Tag: lapangan padel

  • Padel Olahraga Apa, Bagaimana Cara Mainnya?

    Jakarta

    Padel masih menjadi buah bibir, salah satunya terkait dengan pajak hiburan di Jakarta. Berikut penjelasan singkat seputar olahraga padel dan cara bermainnya.

    Sejarah Padel

    Beberapa tahun lalu Padel (Padel Tennis) masih cukup asing untuk telinga masyarakat Indonesia. Padahal olahraga itu sendiri lahir di Acapulco, Meksiko, pada tahun 1969.

    Olahraga ini kemudian merambah negara-negara Amerika Latin, seperti Meksiko dan Argentina. Barulah setelah itu Padel menyebar ke Eropa, terutama di Spanyol.


    Di Spanyol, Padel sedemikian naik daun. Federasi Padel Dunia (IPF) bahkan tercatat lahir di Madrid, Spanyol, pada tahun 1991.

    Sejak 2010, Padel mulai mencuri perhatian dunia karena banyak dimainkan sejumlah pesepakbola top. Apalagi klub-klub top di Spanyol, negara tempat Padel sedemikian populer, masing-masing juga punya komunitas Padel.

    Mantan pemain Timnas Swedia Zlatan Ibrahimovic, misalnya. Eks pemain Barcelona itu ternyata punya klub Padel di negara asalnya. Ada pula Cristiano Ronaldo yang medio 2023 lalu ikut memperkenalkan Padel di Singapura.

    Di Indonesia, para pelaku sudah membentuk organisasi bernama Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) yang saat ini sudah resmi berada di bawah naungan KONI Pusat.

    Regulasi Padel: Lapangan, net, kaca, raket

    Merujuk kepada regulasi IPF (Federasi Padel Internasional), lapangan padel harus memiliki ukuran sepertiga lapangan tenis. Setiap sisinya harus ditutup oleh kaca.

    Lapangan Padel memiliki panjang 20 meter, dengan lebar 10 meter. Lantai untuk lapangan Padel berbahan rumput buatan, yang dicampur pasir halus. Net lapangan padel memiliki lebar 10 meter, dengan tinggi 0,92 meter.

    Dinding kaca di bagian belakang lapangan Padel punya tinggi 4 meter dan dinding kaca samping setinggi 3 meter. Dinding kaca ini merupakan bagian dari permainan karena pemain bisa memantulkan bola ke kaca tersebut.

    Raket yang dipakai di olahraga Padel berbeda dengan tenis atau badminton. Perbedaan utamanya adalah ketiadaan senar seperti pada raket di tenis dan bulutangkis.

    Raket padel terbuat dari bahan semikarbon plastik fiber dengan ketebalan 38 sentimeter dan lebar 2,6 cm. Panjang raket Padel dari gagang hingga kepala raket adalah 45,5 cm.

    Nah, bola yang dipakai di olahraga Padel juga punya kemiripan dengan bola tenis. Ukuran bola Padel adalah diameter 6,77 cm dengan berat 59,4 gram.

    Close-up photo. Padel tennis player with racket. Girl athlete with paddle racket on court outdoors. Sport concept. Download a high quality photo for the design of a sports app or web site.Bola, raket, dan lapangan padel. Foto: Getty Images/mikeorlov

    Cara bermain Padel

    Seperti di tenis dan bulutangkis, Padel juga mengenal istilah servis. Di sini pemain pertama memukul bola ke area servis lawan setelah melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.

    Apabila bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka dinilai keluar. Hal itu membuat pihak lawan yang berhak mendapatkan poin.

    Sistem skor yang diterapkan pada olahraga Padel sendiri identik dengan olahraga tenis. Artinya, sistem skor olahraga padel memakai skema 15-30-40 dalam setiap game-nya. Jika berhasil menang 6 game, dengan ketentuan unggul minimal 2 game dari lawannya, pemain itu memenangi satu set. Setiap permainan Padel terdiri dari 3 set.

    Perbedaan Padel vs Tenis

    Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Padel punya kemiripan dengan Tenis. Tapi keduanya punya cukup banyak perbedaan.

    • Servis padel biasa dilakukan di bawah lengan. Di tenis, servis bisa dilakukan di bawah atau atas lengan.
    • Lapangan padel dikelilingi dinding kaca.
    • Pemain diperbolehkan memainkan padel ketika bola keluar lapangan, sedangkan tenis tidak.
    • Dinding sekeliling lapangan padel dapat dipergunakan. Sementara itu, dalam tenis, harus berada tetap di dalam tanda lapangan.

    Pajak olahraga Padel di Jakarta

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta sudah menetapkan fasilitas olahraga padel sebagai salah satu objek pajak daerah dengan tarif sebesar 10%.

    Kebijakan ini mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Nomor 257 Tahun 2025, atas perubahan kedua dari Keputusan Kepala Bapenda Nomor 854 Tahun 2024.

    “Betul olahraga Padel dikenakan PBJT Hiburan dan Kesenian dengan tarif 10%,” kata Ketua Satuan Pelaksana Penyuluhan Pusat Data dan Informasi Pendapatan Jakarta Andri M. Rijal saat dikonfirmasi medio awal Juli 2025 ini.

    (krs/cas)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Sirnas Padel 2025 Berlangsung di 3 Kota


    Jakarta

    Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) akan menggelar Sirkuit Nasional (SIRNAS) Padel 2025. Rencananya, kejuaraan ini digelar di tiga kota besar.

    PBPI menggelar Sirnas Padel 2025 di 3 kota. Rencananya, Bandung menggelarnya pada 25-27 Juli 2025, Surabaya pada 28-31 Agustus, dan puncaknya di Bali pada 11-14 September 2025.

    Ajang ini digelar di tengah hype padel yang lagi menanjak di Indonesia. Sirnas Padel 2025 juga menggandeng GoFood sebagai mitra resminya.


    “Padel bukan sekadar olahraga, ia merepresentasikan semangat baru dalam gaya hidup aktif dan modern, serta mencerminkan transformasi gaya hidup masyarakat urban saat ini,” kata Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita dalam rilis yang diterima detikSport.

    “Oleh karena itu, kami sangat senang GoFood, yang memang sudah tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, mendukung penuh inisiatif PBPI.”

    “Ditambah lagi dengan kehadiran para merchant andalan GoFood di setiap turnamen, kami harap dapat meningkatkan antusiasme baik para atlit maupun para pengunjung, sehingga mengakselerasi pertumbuhan olahraga Padel di seluruh penjuru tanah air,” katanya.

    Sementara Head of Marketing Food & Ads Gojek Ignatius Satrio mengatakan, “Seiring dengan gaya hidup urban yang terus berkembang, GoFood juga terus berinovasi untuk menjawab berbagai kebutuhan pelanggan. Salah satunya melalui peluncuran kurasi Menu Sehat, menjawab tingginya permintaan akan solusi praktis dalam menemukan dan menikmati makanan sehat,” ungkapnya.

    “Kini, di mana pun Anda berada, baik di rumah, kantor, gym, hingga lapangan Padel, kini menikmati menu sehat cukup lewat satu aplikasi saja,” jelasnya.

    (yna/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • East Kemang Padel, Lapangan Strategis & Privat di Kawasan Jaksel

    Jakarta

    Sedang cari lapangan padel yang berlokasi strategis dan bisa menjadi tempat berolahraga yang nyaman? East Kemang Padel Court bisa jadi pilihan!

    East Kemang Padel Court bisa menjadi pusat energi positif yang mengedepankan kesehatan, kebersamaan, dan gaya hidup sehat buat detikers yang sedang mencari lapangan padel.

    Peresmian lapangan ini sendiri dipimpin oleh Ir. Dewi Arimbi Soeharto H. Alamsjah RPN, Wakil Ketua Umum Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya. Ia memperkenalkan East Kemang Padel Court sebagai destinasi olahraga privat dengan fasilitas modern di kawasan Kemang.


    Menurut Dewi Arimbi, padel bukan sekadar tren melainkan wadah penting untuk menjaga kesehatan jasmani, ketenangan rohani, sekaligus mempererat interaksi sosial.

    Fasilitas Lengkap untuk Keluarga dan Komunitas

    East Kemang Padel Court dirancang sebagai pusat gaya hidup sehat. Fasilitas yang tersedia antara lain:

    • Lapangan padel dengan standar internasional
    • Restoran sehat dengan menu bergizi
    • Studio yoga untuk relaksasi dan kebugaran

    Rencana pembangunan playground anak agar seluruh anggota keluarga bisa ikut menikmati waktu bersama
    Konsep ini menjadikan East Kemang Padel Court sebagai ruang aman bagi figur publik, masyarakat urban, maupun komunitas yang ingin berolahraga dengan nyaman tanpa gangguan.

    Daya tarik utama dari East Kemang Padel Court adalah konsep privat yang memberikan kenyamanan lebih, terutama bagi pengunjung dari kalangan figur publik yang mencari ruang aman untuk berolahraga.

    Keseruan Padel Connect juga hadir berkat dukungan partner dari Penerbit Erlangga yang membawa semangat edukasi, Fraser Residence dengan kenyamanan modern untuk gaya hidup aktif, dan juga Peanut Coffee yang siap jadi teman ngopi penuh energi setelah main padel.

    (krs/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mau Coba Main Padel? Ini Daftar Lapangan Terdekat di Sekitarmu!

    Jakarta

    Padel kini menjadi olahraga yang banyak digandrungi di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari karyawan, pelajar, pengusaha, hingga para public figure seperti influencer dan selebriti.

    Olahraga yang merupakan gabungan dari tenis dan squash ini memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi teknik bermain hingga alat yang digunakan. Format permainan yang tidak terlalu rumit membuat padel dapat dengan mudah dipelajari dan cocok dimainkan oleh pemula.

    Nah, bagi detikers yang baru mau mencoba olahraga padel, bisa mengunjungi beberapa lapangan padel terdekat. Berikut detikSport telah menyajikan daftar lapangan padel terdekat di daerah Jakarta, Bali, Bandung, dan Surabaya. Jangan lupa dicatat ya, detikers!


    Daftar Lapangan Padel Terdekat di Jakarta

    Adapun beberapa daftar lapangan padel terdekat yang bisa detikers kunjungi, khususnya bagi pemula yaitu sebagai berikut.

    East Kemang Padel

    East Kemang Padel Court punya konsep yang mengedepankan kesehatan, kebersamaan, dan gaya hidup sehat buat detikers yang sedang mencari lapangan padel.

    Daya tarik utama dari East Kemang Padel Court adalah konsep privat yang memberikan kenyamanan lebih, terutama bagi pengunjung dari kalangan figur publik yang mencari ruang aman untuk berolahraga.

    East Kemang Padel Court bertujuan untuk menciptakan ruang aman bagi figur publik, masyarakat urban, maupun komunitas yang ingin berolahraga dengan nyaman tanpa gangguan.

    Lokasi strategi di Arimbi Space Kemang Timur 76, Jakarta Selatan, juga menjadi daya tarik lainnya dari East Kemang Padel Court. Tertarik? Cek Instagram @eastkemang.padel.

    House of Padel

    Bagi detikers yang ingin bermain padel sekaligus jalan-jalan ke mall, House of Padel dapat menjadi pilihan yang menarik. Lapangan padel ini berlokasi di lantai 26 Agora Mall, Thamrin Nine, Jalan MH Thamrin Nomor 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    Karena terletak di lantai yang cukup tinggi, House of Padel memiliki 4 lapangan dengan panorama yang indah. Tak hanya itu, bagi detikers yang masih pemula atau baru mencoba untuk bermain padel, terdapat program pelatihan yang bisa diikuti sampai mahir.

    Harga sewa lapangan padel perjam hanya mulai Rp500 ribu.

    PadelPro

    Lokasi lapangan padel yang tak kalah hits yaitu PadelPro, beralamat di Jalan Kemang II Nomor 35, Bangka, Jakarta Selatan.

    PadelPro menyediakan hingga 6 lapangan indoor. Menariknya, jika detikers belum memiliki atau lupa membawa raket, PadelPro dapat menyewakannya.

    Bagi pemula yang masih ingin belajar, PadelPro menyediakan kelas-kelas belajar padel, baik bagi perorangan maupun kelompok. Hanya dengan merogoh kocek mulai dari Rp300 ribu per sesinya, detikers sudah diberikan pelatihan langsung oleh coach handal.

    Mengutip dari laman padelpro.id, harga sewa lapangan padel per jam mulai dari Rp450 ribu.

    Milo’s Padel

    Selain House of Padel, lapangan padel yang memiliki panorama menarik juga dapat ditemukan di Milo’s Padel, berlokasi di Jalan Kemang Raya Nomor 78A, Jakarta Selatan.

    Selain jasa sewa lapangan, Milo’s Padel juga menyediakan layanan spa dan sauna bagi detikers yang ingin bersantai sejenak setelah selesai bermain padel. Tak hanya itu, tempat bermain padel ini juga ramah anak. Milo’s padel menyediakan jasa pelatihan khusus bernama Milo’s Academy. Anak-anak yang ingin belajar bermain padel dapat mengikuti kursus ini dan nantinya akan dilatih langsung oleh atlet padel profesional.

    Harga sewa lapangan padel di lokasi ini per jamnya mulai Rp450 ribu.

    detikcom didukung penerbit Erlangga mempersembahkan Padel Connect 2025. Bertempat di East Kemang Padel Court, Minggu (21/9/2025), Padel Connect 2025 diikuti berbagai komunitas padel populer Jakarta, yaitu Padel Disco, Casaloca Padel, GiJoe Padel, dan Tuesday Padel Club.Keseruan Padel Connect 2025 di East Kemang Padel Court. Foto: Andhika Prasetia/detikcom

    Daftar Lapangan Padel Terdekat di Bandung

    Bagi detikers yang berlokasi di Bandung, berikut daftar beberapa lokasi lapangan padel di sekitar Bandung, dilansir dari detikJabar.

    Padel Culture Club (PPC)

    Padel Culture Club (PPC) beralamat di Jalan Karang Layung nomor 6. Lokasi bermain padel ini menyediakan dua jenis lapangan indoor dan semi-outdoor.

    Bagi detikers yang baru belajar bermain padel, PPC menyediakan program coaching yang bekerja sama dengan Amare Padel Academy.

    Harga sewa lapangan padel di PPC yaitu mulai Rp300 ribu per jam. Tempat ini juga menyediakan layanan sewa raket

    The Six Point Club

    The Six Point Club beralamat di Jalan Soekarno-Hatta nomor 278 dan buka setiap hari pukul 06.00-00.00 WIB.

    Tak hanya menawarkan lapangan padel panoramik yang terang dan nyaman di mata. Lokasi bermain padel ini juga menyediakan area berbelanja hingga bar dan lounge. Detikers dapat mengikuti berbagai event seputar olahraga padel di sini.

    Harga sewa lapangan di The Six Point Club mulai Rp250 ribu per jam.

    The Grand Central Court

    The Grand Central Court berlokasi di Jalan Teuku Umar nomor 7, buka mulai pukul 06.00-00.00 WIB.

    Tempat bermain padel yang satu ini menawarkan harga sewa lapangan yang cukup kompetitif, yaitu mulai Rp250 ribu per jam. Jadwal buka yang cukup fleksibel juga memudahkan pengunjung untuk datang bermain, tanpa harus takut mengatur waktu.

    Daftar Lapangan Padel Terdekat di Surabaya

    Melansir dari detikJatim, berikut beberapa daftar lapangan padel yang cocok untuk pemula bagi detikers yang berada di Surabaya.

    Jungle Padel Surabaya

    Jungle Padel Surabaya beralamat di Jalan Tirta Made, Citraland, Surabaya Barat dengan jam operasional mulai 06.00-23.00.

    Tempat bermain padel hits yang satu ini mempunyai nuansa modern dan cocok bagi detikers yang sekaligus ingin bersantai. Fasilitas yang tersedia mulai dari lapangan semi indoor, area lounge, hingga cafe

    Uno Padel

    Uno Padel beralamat di Jl. Royal Babatan Utara No 25, Surabaya Selatan dengan jam operasional mulai 06.00-22.00 WIB.

    Uno padel cocok dikunjungi bagi pemain pemula hingga yang sudah mahir. Fasilitas di lokasi ini yaitu area lapangan padel indoor, kursus padel, hingga jasa penyewaan raket dan bola.

    Playground Padel

    Playground Padel beralamat di Fairway Nine (Lenmarc Mall), Lantai 2, Surabaya Selatan dengan jam operasional mulai 06.00-23.00 WIB.

    Playground padel memiliki konsep yang menyenangkan dan family friendly. Detikers dapat membawa keluarga dan anak-anak untuk ikut bermain. Fasilitas di sini cukup lengkap, mulai dari lapangan outdoor, taman bermain, hingga foodcourt.

    detikcom didukung penerbit Erlangga mempersembahkan Padel Connect 2025. Bertempat di East Kemang Padel Court, Minggu (21/9/2025), Padel Connect 2025 diikuti berbagai komunitas padel populer Jakarta, yaitu Padel Disco, Casaloca Padel, GiJoe Padel, dan Tuesday Padel Club.Olahraga padel yang tengah populer. Foto: Andhika Prasetia/detikcom

    Daftar Lapangan Padel Terdekat di Bali

    Dilansir dari detikBali, berikut beberapa rekomendasi lapangan padel di Bali yang bisa detikers kunjungi.

    Jungle Padel

    Jungle Padel beralamat di Canggu, Kerobokan, Sanur, Kedungu, dan Ubud. Harga sewa lapangan mulai dari Rp400 ribu per jam dan sewa raket mulai dari Rp50 ribu.

    Fasilitasnya terdiri dari area beristirahat dan spa. Jungle Padel buka mulai 07.00-00.00 WIB.

    Monkey Padel

    Monkey Paddle beralamat di Jalan Raya Sayan, Ubud. Harga sewa lapangan yang ditawarkan mulai Rp360 ribu per jam. Selain itu, ada pula kelas-kelas pilihan bagi detikers yang ingin belajar bermain padel.

    Sanur Padel & Social Club

    Sanur Padel & Social Club beralamat di Jalan Danau Poso No.58, Denpasar. Lokasi bermain padel ini menyediakan lapangan outdoor dengan suasana yang sejuk. Harga sewa lapangan bervariasi mulai dari Rp400 ribu dan raket bisa disewa mulai dari Rp30 ribu per sesi.

    Demikianlah daftar lokasi lapangan padel terdekat di Jakarta, Bandung, Bali, dan Surabaya yang bisa detikers kunjungi jika ingin mencoba bermain padel. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Padel Vs Tenis, Mana yang Lebih Seru dan Bikin Keringetan?


    Jakarta

    Padel menjadi salah satu olahraga yang banyak diminati masyarakat belakangan ini. Dibandingkan olahraga tenis yang sekilas mirip, bedanya apa sih?

    Padel merupakan olahraga raket yang dimainkan di lapangan tertutup dan dikelilingi oleh dinding. Meskipun sekilas mirip dengan tenis, padel memiliki keunikan tersendiri, mulai dari lapangan, teknik bermain, hingga peralatan yang digunakan.

    Nah, di antara kedua olahraga ini, detikers mungkin bertanya-tanya, padel vs tenis lebih seru dan sehat mana? Agar semakin paham, yuk, simak penjelasan mengenai perbedaannya berikut ini.


    Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa perbedaan antara padel dan tenis.

    1. Ukuran Lapangan

    Perbedaan yang signifikan antara padel dan tenis dapat dilihat dari ukuran lapangannya. Lapangan padel sepertiga lebih kecil dibandingkan dengan tenis, dan biasanya tertutup dan dikelilingi oleh dinding. Ukuran lapangan padel yaitu 20 x 10 meter.

    Berbeda dengan tenis, ukurannya lebih besar dengan ukuran panjang 23,77 x 8,23 meter untuk pertandingan tunggal, dan 23,77 x 10,97 meter untuk pertandingan ganda.

    Lapangan tenis bervariasi, mulai dari lapangan rumput asli, rumput sintetis, lapangan keras, hingga tanah liat.

    2. Raket

    Raket yang dipakai pada tenis dan padel juga berbeda, meskipun sekilas terlihat sama. Raket padel lebih pendek dan permukaannya padat terbuat dari bahan komposit, seperti sert karbon dan karet EVA. Permukaan ini berfungsi untuk mengurangi hambatan udara dan meningkatkan fleksibilitas ketika bermain.

    Sebaliknya, raket pada tenis memiliki gagang yang lebih panjang, ukuran kepala lebih besar, dan permukaannya memiliki senar yang bertujuan untuk memukul bola lebih kencang.

    3. Teknik Bermain

    Dari segi aturan dan teknik bermain, padel dan tenis memiliki perbedaan yang cukup jelas. Pada olahraga padel, permainan dimulai dengan servis bawah (underhand) dan bola wajib memantul sebelum masuk ke area lawan.

    Sementara itu, aturan bermain tenis lebih tegas. Bola tidak boleh menyentuh atau memantul dari dinding. Jika memantul, tidak dihitung sebagai poin.

    Teknik ayunan raket pada keduanya juga berbeda. Padel menekankan kontrol tenaga dan arah saat memukul bola. Sementara pada tenis, teknik yang sering kali dilihat yaitu backswing dan full swing, dimana ayunan tenis jelas terlihat lebih kuat.

    4. Bola yang Digunakan

    Selain raket, bola pada padel dan tenis juga memiliki komposisi yang berbeda. Bola padel dirancang lebih lembut dengan tekanan yang rendah, sehingga pantulannya lebih pelan dan panjang.

    Sebaliknya, bola pada tenis memiliki tekanan yang tinggi dan pantulan yang lebih kuat, sehingga cocok digunakan pada lapangan luas.

    5. Manfaat Kesehatan

    Baik padel maupun tenis, keduanya sama-sama memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun perbedaan intensitas bermain tenis lebih mengedepankan kesehatan alat gerak seperti sendi, lutut, hingga pergelangan kaki. Tenis didominasi gerakan yang mendadak dan perubahan arah yang cepat.

    Sementara itu, gerakan padel didominasi oleh gerakan yang lebih lembut tanpa adanya risiko cedera berlebihan. Padel sangat cocok dijadikan sebagai olahraga rutin karena dapat meningkatkan kebugaran tubuh.

    Itulah beberapa perbedaan tenis dan padel, mulai dari teknik bermain, alat yang digunakan, hingga manfaatnya bagi kesehatan. Nah, jadi detikers lebih menyukai olahraga yang mana?

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Seberapa Besar sih Lapangan Padel? Ini Ukuran Standar Resminya!

    Jakarta

    Belakangan ini, popularitas padel semakin naik seiring dengan banyaknya lokasi tempat bermain padel di beberapa kota. Tempat bermain padel ini menyediakan hingga lebih dari 2 lapangan, sehingga efektif digunakan bagi pengunjung yang datang beramai-ramai.

    Nah, sebelum mulai bermain padel, ada baiknya detikers perlu memahami aturannya, termasuk ukuran lapangan padel. Banyak yang beranggapan lapangan padel sama dengan lapangan tenis. Namun ternyata, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dari segi ukuran, lho!

    Agar memahami lebih lanjut, detikers dapat menyimak penjelasan berikut ini.


    1. Standar Ukuran Lapangan Padel

    Standar ukuran lapangan padel ditetapkan oleh Federasi Padel Internasional (FIP) yang menyatakan bahwa lapangan padel harus berbentuk persegi panjang, dengan ukuran dimensi sebagai berikut:

    • Panjang: 20 meter
    • Lebar: 10 meter
    • Tinggi: Kandang harus memiliki ketinggian minimal 6 meter
    • Area servis: Terbelah dengan jaring di tengah 0,88 meter dan tiang 0,92 meter
    • Dinding belakang: Umumnya tinggi 3 meter
    • Dinding samping: 3 meter

    Ukuran lapangan padel ini berlaku bagi lapangan indoor, semi-outdoor, maupun outdoor.

    2. Garis Lapangan Padel

    Lapangan padel dibagi menjadi dua oleh jaring, dan 6,95 dari jaring adalah garis servis yang melintasi lapangan.

    Jalur servis pusat membagi saluran servis di kedua sisi jaring menjadi dua kotak, yang berjarak 20 cm di luar jalur servis di setiap sisi lapangan.

    Garis lapangan padel harus memiliki lebar 5 cm dan memiliki satu warna yang kontras dengan warna permukaan lapangan.

    3. Jaring Lapangan Padel

    Terkait ukuran jaring padel, FIP menetapkan sejumlah aturan, yaitu yang pertama, jring harus memanjang lebar sesuai dengan lebar lapangan, yaitu 10 m. Ketinggian jaring pdel harus 0,88 m di tengah dan 0,92 m di tiang dan berada di kedua sisi lapangan.

    Jaring digantung dari tiang ke tiang dengan kabel logam yang berdiameter maksimal 1 cm. Kabel ini berfungsi menjaga jaring tetap kencang di tempatnya selama bermain.

    Peraturan yang kedua, jaring harus memiliki pita putih berukuran 5 cm – 6,3 cm, yang terbuat dari serat sintetis. Hal ini bertujuan untuk memastikan bola tidak dapat melewatinya.

    4. Bahan Utama untuk Konstruksi Lapangan Padel

    Lapangan padel harus dirancang dengan bahan utama yang sesuai, agar permainan dapat berlangsung dengan efektif. Berikut bahan utama untuk konstruksi lapangan padel:

    • Lantai Akrilik: lantai lapangan padel berbahan utama akrilik agar tahan terhadap cuaca dan tidak memerlukan biaya perawatan yang berlebihan.
    • Subbase dan Pondasi: Pondasi berbahan aspal dan beton yang kokoh untuk mendapatkan permukaan yang stabil.
    • Tanda dan Batas: Garis dan tanda pada lapangan padel bertujuan untuk menentukan area bermain dan mematuhi dimensi lapangan resmi.
    • Sistem Drainase: Drainase berfungsi mencegah akumulasi air dan menjaga agar permukaan lapangan tetap halus dalam jangka waktu yang lama.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tinggi, Ukuran, dan Zona Permainan

    Jakarta

    Belakangan ini, padel merupakan salah satu olahraga yang cukup diminati di seluruh dunia, khususnya Indonesia. Sebagai salah satu cabang olahraga, padel memiliki aturan tersendiri, termasuk mengenai ukuran net.

    Peraturan net padel ditentukan secara resmi oleh Federasi Pedel Internasional (FIP). Selain itu, FIP juga mengatur terkait ukuran dan area permainan padel.

    Berikut detikSport telah merangkum peraturan net padel, mulai dari ukuran hingga zona permainan.


    Ukuran Net Padel

    Berdasarkan aturan resmi Federasi Padel Internasional (FIP), net padel memiliki panjang 10 meter dan tinggi 0,88 di tengah, dan naik ke 0,92 meter di ujung, dengan toleransi maksimal 0,0005 meter.

    Tinggi Resmi Net Padel

    Net dikaitkan dengan kabel logam dengan diameter maksimal 0,01 meter, ujungnya melekat pada dua tiang lateral dengan ketinggian 1,05 meter.

    Pengukuran Resmi Net Padel

    Sisi luar tiang net padel harus sejajar dengan batas lateral lapangan (bukaan, pintu masuk, atau pagar logam). Tiang net dapat berbentuk lingkaran atau persegi, tetapi harus memiliki tepi net yang membulat.

    Net harus ditutupi dengan strip putih berukuran antara 5,0 cm x 6,3 cm setelah terpasang, dengan kabel tegangan di bawahnya. Jaring net harus direntangkan sepenuhnya sehingga memenuhi ruang antara dua tiang jaring dan permukaan lapangan. Tidak boleh ada ruang antara ujung jaring dan tiang. Namun, jaring net juga tidak boleh terlalu tegang.

    Zona Permainan Padel

    Zona atau area permainan padel mencakup lapangan padel yang memiliki aturan tertentu terkait ukurannya. Menurut Federasi Padel Internasional (FIP), lapangan padel berukuran standar dengan panjang 20 meter dan lebar 10 meter. Luas totalnya mencapai 200 meter persegi.

    Lapangan padel juga dikelilingi oleh dinding dimana dinding belakang berukuran 4 meter atau sekitar 13 kaki. Dinding samping terdiri dari dua panel, panel pertama terhubung dengan dinding belakang dan tingginya 4 meter, sementara panel kedua memiliki tinggi 3 meter.

    Tanda Garis

    Lapangan padel memiliki garis yang menandai zona permainan dengan rincian sebagai berikut:

    • Semua garis lebarnya 5 cm.
    • Garis servis berjarak 6,95 meter.
    • Area antara net dan garis servis dibagi menjadi dua bagian yang sama dan dibagi oleh garis tegak lurus.
    • Area antara saluran servis dan dinding belakang sekitar 3 meter atau 10 kaki.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat

    Gresnia Arela Febriani – wolipop

    Rabu, 20 Agu 2025 14:30 WIB





    Anda menyukai artikel ini

    Sejumlah selebriti merayakan HUT RI ke-80 dengan mengenakan busana daerah di lapangan padel.
    Foto: Dok. Instagram @dianayulestari.

    Jakarta
    Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, para selebriti seperti Dian Ayu, Fitri Tropica hingga Fenita Arie bermain padel. Mereka memadukan hijab dengan kebaya, kain tenun, hingga aksesori khas Nusantara seperti kalung emas besar dan hiasan kepala etnik. Meski mengenakan busana tradisional, gaya mereka tetap terasa sporty dan fungsional, berkat pemilihan celana longgar, sneakers, dan hijab yang simpel serta praktis.

    Kebaya, kain songket, batik, hingga aksesoris khas daerah dikenakan serasi dengan hijab simpel dan sepatu olahraga. Perpaduan ini bukan hanya sekadar gaya, tapi juga bentuk kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

    Gaya ini bisa menjadi inspirasi untuk merayakan hari kemerdekaan dengan cara yang kreatif dan bermakna. Seperti apa gaya Fitrop, Dian Ayu hingga Fenita Arie saat main padel pakai baju adat?

    Pakai baju daerah adat di lapangan padel

    Halaman 2 dari 9

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”2″ dtr-id=”8070106″ dtr-ttl=”Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat”>

    Pakai baju daerah adat di lapangan padel

    Sejumlah selebriti merayakan HUT RI ke-80 dengan mengenakan busana daerah di lapangan padel.

    Foto: Dok. Instagram @dianayulestari.

    Para selebriti seperti Dian Ayu, Fitri Tropica, dan Fenita Arie bermain padel dengan balutan busana adat dari berbagai daerah. Perpaduan hijab simpel dan busana adat seperti kebaya, kain nusantara, hingga aksesori tradisional memberi kesan stylish dan tetap sporty.

    Momen kompak selebriti beserta rekan di lapangan padel

    Halaman 3 dari 9

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”3″ dtr-id=”8070106″ dtr-ttl=”Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat”>

    Momen kompak selebriti beserta rekan di lapangan padel

    Sejumlah selebriti merayakan HUT RI ke-80 dengan mengenakan busana daerah di lapangan padel.

    Foto: Dok. Instagram @dianayulestari.

    Para artis memadukan hijab netral dengan motif etnik, membuat tampilan tetap aktif tapi penuh budaya. Terlihat Fitri Tropica mengenakan hijab cream dan atasan coral.

    Ide unik dalam rangka HUT RI ke-80

    Halaman 4 dari 9

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”4″ dtr-id=”8070106″ dtr-ttl=”Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat”>

    Ide unik dalam rangka HUT RI ke-80

    Sejumlah selebriti merayakan HUT RI ke-80 dengan mengenakan busana daerah di lapangan padel.

    Foto: Dok. Instagram @dianayulestari.

    Hijab polos bernuansa earth-tone dipadukan dengan vest tenun layer dan kalung aksen emas tradisional, cocok untuk gaya aktif tapi tetap elegan.

    Bergaya di net

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”5″ dtr-id=”8070106″ dtr-ttl=”Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat”>

    Terlihat Lulu Elhasbu, Dian Ayu dan dua orang rekannya tampil percaya diri berpose dengan outfit adat unik yang tetap stylish untuk bermain padel. Sentuhan hijab warna hitam tampil selaras dengan outfit adat dari berbagai daerah, memberi kesan anggun namun tetap fleksibel.



    Sumber : wolipop.detik.com