Tag: libido

  • 5 Makanan yang Bikin Mr P Loyo, Bercinta Jadi Tak Tahan Lama

    Jakarta

    Makanan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap gairah seksual. Bahkan, beberapa jenis makanan tertentu dapat menurunkan libido jika dikonsumsi sebelum berhubungan intim.

    Hal ini biasanya berkaitan dengan kemampuan untuk ereksi atau orgasme. Misalnya, jenis makanan tertentu dapat membuat pria susah untuk ereksi saat berhubungan intim. Selain itu, ada juga makanan yang bisa menghilangkan mood untuk bercinta, contohnya makanan dengan bau yang sangat kuat.

    Lantas, apa saja sih makanan yang bisa menurunkan gairah seksual? Berikut pembahasannya.


    1. Gorengan

    Gorengan adalah salah satu penyebab nomor utama kolesterol tinggi. Sebagaimana yang diketahui, kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan seorang pria untuk ereksi.

    Kolesterol dapat memicu terjadinya penumpukan plak di pembuluh darah yang dapat menghambat aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk penis. Jika penis tidak mendapat pasokan darah yang memadai, maka bisa membuat pria kesulitan untuk ereksi.

    Selain itu, kandungan lemak yang ada dalam gorengan juga dapat menurunkan kadar testosteron dalam tubuh, serta memicu peradangan pada pembuluh darah.

    2. Fast Food

    Sama seperti gorengan, fast food umumnya mengandung karbohidrat, lemak jenuh, dan garam yang tinggi. Semua kandungan tersebut bisa mengganggu peredaran darah dalam tubuh dan menyebabkan susah ereksi.

    Karbohidrat, misalnya. Karbohidrat simpleks seperti fast food dapat meningkatkan risiko obesitas. Berat badan berlebih dapat memicu produksi hormon globulin yang dapat menurunkan kadar testosteron dalam tubuh.

    Di sisi lain, garam merupakan penyebab nomor satu tekanan darah tinggi. Dikutip dari WebMD, tekanan darah tinggi dapat menurunkan libido serta memengaruhi kemampuan pria untuk bisa ereksi.

    3. Bawang

    Bawang memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun ada alasan mengapa makanan satu ini perlu dihindari sebelum berhubungan intim.

    Sebab, mengonsumsi bawang dapat membuat tubuh mengeluarkan aroma yang menyengat, baik lewat napas, keringat, dan lain sebagainya. Bau tidak sedap ini tentunya bisa menghilangkan mood untuk bercinta.

    4. Cabai

    Makanan pedas yang mengandung cabai dapat menyebabkan gejala asam lambung seperti nyeri dada (heartburn) dan sensasi terbakar di kerongkongan. Selain itu, makanan pedas juga bisa memicu gangguan pencernaan yang tentunya membuat aktivitas seksual menjadi tidak nyaman.

    Karena itu, sebisa mungkin hindari mengonsumsi makanan pedas sebelum bercinta dengan pasangan.

    5. Kopi

    Selain makanan, ada juga minuman yang bisa menurunkan gairah seksual. Salah satunya adalah kopi.

    Memang, kopi mungkin bisa memberikan energi ekstra yang dibutuhkan untuk bercinta. Namun, kandungan kafein yang ada dalam kopi juga bisa meningkatkan stres, menyebabkan ketidakseimbangan hormon, serta ‘membunuh’ gairah seksual.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Apa Sih yang Bikin Gairah Bercinta ‘On Fire’ Terus? Begini Penjelasan Medisnya


    Jakarta

    Beberapa orang cenderung memiliki gairah bercinta yang terus-terusan ‘on fire’. Bahkan dalam kondisi fisiknya sedang lelah pun, libidonya tinggi terus. Sebenarnya, apa sih penyebab di balik libido yang tinggi ini?

    Pada dasarnya, gairah seks dapat dipengaruhi oleh berbagai hal. Di antaranya yakni hormon, usia, atau peningkatan aktivitas fisik.

    Meskipun libido yang tinggi sering dianggap sehat, tetapi dalam beberapa kasus, libido yang terlalu tinggi justru dapat merusak hubungan atau karier seseorang.

    Lantas apa sih penyebab gairah seks yang tinggi atau tiba-tiba meningkat? Dikutip dari Insider, berikut adalah 6 alasan mengapa gairah seks sangat tinggi:


    1. Perubahan hormon

    Kadar hormon seks estrogen, progesteron, dan testosteron dapat berubah-ubah sepanjang hidup dan mempengaruhi naik-turun gairah seks seseorang.

    Bagi wanita, kadar estrogen meningkat sebelum dan selama ovulasi sehingga menyebabkan peningkatan gairah seks. Sementara itu, kadar testosteron yang tinggi pada pria telah dikaikan dengan libido yang tinggi. Kadar testosteron yang tinggi biasa terjadi pada pria yang lebih muda dan atlet yang menggunakan steroid.

    Sebuah laporan tahun 2016 menemukan bahwa menjalani terapi estrogen, seperti untuk menopause atau keropos tulang, dapat menjadi alasan dorongan seks yang lebih tinggi pada wanita.

    2. Masa pubertas atau penuaan

    Mereka yang berusia lebih muda memiliki gairah seks yang lebih tinggi daripada orang dewasa yang lebih tua. Sebagai contoh, produksi testosteron meningkat 10 kali lipat pada remaja pria, yang menjelaskan peningkatan gairah atau minat seks pada periode perkembangan tersebut.

    Namun, wanita paruh baya mungkin memiliki gairah seks yang lebih tinggi daripada wanita yang lebih muda. Sebuah studi tahun 2010 terhadap wanita dewasa menemukan bahwa orang yang berusia antara 27 dan 45 tahun lebih mungkin untuk memikirkan aktivitas seksual, sering berfantasi seksual, kehidupan seks yang lebih aktif, dan fantasi seksual yang lebih intens daripada mereka yang berusia 18 hingga 26 tahun.

    3. Peningkatan aktivitas fisik

    Salah satu alasan mengapa gairah seks mungkin lebih tinggi dari biasanya adalah peningkatan aktivitas fisik atau penurunan berat badan.

    Sebuah penelitian kecil pada 2018 mengungkapkan hubungan positif antara kebugaran fisik dan gairah seks yang tinggi. Faktanya, para peneliti menemukan bahwa pada wanita, gairah sangat dipengaruhi oleh daya tahan kardiovaskular.

    4. Hubungan seksual yang sehat

    Beberapa orang mungkin mengalami peningkatan libido jika mereka berada dalam hubungan seksual yang lebih sehat.

    “Jika (seks adalah) pengalaman yang baik dan menyenangkan, maka itu akan membuat Anda ingin melakukannya lagi. Jika itu adalah pengalaman yang buruk atau tidak menyenangkan, maka seringkali orang akan mengembangkan keengganan untuk berhubungan seks,” kata seorang ginekolog Dr Tamika K. Cross.

    “Anda akan menginginkan lebih banyak sesuatu yang terasa baik, dan menyenangkan bagi Anda,” sambungnya.

    5. Tingkat stres yang berkurang

    Gairah seks seseorang mungkin lebih tinggi dari biasanya ketika ia tidak terlalu stres. Pasalnya, tingkat stres yang lebih tinggi melepaskan hormon stres kortisol yang dapat berdampak negatif pada gairah seks seseorang.

    Satu penelitian juga menemukan bahwa wanita yang mengalami penurunan kortisol memiliki gairah seks yang lebih tinggi.

    6. Perubahan dalam konsumsi obat

    Jika seseorang menyadari adanya perubahan libido secara tiba-tiba, itu mungkin disebabkan karena penghentian atau pengurangan dosis obat-obatan tertentu.

    Antidepresan, khususnya, dapat berdampak negatif pada gairah seks seseorang. Mengacu pada sebuah laporan pada 2016, sebanyak 40 persen kasus disfungsi seksual rupanya berkaitan dengan penggunaan obat antidepresan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Catat! 5 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Genjot Performa di Ranjang

    Jakarta

    Banyak pasutri yang rela melakukan apa saja agar kehidupan bercinta tetap membara dan semakin bergairah. Tapi sebenarnya, sesi di ranjang bisa ditingkatkan dengan melakukan hal-hal yang terbilang sangat simpel.

    Faktanya, ada sejumlah kebiasaan sepele yang sebenarnya bisa meningkatkan performa dan gairah bercinta. Hanya saja, terkadang kita mager dan luput melakukannya karena berbagai hal.

    Apa saja? Dikutip dari berbagai sumber, berikut ulasannya.


    1. Foreplay

    Foreplay layaknya pemanasan sebelum berolahraga. Agar olahraga bisa lebih maksimal, dibutuhkan pemanasan untuk melemaskan dan meluweskan otot dan persendian.

    Begitu juga dengan foreplay. Dikutip dari Medical News Today, foreplay bisa menyiapkan Anda dan pasangan untuk sesi atau posisi bercinta yang lebih menantang. Foreplay juga membantu Anda dan pasangan mencapai orgasme dengan lebih mudah, sehingga makin menyempurnakan sesi di ranjang.

    2. Menjaga Asupan Seimbang

    Sepele tapi besar manfaatnya. Menjaga asupan nutrisi seimbang tak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tapi juga kehidupan seks Anda.

    Sindrom metabolik atau penyakit kardiovaskuler bisa memengaruhi performa Anda di ranjang. Beberapa penyakit lain juga bisa mengganggu aktivitas hormon yang berperan memberi kepuasan saat berhubungan seks.

    Nah, salah satu menjaga agar terhindar dari penyakit-penyakit tersebut adalah dengan mengonsumsi makanan dan nutrisi yang seimbang, seperti sayuran, makanan rendah gula, daging rendah lemak, buah-buahan, dan lain sebagainya.

    3. Tidur Teratur

    Di zaman yang serba sibuk seperti sekarang, tak sedikit orang yang mengorbankan waktu tidur demi pekerjaan. Padahal, pola dan kualitas tidur yang buruk bisa menurunkan jumlah hormon testosteron dalam tubuh.

    Studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Sleep Medicine mengungkapkan pria dengan sleep apnea atau gangguan tidur mengalami penurunan hormon testosteron yang menyebabkan berkurangnya libido dan gairah seksual. Studi lebih lanjut juga menemukan orang yang hanya tidur 5 jam dalam semalam mengalami penurunan hormon testosteron hingga 15 persen.

    Next: merokok dan mager olahraga

    4. Berhenti Merokok

    Sebagian besar masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia, adalah perokok aktif atau bahkan berat. Faktanya, merokok ternyata memberikan dampak negatif terhadap kualitas sperma.

    Studi pada 2022 menemukan kebiasaan merokok dapat mengurangi produksi sperma. Tak hanya itu, pria dengan kebiasaan merokok memiliki risiko hingga 31 persen lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi dibanding non perokok.

    5. Rajin Olahraga dan Jaga Berat Badan

    Rutin berolahraga bisa memberikan banyak manfaat positif terhadap libido. Studi pada 2015 menemukan pria yang berolahraga secara teratur mengalami peningkatan libido dan gairah seks. Ini dikarenakan tubuh menghasilkan tingkat hormon pertumbuhan dan testosteron yang tinggi saat berolahraga, yang mana ikut meningkatkan dorongan seksual.

    Olahraga juga mencegah terjadinya obesitas. Dikutip dari Medical News Today, obesitas berpotensi mengurangi gairah seks serta memicu faktor lain yang menurunkan tingkat kesuburan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 ‘Biang Kerok’ Penyebab Gairah Seksual Anjlok, Nomor 4 Paling Sering Dialami


    Jakarta

    Bercinta merupakan kunci dalam meningkatkan keintiman dalam rumah tangga. Tak heran jika ada pasutri yang merasa bahagia berkat kehidupan seksnya yang memuaskan.

    Akan tetapi, fase hasrat seksual bisa menurun dan menjadi tidak bersemangat dari biasanya. Kondisi ini lumrah dialami baik pria maupun wanita.

    Terlebih didukung oleh faktor pertambahan usia dan rutinitas sehari-hari.


    Karenanya, enting untuk mengetahui penyebab gairah seks menurun agar tak merusak kehidupan asmara yang harmonis.

    Dengan mengidentifikasi penyebabnya sedari awal, pasangan bisa segera mencari solusi dan membangkitkan lagi hasrat yang sempat anjlok.

    Lantas, apa saja hal-hal yang bisa menyebabkan seorang pria kehilangan gairah seksual? Dikutip dari berbagai sumber, berikut ulasannya.

    1. Penuaan

    Setiap orang pasti akan bertambah tua. Hanya saja, gejala penuaan sering muncul tanpa disadari. Salah satunya adalah performa seksual yang tak lagi seaktif dulu.

    Dikutip dari WebMD, hal ini bisa dipicu oleh penurunan jumlah hormon testosteron dalam tubuh. Testosteron adalah hormon yang berperan dalam pembentukan otot, merangsang pembentukan sel sperma, serta memicu gairah seksual.

    Hormon testosteron perlahan akan menurun saat pria mulai memasuki usia 35 tahun, dan akan terus menurun sebanyak 1 persen setiap tahunnya. Namun, penurunan hormon testosteron bisa saja terjadi lebih cepat, terutama jika pria tersebut mengadopsi gaya hidup tak sehat atau mengidap penyakit kronis.

    2. Pengaruh obat-obatan

    Percaya atau tidak, beberapa jenis obat ternyata bisa menurunkan libido atau gairah seksual pada pria. Misalnya, obat hipertensi yang termasuk dalam golongan beta-blocker.

    Selain itu, obat pilek yang mengandung difenhidramin dan klorfeniramin juga bisa menurunkan gairah seksual. Penurunan libido juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat antidepresan yang berasal dari golongan selective serotonine reuptake inhibitor (SSRI) atau trisilik. Karena itu, selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memilih obat-obatan untuk mengatasi kondisi yang dialami. Ingat, jangan asal konsumsi ya!

    3. Restless legs syndrome (RLS)

    Dikutip dari Healthline, sebuah studi menemukan pria dengan RSL memiliki risiko lima kali lebih besar mengalami disfungsi ereksi dibandingkan mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut. Lebih lanjut, studi tersebut juga mengungkapkan pria dengan RSL memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengidap impotensi.

    4. Stres

    Keadaan emosional ternyata memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap libido seseorang. Psikiater dr Gina Anindyajati, SpKJ, mengatakan saat pria mengalami stres tubuh akan melepaskan hormon kortisol yang dapat memengaruhi gairah seksual.

    “Kortisol ini akan memengaruhi bagaimana seseorang mempersepsikan keadaan di sekitarnya. Hal yang tadi dipersepsikan sebagai sesuatu yang menyenangkan, akan turun intensitasnya. Sehingga boro-boro untuk ereksi, hasrat atau keinginan seksualnya saja mungkin bisa tidak timbul,” ujarnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    NEXT: pola tidur dan kebiasaan olahraga

    5. Tidur tak teratur

    Sebuah studi yang dipublikasi di Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan pria yang mengalami sleep apnea atau gangguan tidur mengalami penurunan hormon testosterone yang berdampak pada libido dan aktivitas seksual.

    Sementara, studi lain mengungkapkan pria muda yang tidur lima jam setiap malam dapat mengalami penurunan hormon testosteron 10 sampai 15 persen.

    6. Terlalu sering berolahraga

    Olahraga memang baik untuk kesehatan. Tapi jika terlalu sering dilakukan, ternyata bisa berdampak buruk pada libido pria.

    Hal ini telah dibuktikan oleh sejumlah studi. Salah satunya menyebutkan pria yang terlalu sering melakukan olahraga berat dan latihan ketahanan tubuh dapat mengalami penurunan libido yang memengaruhi gairah untuk berhubungan seks.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Penyebab Gairah Seksual Wanita Anjlok, Bikin Bercinta Jadi ‘Alot’


    Jakarta

    Membicarakan gairah seks atau libido yang rendah dengan pasangan atau ahli mungkin bukan hal yang mudah bagi wanita. Sayangnya, hal ini merupakan masalah umum yang sering dialami oleh kebanyakan dari wanita.

    Meskipun sulit untuk dibicarakan, kesehatan seksual termasuk memiliki libido yang rendah harus diatasi. Pasalnya, gairah seksual wanita secara alami berfluktuasi dari tahun ke tahun, sedangkan libido yang rendah dapat menyebabkan stres yang signifikan dan masalah dalam hubungan.

    Apa sih penyebab libido rendah pada wanita?


    Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab libido rendah pada wanita lebih kompleks ketimbang pria, mulai dari pengalaman buruk dalam berhubungan seks hingga kelelahan dan stres. Penyebab paling umum dari rendahnya libido pada wanita meliputi:

    1. Tekanan hidup dan kelelahan

    Setelah berkeluarga dan memiliki anak, beberapa wanita biasanya mengalami kurang tidur selama berminggu-minggu, bahkan hanya makan ketika ada waktu luang. Tidak heran jika mereka mengatakan bahwa mereka merasa kelelahan dan tidak bergairah secara seksual.

    2. Kenaikan berat badan

    Penambahan berat badan dapat menyebabkan rendahnya energi, citra diri yang negatif, dan hilangnya keintiman dengan pasangan. Alhasil, gairah seks pun turut menurun.

    3. Perubahan hormon

    Kadar estrogen menurun selama menopause dan dapat sangat memengaruhi libido. Hal ini dapat menyebabkan kekeringan pada vagina dan menyebabkan hubungan seks yang menyakitkan atau tidak nyaman.

    Meskipun tidak umum, kontrasepsi hormonal juga dapat menyebabkan libido yang lebih rendah. Pada beberapa wanita, kontrasepsi ini menyebabkan iritasi vagina yang berujung pada menurunnya keinginan untuk memulai hubungan seksual.

    4. Sakit pada saat berhubungan seksual atau dispareunia

    Jika terasa sakit, buat apa melakukannya? Kabar baiknya adalah rasa sakit ketika berhubungan seks dapat diatasi dengan mengunjungi ahli.

    Spesialis kesehatan seksual akan mengevaluasi dan merekomendasikan rencana pengobatan, hal ini dapat mencakup rujukan ke spesialis psikologi atau terapis fisik dasar panggul.

    5. Masalah dalam hubungan

    Bagi banyak wanita, kedekatan emosional sangat penting untuk keintiman seksual. Masalah dalam hubungan seperti kurangnya hubungan, konflik yang belum terselesaikan, atau masalah kepercayaan dapat menjadi kontributor utama terhadap gairah seks yang rendah.

    6. Riwayat trauma

    Trauma fisik atau emosional yang pernah dialami dapat mempengaruhi kehidupan seks seseorang. Hasrat dan gairah seksual sering kali hilang pada orang yang pernah mengalami pelecehan fisik.

    Wanita yang pernah mengalami pelecehan seksual sering menghindari kontak seksual karena jaringan saraf di otak mereka mengasosiasikan seks dengan kekuasaan, ketakutan, atau rasa sakit. Hal ini membuat keintiman menjadi sulit. Bahkan pengalaman seksual sebelumnya yang konsensual, namun negatif, dapat mengurangi keinginan wanita untuk berhubungan seks di masa depan.

    7. Obat-obatan

    Depresi dan kecemasan dapat menurunkan libido. Namun, obat-obatan untuk mengatasi kondisi tersebut dapat memperburuk atau bahkan menyebabkan libido rendah pada wanita. Hal ini bukan menjadi alasan untuk berhenti minum obat yang penting, tetapi ini adalah topik yang perlu didiskusikan dengan spesialis kesehatan seksual.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tak Perlu Obat Kuat, Ini 7 Cara Alami Meningkatkan Gairah Seksual Pria

    Jakarta

    Soal urusan seks, pria umumnya selalu lebih ‘bersemangat’ dibanding wanita. Kadar hormon testosterone yang tinggi disebut sebagai salah satu alasan utama mengapa kaum adam lebih mudah terangsang dan bergairah untuk bercinta.

    Namun, ada kalanya pria kehilangan gairah untuk berhubungan seks. Libido rendah bisa disebabkan oleh sejumlah faktor. Pada beberapa kasus, libido rendah juga bisa dipicu kondisi medis tertentu.

    Untuk mengembalikan gairah seksual, tak sedikit pria yang rela melakukan apa saja, termasuk mengonsumsi obat-obatan. Padahal, ada sejumlah cara meningkatkan gairah seksual pria secara alami.


    Cara Alami Meningkatkan Gairah Seksual Pria

    1. Kelola Stres dan Kecemasan

    Dikutip dari Medical News Today, stres dan kecemasan adalah faktor pemicu libido turun yang jarang disadari orang-orang. Stres dan kecemasan memengaruhi kondisi psikis, memicu kelelahan, serta membuat pikiran teralihkan dari keinginan seks.

    Stres yang terjadi secara terus menerus atau kronik juga dapat membahayakan kesehatan karena bisa memicu disfungsi ereksi dan mengganggu produksi sperma.

    2. Fokus di Foreplay

    Salah satu penyebab pria kehilangan minat untuk bercinta adalah karena tidak merasa terangsang. Untuk mengatasinya, bisa dengan melakukan foreplay sebelum berhubungan seksual.

    Ibarat pemanasan pada olahraga, foreplay bertujuan untuk memberikan rangsangan agar aktivitas bercinta menjadi lebih bergairah. Sesi foreplay yang ‘panas’ sering disebut sebagai kunci mencapai orgasme yang memuaskan baik bagi suami maupun istri.

    3. Perbaiki Kualitas Tidur

    Ada banyak dampak negatif dari kurang tidur, salah satunya adalah mengurangi gairah seksual. Dikutip dari laman Sleep Foundation, waktu dan kualitas tidur yang buruk dapat mengurangi gairah seksual secara signifikan.

    Karenanya, pastikan waktu tidur cukup setiap hari, minimal 7-8 jam untuk menjaga libido.

    4. Mengonsumsi Makanan Bernutrisi

    Makanan bernutrisi memiliki dampak yang sangat besar dalam meningkatkan gairah seksual pria. Dengan mengonsumsi makanan bergizi, maka tubuh dapat terhindar dari gangguan kesehatan seperti sindrom metabolik dan penyakit kardiovaskular yang dapat memengaruhi tingkat hormon dalam tubuh.

    Pastikan asupan harian terdiri dari makanan yang sehat dan seimbang, seperti protein rendah lemak, sayuran, dan makanan rendah gula agar tingkat libido tidak terganggu.

    5. Berolahraga Secara Teratur

    Manfaat berolahraga secara rutin terhadap libido sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian. Salah satu studi menyebutkan rutin berolahraga dapat melancarkan aliran darah, yang mana turut meningkatkan libido dan fungsi ereksi.

    Di sisi lain, olahraga kardio dapat membantu mengatasi stres, ansietas, serta meningkatkan rasa percaya diri yang mana berkontribusi terhadap performa seksual yang lebih baik.

    6. Menjaga Berat Badan Ideal

    Tak jarang, menurunnya gairah seksual disebabkan oleh rasa minder dan kurang percaya diri akibat penampilan. Studi yang dipublikasikan di National Library of Medicine mengungkapkan obesitas menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kurangnya rasa percaya diri dan penurunan gairah seksual.

    Karena itu, mempertahankan berat badan ideal dapat meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus gairah seksual pada pria.

    7. Tingkatkan Kualitas Hubungan dengan Pasangan

    Kualitas hubungan dengan pasangan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap gairah seks. Pria bisa kehilangan gairah untuk melakukan aktivitas seksual jika sedang bertengkar atau cekcok dengan istri.

    Sebaliknya, hubungan yang harmonis dapat semakin meningkatkan gairah seksual tak hanya pada suami, tapi juga istri. Dikutip dari Healthline, hal ini berkaitan dengan kedekatan emosional yang disebut dapat memengaruhi mood dan gairah untuk bercinta.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ahli Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Gairah Seksual Anjlok, Mau Coba?


    Jakarta

    Gairah seksual, atau yang lebih dikenal dengan istilah libido memiliki tingkatan yang berbeda pada masing-masing orang. Faktanya, semakin bertambahnya usia seseorang, membuat kemampuan ereksi seorang berkurang. Hal tersebut dapat dipicu oleh gangguan psikologis, mengidap gangguan kesehatan tertentu, serta perubahan hormon dalam tubuh.

    Jika aktivitas seks kacau dan tidak menggairahkan, penting untuk mulai memperhatikan pola hidup yang lebih sehat, misalnya pemilihan makanan.

    “Libido adalah tanda kesehatan yang baik, jika libido Anda rendah, Anda mungkin tidak memberi asupan makanan yang tepat untuk tubuh Anda atau tingkat stres dan kesehatan sistem saraf Anda mungkin memerlukan perhatian khusus,” ungkap pakar Kesehatan Holistik dan Ahli Gizi di Nutrition Geeks, Kate Booker.


    “Dengan mengonsumsi makanan padat nutrisi dan berkualitas tinggi, ini membantu memberi tubuh Anda vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk berkembang,” lanjutnya lagi.

    Kate mengatakan bahwa mengonsumsi makanan diet seimbang dan mengurangi makanan olahan adalah awal baik untuk ‘merapihkan’ kehidupan seks. Selain itu, olahraga, meditasi, dan mengelola stres juga turut andil untuk meningkatkan gairah seksual seseorang.

    “Pertama-tama saya akan fokus untuk memastikan Anda makan dengan baik, diet tinggi protein hewani dan nabati berkualitas baik, makanan laut liar, sayuran, buah-buahan dan bumbu dan rempah-rempah. Kurangi makanan olahan,” imbuh Kate.

    “Jika sedang stres, cobalah latihan pernapasan dan mengonsumsi makanan tinggi magnesium untuk membantu mengatasi stres dan meningkatkan libido,” lanjutnya lagi.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Makanan Ini Ampuh Bikin Gairah Bercinta Wanita Meledak-ledak, Apa Saja Tuh?


    Jakarta

    Setiap orang bisa memiliki dorongan seksual atau libido yang berbeda. Sebenarnya, tidak ada aturan yang pasti mengenai tingkat normal libido dan seberapa sering seseorang harus berhubungan seks.

    Namun pada beberapa kasus, penurunan libido terus menerus dapat memicu keretakan dalam rumah tangga. Yang penting untuk diketahui, penurunan gairah seksual ini bisa dipicu oleh beberapa faktor seperti stress, kelelahan, atau menopause. Selain itu, juga penyakit, seperti kelainan hormon, disfungsi ereksi, diabetes, depresi, serta gangguan tiroid juga bisa menjadi penyebab merosotnya libido.

    Istirahat yang cukup, rajin berolahraga, dan mengonsumsi makanan bergizi dapat meningkatkan libido. Dikutip dari Healthline, berikut 6 makanan yang dikaitkan dengan peningkatan libido perempuan, termasuk makanan yang didukung oleh penelitian:


    Apel

    Menurut penelitian General Gynecology, apel memberikan efek positif untuk meningkatkan gairah seksual pada perempuan. Perempuan yang mengkonsumsi satu buah apel per hari cenderung memiliki kehidupan seks yang lebih berkualitas.

    Dark Chocolate

    Makanan manis ini sering dikaitkan dengan makanan afrodisiak yang bersifat membangkitkan libido. Cokelat mengandung serotonin dan phenylethylamine yang membuat suasana hati lebih baik dan nyaman sehingga dapat meningkatkan gairah seksual.

    Kopi

    Biasanya kopi dikonsumsi untuk menambah semangat dan produktivitas. Agar kopi lebih terasa khasiatnya dalam meningkatkan libido, sebaiknya hindari minum terlalu banyak, batasi gula, dan tambahkan bahan afrodisiak lainnya, seperti cokelat.

    Madu

    Kandungan vitamin B dan zat boron pada madu dapat memperbaiki dan meningkatkan gairah seksual. Selain itu, madu bisa meningkatkan kesuburan dan membantu kehamilan.

    Tiram Mentah

    Tiram adalah makanan laut kaya akan zinc yang bisa membantu meningkatkan hormon dopamin. Hormon inilah yang membangkitkan gairah seksual.

    Makanan Pedas

    Makanan pedas yang berasal dari cabe mengandung zat capsaicin. Zat ini dapat melepaskan hormon endorfin yang menghasilkan perasaan bahagia dan terdorong secara seksual. Kemudian kandungan antioksidan dapat melancarkan aliran darah di organ seksual.

    Itulah 6 makanan yang bisa membantu meningkatkan gairah seksual. Makanan-makanan tersebut memang terbilang berkhasiat, tetapi bukan berati dapat dikonsumsi secara berlebihan. Tetap perhatikan porsi makan dan minum agar manfaatnya dapat terasa.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Cara Alami Tingkatkan Gairah Seksual, Bisa Bikin Bercinta Makin ‘Klepek-klepek’


    Jakarta

    Penurunan libido atau gairah seks adalah kondisi umum yang pasti pernah dialami sebagian besar orang. Gairah seks yang berkurang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah hubungan asmara, kondisi kesehatan seksual, stres, hingga adanya penyakit tertentu.

    Biasanya, permasalahan libido yang serius bisa ditangani dengan obat-obatan atau suplemen. Namun, ada pula cara-cara alami yang dapat dicoba untuk membangkitkan gairah seksual. Dikutip dari Healthline, berikut beberapa cara alami yang bisa dicoba.

    1. Konsumsi buah-buahan

    Buah tin, pisang, dan alpukat merupakan beberapa contoh buah yang dianggap dapat meningkatkan libido atau afrodisiak. Selain itu, buah-buahan tersebut juga mengandung vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan aliran darah ke alat vital, serta meningkatkan kehidupan seks yang sehat.


    2. Meditasi

    Stres dapat mempengaruhi gairah seksual menurun. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan wanita mungkin sangat rentan terhadap efek stres pada kehidupan seks. Di sisi lain, para pria mungkin menghilangkan stres dengan seks, sehingga hal ini dapat menimbulkan konflik yang akhirnya meningkatkan stres di antara keduanya.

    Adapun salah satu cara yang bisa dicoba untuk menghilangkan stres adalah melakukan meditasi.

    3. Tidur yang cukup

    Beberapa orang seringkali tidak mempunyai waktu yang cukup untuk tidur karena kesibukan aktivitas. Hal ini kerap menjadi alasan yang sulit meluangkan waktu untuk berhubungan seks.

    Cobalah untuk meluangkan waktu tidur siang. Sebab dengan tidur yang cukup dapat meningkatkan energi dan libido. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi makanan sehat yang tinggi protein, serta karbohidrat.

    4. Vitamin D

    Menambah asupan vitamin D juga bisa dilakukan sebagai cara untuk meningkatkan atau membangkitkan gairah seks secara alami. Menurut sebuah studi dari International Journal of Endocrinology, vitamin D diyakini dapat menaikkan kadar testosteron dalam tubuh.

    Agar kebutuhan vitamin D harian tercukupi, seseorang bisa mendapatkan dari berbagai macam sumber makanan, seperti:

    • Ikan, seperti salmon, sarden, dan makarel,
    • Daging merah
    • Hati ayam dan sapi
    • Kuning telur
    • Susu

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Wanita Rendah Gairah Bercinta, Normalkah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

    Jakarta

    Banyak wanita bertanya-tanya, sebenarnya normalkah jika dirinya tidak memiliki gairah bercinta yang meletup-letup seperti lebih banyak pria? Jawabannya, normal-normal saja kok! Pasalnya, gairah seksual dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti perubahan gaya hidup, kondisi kesehatan, cedera, depresi, konsumsi obat tertentu, atau keadaan hubungan yang sedang tidak baik.

    “Hanya karena seseorang memiliki libido rendah pada satu titik dalam hidup mereka, bukan berarti mereka akan selalu memiliki libido rendah sepanjang hidup mereka,” jelas profesor klinis obstetri dan ginekologi di Feinberg School of Medicine, Lauren Streicher, M.D dikutip dari laman Self.com, Selasa (18/7/2023).

    Naik-turun gairah bercinta adalah hal normal. Berikut sejumlah kemungkinan penyebab turunnya gairah seks pada wanita dilihat dari ranah medis:


    1. Sedang Menstruasi

    Tubuh seorang wanita mengalami perubahan hormon setiap bulan saat melalui berbagai fase reproduksi. Hal itu dapat memengaruhi tingkat gairah seksual.

    Puncak gairah seksual pada wanita dapat terjadi sebelum dan saat fase ovulasi berlangsung. Penting untuk diingat, wanita yang masih mengalami menstruasi akan mengalami perubahan gairah seksual dari hari ke hari.

    Fase menstruasi sangat berkaitan terhadap komponen psikologis, jadi tidak perlu heran jika seorang wanita yang sedang mengalami menstruasi, gairah seksualnya lebih rendah. Sebab, menstruasi memang akan mempengaruhi suasana hati dan kondisi fisik.

    2. Kesehatan Mental Terganggu

    Wanita yang sedang mengalami stres, depresi dan gangguan kecemasan akan merasakan perubahan suasana hati yang drastis. Pada beberapa kasus, beranjak dari tempat tidur saja terasa malas dan berat, apalagi untuk melakukan aktivitas seksual.

    Dengan demikian, adalah hal normal jika seorang wanita mengalami penurunan gairah seksual ketika kondisi mentalnya sedang tidak baik-baik saja.

    3. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

    Konsumsi obat tertentu dapat memengaruhi gairah seksual. Contohnya, jika seorang wanita sedang mengalami gangguan kesehatan mental, dokter akan meresepkan obat antidepresan. Obat tersebut memiliki efek samping yaitu menurunkan libido.

    Selain itu juga banyak obat-obatan yang memiliki efek samping menurunkan gairah seksual, mengurangi pelumasan di vagina atau menyebabkan disfungsi ereksi pada pria. Maka dari itu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu terkait efek samping obat yang akan dikonsumsi.

    NEXT: Kualitas tidur dan kebiasaan minum alkohol

    4. Kualitas Tidur Buruk

    Tidur yang berkualitas sangat penting untuk menjaga tubuh agar befungsi dengan baik. Orang yang tidak memiliki waktu tidur yang cukup mungkin akan mengalami penurunan minat untuk beraktivitas seksual.

    Sebuah penelitian pada 2015 yang diterbitkan di The Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa wanita yang tidurnya berkualitas, dapat mengalami gairah seksual yang lebih tinggi keesokan harinya.

    5. Mengonsumsi alkohol dan merokok

    Minum alkohol secara berlebihan dapat menganggu regulasi hormon dalam sistem reproduksi dan menyebabkan penurunan fungsi sesksual. Selain itu, nikotin yang terkandung pada rokok dapat mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh. Juga perlu diketahui, wanita yang aktif merokok cenderung mengalami menopause satu atau dua tahun lebih awal daripada mereka yang tidak merokok.

    (Agisna Riawan/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy