Tag: lamine yamal

  • Cara Real Madrid Redam Lamine Yamal


    Jakarta

    Real Madrid mampu meredam Lamine Yamal hingga bisa menaklukkan Barcelona. Pelatih El Real, Xabi Alonso, mengungkap caranya.

    Di Stadio Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025) malam WIB, Madrid menang 2-1 atas Barcelona. Gol Los Blancos dibukukan oleh Kylian Mbappe dan Jude Bellingham, dibalas oleh Fermin Lopez.

    Bintang Barcelona, Lamine Yamal, tak banyak memberikan ancaman ke gawang Madrid. Dalam catatan Whoscored, Yamal cuma membukukan sebanyak 79 sentuhan, dua kali menembak, dan tak ada shot on target.


    Alonso ditanya oleh pewarta mengenai cara untuk meredam Yamal. Dia menyebut Madrid bertahan secara tim.

    “Kami mencoba untuk bertahan dengan baik sebagai sebuah tim dan kami tak mempunyai masalah khusus dengannya. Tim bertahan dengan baik dan tidak membiarkan ada banyak peluang,” kata Xabi Alonso menegaskan di situs Madrid.

    Di akhir pertandingan, Yamal terlibat perselisihan dengan Dani Carvajal. Friksi keduanya sampai memicu ribut-ribut di akhir laga. Akibatnya, ada pemain Madrid, Andriy Lunin, yang mendapat kartu merah. Pemain asal Ukraina itu tak bermain di El Clasico pada Minggu malam.

    Dengan kemenangan ini, Real Madrid memutus laju buruk saat melawan Barcelona. Dalam lima pertandingan sebelumnya, Madrid selalu kalah dari tim asal Catalan itu.

    (cas/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Respons Bapaknya Yamal Usai Kekalahan di El Clasico


    Madrid

    Lamine Yamal disorot usai Barcelona disikat Real Madrid di El Clasico. Ayahnya, Mounir Nasraoui, berkomentar membela sang putra.

    Barcelona pulang dari Santiago Bernabeu, Minggu (26/10) dengan kekalahan 1-2. Real Madrid menang, dan usai laga para bintangnya ‘menyerang’ Yamal.


    Yamal diserbu pemain Madrid, yang kesal dengan komentar winger Barcelona itu sebelum laga. Yamal sempat menyebut Madrid tim pencuri dalam sebuah kesempatan.

    Ayah Yamal, Mounir Nasraoui, kemudian ikutan memanaskan tensi. Ia membuat unggahan soal anaknya seraya menulis, “Hal bagusnya adalah dia masih 18 tahun. Sampai jumpa di Barcelona,” katanya.

    Kontroversi itu melanjutkan sikap Mounir sebelum laga. Ia menyebut putranya akan bersinar di El Clasico, yang nyatanya tak terbukti.

    Selain Barcelona kalah, Lamine Yamal juga gagal bersinar secara statistik. Ia gagal memberi banyak kontribusi di lapangan.

    (yna/rin)





    Sumber : sport.detik.com

  • Yamal Sembrono Kasih Madrid Motivasi Ekstra


    Jakarta

    Raphinha menilai rekan setimnya di Barcelona Lamine Yamal sudah bersikap sembrono sebelum El Clasico. Itu cuma menjadi motivasi ekstra buat Real Madrid.

    Barcelona kalah 1-2 dari Real Madrid di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025) malam WIB lalu. Yamal tampil redup di laga tersebut padahal sudah berkoar-koar meledek Madrid sebelum pertandingan.

    Salah satunya adalah menyebut Madrid maling dan tukang ngeluh. Kata-kata itu pula yang diyakini turut memicu keributan di penghujung laga lalu, dengan bek Madrid Dani Carvajal menunjukkan gestur cerewet ke Yamal.


    Penyerang Barcelona Raphinha mengakui Yamal bersikap ceroboh. Ia tak seharusnya bikin lawan panas sebelum duel sebesar El Clasico.

    “Kesalahannya hanyalah karena dia itu masih muda dan kurang dewasa untuk mengatakan apa yang dia katakan,” kata Raphinha dikutip Football365.

    “Ucapannya itu memberi Real Madrid motivasi ekstra,” tambah eks pemain Leeds United itu.

    Yamal tak bisa berbuat banyak di Santiago Bernabeu kemarin. Kesulitan menembus sisi kiri pertahanan Madrid, Barca pun lebih banyak mengandalkan Marcus Rashford yang main sebagai penyerang kiri.

    Kekalahan itu bikin Barcelona kini tertinggal lima poin dari Real Madrid di puncak klasemen. Barca sementara mengoleksi 22 poin dari 10 pertandingan.

    (raw/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Yamal Bikin Panas Sebelum El Clasico Usai Sebut Madrid Maling


    Madrid

    Lamine Yamal memanaskan El Clasico sebelum laga tersebut digelar. Bintang muda Barcelona ini bikin pernyataan kontroversial dengan menyebut Real Madrid tim maling.

    Real Madrid vs Barcelona bakal berlangsung di Santiago Bernabeu pada laga lanjutan Liga Spanyol, Minggu (26/10). Duel ini diprediksi bakal berlangsung panas. Mengingat rivalitas penjang kedua tim dalam laga bertajuk El Clasico ini.

    El Clasico pekan ini juga bakal memperebutkan puncak klasemen LaLiga. Madrid saat ini berada di urutan teratas dengan 24 poin hanya berjarak dua angka dari Barcelona di urutan kedua.


    Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, sudah mulai memanaskan El Clasico sebelum dimulai lewat komentar kontroversialnya yang mengejek Madrid. Ia menyebut Los Blancos adalah tim maling dan protes.

    Hal tersebut dikatakan Yamal saat ditanya oleh oleh Ibai Llanos pemilik klub Kings League, Porcinos, soal apakah timnya mirip dengan Madrid. Kings League merupakan ajang sepakbola 7 vs 7 yang salah satunya digagas oleh legenda Barcelona, Gerard Pique.

    “Ya, tentu saja, mereka mencuri, mereka protes…” ujar Yamal saat ditanya Llanos dari siaran Twich Kings League.

    Llanos yang merupakan fans Madrid sempat kaget dengan jawaban Yamal. Ia menanyakan ke Yamal soal maksudnya menyebut Madrid sebagai tim maling.

    Yamal hanya menjawab singkat “Baiklah mari kita lihat saja.”

    Pernyataan Yamal membuatnya dikecam oleh fans Madrid di media sosial. Apalagi, ia mengatakan hal tersebut menjelang El Clasico.

    (pur/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Carvajal Bakal Tegur Yamal yang Sebut Madrid Maling


    Madrid

    Pernyataan kontroversial Lamine Yamal menjelang El Clasico dikabarkan bikin panas penggawa Real Madrid. Dani Carvajal dilaporkan siap tegur Yamal yang sebut El Real maling.

    Real Madrid vs Barcelona bakal berlangsung di Santiago Bernabeu pada laga lanjutan Liga Spanyol, Minggu (26/10). Duel ini diprediksi bakal berlangsung panas dengan rivalitas panjang kedua tim dalam laga bertajuk El Clasico ini.

    Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, sudah bikin panas fans Madrid sebelum El Clasico dimulai. Yamal bikin komentar kontroversial dengan menyebut Madrid tim maling dan protes.


    Hal tersebut dikatakan Yamal saat ditanya oleh oleh Ibai Llanos pemilik klub Kings League, Porcinos, soal apakah timnya mirip dengan Madrid. Kings League merupakan ajang sepakbola 7 vs 7 yang salah satunya digagas oleh legenda Barcelona, Gerard Pique.

    “Ya, tentu saja, mereka maling, mereka protes…” ujar Yamal saat ditanya Llanos dari siaran Twich Kings League.

    Llanos yang merupakan fans Madrid sempat kaget dengan jawaban Yamal. Ia menanyakan ke Yamal soal maksudnya menyebut Madrid sebagai tim pencuri.

    Yamal hanya menjawab singkat “Baiklah mari kita lihat saja.”

    Pernyataan Yamal ini jelas membuat fans Madrid geram. Ia banjir kecaman di media sosial.

    Pernyataan Yamal dilaporkan juga bikin para pemain Madrid panas. Dikutip dari Marca, mereka merasa Yamal tak menghormati lawan.

    Ejekan Yamal ini bakal jadi tambahan motivasi untuk penggawa Madrid menghadapi El Clasico. Mereka ingin membungkam Yamal.

    Kapten Madrid, Dani Carvajal, juga disebut siap memberikan teguran kepada Yamal terkait pernyataan kontroversialnya ini. Carvajal dilaporkan bakal mengajak bicara Yamal usai El Clasico.

    Carvajal tahu betul sikap Yamal karena merupakannya senior di Timnas Spanyol. Ia sebelumnya sempat mengatakan bahwa Yamal sosok yang susah di atur.

    Ia mewajarkan hal tersebut karena Yamal baru berusia 18 tahun. Apalagi pada usia yang semuda itu, Yamal sudah jadi andalan El Barca.

    “Orang-orang harus mengerti bahwa ini rumit. Dia anak berusia 18 tahun yang sudah menjadi pemain kunci di klub seperti FC Barcelona, salah satu klub terbaik di dunia,” ujar Carvajal September lalu dikutip dari Football Espana.

    (pur/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Tak Pernah Bosan Menang di Santiago Bernabeu


    Barcelona

    Presiden Barcelona, Joan Laporta, yakin betul timnya menang di El Clasico akhir pekan ini. Blaugrana disebutnya suka meraih kemenangan di markas Real Madrid.

    Jornada kesepuluh Liga Spanyol menghadirkan duel El Clasico Real Madrid vs Barcelona. Pertandingan dijadwalkan Minggu (26/10/2025) malam WIB di Santiago Bernabeu.

    Kedua tim saat ini bersaing ketat di papan klasemen LaLiga. Real Madrid ada di puncak dengan 24 poin, unggul 2 angka dari Barcelona di bawahnya.


    Barcelona sedang dalam tren positif menghadapi Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Los Cules merebut 6 kemenangan dari 10 pertemuan, sementara El Real menyabet 4 kemenangan.

    Pertemuan terakhir kedua tim Santiago Bernabeu bahkan berakhir manis buat Barcelona. Lamine Yamal cs tanpa ampun menghajar Real Madrid empat gol tanpa balas.

    Optimisme tinggi pun kembali digaungkan Joan Laporta jelang timnya bertandang ke markas Real Madrid. Menurutnya pasukan Hansi Flick sangat termotivasi meraih kemenangan El Clasico di Santiago Bernabeu.

    “El Clasico adalah rivalitas terbesar, dan para pemain ingin memberikan segalanya. Saya tahu para pemain kami sangat termotivasi. Siapa pun yang masuk dalam susunan pemain inti, kami akan memiliki peluang,” kata Laporta, dilansir dari Mundo Deportivo.

    “Saya yakin para pemain kami akan memberi kami alasan untuk merayakan, bahwa kami akan menang di Bernabeu, seperti yang telah kami lakukan sebelumnya. Misalnya, tahun lalu hal itu terjadi,” dia menambahkan.

    “Tidak, saya tidak akan pernah bosan. Menyaksikan Barca menang adalah perasaan yang telah kami tanamkan dalam diri kami, para Cules. Melampaui prestasi olahraga, rasanya seperti sesuatu yang lebih, karena melampaui aspek olahraga; ini adalah rivalitas yang sesungguhnya. Sungguh luar biasa,” tegasnya.

    (bay/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Xabi Alonso Abaikan Komentar Miring Yamal


    Madrid

    Bintang Barcelona, Lamine Yamal, menuding Real Madrid sebagai maling jelang El Clasico. Pelatih Los Blancos, Xabi Alonso, mengabaikan komentar tersebut.

    Jornada kesepuluh Liga Spanyol menghadirkan El Clasico Real Madrid vs Barcelona. Pertandingan dijadwalkan Minggu (26/10/2025) malam WIB di Santiago Bernabeu.

    Lamine Yamal memicu kontroversi jelang pertandingan kedua tim. Pemain berusia 18 tahun ini menyebut Real Madrid sebagai tim ‘maling dan tukang mengeluh’.


    Komentar Yamal itu ditanggapi negatif kubu Real Madrid. Para penggawa Los Blancos merasa Yamal tidak menghormati lawan, serta bertekad membungkam omongannya itu di lapangan.

    Xabi Alonso memilih acuh dan tak mempermasalahkan omongan Yamal lebih lanjut. Baginya yang terpenting skuadnya bisa tampil baik menghadapi Barcelona di hadapan pendukung sendiri.

    “Saya tidak akan membahasnya. Ada banyak pernyataan dari pihak Barcelona dan saya tidak bisa menilai semuanya,” kata Alonso jelang laga Real Madrid vs Barcelona, dilansir dari Football Espana.

    “Bagi kami, yang penting adalah apa yang terjadi di lapangan. Dari mana kami berasal dan apa yang akan kami hadapi, serta bagaimana kami ingin bermain di pertandingan besok. Itulah yang paling saya khawatirkan dan yang telah kami perbaiki.”

    “Yang saya pikirkan adalah ini akan menjadi pertandingan yang intens dan sengit. Kami harus siap karena akan ada waktu untuk segalanya.”

    “Para pemain harus memiliki adrenalin yang dibutuhkan. Saya tidak memikirkan konsekuensi lainnya,” tegasnya.

    (bay/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ejekan Yamal Jadi Bahan Bakar Madrid Tampil Garang di El Clasico


    Madrid

    Ejekan Lamine Yamal seolah jadi bahan bakar Real Madrid untuk memenangi El Clasico. El Real tampil penuh motivasi untuk mengalahkan Barcelona 2-1.

    Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Barcelona di Santiago Bernabeu, Sabtu (27/10/2025). Dua gol kemenangan El Real dalam laga bertajuk El Clasico ini diciptakan oleh Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. El Barca hanya bisa membalas lewat Fermin Lopez.

    Madrid semakin kukuh di puncak klasemen LaLiga. Los Blancos kini mengumpulkan 27 poin unggul lima angka dari Barcelona di urutan kedua.


    Kemenangan di El Clasico juga bikin penggawa Madrid membungkam mulut besar Lamine Yamal. Yamal sempat mengejek Madrid sebagai tim maling dan protes sebelum El Clasico.

    Kapten Madrid Dani Carvajal bahkan membalas ejekan ini dengan memberikan gestur yang menyimbolkan terlalu banyak bicara ke arah Yamal usai. Tindakan Carvajal sempat memicu keributan antar pemain kedua kubu.

    Ejekan Yamal ini seolah jadi bahan bakar Madrid untuk tampil mati-matian di El Clasico. Pelatih Madrid, Xabi Alonso, mengakui bahwa anak asuhannya bermain dengan motivasi yang sangat tinggi di laga ini.

    Meski begitu, Alonso tidak bisa memastikan apakah motivasi tinggi timnya akibat dari Yamal. Ia menegaskan bahwa El Clasico memang jadi laga yang wajib dimenangkan Madrid. Tak sekadar untuk tiga angka tapi juga gengsi karena rivalitas panjang kedua tim.

    “Saya tidak tahu apakah mereka sangat termotivasi (oleh kata-kata Lamine Yamal sebelum pertandingan), tetapi tim sangat termotivasi. Kami telah berbicara sebelumnya tentang betapa pentingnya pertandingan ini,” ujar Alonso dikutip dari The Athletic.

    “Bukan hanya karena tiga poin, tetapi juga karena dari mana kami berasal. Saya sangat senang untuk para pemain terutama karena mereka merasakan kemenangan di pertandingan besar,” jelasnya.

    (pur/ran)



    Sumber : sport.detik.com