Tag: laut

  • 7 Wisata Bahari Populer di Indonesia, Pesona Lautnya Memanjakan Mata


    Jakarta

    Indonesia memiliki segudang destinasi wisata yang memukau, termasuk wisata bahari.

    Mengutip situs resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, wisata bahari adalah kegiatan wisata alam yang berlangsung di wilayah pesisir dan/atau laut yang meliputi wisata pantai, wisata bentang laut, dan wisata bawah laut.

    Wisata bahari adalah salah satu cara bagi turis, baik lokal maupun mancanegara, untuk mengapresiasi keindahan lautan Indonesia.


    Tertarik menjadikan wisata bahari sebagai aktivitasmu di liburan selanjutnya? Simak rekomendasi tempat di Indonesia yang bisa dijadikan lokasi berwisata bahari.

    Wisata Bahari di Indonesia

    Berikut lokasi-lokasi wisata bahari di Indonesia yang akan memesona detikers dengan keindahan lautnya.

    1. Kepulauan Natuna

    Pulau Laut tampak dari kapal salah satu nelayan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.Kepulauan Natuna (Aditya Pradana/Antra)

    Natuna adalah salah satu kabupaten di provinsi Kepulauan Riau. Mengutip situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, kepulauan ini terletak di paling utara selat Karimata.

    Kabupaten Natuna memiliki berbagai objek wisata alam, termasuk wisata bahari. Detikers bisa mengunjungi berbagai pulau yang ada di Kepulauan Natuna, misalnya Pulau Senua yang dikelilingi pantai pasir putih serta air jernih sehingga bisa melihat dasar laut.

    Ada juga Pulau Sahi, pulau kecil tak berpenghuni yang bisa diraih dengan berjalan kaki ketika air laut sedang surut. Laut di sekitar pulau ini memiliki terumbu karang yang cantik dan menawan. Detikers bisa menikmati olahraga renang, snorkeling, ataupun memancing.

    2. Labuan Bajo

    Penampakan bagian belakang Ayana Komodo Resort di pantai Wae Cicu, Labuan Bajo (Ambrosius Ardin)Labuan Bajo, NTT (Ambrosius Ardin/detikBali)

    Jika berbicara soal wisata bahari, sebagian besar orang mungkin langsung memikirkan Labuan Bajo. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahkan menetapkan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas. Labuan Bajo berada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Salah satu tempat wisata bahari di Labuan Bajo yang sangat menarik adalah Pink Beach. Lautnya biru dan bersih, dan sama seperti namanya, pasir di pantai ini berwarna merah muda. Warna ini berasal dari hewan mikroskopis dan pecahan batu karang berwarna kemerahan di sekitar pesisir pantai.

    Di Labuan Bajo, detikers juga bisa mengunjungi Taman Nasional Komodo. Areanya terdiri dari beberapa pulau yang beririsan, yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, dan beberapa pulau lain di sekitarnya. Di sini detikers bisa melihat langsung komodo, hewan purba berupa kadal raksasa yang diketahui hanya ada di Indonesia.

    3. Bunaken

    Free Dive di BunakenBunaken (Brigida Emi Lilia/d’Traveler)

    Bunaken adalah sebuah pulau yang terletak di bagian utara pulau Sulawesi. Secara administratrif, Bunaken merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara. Pulau Bunaken merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken, sebuah kawasan konservasi dengan keindahan alam bawah laut yang memesona.

    Mengutip situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sedikitnya terdapat 4 spot menyelam yang sering dikunjungi, yaitu Malcolm, Bethlehem, Emma Point, dan Rumah Ikan.

    Selain itu, terdapat 2 spot snorkling yang ramai dikunjungi, yaitu Emma Point dan Rumah Ikan. Penyelam akan dimanjakan dengan kecantikan ribuan jenis ikan tropis dan terumbu karang.

    4. Raja Ampat

    Piaynemo dan Telaga Bintang Raja AmpatRaja Ampat (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

    Salah satu lokasi wisata bahari Indonesia yang terkenal adalah Raja Ampat. Raja Ampat adalah kabupaten di provinsi Papua Barat Daya yang terdiri atas 610 pulau yang sebagian besar merupakan pulau-pulau kecil tak berpenghuni dan belum memiliki nama.

    Salah satu gugusan kepulauan di kabupaten ini adalah Kepulauan Raja Ampat, salah satu destinasi diving paling populer di Indonesia. Penyelam disuguhi keindahan ekosistem bawah laut yang sangat beragam.

    Ekosistem bawah laut di Raja Ampat sangat terjaga. Pada tahun 2022 lalu, Raja Ampat mendapatkan penghargaan Blue Park Award oleh Marine Conservation Institute untuk konservasi alam lautnya yang sangat baik.

    Sejak penghargaan ini diluncurkan pada tahun 2017 sampai sekarang (6/5/2024), ada 30 kawasan perlindungan laut di seluruh dunia yang mendapatkan penghargaan prestisius ini.

    5. Wakatobi

    Keindahan bawah laut Indonesia sungguh mempesona. Hal itu terlihat di Tomia, Wakatobi, Sultra, yang bawah lautnya punya ratusan spesies ikan dan terumbu karang.Wakatobi (Jojon/Antara)

    Kabupaten Wakatobi terletak di provinsi Sulawesi Tenggara. Di sini, terdapat Taman Nasional Wakatobi yang menyimpan keanekaragaman hayati laut. Menurut situs resminya, detikers bisa menikmati berbagai kegiatan wisata bahari di sini.

    Misalnya, menjelajahi pulau terjauh di Taman Nasional Wakatobi, yaitu Pulau Cowo-Cowo. Pulau ini memiliki pasir pantai yang luas, laut yang jernih, jajaran pohon kelapa yang indah, dan terumbu karang yang unik.

    Tak hanya itu, pulau ini adalah lokasi penetasan penyu yang naik untuk bertelur, sehingga dijadikan lokasi monitoring penyu.

    Jika ingin menyelam, Sombu Dive di Taman Nasional Wakatobi adalah salah satu spot menyelam yang populer. Daya tarik dari spot menyelam ini yaitu ikan midnight snapper (Macolor macularis). Selain itu, lokasi menyelam ini cocok bagi penyelam pemula.

    6. Gili Trawangan

    Ilustrasi Pulau Gili di Lombok, Nusa Tenggara BaratGili Trawangan (Rachman)

    Gili Trawangan adalah salah satu gugusan pulau kecil dari Tiga Gili: Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, disingkat Gili Tramena. Lokasinya di sebelah barat Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

    Mengutip situs resmi Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, pulau ini memiliki hamparan pasir putih dan pemandangan laut biru yang menawan. Kegiatan yang cukup populer di sini adalah diving dan snorkeling. Pengunjung juga dapat bermain selancar, kayak, sampai melepas anak penyu ke laut bebas.

    7. Kepulauan Derawan

    Kepulauan DerawanKepulauan Derawan (Muhammad Fajri Abdillah Rahman/d’travelers)

    Kepulauan Derawan adalah sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

    Mengutip situs resmi Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, di Kepulauan Derawan, terdapat beberapa ekosistem pesisir dan pulau kecil yang sangat penting, seperti terumbu karang, padang lamun, dan hutan bakau (hutan mangrove). Selain itu, berbagai spesies yang dilindungi dapat dijumpai di sini, seperti penyu hijau, penyu sisik, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, duyung (dugong), dan ikan barakuda.

    Ada 4 pulau yang terkenal di kepulauan ini, yakni Pulau Derawan, Maratua, Sangalaki, dan Kakaban. Di Pulau Derawan sendiri, detikers bisa menyewa sepeda keliling pulau, bermain di pantai pasir putih, snorkeling, bahkan melihat penyu bertelur di malam hari. Detikers juga bisa berkunjung ke Gusung Pasir Sanggalau, sebuah gundukan pasir putih bersih yang bisa dicapai dengan naik speedboat sekitar 20 menit jika air sedang surut.

    Di Pulau Maratua, terdapat kampung-kampung penduduk. Di sini, detikers bisa mengunjungi Gua Halo Tabung yang bisa diakses melalui jalan darat dan jalat laut ketika air pasang. Tersedia juga dive spot bernama Turtle Traffic, tempat pengunjung bisa berenang bersama penyu.

    Bagaimana dengan Pulau Sangalaki? Di sini, tidak terdapat perkampungan penduduk. Yang ada di sini adalah resort eksklusif serta TWA (Taman Wisata Alam) yang berfungsi untuk melestarikan biota laut, terutama habitat bagi penyu hijau dan penyu sisik. Di sini, detikers bisa melihat proses penetasan telur penyu, melihat penyu bertelur, dan melepas tukik ke laut. Detikers juga bisa berenang bersama ikan pari manta di sekitar Pulau Sangalaki, lho.

    Terakhir adalah Pulau Kakaban, yang juga merupakan pulau tak berpenghuni. Daya tarik utama di pulau ini adalah danau air payau di bagian tengah pulau dan dikelilingi hutan yang cukup lebat. Di dalam danau, ada banyak ubur-ubur yang sudah mengalami proses evolusi sehingga kehilangan kemampuan menyengatnya. Jadi, detikers bisa berenang bersama ubur-ubur tanpa takut disengat.

    Menikmati Wisata Bahari secara Ramah Lingkungan

    Ketika berwisata bahari, pastikan kita tidak mengganggu habitat keanekaragaman hayati yang ada di sana. Mengutip Ecotourism World, berikut beberapa cara menikmati wisata bahari yang tidak mengganggu lingkungan laut.

    1. Tur Kapal Bertenaga Mesin

    Terkadang, untuk menikmati pemandangan laut dan ekosistemnya, wisatawan harus menumpang kapal. Jika memungkinkan, gunakan jasa tumpangan yang memakai kapal bertenaga mesin untuk mengurangi suara bising yang mungkin mengganggu hewan-hewan laut.

    2. Gunakan Sunscreen yang Aman untuk Terumbu Karang

    Sunscreen atau tabir surya penting digunakan ketika beraktivitas di pantai atau laut agar kulit terlindungi dari radiasi matahari. Akan tetapi, beberapa jenis sunscreen mengandung zat yang buruk untuk kesehatan terumbu karang.

    Ketika menyelam, gunakanlah sunscreen yang aman untuk terumbu karang, misalnya terbuat dari bahan-bahan organik atau tidak mengandung bahan kimia aktif.

    3. Buang Sampah pada Tempatnya

    Ketika berwisata bahari, kita perlu ekstra hati-hati dengan sampah, sebab bisa dikonsumsi oleh hewan laut tanpa sengaja atau merusak ekosistem terumbu karang. Buanglah sampah pada tempatnya atau gunakan kemasan daur ulang sehingga tidak perlu langsung dibuang.

    Potensi wisata bahari di Indonesia memang tiada habisnya. Apakah detikers pernah mengunjungi destinasi wisata bahari di atas?

    (fds/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pantai di Kebumen Punya Air Terjun yang Mengalir ke Samudra Hindia



    Kebumen

    Kebumen ternyata punya pantai dengan air terjun yang mengalir langsung ke Samudra Hindia. Pantai itu bernama Surumanis. Sudah pernah ke sini?

    Pantai Surumanis adalah pantai yang berada di Desa Pasir, Kebumen yang menjadi wisata kebanggaan warga desa tersebut. Lokasinya tepat bersebelahan di timur Pantai Pecaron.

    Dikutip dari situs resmi Visit Jawa Tengah, Pantai Surumanis memiliki pantai yang indah dengan pasir hitam kecoklatan yang bersih. Pantai ini juga memiliki topografi berbukit, sehingga membuat pengunjung merasa puas karena dapat merasakan dua suasana wisata berbeda dari satu tempat yang sama.


    Selain bukit dan tebingnya, daya tarik lain pantai ini adalah batu karang dan ombaknya. Pantai Surumanis dikelilingi batu karang yang memberi kesan eksotik. Ombaknya yang deras khas pantai selatan ketika bertabrakan dengan batu karang menjadi pemandangan yang mempesona.

    Daya tarik lainnya yang cukup unik dari pantai ini adalah terdapat air terjun atau curug yang berada di ujung barat pantai. Meski tak begitu tinggi, curug ini tetap menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan.

    Pantai Surumanis juga menyediakan fasilitas yang cukup memadai untuk digunakan para pengunjung seperti tempat parkir yang luas, pusat informasi, toilet, rumah makan, dan mushola.

    Selain itu, ada juga wahana permainan, camping ground, dan beberapa spot foto yang instagramable. Pantai ini juga memiliki penginapan atau cottage yang bisa kamu sewa.

    Lokasi Pantai Surumanis

    Pantai Surumanis berlokasi di Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Jaraknya kurang lebih 40 kilometer dari pusat kota Kebumen.

    Harga Tiket Pantai Surumanis

    Dilansir dari postingan instagram resminya, @wisatapantaisurumanis, harga tiket masuk kawasan pantai ini adalah Rp 12.500 per orang. Tarif tersebut sudah termasuk biaya parkir dan seluruh spot foto yang dapat dijangkau secara gratis.

    Sementara bagi yang ingin berkemah di kawasan Pantai Surumanis, cukup merogoh kocek Rp 15.000 per orang.

    Cara Menuju ke Pantai Surumanis

    Rute dari alun-alun Kebumen menuju Pantai Surumanis: Jalan Soekarno Hatta – Jalan Ronggowarsito – Jalan Sokka Petanahan – Jalan Laut Munggu – Jalan Pantai Petanahan – Jalur Pantai Selatan Jawa – Jalan Pantai Suwuk – Jalan Pantai Pasir – Pantai Surumanis.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pantai Marunda Masih Dilirik Wisatawan, meski Ada Sampah Berserakan



    Jakarta

    Pantai di Jakarta tak cuma Ancol, ada juga Marunda. Pantai itu masih dilirik oleh wisatawan, meski masih ada sampah yang berserakan.

    Ternyata pantai Marunda di Jakarta Utara masih menjadi pilihan masyarakat sebagai tempat rekreasi keluarga. Bukan hanya karena tak perlu mengeluarkan kocek yang besar, lebih dari itu, bagi pengunjung pantai ini juga cukup nyaman dengan segala keterbatasan.

    Bila berbicara tentang fasilitas, Pantai Marunda mungkin tak seperti pantai-pantai lain, sebut saja pantai Ancol. Perbandingannya sangat jauh.


    Di Pantai Marunda tak ada wahana untuk bermain anak-anak. Bahkan untuk toilet pun masih terbatas. Namun dengan keterbatasan fasilitasnya, Pantai Marunda masih sangat dicintai oleh para pengunjung.

    Liliana yang merupakan warga Tambun, Bekasi misalnya. Ia memutuskan pilihan untuk berkunjung ke pantai ini sehabis melancong ke Rumah Si Pitung yang tak jauh dari lokasi pantai.

    Pantai MarundaPantai Marunda Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

    Bersama rombongan ia ingin menikmati sore yang nikmat di pinggiran pantai yang berbeda. Karena tak ada pasir yang indah di Pantai Marunda.

    “Dalam rangka liburan awalnya buka-buka (internet) jalan-jalan ke mana ya, terus keluar lah Pantai Marunda ini jadi ‘Marunda aja yuk’ murah juga kan bayar cuma Rp 2.000,” ungkapnya kepada detikTravel, Selasa (2/7/2024).

    Saat ditanyai, ia baru pertama kali datang ke Pantai Marunda. Kesan yang ia sebutkan cukup baik untuk pantai yang katanya kotor. Baginya dengan harga yang murah, rasanya setimpal juga dengan kualitas yang disuguhkan di pantai ini, namun masih dalam koridor yang nyaman.

    “Sejujur-jujurnya kotornya cuma ke area sini aja sih, dari awal depan nggak kayaknya. Ya juga murahlah masuk Rp 2.000,” terangnya.

    Dalam kesempatan di Pantai Marunda ini, detikTravel juga masih melihat sampah-sampah yang berserakan di beberapa titik pantai. Ada petugas kebersihan di pantai ini yang setiap hari membersihkan sampah-sampah bekas pengunjung ataupun yang terbawa dari laut.

    Pantai MarundaWarung di pantai Marunda Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

    Di beberapa titik pantai pun, terutama di deretan warung terlihat ada beberapa tempat sampah baru. Karena masih memiliki warna yang cerah, hal ini pun dikonfirmasi oleh salah satu pedagang yang bernama Lina.

    “Masalah sampah sih udah agak mendingan apalagi sekarang udah diadain tempat sampah, kalau waktu itu kan masih ada yang buang sembarangan,” ucap Lina sambil memperhatikan dagangannya.

    Sedari kecil memang dirinya tinggal di wilayah Marunda dan telah melihat perubahan yang besar dari segi pengurangan sampah. Selain adanya petugas kebersihan, kesadaran pengunjung dan pedagang akan sampah ini juga sudah meningkat.

    Jadi pengunjung pun bisa betah untuk berlama-lama saat berada di Pantai Marunda. Alhasil dagangannya pun banyak dibeli oleh pengunjung ketika pantai ramai.

    Pantai MarundaAnak-anak berenang di pantai Marunda Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

    Lina serupa dengan pedagang lainnya yang menjual berbagai macam makanan dan minum seperti makanan laut, layaknya kerang ijo hingga mie instan ataupun minuman-minuman dingin.

    “Ya lumayan dah cukup, Sabtu-Minggu meningkat lah lumayan. Apalagi pas libur sekolah ini lumayan lah dapet Rp 100.000 ya alhamdulilah,” pungkas Lina.

    Pengunjung di Pantai Marunda ini banyak melakukan aktivitas yang berbeda. Ada yang tengah asyik berkaraoke, memancing, berenang di laut hingga duduk santai di beton-beton penyangga ombak sembari melihat matahari terbenam.

    Udara di Pantai Marunda pun cukup sejuk, tak begitu panas atau lembab seperti pantai biasa, jadi membuat banyak pengunjung di sini betah untuk berlama-lama.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Tempat Wisata Murah di Bali, Ada yang Bayar Seikhlasnya Saja!


    Jakarta

    Bali tidak pernah kehabisan tempat wisata memukau. Dari sekian banyak spot wisata yang ada, beberapa di antaranya dapat diakses dengan tarif yang murah meriah saja.

    Tempat-tempat ini bisa banget dikunjungi kalau ingin healing atau melepas penat sebentar dari hiruk pikuk kehidupan. Karena menawarkan pemandangan alam ciamik yang memanjakan mata.

    Kamu dapat mendatangi sejumlah tempat wisata ini bersama keluarga maupun pasangan. Jadi, di mana saja tempat wisata murah di Bali? Simak pada uraian di bawah ini.


    Rekomendasi Wisata Murah di Bali

    Berikut beberapa tempat wisata murah meriah di Pulau Dewata yang bisa banget dikunjungi:

    1. Nusa Gede Island (Peninsula Island)

    • Lokasi: Nusa Dua, Benoa, Kuta Selatan, Badung
    • Parkir: Rp 5.000 (motor)

    Bisa datangi Peninsula Island kalau ingin menikmati wisata murah yang komplet. Di sini traveler dapat berjalan santai di area taman hijau tertata rapi yang ditumbuhi bunga warna-warni. Pengunjung juga boleh berolahraga pagi sore seperti jogging dan lari.

    Karena areanya luas, kamu dapat menikmati panorama laut, sunrise dan sunset, hingga menjelajahi pantai di kawasan ini. Dapat ditemukan pula sejumlah patung dan monumen khas Pulau Dewata. Tenang, setiap sudut tempat ini bisa dijadikan spot aesthetic kok.

    Untuk biaya masuknya, kamu hanya dikenakan tarif parkir kendaraan saja. Terdapat sejumlah warung makan, kafe, restoran, dan toilet umum di sini.

    2. Pantai Pandawa

    • Lokasi: Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung
    • Harga tiket masuk: Rp 8.000-10.000 per orang
    • Parkir: Rp 2.000 (motor), Rp 5.000 (mobil)

    Kalau mau ke pantai pasir putih bersih yang cantik dengan view laut biru jernih, bisa kunjungi Pantai Pandawa. Meski sudah cukup ramai, panorama pantai maupun di perjalanannya benar-benar ciamik. Deretan tebing dan patungnya bisa jadi background foto Instagramable.

    Di pantai ini, traveler boleh bermain pasir atau sekadar main air. Bisa pula mendayung kano atau menyusuri pinggir laut menggunakan perahu yang muat sampai 10 orang. Dapat juga sewa sepeda listrik untuk berkeliling pantai.

    Fasilitas di Pantai Pandawa tergolong lengkap, mulai dari tempat makan, kafe, mushola, toilet, dan kursi+payung yang bisa disewa. Selain pantai ini, pengunjung dapat mendatangi Pantai Tanah Barak yang berjarak cukup dekat.

    3. Sumampan Waterfall

    • Lokasi: Kemenuh, Sukawati, Gianyar
    • Harga tiket masuk: Rp 20.000 per orang

    Di Pulau Dewata juga ada tempat wisata air terjun yang murah meriah lho, yaitu Sumampan Waterfall. Jalan menuju spot air terjunnya tidak terlalu jauh dari area parkir, perlu melewati area kebun warga. Ada akses tangga juga yang tinggi curam tapi sudah ada pembatas untuk pegangan.

    Air di sini menyegarkan untuk bermain air, namun arus airnya cukup deras dan di sekelilingnya bebatuan ya. Kalau mau ke air terjunnya, hanya ada seutas tali jadi perlu ekstra hati-hati. Sumampan Waterfall belum terlalu ramai seperti spot air terjun lain di sekitarnya.

    4. Pantai Melasti

    • Lokasi: Ungasan, Kuta Selatan, Badung
    • Harga tiket masuk: Rp 8.000-10.000 per orang

    Pantai biru jernih lain di Pulau Dewata yang dapat dikunjungi, yakni Pantai Melasti. Di sini pengunjung bisa bermain pasir, berenang di pinggiran, maupun berkeliling pantai. Ada scooter listrik yang bisa disewa lho.

    Panorama laut dan kawasan pantainya indah sehingga sangat memanjakan mata. Kalau ingin menonton penampilan tari kecak, ada juga di sini. Kamu perlu membeli tiket tambahannya terlebih dahulu ya.

    Untuk fasilitas umum di sini lengkap, mulai dari area parkir luas, toilet, mushola, tempat makan, hingga beach club dapat ditemukan.

    5. Pemandian Tukad Arca

    • Lokasi: Menanga, Rendang, Karangasem

    Pemandian Umum Tukad Arca bisa didatangi kalau ingin main air atau berenang di kolam dengan air yang langsung dari alam. Pemandangan tempat ini mempesona dikelilingi pepohonan dan tanaman hijau serta suasana pedesaan yang asri.

    Area pemandiannya cukup luas dan terdapat beberapa kolam di sini. Ada pancuran air dan air terjun kecil yang mengalirkan air cukup deras, bagus juga dijadikan spot foto. Tersedia beberapa warung, toilet, dan ruang ganti di sini. Untuk tarif masuknya tidak dipatok harga, tapi seikhlasnya saja.

    6. Taman Nasional Bali Barat

    • Lokasi: Gilimanuk, Jembrana
    • Harga tiket masuk: Rp 20.000 per orang

    Taman Nasional Bali Barat dapat dikunjungi kalau ingin menikmati hutan mangrove, pantai pasir, hingga pesisir laut yang dangkal. View tempat ini masih sangat alami dan dapat ditemukan hewan-hewan seperti kijang, rusa, kera, dan Curik Bali.

    Wilayah taman nasional ini sebagian besar terdiri dari sisa-sisa gunung berapi dengan Gunung Patas menjadi titik tertinggi di sini. Fasilitas yang tersedia di sini ada area parkir, toilet, hingga gazebo.

    7. Lazy River Penarungan

    • Lokasi: Penarungan, Mengwi, Badung
    • Harga tiket masuk: Rp 35.000 per orang

    Di Lazy River Penarungan, traveler dapat bermain rafting yang seru. Rute sungainya lumayan panjang, kurang lebih sekitar 30 menit. Kamu dapat bermain sendiri ataupun berdua. Dan arus sungai di sini tenang dan tidak deras, jadi bisa bermain cukup santai.

    Nantinya, pengunjung bisa bermain air di rute finish. Dengan tarif yang relatif terjangkau, sudah termasuk ban, helm, rompi pelampung, dayung, loker, dan kamar mandi. Tersedia kantin yang menyajikan mi instan, camilan ringan, dan minuman.

    Nah, itu tadi sederet tempat wisata murah di Bali yang patut dikunjungi. So, kamu tertarik ke tempat mana nih?

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Paket Wisata di Pulau Seribu



    Jakarta

    Berencana untuk menghabiskan waktu luang bersama keluarga atau sahabat ke tempat indah tapi juga dekat dari Jakarta? Tenang, Pulau Seribu bisa jadi pilihan untuk menikmati pesona alam dan juga lautan yang indah.

    Jarak tempuh yang tidak terlalu jauh, kurang lebihnya sekitar dua jam, traveler bisa menyentuh keindahan laut di seberang Jakarta ini. Terdapat beberapa pulau indah yang bisa dikunjungi, pastinya sebelum pergi melancong ke Pulau Seribu, kamu sudah tentukan pulau mana yang akan dituju.

    Dari informasi yang tertera pada laman pemasaran resmi paket Pulau Seribu, ada beberapa paket wisata yang bisa kamu nikmati untuk menikmati pulau-pulau tersebut. Beberapa pulau yang bisa dijadikan pilihan di antaranya Pulau Lumba-lumba, Pulau Macan, Pulau Bidadari, Pulau Tidung, Pulau Harapan, dan masih banyak pilihan lainnya.


    1. Pulau Macan

    Pulau Macan ini merupakan pulau dengan konsep eco resort, pengunjung yang datang ke sini akan merasakan pengalaman yang berbeda seperti tengah berada di kawasan konservasi.

    Pulau Macan memiliki dua pulau yang bisa dijelajahi, yakni Pulau Macan Besar yang dipakai sebagai pulau utama dan Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan Gundul.

    Untuk bisa menjelajahi dan menikmati pulau ini terdapat beberapa paket wisata yang ditawarkan.

    – 1 Day Tour : Rp 950.000

    Dalam paket ini sudah mendapatkan fasilitas seperti tiket pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol ke Pulau Macan, kemudian minuman, satu kali makan siang dan juga rekreasi snorkeling ataupun kayak.

    Untuk pengunjung yang ingin merasakan keindahan pulau dengan durasi yang lama, paket wisata bermalam di pulau ini juga bervariasi. Mulai dari dua hari satu malam hingga sepuluh hari sembilan malam.

    – 2 Day 1 Night untuk anak-anak dan dewasa

    Ocean Fort : Rp 2.400.000 (anak-anak) – Rp 2.857.000 (dewasa)

    Ocean View : Rp 2.200.000 (anak-anak) – Rp 2.500.000 (dewasa)

    – 10 Day 9 Night untuk anak-anak dan dewasa

    Ocean Fort : Rp 15.200.000 (anak-anak) – Rp 19.313.000 (dewasa)

    Ocean View : Rp 13.400.00 (anak-anak) – Rp 16.100.000 (dewasa)

    Paket menginap tersebut sudah termasuk seperti tiket masuk kawasan Ancol (kendaraan dan orang), tiket pulang-pergi dari Dermaga Pulau Marina ke Pulau Macan, minuman dan snack, akomodasi cottage sesuai tipe, makan empat kali, satu kali snack di sore hari, dan rekreasi snorkeling, kayak, dan tenis meja.

    2. Pulau Bidadari

    Pulau ini memiliki daya tarik tersendiri di komplek Pulau Seribu, selain keindahan alamnya yang bagus, Pulau Bidadari juga memiliki wisata sejarahnya.

    Terdapat Benteng Martello yang dibangun sekitar abad ke-19, walaupun benteng ini hanya tinggal menyisakan puing-puingnya saja tetapi jadi pengalaman baru ketika berkunjung ke pulau ini.

    – 1 Day Tour : Rp 550.000

    Paket ini sudah termasuk tiket masuk kawasan Ancol (kendaraan dan orang), tiket pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol – Pulau Bidadari, welcome drink, satu kali makan siang, juga mendapatkan afternoon coffee dan teh.

    Untuk paket menginap di pulau ini menyesuaikan dengan kapasitas kamar, dari kapasitas 2 orang hingga 23 orang dengan durasi tinggal 2 Day 1 Night. Tinggal sesuaikan saja dengan siapa pengunjung akan datang ke pulau ini.

    – Deluxe 2-3 orang
    Weekday : Rp 1.315.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
    Weekend : Rp 1. 450.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
    – Executive 2-3 orang
    Weekday : Rp 1.315.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
    Weekend : Rp 1.450.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
    – Junior Estate3 4-5 orang
    Weekday : Rp 1.265.000 dan Rp 1.195.000 (extra person)
    Weekend : rp 1.395.000 dan Rp 1.95.000 (extra person)
    – Family Suite 6-7 orang
    Weekday : Rp 1.215.000 dan Rp 1.140.000 (extra person)
    Weekend : Rp 1.340.000 dan Rp 1.140.000 (extra person)
    – Dormitory 22-23 orang
    Weekday : Rp 1.100.000
    Weekend : Rp 1.200.000

    Pengunjung yang ingin menginap dan memilih paket-paket tersebut udah termasuk beberapa fasilitas di dalamnya, tiket masuk kawasan Ancol (kendaraan dan orang), tiket pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol ke Pulau Bidadari, welcome drink, akomodasi cottage, makan tiga kali, afternoon tea, dan kolam renang.

    3. Pulau Putri

    Pengunjung yang datang ke pulau ini bisa menikmati akuarium bawah laut yang benar-benar berada di bawah laut. Tepatnya pengunjung yang datang akan masuk ke dalam sebuah terowongan sepanjang 100 meter yang berada di bawah laut, dari sini pengunjung akan menikmati keindahan bawah laut yang menakjubkan.

    Ada beberapa paket wisata yang bisa pengunjung nikmati di Pulau Putri ini.

    – 1 Day Tour
    Anak-anak (0-2 tahun) : Rp 190.000
    Anak-anak (2-10 tahun) : Rp 1.100.000
    Dewasa : Rp 1.250.000

    Dalam paket wisata ini pengunjung bisa menikmati berbagai fasilitas yang sudah disediakan seperti tiket pulang-pergi Dermaga Marina Ancol ke Pulau Putri, lunch, glass bottom boat, terowongan bawah laut, berenang di kolam renang dan waterboom.

    Jika ingin menikmati pulau lebih lama, adapun paket bermalam yang bisa dipilih oleh pengunjung dengan durasi 2 Day 1 Night.

    – Anak-anak (> 2 tahun)
    Weekday : Rp 200.000 dan Rp 200.000 (add night)
    Weekend : Rp 210.000 dan Rp 210.000 (add night)
    – Anak-anak (2-10 tahun)
    Weekday : Rp 1.360.000 dan Rp 940.000 (add night)
    Weekend : Rp 1.500.000 dan Rp 1.100.00 (add night)
    – Dewasa
    Weekday : Rp 2.200.000 dan Rp 1.610.000 (add night)
    Weekend : Rp 2.650.000 dan Rp 1.950.000 (add night)
    – Extra Person
    Weekday : Rp 2.000.000 dan Rp 1.485.000 (add night)
    Weekend : Rp 2.450.000 dan Rp 1.800.000 (add night)
    – Single Sup
    Weekday : Rp 900.000 dan Rp Rp 900.000 (add night)
    Weekend : Rp 700.000 dan Rp 700.000 (add night)

    Fasilitas yang udah bisa dinikmati untuk paket bermalam ini, pengunjung akan mendapatkan tiket boat pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol, akomodasi cottage, makan empat kali untuk 2 Day 1 Night dan tujuh kali untuk durasi 3 Day 2 Night. Adapun fasilitas sunset cruise, terowongan bawah laut, kolam renang dan waterboom.

    Masih banyak lagi paket-paket wisata ke Pulau Seribu yang bisa pengunjung jajal untuk merasakan pengalaman indah, lautan biru, udara pantai yang syahdu, dan juga kuliner-kuliner khas laut yang menggugah selera. Jadi tunggu apa lagi segera cek dan atur jadwal libur untuk meluncur ke pulau-pulau indah di seberang Jakarta ini.

    Seluruh harga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan musim liburan dan promo yang disediakan.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Daya Tarik, Aktivitas Seru, dan Harga Tiket Masuk


    Jakarta

    Ada banyak tempat wisata di Batam yang patut dikunjungi, salah satunya adalah Pantai Nongsa. Pantai ini selalu ramai dikunjungi oleh penduduk lokal serta wisatawan lokal maupun mancanegara.

    Salah satu daya tarik dari pantai ini adalah view matahari terbenam. Selain itu, pasir pantainya yang putih juga membuat pengunjung betah berlama-lama di sini.

    Ada berbagai aktivitas seru dan menarik yang bisa dilakukan di Pantai Nongsa. Daripada penasaran, simak ulasannya dalam artikel ini.


    Daya Tarik Pantai Nongsa

    Daya tarik utama Pantai Nongsa adalah melihat langsung sunset dari pinggir pantai. Ada beberapa spot menarik bagi pengunjung untuk menikmati matahari terbenam sambil bersantai di pinggir pantai.

    Lalu, ombak di pantai ini juga cukup tenang, sehingga cocok bagi travelers yang ingin berenang dan bermain dengan si kecil. Namun, tetap waspada dan selalu perhatikan anak-anak saat berenang agar tidak terlalu ke tempat yang dalam.

    Selesai berenang, kamu bisa bersantai menikmati cuaca cerah di bawah pohon kelapa. Di sekitar Pantai Nongsa juga terdapat warung dan penjual makanan, jadi jangan khawatir kalau perut sudah lapar.

    Dilansir situs Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, daya tarik lainnya dari Pantai Nongsa adalah pasir pantainya yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk anak-anak yang ingin bermain pasir. Jangan lupa untuk berfoto dengan latar belakang laut biru dan pasir putih pantai, kemudian upload ke media sosial.

    Aktivitas Seru di Pantai Nongsa

    Ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pantai Nongsa. Maka dari itu, tempat wisata ini sangat cocok bagi detikers yang ingin berlibur bareng teman, keluarga, hingga pasangan.

    Sejumlah aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pantai Nongsa di antaranya:

    • Berenang
    • Bermain pasir
    • Bersantai di pinggir pantai
    • Menikmati matahari terbenam (sunset)
    • Bermain bola/voli pantai
    • Melihat pemandangan laut
    • Menikmati kuliner khas Batam sambil duduk di atas pasir putih.

    Fasilitas di Pantai Nongsa

    Demi memberikan kenyamanan bagi para wisatawan, Pantai Nongsa memiliki fasilitas yang cukup lengkap, yaitu:

    • Toilet
    • Kamar mandi bilas
    • Tempat makan
    • Warung
    • Mushola
    • Lahan parkir yang luas
    • Tempat penginapan.

    Harga Tiket Masuk ke Pantai Nongsa

    Seperti tempat wisata pada umumnya, pengunjung yang datang ke Pantai Nongsa akan dikenakan tiket masuk. Dari catatan detikTravel, untuk harga tiket masuk (HTM) Pantai Nongsa dipatok sebesar Rp 10.000 per orang.

    Apabila detikers membawa kendaraan, maka dikenakan biaya parkir sebesar Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk sepeda motor.

    Bagi travelers yang datang bersama teman atau keluarga, tersedia juga pondok untuk bersantai. Harga sewanya sebesar Rp 50.000 saat weekday dan Rp 100.000 ketika weekend. Untuk pondok dengan ukuran yang lebih besar harga sewanya Rp 150.000.

    Sebagai catatan, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu.

    Pantai Nongsa terletak di sebelah utara Batam, tepatnya di sepanjang Pasir Kampung Nongsa, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam. Akses menuju Pantai Nongsa terbilang mudah karena bisa dilalui kendaraan.

    Dari pantauan di Google Maps, jarak dari Alun-alun Batam Centre menuju Pantai Nongsa sekitar 20 kilometer atau 30 menit dengan berkendara mobil.

    Apabila berangkat dari Bandara Internasional Hang Nadim, jaraknya lebih dekat menuju Pantai Nongsa, yaitu sekitar 13 kilometer atau 15 menit dengan mengendarai mobil.

    Demikian pembahasan mengenai Pantai Nongsa yang merupakan salah satu pantai terkenal di Batam. So, apakah travelers tertarik berkunjung ke sana?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • 8 Tempat Wisata Labuan Bajo yang Menawarkan Pemandangan Indah


    Jakarta

    Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi para turis lokal hingga mancanegara. Sebab, ada banyak tempat wisata yang menawarkan pemandangan alam indah.

    Salah satu daya tarik dari Labuan Bajo adalah keberadaan komodo di Pulau Komodo. Namun tak hanya itu, ada sejumlah daya tarik lain dari Labuan Bajo yang memukau, mulai dari keindahan bawah laut hingga view matahari terbenam. Bakal menyesal deh kalo nggak datang!

    Lalu, apa saja tempat wisata di Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan indah? Simak ulasannya dalam artikel ini.


    Tempat Wisata Labuan Bajo yang Punya Pemandangan Indah

    Ada sejumlah tempat wisata di Labuan Bajo yang memiliki pemandangan indah. Biar nggak penasaran, simak pembahasannya di bawah ini yang telah dirangkum detikTravel.

    1. Pulau Komodo

    Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTTKomodo, satwa endemik di Labuan Bajo (Suci Risanti Rahmadania/detikcom)

    Kalau berkunjung ke Labuan Bajo, rasanya kurang lengkap jika tidak mampir ke Pulau Komodo. Di pulau ini terdapat hewan komodo, yakni kadal berukuran raksasa yang masih hidup sejak zaman pra sejarah.

    Selain melihat komodo dari dekat, kamu juga bisa menikmati keindahan alam mulai dari hamparan pepohonan, perbukitan yang hijau, dan pantai yang bersih.

    Pulau Komodo termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola Pemerintah Pusat. Agar bisa sampai ke sana, kamu dapat menggunakan kapal, speedboat, atau kapal phinisi mewah agar sampai di Taman Nasional Komodo.

    Harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo dipatok sebesar Rp 250.000 hingga Rp 300.000 untuk turis lokal. Sedangkan untuk turis mancanegara dikenakan tarif Rp 400.000 sampai Rp 450.000.

    2. Pulau Rinca

    Selain ke Pulau Komodo, travelers juga bisa melihat komodo di Pulau Rinca. Selain melihat kadal raksasa, kamu juga bisa menikmati suasana alam yang begitu menakjubkan dari pulau ini.

    Hamparan padang rumput yang luas, pasir pantai yang putih, dan barisan bukit yang indah membuat para wisatawan betah berlama-lama di sini. Jika kamu suka mendaki, disarankan datang menjelang sore hari agar bisa melihat sunset.

    Sebagai informasi, Pulau Rinca didominasi oleh padang savana. Dengan cuaca yang terik, komodo di pulau ini memiliki sifat yang lebih ganas. Jadi, hati-hati selama di sana, ya.

    Tertarik ke Pulau Rinca? Jika iya, maka siapkan uang sebesar Rp 50.000 per orang untuk tiket masuk. Perlu diingat, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

    3. Pulau Padar

    Pulau Padar di TN Komodo, Manggarai Barat, NTTPulau Padar (Suci Risanti Rahmadania/detikcom)

    Pulau Padar merupakan pulau terbesar ketiga di kawasan Taman Nasional Komodo setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Pulau ini menawarkan pemandangan alam yang begitu indah dengan gugusan bukit yang artistik, hamparan pasir putih, dan laut biru.

    Pulau Padar dapat dikunjungi wisatawan saat pagi dan sore hari. Waktu terbaiknya adalah di pagi hari, sebelum terik matahari menyengat. Jika beruntung, kamu bisa melihat gerombolan rusa di bibir pantai ketika turun dari kapal. Tenang saja, rusa-rusa tersebut jinak kok.

    Salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan alam di Pulau Padar terletak di puncaknya. Namun, detikers harus treking dahulu dengan menaiki sekitar 840 anak tangga. Siapkan stamina yang fit agar kamu tidak kelelahan di tengah perjalanan.

    Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Padar dikenakan tiket masuk sebesar Rp 120.000 per 1-5 wisatawan. Perlu diingat, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

    4. Pulau Kelor

    Pulau selanjutnya yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Labuan Bajo yakni Pulau Kelor. Di pulau ini, travelers bisa menikmati hamparan laut biru, pasir putih, dan hamparan bukit yang indah.

    Kamu juga bisa menyaksikan seluruh keindahan alam dari atas bukit. Butuh waktu sekitar 20 menit untuk bisa sampai di puncak. Namun hati-hati selama trekking karena jalannya licin dan tanjakannya cukup curam.

    Untuk tiket masuk ke Pulau Kelor dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 per orang. Terdapat juga tour guide yang akan menemanimu berkeliling Pulau Kelor dengan biaya mulai dari Rp 250.000.

    5. Pantai Pink

    Wisatawan melihat komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.Pink Beach (Rivan Awal Lingga/Antara Foto)

    Kalau berkunjung ke Pulau Komodo, sempatkan diri untuk datang ke Pantai Pink. Sesuai namanya, pasir pantainya berwarna merah muda atau pink, sehingga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.

    Warna pink tersebut terbentuk secara alami oleh makhluk mikroskopis bernama foraminifera. Makhluk tersebut yang memberi pigmen warna merah pada koral, sebelum koral-koral tersebut hancur dan membawa warna merah menyatu dengan warna putih pasir, sehingga menciptakan kelir merah muda.

    Selain bermain di area pantai, travelers juga bisa berenang di air laut yang biru. Tetap hati-hati saat berenang, ya!

    6. Pulau Gili Lawa

    Pulau Gili Lawa merupakan salah satu pulau yang berada di gugusan Pulau Komodo. Pulau tak berpenghuni ini memiliki view yang sangat indah, terutama saat sore hari.

    Dari atas bukit, detikers bisa melihat pemandangan laut yang luas, hamparan bukit, dan matahari terbenam. Untuk bisa sampai ke puncak bukit, travelers harus trekking sekitar 30-60 menit.

    Meski lelah, namun semua itu terbayar tuntas sesampainya di atas bukit. Dijamin, kamu nggak akan mau pulang karena pemandangan alamnya begitu menakjubkan!

    7. Pulau Manjarite

    Labuan Bajo Hari PertamaPulau Manjarite (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

    Rasanya kurang lengkap kalau pergi ke Labuan Bajo namun tidak menikmati keindahan bawah laut. Jika detikers ingin snorkeling, cobalah datang ke Pulau Manjarite.

    Air laut di sekitar pulau ini sangat jernih, sehingga wisatawan dapat dengan mudah melihat aneka ikan dan terumbu karang. Oh ya, terumbu karang di perairan ini juga cantik-cantik lho.

    Selain melihat keindahan laut, kamu juga bisa menikmati pasir pantai yang putih. Cocok untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu bersantai setelah snorkeling.

    8. Bukit Sylvia

    Satu lagi destinasi wisata di Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan alam indah, yaitu Bukit Sylvia. Penamaan bulan ini didasari oleh nama hotel yang mencakup kawasan tersebut, yakni Sylvia Resort.

    Pada awalnya, bukit ini hanya diperuntukan untuk tamu hotel yang menginap, tapi kini siapapun bisa berkunjung ke Bukit Sylvia. Dari atas bukit, travelers bisa menikmati pemandangan alam yang indah dan luas, hamparan rumput hijau, dan perbukitan.

    Jaraknya juga tidak begitu jauh dari Bandara Internasional Komodo, yakni hanya sekitar 5 kilometer atau 10 menit dengan berkendara mobil. Jadi, sebelum berlayar ke Pulau Komodo, tak ada salahnya melipir sebentar ke Bukit Sylvia.

    Labuan Bajo masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada dua cara menuju ke Labuan Bajo, yakni melalui pesawat terbang atau kapal laut.

    Jika menaiki pesawat, detikers akan mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo. Harga tiketnya cukup bervariasi, tergantung dari waktu keberangkatan.

    Misalnya berangkat dari Jakarta menuju Labuan Bajo saat akhir pekan, harga tiket pesawatnya mulai dari Rp 1,6 jutaan per orang. Apabila berangkat dari Denpasar, harga tiketnya mulai dari Rp 1,1 jutaan di hari yang sama.

    Cara lainnya adalah dengan menggunakan kapal laut. Harga tiketnya memang jauh lebih murah, namun butuh waktu perjalanan yang lebih lama dibandingkan naik pesawat.

    Jika ingin pergi ke Labuan Bajo dengan kapal laut, disarankan berangkat dari Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Harga tiketnya mulai dari Rp 280 ribuan per orang.

    Itu dia delapan tempat wisata Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan indah. So, apakah travelers tertarik berkunjung ke Labuan Bajo?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mau Jalan-jalan Sore di Surabaya, Cobalah ke North Quay



    Jakarta

    Surabaya kini semakin baik dalam menyediakan fasilitas umum untuk bersantai bagi warganya. Jika traveler ingin menikmati pemandangan laut di sore hari, cobalah ke North Quay.

    Lokasinya berada di Pelabuhan Tanjung Perak. Melansir dari laman Surabaya Tourism, Surabaya North Quay tepatnya berada di lantai 3 area Pelabuhan Pelindo 3.

    Syahdunya senja bisa dinikmati di sini. Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan laut lepas sembari melihat aktivitas lalu-lalang kapal di Pelabuhan Tanjung Perak.


    Yang menarik di Surabaya North Quay

    Surabaya North Quay terkenal atas lokasinya yang strategis untuk melihat pemandangan matahari terbenam. Pengunjung yang datang bisa menikmati keindahan senja dengan pemandangan Selat Madura dan Jembatan Suramadu.

    Di pelabuhan tersibuk kedua di Indonesia ini juga menjadi lokasi sandarnya kapal pesiar mewah. Jika sedang beruntung, pengunjung bisa melihat langsung gagahnya kapal pesiar yang sandar.

    Surabaya North QuaySurabaya North Quay (Foto: Bapekko Surabaya)

    Jam operasional Surabaya North Quay

    Surabaya North Quay dibuka pada hari Selasa hingga Minggu dengan jam operasional yang variatif. Untuk Selasa hingga Kamis, jam operasional dimulai pukul 12.00-19.00 WIB. Sementara, jam operasional pada Jumat dimulai pukul 13.00-19.00 WIB. Sedangkan pada akhir pekan, tempat wisata ini dibuka pada 12.00-20.00 WIB.

    Tiket Masuk Surabaya North Quay

    Berdasarkan informasi dari media sosial resminya, tiket masuk Surabaya North Quay sebesar Rp 10.000 per orang. Wisatawan akan mendapat potongan harga senilai Rp 4.000 apabila melakukan pembelian di food court minimal Rp 20.000 dengan menggunakan voucher masuk. Ketentuan ini berlaku kelipatan Rp 20.000.

    Sementara untuk area Teras Tepi Laut, pengunjung diwajibkan membeli voucher makan senilai Rp 50.000 per orang. Voucher tersebut dapat dibelanjakan di food court dan mendapat welcome drink.

    Baca artikel selengkapnya di detikJatim

    (msl/msl)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Destinasi Wisata Pulau Nusa Penida



    Jakarta

    Kendati tidak luas, Nusa Penida memiliki banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan. Bukan cuma aktivitas laut, seperti snorkeling atau diving yang bisa dinikmati, masih terdapat beberapa yang asyik buat dinikmati lho.

    Untuk menuju Nusa Penida, traveler hanya perlu 45 menit dari Pelabuhan Sanur, Bali. Sebetulnya masih dua pulau lainnya yang sama, Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Namun yang lebih banyak dikunjungi adalah Pulau Nusa Penida.

    Apa saja sih tempat wisata yang bisa dikunjungi di Nusa Penida, berikut di antaranya.


    1. Angle Billabong

    Angel's Billabong dan Broken Beach, Nusa Penida, Klungkung, BaliAngel’s Billabong dan Broken Beach, Nusa Penida, Klungkung, Bali (Masaul/detikTravel)

    Berada di Desa Sakti bongkahan karang-karang alami yang indah juga terdapat pertemuan antara air laut dan juga air tawar. Spot tebing karang-karang ini menjadi spot indah untuk mengabadikan foto dengan background ciamik.

    2. Bukit Tanglad

    Bukit ini juga dikenal dengan Bukit Teletubbies. Ya, disebut seperti itu karena terdapat beberapa bukit serupa dengan yang ada dalam acara Teletubies.

    Di sini wisatawan selain disuguhkan dengan bebukitan dan rumput hijau yang menyelimutinya, juga bisa melihat lautan biru dari atas bukit.

    3. Air Terjun Seganing

    Di air terjun yang berada di Dusun Sebuluh ini memiliki beberapa kolam-kolam kecil yang bertaburan memperindah kawasan di bawah hujaman airnya. Jadi wisatawan yang berkunjung ke Air Terjun Seganing bisa berendam dan bermain air di kolam-kolam alam itu.

    4. Goa Giri Putri

    Gua Giri Putri adalah gua sakral yang kerap digunakan oleh warga sekitar sebagai tempat beribadah, selain itu berbagai kegiatan upacara keagamaan juga dilakukan di sini.

    Gua Giri Putri ini memiliki keindahan di dalamnya, hiasan alam berupa stalaktit dan stalagmit jadi daya tarik gua sakral ini.

    5. Pelabuhan Tanah Ampo

    Dermaga Tanah AmpoDermaga Tanah Ampo (Google maps)

    Pelabuhan tak beres ini adalah pelabuhan yang dicanangkan sebagai pelabuhan untuk menyambut kapal-kapal pesiar mewah. Namun berjalannya waktu, pembangunan pelabuhan untuk tujuan itu belum juga usai.

    Berada di Kabupaten Karangasem, Pelabuhan Tanah Ampo bisa dikunjungi bagi wisatawan yang ingin lepas sejenak dari keramaian manusia di pulau wisata ini dan jadi spot foto estetik.

    6. Desa Adat Dalem Sentra Batununggul

    Bukan hanya keindahan alamnya saja yang dijual oleh Pulau Nusa Penida ini, budaya yang kental juga menjadi sebuah atraksi wisata yang bisa wisatawan nikmati.

    Di Desa Adat Dalem Sentra Batununggul ini wisatawan bisa menyaksikan gelaran Barong and Keris Dance yang bisa dihelat satu minggu sekali pada hari Jumat.

    7. Goa Jepang Klungkung

    Selain budaya yang bisa dijelajadi di Nusa Penida, sejarah pulau ini juga cocok untuk ditelusuri melalui peninggalannya. Goa Jepang yang dipakai kala Perang Dunia II oleh pasukan Jepang untuk berlindung dari serbuan tentara sekutu.

    Masih banyak lagi tempat yang bisa dijelajahi di pulau ini, banyak wisatawan hanya berkunjung sehari saja untuk menikmati tempat ini. Akan lebih afdol untuk beberapa hari menikmati keindahan pulau ini, yuk cek tanggal dan siapkan waktu untuk menjajal destinasi-destinasi di Nusa Penida.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mengejar Lumba-lumba di Laut Bali Utara



    Jakarta

    Aktivitas seru yang selalu diminati wisatawan di Bali Utara adalah melihat lumba-lumba. Dari atas kapal, traveler bisa melihat mamalia pintar itu berenang berkelompok, lho.

    Traveler datang saja ke Pantai Lovina. Bila ditempuh dari Bandara i Gusti Ngurah Rai, butuh waktu sekitar 2,5-3 jam dengan jarak hampir 100 km dengan mobil menuju titik ini.

    Adapun waktu untuk melihat lumba-lumba berenang ini adalah pagi hari. detikTravel berkesempatan juga naik kapal dari Lovina Beach Club.


    Kami berangkat pada pukul 06.00 Wita di hari Sabtu (11/8/2024) pagi. Setelah 10 menit kapal melaju, kami melihat puluhan perahu lain juga datang dari arah berbeda menuju titik melihat lumba-lumba.

    Kagetnya saya ternyata ramai sekali yang bersemangat melihat lumba-lumba di Lovina. Mungkin saat itu lebih seratus perahu motor melaju membawa turis.

    Perahu yang kami naiki ini mampu membawa 15 orang. Mengenakan life jacket, kami berpegangan ke perahu supaya tetap stabil melewati ombak.

    Pantauan detikTravel, perahu lain yang datang juga membawa 2-7 turis di dalamnya. Jadi bisa bayangkan betapa ramainya ratusan kapal ini ‘berburu lumba-lumba’ yang menggemaskan itu.

    Setelah 25 menit di laut, barulah kami melihat titik punggung beberapa ekor lumba-lumba. Teriakan turis yang terlalu bersemangat saling bersautan di tengah deru kapal.

    Namun lumba-lumba ini hanya muncul sekilas saja. Ya hanya 3 detik lalu tak muncul lagi.

    Perahu kami pun terus melaju, begitu juga dengan ratusan perahu lain. Para pengemudi mencoba mencari titik lain untuk memuaskan penumpang nya yang haus menonton lumba-lumba.

    Sekitar 10 menit kemudian, muncullah beberapa lumba-lumba di belakang perahu kami. Sungguh kami excited dan merasa beruntung sekali mendapatkan momen ini. Namun 3 detik kemudian, kawanan lumba-lumba itu hilang.

    Dari ratusan perahu yang melaju, kami salah satu penumpang yang beruntung bisa bertemu lumba-lumba. Tak patah arang, perahu-perahu lain pun masih mencoba menuju titik lain.

    Namun setelah 10 menit, tak jua ada penampakan kawanan lumba-lumba tersebut. Lalu kami memutuskan untuk kembali ke pantai.

    Berapa biaya Dolphin tour di Lovina Beach Club?

    Traveler yang ingin merasakan sensasi yang sama, hanya perlu membayar Rp 125.000 nett/pax, untuk dewasa dan minimal 10 pax ( untuk 1 kapal). Bagi yang membawa anak-anak 1-2 tahun gratis.

    Selain melihat lumba-lumba, di sini juga ada aktivitas seru lainnya seperti snorkeling, jet ski, shark boat hingga frenzy boat dan memancing.

    Untuk pemesanan traveler bisa melakukan secara online. Untuk kemudahan, disarankan traveler untuk menginap juga di hotel terdekat karena kapal berangkat pagi hari.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com