Tag: lemak

  • Minum Jus Apel secara Rutin Bisa Bikin Berat Badan Turun? Ini Penjelasannya

    Jakarta

    Buah apel mengandung serat, antioksidan, vitamin, dan rendah kalori. Sehingga, mengonsumsi buah ini cocok untuk orang-orang yang sedang diet.

    Sebuah studi pun menunjukkan bahwa minum jus apel bisa membantu melunturkan lemak di perut. Jadi, selain menyegarkan, jus ini bisa membantumu menurunkan berat badan. Simak informasi lengkapnya berikut ini.

    Minum Jus Apel Bisa Turunkan Berat Badan

    Menurut studi terbaru dalam Journal of Oleo Science, jus apel secara signifikan bisa mengurangi lemak dalam hitungan minggu. Mengutip NDTV Food, para peneliti melakukan penelitian secara acak untuk memeriksa manfaat asupan polifenol jangka panjang dari apel.


    Sebanyak 124 peserta dibagi menjadi dua kelompok. Setiap hari, satu kelompok disuguhi sekitar 340 gram minuman apel kaya polifenol, sementara kelompok lainnya mengonsumsi minuman tanpa polifenol. Hasilnya, setelah 12 minggu, area lemak visceral (VFA) di kelompok yang mengkonsumsi minuman apel menurun secara signifikan.

    Polifenol adalah senyawa tumbuhan alami yang terkandung dalam berbagai buah dan sayuran. Apel digunakan dalam studi sebab buah ini dianggap sebagai sumber senyawa yang sangat baik.

    Faktor Lain dari Apel dalam Penurunan Berat Badan

    Selain mengandung polifenol, ada beberapa faktor lainnya yang membuat apel bisa membantu menurunkan berat badan. Berikut di antaranya:

    1. Kaya Serat Pektin

    Apel kaya akan serat, terutama serat pektin. Manfaatna adalah meningkatkan metabolisme, melancarkan pencernaan, dan mengatur kadar gula darah. Menurut laman organica, hal ini bisa membuat rasa kenyang lebih lama.

    2. Rendah Kalori

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu porsi apel 100 gram hanya mengandung 50 kalori. Hal ini membuat apel bekerja dengan baik dalam diet penurunan berat badan.

    3. Kadar Air Tinggi

    Apel berukuran sedang mengandung kadar air sebanyak 85%. Sifat ini menjadikan apel sebagai buah yang sehat dan mudah dicerna, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.

    Itulah informasi mengenai jus apel yang dapat membantu menurunkan berat badan. Kamu tertarik mengkonsumsi jus segar ini?

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Minuman untuk Mengecilkan Perut, Alami dan Mudah Ditemui

    Jakarta

    Ada banyak minuman yang bisa dikonsumsi untuk menghilangkan lemak di perut sehingga dapat membuatnya terlihat ramping. Menurut penelitian, minuman menyumbang lebih dari 20 persen kalori harian.

    Jadi, jika ingin mengecilkan perut, pilihlah minuman yang sehat ditambah dengan olahraga yang cukup. Berikut beberapa pilihan minuman untuk mengecilkan perut.

    Minuman untuk Mengecilkan Perut

    Mungkin minuman yang manis terlihat menggiurkan, tapi bisa membuat perut semakin buncit. Untuk itu, kamu bisa memilih minuman ini untuk mengecilkan perut.


    1. Air Putih

    Air putih menjadi pilihan minuman utama untuk menurunkan berat badan dan mempertahankannya. Mengutip laman Eat This Not That, penelitian pada 2019 menunjukkan bahwa intervensi penurunan berat badan yang merekomendasikan air putih sebagai pengganti minuman manis menghasilkan rata-rata penurunan berat badan sebesar 5,15%. Adapun strategi yang sering direkomendasikan adalah minum air putih sebelum makan.

    2. Teh Hijau

    Teh hijau seringkali dianggap jenis teh paling sehat. Hal ini karena banyak penelitian yang menunjukkan manfaat kesehatannya.

    Kombinasi epigallocatechin gallate (EGCG) dan kafein dalam teh hijau dapat membantu meningkatkan metabolisme, meningkatkan pembakaran lemak, dan membantu mempertahankan massa tubuh tanpa lemak dan menurunkan berat badan.

    3. Cuka Sari Apel

    Cuka sari apel mengandung senyawa yang bisa merangsang penurunan berat badan dengan menurunkan kadar insulin. Senyawa tersebut adalah asam asetat.

    Cuka sari apel memperlambat pengosongan perut. Sehingga, menurut Healthline, hal ini bisa membuat kenyang lebih lama dan akan mengurangi makan yang berlebihan.

    Tapi, sebaiknya konsumsi cuka sari apel secukupnya. Sebab, minuman asam semacam ini bisa mengikis gigi. Jangan lupa berkumur dengan air setelah mengkonsumsinya.

    4. Kopi Hitam

    Kopi merupakan minuman sehat yang memberi sejumlah besar antioksidan bermanfaat dan senyawa bioaktif nabati lainnya. Ada bukti yang menunjukkan bahwa kopi hitam atau kopi susu rendah lemak bisa membantu menghilangkan lemak perut dan menurunkan berat badan.

    Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition melibatkan peserta penelitian untuk minum empat cangkir kopi per hari. Hasilnya, di antara peserta terdapat rata-rata penurunan 4% lemak tubuh selama 6 bulan. Para peneliti berpendapat bahwa kopi meningkatkan metabolisme sekaligus bertindak seperti penekan nafsu makan.

    5. Air Lemon

    Baik panas maupun dingin, air lemon yang minum saat sarapan bisa membanu menghilangkan lemak perut. Menurut penelitian dalam Nutrition Journal, suplemen hesperidin, flavonoid utama lemon, ditambah kafein meningkatkan penurunan berat badan dan lemak.

    6. Jus Sayuran Mentah

    Membuat jus sayuran merupakan cara yang bagus untuk menurunkan berat badan. Dengan jus sayuran, kamu juga bisa menambahkan tambahan nutrisi yang bermanfaat.

    Mungkin banyak yang tidak mendapatkan porsi sayuran yang direkomendasikan setiap hari. Jadi, jus sayuran menjadi minuman yang tepat. Adapun beberapa sayuran yang baik untuk dijadikan jus adalah wortel, vi, bayam, seledri, dan kangkung.

    7. Teh Jahe

    Jahe seringkali digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati sejumlah penyakit seperti pilek dan radang sendi. Menurut penelitian, jahe mempunyai efek menguntungkan pada penurunan berat badan.

    Sebuah studi yang melibatkan 10 pria yang kelebihan berat badan meminum 2 gram bubuk jahe yang dilarutkan dalam air panas saat sarapan. Hasilnya, mereka merasakan peningkatan rasa kenyang dan penurunan rasa lapar dibandingkan dengan hari-hari ketika teh jahe tidak dikonsumsi.

    8. Jus Nanas

    Jus nanas dipercaya menjadi obat yang baik untuk mengatasi lemak di perut. Menurut NDTV, enzim penting dalam nanas, bromelain dapat membantu metabolisme protein dan membakar kelebihan lemak perut.

    9. Teh Peppermint

    Peppermint membantu mencerna makanan dengan cepat, sehingga mencegah penumpukan lemak. Selain itu, peppermint membantu meredakan kembung yang menyebabkan penumpukan lemak karena makanan tak dicerna dengan baik.

    10. Teh Kayu Manis

    Kayu manis meningkatkan laju metabolisme, sehingga mempercepat penurunan berat badan. Rempah ini sangatlah efektif dalam mengendalikan gula darah dan mengurangi resistensi insulin (IR). IR sendiri yang menjadi penyebab utama peningkatan penimbunan lemak di perut.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Jus Ini Ampuh Hilangkan Lemak Tubuh, Cocok Banget untuk Diet

    Jakarta

    Jus bisa menjadi bagian dari diet sehat untuk menurunkan berat badan. Dengan meminum jus buah dan sayuran tertentu, nutrisi tambahan dapat masuk lebih cepat ke dalam tubuh.

    Akan tetapi, nutrisi dalam jus mungkin bisa hilang dengan kandungan gula yang tinggi, perasa buatan, maupun pengawet jika membeli jus kemasan. Karena itu, ada baiknya untuk membuat sendiri jus segar di rumah. Caranya mudah, kok.

    Mau tahu apa saja buah dan sayuran yang cocok dijadikan jus untuk menurunkan berat badan? Cari tahu pada uraian di bawah ini, ya.


    Jus untuk Diet Turunkan BB

    Berikut deretan buah dan sayuran yang dapat dijadikan sebagai jus penurun berat badan, dikutip dari Healthline. Di sisi lain, sejumlah jus ini juga bisa bantu melunturkan lemak tubuh lho sehingga cocok banget untuk diet.

    1. Jus Delima

    Jus delima memiliki kalori rendah sehingga dapat menunjang penurunan berat badan. Selain itu, buah ini dapat bantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang bisa meningkatkan rasa lapar menurut beberapa penelitian.

    Di samping itu, jus buah delima kaya akan antioksidan. Kandungan antioksidannya ini mampu mengelola kadar gula darah setelah mengkonsumsi makanan yang mungkin menyebabkan peningkatan gula darah.

    2. Jus Semangka

    Selain manis dan menyegarkan, buah semangka yang dijadikan jus rendah kalori dan gula. Kandungan airnya yang tinggi pula dapat membuat perut merasa lebih kenyang.

    Semangka juga kaya akan asam amino dan arginine. Kandungan ini diketahui bisa bantu menghilangkan lemak tubuh sehingga cocok untuk menurunkan berat badan.

    3. Jus Seledri

    Seledri atau batang seledri juga berkalori rendah dan punya kandungan air yang tinggi, nih. Studi menunjukkan bahwa makanan dan minuman dengan kalori rendah bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak.

    Seledri yang dijadikan jus juga merupakan sumber antioksidan yang bisa bantu melawan peradangan dan mengurangi stres oksidatif.

    4. Jus Jeruk

    Buah jeruk mengandung vitamin C tinggi yang bagus untuk metabolisme. Kandungan seratnya juga bisa bantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan sehingga mendorong penurunan berat badan.

    Jus jeruk cukup mudah dibuatnya. Tinggal pilih jeruk yang mengandung banyak air lalu memerasnya. Air perasan jeruk ini bisa langsung diminum.

    5. Jus Timun

    Timun cocok untuk diet lantaran kandungan kalori rendah. Di samping itu, timun juga kaya akan vitamin dan mineral penting.

    Menurut sebuah analisis, kadar air tinggi dan kalori rendah yang dikandung mentimun dikaitkan dengan penurunan berat badan signifikan.

    6. Jus Buah Bit

    Bit utuh memiliki kalori rendah dan kaya serat. Buah ini dapat bantu memperlambat pengosongan perut dan membuat kenyang lebih lama jika dikonsumsi.

    Buah bit yang dijadikan jusa tidak mengandung nutrisi setinggi dalam bentuk utuhnya. Meski begitu, jus bit dapat menjadi pilihan yang baik dan bergizi untuk menurunkan berat badan.

    7. Jus Wortel

    Wortel memiliki nutrisi yang padat. Asupan seratnya juga mampu meningkatkan rasa kenyang dan bantu mengatur nafsu makan.

    Wortel yang dibuat menjadi jus mengandung vitamin A tinggi dan senyawa karotenoid yang banyak. Penelitian menemukan bahwa orang obesitas yang mengkonsumsi minuman kaya karotenoid setiap hari selama 8 minggu mengalami penurunan lemak perut yang signifikan.

    Nah, itu tadi sederet buah dan sayuran yang dapat dijadikan jus untuk diet dan bantu menghilangkan lemak tubuh.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Cara Hilangkan Lemak Perut yang Membandel, Bikin Hidup Lebih Sehat

    Jakarta

    Memiliki perut yang ramping tidak hanya membuat penampilan terlihat lebih menarik, tetapi juga sehat secara fisik dan jauh dari penyakit sehingga umur menjadi lebih panjang

    Pasalnya, seseorang dengan lingkar pinggang yang lebih besar kerap dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, diabetes, bahkan kanker. Menurunkan berat badan, khususnya lemak perut, juga meningkatkan fungsi pembuluh darah dan kualitas tidur.

    Dikutip dari Johns Hopkins Medicine, berikut adalah 8 cara menghilangkan lemak perut dan hidup lebih sehat.


    1. Batasi karbohidrat, bukan lemak

    Para peneliti Johns Hopkins membandingkan efek penurunan berat badan melalui diet rendah karbohidrat dengan diet rendah lemak selama enam bulan. Mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat memangkas lebih banyak berat badan. Selain itu, manfaat tambahan dari diet rendah karbohidrat adalah diet ini menghasilkan penurunan berat badan yang lebih berkualitas.

    2. Pikirkan rencana makan, bukan diet

    Pada akhirnya, seseorang harus memilih rencana makan sehat yang dapat dipatuhi. Manfaat dari pendekatan rendah karbohidrat adalah bahwa pendekatan ini tidak menghitung kalori, tetapi hanya melibatkan pembelajaran tentang pilihan makanan yang lebih baik. Misalnya, mengalihkan makanan yang tinggi karbohidrat dan gula ke makanan yang berserat tinggi.

    3. Aktif bergerak

    Aktivitas fisik membantu membakar lemak perut. Olahraga tampaknya bekerja secara khusus pada lemak perut karena mengurangi tingkat sirkulasi insulin, yang sebaliknya akan memberi sinyal kepada tubuh untuk menyimpan lemak, dan menyebabkan hati menggunakan asam lemak, terutama yang berada di sekitar penumpukan lemak perut.

    Jumlah olahraga yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan tergantung pada tujuan kebugaran seseorang. Bagi kebanyakan orang, olahraga ini mencakup 30 hingga 60 menit dengan intensitas sedang hingga berat hampir setiap hari.

    4. Angkat beban

    Menambah latihan kekuatan (strength training) ke dalam latihan aerobik dapat membantu membangun massa otot tanpa lemak. Hal ini membuat seseorang membakar lebih banyak kalori sepanjang hari, baik saat beristirahat maupun saat berolahraga.

    5. Hindari makanan olahan

    Bahan-bahan dalam makanan kemasan dan makanan ringan sering kali mengandung lemak trans, gula tambahan, dan garam atau natrium tambahan. Tika hal tersebut membuat seseorang sulit menurunkan berat badan.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 4 Cara Simpel Hilangkan Lemak di Wajah, Bye-bye Double Chin dan Pipi Chubby!


    Jakarta

    Beberapa orang mengeluh tidak merasa percaya diri lantaran ketika difoto, double chin dan pipi chubby-nya terlihat amat jelas. Memang, lemak di area sekitar wajah tidak selalu mudah dihilangkan meski seseorang telah diet dan berolahraga.

    Selain berolahraga dan mencoba berbagai latihan untuk menghilangkan lemak di wajah, asuan makanan juga penting untuk diperhatikan demi memangkas lemak pada bagian ini.

    Lantas, apa sih penyebab lemak menumpuk di wajah dan bagaimana cara menghilangkannya?


    Orang dengan indeks massa tubuh yang tinggi atau orang yang mengalami obesitas lebih cenderung memiliki timbunan lemak wajah.

    Strategi yang paling efektif untuk mengurangi lemak wajah adalah dengan menjaga berat badan yang sehat secara keseluruhan melalui perubahan gaya hidup, terutama bagi individu dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi atau obesitas.

    “Memilih diet seimbang yang mencakup lemak berkualitas baik dari sumber-sumber seperti lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda untuk mendukung manajemen berat badan adalah yang terbaik,” kata ahli diet Archana, dikutip dari Healthshots.

    Alasan Lemak Wajah Sulit Dihilangkan

    Otot-otot di wajah sering kali tidak digunakan saat berolahraga. Archana menjelaskan bahwa hal ini menyebabkan kurangnya pemanfaatan jaringan adiposa wajah untuk energi sehingga sulit untuk menghilangkan lemak di area spesifik ini.

    Faktanya, mengunyah permen karet bisa membantu untuk menghilangkan lemak di wajah. Namun perlu diingat, hal ini juga memerlukan perubahan gaya hidup, seperti diet dan olahraga, untuk memperjelas hasilnya.

    Penyebab Lemak Menimbun di Wajah

    “Penumpukan jaringan adiposa pada wajah dipengaruhi oleh penuaan, faktor genetik seperti struktur tulang, kondisi medis sindrom Cushing dan hipotiroidisme, serta penggunaan steroid,” jelas Archana.

    Cara untuk Menghilangkan Lemak Wajah

    1. Latihan yang berfokus pada garis rahang (jawline)

    Melakukan manajemen berat badan, latihan kardio rutin, dan latihan yang berfokus pada gerakan yang melait garis rahang dapat membantu menghilangkan lemak wajah.

    2. Diet seimbang

    Diet seimbang yang penuh dengan protein tanpa lemak (lean protein), buah-buahan, dan sayuran sangat baik untuk menghilangkan lemak wajah. Sebab, diet ini kaya akan antioksidan, flavonoid, dan polifenol. Konsumsi pula lemak-lemak baik seperti MUFA (lemak tak jenuh tunggal) dan PUFA (lemak tak jenuh ganda) yang dapat mempercepat proses manajemen berat badan.

    3. Hidrasi yang cukup

    Memastikan untuk minum air yang cukup juga sangat bermanfaat untuk lemak wajah. Air menghilangkan racun dan mencegah retensi air, menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

    4. Menambah asupan serat

    Salah satu cara terbaik untuk mengurangi lemak wajah adalah dengan menambah asupan serat. Pasalnya, serat membantu untuk merasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu dalam proses penurunan berat badan.

    NEXT: Hal-hal yang Harus Dihindari untuk Mencegah Lemak di Wajah

    Hal-hal yang Harus Dihindari untuk Mencegah Lemak di Wajah

    1. Makanan cepat saji

    Makanan jenis ini memiliki banyak kandungan natrium yang berkontribusi dalam peningkatan lemak tubuh dan wajah.

    2. ‘Tiga putih’

    Tiga putih, yakni gula, garam, dan tepung halus, tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Pasalnya, bahan makanan ini menyebabkan tubuh menahan air yang menyebabkan pembengkakan di berbagai bagian tubuh termasuk wajah.

    3. Minuman bersoda dan beralkohol

    Minuman bersoda dan beralkohol dapat membuat dehidrasi. Hal ini menyebabkan tubuh menahan air yang juga dapat terjadi pada wajah.

    4. Kurang tidur

    Kurang tidur juga dapat menyebabkan wajah terlihat gemuk. Jika seseorang kurang tidur, hal ini dapat memengaruhi metabolismenya. Alhasil, hal ini dapat menyebabkan seseorang makan lebih banyak dan menambah berat badan, bahkan pada bagian wajah. Jadi, pastikan untuk mendapatkan tidur yang cukup.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Jus Paling Ampuh buat Bakar Lemak, Berat Badan Auto Turun!

    Jakarta

    Seiring kalori defisit, konsumsi beberapa jenis jus juga bisa membantu menurunkan berat badan. Tak hanya menambah asupan mineral, vitamin, dan serat ke dalam tubuh, beberapa jenis olahan jus diyakini bisa membantu proses pembakaran lemak.

    Pasalnya, kandungan dalam jenis jus buah tertentu bisa meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh sehingga kalori yang terbakar menjadi lebih banyak dan cepat. Dikutip dari NDTV FOOD, berikut beberapa jus pembakar lemak yang bisa menurunkan berat badan:

    1. Jus Wortel

    Jus satu ini sangat bagus untuk menurunkan berat badan. Pasalnya, wortel memiliki rendah kalori dan penuh serat. Bahkan segelas besar jus wortel bisa membuat seseorang kenyang hingga siang hari.


    Jus ini juga dikenal dapat meningkatkan sekresi empedu yang membantu pembakaran lemak.

    2. Jus Mentimun

    Untuk menurunkan berat badan seseorang perlu membakar lebih banyak kalori. Jus mentimun yang rendah kalori ini menjadi pilihan yang tepat. Kandungan air dan serat yang tinggi dalam jus mentimun juga bisa membuat anda mudah merasa kenyang.

    3. Jus Delima

    Tak hanya ampuh mengembalikan kilau alami kulit, jus delima juga membantu menurunkan berat badan dan menekan nafsu makan. Menurut pakar manajemen berat badan yang berbasis di Delhi, Dr Gargi Sharma, buah delima kaya akan antioksidan, polifenol, dan asam linolenat yang membantu membantu membakar lemak serta meningkatkan metabolisme.

    4. Jus Semangka

    Selain membuat tubuh tetap terhidrasi, buah berair ini hanya mengandung 30 kalori per 100 gramnya. Jus semangka kaya akan asam amino arginin yang bisa membantu pembakaran lemak dalam tubuh.

    5. Jus Jeruk

    Jus jeruk segar bisa menjadi pilihan minuman sehat dan rendah kalori dibandingkan dengan minuman lainnya. Dengan meminum jus satu ini, seseorang akan lebih sedikit mengonsumsi kalori dan mengalami pembakaran lemak lebih banyak.

    6. Jus Nanas

    Jus nanas dipercaya sebagai minuman yang bagus untuk mengatasi lemak di perut. Enzim bromelain yang ditemukan dalam jus ini membantu metabolisme protein dan membakar lemak perut berlebih. Lebih lagi, enzim lain seperti lipase dalam jus nanas juga bermanfaat untuk menekan nafsu makan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Perut Buncit Bikin Nggak PD, Begini Cara Ampuh Enyahkan Lemak Visceral

    Jakarta

    Para pejuang diet mungkin sudah tidak asing lagi dengan lemak visceral. Lemak visceral adalah lemak yang terdapat di dalam rongga perut.

    Lemak visceral sebenarnya berfungsi untuk melindungi organ yang ada di perut, seperti hati, pankreas, dan usus. Namun jika jumlahnya terlalu banyak, lemak visceral bisa menyebabkan gangguan kesehatan, salah satunya perut buncit.

    Perut buncit tidak hanya merusak penampilan, tapi keberadaan lemak visceral yang menyebabkan kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti jantung dan diabetes. Karena itu, penting untuk mengetahui cara menghilangkan lemak visceral untuk mencegah perut buncit dan menjaga penampilan.


    Dikutip dari Healthline, berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lemak visceral.

    1.⁠ ⁠Mengonsumsi Makanan yang Seimbang

    Pola makan yang seimbang merupakan salah satu faktor terpenting dalam mengelola berat badan dan lemak visceral. Diet seimbang terdiri makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan protein rendah lemak sambil meminimalisir makanan ultra proses dan zat aditif.

    Menjaga defisit kalori juga tak kalah penting untuk menurunkan berat badan. Namun, para ahli menyarankan untuk tidak mengurangi asupan kalori secara drastis karena bisa menyebabkan kekurangan gizi dan komplikasi kesehatan lainnya.

    Diet lain yang juga dapat membantu menghilangkan lemak visceral antara lain:

    • Diet tinggi protein, seperti mengonsumsi telur, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan
    • Diet tinggi serat, seperti mengonsumsi biji-bijian utuh dan kacang-kacangan
    • Diet yang kaya akan lemak tak jenuh dan asam lemak omega-3
    • Diet Mediterania
    • Diet rendah karbohidrat
    • Diet ketogenik

    2.⁠ ⁠Meningkatkan Aktivitas Fisik

    Olahraga merupakan salah satu aspek terpenting dalam menjaga berat badan ideal dan mengelola lemak visceral. Latihan aerobik berintensitas sedang atau kardio dapat meningkatkan detak jantung dan membakar lemak visceral.

    Penelitian juga menunjukkan latihan ketahanan dapat mengurangi lemak visceral sekaligus mempertahankan massa otot. Menggabungkan olahraga tersebut dengan diet seimbang dapat memberikan hasil yang lebih efektif untuk menghilangkan lemak visceral.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan orang dewasa sedikitnya melakukan olahraga intensitas sedang 150-300 menit setiap minggu, atau olahraga intensitas tinggi 75-150 menit per minggu.

    3.⁠ ⁠Tidur yang Cukup dan Berkualitas

    Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting bagi kesehatan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan tidur memainkan peran penting dalam:

    • Menjaga berat badan yang sehat
    • Mencegah penyakit kronis
    • Mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati

    Studi menunjukkan kurang tidur dapat meningkatkan risiko penambahan lemak visceral. Sebaliknya, tidur yang cukup dan berkualitas dikaitkan dengan penurunan lemak visceral.

    CDC menganjurkan orang dewasa untuk tidur setidaknya tujuh jam setiap malam.

    4.⁠ ⁠Mengurangi Tingkat Stres

    Sejumlah riset menemukan kaitan antara stres kronis dan lemak visceral. Tak hanya itu, stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan perilaku yang memicu peningkatan lemak visceral, seperti:

    • Makan berlebihan
    • Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori dan gula tambahan
    • Memiliki gaya hidup sedentary
    • Kurang tidur

    Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres antara lain:

    • Meditasi
    • Berolahraga
    • Latihan yoga
    • Menulis di jurnal
    • Pergi jalan-jalan
    • Berinteraksi dengan teman, keluarga, atau psikiater

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 5 Kebiasan yang Bantu Bakar Lemak saat Tidur, Bisa Dicoba di Rumah

    Jakarta

    Berat badan yang ideal adalah keinginan banyak orang. Untuk mendapatkannya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti melakukan aktivitas fisik, pola makan sehat, dan istirahat yang cukup.

    Saat tidur, tubuh tetap bekerja membakar lemak termasuk lemak di perut. Namun, untuk bisa menurunkan berat badan saat tidur diperlukan beberapa hal.

    Dikutip dari laman Eat This, berikut beberapa kebiasaan yang dapat membantu membakar lemak saat tidur.


    1. Matikan lampu saat tidur

    Sebuah studi yang dipublikasi dalam American Journal of Epidemiology mengungkapkan paparan cahaya saat malam tidak hanya mengganggu tidur, tetapi dapat menambah berat badan.

    Subjek studi yang tidur di kamar paling gelap memiliki kemungkinan 21 persen lebih kecil untuk mengalami obesitas, dibandingkan mereka yang tidur di kamar paling terang.

    2. Gosok gigi setelah makan malam

    Setelah makan malam, segera gosok gigi dan bersihkan gigi menggunakan benang atau floss. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini dapat membuat seseorang tidak makan lagi setelahnya.

    3. Bodyweight exercise

    Demi mendapatkan tidur yang nyenyak dan membakar lemak, cobalah lakukan beberapa menit olahraga menjelang tidur. Tidak harus menggunakan alat khusus, cukup lakukan bodyweight training.

    Misalnya dengan latihan squat 10 kali, diikuti plank 30 detik. Selain itu, bisa juga dengan berjalan kaki di rumah atau push up.

    4. Jauhkan alat elektronik

    Pastikan jauh dari alat elektronik sebelum tidur. Setidaknya 20-30 menit sebelum tidur. Hal ini dapat membuat seseorang tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

    5. Latihan kardio

    Latihan kardio sebelum tidur juga dapat membantu pembakaran lemak perut selama tidur. Riset menunjukkan bahwa latihan kardio lebih efektif jika dilakukan setelah latihan angkat beban atau bodyweight training.

    Misalnya seperti jalan kaki, naik turun tangga, atau mengendarai sepeda statis.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Tak Mudah, Begini Perjalanan Diet Aurel Hermansyah yang Sukses Pangkas BB 15 Kg

    Jakarta

    Penampilan terbaru Aurel Hermansyah membuat warganet pangling. Pasalnya, wanita 26 tahun itu terlihat lebih langsing.

    Istri Atta Halilintar itu mengaku dirinya memang menjalani diet untuk menurunkan berat badan. Sampai saat ini, ia sukses menurunkan berat badan hingga 15 kg.

    Di awal proses penurunan berat badan, Aurel mengaku sempat salah metode diet. Hal itu membuatnya harus dirawat di rumah sakit karena penyakit asam lambungnya kambuh.


    “Kemarin aku salah dietnya. Aku punya asam lambung kumat sampai yang kayak lemas, nggak bisa makan, mual. Aku sok-sokan, ya sudah yuk diet, ternyata lambung aku nggak kuat, mual, badan menggigil,” tuturnya dalam program FYP Trans7.

    “Sekarang dietnya ke dokter gizi sama olahraga,” sambungnya.

    Aurel membagikan rahasia dietnya yang dapat memangkas bobot tubuhnya hingga 15 kg. Namun, ia memastikan cara diet setiap orang mungkin akan berbeda-beda.

    Meski diet, Aurel masih mengkonsumsi karbohidrat berupa nasi.

    “Nasi itu cuma tiga sendok makan, sama lauknya yang sehat-sehat saja,” ungkap Aurel.

    Dalam program dietnya, Aurel juga masih makan malam. Namun, menu yang dikonsumsi hanya protein saja, seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

    “Karena aku lagi diet, makan malam itu aku cuma boleh makan protein daging atau ikan-ikanan,” tuturnya dalam video TikToknya.

    Rajin Olahraga

    Selain mengatur pola makan, Aurel juga semakin rajin berolahraga pada malam hari. Olahraga yang dilakukan seperti pilates dan kardio.

    Menurutnya, saat ini masih lebih nyaman jalan kaki untuk membakar lemak daripada lari.

    “Aku paling jalan, nggak bisa lari. Aku belum kuat,” sambungnya.

    Melalui Instagram pribadinya, Aurel juga memperlihatkan kegiatan olahraga lainnya yang mulai digeluti. Ia terlihat mengangkat beban didampingi oleh pelatihnya.

    Meskipun sudah sukses memangkas berat badan hingga 15 kg, Aurel masih berusaha untuk menurunkannya lagi. Ia berniat ingin menurunkan 6 kg lagi.

    “Aku mau turunin 6 kg lagi, karena target aku, di bulan November nanti aku sudah nggak diet-diet,” pungkasnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 8 Penyebab Berat Badan Nggak Turun-turun Meski Sudah Diet dan Olahraga

    Jakarta

    Sudah bukan rahasia lagi kalau diet dan olahraga menjadi ‘jurus jitu’ untuk menurunkan berat badan. Namun terkadang, berat badan tidak berkurang meski sudah melakukan diet ketat dan olahraga rutin.

    Hal ini bisa disebabkan sejumlah faktor, seperti pola makan yang dijalani, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga cara berolahraga. Bahkan, sesuatu yang terkesan sepele juga dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap proses penurunan berat badan.

    Dikutip dari Health, berikut sederet faktor yang bisa menyebabkan berat badan tidak turun meski sudah diet dan berolahraga.


    1. Kebanyakan Latihan Kardio

    Kardio tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tapi juga dapat menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi stres.

    Namun, jika melakukan terlalu banyak kardio dan tidak cukup makan justru dapat menurunkan laju metabolisme karena tubuh merasa perlu menyimpan energi. Akibatnya, pembakaran lemak pun ikut menurun.

    2. Tidak Angkat Beban

    Sebagian orang mengira kardio dan diet saja sudah cukup untuk menurunkan berat badan. Namun, menambahkan latihan kekuatan, seperti angkat beban, sebenarnya dapat mempercepat penurunan berat badan.

    Angkat beban dapat membentuk otot. Semakin banyak otot yang dimiliki, semakin banyak pula kalori yang dibakar tubuh untuk mempertahankan otot-otot tersebut.

    3. Duduk Terlalu Lama

    Duduk dalam waktu lama bisa menjadi salah satu penyebab berat badan susah turun. Studi menunjukkan setiap dua jam duduk dapat meningkatkan risiko obesitas sebesar 5 persen.

    Para ahli menyarankan orang dewasa agar setidaknya melakukan olahraga intensitas sedang 300 menit per minggu, atau olahraga intensitas tinggi 150 menit per minggu.

    4. Tidak Mengubah Pola Makan

    Olahraga saja tidak cukup untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal. Pola makan sehat dan seimbang juga memainkan peranan yang sangat penting dalam menurunkan berat badan.

    Usahakan untuk menjalani diet seimbang yang terdiri dari buah-buahan, protein, dan kacang-kacangan. Selain itu, hindari pula makanan atau minuman yang mengandung gula, garam, lemak jenuh, dan lemak trans yang berlebihan.

    5. Membatasi Karbohidrat dan Lemak

    Beberapa orang mengira membatasi asupan nutrisi makro, seperti karbohidrat dan lemak, dan mempercepat penurunan berat badan. Padahal, asupan tersebut merupakan sumber energi yang sangat dibutuhkan tubuh.

    Alih-alih membatasi konsumsi karbohidrat dan lemak, cobalah untuk mengganti dengan sumber yang lebih sehat. Mengonsumsi karbohidrat kompleks (ubi jalar, gandum, quinoa) dan lemak sehat (alpukat, biji-bijian, ikan berlemak) dapat lebih bermanfaat untuk mendukung penurunan berat badan.

    6. Kurang Minum

    Air memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam mengelola berat badan. Karenanya, pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi, baik saat berolahraga ataupun tidak.

    7. Kurang Tidur

    Orang dewasa rata-rata membutuhkan tidur tujuh sampai sembilan jam setiap malam. Tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup dan konsisten dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk peningkatan berat badan.

    Penelitian juga menunjukkan kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin. Ghrelin merupakan hormon yang mengatur rasa lapar. Akibatnya, orang yang kurang tidur rentan makan berlebihan dan mengalami kenaikan berat badan.

    8. Sering Stres

    Stres yang berlebihan juga dapat menghambat penurunan berat badan. Stres dapat merangsang pelepasan hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol yang terlalu tinggi dapat menimbulkan efek negatif, seperti menghambat pemangkasan lemak tubuh.

    Tubuh juga dapat memproduksi kortisol berlebih jika tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan berkualitas.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto