Tag: libido

  • Kebiasaan Ini Bisa Bikin Performa di Atas Ranjang Anjlok, Pasutri Wajib Catat!


    Jakarta

    Bercinta bisa menjadi salah satu momen penting untuk pasangan suami istri. Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, nyatanya bercinta juga dapat meningkatkan keintiman dan keharmonisan pasangan. Oleh karena itu, memerhatikan kualitas bercinta adalah salah satu faktor penting dalam rumah tangga.

    Dikutip dari WebMD, berikut ini adalah sederet kebiasaan sepele yang bisa bikin performa bercinta ngedrop:

    1. Terlalu Banyak Junk Food

    Junk food banyak mengandung karbohidrat olahan, gula sederhana, lemak jenuh, hingga lemak trans. Terlalu banyak mengonsumsi makanan sejenis itu dapat memperlambat aliran darah dan memengaruhi performa seks di atas ranjang.


    Perbanyak konsumsi real food seperti buah, sayuran, hingga protein nabati dan hewani. Protein nabati yang bisa dikonsumsi seperti kacang-kacangan, buncis, hingga tahu. Pola makan sehat dapat memberikan lebih banyak energi untuk berhubungan intim.

    2. Kebanyakan Makan Garam

    Makanan tinggi garam dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami masalah tekanan darah tinggi. Masalah tekanan darah yang tidak terkontrol dengan baik dapat berisiko menurunkan libido.

    Jauhi makanan kemasan yang tinggi natrium dan perhatikan seberapa banyak jumlah garam yang dikonsumsi sehari-hari. Sebaiknya, prioritaskan makanan-makanan mengandung bumbu dari rempah.

    3. Stres

    Kontrol stres yang buruk dapat memicu ketegangan dan kekhawatiran terus menerus. Ketika tubuh terus dipenuhi oleh hormon stres, itu dapat mengganggu kesehatan hingga menurunkan keinginan untuk melakukan seks.

    Coba cari tahu apa yang membuat tingkat stres terasa tinggi dan temukan cara untuk mengatasinya. Luangkan waktu untuk melakukan hobi, melakukan aktivitas relaksasi, hingga berkonsultasi dengan psikolog bila diperlukan.

    4. Skip Foreplay

    Foreplay merupakan salah satu faktor yang penting untuk meningkatkan performa bercinta. Persiapan sebelum melakukan hubungan intim dapat membuat pengalaman bercinta pasutri menjadi lebih baik.

    Dalam sebuah survei terhadap 8.700 orang, mereka mengatakan seks berlangsung lebih lama ketika mereka memasukkan lebih banyak jenis rangsangan sebelum penetrasi. Foreplay bisa dilakukan dengan seks oral hingga masturbasi.

    NEXT: Masih kurang berinovasi hingga masalah komunikasi

    5. Tidak Berinovasi

    Melakukan hal yang sama dan berulang kali dalam bercinta dapat membuat gairah dan performa seks menurun. Mulai lakukan eksplorasi dengan mencoba posisi baru dengan pasangan.

    Eksplorasi ini juga bisa dilakukan dengan menambahkan alternatif tempat, waktu, atau pakaian khusus baru. Menggunakan mainan seks juga bisa menjadi salah satu cara untuk melakukan eksplorasi.

    6. Kurang Berkomunikasi

    Komunikasi memiliki peranan penting untuk saling terbuka dengan pasangan dan meningkatkan kualitas seks. Apabila sedang memiliki masalah atau keinginan baru dalam bercinta, coba bicarakan dengan pasangan.

    Bicarakan dengan baik pada pasangan, sehingga mereka bisa menerimanya dengan baik. Bukan tidak mungkin ini menjadi salah satu cara ampuh untuk meningkatkan performa bersama di atas ranjang.

    7. Kebiasaan Merokok

    Merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Salah satunya yang mungkin jarang diketahui adalah merokok dapat mengurangi hasrat seksual.

    Kandungan kimia yang ada di dalam rokok dapat mengganggu aliran darah yang pada akhirnya dapat memicu masalah performa seksual. Coba kurangi secara bertahap atau temui profesional untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Musim Hujan Bisa Hasrat Bercinta Naik, Mitos atau Fakta? Ini Kata Seksolog


    Jakarta

    Musim hujan sering dikaitkan dengan meningkatnya hasrat seksual seseorang. Cuaca yang dingin dan suasana mendung disebut-sebut mampu membangkitkan libido seseorang.

    Seksolog dr Haekal Anshari, M Biomed (AAM) mengungkapkan fenomena tersebut tidak sepenuhnya didukung oleh bukti ilmiah. Namun, menurutnya salah satu faktor yang dapat membangkitkan libido seseorang adalah faktor lingkungan.

    “Saya sih belum menemukan studinya ya. Tapi, memang salah satu hal yang bisa membangkitkan libido itu dari faktor lingkungan,” terang dr Haekal saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2024).


    “Jadi, nggak hanya sentuhan atau visual, tapi suasananya juga bisa,” sambungnya.

    Menurutnya, faktor lingkungan seperti suasana yang mendung dan hujan yang turun saat pagi dapat memberikan efek tertentu pada psikologis seseorang, terutama pria.

    “Kalau pagi hari itu, hormon testosteron laki-laki meningkat. Jadi, kalau suasananya mendung, gerimis, atau hujan di pagi hari, itu bisa membuat laki-laki lebih bergairah,” kata dr Haekal.

    Meski begitu, dr Haekal mengatakan cuaca bukanlah faktor utama yang dapat meningkatkan gairah seksual seseorang. Selain faktor lingkungan, gairah seksual seseorang dapat dipengaruhi hal lainnya, seperti kondisi fisik, mental, hubungan dengan pasangan, dan stimulasi lainnya.

    Maka dari itu, cuaca yang dingin atau musim hujan tidak dapat dianggap sebagai penyebab utama yang membuat libido meningkat. Hal tersebut lebih berkaitan dengan bagaimana lingkungan sekitar mempengaruhi suasana hati atau mood bercinta.

    “Cuaca itu hanya salah satu dari sekian banyak faktor yang bisa membangkitkan gairah seksual seseorang,” tuturnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Usia Berapa Gairah Seksual Wanita Mencapai Puncaknya? Ini Temuan Studi


    Jakarta

    Kebanyakan orang mungkin pernah mendengar ‘puncak seksual’. Istilah ini merujuk pada periode waktu saat seseorang berada dalam kondisi paling ideal untuk melakukan hubungan seks dengan frekuensi tinggi dan berkualitas tinggi.

    Dikutip dari MedicineNet, gairah atau nafsu seksual manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor misalnya perubahan hormon, kondisi psikis, dan kesehatan fisik. Secara biologis, tidak ada definisi yang jelas tentang puncak seksual. Orang-orang mengalami hubungan seks yang memuaskan sepanjang kehidupan dewasa mereka.

    Menurut penelitian yang dilakukan seksolog di Amerika Serikat, Alfred Kinsey, wanita dan pria memiliki periode puncak seksual yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan wanita mencapai puncak seksual mereka di usia 30-an sedangkan pria mencapai puncaknya di akhir masa remaja.


    Kinsey meminta responden untuk mengukur kapan mereka mengalami orgasme terbanyak. Pria melaporkan mengalami orgasme terbanyak saat berusia 17 atau 18 tahun. Wanita lebih cenderung melaporkan mengalami orgasme teratur saat berusia di atas 30 tahun.

    Meskipun data tersebut mungkin secara teknis benar, tetapi hal itu mungkin bukan menjadi indikasi puncak biologis. Meskipun dipertanyakan oleh banyak kritikus, temuan dari laporan Kinsey ini tetap menjadi pandangan umum selama beberapa waktu.

    Dikutip dari WebMD, sebuah penelitian lain mengungkapkan bahwa wanita yang berusia antara 27 dan 45 tahun melaporkan minat tertinggi terhadap seks dan lebih banyak fantasi seksual dibandingkan wanita di kelompok usia lainnya.

    Wanita juga melaporkan melakukan lebih banyak seks selama tahun-tahun ini dibandingkan wanita di usia lainnya.

    Pada wanita, dorongan seksual akan mulai menurun ketika mereka memasuki periode menopause. Hal ini karena kadar estrogen menurun, yang mungkin sedikit mendinginkan libido dan menyebabkan kekeringan vagina.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Istri Merapat, Ini 7 Titik Sensitif Suami yang Bikin Mudah Terangsang


    Jakarta

    Pria juga memiliki bagian tubuh sensitif yang jika dirangsang dapat memberikan kenikmatan seksual saat disentuh. Hal ini bisa membantu pasangan untuk meningkatkan libidonya sebelum sesi bercinta.

    Dikutip dari Hims, zona sensitif pria tidak melulu tentang penis, skrotum, dan mungkin perineum. Ada beberapa titik-titik sensual yang bisa dirangsang untuk mendapatkan kenikmatan seksual, berikut daftarnya:

    Kulit kepala merupakan ‘rumah’ bagi banyak saraf yang sensitif. Saraf-saraf ini dapat dirangsang dengan menyentuh kulit secara langsung atau menyisir rambut pasangan menggunakan tangan dengan lembut.


    Penelitian juga menunjukkan memijat kulit kepala dengan lembut dapat menurunkan hormon stres dan mengaktifkan saraf parasimpatis.

    Telinga memiliki banyak saraf dan reseptor sensorik di bagian dalam dan luar. Setiap gerakan, misalnya usapan ringan atau sentuhan, maka dapat memberikan sensasi geli yang menyenangkan.

    Bagian belakang leher ini dinilai sebagai tempat yang sangat sensitif dan dapat memberikan kepuasan baik bagi pria dan wanita. Sentuhan ringan, ciuman, atau gerakan menggelitik di area ini dapat memberikan sensasi geli ke seluruh tubuh.

    Permainan puting tidak selalu hanya untuk wanita. Saat diberikan rangsangan puting dapat mengirimkan sinyal ke korteks sensorik genital. Puting sendiri juga memiliki ratusan ujung saraf yang membuatnya sebagai zona sensitif.

    Sentuhan ringan dengan jari dapat membantu memberikan gelombang kejut yang menyenangkan ke seluruh tubuh. Ketiak juga merupakan sumber utama feromon, yakni zat kimia alami tubuh yang dapat menimbulkan respons pada pasangan.

    Perut bagian bawah khususnya di antara pusar dan garis kemaluan merupakan zona sensitif pria. Bagian ini bisa dirangsang dengan menggunakan jari, lidah, atau bibir untuk membangkitkan gairah.

    Tulang berada di bagian bawah punggung, letaknya tepat di atas bokong. Posisinya yang terhubung dengan panggul, maka membuat area ini menjadi lebih sensitif. Mintalah pasangan untuk mengusapkan kukunya secara perlahan di area ini untuk meningkatkan gairah seksual.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Makanan yang Tak Cuma Enak, Tapi ‘Jos’ Buat Dongkrak Gairah Bercinta

    Jakarta

    Makanan yang dikonsumsi ternyata dapat memengaruhi performa bercinta. Walaupun sebagian besar orang lebih fokus pada faktor psikologis, asupan nutrisi juga berperan penting dalam mendukung kualitas hubungan intim.

    Beberapa jenis makanan diyakini mampu meningkatkan gairah dan stamina, sementara lainnya justru dapat berdampak negatif.

    Dikutip dari Healthline, para ahli gizi seperti Jessica Crandall, seorang pendidik diabetes bersertifikat dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, menekankan kepercayaan diri tubuh memiliki pengaruh besar terhadap performa seksual dibandingkan nutrisi semata.


    Meski begitu, pola makan yang sehat tetap memiliki peran signifikan. Diet yang tepat dapat melancarkan aliran darah, meningkatkan energi, memperbaiki suasana hati, serta membantu mengatasi penurunan libido. Berikut beberapa makanan yang bermanfaat untuk mendukung performa bercinta.

    1. Tiram

    Tiram atau biasa dikenal dengan oysters telah lama dikenal sebagai afrodisiak sejak zaman Yunani dan Romawi kuno.

    Kandungan seng yang tinggi dalam tiram dikaitkan dengan peningkatan jumlah sperma.

    Selain manfaatnya, cara menikmati tiram sering kali dianggap sensual, terutama jika dikonsumsi bersama pasangan.

    2. Cokelat Hitam

    Cokelat hitam tidak hanya kaya antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, tetapi juga mampu meningkatkan aliran darah.

    Kandungan flavonol di dalamnya membantu memperbaiki sensasi tubuh, bahkan bermanfaat dalam mengatasi disfungsi ereksi. Untuk hasil terbaik, pilih cokelat dengan kandungan kakao minimal 60 persen dan konsumsi dalam jumlah kecil.

    3. Bit

    Bit, meskipun tidak terlihat menarik, merupakan sumber kalium yang sangat baik untuk melancarkan aliran darah.

    Selain itu, warna merahnya disebut-sebut memiliki daya tarik tersendiri bagi pria menurut beberapa studi terkait preferensi visual.

    4. Kacang dan Biji-Bijian

    Beragam kacang seperti almond, mete, dan kacang tanah kaya akan magnesium yang dapat meningkatkan energi dan sirkulasi darah. Biji labu, yang sering disebut sebagai camilan sehat, mengandung magnesium, kalium, dan seng.

    Menurut beberapa penelitian, biji labu bahkan dapat meningkatkan kadar testosteron, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan. Terlepas dari itu, kandungan nutrisinya sangat baik untuk mendukung kesehatan tubuh secara umum.

    5. Semangka

    Sebagai buah yang kaya kandungan air dan kalium, semangka membantu hidrasi tubuh sekaligus melancarkan sirkulasi darah. Semangka juga dapat membantu meningkatkan libido yang menurun. Hal ini menjadikannya pilihan tepat untuk meningkatkan gairah.

    6. Alpukat

    Alpukat kaya akan lemak tak jenuh dan vitamin E, nutrisi yang mendukung kesehatan kulit, rambut, dan kuku. Kekurangan lemak sehat dapat menyebabkan kulit kering dan berdampak pada area tubuh lainnya.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Kapan Usia Puncak Seks Pria dan Wanita? Begini Penjelasannya


    Jakarta

    Seiring berjalannya waktu, setiap pasangan memiliki frekuensi bercinta yang mungkin semakin jarang. Dorongan dan kepuasan seksual seseorang dapat berubah.

    Hal ini memunculkan pertanyaan terkait berapa usia puncak seksual seseorang?

    Dikutip dari Medicine Net, sebenarnya, tidak ada definisi biologis pasti terkait puncak seksual, namun studi menunjukkan bahwa orang-orang dapat mengalami kepuasan seksual sepanjang masa dewasa.


    Menurut buku ‘Sexual Behavior in the Human Male’ dan ‘Sexual Behavior in the Human Female,’ karya Alfred Kinsey, pria dan wanita mencapai fase puncak seksual pada usia yang berbeda.

    Temuan Kinsey menunjukkan bahwa wanita cenderung mencapai puncaknya di usia 30-an, sementara pria mencapai puncaknya di usia remaja akhir.

    Namun, pandangan ini telah lama dipertanyakan, karena banyak peneliti berpendapat bahwa data Kinsey belum sepenuhnya menggambarkan kenyataan.

    Kinsey meminta partisipan untuk melaporkan usia saat mereka mengalami orgasme paling banyak. Pria melaporkan orgasme terbanyak pada usia 17 atau 18 tahun, sedangkan wanita cenderung lebih sering mengalami orgasme ketika berada di usia 30-an.

    Meski data ini valid, angkanya mungkin tidak menunjukkan puncak biologis sebenarnya. Jumlah orgasme pada pria mungkin hanya menggambarkan seberapa sering mereka bisa mencapai orgasme, baik dengan atau tanpa pasangan.

    Sementara itu, banyak wanita memerlukan pasangan yang lebih berpengalaman atau membutuhkan waktu untuk melatih komunikasi kebutuhan seksualnya sebelum bisa mencapai orgasme secara teratur.

    Salah satu cara mengukur seksualitas adalah melalui kadar hormon. Hormon seks biasanya meningkat sejak masa remaja, dengan puncaknya pada usia dewasa awal.

    Kadar testosteron pada pria mulai menurun sejak usia 20-an, yang bisa memengaruhi libido dan sensasi seksual. Pada wanita, penurunan hormon terbesar terjadi di masa menopause, yang dapat memengaruhi libido dan menyebabkan kekeringan pada jaringan vagina.

    Menurut penelitian terbaru dari Kinsey Institute, pria berusia 25-39 tahun dan wanita berusia 20-29 tahun adalah yang paling sering berhubungan seks, meskipun tingkat frekuensi menurun seiring bertambahnya usia.

    Kepuasan seksual juga cenderung meningkat seiring waktu, banyak orang merasa lebih puas dengan kehidupan seksualnya meski frekuensi hubungan seksual berkurang.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Minuman yang Bikin Libido Suami saat Bercinta Makin ‘Jos’

    Jakarta

    Seks menjadi salah satu ‘bumbu’ penting menjaga keharmonisan hubungan suami-istri. Namun, terkadang pria dan wanita bisa kehilangan libido atau gairah untuk bercinta.

    Hal ini sebenarnya normal dan bisa terjadi pada siapa saja. Penurunan libido dapat dipicu oleh sejumlah faktor, seperti pertambahan usia, gaya hidup tidak sehat, hingga kondisi medis tertentu.

    Kendati demikian, ada baiknya libido rendah segera diatasi. Jika terjadi terus-menerus, hal ini tak hanya memengaruhi hubungan dengan pasangan, tetapi juga kesehatan.


    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan libido secara alami. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman tertentu yang bisa menambah libido dan meningkatkan fungsi seksual.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar minuman untuk meningkatkan libido yang bisa dicoba.

    1. Kopi

    Kopi lebih dari sekadar minuman penghilang kantuk. Dikutip dari Healthshots, kafein yang terkandung dalam kopi juga dapat membantu meningkatkan suasana hati dan libido baik pada pria maupun wanita.

    Studi yang dilakukan pada 2015 oleh University of Texas Health Science Center at Houston menunjukkan pria yang mengonsumsi kopi setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena disfungsi ereksi.

    2. Minuman Coklat

    Tak hanya lezat, minuman coklat juga punya khasiat untuk meningkatkan gairah seks. Dikutip dari Healthshots, coklat dapat mendorong pelepasan hormon serotonin yang memiliki efek mirip afrodisiak, sehingga meningkatkan hasrat terhadap aktivitas seksual.

    Serotonin juga membantu mengatur aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk alat vital. Bagi pria, hal ini dapat membantu penis lebih mudah mendapatkan dan mempertahankan ereksi.

    3. Teh Hijau

    Teh hijau dikenal sebagai minuman yang punya banyak khasiat untuk kesehatan. Nah, salah satu manfaat teh hijau juga bisa membantu mendongkrak libido loh.

    Dikutip dari Healthshots, teh hijau mengandung antioksidan dalam bentuk katekin. Katekin telah terbukti dapat membantu melancarkan aliran darah, termasuk ke organ seksual, yang kemudian berkontribusi dalam meningkatkan gairah seks.

    4. Jus Delima

    Manfaat jus delima untuk meningkatkan libido telah lama diteliti pada ilmuwan. Dikutip dari Healthshots, sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Beverly Hills Clinic di Amerika Serikat menunjukkan jus delima dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, termasuk yang menuju organ seksual. Inilah yang dipercaya berkontribusi dalam meningkatkan libido.

    5. Banana Shake

    Selain menambah energi, banana shake juga memiliki khasiat untuk mendongkrak libido. Dikutip dari Healthshots, para peneliti menemukan enzim bromelain yang ada pada pisang dapat membantu meningkatkan jumlah hormon testosteron. Peningkatan testosteron dapat turut mendongkrak libido atau gairah seksual pada pria.

    6. Jus Semangka

    Tak hanya menyegarkan, jus semangka juga punya manfaat pendongkrak libido yang sayang untuk dilewatkan. Dikutip dari Medical News Today, semangka mengandung asam amino bernama sitrulin. Sitrulin dapat membantu meningkatkan aliran darah ke organ seksual, sehingga mempermudah pria mencapai dan mempertahankan ereksi.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Wajib Tahu, 6 Makanan Enak yang Bikin Gairah Seks Makin ‘On Fire’

    Jakarta

    Hubungan seks yang berkualitas umumnya dapat memberikan kepuasan dan kenyamanan, baik untuk suami maupun istri. Namun, ternyata ada beberapa momen yang membuat gairah seks menurun, sehingga berdampak pada sesi bercinta yang kurang memuaskan.

    Kondisi seperti ini ternyata tidak hanya dialami pria, wanita juga dapat mengalami kehilangan gairahnya untuk bercinta. Penyebabnya bisa karena mood yang anjlok hingga tidak memiliki stamina yang cukup kuat untuk berhubungan.

    Meski begitu, masalah seperti tersebut masih bisa diatasi dengan mengkonsumsi makanan enak yang mungkin sering dikonsumsi. Dikutip dari laman Shape, berikut daftar makanan yang dapat meningkatkan gairah seks buat pasutri.


    1. Brokoli

    Ternyata brokoli memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam membangkitkan gairah saat bercinta. Ahli diet dan pendiri Nutritious Life, Keri Glassman, menyarankan untuk mengkonsumsi brokoli karena kaya akan vitamin C.

    “Vitamin C membantu sirkulasi darah ke organ-organ dan juga dikaitkan dengan peningkatan libido wanita,” tambahnya.

    2. Semangka

    Buah yang satu ini ternyata dapat membantu meningkatkan gairah seks. Meski 92 persen dari semangka mengandung air, sekitar 8 persen yang tersisa itu mengandung nutrisi yang penting untuk kesehatan seksual.

    Menurut penelitian dari Texas A&M Fruit and Vegetable Improvement Center, semangka memiliki bahan-bahan yang memberikan efek seperti viagra pada pembuluh darah tubuh. Bahkan, buah tersebut dapat meningkatkan libido.

    “Semangka mengandung fitonutrien yang disebut citrulline, yang diubah tubuh menjadi arginin, asam amino yang meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh, yang merelaksasi pembuluh darah dengan cara yang sama seperti obat seperti Viagra,” kata Gahns-Clement dan Clement.

    3. Telur

    Telur merupakan salah satu makanan enak yang banyak disukai orang. Kandungan protein yang tinggi pada telur menjadi sumber stamina dan juga rendah kalori.

    Selain itu, telur adalah sumber asam amino L-arginin yang baik. Zat tersebut telah terbukti efektif dalam mengobati berbagai jenis penyakit jantung dan disfungsi ereksi.

    4. Jahe

    Salah satu bumbu masakan ini sangat kaya manfaat untuk kesehatan, termasuk sebagai peningkat libido. Selain itu, jahe yang dikonsumsi mentah, di dalam masakan, maupun dalam bentuk suplemen juga cocok untuk melindungi diri dari flu atau pilek.

    5. Cengkeh

    Cengkeh yang biasanya digunakan saat memasak juga dapat membantu meningkatkan gairah seks. Untuk mengkonsumsinya, cengkeh dapat diseduh dengan sari apel panas, dicampurkan ke dalam makanan, atau ditambahkan ke dalam minuman hangat.

    “Di India, cengkeh telah digunakan untuk mengobati disfungsi seksual pria selama berabad-abad,” kata Glassman.

    Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Complementary and Alternative Medicine menemukan bahwa ekstrak cengkeh menghasilkan peningkatan aktivitas seksual pada tikus jantan normal.

    “Cengkeh juga digunakan untuk menghilangkan bau mulut, yang juga tidak akan merusak kemampuan berciuman Anda,” beber Glassman.

    6. Buah ara atau figs

    Buah ara atau figs dianggap sebagai stimulan kesuburan yang sangat baik dan dapat meningkatkan sekresi feromon. Jika ingin sesi bercinta makin manis dan memuaskan, cobalah untuk memakannya sebelum berhubungan seks.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bercinta Tak ‘Sepanas’ Biasanya? Ini 5 Hal yang Bisa Bikin Libido Suami Drop

    Jakarta

    Bercinta menjadi momen yang penting untuk pasangan suami istri. Dalam banyak kasus, libido suami yang drop dapat mengganggu kesenangan pasangan ketika bercinta.

    Sebenarnya apa sih faktor-faktor yang dapat menyebabkan menurunnya libido suami? Berikut ini adalah beberapa di antaranya dikutip dari Healthline:

    1. Masalah Tidur

    Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan bahwa pria yang memiliki masalah tidur seperti sleep apnea cenderung memiliki kadar testosteron yang lebih rendah. Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang terjadi ketika pernapasan terhenti sementara dalam beberapa periode ketika tidur.


    Seiring berjalannya waktu, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan aktivitas seksual dan libido. Dalam studi tersebut, tim peneliti menemukan hampir sepertiga pria yang mengalami sleep apnea parah mengalami penurunan kadar testosteron.

    Penelitian lain menyebut kadar testosteron menurun 10-15 persen setelah seminggu jam tidur dibatasi menjadi lima jam per malam.

    2. Usia Bertambah

    Tingkat testosteron yang berkaitan dengan libido berada di titik tertinggi ketika seorang pria memasuki usia akhir remaja. Semakin tua, mungkin diperlukan waktu yang sedikit lebih lama untuk orgasme, ejakulasi, atau bahkan terangsang.

    Ereksi yang terjadi mungkin tidak sekeras biasanya dan membutuhkan waktu yang lebih lama. Untuk mengatasi masalah ini, coba konsultasikan dengan profesional kesehatan terpercaya.

    3. Penyakit Kronis

    Masalah penyakit kronis juga dapat menjadi salah satu pemicu libido suami menjadi drop. Beberapa jenis penyakit kronis yang dimaksud meliputi diabetes tipe dua, obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga masalah organ seperti paru-paru, jantung, ginjal, dan hati kronis.

    Jika memiliki masalah penyakit kronis di atas, pertimbangkan menemui dokter untuk mengelola masalah kesehatan tersebut. Berbicara dengan pasangan untuk menemukan cara agar tetap intim juga diperlukan.

    4. Stres

    Stres dan tekanan situasi dapat menurunkan hasrat seksual. Ini berkaitan erat dengan hormon yang ada pada tubuh, hingga pembuluh darah arteri yang menyempit ketika stres. Penyempitan ini membatasi aliran darah dan berpotensi meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

    Penelitian yang diterbitkan dalam Scientific Research and Essays mendukung gagasan bahwa stres mempunyai efek langsung pada masalah seksual. Tidak hanya pada suami, ini juga dapat terjadi pada istri.

    Penelitian lain mengungkapkan gangguan stres pasca trauma atau yang lebih dikenal dengan PTSD juga meningkatkan risiko disfungsi seksual sebanyak tiga kali lipat.

    Stres merupakan sesuatu yang sulit dihindari. Lakukan latihan teknik manajemen stres seperti latihan pernapasan dan meditasi. Jika masih sulit menangani stres, cobalah pergi ke ahli kesehatan jiwa.

    5. Tidak Olahraga

    Jarang berolahraga atau tidak sama sekali dapat menyebabkan masalah kesehatan seksual, hingga memengaruhi gairah dan hasrat. Berolahraga secara teratur, dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis yang berkaitan dengan menurunnya libido suami.

    Olahraga ringan dapat menurunkan kadar kortisol di malam hari dan mengurang stres. Kebiasaan ini dapat mengurangi stres dan membantu meningkatkan gairah seks.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Gairah Seksual Berkurang? Ini 10 Cara Meningkatkan Libido

    Jakarta

    Libido atau gairah seks biasanya mengalami fluktuasi sepanjang waktu. Banyak hal yang dapat memengaruhi naik turunnya libido seseorang, mulai dari stres sehari-hari, usia, hingga fluktuasi hormon, dan menurunnya hasrat seksual terkadang bisa menjadi masalah bagi sebagian orang.

    Libido yang menurun atau rendah dalam jangka waktu yang lama tentu bisa mengganggu kualitas hubungan seksual. Menurut Very Well Mind, ada 10 cara yang bisa dilakukan seseorang untuk kembali meningkatkan gairah seksualnya.

    1. Mengelola kecemasan

    Sulit untuk bisa merasa seksual ketika diri dalam keadaan cemas, dan hal ini telah diuji secara klinis. Kecemasan terbukti dapat memperburuk disfungsi seksual seseorang.


    Ada berbagai cara untuk bisa mengelola kecemasan, seperti terapi, mengonsumsi obat untuk mengobati gangguan kecemasan, atau cara alami seperti meditasi, melatih pernapasan dalam, dan teknik manajemen stres.

    2. Menghilangkan depresi

    Depresi atau gangguan suasana hati akan memberikan dampak negatif pada libido, sama seperti kecemasan. Ketika seseorang depresi, disfungsi seksual juga akan terjadi. Sehingga, ketika depresi klinis diobati, maka hasrat seksual akan cenderung kembali.

    Sama seperti kecemasan, depresi dapat diobati dengan beberapa cara yakni terapi, pengobatan dan/atau metode penyembuhan alami lain.

    3. Meningkatkan kualitas tidur

    Gangguan tidur sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah menurunnya libido atau gairah seksual seseorang. Jika masalah tidur dirasa cukup serius, maka perlu adanya pendampingan dokter. Namun, jika masalah tidur ringan, bisa mengikuti langkah-langkah untuk mendapatkan sleep hygiene.

    4. Mengonsumsi ramuan alami

    Salah satu cara untuk bisa meningkatkan libido adalah dengan mengkonsumsi ramuan alami dan adaptogen, yaitu zat yang telah terbukti mampu mengurangi depresi dan kelelahan.

    Zat ini telah terbukti mampu meningkatkan segalanya, mulai dari libido hingga kejantanan, termasuk kesuburan.

    Beberapa obat alami yang bisa dikonsumsi adalah maca (akar Peru) ginseng, dan ginkgo biloba.

    5. Melakukan latihan fisik

    Latihan fisik atau exercise akan memberikan manfaat kepada tubuh, salah satunya adalah menambahkan peningkatan gairah seks.

    Olahraga terbukti dapat meningkatkan libido seseorang. Selain itu juga memberikan citra tubuh yang positif, peningkatan kesehatan kardiovaskular dan suasana hati, peningkatan sistem saraf simpatik, dan peningkatan sistem endokrin.

    6. Makan makanan peningkat libido

    Beberapa makanan dinilai baik untuk libido seseorang. Meskipun cara kerjanya tidak secara instan seperti hanya ‘menekan tombol’ untuk menjadi seksual.

    Beberapa jenis makanan yang kaya zinc mengatur testosteron dan stamina seperti daging merah, kacang pinus, dan tiram.

    Lalu ada biji-bijian dan kacang-kacangan untuk penguatan stamina, serta makanan tinggi flavonoid yang mampu bantu mencegah disfungsi seksual seperti jeruk, paprika, teh, dan coklat.

    7. Membatasi makanan penurun libido

    Di sisi lain, ada beberapa makanan yang justru dinilai dapat menurunkan gairah seks, atau disebut anafrodisiak. Makanan ini memiliki nutrisi atau atribut yang dapat menurunkan kesehatan seksual.

    Makanan anafrodisiak antara lain yang memiliki lemak jenuh tinggi, seperti makanan yang digoreng. Lalu kedelai yang dapat meningkatkan estrogen, lemak tak jenuh ganda seperti minyak sayur yang dapat menurunkan testosteron.

    Makanan bernatrium tinggi, yang dapat meningkatkan tekanan darah, dan makanan yang membutuhkan insulin untuk mengolahnya seperti tepung putih dan gula.

    8. Memperbaiki hubungan

    Hubungan yang terjalin lama, bisa membuat timbul perasaan akan hilangnya chemistry seksual. Antara satu sama lain mungkin sudah tidak lagi merasa bergairah.

    Hal ini bisa diatasi dengan melakukan terapi seks bersama pasangan, menjadwalkan kencan malam, pergi berlibur bersama, atau banyak melakukan sentuhan yang disengaja.

    9. Menerima keadaan tubuh

    Terkadang rendahnya gairah seks seseorang karena mereka merasa tidak nyaman dengan tubuhnya. Sehingga diperlukan adanya latihan body neutrality atau menerima tubuh apa adanya.

    Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti memilih pakaian dan makanan sesuai dengan yang disukai. Hal ini akan memberikan manfaat baik kepada kesehatan mental.

    10. Membatasi alkohol dan zat lainnya

    Alkohol dan obat-obatan terlarang dapat memberikan dampak negatif kepada tubuh. Salah satunya bisa menyebabkan gairah seks menurun.

    Di sisi lain, ada sebagian orang yang justru mendapatkan dorongan seksual ketika meminum alkohol. Namun, hal ini harus dilakukan dengan tetap menjaga asupan.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy