Tag: libido

  • Punya Hasrat Seksual dan Libido yang Meledak-ledak? Ini Kemungkinan Penyebabnya


    Jakarta

    Nafsu seksual adalah aspek alami yang dialami dalam setiap kehidupan manusia. Namun, pertanyaan tentang apakah memiliki nafsu tinggi itu normal sering kali muncul dan menjadi bahan perbincangan. Menurut Medical News Today, pada dasarnya tidak ada definisi apakah nafsu seks seseorang dikatakan normal atau tidak.

    Hanya saja, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan mengapa gairah seks seseorang dapat begitu tinggi. Libido, istilah yang digunakan untuk menggambarkan dorongan atau hasrat seksual seseorang. Setiap individu memiliki tingkat libido yang berbeda-beda, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, kesehatan, hormon, dan kondisi psikologis.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Libido

    1. Hormon

    Tingkat hormon, terutama testosteron pada pria dan estrogen pada wanita, memainkan peran besar dalam menentukan tingkat libido. Fluktuasi hormon selama siklus menstruasi, kehamilan, atau menopause dapat mempengaruhi nafsu seksual. Sehingga normal apabila memasuki fase tersebut, hasrat seksual seseorang meledak-ledak.


    2. Kesehatan Fisik

    Kondisi kesehatan secara umum, termasuk penyakit kronis seperti diabetes atau gangguan tiroid, dapat mempengaruhi libido. Dikutip dari healthline, pola makan yang buruk, kurang tidur, dan gaya hidup sedentari juga dapat menurunkan dorongan seksual.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang dengan kesehatan fisik yang bagus baik karena gym maupun pola gaya hidup, cenderung lebih menginginkan seks dan gairah seks yang lebih tinggi. Serta orgasme yang lebih baik.

    3. Kesehatan Mental

    Stres, kecemasan, dan depresi dapat mengurangi hasrat seksual. Saat stres, beberapa orang akan merasa mengalami penurunan hasrat seksual. Sebaliknya, perasaan bahagia dan hubungan yang sehat dapat meningkatkan libido. Namun beberapa orang juga terkadang mencari kepuasan seksual dengan melakukan seks sebagai peredanya.

    4. Obat-obatan dan Zat Tertentu

    Beberapa obat, seperti antidepresan dan obat tekanan darah, diketahui dapat mempengaruhi libido. Penggunaan obat stimulan, seperti kokain juga dapat meningkatkan hasrat seksual tetapi memiliki kaitan dengan peningkatan hubungan seks yang “berisiko”.

    Tak hanya obat-obatan, konsumsi alkohol juga memungkinkan terjadinya peningkatan libido dalam jangka pendek. Namun, ketergantungan alkohol dapat menurunkan gairah, kinerja, dan kepuasan seksual.

    Apakah Nafsu Tinggi Itu Normal?

    Punya nafsu tinggi dapat dianggap normal jika tidak menyebabkan gangguan dalam kehidupan sehari-hari atau merugikan orang lain. Nafsu seksual yang tinggi bisa menjadi tanda tubuh yang sehat dan fungsi hormonal yang baik. Namun, jika dorongan seksual yang tinggi menyebabkan stres, konflik dalam hubungan, atau perilaku seksual yang berisiko, itu mungkin merupakan tanda dari suatu masalah yang perlu ditangani.

    NEXT: Kapan Harus Mencari Bantuan Medis?

    Jika hasrat seksual yang tinggi mulai mengganggu aktivitas harian atau pekerjaan, dapat mulai mengganti kebiasaan dengan melakukan hal yang lebih positif.

    Kemudian apabila nafsu yang tinggi mengarah pada perilaku seksual yang berisiko, seperti sering berganti pasangan atau tidak menggunakan perlindungan, bantuan medis sangat disarankan untuk membantu dalam penanganan. Terakhir, apabila libido tinggi disertai dengan gejala emosional seperti kecemasan yang berlebihan atau depresi.

    Memiliki nafsu tinggi adalah sesuatu yang bisa dianggap normal, tergantung pada konteksnya. Jika tidak menimbulkan masalah dalam kehidupan pribadi atau sosial, maka hal tersebut adalah bagian dari hal normal dalam dorongan seksual manusia. Yang terpenting, pahami tubuh dan kebutuhan seksual sendiri untuk mengetahui apa yang dibutuhkan dalam kehidupan seksual.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu, Ini 5 Minuman Ajaib Biar Stamina Makin ‘Gaspol’ saat Bercinta

    Jakarta

    Stamina menjadi salah satu elemen yang penting bagi para suami ketika bercinta. Pasalnya, performa yang prima dapat membuat kehidupan seksual pasangan suami istri menjadi lebih baik.

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan stamina seksual bagi laki-laki. Salah satunya adalah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

    Dikutip dari For Men Health, beberapa jenis minuman diketahui dapat memberikan efek positif terkait stamina saat bercinta. Sederet minuman ini dapat membantu agar seseorang bertahan lebih lama di atas ranjang.


    Berikut adalah 5 minuman alami yang dapat membantu para pria meningkatkan performa seksual.

    1. Jus Aloe Vera

    Aloe vera diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Salah satunya dapat merangsang produksi testosteron pada pria guna meningkatkan libido dan stamina seksual.

    Jus ini penuh dengan nutrisi sehat yang mampu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan memberi energi pada tubuh. Jus aloe vera mungkin dapat meningkatkan rutinitas dengan cara yang akan bermanfaat bagi kesehatan umum dan vitalitas seksual.

    2. Jus Semangka

    Semangka kaya akan asam amino yang disebut citrulline. Ini dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke area genital.

    Aliran darah yang lebih baik dapat membantu pria mencapai dan mempertahankan ereksi, sekaligus meningkatkan kenikmatan seksual bagi kedua pasangan.

    3. Air Kelapa

    Air kelapa dikenal sebagai minuman menyegarkan dan menghidrasi yang dapat memberikan dorongan energi alami. Hal ini karena air kelapa kaya akan elektrolit seperti kalium, magnesium, dan natrium, yang membantu mengisi kembali kadar hidrasi tubuh dan menjaga fungsi otot yang tepat.

    Tubuh yang terhidrasi dengan baik dapat memengaruhi performa seksual seseorang. Air kelapa sendiri dapat membantu mencegah dehidrasi, kelelahan, dan kram otot.

    4. Teh Jahe

    Jahe sendiri diketahui dapat meningkatkan libido seseorang. Pasalnya, rempah tradisional ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan panas tubuh, sehingga meningkatkan gairah dan performa seksual.

    Mengonsumsi teh jahe secara rutin dapat mendatangkan efek yang bagus terkait performa seksual. Teh jahe dapat memberikan rasa yang segar, membangkitkan gairah, dan menambah bumbu pada momen-momen yang intim.

    5. Jus Delima

    Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan yang ada dalam jus buah delima membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Sirkulasi darah yang lebih baik sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang kuat dan tahan lama.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Hal Sepele yang Tak Disadari Bikin Libido Suami Auto ‘Ngedrop’

    Jakarta

    Libido rendah sering menyebabkan hilangnya rasa percaya diri di ranjang. Terkadang, penyebab libido rendah sulit diidentifikasi sehingga penanganannya kurang tepat.

    Dikutip dari Medical News Today, libido atau gairah seks adalah dorongan untuk melakukan aktivitas seksual. Seseorang dikatakan memiliki libido rendah ketika minatnya terhadap hal-hal yang berbau seksual berkurang dari biasanya.

    Ada sejumlah hal yang dapat menyebabkan libido menurun. Beberapa di antaranya pun terkesan sepele, sehingga kerap terabaikan.


    Dikutip dari Livestrong, berikut sederet faktor yang bisa menyebabkan penurunan libido.

    1. Stres

    Jika afrodisiak dapat membangkitkan gairah bercinta, stres justru bisa ‘membunuhnya’. Stres dapat membuat pasangan sulit berkonsentrasi saat melakukan aktivitas di ranjang.

    Tak hanya itu, stres juga bisa menguras energi tubuh. Stres yang terjadi secara terus menerus dapat memengaruhi kadar hormon, yang kemudian berujung pada penurunan libido.

    Jika stres menjadi penyebab libido turun, cobalah mencari hal yang dapat membantu menurunkan stres. Beberapa orang menghilangkan stres dengan berolahraga, meditasi, yoga, terapi, atau melakukan perawatan tubuh.

    2. Kurang Tidur

    Meski terkesan sepele, kurang tidur bisa berdampak besar terhadap gairah seks.

    Pakar obstetri dan ginekologi Allison K Rodgers, MD menjelaskan kurang tidur dapat membuat tubuh kekurangan energi dan memengaruhi fungsi tubuh secara keseluruhan.

    “Tubuh Anda butuh tidur yang cukup untuk bisa berfungsi dengan baik, dan ketika Anda kelelahan, mengerahkan energi dan otak untuk seks bukan menjadi prioritas bagi tubuh Anda,” ujarnya.

    Usahakan untuk tidur sedikitnya 7-8 jam setiap malam. Jika sulit tidur, cobalah melakukan langkah-langkah berikut:

    • Kurangi pencahayaan atau matikan lampu di kamar tidur
    • Hindari penggunaan gadget dua jam sebelum tidur
    • Hindari konsumsi kafein menjelang waktu tidur
    • Berolahraga di siang hari

    3. Kurang Berolahraga

    Tingkat aktivitas fisik yang rendah juga dapat menyebabkan libido menurun. Rodgers mengatakan olahraga dapat meningkatkan endorfin alami di dalam tubuh yang menunjang libido dan kesehatan secara keseluruhan.

    Selain itu, olahraga secara teratur meminimalisir risiko kondisi yang bisa memengaruhi tingkat libido, seeprti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

    4. Perubahan Hormon

    Sejumlah hormon dan neurotransmitter dalam tubuh, seperti testosteron, estrogen, dopamin, dan oksitosin memainkan peran penting dalam menjaga tingkat libido. Jika kadar hormon-hormon tersebut berubah, libido pun akan ikut terganggu.

    Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan perubahan hormon antara lain:

    • Kehamilan
    • Postpartum dan menyusui
    • Perimenopause dan menopause

    5. Gejala Penyakit Tertentu

    Terkadang, libido rendah juga bisa menjadi pertanda penyakit tertentu. Rodgers mengatakan saat sakit, terutama karena penyakit serius, tubuh dan pikiran akan lebih fokus pada penyembuhan ketimbang hal-hal yang berhubungan dengan seks.

    Adapun sejumlah penyakit yang dapat memengaruhi tingkat libido di antaranya:

    • Kanker
    • Penyakit ginjal kronis
    • Diabetes
    • Nyeri kronis
    • Penyakit jantung
    • Rheumatoid arthritis
    • Penyakit menular seksual

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 3 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Pasutri Berhenti Bercinta

    Jakarta

    Bagi pasangan suami istri, melakukan hubungan seks secara teratur dapat memperkuat ikatan dan keharmonisan. Terlebih, berhubungan intim memiliki sejumlah manfaat lain pada tubuh.

    Kendati begitu, tidak sedikit juga pasutri yang mungkin tidak mendapatkan sesi hubungan intim secara teratur. Artinya, frekuensi bercinta mereka mungkin berkurang atau bahkan terhenti dalam jangka waktu tertentu.

    Dikutip dari Healthshot, ada beberapa efek yang akan terjadi pada tubuh ketika seseorang berhenti berhubungan seksual. Berikut adalah efek samping yang mungkin terjadi.


    1. Penurunan Libido dan Hasrat Seksual

    Aktivitas seksual yang teratur dapat membantu menjaga libido dan hasrat yang sehat. Sebaliknya, aktivitas seksual atau tidak melakukan seks dapat menyebabkan penurunan libido. Kondisi ini bisa memicu seseorang sulit untuk terangsang dan merasakan hasrat seksual.

    Penurunan hasrat seksual ini dapat menciptakan ‘lingkaran setan’, karena semakin lama jeda tersebut, semakin sulit untuk mendapatkan kembali hasrat awal.

    2. Hubungan Menjadi Renggang

    Keintiman seksual merupakan aspek penting dari hubungan emosional dan ikatan dalam hubungan romantis. Kesenjangan yang berkepanjangan dalam aktivitas seksual dapat membebani hubungan emosional antara pasangan, yang menyebabkan perasaan frustrasi, ketidakpuasan, dan bahkan kebencian.

    Kurangnya keintiman seksual juga dapat memengaruhi kepuasan hubungan secara keseluruhan, komunikasi, dan kedekatan, yang berpotensi mengakibatkan konflik dan penurunan kualitas hubungan.

    3. Vagina Kering dan Nyeri saat Berhubungan Seksual

    Wanita mungkin mengalami kekeringan vagina akibat jarangnya aktivitas seksual. Gairah seksual dan hubungan seksual yang teratur meningkatkan produksi pelumas alami, yang membantu memperlancar penetrasi dan membuat aktivitas seksual lebih menyenangkan. Tanpa rangsangan seksual yang teratur, jaringan vagina dapat menjadi kering dan kurang elastis, yang menyebabkan ketidaknyamanan, nyeri, dan bahkan robekan mikro selama hubungan seksual.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 10 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Gairah Bercinta, Biar Makin ‘Jos’ di Ranjang

    Jakarta

    Memiliki gairah seks atau libido yang rendah terkadang dapat menimbulkan persoalan dengan pasangan. Padahal gairah seks yang menurun tidak jarang dialami banyak orang. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari faktor usia hingga masalah psikis dan fisik.

    Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan gairah seks adalah dengan mengonsumsi makanan tertentu. Dikutip dari Indiatimes, berikut adalah beberapa pilihan makanan yang dapat membantu meningkatkan gairah seksual secara alami.

    1. Kacang-kacangan

    Semua jenis kacang, seperti pistachio, kacang tanah, dan kenari, mengandung asam amino L-arginin. Asam ini diubah menjadi nitrit oksida yang menjaga fleksibilitas arteri dan dapat meningkatkan aliran darah. Sehingga akan sangat bermanfaat untuk kesehatan organ seksual.


    2. Biji Labu

    Biji labu kaya akan seng yang dapat meningkatkan testosteron pada pria. Selain itu, biji labu dapat memperbaiki mood dan kesehatan secara keseluruhan karena mengandung antioksidan, zat besi, magnesium, dan banyak nutrisi penting lainnya.

    3. Alpukat

    Alpukat adalah sumber vitamin B6 dan asam folat yang baik. Alpukat dinilai dapat meningkatkan energi dalam tubuh secara keseluruhan. Vitamin B6 yang terkandung dalam Alpukat juga mampu membantu mengatur prolaktin yang dapat meningkatkan libido.

    4. Cokelat

    Cokelat dapat meningkatkan kadar serotonin dan dopamin di otak. Serotonin dan dopamin merupakan salah satu hormon yang dapat meningkatkan mood dan menurunkan stres karena perasaan bahagia. Sehingga dapat memperbaiki mood ketika berhubungan seksual.

    5. Semangka

    Semangka merupakan salah satu buah yang mengandung citrulline, yang dapat melepaskan asam amino dan arginin dalam tubuh. Arginin dikenal dapat meningkatkan kesehatan vaskular.

    Dengan mengonsumsi buah semangka, maka dapat merelaksasi pembuluh darah yang kemudian meningkatkan aliran darah ke organ seksual, sehingga meningkatkan gairah seksual.

    6. Pisang

    Pisang merupakan salah satu sumber kalium. Kandungan kalium dalam pisang merupakan nutrisi penting yang berguna untuk kontraksi otot. Kontraksi otot tersebut sangat penting untuk kualitas hubungan seksual.

    Tidak hanya itu, pisang juga mengandung enzim bromelain yang dapat membantu produksi testosteron pada pria. Bromelain juga dikenal membantu dalam produksi hormon serotonin sehingga dapat memperbaiki mood pria dalam berhubungan seksual.

    7. Paprika

    Paprika dikenal dapat meningkatkan metabolisme dan merangsang endorfin. Konsumsi paprika dapat memunculkan sensasi berkeringat dan meningkatkan detak jantung yang kemudian membantu sirkulasi darah ke organ-organ. Kandungan vitamin C pada paprika juga dapat meningkatkan libido pada wanita.

    8. Tiram

    Tiram mengandung dua asam amino, asam D-aspartat dan N-metil-D-aspartat, yang dikenal dapat meningkatkan hormon seks pada pria dan juga wanita.

    9. Bawang Putih

    Kandungan allicin pada bawang putih merupakan senyawa aktif yang dapat membantu merangsang sirkulasi darah untuk ereksi yang lebih kuat dan juga dapat meningkatkan libido.

    10. Bayam

    Bayam merupakan sumber magnesium dan dikenal dapat mengurangi peradangan pada pembuluh darah serta meningkatkan aliran darah. Sehingga dengan konsumsi bayam maka dapat membantu meningkatkan libido serta gairah seksual.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Nggak Kaleng-kaleng, Begini Khasiat Bawang Putih untuk Dongkrak Performa Seks

    Jakarta

    Bawang putih adalah salah satu bumbu dapur yang paling sering digunakan untuk masakan. Tak hanya itu, bawang putih juga dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan.

    Beberapa penelitian menunjukkan bawang putih dapat membantu mengatasi peradangan dalam tubuh, menurunkan kadar kolesterol, dan melindungi tubuh dari risiko penyakit kronis.

    Tak hanya itu, bawang putih juga disebut dapat membantu meningkatkan libido atau gairah seksual, serta mengatasi sejumlah gangguan fungsi seksual.


    Dikutip dari Healthline, berikut sederet manfaat bawang putih untuk mendongkrak performa seksual.

    1. Meningkatkan Sirkulasi Darah

    Sirkulasi darah memainkan peran yang penting dalam fungsi seksual. Aliran darah yang lancar dapat mempermudah mencapai orgasme. Pada pria, sirkulasi darah yang baik juga dapat meningkatkan kualitas ereksi.

    Sejumlah penelitian pada manusia dan hewan menunjukkan senyawa tertentu pada yang terkandung dalam bawang putih dapat meningkatkan aliran darah serta fungsi pembuluh darah.

    Asupan bawang putih juga dapat meningkatkan kadar asam nitrat dalam tubuh. Asam nitrat adalah zat yang dapat membantu mengendurkan pembuluh darah, sehingga memungkinkan darah mengalir lebih lancar dan menurunkan tekanan darah.

    Penelitian yang dilakukan pria lanjut usia menemukan ekstrak bawang putih dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi.

    2. Mendongkrak Fertilitas Pria

    Selain meningkatkan aliran darah, bawang putih juga dapat mendongkrak fertilitas pada pria. Sebuah tinjauan studi menunjukkan bawang putih dapat meningkatkan produksi sperma.

    Studi juga menemukan senyawa S-allyl cysteine yang ada dalam bawang putih dapat meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh. Testosteron merupakan hormon yang memengaruhi libido dan ketahanan energi.

    3. Menangkal Efek Radikal Bebas

    Bawang putih termasuk bahan makanan yang mengandung antioksidan tinggi. Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi makanan yang kaya antioksidan dapat menangkal efek radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan beragam gangguan pada fungsi seksual, seperti penurunan libido dan fertilitas.

    Tak hanya itu, S-allyl cysteine yang ada pada bawang putih dapat menghambat pembentukan radikal bebas dan meningkatkan fungsi ereksi.

    Studi yang dilakukan pada 100 orang pria juga menemukan suplementasi antioksidan dapat menambah jumlah sperma, sehingga meningkatkan fertilitas.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Olahraga Simpel Dongkrak Performa di Ranjang, Siap ‘Tempur’ hingga Ronde Dua

    Jakarta

    Olahraga kerap diasosiasikan dengan kesehatan dan menurunkan berat badan. Namun ternyata, beberapa gerakan olahraga tertentu juga dapat meningkatkan libido hingga performa di ranjang.

    Ada banyak alasan mengapa olahraga dapat menunjang performa seksual. Mulai dari memperkuat otot, meningkatkan stamina, menghilangkan stres, hingga melancarkan sirkulasi darah.

    Olahraga untuk meningkatkan performa seksual pun tidak sulit dilakukan. Bahkan, beberapa bisa dilakukan di rumah sebelum ‘bertempur’ di ranjang. Apa saja sih jenis olahraganya? Dikutip dari berbagai sumber, berikut ulasannya.


    1. Kegel

    Berbicara soal olahraga untuk mendongkrak performa seks, kegel hampir selalu menjadi salah satu yang direkomendasikan. Tak heran, sebab olahraga disebut dapat meningkatkan libido hingga mengatasi disfungsi ereksi.

    Pada wanita, kegel dapat membantu mengencangkan otot-otot vagina. Otot vagina yang kencang dapat meningkatkan kenikmatan dari aktivitas penetrasi. Selain itu, kegel juga dapat membantu wanita mengalami orgasme yang lebih kuat.

    Sedangkan pada pria, senam kegel dipercaya bisa membantu mengontrol dan mengatasi ejakulasi dini.

    2. Latihan kekuatan

    Dikutip dari Allo Health, latihan kekuatan seperti angkat beban dapat meningkatkan jumlah hormon testosteron dalam tubuh. Jumlah testosteron sangat berpengaruh terhadap libido. Semakin tinggi jumlah hormon tersebut, semakin tinggi pula libido atau hasrat untuk bercinta.

    Selain itu, melakukan latihan kekuatan secara rutin dapat memperkuat otot-otot tubuh, termasuk otot yang menunjang aktivitas seksual. Otot-otot yang terbentuk dengan baik juga dapat meningkatkan kepercayaan diri, yang mana turut memengaruhi performa saat bercinta.

    3. Yoga

    Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Sexual Medicine, yoga dapat meningkatkan orgasme, gairah, dan kepuasan saat melakukan aktivitas seksual.

    Banyak gerakan yoga yang dapat meningkatkan sirkulasi darah di area pelvis. Tak hanya itu, yoga juga dapat memperkuat otot yang aktif saat bercinta, meningkatkan fokus, dan meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh.

    Beberapa pose yoga yang dikenal dapat membantu mendongkrak performa seksual di antaranya Vajrasana, Paschimottanasana, Padahastasana, Dhanurasana, dan Chakrasana.

    4. Brisk walking

    Olahraga sesimpel jalan kaki ternyata juga bermanfaat untuk mendongkrak performa seks loh. Brisk walking, atau yang dikenal juga dengan jalan kaki cepat, merupakan salah satu olahraga aerobik yang tak hanya membakar kalori, tapi juga meningkatkan sirkulasi darah.

    Sirkulasi darah yang lancar amat berpengaruh terhadap kesehatan organ intim, khususnya pria. Jika sirkulasi darah baik, maka ereksi bisa lebih kuat dan tahan lama.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Makanan Paling Ampuh buat Bikin Gairah Bercinta Terus-terusan ‘On Fire’

    Jakarta

    Sudah bukan rahasia, hubungan seks yang berkualitas bisa menopang kerekatan hubungan pasutri. Sayangnya pada beberapa kasus, gairah yang anjlok bikin aktivitas seks meredup. Misalnya imbas stres, kelelahan akibat aktivitas yang padat sehari-hari, atau sesimpel karena hilang ‘mood’.

    Tentu saja, langkah utama untuk memperbaiki gairah yang anjlok adalah dengan mengkomunikasikannya baik-baik dengan pasangan. Cobalah sampaikan kendala apa yang tengah dirasakan, juga dengarkan pasangan tentang keluhan atau nuansa bercinta impiannya.

    Sudah banyak juga yang mengetahui, asupan makanan memiliki kaitan erat dengan kualitas hubungan seks. Tak terkecuali, berkenaan dengan tingkat libido. Nyatanya menurut sejumlah ahli, beberapa makanan tertentu bisa membuat gairah bercinta meningkat lagi.


    Lantas, apa saja makanan yang bisa meningkatkan kembali gairah bercinta yang anjlok? Dikutip dari Healthshots, berikut penjelasannya:

    1. Alpukat

    Buah satu ini dikenal sebagai afrodisiak alami karena kaya akan fitonutrien yang meningkatkan hasrat seksual. Alpukat mengandung lemak tak jenuh sehat yang membantu menjaga hormon tetap terkendali.

    Selain itu, buah alpukat mengandung folat, vitamin yang membantu melepaskan orgasme.

    2. Cokelat hitam

    Sering mendengar bahwa makan cokelat bisa bikin ‘happy’? Hal itu boleh jadi ada korelasinya dengan penjelasan satu ini. Pasalnya, cokelat hitam kata akan nutrisi dan antioksidan yang dapat menghilangkan stres dan kecemasan. Kondisi mental inilah yang kerap kali berdampak negatif pada suasana hati dan kinerja seksual.

    Selain itu, coklat hitam juga meningkatkan hasrat seksual dengan membantu produksi phenethylamine dan serotonin dalam tubuh.

    3. Apel

    Konsumsi apel setiap hari dapat meningkatkan gairah seks. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Gynecology and Obstetrics menemukan bahwa mengonsumsi apel secara teratur meningkatkan seksualitas yang lebih baik pada wanita muda.

    4. Jahe

    Jahe dipercaya dapat meningkatkan aliran darah dan mengurangi stres oksidatif. Dampaknya, gairah seks akan terus terjaga dan tak akan anjlok karena stres berkepanjangan.

    Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sex Research menemukan, jahe meningkatkan gairah seksual dan meningkatkan libido pada pria dan wanita.

    5. Madu

    Madu mengandung gula alami yang meningkatkan stamina seseorang bertahan lebih lama di tempat tidur. Selain itu, madu mengandung boron yang membantu mengatur kadar hormon dan oksida nitrat, bekerja meningkatkan gairah seksual dan meningkatkan kehidupan seks.

    (vyp/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Hal Sepele yang Bisa ‘Bunuh’ Gairah Bercinta

    Jakarta

    Libido atau gairah untuk bercinta adalah salah satu faktor penting dalam aktivitas seksual. Banyak yang percaya bahwa semakin tinggi gairah seks, maka semakin panas pula sesi di ranjang.

    Sebaliknya, gairah bercinta yang rendah dapat menghilangkan kenikmatan saat berhubungan intim. Menurunnya gairah bercinta dapat disebabkan oleh beberapa faktor, bahkan beberapa di antaranya sering kita anggap sepele.

    Penurunan gairah bercinta tidak hanya disebabkan oleh kondisi medis tertentu saja. Sejumlah kebiasaan atau hal yang kita anggap sepele ternyata diam-diam juga bisa ‘membunuh’ gairah untuk berhubungan seks.


    Dikutip dari berbagai sumber, berikut hal-hal yang perlu dihindari agar tidak mengganggu mood untuk melakukan aktivitas seksual dengan pasangan.

    1. Sering masturbasi

    Masturbasi sebenarnya dapat memberikan sejumlah manfaat, seperti membangkitkan gairah dan mengendalikan ejakulasi. Namun, jika terlalu sering dilakukan, masturbasi justru dapat menurunkan gairah untuk bercinta dengan pasangan.

    Dikutip dari Cleveland Clinic, terlalu sering masturbasi dapat mengurangi sensitivitas terhadap rangsangan seksual. Begitu pula dengan masturbasi yang terlalu agresif. Tak hanya itu, terlalu sering masturbasi juga berpotensi memengaruhi keharmonisan hubungan dengan pasangan.

    2. Konflik dengan pasangan

    Konflik dalam sebuah hubungan adalah hal yang wajar. Namun, jika pertengkaran terlalu sering terjadi, bisa mengurangi keinginan untuk bercinta dengan pasangan.

    “Berdebat, komunikasi yang buruk, tidak meluangkan waktu satu sama lain, pengkhianatan, atau kritik yang terlalu sering dapat menciptakan hambatan dalam keintiman serta mengurangi kedekatan,” ujar penulis ‘How To Do You: The Life-Changing Art of Mastering Your Thoughts and Taking Control of Your Life‘, Jacqueline Hurst.

    3. Postur tubuh yang buruk

    Postur berdiri atau duduk yang buruk ternyata juga bisa memengaruhi gairah seks. Sebuah studi di Selandia Baru mengungkapkan postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan penurunan libido, perasaan marah, hingga depresi. Studi tersebut juga menemukan orang dengan postur tubuh bungkuk cenderung menggunakan bahasa yang negatif dan kerap merasa canggung.

    Sementara itu, postur tubuh yang tegap diasosiasikan dengan tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dan mood yang lebih positif.

    4. Ngemil makanan manis

    Terlalu sering mengonsumsi makanan yang tinggi gula juga dapat memengaruhi gairah seks. Dikutip dari Lybrate, peningkatan kadar gula dalam darah dapat membuat tubuh merasa kelelahan, sehingga mengurangi gairah untuk bercinta.

    Tak hanya itu, kadar gula darah yang terlalu tinggi juga dapat menurunkan jumlah hormon testosteron, merusak saraf dan pembuluh darah dalam tubuh, serta menyebabkan disfungsi ereksi.

    5. Sering begadang

    Kebiasaan begadang juga dapat memengaruhi keinginan untuk bercinta. Dikutip dari laman Sleep Foundation, kurang tidur dapat memicu sejumlah gangguan terhadap kehidupan seksual, seperti meningkatkan risiko disfungsi seksual. Kurang tidur juga dapat memperparah kondisi mental seperti ansietas dan depresi, yang mana juga dapat memengaruhi kesehatan seksual.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Tips Ampuh Jaga Hasrat Seksual Tetap ‘Nampol’, Pasutri Wajib Catat

    Jakarta

    Hasrat seksual atau libido merupakan salah satu faktor besar dalam kualitas berhubungan intim. Ketika libido rendah, pengalaman bercinta bersama pasangan tentu juga akan menurun.

    Berkurangnya libido pada seseorang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai karena kesibukan sebagai orang tua, pekerjaan, kondisi kesehatan, hormonal, usia yang menua, hingga penyebab lainnya.


    Berikut ini adalah tips dari terapis seks yang bisa bantu tingkatkan libido dikutip dari The Guardian:

    1. Mood Jadi Faktor Besar

    Terapis seks yang berbasis di Cotswolds, Inggris Natasha Silverman mengatakan mood atau suasana hati merupakan faktor pertama yang menyebabkan libido menurun. Menurutnya tekanan dan kecemasan dalam kehidupan eksternal dapat menghambat hasrat seksual.

    “Jika Anda merasa stres dan kewalahan, khawatir dengan anak-anak atau ada masalah di tempat pekerja, tidak akan mudah untuk masuk ke dalam pikiran tersebut,” ucap Silverman.

    Oleh karena itu penting untuk menjaga kondisi suasana hati dengan menjalani berbagai waktu menyenangkan bersama di saat senggang. Obat-obatan seperti antidepresan justru dapat berdampak pada gairah seksual.

    2. Berbicara dengan Pasangan

    Silverman menuturkan komunikasi adalah hal yang penting dalam hubungan. Ketika dirasa sudah siap, coba berbicara soal perasaan dengan pasangan.

    “Pasangan Anda sudah merasakan ada sesuatu yang berubah. Jika Anda tidak membicarakannya dengan mereka, mereka akan mengisi kekosongan tersebut, kemungkinan besar dengan kekhawatiran mereka sendiri, ‘Sepertinya ia tidak ingin bersamaku lagi’,” ucap Silverman.

    Silverman menyarankan untuk tiap pasangan bisa saling jujur dan terus terang. Coba ungkapkan kebutuhan atau kesenangan seksual pada pasangan.

    3. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Rutin

    Jangan malu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter. Terkadang masalah libido juga berkaitan dengan kondisi kesehatan. Silverman sangat menyarankan pemeriksaan ke dokter apabila masih juga sulit menemukan penyebab menurunnya libido.

    “Misalnya seseorang mungkin mengalami kesulitan ereksi sehingga membuat mereka enggan berhubungan seks. Tapi jika itu adalah kondisi kronis, itu bisa menjadi indikasi penyakit lain seperti penyakit jantung,” katanya.

    4. Cintai Diri Sendiri

    Silverman mengatakan bahwa mencintai diri sendiri adalah salah satu faktor besar yang dapat meningkatkan libido dan kenikmatan ketika bercinta. Hal ini menjadi penting dan dapat membangun keintiman seksual serta emosional yang lebih otentik dan memuaskan dalam hubungan.

    Mencintai diri sendiri juga bisa diterapkan dalam bentuk merawat diri sendiri. Misalnya seperti memperbanyak olahraga, menjaga asupan makanan, hingga merawat tubuh agar lebih sehat dan bersih.

    5. Membuat Jadwal

    Silverman menuturkan bahwa menerapkan jadwal berhubungan intim bersama pasangan mungkin tidak diperuntukkan pada semua orang. Hal ini dapat membuat seks seakan menjadi tugas.

    Namun, hal ini menurutnya justru penting bagi pasangan yang memiliki anak dan sulit untuk memiliki waktu bersama. Jadwalkan kencan malam atau waktu romantis untuk menemukan cara berbeda berhubungan dengan pasangan.

    Meskipun hanya sejam, waktu tersebut dapat berharga untuk setiap pasutri.

    6. Jauhkan Ponsel Sebelum Tidur

    Menjauhkan ponsel sebelum tidur adalah hal yang wajib dilakukan oleh pasangan. Daripada menggunakan ponsel, lebih baik saling bercerita satu sama lain untuk menjalin kedekatan adalah hal yang lebih penting.

    “Tempat tidur adalah tempat di mana seharusnya Anda merasa paling rileks. Anda tidak bisa benar-benar melepas lelah saat menggunakan ponsel,” ucap ahli seks Dami Olonisakin.

    “Anda bisa menggunakan waktu itu untuk tidak melakukan seks, tapi bisa diam saja, berpelukan, atau saling tertawa bisa pasangan,” pungkasnya.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy