Tag: kurkumin

  • 5 Minuman Herbal untuk Diet, Bantu Pangkas BB dan Perut Buncit

    Jakarta

    Menjaga pola makan dan rutin berolahraga adalah kunci untuk menurunkan berat badan. Namun terkadang, dua hal itu saja tidak cukup untuk menghilangkan lemak yang membandel.

    Mengonsumsi asupan tambahan dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung penurunan berat badan. Misalnya, minuman herbal yang dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, melancarkan pencernaan, atau menunjang metabolisme dan pembakaran lemak.

    Pertanyaannya, apa saja minuman herbal yang bisa mendukung diet dan menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut pembahasannya.


    Minuman Herbal untuk Diet

    1. Air jahe

    Air jahe adalah salah satu minuman herbal untuk diet yang mudah untuk dibuat. Dikutip dari Medicine Net, jahe dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan mencegah kenaikan gula darah yang berlebihan setelah makan.

    Jahe juga memiliki efek termogenik. Makanan termogenik dapat membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran kalori, sehingga menyebabkan penurunan berat badan yang lebih besar.

    2. Minuman kunyit dan kayu manis

    Kunyit dan kayu manis masing-masing memiliki efek yang dapat membantu menurunkan berat badan. Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki efek menghangatkan tubuh. Hal ini dapat merangsang laju metabolisme, sehingga tubuh membakar lebih banyak lemak.

    Sementara itu, kayu manis mengandung sejumlah antioksidan yang dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah, menekan nafsu makan, dan meningkatkan rasa kenyang. Karenanya, kombinasi kunyit dan kayu manis dapat menghasilkan minuman herbal yang efektif untuk menurunkan berat badan.

    3. Air fenugreek

    Fenugreek atau kelabat adalah satu bumbu yang sering digunakan untuk membuat masakan India, seperti kari. Di luar itu, fenugreek ternyata juga bisa diracik menjadi minuman herbal untuk diet loh.

    Dikutip dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan fenugreek dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. Kedua hal ini dapat membantu dalam menurunkan berat badan.

    Studi lain juga menemukan konsumsi ekstrak biji fenugreek dapat menurunkan asupan lemak harian sebesar 17 persen. Hal ini dapat mengurangi asupan kalori harian, sehingga mendukung penurunan berat badan.

    4. Teh hijau

    Teh hijau dipercaya sebagai salah satu minuman herbal yang baik untuk diet. Dikutip dari Times of India, teh hijau mengandung antioksidan dan katekin yang dapat meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak.

    Cobalah untuk mengonsumsi teh hijau 2-3 cangkir per hari sebelum makan. Namun ingat, khasiat teh hijau akan untuk menurunkan berat badan akan semakin efektif jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.

    5. Air Seledri

    Seledri mengandung air yang tinggi dan rendah kalori. Kombinasi ini menjadikan seledri sebagai salah satu herbal yang cocok dikonsumsi saat sedang diet.

    Tak hanya itu, seledri mengandung serat tinggi yang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan. Cukup cuci dan iris batang serta daun seledri, haluskan bersama air, dan saring untuk mendapatkan sarinya.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!


    Jakarta

    Kopi dan kunyit bukan lagi racikan baru di dunia kopi. Sayangnya, banyak yang belum mengenal manfaat menambahkan kunyit ke dalam kopi.

    Turmeric coffee atau kopi kunyit adalah minuman hasil perpaduan antara kopi dan bubuk kunyit. Meskipun belum banyak penelitian yang secara khusus membahas minuman ini, kandungan aktif dari kedua bahan tersebut telah dikenal luas memiliki manfaat kesehatan.

    Seperti kopi yang kaya akan antioksidan dan mampu meningkatkan energi serta konsentrasi. Di sisi lain, kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif dengan sifat anti inflamasi yang kuat. Kombinasi keduanya dipercaya dapat memberikan manfaat tambahan, terutama bagi kesehatan sendi, jantung, dan pengendalian berat badan.


    Dilansir dari Health (11/06), berikut 6 manfaat kesehatan dari kopi kunyit:

    1. Mengurangi Peradangan

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang memiliki sifat anti inflamasi dan anti peradangan kuat. Peradangan adalah respon alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Namun jika berlangsung secara kronis, peradangan dapat merusak sel-sel sehat dan meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker, jantung, diabetes, Alzheimer, dan lainnya.

    Kurkumin juga terbukti membantu mengatasi berbagai penyakit yang berkaitan dengan peradangan, seperti radang usus, radang sendi, aterosklerosis hingga depresi.

    2. Meredakan Nyeri

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi kunyit dapat membantu meredakan nyeri yang disebabkan oleh peradangan. Beberapa studi menunjukkan bahwa kurkumin memiliki efektivitas yang sebanding dengan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) seperti ibuprofen dalam mengurangi rasa sakit.

    Selain itu, konsumsi kurkumin juga terbukti membantu penderita osteoartritis lutut dengan mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan bergerak. Kurkumin juga dapat membantu meredakan nyeri otot usai olahraga sehingga mempercepat pemulihan.

    3. Sumber Antioksidan

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi dan kunyit sama-sama kaya antioksidan, zat penting yang membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas. Tubuh yang mengalami stres oksidatif akibat kelebihan radikal bebas berisiko mengalami penuaan dini dan berbagai penyakit kronis.

    Kandungan kurkumin dalam kunyit terbukti meningkatkan kapasitas antioksidan dalam tubuh, sementara kopi mengandung senyawa seperti asam klorogenat dan asam kafeat yang juga berperan melindungi sel tubuh. Kombinasi keduanya dapat menjadi pelindung alami terhadap kerusakan sel.

    4. Menjaga Kesehatan Jantung

    Doctor is using a stethoscope for patients patient examination. To hear the heart rate, For patients with heart disease.Doctor is using a stethoscope for patients patient examination. To hear the heart rate, For patients with heart disease. Foto: Getty Images/Sitthiphong

    Penelitian yang dilakukan oleh American Heart Association menunjukkan bahwa konsumsi kunyit secara rutin dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

    Kurkumin membantu mencegah penumpukan plak dalam arteri, yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan berisiko menyebabkan serangan jantung atau stroke.

    Selain itu, kurkumin juga dapat meningkatkan kadar zinc dalam tubuh. Kekurangan kadar zinc diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung.

    5. Mengendalikan Berat Badan

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi sejak dulu dikenal dapat membantu proses pembakaran lemak karena kandungan kafeinnya. Kunyit juga ternyata memiliki efek serupa.

    Sejumlah studi menemukan bahwa kurkumin mampu menurunkan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), dan lingkar pinggang meskipun dalam skala yang relatif kecil.

    Kombinasi keduanya bisa menjadi pelengkap gaya hidup sehat, terutama bagi yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

    6. Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Menambahkan kunyit ke dalam kopi pagi dapat memberikan manfaat bagi sistem pencernaan. Beberapa studi menunjukkan bahwa kurkumin, dapat membantu meredakan keluhan pencernaan seperti perut kembung dan sering buang gas.

    Penelitian juga menemukan bahwa kurkumin mampu meningkatkan jumlah bakteri baik sekaligus mengurangi bakteri jahat dalam saluran cerna, sehingga mendukung keseimbangan mikrobiota usus.

    Selain itu, sifat antiinflamasi pada kunyit diyakini dapat membantu meringankan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS), seperti nyeri perut, dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan tubuh.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com