-oleh ke Belanda, Australia hingga Amerika. Mereka panaskan onde-onde dan tahu petis itu pakai air fryer,” sambung Pak Karto.

    Oh ya, semua menu onde-onde hingga tahu petis di sini dibuat secara homemade dan tanpa bahan pengawet. Semua menu ini bisa dipesan via aplikasi ojek online atau pesan langsung via WhatsApp La Onde HTS.

    La Onde HTS Serpong
    Vila Melati Mas Blok B3/3.
    Serpong, Tangerang Selatan.
    Jam Buka: 08.00 – 20.00
    Telp/WA: 0815-5158-681

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com