Tag: lemak

  • Katy Perry Bikin Pangling usai Turun 9 Kg, Sesimpel Ini Menu Dietnya

    Jakarta

    Penyanyi Katy Perry membuat penggemarnya terpukau dengan penampilan baru. Wanita 39 tahun itu terlihat lebih bugar setelah sukses memangkas berat badan hingga 9 kg dalam beberapa bulan.

    Lewat unggahan Instagram pribadi, Katy mengungkapkan selama diet mengkonsumsi makan makanan pokok untuk sarapan, salah satunya telur rebus.

    “Saya makan banyak telur rebus karena itu sumber protein yang bagus,” beber Katy yang dikutip dari Mirror UK.


    Selain itu, ia mengklaim tengah meniru tips kebugaran dari pasangannya, Orlando Bloom. Katy mulai beralih ke pilihan makanan ‘bersih’ atau clean eating, seperti ayam, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

    Pada bulan Januari, ia juga mengatakan mulai mengkonsumsi cuka sari apel, banyak air, dan jus seledri untuk kesehatannya.

    “Itulah cara terbaik untuk memulai, yaitu minum air. Saya tahu ini klise, tetapi saya pikir banyak dari kita langsung minum kopi tanpa minum segelas air lebih dulu,” bebernya.

    Bagaimana pendapat para ahli diet?

    Seorang ahli gizi di UK Care Guide, Helen Bell, mengatakan jika ingin menurunkan berat badan harus benar-benar menemukan makanan atau camilan yang tepat. Mengacu pada menu sarapan Katy, ia mengatakan telur dapat membantu meningkatkan rasa kenyang yang lebih lama.

    “Menurut pengalaman saya, mengonsumsi telur sebagai camilan sebenarnya cukup bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Telur mengandung banyak protein, yang membantu meningkatkan rasa kenyang dan membuat Anda merasa lebih kenyang lebih lama,” jelas Helen.

    “Ini dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan sepanjang hari. Namun, penting untuk memperhatikan ukuran porsi dan menyiapkannya dengan cara yang sehat, seperti merebus atau merebusnya, untuk menghindari penambahan lemak yang tidak perlu,” lanjut dia.

    Menurut Helen, menu ‘makanan bersih’ atau clean eating juga sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Penelitian terkini dari Cleveland Clinic yang berpusat di AS menemukan bahwa mengonsumsi daging olahan merupakan salah satu pendorong utama kanker kolorektal pada usia muda.

    “Makanan-makanan ini biasanya lebih rendah kalori dan lebih tinggi nutrisi penting dibandingkan dengan makanan olahan. Makanan-makanan ini menyediakan serat, yang membantu pencernaan dan membantu mempertahankan rasa kenyang,” terang dia.

    “Menurut pengalaman saya, klien yang beralih ke pola makan yang kaya akan makanan ini sering kali merasa lebih mudah mengelola berat badan, karena mereka mengonsumsi lebih banyak kalori padat nutrisi yang mendukung kesehatan dan metabolisme secara keseluruhan,” tambahnya.

    Meski begitu, Helen menekankan bahwa metode yang dijalani Katy Perry dapat memberikan hasil yang beragam. Ini terutama mencakup minum cuka sari apel dan jus seledri sebagai bagian dari menu harian.

    Menurutnya, cuka sari apel dapat membuat pencernaan lebih lancar dan membantu mengatur kadar gula darah, yang berpotensi membantu penurunan berat badan. Jus seledri juga rendah kalori dan dapat menghidrasi, tetapi tidak memberikan nutrisi yang signifikan dibandingkan dengan sayuran utuh.

    “Aspek psikologis memulai hari dengan minuman ‘detoks’ terkadang dapat mendorong individu untuk membuat pilihan yang lebih sehat sepanjang hari. Namun, tidak ada minuman ajaib untuk menurunkan berat badan, bagi saya, pola makan dan gaya hidup secara keseluruhanlah yang membuat perbedaan,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Kisah Wanita 34 Tahun Berhasil Pangkas BB Lebih dari 70 Kg Berkat Hal Ini


    Jakarta

    Seorang wanita dari Green Bay, Wisconsin, AS, membagikan pengalamannya yang berhasil menurunkan berat badan sebanyak 160 pon atau 72 kg. Ia menghabiskan empat tahun dari 2018 hingga 2020 untuk mengubah pola hidup yang tak sehat menjadi sehat.

    Wanita yang bernama Amber Clemens dan berusia 34 tahun itu sempat memiliki berat badan 300 pon atau setara dengan 136 kg. Kondisi tersebut membuatnya selalu kehabisan napas setiap berjalan beberapa langkah. Bahkan dirinya juga kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari lantaran berat tubuhnya yang besar.

    Lantaran tersiksa dengan kondisinya, Amber memutuskan untuk memulai menurunkan berat badannya dengan sejumlah perubahan gaya hidup.


    ‘Lima pengorbanan realistis yang saya lakukan untuk mencapai titik ini,’ tulisnya dalam video TikTok baru-baru ini, sambil menunjukkan foto sebelum dan sesudah transformasinya, dikutip dari Daily Mail.

    Hal pertama yang dilakukan Amber untuk menurunkan berat badan adalah membatasi mengonsumsi makanan di luar. Ia menerapkan aturan bahwa hanya bisa makan di luar maksimal dua kali seminggu, sementara sisanya ia masak sendiri di rumah.

    Menurutnya, makanan di luar atau di restoran cenderung memiliki lebih banyak lemak, sodium, dan kalori serta lebih sedikit serat dan nutrisi daripada makanan rumahan.

    Ia juga mengganti minuman manis yang dulunya kerap ia konsumsi, menjadi minuman tanpa gula. Artinya, Amber mengurangi mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi.

    Tak hanya itu, Amber juga mengurangi mengonsumsi cemilan dan mencatat kalori yang dikonsumsi setiap hari. Hal ini bertujuan untuk menghentikannya dari makan yang berlebihan.

    “Dan pikiran kecil itu sudah cukup bagi saya untuk mengambil kesempatan pada diri saya sendiri dan mencoba lagi. Dan saya sangat bersyukur telah melakukannya. Karena mengambil kesempatan itu pada diri saya sendiri TELAH MENGUBAH HIDUP SAYA,” katanya.

    ‘Hal-hal seperti pasta, roti, pizza, es krim, bagel, keripik, dll., semuanya dianggap BURUK dan jelas tidak boleh dikonsumsi jika Anda ingin menurunkan berat badan,’ katanya.

    Selain mengubah pola makan, Amber juga melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Terungkap! Sel Lemak Punya ‘Memori’ yang Bikin Berat Badan Selalu Naik Lagi


    Jakarta

    Sekali menggendut, rasanya susah sekali untuk mempertahankan berat badan ideal. Baru kurus sebentar setelah diet ketat, kemasukan cokelat dubai secuil saja tiba-tiba sudah gendut lagi.

    Sebuah penelitian terbaru di jurnal Nature menjelaskan hal ini. Berat badan naik lagi setelah sempat kurus erat kaitannya dengan modifikasi kimia pada DNA (Deoxyribo Nucleic Acid), atau penanda epigenetik, yang mungkin membuat sel-sel mempertahankan memori tentang status berat badan terakhirnya.

    Dikutip dari Livescience, DNA memang akan tetap sama sepanjang hayat. Namun cara tubuh membaca kode DNA bersifat dinamis, dipengaruhi oleh modifikasi epigenetik. Modifikasi tersebut mengubah fungsi sel karena cara mereka membaca DNA juga berubah.


    Dalam sebuah eksperimen, para ilmuwan mengamati sekelompok tikus yang diberi diet tinggi lemak selama beberapa waktu sebelum dikembalikan ke diet normalnya. Secara metabolik, tikus-tikus ini tidak berbeda dengan tikus lain yang tidak diberi diet tinggi lemak.

    Namun ketika diperiksa sel-sel lemaknya, tikus-tikus yang sempat gemuk tersebut ternyata masih membawa perubahan epigentik yang didapat ketika berat badannya meningkat. Untuk memastikan mekanisme serupa juga terjadi pada manusia, para ilmuwan membandingkannya dengan pasien operasi bariatrik, operasi yang biasanya dilakukan pada obesitas ekstrem.

    “Di sana, mereka menemukan pola aktivitas gen yang menunjukkan perubahan epigenetik memang terjadi dan bertahan setelah berat badan turun,” kata Laura Hinte, mahasiswa doktoral ETH Zurich, yang juga co-author dalam penelitian tersebut.

    NEXT: Menjelaskan kenapa susah kurus jika sudah pernah gemuk

    Pengamatan lebih dekat pada sel-sel lemak tikus makin memperkuat adanya ‘memori’ tentang kegemukan. Sel-sel yang diambil dari tikus dengan diet glukosa dan palmitate, yang tinggi gula, membesar lebih cepat dibanding sel-sel lemak dari tikus normal. Tikus yang sempat gemuk juga lebih mudah mengalami kenaikan berat badan saat diberi diet tinggi kalori.

    Penelitian ini memang tidak membuktikan bahwa perubahan epigenetik secara langsung berhubungan dengan ‘rebound’ atau kenaikan kembali berat badan. Namun diyakini, temuan ini menunjukkan bahwa mekanisme tersebut mungkin berperan dalam interaksi kompleks yang mendorong obesitas.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Terlalu Cepat Kurus Ada Bahayanya, Ini Saran Dokter Gizi soal Diet


    Jakarta

    Gemuk memang tidak sehat, apalagi sampai overweight dan obesitas. Namun begitu, menurunkan berat badan terlalu cepat ternyata juga tidak dianjurkan karena ada risikonya.

    Dokter gizi klinis dr Dessy Suci Rachmawati, SpGK mengatakan, progress penurunan berat badan idealnya ada di kisaran 2-4 kg. Ini artinya, dalam sepekan tidak dianjurkan untuk berat badan turun lebih dari 1 kg.

    Dikhawatirkan, berat badan yang terlalu cepat tidak hanya mengikis massa lemak. Menurut dr Dessy, sering kali diet yang terlalu ambisius seperti ini juga mengorbankan massa otot yang sebenarnya sangat diperlukan untuk membantu meningkatkan metabolisme.


    “Makin banyak otot hilang, kita takutkan ketika makan dikit saja metabolismenya rendah. Makin berisiko lagi untuk berat badan meningkat,” jelasnya kepada detikcom, Jumat (30/5/2025).

    Untuk bisa menurunkan berat badan dengan sehat, dr Dessy menyarankan pola makan yang seimbang. Selain itu, olahraga juga penting untuk menjaga defisit kalori serta membantu menjaga massa otot.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Termasuk Seblak, 5 Makanan Favorit Gen-Z Ini Bisa Diam-diam Picu Kolesterol Tinggi


    Jakarta

    Makanan dan minuman kekinian seperti boba, croffle, ayam geprek crispy, hingga seblak pedas jadi bagian dari gaya hidup kuliner Gen Z. Rasanya nikmat, tampilannya estetik, dan gampang banget ditemukan di kafe, gerai cepat saji, maupun aplikasi pesan-antar online. Namun, siapa sangka makanan kekinian ini justru bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, bahkan di usia muda.

    Fenomena ini bukan sekadar tren, tapi sudah jadi kebiasaan sehari-hari. Generasi yang tumbuh bersama media sosial cenderung lebih sering mencoba makanan viral. Pertanyaannya, apa efeknya bagi kesehatan jangka panjang?


    Kenapa Gen Z Rentan?

    Generasi muda saat ini hidup serba cepat. Aktivitas padat, ditambah budaya nongkrong di kafe, bikin makanan cepat saji dan minuman manis jadi lebih disukai karena praktis.

    Tren dari media sosial juga berpengaruh terhadap kebiasaan makan makanan yang sedang viral. Masalahnya, banyak makanan viral itu adalah fast food, ultra-processed food dan makanan serta minuman manis yang tinggi lemak jenuh, gula tambahan, lemak trans dan kandungan lain yang tidak menguntungkan.

    Kebiasaan ini menyebabkan pola makan tidak seimbang yang berpotensi menaikkan kadar Low-Density Lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dalam darah, yang bisa memicu aterosklerosis sejak dini.

    Apa Itu Kolesterol?

    Kolesterol yang dibutuhkan tubuh secara alami diproduksi di hati. Kolesterol sebenarnya tidak selalu zat yang buruk bagi tubuh. Faktanya kolesterol adalah zat yang penting. Kolesterol berfungsi sebagai bahan pembangun membran sel, hormon steroid (hormon seks: testosteron, estrogen, progesteron ; dan hormon kortikosteroid: kortisol, aldosteron), prekursor vitamin D, dan bahan produksi asam empedu.

    Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang membuat kadar kolesterol tidak terkendali. Kolesterol dikirim dari hati ke sel-sel tubuh menggunakan “kendaraan” bernama Low-Density Lipoprotein (LDL). Sayangnya, bila LDL terlalu banyak, kolesterol bisa menumpuk di dinding pembuluh darah. Inilah yang kemudian disebut sebagai kolesterol jahat. Sebaliknya, ada juga High-Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik, yang bertugas membersihkan kelebihan kolesterol dari darah dan membawanya kembali ke hati.

    Makanan Favorit Gen Z yang Bisa Jadi Pemicu

    Kategori makanan yang sangat mungkin meningkatkan kadar kolesterol menurut American Heart Association, Harvard Health Publishing, dan Journal of Nutrition yang dikutip dari Everyday Health:

    • Makanan hewani yang tinggi lemak jenuh
    • Makanan dan minuman tinggi gula
    • Fast food dan Ultra-processed food

    Adapun makanan-makanan populer kalangan Gen Z yang masuk kategori tersebut antara lain:

    1. Boba dan Kopi Susu Gula Aren

    Minuman kekinian ini mengandung susu full cream, krimer, serta gula tambahan. Meski kandungan kolesterol di dalamnya tidak ada, lemak jenuh dan gula tinggi bisa menaikkan trigliserida dan menurunkan kadar HDL dalam darah.

    2. Croffle, Donat, dan Dessert Serba Creamy

    Dibuat dengan butter, margarin, dan topping krim atau keju yang tinggi lemak jenuh sehingga dapat memicu naiknya kolesterol jahat.

    3. Ayam Goreng Crispy dan Fast Food

    Gorengan tepung dalam minyak yang berulang kali dipakai menyebabkan kandungan lemak trans di dalamnya paling berbahaya untuk keseimbangan kadar HDL dan LDL.

    4. Seblak dan Jajanan Pedas Viral

    Kerupuk goreng sebagai bahan utama menyerap banyak minyak. Ditambah topping telur, sosis, atau ceker ayam, kandungan kolesterol bisa melonjak drastis.

    5. Camilan Mozzarella dan Serba Keju

    Dari corndog keju hingga mie instan topping cheese. Keju olahan kaya lemak jenuh yang bisa meningkatkan kolesterol jahat.

    Kenapa Harus Waspada Sejak Dini?

    Kolesterol tinggi sering disebut “silent killer” karena gejalanya tidak langsung terasa. Kolesterol yang tinggi di dalam darah dikarenakan kadar LDL yang berlebih. Banyaknya kadar LDL dalam darah menyebabkan reseptor (pintu) sel tidak dapat lagi menyerap kolesterol masuk ke dalam sel, sehingga LDL akan teroksidasi menyebabkan terjadinya plak di pembuluh darah. Hal ini dapat terjadi bahkan sejak masa remaja. Akumulasi bertahun-tahun membuat risiko serangan jantung dan stroke meningkat saat dewasa.

    Generasi muda yang sering mengandalkan makanan cepat saji, dessert manis dan minuman tinggi gula harus lebih waspada.

    Kesimpulan

    Makanan populer Gen Z memang lezat dan bikin heboh di media sosial, tapi dampaknya bagi kesehatan tidak boleh diremehkan. Fast food, minuman manis, gorengan, hingga dessert creamy bisa meningkatkan kolesterol jahat bila dikonsumsi terus-menerus setiap hari.

    Studi ilmiah menunjukkan kebiasaan ini terkait dengan risiko dislipidemia bahkan pada usia muda. Jadi, bukan berarti tidak boleh dan harus berhenti total, tapi pintar-pintarlah memilih, membatasi frekuensi dan mengontrol porsi. Dengan begitu, Gen Z tetap bisa menikmati tren kuliner tanpa mengorbankan kesehatan kardiovaskular di masa depan.

    (mal/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • 5 Makanan Sehat yang Ampuh Bakar Lemak dan Jaga Kesehatan Otot


    Jakarta

    Kandungan nutrisi pada sejumlah makanan bantu mempertahankan otot dan membakar lemak secara alami jika dikonsumsi rutin. Lantas, apa saja daftarnya?

    Pada dasarnya, lemak merupakan sumber energi yang dibutuhkan tubuh untuk membantu penyerapan vitamin. Selain lemak, otot pada tubuh manusia juga merupakan hal yang sangat penting untuk membantu tubuh bergerak hingga membantu pernapasan dan pencernaan.

    Lemak dan otot merupakan dua hal penting yang kesehatannya harus dijaga. Jika tidak bisa membahayakan kesehatan tubuh.


    Di satu sisi, kamu perlu mengurangi timbunan lemak berlebih di tubuh, tetapi di sisi lain, penting juga untuk mempertahankan kesehatan otot.

    Untuk mencapai kedua tujuan tersebut, olahraga rutin memang menjadi solusi terbaik. Namun, kamu juga bisa mengonsumsi makanan-makanan sehat yang punya manfaat sebagai pembakar lemak.

    Makanan apa saja yang memiliki nutrisi diperlukan untuk mempertahankan otot dan membakar lemak? Melansir Gourmandize.com, berikut daftarnya!

    1. Telur

    Telur rebusTelur merupakan salah satu superfood yang bisa bantu bakar lemak dan pertahankan otot. Foto: Istimewa

    Telur merupakan salah satu jenis superfood yang bisa dikonsumsi untuk mencapai tujuan ini.

    Di dalam telur terkandung lemak sehat, yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan otak.

    Kandungan protein tinggi di dalam telur juga bisa membantu penurunan berat badan. Mengonsumsinya setelah berolahraga juga bisa mendorong pertumbuhan otot.

    Oleh karena itu, mengonsumsi telur merupakan pilihan tepat. Bisa diolah menjadi bentuk apa saja, tetapi lebih baik direbus saja.

    2. Salmon

    15 Jenis Ikan yang Bagus untuk MPASI Bayi dan ManfaatnyaSalmon juga bisa dikonsumsi untuk mencapai tujuan sehat ini. Foto: Getty Images/Siraphol

    Kandungan asam lemak omega-3 di dalam salmon bisa membantu bakar lemak dan jaga kesehatan otot.

    Asam lemak omega-3 mampu mengurangi peradangan, membantu menjaga berat badan tubuh, dan mendorong kesehatan otak serta jantung.

    Konsumsi salmon juga bagus untuk menjaga massa otot karena kandungan proteinnya yang tinggi.

    Jika ingin mengonsumsi salmon, kamu bisa menambahkan kentang sebagai sumber karbohidratnya.

    3. Brokoli

    cara masak brokoli bagian batangnyaKonsumsi brokoli juga baik untuk membakar lemak dan mempertahankan otot. Foto: tiktok/istock

    Sayuran hijau ini juga memiliki kalori sedikit, dimana 100 gramnya hanya ada 35 kalori. Menjadikannya pilihan bagus untuk diet.

    Kandungan vitamin K di dalam brokoli juga bisa membantu metabolisme glukosa dan lemak. Kandungan tersebut mampu membakar lemak di perut, yang berkontribusi pada penurunan berat badan.

    Sejumlah senyawa di dalam brokoli juga baik untuk menjaga otot. Kandungan sulforafan di dalamnya bisa mengurangi masalah myostatin (kondisi yang menghambat pertumbuhan jaringan otot).

    Dengan mengurangi kadar mysostatin membuat pertumbuhan otot baru lebih cepat.

    Selain itu, brokoli juga kaya akan serat dan ragam vitamin yang bisa membantu membentuk otot. Zat indole-3-carbinol di dalamnya juga bisa menekan hormon estrogen sehingga mencegah lemak terkumpul di otot, serta membantu pertumbuhan otot tubuh.

    Makanan lain yang bisa bantu bakar lemak dan pertahankan otot bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    4. Teh hijau

    teh hijauTeh hijau mengandung antioksidan dan senyawa lain yang baik untuk melunturkan lemak. Foto: Getty Images/kuppa_rock

    Khasiat yang ditawarkan teh hijau sudah tidak perlu diragukan lagi.

    Seperti buah raspberry, teh hijau juga mengandung polifenol yang berperan dalam mengurangi stress.

    Teh hijau juga kaya akan flavonoid, yang dapat mempercepat pembakaran lemak dan meningkatkan metabolisme.

    Senyawa teh hijau termasuk kombinasi kafein dan katekin, juga memiliki kemampuan untuk mempercepat metabolisme selama dua jam.

    Antioksidan tinggi yang dimiliki teh hijau juga bisa mengurangi nyeri otot serta memulihkan kekuatan otot lebih cepat.

    5. Tomat

    Sekain brokoli, tomat juga bisa dikonsumsi untuk membantu pertahankan otot dan membakar lemak.

    Tomat mengandung air yang cukup banyak tetapi sedikit kalori. Dalam 100 gram tomat hanya mengandung 20 kal. Kandungan tersebut pun baik untuk mendorong hidrasi tubuh setelah berolahraga.

    Tidak hanya menjaga otot, kandungan kalium di dalam tomat juga bisa melancarkan aliran darah saraf dan otot tubuh supaya bekerja dengan lancar. Dengan begitu, otot-otot tubuh, termasuk otot kaki, akan lebih jarang kram.

    Kandungan asam amino di dalam tomat juga merupakan zat yang membantu membakar lemak. Tomat juga mengandung senyawa bioaktif termasuk karotenoid dan flavonoid yang bisa menjaga berat badan, tekanan darah, dan mencegah peradangan.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 8 Cara Ini Mampu Kecilkan Perut Buncit Tanpa Harus Diet Ekstrem

    Jakarta

    Memiliki perut buncit membuat sebagian orang jadi tidak percaya diri. Hal itu umumnya disebabkan oleh penumpukan lemak di bagian perut. Lemak yang menumpuk tersebut bisa disebabkan oleh pola makan tidak sehat atau kurang aktivitas fisik.

    Meski begitu, perut buncit dapat dihilangkan dengan mudah tanpa harus menjalani diet ekstrem. Sebab, diet ekstrem juga tidak baik untuk kesehatan dan justru memicu sejumlah penyakit, seperti malnutrisi hingga menurunnya sistem imun tubuh.

    Lantas, bagaimana cara mengecilkan perut buncit? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Mengecilkan Perut Buncit

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecilkan perut buncit tanpa harus diet ekstrem. Dilansir laman Medical News Today dan Healthline, berikut sejumlah caranya:

    1. Kurangi Minuman Manis

    Mengkonsumsi minuman manis memang begitu nikmat di mulut. Namun, terlalu sering mengkonsumsinya dapat menyebabkan berat badan naik.

    Sebab, terlalu banyak mengkonsumsi gula dapat meningkatkan asupan kalori tanpa memberikan rasa kenyang yang berkelanjutan. Selain itu, konsumsi gula berlebih juga memicu peningkatan kadar gula dan insulin.

    Meski begitu, sah-sah saja jika ingin mengkonsumsi minuman yang manis karena dapat meningkatkan mood. Tetapi, jangan terlalu sering dan batasi jumlah gulanya.

    2. Konsumsi Makanan Berkalori Rendah

    Selain mengurangi konsumsi gula, kurangi juga makanan yang berkalori tinggi. Agar perut buncit cepat kempis, cobalah untuk mengkonsumsi makanan yang jumlah kalorinya lebih sedikit daripada yang dibakar tubuh.

    Ketika mengkonsumsi makanan lebih sedikit kalori daripada yang dibutuhkan oleh tubuh, hal ini menciptakan defisit kalori. Kondisi tersebut memaksa tubuh untuk menggunakan cadangan energi yang tersimpan, yang sering kali berasal dari lemak, untuk memenuhi kebutuhan energinya.

    Jika terus mempertahankan defisit kalori lewat kombinasi diet dan aktivitas fisik yang teratur, secara perlahan lemak di perut bisa berkurang dan perut buncit bisa hilang.

    3. Pola Makan Seimbang

    Menerapkan pola makan yang seimbang juga penting dilakukan untuk mengecilkan perut buncit. Selain mengkonsumsi makanan rendah kalori, imbangi juga dengan makanan yang mengandung serat tinggi karena dapat mengendalikan nafsu makan, sehingga menimbulkan efek kenyang lebih lama.

    Kurangi juga konsumsi makanan yang digoreng atau dibakar. Sebaiknya perbanyak makan-makanan sehat, seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan putih telur. Hal ini agar tubuh memperoleh gizi yang seimbang dari karbohidrat, protein, dan vitamin.

    4. Pilih Makanan yang Mengandung Lemak Sehat

    Cukup banyak makanan yang mengandung lemak tinggi tapi tetap sehat, seperti alpukat, almond, kenari, hingga berbagai jenis ikan seperti salmon, sarden, serta trout.

    Mengkonsumsi makanan lemak sehat dapat membantu mengurangi lemak tubuh secara menyeluruh. Soalnya, lemak sehat merupakan bagian penting dalam proses mengecilkan perut buncit.

    Selain itu, lemak sehat juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan memberikan efek kenyang yang lebih lama.

    5. Mengunyah Makanan dengan Perlahan

    Tak hanya soal kandungan gizinya saja, tetapi cara makannya juga harus diperhatikan. Disarankan untuk mengunyah makanan secara perlahan sampai lembut, baru setelah itu ditelan.

    Cara tersebut dilakukan agar makanan yang masuk ke lambung dapat dicerna dengan sempurna. Selain itu, mengunyah makanan sampai lembut juga turut memberikan efek kenyang lebih lama. Soalnya, otak juga membutuhkan waktu dalam memproses bahwa kamu sudah cukup makan.

    6. Selalu Sarapan

    Banyak orang yang memilih tidak sarapan agar berat badan bisa cepat turun sekaligus menghilangkan perut buncit. Padahal, cara tersebut salah.

    Justru, sarapan menjadi sangat penting dalam menurunkan berat badan. Hal ini karena sarapan dapat membantu tubuh dalam mengontrol porsi makan siang agar tidak berlebihan.

    Oh ya, pilih makanan yang sehat, bergizi, dan mengeyangkan ketika sarapan, seperti jus buah segar, buah potong, putih telur, atau susu murni.

    7. Rutin Olahraga

    Selain mengkonsumsi makanan sehat, dianjurkan juga untuk rutin berolahraga demi mengecilkan perut buncit. Olahraga merupakan salah satu cara yang efektif untuk membakar lemak tubuh secara menyeluruh, termasuk di sekitar perut.

    Beberapa jenis olahraga yang dapat membakar lemak perut secara efektif di antaranya jogging, bersepeda, atau kardio. Untuk hasil yang maksimal, lakukan secara rutin minimal dua kali dalam seminggu.

    Selain itu, latihan kekuatan atau resistance training juga penting, seperti angkat beban atau latihan body weight. Cara ini dapat membantu membangun otot dan meningkatkan metabolisme tubuh dalam jangka panjang.

    8. Hindari Stres

    Stres bisa jadi pemicu berat badan bertambah sekaligus menyebabkan perut buncit, lho. Soalnya, stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol.

    Jika hormon kortisol tidak terkendali, hal itu bisa meningkatkan tekanan darah serta kadar gula dalam darah, yang mana bisa memicu penyakit diabetes.

    Oleh sebab itu, disarankan untuk mengelola stres sebaik mungkin demi menjaga kesehatan fisik dan mental. Cara mudah untuk menghilangkan stres bisa melakukan yoga atau meditasi.

    Jadi, mengecilkan perut buncit bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus diet ekstrem hingga menyiksa diri. Lakukan cara di atas secara perlahan dan tetap konsisten agar hasilnya maksimal.

    (ilf/inf)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Hati-Hati! 5 Makanan Tinggi Lemak Tersembunyi Ini Bikin Diet Gagal


    Jakarta

    Tidak semua makanan sehat membantu penurunan berat badan. Sebab, beberapa mengandung jumlah lemak tinggi yang tersembunyi, seperti 5 makanan ini.

    Sejumlah makanan bernutrisi memang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, tetap perlu hati-hati karena sejumlah makanan bernutrisi juga ada yang mengandung lemak tersembunyi dalam jumlah tinggi.

    Meskipun lemak dalam jumlah tertentu merupakan bagian penting dari diet seimbang, tetapi konsumsi berlebihan bisa membahayakan kesehatan karena dapat meningkatkan kolesterol dan risiko penyakit jantung.


    Ahli gizi dan spesialis penurunan berat badan, Milena Kaler mengungkap pentingnya memahami perbedaan antara lemak sehat dan tidak sehat.

    Menurutnya, “Lemak tak jenuh dapat memberikan efek positif pada kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan memberikan nutrisi penting.”

    “Di sisi lain, lemak jenuh dan lemak trans harus dibatasi karena dapat menyebabkan penyakit jantung bila dikonsumsi berlebihan,” jelasnya.

    NHS (National Health Service) Inggris merekomendasikan wanita untuk mengonsumsi tidak lebih dari 20 gram lemak jenuh sehari. Pria juga perlu membatasi diri hingga 30 gram.

    Meskipun ada beberapa makanan mengandung lemak baik atau tak jenuh tunggal, tetapi beberapa berpotensi mengandung perangkap lemak yang mungkin tidak disadari. Lemak terperangkap ini juga mampu menghancurkan tujuan penurunan berat badan.

    Oleh karena itu, konsumsinya tetap perlu diperhatikan. Lantas, apa saja makanan dengan lemak sehat yang berpotensi memiliki lemak tersembunyi? Untuk mengetahui lebih jelas, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari thesun.co.uk (31/03/2024).

    1. Alpukat

    Tips mematangkan alpukat dengan cara cepatMeskipun sehat tetapi alpukat mengandung kalori dalam jumlah tinggi. Foto: TikTok @lauraleecreations / iStock

    Alpukat kaya akan lemak tidak jenuh tunggal dan tidak jenuh ganda yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Kandungan lemak itu juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Sayangnya, kandungan kalori di dalam alpukat juga tinggi. Oleh karena itu, disarankan untuk memerhatikan ukuran porsi alpukat jika memang kamu sedang berusaha menurunkan berat badan.

    Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung sekitar 300 kalori dan 22 gram lemak.

    2. Dark chocolate

    Ini Perbedaan Dark Chocolate, Milk Chocolate dan White ChocolateDark chocolate juga sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah banyak karena kalorinya tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Dark chocolate yang murni dengan kandungan kakao tinggi juga disebut-sebut sebagai makanan yang bernutrisi. Namun, cokelat ini bukanlah sesuatu yang harus kamu makan setiap saat jika memang berencana ingin menurunkan berat badan.

    Menurut pakar kesehatan, cokelat mengandung lemak jenuh dan tak jenuh. Meskipun beberapa dari lemak ini dianggap sehat, tetap perlu mengonsumsi cokelat hitam pekat secukupnya.

    Terdapat 109 kalori dan 8,9 gram lemak (diantaranya 5,4 gram lemak jenuh) dalam 18 gram cokelat hitam organik yang mengandung 85% kakao.

    Penasaran dengan makanan lain yang punya lemak tersembunyi? bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kacang-kacangan dan biji-bijian

    Seperti alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian juga mengandung lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang sehat.

    Lemak ini menyediakan asam lemak esensial, seperti omega-3 dan omega-6 yang penting untuk fungsi otak dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

    Namun, jangan meremehkan segenggam penuh kacang-kacangan dan biji-bijian, terutama jenis kacang mete dan kacang macadamia yang bisa meningkatkan kolesterol.

    Milena mengungkap, “Konsumsi berlebihan bisa berkontribusi pada penambahan berat badan.”

    Segenggam kecil kacang atau biji-bijian tanpa garam mengandung sekitar 175 kalori dan 14 gram lemak.

    4. Saus salad

    Salad Sayuran Saus Minyak Olive BawangJangan konsumsi terlalu banyak saus-saus salad karena biasanya punya kalori dan lemak tinggi. Foto: Getty Images/

    Saus salad juga menyebabkan kegagalan dalam penurunan berat badan. Memang campuran sayuran polos membutuhkan rasa ekstra, tetapi jangan sampai tergoda untuk menggunakan saus salad botolan yang sebenarnya mengandung banyak lemak tersembunyi.

    Menurut Milena, saus salad, terutama yang creamy mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans. satu sendok makan (15 ml) caesar salad dressing mengandung 65 kalori dan 6,5 gram lemak (0.5 gram diantaranya adalah lemak jenuh).

    Sebagai pengganti, disarankan untuk menggunakan minyak zaitun yang dapat membantu tubuh menyerap vitamin larut lemak dalam sayuran.

    5. Selai kacang

    cara menyimpan selai kacangSelai kacang alami saja mengandung kalori dan lemak tinggi. Oleh karena itu jangan konsumsi terlalu sering. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selai kacang sering dianggap sebagai super food karena kaya akan lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral. Selain itu, selai juga menjadi sumber protein yang baik.

    Namun, makanan ini sangat padat kalori. Sedangkan, banyak orang makan jauh lebih banyak dari ukuran porsi yang disarankan, yaitu sekitar 20 gram.

    Bahkan, selai kacang yang 100 persen terbuat dari kacang alami masih mengandung kalori tinggi. Misalnya selai kacang dari Sainsbury yang mengandung 126 kalori dan 10,1 gram lemak per sendok makan.

    Ahli gizi Milena pun memperingati untuk mengonsumsi selai kacang secukupnya saja karena dapat mengandung banyak lemak dan kalori.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark