Tag: label

  • Modinity Warehouse Sale 2025 di ICE BSD, Buttonscarves Dijual Harga Miring

    Jakarta

    Gelaran belanja tahunan paling dinanti, Modinity Warehouse Sale 2025, resmi dibuka hari ini, 14 Agustus 2025, di Hall 5 ICE BSD. Acara yang berlangsung hingga 17 Agustus ini menghadirkan potongan harga besar-besaran dari brand yang dibawah naungan Modinity Group, serta berbagai hadiah menarik yang siap dibawa pulang pengunjung.

    Acara ini menjadi surga belanja bagi para pecinta modest fashion dan beauty enthusiast di Indonesia. Tahun ini, Modinity menghadirkan lima brand unggulan, Buttonscarves, Buttonscarves Beauty, Zyta Delia, Nada Puspita, serta pendatang baru yang langsung mencuri perhatian, Calla The Label.

    Menurut Bunga Wijaya seagai VP Brand Marketing Modinity, potongan harga yang ditawarkan tahun ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah gelaran warehouse sale mereka.


    “Hari ini pertama the bigest shopping of the year Modinity, yaitu Modinity Warehouse Sale 2025 di ICE BSD dari tanggal 14 – 17 Agustus 2025. Jadi di tahun ini ada brand Buttonscarves, Buttonscarves Beauty, Zyta Delia, Nada Puspita, dan brand baru kita Calla The Label. Potongan diskonnya the best ever yang pernah kita kasih jujur lebih murah dibandingkan tahun lalu. Bagi yang tidak datang bakalan menyesal karena kita ada tiket on the spot. Jadi buat yang teman-teman mau belanja tapi kemarin gak kebagian tiket online, bisa langsung datang ke sini,” tutur Bunga saat ditemui Wolipop, Kamis (14/8/2025).

    Meski tiket online sudah ludes hanya dalam lima menit pertama penjualan, Bunga menegaskan bahwa pengunjung masih bisa membeli tiket on the spot seharga Rp 50.000. Dalam satu hari, jadwal dibagi menjadi beberapa batch, dan setiap sesi belanja di Modinity Warehouse Sale hanya berdurasi satu jam.

    “Kalau pagi ketinggalan, bisa datang sesi siang, sore, atau malam,” jelasnya.

    Ada banyak kejutan di Modinity Warehouse Sale 2025. Selain diskon besar-besaran seperti scarf print Buttonscarves dijual hanya Rp 250 ribu, berbagai promo untuk baju serta sepatu, pengunjung juga berkesempatan memenangkan hadiah spektakuler. Mulai dari grand prize Toyota Raize, dua motor, hingga paket umrah.

    “Kita tahun ini ada grand prize mobil Toyota Raize, dua motor, ada juga paket umrah. Tapi selain itu daily prize ada iPhone dan emas. Kalau grand prize kamu bisa belanja dengan nominal Rp 5 Juta dan mendapatkan kupon undian. Kalau daily prize minimal Rp 1 Juta bisa mendapatkan kesempatan berlaku kelipatan,” tuturnya.

    Ia juga mengungkapkan perbedaan Modinity Warehouse Sale 2025 dengan tahun sebelumnya. “Tentunya ada penambahan brand, yaitu dari Calla The Label. Produk yang kita hadirkan juga berbeda, diskonnya juga lebih besar dari tahun lalu. Secara skala kapasitas lebih besar dan tiketnya lebih besar. Di tahun ini juga banyak kejutan setiap batch,” lanjut Bunga.

    Wolipop melihat para pengunjung Modinity Warehouse Sale tertib antre mulai dari pintu utama Hall 5 ICE BSD hingga gerbang menuju warehouse sale. Seluruh brand sudah tertata rapi berdasarkan masing-masing kategori. Mulai dari hijab, busana, celana, tas, sepatu hingga bros yang menjadi incaran.

    Para jastip juga sudah melakukan transaksi dan menyimpan barang pesanan pelanggan. Brand Buttonscarves yang paling cepat habis dalam warehouse sale. Antusiasme masyarakat sangat terasa sejak hari pertama.

    “Animonya luar biasa. Tiket langsung habis, bahkan ada yang sudah antre sejak malam saat loading. Sampai hari keempat, tiket yang terjual sudah menyentuh angka 10.000,” ungkap Bunga penuh syukur.

    Bunga berharap Modinty Warehouse Sale 2025 berjalan dengan lancar dan pelanggan merasa happy serta menjadi berkah karena banyak reseller dan jastip menjadikan ini sebagai sumber usaha. “Kita semua bisa melayani pelanggan dengan sepenuh hati dan berkah untuk semua,” tutup Bunga.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Bazar Hijab dan Modest Fashion Rendevous Market Diskon 70% di AEON BSD

    Jakarta

    Para pecinta modest fashion di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah! Bazar hijab dan modest fashion yang paling dinantikan, Rendezvous Modest Market, kembali hadir di AEON Mall BSD City, Lantai Dasar, Main Atrium, mulai 1 hingga 5 Oktober 2025.

    Acara ini menjadi destinasi wajib untuk mendapatkan baju favorit kamu dan keluarga dengan potongan harga hingga 70%. Menghadirkan 46 brand busana siap pakai ternama mulai dari fashion dewasa hingga anak-anak, Rendezvous Modest Market menjanjikan pengalaman belanja akhir tahun yang efisien dan menguntungkan, terutama bagi kamu yang mencari busana casual dan oversized yang sedang diminati.

    Menurut Eras Pragitha, Head Creative Rendezvous Modest Market, acara kali ini secara khusus diadakan sebagai ajang sale produk akhir tahun bagi brand peserta, di mana mereka menghabiskan sisa produksi dengan diskon yang sangat besar.


    Bazar hijab dan modest siap pakai, Rendesvous Market digelar mulai dari 1-5 Oktober 2025 di AEON Mall BSD City. Ada diskon 70% yang menarik dan banyak promo menarik.Bazar hijab dan modest siap pakai, Rendesvous Market digelar mulai dari 1-5 Oktober 2025 di AEON Mall BSD City. Ada diskon 70% yang menarik dan banyak promo menarik. Foto: Gresnia/Wolipop

    “Untuk season kali ini, produk fashion modest sudah memasuki diskon besar dan mengeluarkan sisa produksi. Kita adain bazar lagi untuk sale produk akhir tahun mereka,” jelas Eras.

    Bazar ini menghadirkan brand-brand yang sudah dikenal secara daring seperti Gamaleea, Giyomi, Oclo, Atkey, Leviora, Seia, Rich Dept, Kheva Mauza, Yellowfacy, Beanca, Kallia Label hingga Omara.

    Kurasi brand difokuskan pada modest fashion dengan target usia 24-40 tahun, dengan model yang lebih kasual dan polosan, mencakup hijab square hingga instan. Untuk menarik pengunjung, diskon yang ditawarkan benar-benar fantastis, mulai dari Rp35 ribu dengan penawaran item tas dan sepatu yang lebih bervariasi dari acara sebelumnya.

    Bazar hijab dan modest siap pakai, Rendesvous Market digelar mulai dari 1-5 Oktober 2025 di AEON Mall BSD City. Ada diskon 70% yang menarik dan banyak promo menarik.Bazar hijab dan modest siap pakai, Rendesvous Market digelar mulai dari 1-5 Oktober 2025 di AEON Mall BSD City. Ada diskon 70% yang menarik dan banyak promo menarik. Foto: Gresnia/Wolipop

    Berbagai penawaran flash sale pun tersedia, seperti Giyomi, Yellowfacy, dan Omyka yang menawarkan semua item Rp99 ribu-an atau Leviora dengan tagline “Everything 70 Ribu”. Jangan lewatkan item serba Rp100.000-an dari Giyomi, serta harga merakyat Rp 99.000 untuk semua item dari Yellowfacy dan Omyka.

    Sementara itu, Beeanca menawarkan koleksinya mulai dari Rp 80.000, dan kamu bisa mendapatkan hampir semua produk Leviora dengan harga flat Rp 70.000. Bagi kamu yang mencari koleksi terbaru, Gamaleea turut hadir, dibanderol mulai dari Rp 200.000.

    Bazar hijab dan modest siap pakai, Rendesvous Market digelar mulai dari 1-5 Oktober 2025 di AEON Mall BSD City. Ada diskon 70% yang menarik dan banyak promo menarik.Bazar hijab dan modest siap pakai, Rendesvous Market digelar mulai dari 1-5 Oktober 2025 di AEON Mall BSD City. Ada diskon 70% yang menarik dan banyak promo menarik. Foto: Gresnia/Wolipop

    Untuk masuk ke area bazar, pengunjung diberikan akses Gratis dengan syarat hanya mengikuti (follow) akun Instagram @rendezvous.modestmarket. Pihak penyelenggara juga mengimbau pengunjung untuk mempersiapkan pembayaran non-tunai seperti handphone dan kartu debit, dan mematuhi beberapa aturan, termasuk larangan membawa makanan/minuman berwarna dan merokok di area bazar.

    Bazar hijab dan modest siap pakai, Rendesvous Market digelar mulai dari 1-5 Oktober 2025 di AEON Mall BSD City. Ada diskon 70% yang menarik dan banyak promo menarik.Bazar hijab dan modest siap pakai, Rendesvous Market digelar mulai dari 1-5 Oktober 2025 di AEON Mall BSD City. Ada diskon 70% yang menarik dan banyak promo menarik. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Ini Cara Bedakan Oli Yamalube Asli dan Palsu


    Jakarta

    Hati-hati peredaran oli palsu di kalangan pengguna kendaraan bermotor. Pabrikan punya cara preventif untuk bisa memastikan keaslian oli yang bisa dilakukan oleh para konsumen.

    Marketing Planning & Promotion Part of Division Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Novianto Kurniawan, mengatakan salah satu langkah untuk mengetahui keaslian pelumas atau oli merek Yamalube terdapat sebuah kode barang (barcode) yang bisa dipindai (di-scan). Apabila dipindai, kode barang tersebut akan terhubung ke laman resmi Yamalube.

    “Ya, sebenarnya kita sama-sama tahu banyak juga. Kita dari Yamaha sudah ada teknologi yang di dalam botol itu sendiri untuk bisa mengidentifikasikan itu oli asli,” kata Novianto belum lama ini di Sentul, Bogor, Jawa Barat.


    Botol Yamalube dirancang dengan label yang sulit untuk dipalsukan. QR Code unik itu berada di balik label dengan cara membuka labelnya. Dari situ, konsumen bisa langsung mengecek keaslian oli tersebut.

    “Kita ada campaign itu sobek label, dan scan QR Code,” kata dia.

    “Botol Yamalube label depannya bisa disobek, dan di belakangnya ada QR Code unik yang bisa di-scan.” jelasnya lagi.

    Teknologi ini sudah diterapkan pada seluruh jajaran produk oli Yamalube mulai dari Super Matic, Power Matic, Matic Motor, RS4GP, Super Sport, Sport Motor, 2T Motor, XP-50, Gold Motor dan Silver Motor.

    Kerugian Pakai Oli Palsu

    Pemalsuan oli berdampak kerugian terhadap pemilik merek resmi dan konsumen yang menggunakan merek oli palsu. Tentunya pemakaian oli palsu dalam waktu jangka panjang juga akan merugikan konsumen terutama kerusakan pada mesin kendaraan.

    Berikut ini beberapa dampak penggunaan oli palsu:

    – Pelumasan tidak optimal: akibat dari kualitas oli yang buruk, proses pelumasan menjadi tidak optimal, sehingga gesekan akan lebih mudah terjadi.
    – Risiko mesin rusak: oli palsu yang digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan mesin macet dan rusak.
    – Mesin cepat panas: akibat pelumasan tidak optimal, mesin juga akan mudah panas jika menggunakan oli palsu.
    – Komponen cepat aus: karena gesekan yang semakin berat dan terjadi panas, maka komponen bisa cepat aus.
    – Biaya perbaikan tinggi: jangan sampai karena tergiur harga oli palsu yang murah, kendaraan justru rusak dan memakan biaya perbaikan yang jauh lebih tinggi.

    (riar/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Waspada! Ini Ciri-ciri dan Tips Menghindari Modus Penipuan Sistem COD


    Jakarta

    Perkembangan e-commerce yang begitu pesat dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk menjalankan modus penipuan. Berbagai modus pun dijalankan untuk menarget mereka yang suka belanja secara daring.

    Dikutip dari berbagai sumber, salah satu modus penipuan yang kerap terjadi yakni dengan memanfaatkan sistem pengiriman pake Cash on Delivery (COD). Modus penipuan paket COD bisa dibilang cukup sederhana. Tapi modus ini sudah memakan banyak korban.

    Penipu memanfaatkan kebingungan korban yang kaget mengapa ada paket COD yang tiba-tiba nyasar ke rumah mereka. Modus penipuan ini terjadi dengan cara penipu mengirimkan paket dengan metode pembayaran COD secara acak ke alamat korban.


    Para penipu mengirimkan paket COD dengan harapan korban akan segera melakukan pembayaran secara tidak sadar karena merasa pernah melakukan pemesanan.

    Namun perlu digarisbawahi, penipuan paket COD dapat terjadi bukan karena adanya kebocoran data dari platform tertentu. Tanpa kita sadari, data dasar seperti nama dan alamat kini sudah semakin sering digunakan dalam berbagai aktivitas seperti belanja online, pemesanan makanan dan ojek online, pengisian formulir undian, dan masih banyak lagi yang membuat informasi tersebut memang menjadi rentan tersebar.

    Kombinasi informasi dasar inilah yang sering dimanfaatkan oknum penipu untuk mencoba peruntungan penipuan berkedok pengiriman paket COD. Nah, berikut adalah cara menghindari modus penipuan paket COD.

    1. Jangan Asal Terima Paket

    Meskipun sistem paket COD mengharuskan Pembeli membayar sejumlah uang kepada kurir setelah paket tiba, pastikan agar Anda tidak langsung menerima dan membayar paket COD.

    Informasikan pada kurir bahwa Anda mau melakukan pengecekan lebih lanjut dulu. Hal ini bertujuan untuk memastikan agar barang yang dikirim merupakan paket yang benar-benar dipesan secara daring dan memanfaatkan sistem COD.

    2. Periksa Detail Paket

    Periksa lebih lanjut detail informasi paket mulai dari pengirim dan penerima paket, hingga informasi isi paket tersebut.

    Jika hanya tertulis ‘toko online’, tidak ada informasi isi paket atau bahkan tidak ada label sama sekali, Anda harus berhati-hati. Sebab nama samaran tersebut kerap digunakan oleh penipu.

    3. Cek Riwayat Belanja

    Selalu cek riwayat pesanan yang Anda lakukan di platform online. Gunakan fitur ‘pesanan saya’ di aplikasi e-commerce untuk memeriksa status transaksi.

    Anda juga dapat mengecek ke orang-orang terdekat apakah mereka mengirimkan paket atau tidak. Jika tidak sebaiknya paket tersebut jangan langsung diterima.

    4. Tolak dan Laporkan Paket

    Jika merasa bahwa Anda atau orang terdekat tidak melakukan pemesanan paket COD, maka bisa menolak paket tak dikenal tersebut kepada kurir. Jelaskan ke kurir detail informasinya mengapa Anda menolak paket tersebut.

    Setelah itu, Anda dapat melaporkan kejadian tersebut ke pihak jasa kirim maupun e-commerce yang bersangkutan untuk segera ditindaklanjuti.

    Sebagai contoh jika e-commerce yang tertera di detail paket adalah Shopee, Anda bisa mengecek dan melaporkan kejadiannya ke tim Customers Service dengan klik Cek Fakta atau Chat/Telepon Customers Service Shopee di aplikasi Shopee. CS Shopee melayani 24 jam selama 7 hari untuk membantu pengguna.

    5. Edukasi Keluarga dan Penghuni Rumah

    Bantu edukasi anggota keluarga dan penghuni rumah terkait modus penipuan paket COD ini. Pastikan agar mereka tidak sembarangan langsung membayar paket COD tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.

    Modus penipuan COD mungkin terlihat sepele, tapi jika dibiarkan, dampaknya akan semakin luas. Selain kerugian finansial, ini bisa merusak ekosistem e-commerce yang tengah berkembang pesat.


    (akn/ega)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Menikmati Piringan Hitam yang Memanjakan Telinga


    Jakarta

    Piringan hitam, atau vinyl, kini mengalami kebangkitan di era digital. Meskipun platform streaming semakin populer, banyak pecinta musik yang kembali tertarik pada format analog ini.

    Menurut musisi Najmi Ismail ada dua alasan kenapa orang saat ini menyukai piringan hitam untuk menikmati musik. Pertama medium, orang mencari piringan hitam karena fidelity suara.

    “Karena vinyl dipress jadi suara yang kita dapat sangat direct, sangat analog, nggak ada circuit digital sama sekali,” ujarnya musisi yang punya nama panggung NAJ ini saat ditemui usai peluncuran Marshall Homeline III di Jakarta.


    Kendati layanan streaming menawarkan kualitas audio lossless, Najmi menilai tetap belum bisa mengalahkan piringan hitam.

    “Kalau ngomong lossless ada file FLAC dan ELAC tapi itu tetap 1 dan 0 yang dikonversi menjadi analog habis itu baru nyampe ke kuping kita. Jadi tetap ada konversi dari digital ke analog dulu. Sedangkan turntable itu direct, jarum ketemu wax itu jadi signal analog dan langsung ke kuping kita. Jadi lebih direct, lebih jernih,” papar Najmi.

    Alasan kedua, karena pengalamannya. Memutar piringan hitam melibatkan ritual yang melibatkan menyentuh fisik, seperti menempatkan vinyl ke turntable, menempatkan jarum di permukaan, dan memutar label. Ini menciptakan hubungan emosional dengan musik.

    Najmi Ismail, MusisiNajmi Ismail, Musisi Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    “Kita punya musiknya itu sendiri. Berbeda dengan streaming, kita (memang) berlangganan, tapi kita nggak pernah punya. Lagi-lagi kalo punya vinyl, kita punya musiknya,” kata Najmi.

    Dalam kesempatan ini, Najmi memberikan tips cara menikmati piringan hitam yang memanjakan telinga. Simak di bawah ini:

    Cara Menikmati Piringan Hitam

    Untuk menikmati musik di piringan hitam yang dibutuhkan:

    1. Turntable

    Najmi mengatakan saat ini turntable makin terjangkau harganya. Namun dia kurang menyarankan untuk membelinya karena kualitas tonearms dan jarum dinilainya tidak begitu bagus.

    “Kita bisa mainin lagu, iya bunyi, tapi pertama suaranya nggak bakal bagus, nggak bakal maksimal. Kedua in the long run akan merusak vinyl yang kita punya,” ujarnya.

    Dia menyarankan untuk membeli turntable di kisaran harga minimal Rp 3-5 juta. Tak lupa dia mengingatkan untuk selalu membersihkan turntable dan vinyl, sebab debu bisa menjadi biang kerok menurunnya kualitas audio musik piringan hitam.

    “Kita harus menghindari debu, itu musuh utamanya. Soalnya kalo kita mendengar suara kresek-kresek itu debu. Jadi rajin-rajin membersihkan turntable dan vinyl,” saran Najmi.

    MarshallMenikmati musik piringan hitam Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    2. Headphone atau Speaker

    Setelah turntable, perangkat selanjutnya yang kudu disiapkan headphone atau speaker. Kedua perangkat tersebut banyak karakter di pasaran, namun untuk menikmati piringan hitam disarankan pilih yang mengeluarkan suara flat.

    “Jadi kita bisa mendengar apa yang artis dan produsernya inginkan suaranya gimana. Faithful lah dengan recording aslinya,” ungkap Najmi.

    Salah satu speaker yang dia direkomendasikan adalah Marshall Woburn III. Perangkat yang masuk dalam seri Homeline III ini punya karakter suara flat berpadu dengan desain menawan.

    “Speaker ini punya estetik, disandingkan dengan turntabel sangat pas,” pungkasnya.

    (afr/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • 6 Cara Menghilangkan Iklan di HP Vivo yang Mengganggu dengan Mudah

    Jakarta

    Pernah melihat dengan iklan yang tiba-tiba muncul saat menggunakan Hp Vivo? Adanya iklan ini bisa mengganggu kenyamanan saat menggunakan hp.

    Tak perlu khawatir, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan iklan di HP Vivo. Simak langkah-langkahnya berikut ini.

    Cara Menghilangkan Iklan di HP Vivo

    Cara menghilangkan iklan di Hp Vivo bisa dilakukan lewat peraturan, browser, hingga menggunakan aplikasi.


    1. Cara Menghilangkan Iklan di Vivo lewat Pengaturan

    Pengguna Vivo dapat menghilangkan iklan yang mengganggu lewat pengaturan hp. Mengutip laman Itoolab, berikut caranya:

    • Buka Settings
    • Klik Apps
    • Pilih Special App Access dan Display Over Other Apps
    • Lihat daftar aplikasi dan izin iklan-pop upnya
    • Klik aplikasi yang ingin diblokir iklannya
    • Geser tombol ke kiri untuk menonaktifkan iklan pop-up

    2. Cara Menghilangkan Iklan di Vivo lewat Vivo Browser

    Selanjutnya, jika iklan muncul di browser bawaan Vivo, maka cara menghentikan iklan adalah sebagai berikut:

    • Buka browser Vivo
    • Klik ikon menu tiga baris di bagian bawah
    • Pilih ikon Settings dari menu
    • Aktifkan opsi Blokir pop-up

    3. Cara Menghilangkan Iklan di Vivo lewat Chrome

    Untuk menghilangkan iklan saat menggunakan Chrome, Mengutip laman AVG, ikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Buka aplikasi Chrome
    • Klik Ikon menu 3 titik di kanan atas
    • Buka Settings
    • Klik Site Settings
    • Klik Pop-ups and redirects
    • Alihkan ke posisi nonaktif untuk memblokir pop up

    4. Perbarui Sistem dan Aplikasi Android

    Penting untuk memperbarui sistem operasi dan aplikasi ponsel jika ingin menghentikan iklan pop up. Berikut cara update sistem dan aplikasi android.

    • Buka aplikasi Google Play Store
    • Klik ikon profil di kanan atas
    • Klik Kelola Aplikasi dan Perangkat
    • Cari aplikasi yang dibeli label Pembaruan Tersedia
    • Klik Perbarui

    5. Copot Aplikasi yang Bermasalah

    Menginstal aplikasi tertentu bisa memunculkan iklan pop-up yang tidak bisa ditutup. Menurut laman Support Google, pengguna bisa menghapus aplikasi bermasalah agar iklan tidak muncul lagi. Caranya adalah sebagai berikut:

    • Tekan lama tombol daya perangkat, Matikan
    • Konfirmasi bahwa kamu ingin memulai ulang perangkat dalam mode aman. Saat menyalakan ponsel kembali, kamu bisa menemukan mode aman di bagian bawah
    • Hapus aplikasi yang baru didownload satu per satu
    • Setiap selesai menghapus aplikasi, mulai ulang perangkat seperti biasa. Lihat apakah dengan menghapus tersebut menyelesaikan masalah
    • Setelah menghapus aplikasi yang menyebabkan masalah, instal ulang aplikasi lain yang telah dihapus

    6. Download Aplikasi Pemblokir Iklan

    Ada beberapa pilihan aplikasi pemblokir iklan yang bisa didownload di smartphone, salah satunya Adblocker Ultimate. Dikutip dari laman Chrome Web Store, aplikasi ini dibuat untuk menghapus semua iklan dan memusatkan perhatian pada konten yang diinginkan.

    (elk/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Berproduksi Selama 140 Tahun, Cap Meong Jadi Legenda Tauco Cianjur



    Jakarta

    Kelezatan tauco Cap Meong bertahan sejak 1880 hingga sekarang. Dirintis suami – istri asal Tionghoa, usaha ini dikelola generasi kelima.

    Saat traveler pelesiran ke Cianjur, Jawa Barat tak afdol kiranya bila tak menjadikan tauco sebagai oleh-oleh. Sebab, di kota inilah bumbu masak berbahan dasar fermentasi kacang kedelai ini pertama kali diproduksi, yakni sejak 1880.

    Tak heran bila pemerintah daerah setempat sampai membuatkan tugu khusus berupa empat botol tauco berukuran jumbo di persimpangan Jalan Dr Muwardi dan Jalan HOS Cokroaminoto.

    Orang yang pertama kali memperkenalkan tauco adalah pasangan imigran asal tionghoa, Tan Kei Hian (Babah Tasma) dan Tjoa Kim Nio. Suami istri itu memulai usaha tauconya dari industri rumahan.


    Nah, setelah masyarakat mulai menggemari, barulah produksi diperbanyak. Uniknya, Tan dan Tjoa membuat tauco dengan rasa berbeda. Kalau Babah Tasma rasa tauconya cenderung manis, Ny. Tasma lebih menyerap selera lokal, menyuguhkan rasa asin.

    Cap Meong, legenda Tauco CianjuCap Meong, legenda Tauco Cianjur (Sudrajat/detikcom)

    “Saat mereka bercerai, Babah Tasma memberi label produksi tauconya Cap Gedong, sedangkan Nyonya Tasma menggunakan Cap Meong,” tutur Rachmat Fajar saat memandu 50 anggota Komunitas Japas (Jalan Pagi Sejarah) Bogor yang berkunjung ke toko tauco Cap Meong di Jalan HOS Cokroaminoto No 160 Cianjur, Rabu (20/8/2025).

    Sejak bertahun lalu, Cap Gedong sudah jarang ditemui di pasaran. Mungkin sudah tak diproduksi lagi. Begitu juga dengan tauco merek lain seperti Biruang, Badak, dan Harimau. yang meredup sejak beroperasinya jalan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) pada 2005.

    Bentuk bangunan toko Cap Meong tampak sederhana, khas rumah toko milik orang Tionghoa tempo dulu. Di depannya terpampang papan nama bertuliskan ‘Tauco No. 1 buatan Nyonya Tasma Cap Meong’. Penggunaan kata dan gambar Meong menurut cerita turun-temurun warga sekitar, kata Fajar, karena pada suatu hari di kediaman Babah dan Nyonya Tasma terdapat bekas tapak hewan tersebut.

    “Meong itu sebetulnya bukan kucing, dia ukurannya lebih besar tapi juga tidak sebesar macan atau harimau,” kata Fajar yang merupakan cucu buyut Bupati Cianjur ke-10, RA Aria Prawiradiredja.

    Cap Meong, legenda Tauco CianjuCap Meong, legenda Tauco Cianjur (Sudrajat/detikcom)

    Terkait asal usul tauco di Nusantara, Darma Ismayanto menuliskannya dalam Majalah Historia No. 11 Tahun I yang terbit pada 2013. Ia antara lain merujuk ‘History of Miso and Soybean Chiang’ karya William Shurtleff and Akiko Aoyagi. Di Nusantara, referensi pertama mengenai tauco dapat dirunut dari tulisan seorang ilmuwan Belanda, Prinsen Geerligs pada 1895-1896. Geerligs menyebutnya tao tsioe dalam artikel Belanda pada 1895 dan tao tjiung dalam artikel Jermannya pada 1896.

    Dalam tulisannya, Shurtleff and Aoyagi juga mengatakan kalau tauco masih berhubungan dengan jiang, bumbu masak asal Tiongkok. Diperkirakan berasal sebelum Dinasti Chou (722-481 SM), jiang diklaim sebagai bumbu tertua yang diketahui manusia. Awalnya dikembangkan sebagai cara melestarikan makanan kaya protein hewani untuk digunakan sebagai bumbu.

    Dari situ, bangsa-bangsa Asia Timur juga menemukan bahwa ketika seafoods dan daging (kemudian kedelai) yang asin atau direndam dalam campuran garam dan anggur beras (atau air), protein mereka dipecah oleh enzim menjadi asam amino, yang pada gilirannya dapat merangsang selera makan manusia, serta dapat digunakan sebagai penambah rasa makanan lain.

    Cap Meong, legenda Tauco CianjuCap Meong, legenda Tauco Cianjur (Sudrajat/detikcom)

    Saat ini manajemen pengelolaan tauco Cap Meong sudah oleh generasi kelima. Namanya Stefany Tasma, putri Harun Tasma (generasi keempat) yang lebih banyak tinggal di Tangerang. “Tapi dia lebih sering tinggal di Tangerang,” kata Abdul Raup, yang mengaku telah 35 tahun bekerja di Nyonya Tasma.

    Sebagai generasi penerus berlatar pendidikan manajemen perguruan tinggi, Stefany disebut memberikan sentuhan kekinian dalam pemasaran, seperti kemasan yang berwarna, desain label yang lebih modern, diversifikasi produk olahan berbahan tauco, membuka outlet baru yang lebih luas dan strategis di Gn Lanjung Km 5, Cugenang, memperkenalkan sistem penjualan online, hingga mempromosikan seluk belum tauco lewat media sosial seperti Instagram.

    (jat/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pentingnya Cek Label Gizi, Cara Sederhana Batasi GGL

    Jakarta

    Gaya hidup serba praktis membuat banyak orang mengandalkan makanan dan minuman kemasan. Cepat, mudah ditemukan, dan rasanya pun menggugah selera. Namun, di balik kemudahan itu, terdapat ancaman dari kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) yang berlebihan. Inilah alasan mengapa membaca label gizi seharusnya menjadi kebiasaan setiap kali membeli produk pangan.

    Apa Itu Label Gizi

    Label gizi adalah informasi yang menunjukkan kandungan energi dan zat gizi utama dalam suatu produk pangan. Informasi label gizi mencakup jumlah energi total, lemak, protein, karbohidrat, gula, serta natrium per takaran saji. Kementerian Kesehatan melalui Peraturan BPOM Nomor 22 Tahun 2019 mengatur bahwa setiap produk pangan olahan wajib mencantumkan label gizi agar konsumen dapat memilih makanan secara sadar dan sehat.

    Label gizi biasanya juga dilengkapi dengan Persen Angka Kecukupan Gizi (%AKG). AKG menunjukkan berapa besar kontribusi zat gizi dalam satu porsi produk terhadap kebutuhan harian seseorang. Sebagai contoh, satu bungkus mi instan dengan 900 mg natrium berarti sudah memenuhi hampir 45% dari kebutuhan garam harian. Jika dalam sehari seseorang makan dua bungkus ditambah camilan asin, maka jumlah natrium bisa melonjak jauh melebihi batas aman. Hal yang sama juga berlaku untuk minuman manis dalam botol yang rata-rata mengandung 25-30 gram gula per porsi.


    Kenapa GGL Harus Dibatasi

    Tubuh memang memerlukan gula, garam, dan lemak agar metabolisme berjalan optimal. Gula menjadi sumber energi, garam membantu keseimbangan cairan, dan lemak berperan dalam penyerapan vitamin dan bahan pembentuk hormon. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, dampaknya bisa serius bagi kesehatan.

    Kementerian Kesehatan menetapkan anjuran konsumsi harian GGL melalui kampanye Batasi Gula Garam Lemak (GGL), yaitu:

    • Gula: maksimal 50 gram per hari (setara 4 sendok makan)
    • Garam: maksimal 2.000 mg natrium atau 1 sendok teh garam
    • Lemak: maksimal 67 gram per hari (setara 5 sendok makan minyak)

    Namun, tanpa sadar banyak orang yang melebihi batas konsumsi GGL. Survei Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan konsumsi GGL masyarakat Indonesia masih di atas anjuran. Konsumsi gula berlebih membuat kadar glukosa darah melonjak dan tubuh kesulitan mengendalikannya.

    Penelitian yang terbit di British Medical Journal tahun 2023 menunjukkan bahwa peningkatan 10% asupan gula tambahan bisa menaikkan risiko diabetes tipe 2 hingga 15%. Garam yang dikonsumsi berlebihan juga memperberat kerja jantung.

    World Health Organization (WHO) mencatat, pengurangan konsumsi garam sebesar 30% secara global bisa mencegah jutaan kasus hipertensi dan stroke. Lemak jenuh dan lemak trans juga berbahaya dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).

    Studi dalam Jurnal Foods tahun 2021 menemukan bahwa konsumsi lemak trans sebesar 2% dari total energi harian mampu meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 23%. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi GGL setiap hari mungkin terasa enak, tetapi secara perlahan mengikis kesehatan dan memicu berbagai penyakit kronis.

    Cara Sederhana Membaca Label Gizi

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membaca label gizi adalah sebagai berikut:

    1. Baca takaran saji

    Banyak yang salah menafsirkan angka karena tidak memperhatikan takaran saji di kemasan. Jika tertulis “takaran saji: 2”, berarti seluruh kandungan gizi di label perlu dikalikan dua bila produk di kemasan dikonsumsi habis.

    2. Perhatikan jumlah gula, natrium, dan lemak total

    • Produk yang mengandung lebih dari 15 gram gula per 100 gram, tergolong tinggi.
    • Kandungan natrium di atas 500 mg per 100 gram, tergolong tinggi.
    • Pilih kandungan lemak kurang dari 3 gram lemak jenuh per 100 gram.

    3. Lihat %AKG sebagai panduan cepat

    Angka Kecukupan Gizi (%AKG) menunjukkan kontribusi zat gizi dalam satu sajian terhadap kebutuhan harian. Jika label menunjukkan “Natrium 75% AKG”, berarti satu porsi produk sudah menyumbang 75% kebutuhan natrium harian.

    4. Hati-hati dengan klaim di depan kemasan

    Klaim seperti “rendah lemak” atau “tanpa gula tambahan” tidak selalu berarti aman. Produk bisa saja tetap tinggi kalori atau mengandung pemanis buatan. Jadi pastikan selalu membaca tabel nilai gizi di belakang kemasan.

    Mulai dari Label Gizi

    Membaca label gizi mungkin terlihat sepele, tetapi langkah kecil ini dampaknya besar bagi kesehatan tubuh. Langkah ini membantu memperbaiki pola makan, batas konsumsi, keputusan yang lebih sehat. Seiring waktu, kebiasaan ini bisa menjadi modal yang meningkatkan kebugaran dan kesehatan di Indonesia.

    Jadi, mulai sekarang, biasakan melihat bagian belakang kemasan sebelum membeli. Karena di balik angka-angka kecil di label gizi, tersimpan informasi besar yang bisa menentukan kondisi kesehatan di masa depan.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Pentingnya Cek Label Gizi, Cara Sederhana Batasi GGL

    Jakarta

    Gaya hidup serba praktis membuat banyak orang mengandalkan makanan dan minuman kemasan. Cepat, mudah ditemukan, dan rasanya pun menggugah selera. Namun, di balik kemudahan itu, terdapat ancaman dari kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) yang berlebihan. Inilah alasan mengapa membaca label gizi seharusnya menjadi kebiasaan setiap kali membeli produk pangan.

    Apa Itu Label Gizi

    Label gizi adalah informasi yang menunjukkan kandungan energi dan zat gizi utama dalam suatu produk pangan. Informasi label gizi mencakup jumlah energi total, lemak, protein, karbohidrat, gula, serta natrium per takaran saji. Kementerian Kesehatan melalui Peraturan BPOM Nomor 22 Tahun 2019 mengatur bahwa setiap produk pangan olahan wajib mencantumkan label gizi agar konsumen dapat memilih makanan secara sadar dan sehat.

    Label gizi biasanya juga dilengkapi dengan Persen Angka Kecukupan Gizi (%AKG). AKG menunjukkan berapa besar kontribusi zat gizi dalam satu porsi produk terhadap kebutuhan harian seseorang. Sebagai contoh, satu bungkus mi instan dengan 900 mg natrium berarti sudah memenuhi hampir 45% dari kebutuhan garam harian. Jika dalam sehari seseorang makan dua bungkus ditambah camilan asin, maka jumlah natrium bisa melonjak jauh melebihi batas aman. Hal yang sama juga berlaku untuk minuman manis dalam botol yang rata-rata mengandung 25-30 gram gula per porsi.


    Kenapa GGL Harus Dibatasi

    Tubuh memang memerlukan gula, garam, dan lemak agar metabolisme berjalan optimal. Gula menjadi sumber energi, garam membantu keseimbangan cairan, dan lemak berperan dalam penyerapan vitamin dan bahan pembentuk hormon. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, dampaknya bisa serius bagi kesehatan.

    Kementerian Kesehatan menetapkan anjuran konsumsi harian GGL melalui kampanye Batasi Gula Garam Lemak (GGL), yaitu:

    • Gula: maksimal 50 gram per hari (setara 4 sendok makan)
    • Garam: maksimal 2.000 mg natrium atau 1 sendok teh garam
    • Lemak: maksimal 67 gram per hari (setara 5 sendok makan minyak)

    Namun, tanpa sadar banyak orang yang melebihi batas konsumsi GGL. Survei Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan konsumsi GGL masyarakat Indonesia masih di atas anjuran. Konsumsi gula berlebih membuat kadar glukosa darah melonjak dan tubuh kesulitan mengendalikannya.

    Penelitian yang terbit di British Medical Journal tahun 2023 menunjukkan bahwa peningkatan 10% asupan gula tambahan bisa menaikkan risiko diabetes tipe 2 hingga 15%. Garam yang dikonsumsi berlebihan juga memperberat kerja jantung.

    World Health Organization (WHO) mencatat, pengurangan konsumsi garam sebesar 30% secara global bisa mencegah jutaan kasus hipertensi dan stroke. Lemak jenuh dan lemak trans juga berbahaya dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).

    Studi dalam Jurnal Foods tahun 2021 menemukan bahwa konsumsi lemak trans sebesar 2% dari total energi harian mampu meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 23%. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi GGL setiap hari mungkin terasa enak, tetapi secara perlahan mengikis kesehatan dan memicu berbagai penyakit kronis.

    Cara Sederhana Membaca Label Gizi

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membaca label gizi adalah sebagai berikut:

    1. Baca takaran saji

    Banyak yang salah menafsirkan angka karena tidak memperhatikan takaran saji di kemasan. Jika tertulis “takaran saji: 2”, berarti seluruh kandungan gizi di label perlu dikalikan dua bila produk di kemasan dikonsumsi habis.

    2. Perhatikan jumlah gula, natrium, dan lemak total

    • Produk yang mengandung lebih dari 15 gram gula per 100 gram, tergolong tinggi.
    • Kandungan natrium di atas 500 mg per 100 gram, tergolong tinggi.
    • Pilih kandungan lemak kurang dari 3 gram lemak jenuh per 100 gram.

    3. Lihat %AKG sebagai panduan cepat

    Angka Kecukupan Gizi (%AKG) menunjukkan kontribusi zat gizi dalam satu sajian terhadap kebutuhan harian. Jika label menunjukkan “Natrium 75% AKG”, berarti satu porsi produk sudah menyumbang 75% kebutuhan natrium harian.

    4. Hati-hati dengan klaim di depan kemasan

    Klaim seperti “rendah lemak” atau “tanpa gula tambahan” tidak selalu berarti aman. Produk bisa saja tetap tinggi kalori atau mengandung pemanis buatan. Jadi pastikan selalu membaca tabel nilai gizi di belakang kemasan.

    Mulai dari Label Gizi

    Membaca label gizi mungkin terlihat sepele, tetapi langkah kecil ini dampaknya besar bagi kesehatan tubuh. Langkah ini membantu memperbaiki pola makan, batas konsumsi, keputusan yang lebih sehat. Seiring waktu, kebiasaan ini bisa menjadi modal yang meningkatkan kebugaran dan kesehatan di Indonesia.

    Jadi, mulai sekarang, biasakan melihat bagian belakang kemasan sebelum membeli. Karena di balik angka-angka kecil di label gizi, tersimpan informasi besar yang bisa menentukan kondisi kesehatan di masa depan.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Gaduh Klaim Gluten Free Palsu di Jakarta, Ini Tips Pilih-pilih Bakery


    Jakarta

    Pekan ini, jagat maya Indonesia kembali diramaikan oleh masalah keamanan pangan. Sebuah bakery online di Jakarta, Bake n Grind, yang selama ini mengusung label gluten-free,dairy free, vegan, egg free, dan stevia & plant-based, ketahuan menjual produk yang ternyata masih mengandung gluten.

    Ironisnya, korbannya bukan orang dewasa yang sedang diet, melainkan seorang balita yang punya alergi gluten. Terlihat reaksi alergi yang cukup parah pada balita tersebut setelah memakan produk yang diklaim oleh bakery online tersebut bebas gluten.

    Unggahan sang ibu viral di media sosial, dan hasil uji laboratorium kemudian membenarkan dugaan publik yaitu positif mengandung gluten pada produk tersebut. Sang pemilik akhirnya meminta maaf dan berjanji akan bertanggung jawab.


    Kasus Bake n Grind berawal dari unggahan seorang ibu yang membagikan pengalaman anaknya mengalami reaksi alergi di sekujur badan setelah makan roti gluten free. Setelah viral, sampel produk diujikan oleh salah seorang influencer di PT Saraswanti Indo Genetech, dan hasilnya menunjukkan positif mengandung gluten.

    Lebih mengejutkan lagi, dikatakan produk tersebut ternyata tidak diproduksi sendiri, melainkan hasil repackaging dari toko lain.

    Apa Itu Gluten?

    Banyak orang mengenal makanan yang mengandung gluten adalah “zat yang bikin gemuk” atau “yang harus dihindari kalau ingin diet”. Pemahaman ini kurang tepat, sebab sebenarnya gemuk ditentukan oleh seberapa banyak kalori yang masuk dan kalori yang digunakan oleh tubuh. Sedangkan gluten adalah campuran dua protein alami yaitu gliadin dan glutenin yang terkandung dalam biji-bijian seperti gandum, jelai (barley), dan gandum hitam.

    Saat tepung dicampur air dan diuleni, gluten membentuk jaringan elastis yang membuat adonan roti menjadi mengembang, kenyal, dan lembut. Tanpa gluten, tekstur roti akan padat dan mudah hancur. Sebab itu banyak produk bebas gluten terasa kurang empuk dibanding roti biasa.

    Di industri pangan, gluten punya fungsi penting: menjaga bentuk, tekstur, dan kekenyalan makanan. Tapi bagi sebagian orang, terutama yang punya kelainan sistem imun atau alergi, gluten justru bisa memicu reaksi berbahaya bagi tubuh.

    Produk gluten-free sendiri didefinisikan sebagai makanan yang mengandung kurang dari 20 ppm (part per million) gluten, sesuai regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambang ini dianggap aman bagi pengidap alergi gluten, karena tubuhnya masih bisa mentoleransi jumlah yang sangat kecil.

    Siapa yang Benar-Benar Butuh Gluten Free?

    Tak semua orang perlu diet bebas gluten. Bagi kebanyakan orang sehat, gluten tidak menimbulkan bahaya apa pun. Namun bagi kelompok tertentu, gluten bisa menjadi pemicu penyakit serius. Berikut di antaranya.

    1. Pengidap Celiac Disease

    Celiac adalah penyakit autoimun kronis dimana sistem imun tubuh menyerang jaringan usus halus setiap kali gluten masuk ke saluran cerna. Dampak yang ditimbulkan berat seperti perut kembung, diare berkepanjangan, berat badan turun, hingga gangguan penyerapan nutrisi.

    2. Pengidap Non-Celiac Gluten Sensitivity (NCGS)

    Tidak menyebabkan kerusakan usus seperti pengidap celiac, tapi pengidap NCGS bisa mengalami gejala mirip seperti nyeri kepala, kembung, nyeri sendi, dan kelelahan setiap kali mengonsumsi gluten.

    3. Pengidap Alergi Gandum

    Kondisi ini berbeda dari dua di atas. Tubuh bereaksi terhadap protein gandum, termasuk gluten, sehingga bisa menimbulkan ruam, gatal, hingga anafilaksis yaitu reaksi alergi berat yang bisa mengancam nyawa.

    Bagi anak-anak, terutama balita, paparan gluten dapat memicu reaksi lebih cepat dan lebih berat. Inilah yang membuat kasus bakery online asal Jakarta begitu sensitif karena korbannya adalah anak kecil dengan sistem imun yang belum begitu matang.

    Tips Aman Pilih Produk Gluten Free

    Belajar dari kasus bakery yang viral, konsumen dapat mengecek dengan teliti hal berikut agar tidak tertipu dengan label palsu saat memilih produk gluten free:

    1. Cek sertifikat resmi

    Label “gluten-free” seharusnya didukung oleh sertifikasi resmi dari lembaga kredibel atau izin edar yang jelas. Produsen yang serius biasanya mencantumkan nomor uji laboratorium atau logo sertifikasi Certified Gluten-Free di kemasan.

    2. Cek komposisi produk

    Produk yang benar-benar bebas gluten tidak akan mencantumkan bahan seperti gandum, jelai (barley), gandum hitam, atau malt. Jika menemukan istilah samar seperti modified starch atau flour blend tanpa penjelasan, sebaiknya waspada karena bisa saja terdapat kandungan gluten yang tersembunyi.

    3. Waspadai klaim berlebihan

    Klaim yang berlebihan justru patut dicurigai ketika tidak disertai dokumen pendukung atau hasil uji laboratorium yang terbuka untuk publik. Label gluten-free, dairy free, vegan, egg free, dan stevia & plant-based memang terlihat menarik, tapi seringkali hanya sebatas penarik perhatian tanpa bukti yang valid.

    4. Pilih produsen yang transparan

    Produsen yang jujur biasanya menyertakan alamat pabrik, izin edar, kontak layanan konsumen, bahkan hasil uji lab di situs atau media sosial. Transparansi seperti ini menandakan komitmen dan kejujuran produsen.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com