Tag: kuliner surabaya

  • Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam ‘Gosong’ yang Unik


    Jakarta

    Di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, ada restoran keluarga yang sedang ramai diulas di media sosial. Resto ini terkenal dengan menu bebek hingga ayamnya.

    Sejak dulu kawasan Kelapa Gading terkenal sebagai tempat kulineran, mulai dari kuliner kaki lima, makanan kekinian, hingga hidangan legendaris dapat ditemukan di sini.

    Jika sedang cari restoran nyaman untuk makan bareng teman hingga keluarga, kamu bisa mampir ke Dapur Waris yang lokasinya ada di Jalan Raya Kelapa Gading Permai No. DE/11.


    Restoran ini selalu ramai pada jam makan siang dan makan malam. Dapur Waris menyajikan masakan Nusantara spesialis bebek dan ayam yang enak.

    Detail Informasi Dapur Waris
    Nama Tempat Makan Dapur Waris
    Alamat JL. Raya Kelapa Gading Permai No. DE/11.
    Jakarta Utara.
    No Telp 0888-8155-203
    Jam Operasional 11.00 – 21.00
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 150.000
    Tipe Kuliner Masakan tradisional.
    Fasilitas

    1. Restoran Bebek Legendaris

    Dapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam 'Gosong' yang UnikDapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam ‘Gosong’ yang Unik Foto: detikFood/Sonia Basoni

    Bagi penggemar bebek goreng ala Surabaya, pasti sudah tak asing dengan restoran Bebek Goreng HT Khas Surabaya yang dulu ada di kawasan, Pesanggrahan, Jakarta Barat. Restoran ini terbilang legendaris karena sudah eksis sejak tahun 1090an.

    Baru-baru ini restoran Bebek Goreng HT, rebranding dan mengganti nama menjadi Dapur Waris. Konsep restorannya lebih modern, nyaman, dan memiliki makanan yang lebih beragam. Selain di Pesanggrahan, Dapur Waris juga membuka cabangnya di Kelapa Gading.

    Belakangan restoran ini ramai diulas di media sosial. Jika datang saat makan siang pun, pengunjung harus sabar antre untuk mendapatkan tempat duduk.

    2. Bebek Goreng Madura

    Dapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam 'Gosong' yang UnikDapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam ‘Gosong’ yang Unik Foto: detikFood/Sonia Basoni

    Pilihan menu bebek goreng di Dapur Waris cukup beragam, seperti Bebek Goreng, Bebek Kremes, Bebek Goreng Laos, Bebek Gosong, Bebek Bali sampai Bebek Goreng Madura yang jadi menu terlaris. Sepaket menu Bebek Goreng Madura sudah lengkap dengan nasi, tahu, tempe, lalap dan teh. Harganya Rp 63.000.

    Menariknya di Dapur Waris, nasi dan minum boleh tambah sepuasnya. Pilihan nasinya ada nasi uduk atau nasi putih. Begitu juga dengan sambalnya, ada sambal hijau dan sambal merah yang tersedia di meja dan bisa diambil sepuasnya.

    Dapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam 'Gosong' yang UnikDapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam ‘Gosong’ yang Unik Foto: detikFood

    Potongan bebeknya bisa pilih paha atau dada. Tampilannya menarik karena bebek goreng dilumuri bumbu hitam Madura yang pekat dan tidak terlalu berminyak. Namun, yang membedakan bebek Madura di Dapur Waris adalah tekstur garing dan renyah dari bebek goreng ini yang masih mempertahankan gagrak bebek goreng Surabaya.

    Tekstur garing ini menambah rasa gurih bebek di setiap suapan, sementara bagian dalam dagingnya tetap empuk dan tidak hambar karena bumbu ungkepnya meresap sempurna. Tanpa sambal pun, makan bebek goreng dengan bumbu hitam Madura yang berempah sudah nikmat.

    Cek Menu Enak Lainnya di Halaman Selanjutnya!

    3. Ayam Gosong dan Rawon Koyor

    Dapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam 'Gosong' yang UnikDapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam ‘Gosong’ yang Unik Foto: detikFood/Sonia Basoni

    Selain menu bebeknya yang menggoda selera, Dapur Waris juga terkenal dengan menu ayamnya yang unik. Namanya Ayam Gosong (Rp 33.000). Nama ‘gosong’ sendiri diambil dari tampilan ayam goreng yang sedikit gelap kecokelatan, warnanya mirip seperti ayam goreng kalasan khas Jogja.

    Berbeda dengan tekstur bebek yang super renyah dan garing, kalau menu ayam gosong ini teksturnya sedikit basah dengan cita rasa manis gurih mirip ayam kalasan. Ayam ini cocok dicocol dengan sambal merah dan nasi uduk.

    Dapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam 'Gosong' yang UnikDapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam ‘Gosong’ yang Unik Foto: detikFood/Sonia Basoni

    Kemudian menu lainnya bisa untuk jadi pilihan lauk makan tengah, yaitu Rawon Koyor (Rp 58.000). Menu ini disajikan lengkap dengan telur asin, kecambah dan kerupuk udang. Di Dapur Waris, isian rawon menggunakan daging koyor sapi yang gurih dari lemaknya. Rasanya pun enak dengan kombinasi bumbu keluak yang pas dan kuah sedikit kental.

    4. Menu Pelengkap di Dapur Waris

    Dapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam 'Gosong' yang UnikDapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam ‘Gosong’ yang Unik Foto: detikFood/Sonia Basoni

    Tak lengkap rasanya makan bebek goreng dan ayam gosong tanpa menu pelengkap seperti Cah Kangkung Terasi (Rp 25.000) dan Terong Raos (Rp 25.000). Kedua menu ini paling banyak dipesan pengunjung di Dapur Waris.

    Untuk menu cah kangkung, porsinya cukup banyak bisa disantap untuk 2-3 orang. Rasanya juga enak dari bumbu sambal dan terasi yang membalut kangkung dengan sempurna.

    Dapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam 'Gosong' yang UnikDapur Waris: Surganya Bebek Goreng Surabaya dan Ayam ‘Gosong’ yang Unik Foto: detikFood/Sonia Basoni

    Begitu juga dengan Terong Raos, terong goreng yang sudah jadi menu ikonik di Dapur Waris. Terong ini dilapisi tepung yang sudah dibumbui. Sekilas tampilannya mirip tempe goreng tepung, tapi ketika dimakan rasanya justru unik seperti perpaduan makan perkedel diisi dengan terong yang dihaluskan.

    Selain menu-menu di atas, Dapur Waris juga memiliki menu makanan lainnya seperti Gurame Pesmol, Tauge Cah Ikan Asin, Soto Bebek, Nasi Goreng, Ikan Nila Bakar hingga Sayur Lodeh.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Empuk Berempah Bebek Madura Legendaris di Surabaya


    Jakarta

    Plesiran ke Surabaya jangan sampai melewatkan nasi bebek Madura yang nikmat berempah. Salah satu yang layak dicoba ada Bebek Purnama yang eksis sejak 1980an.

    Berkat lokasi geografinya yang berdekatan antara Surabaya dan Madura memiliki keterikatan pada budaya kulinernya. Madura yang terpisah pada pulaunya sendiri dari Surabaya rupanya memiliki andil besar dalam pengaruh kuliner.

    Banyaknya nasi bebek khas Madura di Surabaya menjadi saksi percampuran antara dua daerah tersebut. Di Surabaya ada salah satu pelopor nasi bebek khas Madura yang terkenal sebagai sang legenda.


    Bebeknya yang empuk dengan bumbu hitam dan sambal yang berempah bikin siapapun yang mencobanya ketagihan. Namanya Bebek Purnama ‘Asli’ yang konon popularitasnya sampai ditiru penjual nasi bebek hampir se-Jawa Timur.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Bebek Purnama ‘Asli’
    Alamat Jl. Dinoyo, Keputran, Kec. Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur.
    No Telp
    Jam Operasional Senin – Sabtu, 16.00 – 23.00 WIB
    Minggu TUTUP
    Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 25.000
    Tipe Kuliner Tradisional
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    Bebek Purnama AsliWarung Purnama menyajikan nasi bebek dan nasi ayam goreng sejak 1989. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Sudah beroperasi sejak 1989

    Tenda bebek goreng yang berada tepat pada posisi hook ini tak pernah berubah sejak awal buka. Warung Bebek Purnama ‘Asli’ dibenarkan oleh salah satu pekerjanya telah buka sejak tahun 1980an, sementara menurut sumber yang lain dikatakan bahwa warung nasi bebek ini telah buka sejak 1989.

    Dari pertama kali buka hingga kini, Bebek Purnama dikelola secara turun temurun oleh keluarga besar dan kerabat sang empunya yang datang langsung dari Madura. Warung nasi bebek ini awalnya dirintis oleh Umik Mardiah.

    Penamaannya diambil dari bioskop Purnama yang kini sudah tutup dan berlokasi persis di belakang warung. “Warung Purnama. Nasi Bebek Goreng. Nasi Ayam Goreng. Tidak Buka Cabang” begitu penekanan warung nasi bebek ini yang mengaku sebagai pelopor.

    Ternyata setelah mengonfirmasi kepada salah satu pekerjanya, nama Warung Purnama digunakan oleh banyak penjual nasi bebek se-Jawa Timur. Sehingga keluarga pemilik memutuskan untuk menambahkan embel-embel Warung Bebek Purnama ‘Asli’ pada Google maps.

    Digoreng dadakan

    Bebek Purnama AsliPotongan bebek-bebek yang dipesan pelanggannya digoreng dadakan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Menyambangi Warung Purnama sekitar pukul 18.45 WIB, detikfood disambut dengan hiruk pikuk warung yang padat. Warung yang mulai buka pukul 16.00 – 23.00 ini akan mengalami lonjakan pelanggan ketika waktu makan malam tiba.

    Semua makanan yang disajikan dimasak secara dadakan di warung sehingga terjaga kesegaran dan kehangatannya. Hanya bebek yang sudah dipresto dan siap goreng yang tersedia sebagai stok.

    Untuk alur pemesanannya sendiri, pertama-tama pelanggan datang dan mencari meja yang kosong. Kemudian akan ada pekerja yang mencatat pesanan, baik untuk nasi bebek, nasi ayam, jeroan, dan minuman.

    Setelah pesanan dicatat, potongan bebek dan jeroan akan digoreng terlebih dahulu. Begitu pula lalapan yang segar akan baru disiapkan ketika bebek hendak diantar ke pelanggan.

    Oh ya, bahkan nasinya sekalipun dimasak langsung di warung tenda yang sama. Sehingga sesekali akan terhirup aroma harum dari nasi putih yang baru matang dan dimasak dengan langseng atau panci kukus secara tradisional.

    Empuknya bebek dan sambalnya yang bikin nagih ada di halaman selanjutnya.

    Daging bebek empuk dan tak amis

    Bebek Purnama AsliDaging bebeknya memiliki tekstur empuk dan tidak berbau amis sama sekali. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Untuk membuktikan keempukan daging bebeknya, ada dua potongan yang dipesan oleh tim detikfood. Bagian paha yang konon lebih berlemak sehingga seharusnya juicy dan bagian dada untuk membuktikan bahwa dagingnya yang minim lemak juga takkan terlalu kering.

    Tanpa lama menunggu seporsi nasi bebek goreng dengan bagian dada dan lalapan seharga Rp 25.000 datang disajikan. Begitu pula dengan nasi bebek goreng bagian paha yang harganya dibanderol sama.

    Tekstur bagian kulit bebeknya tebal dan kenyal namun terbilang renyah untuk sekelas kulit bebek. Setelah berhasil melepaskan kulitnya langsung tampak daging bebek yang juicy dan tak terlihat bagian seratnya.

    Pada potongan dada bebek sekalipun, dagingnya tebal dan tetap juicy. Tak ada bau amis yang tercium saat pertama kali disuap tanpa bantuan sambal sekalipun.

    Taburan serundeng dan bumbu hitam yang royal menambah komplet rasanya yang berempah. Seporsi nasi bebek yang kompletnya sudah dilengkapi dengan nasi putih, sepotong bebek, lalapan kol, timun, dan kemangi, serta sepotong tempe goreng.

    Jeroan dan sambal bikin lezatnya komplet

    Bebek Purnama AsliAdalah sambal yang pedas menggigit menjadi pelengkap yang paling dicari pelanggan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Selain potongan daging bebek, pelanggan juga bisa menambah jeroan seperti ati, ampela, usus, dan bagian kepala bebek yang banyak disukai pelanggan Warung Purnama. Harga jeroan dan kepala bebek dibanderol mulai dari Rp 10.000 – Rp 18.000 per potong.

    Jeroan bebeknya juga tak berbaru amis dan benar-benar bersih. Hanya saja karena memiliki tekstur yang berbeda daripada jeroan ayam, bagian usus dan ampelanya masih sangat kenyal sehingga sulit untuk sekadar dipotong dengan tangan.

    Namun tidak mengurangi rasa lezatnya yang berhasil menyerap bumbu rempah dengan sempurna. Tetapi disamping potongan bebek dan berbagai pelengkapnya, sambal merah yang disajikan di atas meja menjadi bintang utamanya.

    Sambal yang bebas diambil sepuasnya ini menjadi daya tarik yang banyak diincar pelanggan Warung Purnama. Sambalnya pedas, gurih, tanpa semburat manis dan berpadu seimbang ketika disantap bersama daging bebek.

    Karakteristik sambalnya menggunakan cabai merah, digoreng hingga berminyak, dan sedikit aroma terasi lembut yang tercium ketika disendok dari wadahnya. Sambal di warung bebek ini tidak akan langsung menohok pedasnya pada mulut sehingga rasanya akan sulit berhenti untuk menambahkan ke atas piring.

    Namun jika tak sadar dan mengambilnya terlalu banyak, akan ada sensasi panas pada perut. Untuk membasuhnya paling cocok menggunakan es teh atau es jeruk yang dapat dipesan kepada pelayan di Warung Purnama.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pedas Menyengat! Sego Sambal Iwak Pe Mak Yeye Eksis Sejak 1982


    Surabaya

    Warung makan bernama Sego Sambel Mak Yeye di Surabaya tak pernah sepi pengunjung. Menu andalannya adalah telur dadar dan iwak pe yang diberi sambal menyengat.

    Berbicara tentang kuliner Surabaya, kota ini menawarkan cara kulineran yang berbeda. Dibandingkan dengan restoran mewah beberapa tempat makan kaki lima tak kalah tersohor di kota Pahlawan.

    Tidak sedikit di antaranya memilih tempat yang sekilas tak layak sebagai destinasi kuliner. Namun kelezatan rasa makanan yang ditawarkan dan keunikannya menjadi magnet bagi foodies.


    Di Surabaya ada Sego Sambel Mak Yeye yang begitu tersohor dengan lokasi yang mungkin takkan terpikirkan. Rasa sambalnya yang pedas menyengat melengkapi lauk pauknya yang sederhana tapi mantap rasanya.

    Baca juga: Duh! Puluhan Penumpang Pesawat Jatuh Sakit Keracunan Makanan

    Pedas Menyengat! Sego Sambal Iwak Pe Mak Yeye Eksis Sejak 1982Nikmatnya sego sambel Mak Yeye sudah populer sejak 1982. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Melegenda sejak 1982

    Jika bertanya dengan orang Surabaya, rasanya hampir mustahil tak ada yang tahu Sego Sambel Mak Yeye. Warung makan ini telah eksis sejak 1982 dan tak pernah membuka cabang maupun mengubah cita rasa khasnya.

    Lokasi sego sambel atau nasi sambal ini mungkin tak terpikirkan sebagai destinasi kulineran. Warung Mak Yeye berada di belakang Gedung Darmo Trade Centre (DTC).

    Aksesnya sempit, becek ketika habis hujan, bahkan bagi pengunjung yang membawa mobil rasanya area parkirnya minim. Tetapi kekurangan lokasinya sama sekali tak menyurutkan nafsu makan pelanggan setia Mak Yeye.

    Antrean yang panjang

    Pedas Menyengat! Sego Sambal Iwak Pe Mak Yeye Eksis Sejak 1982Saat waktu makan malam antrean pengunjungnya akan sangat mengular. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Ketika berkunjung ke Surabaya, tim detikfood menyempatkan diri untuk melipir ke warung makan ini. Kira-kira pukul 18.28 WIB kami tiba sudah terlihat antrean pelanggan yang mengular untuk memesan makanan.

    Urutannya, pelanggan terlebih dahulu mencari tempat duduk dan antre memesan makanan. Cara jitu untuk makan di sini dengan tenang adalah membagi rombongan untuk mencari meja dan memesan makanan.

    Jangan terlalu fokus pada bangunan utamanya, karena sudah dipastikan penuh pengunjung. Ada bangunan lain dari Warung Mak Yeye, tepat di seberangnya, yang lebih luas dan tersedia banyak meja kosong untuk pelanggan.

    Namun pelayanannya cukup cepat. Walaupun antreannya panjang hanya butuh waktu 10 menit bagi kami untuk duduk dan menikmati racikan sambal Mak Yeye.

    Pedas menyengat sambal dan rasa lauk pauknya ada di halaman berikutnya.

    Lauk pauk khas Jawa Timur

    Pedas Menyengat! Sego Sambal Iwak Pe Mak Yeye Eksis Sejak 1982Ada lauk iwak pe yang terbuat dari ikan pari khas Jawa Timur di Mak Yeye. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Melihat pilihan menunya, sebenarnya tak ada yang spesial. Sego Sambel Mak Yeye hanya menghadirkan menu-menu sederhana rumahan khas Jawa Timur.

    Di bagian depan, tempat pemesanan, pengunjung akan dengan jelas melihat deretan nasi putih, tempe goreng, telur dadar, iwak pe dan ikan lele. Menu tersebut dapat dipesan satu per satu maupun dikombinasikan beberapa jenisnya.

    Tetapi salah satu yang paling banyak dipesan adalah iwak pe. Sego sambel iwak pe berisi nasi putih, tempe goreng, telur dadar, potongan iwak pe, dan sambal yang melimpah.

    Iwak pe ialah olahan ikan pari khas Jawa Timur yang dimasak dengan cara diasapi. Potongannya berbentuk balok dengan tekstur yang lembut dan aroma smokey yang khas menambah kenikmatannya.

    Harga per porsi menunya dibanderol mulai dari Rp 15.000an saja. Semua menunya diisi ulang langsung dari dapur terbuka yang dapat dilihat di bangunan seberang Warung Mak Yeye.

    Ciri khas sambal menyengat

    Pedas Menyengat! Sego Sambal Iwak Pe Mak Yeye Eksis Sejak 1982Sambalnya yang pedas menyengat tanpa tanggung. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Sesuai dengan namanya, tentu bintang utama yang paling dicari di sini adalah sambal. Ada dua jenis sambal yang ditawarkan Mak Yeye yaitu sambal yang pedas dan tidak pedas.

    Adapun sambalnya yang pedas terdiri dari cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, dan terasi. Bahan-bahan sambalnya tampak sudah direbus terlebih dahulu baru kemudian dihaluskan tetapi tak terlalu halus karena kulit cabainya masih tampak jelas.

    Sementara untuk sambal tidak pedas, Mak Yeye menambahkan sedikit gula ke dalamnya. Sehingga rasanya ada sentuhan manis dan tak terlalu nenyengat.

    Namun uniknya dari sambal di sini ialah semakin menggigit semakin meningkatkan nafsu makan. Masih terasa sedikit asin dan gurih sehingga sambal terpedasnya pun cukup kaya rasa, tak hanya cabai yang membakar lidah.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Mlekoh! Soto Ayam Lamongan Legendaris Sejak 1992


    Surabaya

    Gurihnya racikan soto ayam Lamongan buatan Cak Har sudah terkenal seantero Surabaya. Kelezatannya yang legendaris sejak 1992 tak perlu diragukan.

    Sebagai ibukota dari provinsi Jawa Timur, Surabaya seolah menjadi wadah yang menyatukan berbagai ciri khas budaya Jawa Timur. Salah satunya melalui pilihan kulinernya yang tak ada habisnya.

    Soto ayam khas Lamongan sekalipun banyak penggemarnya di Surabaya. Adalah Soto Ayam Lamongan Cak Har yang popularitasnya terkenal seantero Surabaya hingga ke luar kota.


    Racikan kuahnya yang gurih berbumbu namun lembut di tenggorokan ternyata sudah populer sejak 1992. Perjalanan Cak Har sukses menjajakan soto juga menarik untuk disimak. Berawal dari gerobakan kini mempekerjakan ratusan karyawan.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Soto Ayam Lamongan Cak Har
    Alamat Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.220, Semolowaru, Kec. Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur
    No Telp 0812-2682-1851
    Jam Operasional Setiap hari, 06.00 – 02.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Tradisonal
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Area Parkir Luas
    • Bawa Pulang
    • Toilet
    • Pembayaran hanya tunai
    • dll
    Soto Ayam Cak HarJauh sebelum menjadi tempat makan yang nyaman, Soto Ayam Cak Har berawal dari gerobakan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Berawal dari gerobakan pada 1992

    Perjalanan Cak Har menjajakan soto telah menjadi rahasia umum yang diketahui terutama oleh orang Surabaya. Sosok Cak Har dahulunya tak dikenal sebagai penjual soto saja, melainkan sempat berjualan nasi goreng.

    Selepas dirinya ikut berjualan dengan temannya pada 1980an, ia memantapkan diri untuk membangin bisnisnya sendiri pada 1992. Namun saat itu nasi goreng buatannya tak terlalu laris dan membuatnya memutuskan fokus berjualan soto.

    Sukses dengan soto ayam Lamongan buatannya, Cak Har kemudian pindah menempati warung makan kecil. Singkat cerita, ia yang tak kenal lelah kini berhasil mengembangkan bisnisnya menjadi dua tempat makan soto ayam Lamongan dengan kapasitas sangat besar.

    Ramai pelanggan dengan pelayanan cepat

    Soto Ayam Cak HarDatang ke sini harus bersabar mendapat tempat karena pelanggan yang begitu ramai. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Datang ke Soto Ayam Lamongan Cak Har butuh kesabaran ekstra. Padatnya pelanggan yang datang sudah terasa sejak memasuki area parkir yang harus antre.

    Saat detikfood datang menyambangi, kami butuh waktu sekitar 10 menit untuk memasuki area parkirnya saja. Kemudian harus kembali mencari tempat makan yang kosong.

    Beruntungnya para pekerja di Cak Har bergerak dengan sangat cepat. Selepas kami duduk, langsung ada pegawai yang menyambangi dan mencatat semua pesanan.

    Kurang dari 15 menit racikan soto lengkap dengan nasinya langsung disajikan di meja. Namun jika ingin tambahan jeruk nipis atau irisan kol, pelanggan perlu mengambil sendiri pada meja yang sudah disediakan.

    Lengkapnya varian menu hingga pengalaman menyantap soto Cak Har berlanjut di halaman berikutnya.

    Pilihan menu yang komplet

    Soto Ayam Cak HarPilihan menunya komplet, tak hanya soto tetapi juga lengkap dengan berbagai kudapan dari UMKM. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Salah satu yang menjadi andalan pelanggan di Soto Cak Har adalah pilihan makanan yang lengkap. Cak Har tak hanya memajukan bisnis kulinernya sendiri, melainkan ada banyak UMKM yang berhasil diberdayakan olehnya.

    Untuk memesan soto di tempat makan ini pelanggan bisa langsung menyebutkan isian soto yang diinginkan serta penyajian soto baik nasi dicampur maupun nasi dipisah. Tetapi ada juga beberapa menu tambahan seperti tahu dan tempe bacem, hingga kacang goreng tak jauh dari meja kasir.

    Di dekat pintu masuknya ada juga deretan kedai UMKM yang menjajakan lumpia khas Semarang hingga kudapan lain. Tak sedikit para pelanggan yang datang untuk makan soto membeli sebagian dari penjual tersebut.

    Kaldunya gurih dengan kesan lembut

    Soto Ayam Cak HarRacikan gurih kuahnya mlekoh dengan aftertaste yang lembut di tenggorokan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Seporsi soto ayam yang dijajakan Cak Har dibanderol Rp 30.000 untuk penyajian nasi dipisah dan isian yang paling sederhana. Namun jika meminta tambahan balungan atau ekstra tulangan ayam, pelengkap tersebut digratiskan.

    Ketika menerima soto yang dipesan, kami langsung mencicipi rasa aslinya. Sebelum ditambahkan apapun rasanya gurih lembut, dengan aroma daun bawang yang kuat sehingga menambah harum dan membangkitkan selera makan.

    Rasanya tak lengkap jika melupakan bubuk koya saat makan soto Lamongan. Koya yang gurih membuat kuah soto semakin kental, meskipun kuah soto sudah gurih tetapi rasa gurihnya tak menjadi berlebihan atau menusuk setelah ditambahkan koya.

    Sempat mengintip isian panci perebus kuahnya, kami melihat sendiri rempah yang melimpah di dalamnya. Ada irisan daun bawang yang banyak, daun jeruk yang juga berlimpah, serta bumbu halus racikan khas Cak Har yang masih tampak terpisah dengan kuahnya sebelum diaduk bersama.

    Untuk menu tambahannya seperti tempe dan tahu bacem memiliki rasa yang manis legit. Ketika disantap dengan sedikit kuah soto rasanya seolah menjadi penyeimbang antara gurih dan manis.

    Begitu pula lumpia khas Semarang yang sempat kami cicipi di Soto Lamongan Cak Har. Isiannya padat, dengan saus pelengkap yang sedikit pedas dan menyegarkan.

    Aroma rebungnya tak menusuk tajam walaupun tetap terhirup dengan jelas. Saat dikunyah antara rasa umami khas dari rebung dan sedikit sentuhan mansi dari bumbunya terasa silih berganti.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tahun 1995 Jualan Nasi Bungkus Kini Jadi Restoran Besar


    Surabaya

    Makan di Depot Bu Rudy sayang dilewatkan jika mampir ke Surabaya. Cita rasa otentik makanannya dipertahankan sejak jualan di mobil hingga jadi restoran besar.

    Racikan sambal yang pedas khas Surabaya seolah sulit untuk ditolak. Pedasnya yang gurih menyengat tanpa sentuhan manis rasanya seolah terus ingin tambah nasi putih.

    Salah satu sambal yang terkenal di Surabaya ialah Bu Rudy. Sambal kemasan buatannya seolah menjadi ikon oleh-oleh dari kota Pahlawan.


    Tak hanya menjajakan sambal kemasan dan toko oleh-oleh, Bu Rudy juga punya depot. Di sini para pelancong maupun warga sekitar dapat menyantap lauk pauk enak resep asli Bu Rudy dengan sambalnya yang yang bebas tambah.

    Namun ada perjalanan panjang yang dilalui Bu Rudy hingga sukses seperti sekarang. Menyambangi depot Bu Rudy langsung, tim detikfood membuktikan sendiri racikan bumbu Bu Rudy yang otentik Jawa Timur dan tak berubah.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Depot Bu Rudy
    Alamat Jl. Dharmahusada No.144, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur
    Instagram @pusol.burudy
    Jam Operasional Setiap hari, 06.00 – 21.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 25.000 – Rp 45.000
    Tipe Kuliner Indonesia
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Area Parkir
    • Toilet Bersih
    • Tempat Ibadah
    • Pembayaran Non-Tunai/Tunai
    • dll
    Depot Bu RudySebelum menjadi restoran besar, Bu Rudy mengawali peruntungannya dengan bisnis nasi bungkus. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Berawal dari Jualan Nasi Bungkus

    Bisnis kuliner Bu Rudy yang terkenal di Surabaya tidak dibangun dalam waktu singkat. Pada 2 Juli 1995, Bu Rudy mulai menjajakan nasi bungkus dengan menu udang yang digoreng renyah kepada sebuah komunitas enam di Surabaya.

    Tak disangka, menu makanannya disukai dan menjadi populer dengan sebutan Nasi Udang Khas bu Rudy. Kemudian, ia mengembangkan bisnisnya dengan berjualan menggunakan warung mobil yang sistemnya jemput bola.

    Setelah berhasil dengan menu makanan matangnya, ia mulai mengembangkan bisnis dengan berjualan sambal bawang. Sambal bawangnya diolah dari bahan-bahan alami dengan resep yang dipertahankan secara turun temurun untuk menjaga keistimewaan rasa pedasnya.

    Sambal bawang tersebut yang menjadi cikal bakal sambal kemasan bu Rudy dan membuatnya tersohor sampai ke luar Surabaya. Kini Depot bu Rudy sudah memiliki tujuh cabang di Surabaya, ada di Dharmahusada, Kupang Indah, Anjasmoro, Pasar Atum dan Pasar Atum Mall, PUsat Grosir Surabaya, Gresik, dan toko onlinenya.

    Toko Oleh-oleh Tersohor

    Juragan Sambal Bu Rudy Jadi Food Vlogger, Netizen Puji KeramahannyaDepot tempat makannya berada satu gedung dengan pusat oleh-oleh di Dharmahusada. Foto: Instagram/TikTok Bu Rudy

    Menyambangi Depot Bu Rudy di kawasan Dharmahusada, bangunannya terdiri dari tiga bagian lantai. Lantai pertama ialah khusus untuk area parkir para pelanggan yang cukup luas hingga ke bagian dalamnya.

    Sementara masuk ke lantai dua atau tengah, ada restoran atau tempat makan yang luas. Sebelum memasuki restoran bahkan tersedia sedikit area kecil UMKM yang hendak ikut memasarkan produknya di sini.

    Naik ke lantai tiga (yang paling atas) adalah toko oleh-oleh yang komplet. Bu Rudy tak hanya menjual produk-produk buatannya sendiri tetapi juga banyak produk lokal yang didukungnya dan diberi wadah untuk ikut bersaing sebagai oleh-oleh dan camilan populer khas Surabaya.

    Menu makanan hingga camilan di Depot Bu Rudy yang tak kalah enak ada di halaman berikutnya.

    Depot Bu RudyNasi campur dengan udang goreng kering menjadi ciri khas masakan Bu Rudy. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Nasi Campur khas Jawa Timur yang Sedap

    Ada banyak jenis nasi campur hingga pecel yang bisa dipesan di sini. Salah satu menu khas yang tak boleh dilewatkan adalah Nasi Udang dengan ragam pilihan lauk.

    Dua hidangan berupa nasi dan lauk kami pesan, yaitu Nasi Udang Empal dan Nasi Campur Spesial. Menu nasi dengan ragam lauk pauk pelengkapnya dibanderol oleh Bu Rudy mulai dari Rp 35.000 – Rp 45.000 per porsi.

    Pada menu Nasi Udang Empal, penyajiannya sekilas memang tampak biasa. Hanya ada nasi putih, potongan daging empal yang kecoklatan, dan udang goreng dengan ukuran kecil-kecil.

    Rasa empalnya gurih manis dengan teksturnya yang tidak kering dan tetap empuk. Ditambah dengan uang gorengnya yang renyah membuat rasa gurih menjadi dominan dalam piring tersebut.

    Sementara berbeda dengan Nasi Campur Spesial. Seporsi Nasi Campur Spesial dilengkapi dengan nasi putih, mie goreng, sambal mangga, bumbu serundeng, paruh, usus sapi, dan rempeyek udang.

    Sajian jeroan di Depot bu Rudy tak ada yang terasa amis atau alot. Rasa gurih berempah racikan bumbunya meresap hingga ke bagian dalam tetapi tetap lembut menyapa lidah.

    Fasilitas yang paling disukai para pelanggan di sini ialah sambal khas Bu Rudy yang bebas ditambah. Sambal bawangnya yang pedas harum dengan karakter berminyak begitu disukai oleh pelanggannya.

    Depot Bu RudyCamilan dan minuma pelengkap juga bisa dipesan sambil menemani makanan yang lezat. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Berbagai Camilan dan Menu Pelengkap

    Tak perlu khawatir untuk kekurangan lauk, di sini pelanggan juga bisa menambah beberapa menu pelengkap. Berbagai jenis gorengan hingga penyetan bisa dipesan untuk melengkapi nasi campur khas buatan bu Rudy.

    Tahu walik yang dijajakan di etalasenya membuat kami tertarik. Penampilannya begitu menggoda dengan kerenyahan yang bahkan sudah terlihat dari teksturnya.

    Tahu walik yang renyah diisi cincangan ayam lembut gurih dengan cocolan saus sambal yang pedas manis. Menu ini cocok disantap sebagai menu pembuka sebelum menikmati nasi campur.

    Tetapi jika ingin melengkapi nasi campur dengan penyetan tempe dan tahu juga boleh dipesan. Seporsi penyetan tahu dan tempe berisi dua potong tahu, dua potong tempe, irisan timun, dan sambal sebagai pelengkap.

    Usai makan juga jangan lupa memesan racikan minumannya yang segar. Ada racikan kolang kaling dengan selasih yang segar hingga es dawetnya yang sayang dilewatkan.

    Racikan minuman di sini memiliki rasa yang legit tetapi kadar manisnya tak terlalu menusuk di tenggorokan. Sehingga akan tetap nyaman dinikmati sekaligus menyejukkan tubuh pada suhu Surabaya yang panas di siang hari.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kuliner Legendaris di Dekat Tugu Pahlawan, Surabaya yang Wajib Dicoba


    Jakarta

    Tak hanya penuh sejarah, Tugu Pahlawan Surabaya juga jadi destinasi kulineran legendaris. Mulai dari lontong balap hingga nasi bebek, bisa kamu cicip di sini.

    Setiap tanggal 10 November, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang perjuangan para pejuang kemerdekaan. Salah satu kota yang lekat dengan sejarah ini tentu saja Surabaya.

    Kota Pahlawan memiliki banyak destinasi bersejarah, termasuk Monumen Tugu Pahlawan yang menjadi simbol keberanian arek-arek Suroboyo. Setiap tahun, kawasan ini selalu ramai dikunjungi warga.


    Tak hanya wisata sejarah, kawasan sekitar Tugu Pahlawan juga menyimpan deretan kuliner legendaris. Banyak warung dan depot tua yang sudah puluhan tahun berdiri di sekitarnya.

    Sebagai cara unik memperingati Hari Pahlawan, kamu bisa mencicipi kuliner khas Surabaya di sekitar Tugu Pahlawan.

    Berikut 5 rekomendasi tempat kuliner di dekat Tugu Pahlawan Surabaya:

    1. Nasi Bebek Tugu Pahlawan

    Nasi Bebek Tugu Pahlawan jadi salah satu kuliner malam favorit di Surabaya. Tempat makan ini legendaris karena sudah berdiri sejak 1980-an.

    Seporsi nasi bebek disajikan dengan nasi putih hangat dan bebek goreng empuk yang kulitnya mudah terkelupas. Aroma gurihnya langsung menggoda begitu dihidangkan.

    Menu ini dilengkapi serundeng, sambal, dan lalapan segar. Satu porsi nasi bebek plus es jeruk segar dibanderol sekitar Rp 30.000-an.

    2. Warung Nasi Cumi‑Cumi (Ibu Atun)

    5 Kuliner Legendaris di Dekat Tugu Pahlawan.Warung Nasi Cumi‑Cumi (Ibu Atun) Foto: Google Review/Anggara Sidjabet

    Tak kalah legendaris, Warung Nasi Cumi-cumi berdiri sejak 1995 dan jadi destinasi kuliner malam populer di Surabaya.

    Di sini, kamu bisa memilih aneka menu nasi cumi dengan cita rasa khas tinta cumi yang pekat dan menggugah selera. Seporsinya dibanderol Rp 22.000-Rp 33.000, tergantung lauk pelengkap.

    Jika ingin yang spesial, tersedia menu nasi cumi komplet yang berisi nasi putih hangat, cumi, empal, telur, paru, babat, usus, dan peyek udang.

    3. Soto Sulung Cak Suit

    5 Kuliner Legendaris di Dekat Tugu Pahlawan.Soto Sulung Cak Suit Foto: Google Review/Fikri Martin

    Soto Sulung Cak Suit yang sudah berdiri sejak 1964 menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris di Surabaya. Seporsi soto di warung ini dibanderol sekitar Rp 28.000.

    Kamu bisa pilih antara varian soto buntut dan soto ayam. Kuahnya bening dan gurih, dengan aroma kaldu ayam yang khas. Isian kondimennya juga komplet.

    Warung ini populer jadi tempat sarapan, karena warungnya buka sejak mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.

    4. Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan

    Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan berdiri sejak 1967 sebagai warung kaki lima di sudut kawasan Tambak Bayan, Surabaya.

    Di sini, kamu bisa memilih aneka menu nasi sederhana yang menggugah selera. Mulai dari nasi campur hingga nasi kuning, nasi pecel, nasi rawon, dan nasi sop buntut.

    Salah satu yang jadi andalan adalah nasi pecelnya. Bumbu pecelnya gurih, agak encer, ada sensasi pedasnya. Harga per menu ditawarkan mulai dari sekitar Rp 25.000-Rp 50.000

    5. Lontong Balap Garuda ‘Pak Gendut’

    5 Kuliner Legendaris di Dekat Tugu Pahlawan.Lontong Balap Garuda ‘Pak Gendut’ Foto: Google Review/Budal Corporate

    Lontong Balap Garuda ‘Pak Gendut’ berdiri sejak 1958 dan menjadi ikon kuliner legendaris di Surabaya. Lokasinya tidak jauh dari Tugu Pahlawan Surabaya yang ikonik.

    Seperti namanya, warung ini menyajikan menu khas lontong balap dengan porsi melimpah yang menggugah selera.

    Satu porsi lontong balap beserta es teh dibanderol sekitar Rp 22.000. Lontongnya lembut, dengan paduan bumbu petis yang gurih dan aromatik. Selain itu, tersedia sate kerang sebagai pelengkap.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Rawon Daging Sapi Khas Surabaya yang Mlekoh Nagih

    Jakarta

    Kuliner khas Surabaya yang populer adalah rawon. Selain di restoran, kamu bisa membuat sup daging sapi ini sendiri di rumah. Ikuti resepnya yuk!

    Rawon merupakan makanan khas Jawa Timur yang sangat populer di Surabaya, berupa hidangan sup gurih dengan isian potongan daging sapi. Rawon juga unik karena kuahnya berwarna hitam pekat, terbuat dari campuran keluak.

    Bumbu utama untuk sajian rawon ini adalah keluak. Untuk daging umumnya pilih yang agak berlemak agar terasa lumer ketika disantap.


    Pelengkap hidangan rawon juga ada beragam jenisnya, seperti kecambah (tauge pendek), jeruk nipis, sambal rawit, dan telur asin. Cara menikmatinya bisa langsung dicampur dengan nasi ataupun dipisah.

    Berikut resep dan cara memasak rawon yang lezat:

    Resep Rawon Daging Sapi Khas Surabaya

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    90 Sulit 5-7
    Daerah Asal Masakan : Jawa Timur
    Kategori Masakan : Daging

    Cara Memasak:

    1. Potong-potong daging dalam ukuran sedang, kemudian rebus.
    2. Selagi merebus daging, tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan juga serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas.
    3. Masukkan tumisan bumbu halus ini ke dalam rebusan daging sapi.
    4. Masak dengan api kecil sampai daging matang dan empuk.
    5. Sajikan rawon dengan pelengkap, nikmati dengan nasi hangat.

    Tips memasak:

    1. Selain sandung lamur, rawon juga bisa dibuat dari iga sapi.
    2. Agar keluak tidak menghasilkan rasa pahit pada rawon, pilih yang benar-benar matang dan tua. Bisa dilihat pada bagian dalamnya yang hitam kecokelatan.

    Simak Video “Nasi Goreng Rawon, Berani Beda di Hari Raya
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com